Beranda blog Halaman 576

Kemenag – Kemendagri dan Pengadilan Agama Bahas Nikah Siri

0
bahas nikah siri
Kemenag Gandeng Kemendagri dan Pengadilan Agama Bahas Nikah Siri

Link, Bandung – Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Pengadilan Agama, mengambil langkah proaktif untuk merumuskan solusi atas pernikahan yang tidak tercatat, atau dikenal dengan nikah siri. Persoalan nikah siri tidak hanya memengaruhi status hukum pasangan, tetapi juga hak-hak anak yang dilahirkan dari pernikahan tersebut.

Dirjen Bimas Islam, Kemenag, Kamaruddin Amin mengatakan, pihaknya berkomitmen mengatasi persoalan tersebut dengan merumuskan kebijakan, yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kemendagri dan Pengadilan Agama.

“Pernikahan tidak tercatat, pernikahan siri, masih saja terjadi. Agak sulit kita antisipasi, karena tersembunyi. Tapi kita harus menyadari dan merasakan dampak sosiologis yang tidak produktif dari terjadinya pernikahan yang tidak tercatat,” ujar Kamaruddin dalam acara Rapat Koordinasi Layanan Pencatatan Pernikahan, di Badung, Bali, Jumat (5/7/2024).

Dengan melibatkan banyak pihak, menurut Kamaruddin, persoalan pernikahan yang tidak terdaftar dapat ditangani dengan sinergis. Kemendagri dan Pengadilan Agama memiliki peran krusial dalam memperkuat data administrasi kependudukan, dan produk hukum kependudukan.

“Dengan terjadinya pernikahan yang tidak tercatat, Kemenag, Kemendagri, dan Pengadilan Agama harus bekerja sama mencari solusi. Hal ini untuk mengantisipasi agar pernikahan tidak tercatat dapat diminimalisasi, dan menekan dampak yang terjadi dalam kehidupan sosial,” ucap Kamaruddin.

Selain itu, Kamaruddin menginstruksikan para penghulu untuk menyorot isu pernikahan dini dan kerentanan keluarga yang juga perlu dibahas bersama Kemendagri dan Pengadilan Agama. Ia berpendapat, penghulu memegang peran yang sangat penting, dan menjadi garda terdepan untuk mencegah persoalan tersebut.

“Banyak persoalan sosial keagamaan, khususnya yang terkait dengan ketahanan keluarga. Perceraian, pernikahan dini, dan kekerasan rumah tangga merupakan isu yang setiap saat harus selalu diperhatikan oleh penghulu,” ungkap Kamaruddin.

Rapat Koordinasi Layanan Pencatatan Pernikahan tersebut dihadiri perwakilan dari Kemendagri, Pengadilan Agama, dan Penghulu KUA se-Indonesia secara daring dan luring. (spy)

Hati-Hati Ini Modus Penipuan Whatsapp Terbaru

0
WhatsApp Siapkan Fitur Penerjemah Otomatis dalam Chat
Aplikasi Whatsapp terus berkembang

Link, Jakarta – Modus penipuan melalui aplikasi Whatsapp terus berkembang. Pesan singkat dari nomor tak dikenal berisi file tak jelas bisa menipu penggunanya untuk mengunduh, hingga menginstalnya, sampai-sampai aplikasi penyedot data terpasang tanpa sadar.

Kebanyakan penipuan WhatsApp memanfaatkan file APK yang dikirim acak ke nomor ponsel orang lain. Tujuannya supaya penerima chat mengklik dan mendownload file kiriman, lalu tanpa sadar menginstal aplikasi jahat di HP-nya.

Cara penipuan yang terkenal dengan istilah phising ini serupa dengan kejahatan mengirim link penipuan “melslu8” email. Penipu online berharap supaya penerima email atau WhatsApp memberikan akses secara tak sadar ke ponselnya sehingga data atau akun finansial bisa dibajak.

Berikut sejumlah modus penipuan online di WhatsApp tahun ini:

  1. Modus Kurir

Penipuan ini dilaporkan akun Instagram yakni mengungkapkan chat Telegram dengan seseorang yang mengaku berasal dari jasa pengiriman J&T. Penipu mengirimkan lampiran dengan nama file berbentuk apk dengan tulisan LIHAT Foto Paket’.

Mereka yang mengunduh file itu akan kehilangan uang yang disimpan di bank. Berbagai data termasuk keuangan yang bakal diambil oleh para pelaku.

  1. File Undangan Nikah

Penipuan ini sempat jadi banyak perbincangan karena banyaknya pengguna WhatsApp yang mendapatkan. Mereka dikirimi file apk oleh orang yang tidak dikenal yakni sebuah undangan pernikahan.

File atau aplikasi dengan judul Surat Undangan Pernikahan Digital berukuran 6,6 mb. Para penipu mengajak korbannya membuka file untuk mengecek kebenaran file di dalamnya.

  1. Surat Tilang Palsu

Sejumlah warganet juga mendapatkan dirinya dikirimi surat tilang palsu. Terdapat file apk berjudul ‘Surat Tilang-1.0 apk’ dalam chat tersebut.

“AWAS! Hati-hati terhadap penipuan menggunakan modus kirim surat tilang lewat WhatsApp seperti ini. Jangan sekali-kali mengklik/download file dgn ekstensi “.apk” dari orang tak dikenal di gadget anda,” kicau akun @MurtadhaOne1.

  1. Catut MyTelkomsel

Penipuan di WhatsApp lainnya juga pernah ada yang menggunakan nama MyTelkomsel. Ini merupakan aplikasi milik operator Telkomsel.

Korban akan diminta klik file apk yang dikirimkan. Berikutnya mereka akan diminta memberikan izin akses pada sejumlah aplikasi, termasuk foto, video, SMS, dan akses akun layanan perbankan digital atau fintech.

  1. Pengumuman dari Bank

Penipuan lain adalah membuat pengumuman yang seakan berasal dari bank. Isinya mengenai perubahan tarif transaksi dan transfer yang tidak masuk akal.

Pengguna WhatsApp akan diberikan link untuk mengisi formulir. Link tersebut akan membuat data mereka dicuri para pelaku.

  1. Undangan VCS

Modus lainnya adalah melakukan video call sex (VCS) dari nomor tidak dikenal. Mereka disebut akan memeras para korbannya.

Dihubungi beberapa waktu lalu, Pakar keamanan siber Alfons Tanujaya mengatakan modus ini memanfaatkan ketidaktahuan seseorang soal teknologi dan menjadikannya ancamannya. “Ini pada prinsipnya adalah pemerasan yang memanfaatkan ketidaktahuan atau keamanan seseorang tentang teknologi,” kata dia.

“Kalau ragu dan diperas, hubungi teman yang mengerti dan minta bantuannya untuk menghadapi ancaman-ancaman yang tidak kita mengerti, jangan main mengikuti ancaman saja,” paparnya.

  1. Kuras rekening pakai kode QR

Metode lainnya yang sering digunakan adalah quishing, yaitu kombinasi dari kode QR dan phishing. Pelaku akan memancing korbannya agar mendapatkan informasi dan detail pribadi mereka.

Saat memindai QR Code, biasanya korban akan dibawa ke situs tertentu. Selain bisa menunjukkan pesan teks biasa, situs tersebut bisa melacak daftar aplikasi hingga alamat peta korban.

Pelaku memanfaatkan kemampuan tersebut untuk mengarahkan calon korbannya ke situs web palsu. Mereka akan membuat orang sulit mendeteksi situs yang akan dikunjungi sebelum membuka web.

Wired menyebut, pelaku quishing akan mengelabui seseorang untuk mengunduh sesuatu ke dalam perangkat. Unduhan tersebut akan membahayakan perangkat milik korban.

Langkah berikutnya, para korban akan diminta memasukkan beberapa kredensial login. Informasi itu akan didapatkan oleh pelaku quishing.

Kejahatan ini semakin masif karena kode QR bisa dibuat dengan mudah dan siapa saja. Seseorang bisa membuatnya bahkan tanpa keahlian khusus.

Cara Terhindar Quishing

Namun ada cara untuk menghindari kejahatan quishing. Utamanya adalah jangan percaya QR code yang dipasang di tempat umum atau diberikan pada orang yang tidak jelas dari mana asalnya.

Anda juga bisa mengenali QR code dengan tujuan kejahatan. Karena biasanya penipu akan meningkatkan rasa urgensi dan kekhawatiran calon korbannya. Misalnya dengan menyertakan pernyataan, “Pindai kode QR ini untuk memverifikasi identitas Anda atau mencegah penghapusan akun Anda”.

Terakhir, jangan lupa mengaktifkan autentikasi dua faktor pada tiap akun. Selain itu, jangan lupa untuk keluar dari perangkat yang tidak digunakan. (spy)

Sumber:cnbcindonesia

Tahun Baru 1446 H, Saatnya Memberikan Kontribusi

0
Tahun Baru 1446 H
Menag RI Yaqut Cholil Qoumas ucapkan selamat Tahun Baru Islam1446 H

Link, Jakarta – Momen perayaan Tahun Baru 1 Muharram 1446 H, Menag RI Yaqut Cholil Qoumas mengajak masyarakat untuk menjadikan semangat tahun baru sebagai inspirasi melakukan evaluasi dan perbaikan diri.

Tahun baru hijriyah didasarkan pada peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Menurut Menag, hijrah bukan hanya sekadar perpindahan tempat, tetapi juga simbol perjuangan dan pengorbanan dalam mencari ridha Allah SWT. Nabi Muhammad SAW menghadapi berbagai tantangan dan rintangan, namun dengan kesabaran dan keikhlasan, beliau berhasil membangun masyarakat yang adil dan sejahtera di Madinah.

“Pada momen berharga ini, mari kita meningkatkan rasa syukur atas segala nikmat Allah SWT. Mari kita jadikan semangat hijrah sebagai inspirasi untuk terus berusaha memperbaiki diri dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan agama,” pesan Menag di Jakarta, Sabtu (6/7/2024).

Dikatakan Menag, perjuangan Nabi Muhammad SAW telah menginspirasi para ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan dan memajukan bangsa. Para ulama seperti KH. Hasyim Asy’ari, KH. Ahmad Dahlan, dan banyak lainnya telah berjuang keras dalam menyemai ajaran Islam dan membangun bangsa Indonesia.

“Mereka menghadapi berbagai tantangan, namun dengan tekad yang kuat dan semangat yang tinggi, mereka berhasil membawa perubahan yang signifikan bagi umat Islam dan bangsa Indonesia,” ujarnya.

“Semoga tahun baru 1446 H ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi kita semua. Mari kita songsong tahun baru ini dengan semangat baru, harapan baru, dan tekad yang kuat untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” tandasnya. (spy)

Turdes Ke-10 Gaungkan Gerakan Revolusi Hijau

0
gerakan revolusi hijau
Gubernur Kalsel Paman Birin didampingi Ketua TP PKK Kalsel Acil Odah menanam pohon di desa tujuan program Turdes Menembus Batas Ke-10.

Link, Martapura – Gerakan revolusi hijau menjadi salah satu agenda yang terus digelorakan Gubernur Kalsel H Sahbirin Nor dalam setiap kesempatan. Tak terkecuali dalam rangkaian Turdes 2024 Menembus Batas ke-10 yang diapresiasikan  dengan melaksanakan penanaman pohon setiap kali singgah di desa tujuan.

“Alhamdulillah hari ini kita didampingi Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hanif Faisol Nurofiq, yang telah menerapkan program revolusi hijau sejak 2017 lalu sebagai Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalsel,” kata Sahbirin disela-sela kegiatan Turun ke Desa (Turdes) ke-10 mengusung tema “Menuju Indonesia Emas Germas Cinta Banua” bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah, di Masjid Jami Darul Faa’izin Desa Tajau Landung, Kabupaten Banjar, Sabtu (6/7/2024).

Sahbirin mengungkapkan, revolusi hijau sudah sejalan dengan program pemerintah pusat, yaitu Indonesia FOLU Net Sink 2030 dalam mencapai sebuah kondisi yang ingin dicapai melalui aksi mitigasi penurunan emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan dan lahan.

“Jadi suatu kondisi dimana tingkat serapan karbon sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya sudah berimbang atau bahkan lebih tinggi dari tingkat emisi yang dihasilkan,” tutur Sahbirin.

Terpisah Kepala Dishut Provinsi Kalsel, Fathimatuzzahra mengingatkan, penanaman pohon itu harus perlu dukungan dari seluruh komponen masyarakat, guna mengurangi lahan kritis dan menambah tutupan lahan.

Penanaman pohon bukan hanya penghijauan semata tetapi dapat memperbaiki lingkungan, iklim dan memperbaiki perekonomian masyarakat.

“Mari kita bersama-sama gelorakan gerakan revolusi hijau secara berkelanjutan dan menanamkan kesadaran bahwa setiap batang pohon yang ditanam adalah wujud kepedulian terhadap lingkungan,” jelas Fathimatuzzahra. (tri)

Kemenkes: Imunisasi tidak Merusak Sel dan DNA

0
sel dan DNA
Kemenkes tegaskan imunisasi tidak merusak Sel dan DNA

Link, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengingatkan masyarakat untuk tidak langsung menerima bulat-bulat informasi keliru tentang bahaya imunisasi bagi anak-anak beredar di media sosial baru-baru ini. Diantaranya disebutkan imunisasi dapat merusak sel dan DNA.

Belakangan beredar video yang berisi narasi imunisasi dapat merusak sel dan DNA. Sehingga menyebabkan penyakit autoimun, meningitis, dan penyakit lainnya. Direktur Pengelolaan Imunisasi Kementerian Kesehatan Prima Yosephine menegaskan narasi dalam video tersebut sangat keliru dan menyesatkan.

Ia mengimbau masyarakat untuk mencari informasi yang valid dari sumber terpercaya, seperti situs resmi Kementerian Kesehatan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

“Narasi ini sangatlah salah. Imunisasi tidak dapat merusak sel dan DNA. Kami menyarankan masyarakat untuk mencari informasi yang benar dari website Kemenkes, WHO, CDC,” kata Prima, Sabtu (6/7/2024).

Ketua Komisi Nasional Pengkajian dan Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (Komnas PP KIPI) Prof. Hindra Irawan Satari, menambahkan narasi tentang kerusakan sel dan DNA akibat imunisasi sudah lama beredar.

Hingga saat ini, tidak ada bukti ilmiah yang mengaitkan imunisasi dengan kerusakan sel dan DNA, penyakit autoimun, maupun meningitis.

“Isu ini sudah ada sejak 2002, dan sampai saat ini belum ada bukti yang mengaitkan kerusakan DNA, autoimun dan meningitis dengan vaksinasi yang diberikan,” kata Prof. Hindra.

Faktanya, imunisasi adalah upaya pemberian vaksin untuk melindungi seseorang dari penyakit tertentu dan meningkatkan kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit menular pada masa mendatang.

Imunisasi tidak hanya melindungi individu dari serangan penyakit serius, tetapi juga melindungi masyarakat dengan membantu membangun kekebalan komunitas dan meminimalkan penyebaran penyakit.

Kemenkes RI telah menekankan bahwa imunisasi tepat waktu pada masa anak-anak sangat penting. Hal ini karena imunisasi membantu memberikan kekebalan sebelum anak-anak terpapar penyakit yang berpotensi mengancam jiwa.

Selain itu, vaksin yang diberikan telah teruji aman dan efektif untuk anak-anak pada usia yang direkomendasikan.

Efek samping imunisasi yang umum terjadi adalah nyeri, demam, atau sakit kepala. Efek samping ini dikenal sebagai KIPI. Akan tetapi perlu diingat bahwa KIPI tidak selalu terjadi dan manfaat imunisasi jauh lebih besar dibandingkan risiko efek sampingnya.

Imunisasi juga membantu mengurangi kecemasan orang tua terhadap penyakit berbahaya dan menular pada anak-anak. Dengan imunisasi, orang tua dapat merasa lebih yakin bahwa anak-anak mereka akan tumbuh kembang dengan sehat dan aman.

Beberapa penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi antara lain hepatitis B, tuberkulosis (TB), tetanus, difteri, pertusis, polio, meningitis, pneumonia, campak, dan rubella. (spy)

Lestarikan Budaya Daerah Lewat Festival Pawai Budaya

0

Link, Banjarbaru – Menjadi agenda tahunan Kota Banjarbaru, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) kembali gelar Festival Seni Pawai Budaya. Festival pawai budaya ini, tentunya diikuti dari berbagai kesenian yang ada di Kota Banjarbaru.

A Yani Makkie Kepala Disporabudpar Banjarbaru mengatakan, pada gelaran festival pawai budaya juga disediakan stand gratis untuk para peserta. Sedikitnya ada 20 paguyuban di Kota Banjarbaru, yang mengikuti event tahunan ini.

“Kami memberikan panggung untuk para paguyuban yang ada di Kota Banjarbaru, dan ini juga bentuk apresiasi kami terhadap kesenian,” ungkapnya, Sabtu (6/7/2024).

Sementara itu, HM Aditya Mufti Ariffin Walikota Banjarbaru menyambut baik dengan diadakannya festival seni budaya tersebut. Menurutnya, hal ini merupakan bentuk pengenalan sekaligus melestarikan budaya daerah.

“Agar masyarakat kenal serta peduli akan budaya kita, sekaligus juga mengingatkan bahwa masyarakat Banjarbaru sangat heterogen,” ujar Walikota.

Ia menambahkan, warga Banjarbaru terdiri dari berbagai suku etnis dan agama. Sehingga, mau tidak mau ini membawa banyak perbedaan di sekitar.

“Namun kita harus menyikapi dengan rasional, dengan rasa solidaritas, saling menghormati bahwa perbedaan ini adalah kekuatan untuk kita bisa membangun dan menggali budaya di Kota Banjarbaru,” tambahnya.

Tak hanya itu, festival seni budaya juga merupakan suatu implementasi dan wujud dari keberagaman masyarakat kota Banjarbaru. Saat ini dapat dikatakan bahwa, Banjarbaru adalah cermin dari Indonesia. Karena, berbagai budaya berbagai suku dan berbagai agama lengkap ada di Kota Banjarbaru.

“Dengan festival seni Budaya Kota Banjarbaru ini, mudah-mudahan dapat menginspirasi masyarakat untuk selalu ingat akan keberagaman adat istiadat kita dan budaya yang ada di sekitar kita,” tutup Aditya.

Sekadar informasi, festival seni budaya ini di gelar di Lapangan Murjani Kota Banjarbaru dari 6 -13 Juli 2024. Setiap harinya akan menampilkan kesenian yang ada di Kota Banjarbaru, dan berbagai penampilan lainnya.(wahyu/BBAM)

Kepada ELH Warga Komplek Bumi Cahaya Bintang Keluhkan Posyandu

0
Komplek Bumi Cahaya  Bintang
ELH saat menerima keluhan warga Komplek Bumi Cahaya  Bintang yang tidak memiliki tempat kegiatan posyandu.

Link, Banjarbaru – Miris! Betapa tidak! Di Komplek Bumi Cahaya  Bintang, Kelurahan Sungai Besar, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru yang notabene cukup tua hingga saat ini tidak memiliki tempat kegiatan Posyandu.

Hal itu terungkap saat warga Komplek Bumi Cahaya  Bintang, Kelurahan Sungai Besar, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru menggelar siaturahmi dengan Bakal Calon Walikota Banjarbaru Erna Lisa Halaby, Kamis (4/7/2024) sore.

“Alhamdulillah, Kamis (4/7/2024) sore kami diundang warga Komplek Bumi Cahaya  Bintang dalam acara silaturahmi. Nah, ternyata selain silaturahmi warga juga menyatakan dukungan penuh kepada ELH sebagai calon Wali Kota Banjarbaru periode 2024-2029,” ungkap Ketua Tim Pemenangan ELH, Drs Wahyuddin kepada Linkalimantan.com, Sabtu, 6 Juli 2024.

Tak hanya dukungan sebut politisi Partai Golkar Kota Banjarbaru yang akran disapa Ujud ini, pada kesempatan tersebut warga menyampaikan berbagai keluhan yang ada di lingkungan konplek. Utamanya informasi-informasi kebutuhan masyarakat terkait sejumlah fasilitas umum yang sampai saat ini belum terpenuhi.

“Agak miris juga mendengarkan keluhan warga saat itu. diantaranya warga mengemukakan bahwa di tempat mereka belum ada tempat kegiatan Posyandu. Ditambah lagi informasi soal minimnya fasilitas umum yang mereka miliki,” ungkapnya.

Kepada Ibu Lisa (ELH) sebut Ujud, warga mengusulkan dibantu sound sistem. Dengan harapan bisa dimanfaatkan saat senam Minggu pagi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bumi Cahaya Bintang.

Kegiatan silaturahmi juga dihadiri tokoh masyarakat dari RW 08, beserta tujuh ketua Rukun Tetangga (RT) pada wilayah RT 40 sampai 47 di kompleks Bumi Cahaya Bintang Kelurahan Sungai Besar Banjarbaru.(wahyu)

Pesan Bupati Untuk Nanang Galuh Banjar Yang Terpilih

0

Link, Banjarbaru – Pemilihan Nanang Galuh Banjar tahun 2024 yang digelar di Hotel Novotel Banjarbaru, pada babak grand final dimenangkan oleh Nanang Rifky dan Galuh Anisa.

Nanang Rifky dan Galuh Gina berhak memboyong piala, piagam penghargaan dan sejumlah uang pembinaan yang diserahkan Bupati Banjar H Saidi Mansyur didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas.

Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengatakan, sebuah keinginan dari pemerintah daerah untuk memiliki pemuda pemudi yang berkualitas untuk mempromosikan potensi yang dimiliki Kabupaten Banjar guna menyongsong masa depan yang lebih baik.

Atas nama pribadi dan pemerintah daerah ia sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport hingga terselenggaranya kegiatan, serta sampaikan selamat kepada para finalis.

Menurut Saidi kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk generasi muda bisa saling terkoordinasi dan terintegrasi dalam mengusung dunia kepariwisataan, baik di bidang promosi wisata untuk menarik wisatawan, maupun dalam bidang destinasi objek wisata yang menjadi tujuan para wisatawan.

“Ini adalah PR nya, untuk menarik wisatawan, tak hanya viral saja, tapi dituntut untuk dampak ekonominya,” tekan Saidi.

Ditambahkan, menyandang gelar bergengsi adalah sebuah kebanggaan, namun gelar ini akan lebih berarti apabila tidak hanya dirasakan sendiri, akan tetapi semua orang dapat merasakan kontribusi positifnya.

“Semua finalis agar bisa berkontribusi dan bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Terus menambah ilmu pengetahuan terutama terkait kondisi dan karakter, budaya serta kepariwisataan daerah, provinsi maupun nasional,” pesannya.

Terkait PR yang disebut Bupati Banjar, Nanang Rifky mengaku siap mengemban amanah tersebut sehingga kedepannya Kabupaten Banjar akan lebih maju dan terkenal lagi baik nasional maupun internasional.

“Insya allah saya sanggup apa yang diamanahkan,” ucapnya.

Melaju ke tingkat provinsi pada ajang yang sama, dirinya akan mempersiapkan diri secara maksimal dengan target menjadi yang terbaik.

“Saya akan memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Banjar, saya optimis,” tutupnya.

Berikut daftar finalis dan gelarnya :

Wakil I Nanang Kholil dan Galuh Gina.
Wakil II Nanang Reynaldy dan Galuh Adhana.
Wakil III Nanang Andreansyah dan Galuh Latifah.
Wakil IV Nanang Prayogi dan Galuh Elma.
Wakil V Nanang Faqih dan Galuh Nisa.
Nanang Galuh Berbakat Azril dan Najwa.
Nanang Galuh Favorit Faqih dan Anisa.
Nanang Galuh Persahabatan Thomas dan Raysa.

Pemilihan Nanang dan Galuh Banjar ini sendiri merupakan even tahunan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar). Digelar dari 11 Mei sampai 5 Juli 2024 dengan tiga tahapan, yakni audisi, karantina hingga grand final. (wahyu/BBAM)

KPU RI Tunggu Keppres PAW Ketua

0
KPU tunggu Keppres PAW Ketua pasca keputusan DKPP
KPU tunggu Keppres PAS pasca DKPP RI menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap untuk Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari.

Link, Jakarta – Pasca pemberhentian  Hasyim Asy’ari sebagai Ketua oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, kini KPU tinggal menunggu Keputusan Presiden Republik Indonesia pergantian antar waktu (Keppres PAW) Ketua KPU RI.

“Saat ini kami tengah menunggu Keppres PAW ,” ungkap Anggota KPU RI August Mellaz, melalui keterangan resmi, Jumat (5/7/2024).

Mellaz mengatakan, KPU juga sedang menunggu proses PAW untuk mengisi kekosongan komisioner KPU RI, setelah ditinggalkan Mochammad Afifuddin yang kini menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPU RI.

“Tentu kan Keppres pemberhentian untuk Ketua KPU Pak Hasyim Asy’ari nanti ada di presiden. Soal PAW nanti mekanismenya ada di DPR dan presiden,” ujar Mellaz.

Selain itu, Mellaz mengungkapkan bahwa posisi Plt Ketua KPU RI saat ini hanya berlaku selama tiga bulan.

Kendati demikian, masa jabatannya masih bisa diperpanjang satu kali lagi sebelum menentukan ketua definitif.

“Plt itu dikasih ruang gerak maksimalnya sampai tiga bulan dan bisa diperpanjang satu kali,” katanya.

Sebelumnya, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap untuk Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari terkait dengan kasus dugaan asusila.

“Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada teradu Hasyim Asy’ari selaku ketua merangkap anggota Komisi Pemilihan Umum RI terhitung putusan ini dibacakan,” kata Ketua DKPP RI Heddy Lugito dalam sidang pembacaan putusan di Kantor DKPP RI, Jakarta, Rabu (3/7/2024).

Selain itu, DKPP RI mengabulkan pengaduan pengadu seluruhnya, kemudian meminta Presiden RI Joko Widodo untuk mengganti Hasyim dalam kurun waktu putusan hari sejak putusan dibacakan.

“Presiden Republik Indonesia untuk melaksanakan putusan ini paling lama tujuh hari sejak putusan dibacakan,” ujarnya.

Terakhir, DKPP RI meminta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI untuk mengawasi pelaksanaan putusan tersebut.

Sidang Putusan Nomor Perkara 90-PKE-DKPP/V/2024 tersebut dimulai pukul 14.10 WIB, dan dibuka oleh Ketua DKPP RI Heddy Lugito. (spy)

Petani Astambul Kembali Semai Bibit Padi

0
kembali menyemai bibit padi
Sisa tanaman padi yang telah dipangkas akibat terendam banjir yang kembali dijadikan bibit.

Link, Martapura – Pasca banjir dan matinya tanaman padi muda, tak lantas membuat sejumlah petani di Kecamatan Astambul putus asa. Kini dengan sisa bibit yang relatif sedikit mereka kembali menyemai bibit baru.

“Alhamdulillah, saya masih memiliki sedikit benih padi. Meski pun tidak akan mencukupi untuk kebutuhan bibit, saya tetap berharap semaian baru ini bisa berhasil. Semoga saja tidak ada lagi banjir,” ujar Amat, petani di Desa Pematang Baru, Kecamatan Astambul.

Menurut dia, tidak semua petani masih memiliki cadangan bibit. Mengingat pada beberapa bulan lalu seluruh bibit telah disemai dan ditanam. Hingga pada akhirnya semuanya menjadi sia-sia karena terendam banjir dan mati.

“Kalau toh masih hidup, tumbuhnya juga sudah tak sempurna lagi,” katanya.

Namun demikian, terhadap tanaman padi yang masih bertahan hidup, petani memiliki cara agar tanaman sisa terendam banjir tersebut masih bisa dimanfaatkan dan kembali ditanam.

“Salah satunya dengan memangkas batang padi. Dari situ akan muncul tunah baru lagi. Nah, kalau sudah cukup tinggi batang-batang padi tersebut dipecah untuk ditanam kembali,” ungkapnya.

Sementara itu dari pantauan di lapangan, sebagian besar petak sawah yang semula dipenuhi tanaman padi kini hanya menyisakan sedikit tanaman. Itu pun hanya tersisa di bagian-bagian pinggir petak sawah karena tidak terlalu lama terendam.

Nampak sebagian sisa tanaman telah berbuah. Hanya saja kondisi tanamannya tak sebagus saat sebelum terendam banjir. Di sudut lain ada juga terlihat tanaman padi yang batangnya telah dipangkas dan tumbuh tunas baru. (spy)