Beranda blog Halaman 60

Gubernur Pimpin Rakor Progres Realisasi Fisik dan Keuangan TA 2025

0

Link, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi Progres Realisasi Fisik dan Keuangan Tahun Anggaran 2025, sebagai tindak lanjut hasil pertemuan dengan Kementerian Dalam Negeri terkait percepatan pelaksanaan APBD. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Aberani Sulaiman, Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (21/11/2025).

Rapat dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin. Hadir pula Kepala Bappeda Provinsi Kalsel, Suprapti Tri Astuti, Inspektur Provinsi Kalsel, Akhmad Fydayeen, Kepala BPKAD Provinsi Kalsel, Fatkhan; serta Kepala Bapenda Provinsi Kalsel, Subhan Nor Yaumil. Seluruh Kepala SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel turut mengikuti rapat tersebut.

Dalam arahannya, Gubernur Muhidin menegaskan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan memastikan percepatan serapan anggaran dapat berjalan optimal, sekaligus mengevaluasi rendahnya realisasi belanja sejumlah SKPD pada tahun berjalan.

“Hari ini kita rapat koordinasi antar SKPD untuk realisasi anggaran 2025–2026. Dalam rapat ini kita membicarakan juga rendahnya resapan belanja tim SKPD di tahun ini,” ujar Gubernur.

Ia meminta seluruh SKPD segera menyiapkan rencana belanja serta langkah percepatan penggunaan anggaran untuk tahun 2026 agar persoalan serapan rendah tidak kembali terulang.

“Saya mengharapkan pada 2026 nanti tiap SKPD bisa menyiapkan rencana penggunaan belanja ataupun anggaran yang sudah disiapkan. Jika hal ini terulang kembali, serapannya rendah, maka nanti di bulan Januari 2026 kita akan membuat Pakta Integritas,” tegasnya.

Gubernur Muhidin menambahkan bahwa pimpinan SKPD yang tidak mampu melaksanakan anggaran sesuai perencanaan harus siap menerima konsekuensi.

“Apabila pimpinan tidak bisa menggunakan dana sesuai anggaran dan perencanaan, maka harus bersedia mundur atau dinonjobkan,” ungkapnya.

Melalui rakor ini, Pemprov Kalsel menegaskan seluruh SKPD dapat meningkatkan kinerja pelaksanaan program dan kegiatan, sehingga APBD 2025 dapat terserap maksimal dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan serta pelayanan publik di Kalimantan Selatan. (tri)

Selain di Astambul, Rehabilitasi Gedung Balai Penyuluhan KB Kecamatan Aluh Aluh Ditenggarai Bermasalah

0
Selain di Astambul, Rehabilitasi Gedung Balai Penyuluhan KB Kecamatan Aluh Aluh Ditenggarai Bermasalah

Link, Martapura – Setelah proyek rehabilitasi Kantor Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Astambul ditenggarai bermasalah, kini giliran pengerjaan rehabilitasi Gedung Balai Penyuluhan KB Kecamatan Aluh Aluh tak dapat dirampungkan tepat waktu.

Dilaksanakan selama 90 hari kalender dengan nilai kontrak Rp348.942.000 dari total pagu anggaran sebesar Rp350 Juta bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Ternyata CV BANGALI JAYA BAROKAH selaku kontraktor pelaksana tak mampu menyelesaikan sesuai tanggal berkontrak, yakni harus rampung pada 18 November 2025 kemarin.

Terkait keterlambatan pengerjaan Gedung Balai Penyuluhan KB di Desa Aluh Aluh Besar tersebut juga benarkan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar, Dr Erny Wahdini.

“Terkait pengerjaan rehab Gedung Balai Penyuluhan KB Kecamatan Aluh Aluh memang ada perlakuan khusus karena dampak banjir rob. Sehingga item pengerjaan pemasangan paving block telat dilaksanakan,” ujarnya pada 18 November kemarin.

Karenanya, papar Dr Erny, berdasarkan hasil rapat pada Selasa (18/11/2025) kemarin, untuk pelaksanaan rehab Gedung Balai Penyuluhan KB Kecamatan Aluh Aluh dilakukan penambahan waktu atau Addendum waktu.

“Yang jelas pengerjaannya harus tetap sesuai dengan spesifikasinya,” tuturnya.

Dari pantauan pewarta pada 19 November, masih terlihat aktivitas pekerja yang tengah sibuk melakukan pemasangan atap di Gedung Balai Penyuluhan KB Kecamatan Aluh Aluh. Sedangkan untuk teralis kiri kana pagar beton yang berada di samping bangunan juga masih belum terpasang.

Dikonfirmasi terkait kegiatan rehabilitasi tersebut, Sekretaris Kecamatan Aluh Aluh, Taufikkurahman mengatakan, saat memulai pengerjaan kontraktor pelaksana sudah melakukan koordinasi ke kecamatan.

“Untuk status lahannya pinjam pakai karena merupakan aset milik pemerintah kecamatan,” tutupnya.(zainuddin)

Tanggulangi Persoalan Sampah, TPS3R KSM Lestari Olah Sampah Jadi RDF

0
TPS3R KSM Lestari
Plt.Deputi Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 KLHK, Hanifah Dwi Nirwana saat ddampingi Kabid PSLB3 DPRKPLH Kabupaten Banjar, Sutiyono

Link, Martapura – Perdana, Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Lestari, Kelurahan Keraton, Kecamatan Martapura kirimkan Refuse Derived Fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif hasil olahan sampah plastic menuju PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (PT ITP) Kotabaru.

Seremonial pelepasan truk pengangkut RDF hasil hasil olahan sampah dari TPS3R KSM Lestari, Kelurahan Keraton diawali dengan aksi bersih-bersih yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI, serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) pada Jumat (14/11/2025) pagi.

Usai aksi bersih-bersih dan pelepasan truk pengangkut RDF, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 KLHK, Hanifah Dwi Nirwana mengatakan, pengolahan sampah menjadi RDF tidak hanya mengurangi beban TPA, tetapi juga memberikan nilai tambah sebagai sumber energi alternatif yang mendukung industri.

“”Kami berharap kegiatan ini menjadi titik awal sistem pengelolaan sampah terintegrasi di Kabupaten Banjar. Semoga dapat menjadi model bagi daerah lain dalam penerapan ekonomi sirkular,” harapnya.

Didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Rahmat Prapto Udoyo. Pejabat definitif Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah pada Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) RI, Hanifah Dwi Nirwana menyakini pengolahan sampah menjadi RDF merupakan salah satu cara untuk mengatasi persoalan timbunan sampah.

“Kita beruntung di Kalsel ada dua perusahaan, yakni PT ITP dan PT Conch South Kalimantan Cement, dari informasi Kepala Dinas mereka sudah melakukan koordinasi tinggal melakukan percepatan agar sampah di Kabupaten Banjar dapat terkelola dengan baik dan menjadi subtitusi energi,” tuturnya.

Turut serta menambahkan, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Kabid PSLB3) DPRKPLH Kabupaten Banjar, Sutiyono menjelaskan, kerja sama dengan PT ITP menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah di Kabupaten Banjar.

“Selama ini sampah plastik yang tidak dapat diolah lebih lanjut dikirim ke TPA. Dengan dukungan PT ITP, sampah low value kini dapat diproses menjadi RDF dan dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif dalam produksi semen,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) melalui langkah sederhana seperti memilah sampah organik, anorganik, dan residu mulai dari rumah.(Zainuddin)

Puluhan Wilayah Terdampak Penghentian Sementara Distribusi Air PTAM Intan Banjar

0
Puluhan Wilayah Terdampak Penghentian Sementara Distribusi Air PTAM Intan Banjar

Link, Banjarbaru – Pekerjaan perbaikan pipa air baku PTAM Intan Banjar berdampak pada puluhan wilayah di dua cabang layanan utama, yakni Cabang 1 dan Cabang 2. Gangguan distribusi air diperkirakan dirasakan mulai Jumat sore hingga 24 jam ke depan.

Di Cabang 1, area yang terdampak mencakup wilayah permukiman padat seperti Gambut, Kota Citra Graha, Liang Anggang, Handil Kandangan, serta berbagai kompleks perumahan besar di sepanjang Jalan A. Yani. Sejumlah kawasan seperti Rumbia Mas, Griya Bakti Mulya, Surya Mas, hingga Jalan Tatah Cina juga masuk dalam daftar wilayah yang terdampak.

Sementara itu di Cabang 2, seluruh Kecamatan Sungai Tabuk, MTP Barat, sebagian Kertak Hanyar, Beruntung Baru, Tatah Makmur, hingga Aluh-Aluh juga akan mengalami gangguan suplai air.

PTAM Intan Banjar merilis daftar lengkap wilayah terdampak agar masyarakat dapat melakukan persiapan sejak dini. “Kami berharap pelanggan memahami situasi ini dan melakukan penampungan air yang cukup,” tulis manajemen dalam pengumuman resminya.

Gelar Innovation Award 2025, BRIDA Hadirkan 90 Inovasi Unggulan Banua

0
BRIDA
BRIDA Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Penganugerahan Kalsel Innovation Award (KIA) 2025 di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Kamis (20/11/2025).

Link, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Penganugerahan Kalsel Innovation Award (KIA) 2025 di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Kamis (20/11/2025).

Acara ini menjadi rangkaian pamungkas dari seluruh proses penilaian, seleksi, dan presentasi inovasi daerah yang telah berlangsung sepanjang tahun.

Kegiatan penganugerahan diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap upaya dan kreativitas inovator dari berbagai unsur, termasuk SKPD Provinsi, pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi, komunitas inovator, serta masyarakat umum.

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, melalui Kepala BRIDA Provinsi Kalsel, Thaufik Hidayat, menyampaikan apresiasi terhadap meningkatnya partisipasi inovasi pada gelaran tahun ini. Berdasarkan laporan panitia, tercatat 90 inovasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sektor.

“Tahun ini panitia telah menghimpun 90 inovasi dari SKPD lingkup Provinsi Kalsel, kabupaten/kota, masyarakat umum, serta komunitas inovator. Angka ini menunjukkan budaya inovasi di Banua terus berkembang,” ujarnya.

Namun demikian, Ia juga menyoroti adanya beberapa SKPD yang tidak mengirimkan satu pun inovasi pada KIA 2025.

Ia menegaskan bahwa mulai tahun depan, setiap SKPD wajib mengusulkan minimal satu inovasi.

“Tidak ada lagi alasan untuk tidak mengirimkan inovasi. Setiap SKPD wajib memiliki inovasi yang terukur, berdampak nyata, dan dapat diadaptasi. Bagi SKPD yang tidak menunjukkan komitmen akan diberikan peringatan hingga punishment administratif,” tegasnya.

Thaufik juga menekankan bahwa inovasi harus menjadi bagian dari identitas kerja Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Ia mengajak seluruh unsur pemerintah untuk berani memulai hal baru, cepat beradaptasi, serta memperkuat ekosistem riset dan kreativitas.

“Saya ingin Kalsel menjadi daerah yang berani mencoba hal baru, cepat beradaptasi, memiliki ekosistem riset yang kuat, serta menghargai karya, kreativitas, dan eksperimen. Kalsel Innovation Award 2025 ini harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen tersebut,” tambahnya.

Ia berharap seluruh SKPD, pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi, dan masyarakat umum terus melahirkan terobosan baru.

“Inovasi menjadi kunci untuk mewujudkan Kalimantan Selatan sebagai provinsi yang unggul, efisien, digital, dan berdaya saing tinggi,” tutupnya.

Penganugerahan Kalsel Innovation Award 2025 menutup seluruh rangkaian kegiatan yang meliputi sosialisasi inovasi daerah, penilaian proposal, presentasi finalis, serta lomba karya tulis ilmiah berbasis inovasi daerah.

Dalam ajang KIA 2025, BRIDA menetapkan sejumlah inovasi terbaik sebagai juara pertama di masing-masing kategori. Seluruh pemenang dan finalis memperoleh uang pembinaan yang di dukung oleh Bank Kalsel.

Pada kategori SKPD Provinsi Kalimantan Selatan, Juara I diraih Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan melalui inovasi Si-Apung Kasela, yaitu sistem budidaya padi apung yang memungkinkan produksi padi off-season secara berkelanjutan.

Untuk kategori SKPD Kabupaten/Kota, Juara I diraih Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Hulu Sungai Tengah dengan inovasi SINGASAKTI, aplikasi sistem informasi pengawasan jasa konstruksi.

Pada kategori Masyarakat Umum Kalimantan Selatan, Juara I diraih oleh inovator asal Kota Banjarbaru melalui inovasi SARI-KASI, saringan kain sintetis ramah lingkungan untuk menjawab krisis air bersih.

Sementara untuk Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Juara I diraih oleh Ir. Anton Kuswoyo, S.Si., M.T., M.Pt. dari Politeknik Negeri Tanah Laut melalui karya Kajian Agronomi dan Nutrisi Sorgum Hijauan Pakan Energi Tinggi di Lahan Pascatambang Batubara sebagai Produk Unggulan Kalimantan Selatan.

Dengan terselenggaranya penganugerahan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen budaya inovasi semakin melekat di setiap unit kerja pemerintah dan masyarakat, serta menjadi pendorong bagi peningkatan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah. (tri)

Pembahasan Raperda APBD Tahun 2026 Alot, Bupati dan Anggota DPRD Banjar Terancam Tak Dapat Gaji

0
APBD Tahun 2026
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora

Link, Martapura – Berlangsung alot, agenda Pengambilan Keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 terpaksa dijadwalkan ulang. Akibatnya, jika Raperda APBD Tahun 2026 tak segera diputusan Bupati, Wabup dan seluruh Anggota DPRD Kabupaten Banjar terancam tak dapat gaji.

Usai menghadiri gelaran rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Banjar, H Agus Maulana. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora mengatakan perihal penundaan tersebut bukan masalah.

“Karena pembahasan APBD 2026 belum sepenuhnya sempurna sehingga harus disempurnakan. Berdasarkan hasil rapat paripurna hari ini agenda kesepakatan APBD 2026 sepakat diundur minggu depan, mungkin dilaksanakan pada Senin atau Selasa. Intinya besok segera kita rapatkan di Badan Musyawarah (Bamus),” ujarnya.

Sebab, papar Politisi Gerindra ini lebih jauh, ada berbagai saran dan masukan yang disampaikan anggota dewan dalam rapat paripurna, mulai dari menyarankan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga saran untuk kembali melakukan evaluasi agar pengguna anggaran lebih efektif dan efesien.

“Hal ini menjadi masukkan buat kita dalan proses penganggaran APBD 2026 agar betul-betul tepat saran dan berpihak kepada masyarakat dalam memberikan kesejahteraan. Terlebih APBD kita sebenarnya masih defisit sebesar Rp24 Miliar, di sisi lain Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga  mempunyai program prioritas,” katanya.

Karenanya, papar Irwan Bora, terkait pembahasannya kembali diserahkan ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD untuk melakukan pembahasan agar lebih efektif dan efesien.

“Pembahasan anggaran ini tidak main-main. Memang batas akhirnya pada 30 November, tapi kita pastikan rampung,” tuturnya.

Sebab, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2019, jika Raperda APBD 2026 tidak selesai tepat waktu maka akan mendapatkan sanksi administratif berupa penundaan pembayaran hak keuangan pimpinan dan anggota DPRD selama 6 bulan. Selain itu, akan terjadi penundaan penyaluran dana perimbangan dari pemerintah pusat, dan pemerintah daerah bisa kehilangan kesempatan untuk mendapatkan dana insentif.

Menanggapi perihal tersebut, Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur memaklumi penjadwalan ulang Pengambilan Keputusan terhadap Raperda APBD 2026 setelah mendapat beberapa saran dan masukkan dari anggota dewan, terlebih di tengah efesiensi anggaran.

“Tapi kita tidak melepas beberapa hal salah satunya seperti pelayanan publik yang memang juga menjadi bahan masukkan dari DPRD. Kami mohon dukungan DPRD untuk memberikan masukkan dan kritikan sehingga menjadi evaluasi bagi pemerintah daerah agar lebih maksimal,” tuturnya.

Perlu diketahui, total belanja APBD murni 2026 ditargetkan sebesar Rp2,7 Triliun lebih. Dibandingkan dengan APBD murni 2025 total belanja mencapai Rp3 Triliun lebih, angka ini menunjukkan terjadi penurunan sebesar Rp302 Miliar lebih atau sekitar 10,08 persen.

Bahkan, target pendapatan dari APBD murni 2026 hanya sebesar Rp2,2 Triliun lebih, sedangkan pada APBD 2025 itu sebesar Rp2,6 Triliun lebih. Terjadi penurunan sebesar Rp329 Miliar lebih atau sekitar 12,69 persen.(zainuddin)

Cloudflare Alami Gangguan, Situs Besar Ikut Tumbang

0
Cloudflare Alami Gangguan, Situs Besar Ikut Tumbang
ilustrasi gangguan Cloudflare (Sumber: sellular.id)

Link, Banjarbaru – Sebagian besar internet tidak dapat diakses akibat gangguan teknis di Cloudflare pada Selasa (18/11/2025). Situs populer seperti ChatGPT, X, dan Zoom menjadi beberapa layanan yang terdampak, dilansir dari Forbes.

Dilansir dari ri.co.id, Laporan tentang masalah Cloudflare mulai muncul sekitar pukul 06:00 EST di DownDetector, dengan lonjakan sekitar 10.000 laporan. Beberapa situs sempat kembali online sebelum kembali terganggu.

Cloudflare menyediakan layanan jaringan dan keamanan yang digunakan banyak situs web. Karena itu, jika Cloudflare terganggu, situs-situs tersebut gagal berfungsi.

Insiden Cloudflare ini menjadi contoh bahwa kesalahan dari satu perusahaan teknologi saja dapat menyebabkan dampak bagi pengguna global. Hal ini disampaikan oleh professor ilmu komputer dari Brown University Amerika Serikat, Timothy Edgar.

Penyebab utama gangguan adalah file konfigurasi yang tumbuh melebihi ukuran dan memicu kerusakan pada sistem perangkat lunak yang menangani lalu lintas layanan. Cloudflare menekankan tidak ada indikasi serangan atau aktivitas jahat.

Cloudflare melindungi sekitar 20 persen situs web di lebih dari 100 negara. Meskipun masalah telah ditangani, pemulihan penuh kemungkinan membutuhkan waktu karena antrean lalu lintas global yang besar.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa sistem digital sangat rentan. Perusahaan sering sangat bergantung pada pemain kunci seperti Cloudflare, Microsoft, dan Amazon untuk menjaga situs web dan layanan tetap berjalan.

Masalah yang menyebabkan gangguan ini terkait dengan Domain Name System (DNS) yang kewalahan. Jaringan DNS yang usang membuat gangguan menyebar secara luas dan cepat.

Gangguan besar dapat dimanfaatkan penyerang untuk menciptakan kebingungan, meski insiden ini terjadi secara tidak sengaja. Gangguan Cloudflare menimbulkan dampak besar bagi situs web dan penggunanya di seluruh dunia, menyoroti betapa rentannya infrastruktur internet global.

Mengutip dari website resminya, Cloudflare merupakan salah satu jaringan terbesar di dunia yang memiliki tujuan membangun internet yang lebih baik. Layanan ini memungkinkan bisnis, organisasi nirlaba, blogger, dan pengguna Internet lainnya menghadirkan situs web yang lebih cepat dan andal.

Selain itu, layanan ini juga meningkatkan keamanan aplikasi mereka di dunia maya. Layanan ini bertujuan untuk menangani lalu lintas tinggi tanpa gangguan, sekaligus melindungi dari serangan siber dan gangguan teknis.

Knicks Tumbangkan Mavericks 113-111 dalam Laga Ketat

0
Knicks Tumbangkan Mavericks 113-111 dalam Laga Ketat
Jalen Brunson (tengah) mencetak 28 poin saat New York Knicks mengalahkan Dallas Mavericks 113-111 pada Rabu (19/11). (Foto: AP)

Link, Jakarta – New York Knicks meraih kemenangan tandang pertama musim ini setelah menumbangkan Dallas Mavericks 113-111 pada laga dramatis Rabu (19/11).<

Jalen Brunson kembali tampil di lineup Knicks dan langsung menunjukkan pengaruh besar dengan mencetak 28 poin serta lima assist. Landry Shamet menjadi pahlawan kemenangan lewat dua tembakan 3 poin krusial dalam 63 detik terakhir pertandingan.

Drama terjadi di detik-detik penutup ketika guard Dallas, Brandon Williams, sempat terlihat menyamakan skor dengan sisa 0,7 detik. Namun wasit menyatakan Williams melakukan pelanggaran ofensif, membuat peluang Dallas pupus dan Knicks memastikan kemenangan.

Pertandingan berlangsung sengit dengan 13 kali skor imbang dan 16 kali pergantian keunggulan. Karl-Anthony Towns mencatat double-double 18 poin dan 14 rebound, sementara Josh Hart menyumbang 16 poin dan 10 rebound. Mikal Bridges menambah 16 poin dan Miles McBride menyumbang 11 poin, membawa Knicks memperbaiki rekor tandang menjadi 1-4 dan memenangkan tujuh dari sembilan laga terakhir.

Dari kubu Mavericks, pemain cadangan Naji Marshall dan D’Angelo Russell tampil impresif dengan masing-masing 23 poin. Max Christie mencatat 15 poin, Klay Thompson 13 poin, dan Jaden Hardy 11 poin. Namun Dallas tetap menelan kekalahan kelima dalam enam pertandingan terakhir.

Dallas sempat memimpin 108-106 di sisa waktu 2:06, tetapi Shamet membalikkan keadaan lewat tripoin terbuka dengan sisa 1:03. Setelah Russell menyamakan skor lewat satu dari dua lemparan bebas, Shamet kembali melepaskan tripoin penting yang membawa Knicks unggul 112-109 pada 31,4 detik terakhir.

Shamet dan Mitchell Robinson sempat gagal di garis bebas, memberi Dallas peluang. P.J. Washington memperkecil ketertinggalan menjadi satu angka lewat dua lemparan bebas pada sisa 5,9 detik. Namun peluang Dallas memaksa overtime kandas setelah Williams dijatuhi pelanggaran ofensif pada upaya layup cepatnya.

Brunson, yang kembali bermain setelah absen dua laga akibat cedera pergelangan kaki kanan, tampil solid dengan memasukkan 11 dari 23 percobaan. Knicks menutup pertandingan dengan performa lebih baik meski hanya memasukkan 3 dari 22 tripoin pada babak pertama.

Mavericks sempat unggul 25-24 di akhir kuarter pertama, dibantu 19 poin Marshall di paruh pertama, tetapi Knicks membalikkan kedudukan untuk memimpin 52-50 saat jeda.

Serahkan Penghargaan KIA 2025, Gubernur : Tidak Ada Alasan Lagi SKPD Tidak Punya Inovasi

0

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalsel, H. Muhidin, melalui Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalsel, Thaufik Hidayat, menyerahkan secara simbolis penghargaan Kalsel Innovation Award (KIA) dan Lomba Karya Tulis Ilmiah 2025 di Gedung DR. KH. Idham Chalid, Kamis (20/11/2025) pagi.

Penghargaan ini menjadi tahap akhir dari seluruh rangkaian penilaian yang melibatkan dewan juri dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PAN-RB, serta unsur akademisi, sekaligus menjadi bentuk apresiasi Pemprov Kalsel terhadap inovasi dari SKPD, layanan publik, hingga masyarakat, serta dorongan untuk mempercepat transformasi layanan berbasis riset dan teknologi.

Pada kategori SKPD Provinsi, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan meraih juara 1 lewat inovasi “Si-Apung Kasela”. Posisi berikutnya ditempati Dinas Kehutanan serta Dinas Perkebunan dan Peternakan.

Di kategori SKPD Kabupaten/Kota, juara 1 diraih Dinas PUPR Hulu Sungai Tengah dengan aplikasi “SINGASAKTI”, disusul RSUD Datu Kandang Haji dan Puskesmas Uren dari Kabupaten Balangan.

Untuk kategori Masyarakat Umum, inovasi “SARI-KASI” dari Kota Banjarbaru keluar sebagai yang terbaik.

Sementara itu, pada kategori utama LKTI, Juara I diraih Ir. Anton Kuswoyo dengan riset sorgum sebagai pakan energi tinggi di lahan pascatambang.

Juara II diberikan kepada inovasi pestisida ramah lingkungan SMOXIDAN dari Barito Kuala, dan Juara III kepada apt. Nur Sabilla Fitri, S.Farm melalui pengembangan produk herbal pasak bumi.

Untuk kategori harapan, Harapan I diraih mahasiswa ULM dengan fortifikasi ikan patin pada mie basah. Harapan II diberikan kepada gagasan digital Model Hiyungrise, dan Harapan III kepada penelitian biofuel berbahan alga Sargassum.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel H. Muhidin—yang dibacakan Kepala BRIDA Kalsel Thaufik Hidayat— menyampaikan meski jumlah inovasi yang masuk tahun ini cukup menggembirakan. tetapi, masih terdapat SKPD provinsi yang tidak mengirimkan inovasi sama sekali. Ia menekankan agar kondisi tersebut tidak terulang.

“Tahun depan tidak ada lagi alasan. Setiap SKPD wajib memiliki inovasi—minimal satu inovasi yang terukur, berdampak nyata, dan dapat diadaptasi. Untuk SKPD yang tidak menunjukkan komitmen, akan diberikan peringatan hingga bentuk punishment administratif sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Gubernur H. Muhidin menuturkan, reformasi birokrasi tidak mungkin terwujud tanpa perubahan pola pikir aparatur. Inovasi, menurutnya, bukan sekadar proyek atau kompetisi, melainkan budaya kerja yang harus mengakar dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Inovasi adalah cara berpikir, budaya kerja, dan komitmen kita untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kita tidak bisa bicara transformasi pelayanan publik kalau kita sendiri tidak mau berubah,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur H. Muhidin juga menyampaikan visinya agar Kalimantan Selatan menjadi daerah yang berani mencoba hal baru, cepat beradaptasi, memiliki ekosistem riset yang kuat, serta menghargai karya, kreativitas, dan eksperimen.

“Mari jadikan Kalsel Innovation Award 2025 sebagai momentum memperkuat komitmen bersama. Kita ingin Kalsel menjadi provinsi yang unggul, efisien, digital, dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Inovasi BRIDA Kalsel, Indra Abdillah, menegaskan bahwa pelaksanaan Kalsel Innovation Award (KIA) merupakan bagian dari komitmen Kalimantan Selatan untuk membangun ekosistem inovasi yang kuat dan berkelanjutan.

“Kalsel Innovation Award bertujuan memperkuat eksistensi dan konsistensi daerah dalam membentuk ruang ekosistem inovasi. Hal ini sejalan dengan peningkatan Indeks Inovasi Daerah dan peran inovasi dalam pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Indra menjelaskan, KIA 2025 diikuti oleh seluruh kabupaten/kota, seluruh SKPD lingkup Provinsi Kalimantan Selatan, serta inovator dari masyarakat umum.

Lebih lanjut Indra menjelaskan BRIDA Kalsel telah menggelar KIA sejak 2022, dan partisipasi terus meningkat setiap tahun. Pada 2023 terdaftar 64 inovasi, tahun 2024 sebanyak 65 inovasi, dan tahun 2025 melonjak menjadi 90 inovasi, menandai antusiasme yang semakin besar dari pemerintah daerah dan masyarakat.

Menurut Indra, tren positif ini menunjukkan bahwa semangat kolaborasi untuk menghadirkan terobosan pelayanan publik di Banua semakin kuat. (tri)

Tetaplah Tenang Dalam Menghadapi Ketidakpastian

0

Bismillahirrahmanirrahim
Ingin selalu bergegas dalam menghadapi ketidakpastian dari sesuatu langkah, pada akhirnya seringkali menimbulkan ketidakpuasan. Sebaliknya memilih untuk tetap tenang dalam menghadapi ketidakpastian, justru memunculkan ruang untuk menemukan solusi.

Safariyansyah, Budayawan Spiritualis
Mencari yang Hilang Memelihara yang Terlupakan

Tulisan kali ini merupakan bagian dari nukilan bahasan kebahagiaan sejati pada Ngaji Dialog di Beranda Lestari kediaman DR Mada Teruna, sang Birokrat Spiritualis pekan kemarin. Di mana pada nukilan kali ini terkait ketakutan imajiner.

Kekhawatiran adalah tiran yang mengekang ketentraman, ia mengambil sesuatu yang tidak pernah ada dan menggantinya dengan kecemasan yang melemahkan.

Kita sering kali tersesat dalam skenario buruk yang bahkan belum terjadi membiarkan ketakutan imajiner menghancurkan kedamaian kita. Di saat ini padahal sebagian besar hal yang kita khawatirkan tidak pernah benar-benar terjadi dan jika pun terjadi sering kali tidak seburuk yang kita bayangkan.

Jika kita melihat ke belakang berapa banyak dari kekhawatiran kita yang benar-benar terbukti. Mungkin hanya sebagian kecil, namun hal ini berapa banyak energi, waktu, dan kebahagiaan yang sudah kita buang sia-sia.

Nah, inilah ironi besar dalam hidup kita merelakan momen momen bahagia “saat ini demi sesuatu yang belum tentu terjadi di masa depan. Daripada tenggelam dalam kecemasan kita perlu melatih pikiran untuk fokus pada apa yang bisa kita kendalikan.

Tidak semua hal ada dalam genggaman kita dan itu bukan masalah, yang penting adalah bagaimana kita menanggapinya.

Ketika kita memilih untuk tetap tenang dalam menghadapi ketidakpastian, maka kita memberi diri kita ruang untuk menemukan solusi bukan sekedar terjebak dalan kecemasan. Kehidupan selalu berjalan di luar skenario yang kita rancang terkadang ia memberi kejutan.

Terkadang ia menggagalkan rencana kita, namun apa pun yang terjadi kita selalu memiliki pilihan. Kita akan membiarkan kekhawatiran menguasai hidup kita, atau kita akan belajar untuk menerima, mengalir, dan percaya bahwa kita akan selalu memiliki cara untuk menghadapi setiap tantangan yang datang.

Afwan
Wassalam