Beranda blog Halaman 56

Profil Tinandrose, Kreator Spiritual yang Menikah dengan Fiki Naki

0
Profil Tinandrose, Kreator Spiritual yang Menikah dengan Fiki Naki
Tinandrose, penulis sekaligus Istri Fiki Naki, (Foto: Instagram/@tinandrose)

Link, Banjarbaru – Nama Tinandrose ramai diperbincangkan warganet, karena baru saja resmi menikah dengan Youtuber Fiki Naki, Senin (24/11/2025). Kabar pernikahan ini ramai di media sosial dan disambut positif oleh banyak penggemar keduanya.

Dilansir dari rri.co.d, memiliki nama lengkap Tina Agustin, ia dikenal sebagai penulis dan konten kreator yang aktif membagikan gagasan spiritual serta refleksi hidup. Karyanya mencakup buku puitis, konten media sosial, dan podcast bertema perjalanan batin.

Tinandrose dikenal sebagai penulis kreatif yang menulis karya puitis dan reflektif. Ia telah merilis buku seperti ‘Untuk Nama yang Tak Berani Kusebut dalam Doa’ dan ‘Bagaimana Jika Tuhan Bilang Tidak’.

Selain menulis, Tinandrose aktif sebagai kreator konten di media sosial. Ia juga memiliki podcast bernama ‘Her Season Podcast’ yang membahas topik spiritual, healing, dan refleksi diri.

Di samping karya-karya kreatif, Tinandrose juga merintis bisnis fesyen muslimah. Ia membangun brand fashion Nirma Basic dan Nirmalism dengan gaya minimalis dan religius, khas dengan kepribadiannya.

Kepribadiannya dikenal sangat menjaga privasi, terutama soal latar belakang keluarga dan pendidikan. Meskipun begitu, ia tetap memiliki pengaruh besar melalui karya dan konten inspiratifnya.

Tinandrose juga sering tampil dengan niqab sebagai ekspresi identitas religiusnya. Penampilan dan pesan-pesan spiritualnya di media sosial banyak menyentuh generasi muda.

Pernikahan Tinandrose dengan Fiki Naki  yang digelar sederhana namun hangat itu berhasil menarik perhatian warganet di media sosial. Karakter dan antara sosok kreatif keduanya membuat hubungan mereka menarik banyak sorotan.

Anggota DPRD Banjarbaru Sosialisasi Perda Jaringan Utilitas dan Penanggulangan Stunting

0
Anggota DPRD Banjarbaru Sosialisasi Perda Jaringan Utilitas dan Penanggulangan Stunting

Link, Banjarbaru – Semua anggota DPRD Kota Banjarbaru rutin mengadakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper). Untuk bulan November 2025, acara ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari per komisi (tanggal 14, 15, dan 25 November 2025). Kegiatan ini bertujuan, salah satunya, untuk memperkuat fungsi pengawasan dewan.

Dalam agenda itu, Ketua Komisi III, Muhammad Syahrial menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2/2022 tentang Penyelenggaraan Jaringan Utilitas Terpadu di Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Selasa (25/11/2025).

Dipaparkan Syahrial, perda termasuk dalam regulasi penataan kota ini penting untuk memastikan utilitas yang terpasang tak sekadar tertata rapi, tapi juga aman dan tidak mengganggu estetika.

Menurutnya, penataan utilitas -utamanya kabel listrik dan telekomunikasi- menjadi bagian dari pembangunan kota modern dan perlu dilakukan agar tidak semrawut di ruang publik. “Perda ini dasar hukumnya,” ujar Syahrial.

Dalam agenda yang sama -sosper-, Ketua Komisi I, Ririk Sumari memilih Perda Nomor 4/2025 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Stunting. Kegiatan dilaksanakan di Aula Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Selatan.

Mensosialisasikan perda tentang stunting, menurut Ririk lantaran stunting masih menjadi isu penting yang perlu perhatian serius semua pihak. Tak terkecuali kalangan masyarakat.

Dan sebagai anggota dewan, ia akan terus mendorong pemerintah daerah agar terus aktif turun ke lapangan, menemui dan melihat langsung kondisi masyarakat. Yang juga harus dilakukan pemerintah adalah, menyiapkan sarana pendukung.

Fasilitas mandi cuci kakus (MCK) dan sanitasi air bersih misalnya, menurut Ririk, menjadi adalah kewenangan sekaligus kewajiban pemerintah daerah melalui dinas terkaitnya untuk menyediakan.

Perda Nomor/2025 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Stunting juga disosialisasikan Anggota DPRD Nurkhalis Anshari pada 15 November 2025, di Kecamatan Banjarbaru Utara.

Dikatakan Nurkhalis, upaya untuk menurunkan angka stunting tidak hanya diperlukan program yang tepat sasaran, tapi juga pengawasan agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar bernilai manfaat dan dirasakan masyarakat.

Termasuk dalam fungsi kewenangan, lanjutnya, adalah pelaksanaan sosialisasi perda dilakukan jajaran DPRD Kota Banjarbaru. Ini dilakukan untuk memastikan regulasi daerah yang telah dibuat tak hanya menjadi dokumen hukum semata. “Tetapi akan hidup dalam bentuk aksi nyata,” ujarnya. (wahyu)

Dorong Jasa Konstruksi Yang Berdaya Saing, PUPR Kalsel Gelar Forum Jasa Konstruksi 

0

Link, Banjarmasin – Bertema “Penguatan Peran Pemerintahan Daerah Provinsi serta Kabupaten/Kota dan Masyarakat Jasa Konstruksi dalam Upaya Mendorong Pertumbuhan Jasa Konstruksi yang Berdaya Saing di Provinsi Kalsel”, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan gelar Forum Jasa Konstruksi Tahun Anggaran 2025, di Banjarmasin, Selasa (25/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah perangkat daerah dan instansi terkait, di antaranya Disperkim Kalsel, Bappeda, Disdikbud, Dinkes, Inspektorat, BPKAD, RSUD Ulin, RSUD Mohammad Ansari Saleh, RSGM, Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum, Dinas PUPR serta Dinas Perkim 13 Kabupaten/Kota se Kalimantan Selatan.

Forum dibuka secara resmi oleh Plt Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalsel, M. Yasin Toyib, yang diwakili Kepala Seksi Pengawasan, Maknawaroh, didampingi Kepala Seksi Pemberdayaan, Ihsan Riskiyandi.

Dalam sambutannya, Maknawaroh menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya forum yang menjadi ruang penting untuk menyatukan persepsi terkait pembangunan dan peningkatan kualitas jasa konstruksi di Banua.

“Kami menyambut gembira terselenggaranya kegiatan ini. Mudah-mudahan melalui forum seperti ini akan tercipta persepsi yang sama tentang peran pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan masyarakat jasa konstruksi dalam mendorong pertumbuhan sektor konstruksi yang berdaya saing di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta dan narasumber dari Direktorat Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum, yang berkenan hadir dan berkontribusi dalam pelaksanaan forum.

Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci kemajuan jasa konstruksi daerah, termasuk pelaku usaha, asosiasi, dan perguruan tinggi.

“Kita perlu bersama-sama mempersiapkan badan usaha dan SDM konstruksi yang berkualitas dan kompetitif. Terlebih peran pengusaha swasta dan asosiasi kontraktor maupun konsultan yang turut berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur Banua,” terangnya.

Ia menegaskan, forum ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas dan kewenangan Pemerintah Provinsi Kalsel untuk memastikan implementasi pengaturan jasa konstruksi memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang diskusi untuk mencari solusi terbaik, khususnya terhadap persoalan sertifikasi badan usaha dan tenaga kerja konstruksi,” ujarnya.

Ia berharap pertemuan tersebut memberikan hasil konkret yang dapat diimplementasikan di daerah masing-masing dalam rangka peningkatan pelayanan bagi masyarakat jasa konstruksi di Kalsel.

“Semoga forum ini memberikan hasil yang memuaskan dan menjadi pembelajaran yang dapat diterapkan di kabupaten/kota untuk mewujudkan pelayanan jasa konstruksi yang lebih baik,” tutupnya. (tri)

Pemprov Kalsel Komitmen Perkuat Sektor Pendidikan Hingga Pelosok Daerah

0

Link, Banjarbaru – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat sektor pendidikan, khususnya dalam pemerataan layanan pendidikan hingga ke pelosok daerah. Hal itu disampaikannya usai memimpin Apel Peringatan Hari Guru Nasional di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa pemerintah pusat dan daerah terus memberi perhatian terhadap nasib dan kesejahteraan guru di seluruh Nusantara. Menurutnya, guru memiliki peran besar dalam membangun generasi bangsa, sehingga pemerataan pendidikan menjadi prioritas utama.

“Pemerintah selalu mengingatkan bahwa perhatian terhadap guru harus merata, bukan hanya di perkotaan tetapi juga sampai ke pelosok-pelosok daerah. Harapan kita, seluruh masyarakat dapat memperoleh pendidikan yang layak,” kata Syarifuddin, Banjarbaru, Selasa (25/11/2025).

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga selaras dengan visi daerah yang menempatkan sektor pendidikan sebagai fokus pembangunan. Dukungan terhadap sekolah-sekolah terus ditingkatkan, baik dari sisi fasilitas, mutu pembelajaran, maupun kenyamanan proses belajar-mengajar.

“Pendidikan menjadi perhatian pokok kita. Pembelajaran harus berlangsung dengan nyaman, sehingga guru dan peserta didik bisa menjalankan perannya secara optimal,” ujarnya.

Di momentum Hari Guru Nasional, Sekdaprov juga mengajak seluruh tenaga pendidik untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan meningkatkan kompetensi, sehingga mampu memberikan layanan pendidikan terbaik bagi generasi masa depan Banua.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, Galuh Tantri Narindra, menyampaikan beberapa program prioritas yang saat ini tengah disiapkan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya bagi para guru.

Menurut Galuh Tantri, ada tiga fokus utama yang sedang dikerjakan, yaitu peningkatan kesejahteraan guru, peningkatan kompetensi, dan pembangunan database guru. Database tersebut akan menjadi bagian dari sistem digitalisasi pendidikan banua yang rencananya akan segera diluncurkan.

“Melalui sistem tersebut, kita bisa memetakan penempatan guru secara lebih akurat. Ada daerah yang guru­nya sangat banyak, di sisi lain ada yang kekurangan. Sistem ini akan membantu kita melakukan redistribusi agar pemerataan benar-benar tercapai,” jelasnya.

Terkait kesejahteraan guru, Galuh Tantri menyebut bahwa pemerintah sedang menyiapkan langkah peningkatan tunjangan daerah pada tahun 2026 Namun ia belum dapat mengungkapkan besaran nominalnya. (tri)

Ikuti Tes Urine, 20 Pegawai Sekretariat DPRD Banjarbaru Dinyatakan Negatif

0
Ikuti Tes Urine, 20 Pegawai Sekretariat DPRD Banjarbaru Dinyatakan Negatif

Link, Banjarbaru – Sebanyak 20 pegawai lingkup Sekretariat DPRD Kota Banjarbaru mengikuti tes urine, Selasa (25/11/2025) di Aula Linggangan Intan, Gedung Sekretariat DPRD Banjarbaru.

Kegiatan ini dimotori Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan diikuti antusias oleh para pegawai. Hasilnya, seluruh pegawai dinyatakan negatif penggunaan obat-obat terlarang.

Tes urine, ini dilakukan sebagai upaya menjaga lingkungan kerja yang bersih dan bebas penyalahgunaan narkoba. Ini sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mencegah dan memberantas narkoba.

Hasil negatif penggunaan narkoba merupakan hasil dari komitmen kuat Sekretariat DPRD Banjarbaru menjaga integritas dan kedisiplinan ASN. Melalui kegiatan ini pula menjadi sarana penting meningkat kesadaran akan pentingnya menjauhi narkoba demi kesehatan dan profesionalisme bekerja. (wahyu)

Mendagri Dorong Karang Taruna Percepat Pembangunan Desa

0
Mendagri Dorong Karang Taruna Percepat Pembangunan Desa
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberi sambutan dslsm Pengukuhan dan Rakernas Pengurus Nasional Karang Taruna, di Mal Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (22/11/2025). Foto: Kemendagri

Link, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, meminta Karang Taruna untuk menjadi motor penggerak perubahan bagi kalangan pemuda di desa dalam rangka percepatan pembangunan desa.

“Saya mengamati sebagai mendagri, pembina desa bersama-sama Kementerian Desa, memang sebetulnya di negara Indonesia ini yang selalu menjadi driving force, membuat perubahan itu adalah pemuda,” kata Tito dalam keterangan resmi, Minggu (23/11/2025) sebagaimana dilasnsir infopublik.id.

Tito  menegaskan, keberadaan Karang Taruna penting untuk mengoptimalkan peran Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD).

Menurut mendagri, selama ini motor penggerak perubahan di desa didominasi oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Oleh karena itu, peran aktif dari pemuda sangat diperlukan, khususnya melalui Karang Taruna.

Mendagri mengingatkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dari keberadaan generasi muda. Terlebih, Indonesia juga mengalami bonus demografi, di mana penduduk usia produktif lebih banyak dibandingkan non-produktif.

Potensi ini perlu dimanfaatkan dengan optimal untuk memajukan desa melalui Karang Taruna. Apalagi, tren di sejumlah negara menunjukkan peningkatan perpindahan penduduk dari desa ke kota.

“Sehingga program-program Bapak Presiden untuk memperkuat desa, di antaranya Koperasi Desa Merah Putih dan lain-lain itu adalah sangat penting untuk menahan perubahan demografi,” ujarnya.

Mendagri berharap, upaya yang terus didorong Presiden Prabowo Subianto tersebut dapat didukung oleh Karang Taruna. Ia menyambut baik apabila para Pengurus Karang Taruna Nasional berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menyukseskan upaya tersebut.

Di sisi lain, mendagri juga menyarankan agar Karang Taruna memperkuat tata kelola organisasinya, khususnya melalui penguatan aspek historis. Dengan upaya tersebut, diharapkan para anggota Karang Taruna semakin mencintai organisasi.

Momentum Hari Ikan Nasional: Pemerintah Fokus Swasembada Protein dan Penguatan Budaya Makan Ikan

0
Momentum Hari Ikan Nasional: Pemerintah Fokus Swasembada Protein dan Penguatan Budaya Makan Ikan
Menko Pangan Zulkifli Hasan bersama Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan, dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Heryadi Soeharto memasak penganan ikan sebagai bagian dari Peringatab Hari Ikan Nasional di Jakarta, Minggu (23/11/2025). (Foto: Istimewa)

Link, Jakarta – Di kawasan Pusat Perbelanjaan Sarinah yang dipenuhi aroma laut dan semangat perayaan Hari Ikan Nasional, Minggu (23/11/2025), Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan berdiri di hadapan para pelaku usaha, komunitas pangan, dan ratusan pengunjung yang memadati area Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Dilansir dari infopublik, di tengah sorotan lampu dan deretan produk hasil perikanan, Menko Zulkifli Hasan menyampaikan tekad yang menjadi fokus pemerintah tahun ini: mewujudkan swasembada protein.

Bagi pria yang akrab disapa Zulhas itu, kemandirian protein bukan sekadar target angka, tetapi agenda besar untuk memastikan setiap keluarga Indonesia memiliki akses gizi berkualitas. Momen perayaan itu pun berubah menjadi panggung penegasan komitmen bahwa sektor pangan, terutama ikan sebagai sumber protein terjangkau, akan terus diperkuat untuk memenuhi kebutuhan nasional.  “Alhamdulillah, kalau karbohidrat sudah. Tahun ini kita fokus, Pak Menteri Kelautan dan Perikanan, Pak Wamen, agar tahun ini kita bisa swasembada protein ikan, ya, ikan itu luas. Ada ikan, ada cumi, ada udang, dan seterusnya,” ujar Zulhas usai membuka Karnaval Hari Ikan Nasional, Minggu (23/11/2025).

Menko Pangan menekankan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya tentang menyediakan makanan bagi anak-anak di sekolah. Lebih dari itu, program ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan gizi dan mendorong perubahan peradaban bangsa.  “Bahwa makan itu, apalagi kalau MBG, bukan sekedar bantuan makan. Tapi itu suatu gagasan besar, revolusi untuk merubah peradaban Indonesia,” ucapnya.

Melalui program MBG, Zulhas meminta hidangan di darat atau pun laut yang tinggi dengan protein bisa disajikan untuk anak-anak di sekolah.  “Di bangku-bangku sekolah, digemari anak-anak kita agar menjadi anak-anak kelas dunia. Buat fisiknya cerdas dan tinggi IQ-nya, sehingga Indonesia menjadi bangsa yang maju, tidak kalah dengan bangsa-bangsa lain,” tuturnya.

Kegiatan Hari Ikan Nasional ini turut dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan, serta Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto. Acara diawali dengan kegiatan masak besar hidangan udang.

Setelah hidangan udang matang, Zulhas langsung membagikan secara gratis kepada warga yang hadir. Masyarakat terlihat sangat antusias dengan mengantre untuk menikmati hidangan udang asam manis.

Usai pembagian makanan, Zulhas bersama Wahyu, Didit, dan Titiek meninjau stan-stan UMKM. Setelah itu, rombongan berjalan ke area car free day untuk melakukan flag off Karnaval Hari Ikan Nasional.

Di sela-sela acara Puncak Hari Ikan Nasional 2025, Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, dengan tegas membantah isu mengenai pencemaran ikan di perairan Indonesia.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak termakan kabar tersebut dan justru fokus pada peningkatan budaya makan ikan. Titiek Soeharto menekankan bahwa ikan merupakan sumber protein yang sangat bergizi dan berperan penting dalam meningkatkan kecerdasan anak-anak.

Menurutnya, ikan adalah komoditas yang mudah didapatkan dari laut tanpa perlu proses pemeliharaan yang panjang seperti hewan ternak lainnya. Hal ini menjadi salah satu keunggulan utama yang perlu dipromosikan kepada publik.

Titiek Soeharto menegaskan bahwa isu pencemaran ikan adalah kabar yang tidak berdasar. Ia justru melihat potensi besar pada sektor perikanan sebagai sumber pangan utama bagi masyarakat Indonesia. “Untuk pencemaran, saya rasa itu isu nggak ada, ya. Yang penting kita harus meningkatkan budaya untuk makan ikan,” ujarnya.

Sebagai Ketua Komisi IV DPR yang membidangi kelautan dan perikanan, Titiek Soeharto mengajak masyarakat untuk mempromosikan keunggulan ikan. Ia menyoroti bahwa ikan sangat bergizi dan krusial untuk perkembangan otak anak. Keunggulan lain adalah kemudahan memperoleh ikan. “Ikan itu kan tinggal ngambil di laut, nggak usah pelihara kayak ayam gitu berbulan-bulan. Tinggal ambil,” tambahnya.

Untuk mendorong konsumsi ikan, Titiek juga menyarankan agar masyarakat menciptakan variasi masakan ikan. Setiap daerah dapat mengembangkan resep khasnya sendiri, sehingga minat makan ikan semakin meningkat. “Iya harus divariasikan masakan-masakan setiap daerah itu lain-lain. Masakannya harus disesuaikan dengan daerahnya masing-masing,” kata Titiek.

Jaga Kelestarian Lingkungan dan Hutan, Dishut Kalsel Gelar Rakoor

0
Jaga Kelestarian Lingkungan dan Hutan, Dishut Kalsel Gelar Rakoor

Link, Banjarbaru — Gubernur Kalsel, H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. Muhammad Syarifuddin, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Peningkatan Kapasitas Tata Kelola Karbon di Kalimantan Selatan yang digelar Dinas Kehutanan Kalsel di Gedung Dr. KH. Idham Chalid, Banjarbaru.

Rapat Koordinasi yang digelar pada senin (24/11/2025) pagi ini menjadi forum untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, mengidentifikasi tantangan dalam pengelolaan karbon, serta memperdalam pemahaman terkait implementasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK).

Rapat koordinasi menghadirkan pemateri dari berbagai lembaga, meliputi Akademisi/Pakar Tata Kelola Hutan, IPB University, Direktorat Bina Pengelolaan Hutan, Kementerian Kehutanan, lembaga pusat, organisasi masyarakat sipil (NGO) Komunitas Konservasi Indonesia Warsi (KKI Warsi), hingga pelaku usaha kehutanan.

Dalam sambutan yang dibacakan Sekdaprov Kalsel, H. Muhammad Syarifuddin, Gubernur H. Muhidin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dan hutan di Kalsel.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang berkomitmen menjaga lingkungan dan merawat hutan Kalimantan Selatan. Semoga melalui pertemuan ini semakin memperkuat upaya kita menjaga hutan tetap hijau, lestari, dan bermanfaat bagi generasi mendatang.” Ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur H. Muhidin menjelaskan bahwa Kalsel memiliki kawasan hutan mencapai 1,6 juta hektare, atau sekitar 44 persen dari luas wilayah provinsi.

Kawasan ini mencakup hutan lindung, hutan produksi, hingga kawasan konservasi yang memiliki fungsi ekologis sekaligus memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Selain itu, Gubernur H. Muhidin menegaskan pentingnya pengelolaan hutan yang terintegrasi, mengingat tantangan perubahan iklim, tekanan pembangunan, perubahan fungsi lahan, degradasi, serta ancaman kebakaran hutan dan lahan yang semakin kompleks.

“Situasi ini menuntut langkah pengelolaan yang lebih terintegrasi dan berbasis kolaborasi,” ujarnya.

Gubernur juga menekankan peran strategis Kalsel dalam agenda nasional pengendalian perubahan iklim. Kalsel berkontribusi pada FOLU Net Sink 2030—target agar sektor kehutanan menyerap lebih banyak emisi daripada yang dilepaskan pada 2030—dan program REDD+ yang berfokus pada penurunan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan. Di sisi lain, Kalsel juga harus mencapai target pembangunan hijau dalam RPJMD.

“Kalimantan Selatan memiliki posisi strategis dalam mendukung FOLU Net Sink 2030 dan program REDD+. Karena itu, seluruh kebijakan—baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota—harus berjalan searah dan saling memperkuat, tidak bergerak sendiri-sendiri,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hj. Fatimatuzzahra, memaparkan capaian strategis Kalsel dalam upaya pengurangan emisi, peningkatan cadangan karbon, dan penguatan tata kelola hutan dalam kurun waktu delapan tahun terakhir.

Ia menjelaskan bahwa sejak 2017 hingga 2025, penanaman pohon dilakukan secara masif di berbagai jenis lahan, baik milik masyarakat, Pemprov, maupun kawasan hutan, dengan dukungan bibit gratis dari Persemaian Liang Anggang. Langkah ini menurunkan luas lahan kritis secara signifikan dari 640.000 hektar pada 2018 menjadi 458.000 hektar pada 2025, sekaligus menekan perambahan dan mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan.

“Penurunan lahan kritis ini menunjukkan komitmen kuat Kalsel dalam menjaga lingkungan dan mengurangi emisi,” ungkapnya.

Hj. Fatimatuzzahra, menuturkan Tutupan lahan berhutan pun meningkat dari 904.436 hektar di tahun 2020) menjadi 945.352 hektar pada 2024. Menurutnya, peningkatan ini merupakan modal penting dalam pemanfaatan Nilai Ekonomi Karbon (NEK).

“Dengan dibukanya Bursa Karbon dan terbitnya Perpres 110/2025, peluang Kalsel untuk masuk pasar karbon semakin terbuka. Aset hutan harus dikelola dengan baik agar siap bersaing,” jelasnya.

Kalsel turut menerima dana REDD+ sebesar Rp 56,8 miliar rupiah berdasarkan SK Menteri LHK No. 1398/2023, sebagai penghargaan atas capaian pengurangan emisi dari gangguan lingkungan. Sosialisasi lanjutan untuk implementasi program tersebut telah dilaksanakan pada 6 November 2025.

Sebagai tindak lanjut konkret, pada 27 November 2025 akan dilaksanakan aksi penanaman di lahan Pemprov Kalsel di Cempaka seluas 100 hektar. Lahan ini dibagi menjadi tiga zona: MPTS, Ulin, dan Eucalyptus, lengkap dengan jalan inspeksi yang berfungsi sebagai sekat bakar.

“Kawasan ini kami siapkan sebagai ruang konservasi, edukasi, dan ekonomi. Tujuan kami jelas: hutan lestari, masyarakat sejahtera,” tutupnya.

Pembukaan acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kalsel, unsur Forkopimda Kalsel, Tenaga Ahli Gubernur, para pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel, Kepala UPT Kementerian Kehutanan di Kalsel, para Kepala KPH UPTD Dinas Kehutanan Kalsel, pimpinan perusahaan, akademisi, serta tamu undangan lainnya. (tri)

Ketua TP Posyandu Kalsel Terus Gaungkan Penguatan Posyandu 6 SPM

0
Ketua TP Posyandu Kalsel Terus Gaungkan Penguatan Posyandu 6 SPM

Link, Tabalong — Komitmen memperkuat penerapan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) terus diwujudkan TP Posyandu Wasaka Provinsi Kalimantan Selatan melalui kegiatan pembinaan langsung ke daerah.

Hal itu dilakukan dengan kunjungan kerja ke Posyandu Nuri di Desa Pemarangan Kiwa, Kabupaten Tabalong pada Minggu (23/11/2025).

Ketua TP Posyandu Wasaka Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, disambut hangat oleh Ketua TP Posyandu Kabupaten Tabalong, Hj. Desi Suryanti Noor Rifani, bersama Bupati Tabalong Muhammad Noor.

Dalam kunjungan ini, Hj. Fathul Jannah menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah bagi anak-anak setempat serta paket sembako untuk warga. Ia mengatakan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari kepedulian pemerintah provinsi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

“Kami bersyukur bisa berinteraksi langsung dengan para kader dan masyarakat. Antusiasme mereka sangat luar biasa, dan banyak masukan yang kami terima untuk penguatan Posyandu 6 SPM ke depan,” ungkapnya.

Menurutnya, pembinaan ini diharapkan dapat memberikan dorongan nyata bagi Kabupaten Tabalong untuk terus meningkatkan kualitas layanan posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat yang lebih terpadu.

“Kehadiran Bupati yang ikut mendampingi tentu memberi nilai lebih, karena beliau bisa mendengar langsung berbagai penjelasan dan kebutuhan posyandu di lapangan,” tambahnya.

Sekretaris TP Posyandu Wasaka Kalsel, Iwan Ristianto, menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan secara rutin menjadi langkah penting untuk menjaga konsistensi pelaksanaan Posyandu 6 SPM, terlebih Kalimantan Selatan saat ini menyandang predikat juara nasional.

“Program Posyandu 6 SPM masih dalam tahap penguatan karena baru berjalan satu tahun. Sosialisasinya perlu digencarkan hingga ke desa-desa agar seluruh pihak memahami mekanisme dan manfaatnya,” jelas Iwan.

Ia menerangkan bahwa Posyandu 6 SPM memiliki cakupan layanan yang sangat luas. Selain kesehatan, posyandu kini berperan dalam menghimpun data dan aduan masyarakat terkait bidang pendidikan, PUPR, perumahan dan permukiman, sosial, hingga ketertiban umum.

“Kader posyandu menjadi garda terdepan dalam memotret kebutuhan masyarakat. Data yang mereka himpun akan diteruskan kepada SKPD terkait agar penanganannya lebih cepat dan tepat,” tegasnya.

Iwan juga menyampaikan bahwa pembinaan akan dilakukan secara berkelanjutan di seluruh kabupaten/kota. Setelah menyambangi Tapin, Banjarmasin, dan Tabalong, TP Posyandu Wasaka dijadwalkan menuju Kabupaten Tanah Laut yang menunjukkan minat besar terhadap reformasi posyandu.

Melalui sinergi lintas sektor, TP Posyandu Wasaka Kalsel berharap Posyandu 6 SPM dapat menjadi motor percepatan peningkatan kualitas pelayanan dasar, terutama di tingkat desa sebagai ujung tombak pelayanan publik. (tri)

Grizzlies Kalahkan Mavericks 102-96, Cetak Dua Kemenangan

0
Grizzlies Kalahkan Mavericks 102-96, Cetak Dua Kemenangan
Santi Aldama (kanan) mencetak 20 poin saat tim tamu Memphis Grizzlies mengalahkan Dallas Mavericks dengan skor 102-96 pada Sabtu (22/11) malam. (Foto: AP)

Link, Jakarta – Memphis Grizzlies meraih kemenangan beruntun pertama mereka musim ini setelah mengalahkan Dallas Mavericks 102-96 pada laga NBA, Sabtu (22/11). Meski tampil tanpa Ja Morant dan Jaren Jackson Jr., Grizzlies tetap solid dan tampil penuh determinasi.

Santi Aldama menjadi motor kemenangan dengan 20 poin, delapan rebound, dan empat assist. Cam Spencer tampil impresif dari bangku cadangan dengan 17 poin dan lima assist. Zach Edey mencatatkan double-double pertamanya musim ini lewat 12 poin dan 15 rebound, sementara Vince Williams Jr.—yang terpaksa bermain sebagai point guard—berkontribusi 10 poin, 10 rebound, dan lima assist.

Dari kubu Dallas, Klay Thompson memimpin perolehan angka dengan 22 poin, tertinggi musim ini. Brandon Williams menambah 18 poin, sementara P.J. Washington mencetak 15 poin dan delapan rebound.

Pertandingan berlangsung ketat hingga menit akhir. Dengan skor 96-96, Aldama menyelesaikan umpan Spencer menjadi layup krusial saat waktu tersisa 58 detik. Edey kemudian memblok tembakan Daniel Gafford, sebelum Cedric Coward menambah satu poin melalui lemparan bebas untuk membawa Memphis unggul 99-96.

Thompson mencoba menyamakan skor lewat tripoin di detik 20,3, namun meleset. Coward kembali hanya memasukkan satu dari dua lemparan bebas, tetapi Edey merebut rebound ofensif penting. Vince Williams Jr. memastikan kemenangan dengan dua lemparan bebas di sisa tujuh detik.

Memphis tampil disiplin di pertahanan, menahan Mavericks di bawah 100 poin untuk kedua kalinya secara beruntun. Mereka juga unggul telak dalam rebound, 61-41. Namun skuad Memphis kembali dihantam cedera—Jock Landale tak bisa melanjutkan permainan setelah cedera di paruh pertama.

Pertandingan sebelumnya, Grizzlies mengakhiri lima kekalahan beruntun lewat kemenangan atas Sacramento Kings. Momentum itu berlanjut di Dallas. Grizzlies sempat unggul 67-58 di akhir kuarter ketiga lewat layup Spencer, namun Mavericks mengejar dan tripoin Thompson memperkecil gap menjadi 76-73 jelang kuarter penutup.

Secara keseluruhan, kedua tim tampil kurang efisien di paruh pertama. Dallas mencatat 40,5% tembakan, sementara Memphis hanya 36,0% dan memasukkan 2 dari 15 tripoin. Thompson mencetak 14 poin sebelum jeda, termasuk empat tripoin dalam durasi bermain hanya 11 menit lebih.