Beranda blog Halaman 608

Tujuh Fraksi DPRD Banjar Tuntut Kadinsos P3AP2KB Dinonjobkan

0
Kaddinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar Dian Marliana diminta dinonjobkan
Mewaki 7 Fraksi DPRD Banjar, Irwan Bora meminta Bupati Banjar Saidi Mansur, Kaddinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar Dian Marliana untuk dinonjobkan.

Link, Martapura – Merasa dilecehkan, tujuh fraksi di DPRD Kabupaten Banjar menuntut Kepala Dinas Sosialisasi Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar Dian Marliana, untuk dinonjobkan.

Aroma Rapat Paripurna dengan agenda pemandangan umum Fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) 2025-2045, sedikit panas. Itu karena diwarnai dengan sikap  Tujuh Fraksi DPRD meminta Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur agar Kaddinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar Dian Marliana yang kabur saat gelaran rapat gabungan dinonjobkan.

“Permohonan dinonjobkan Dian Marliana ini kami sampaikan ke pimpinan DPRD agar bersurat secara tegas kepada Bupati Kabupaten Banjar H Saidi Mansyur. Perihalnya untuk segera mengambil sikap terkait tingkah laku Dian Marlina selaku Kepala Dinsos yang telah melecehkan lembaga DPRD Kabupaten Banjar,” ujar anggota DPRD dari Fraksi Gerindra, Irwan Bora saat gelaran rapat paripurna.

Mewakili tujuh Fraksi di DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora berharap surat tuntutan Kadinsos Dian Marlina untuk dinonjobkan telah dibacakan dan disampaikan ke unsur pimpinan DPRD itu, dapat segera ditindaklanjuti sehingga Bupati Kabupaten Banjar dapat menentukan sikap.

“Kalau permintaan ini tidak ditanggapi, kami akan melakukan perlawanan politis. Berada di tahun politik, saya berharap Bupati segera menyikapi permasalahan ini, karena hal ini juga menyangkut elektabilitas Bupati. Jangan sampai tetap memelihara orang telah melecehkan lembaga DPRD, jadi bukan saya secara pribadi yang dilecehkan, tapi lembaga,” tegasnya.

Tak hanya itu, Irwan Bora juga menjelaskan alasan dilayangkan surat tuntutan tujuh Fraksi yang dibacakan saat gelaran rapat paripurna.

“Karena Bupati belum mengambil sikap. Dengan adanya surat keberatan dari Fraksi-fraksi mudah-mudahan dapat segera ditindaklanjuti Bupati. Kami meminta agar Dian Marlina di-non job-kan dari jabatannya, karena kami menilai Dian Marlina masih belum cakap untuk berkomunikasi dan menduduki jabatan tersebut, sebab tindakannya telah mencoreng nama baik lembaga DPRD,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa Walk Out atau kaburnya Dian Marliana pada gelaran rapat gabungan Komisi II dan Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar pada 29 Mei lalu, terjadi setelah Dian Marlina merasa tertekan dengan sejumlah pertanyaan yang dilemparkan anggota dewan mengenai kegiatan penanganan dan penggunaan anggaran stunting 2023 – 2024. Meski dirinya selaku Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar sudah memberikan berbagai klarifikasi dan penjelasan sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) dari pemerintah pusat. (zainuddin)

Pembangunan Rumdin Gubernur dan Gedung DPRD Kalsel Dimulai

0
pembangunan rumdin gubernur kalsel di banjarbaru
Gubernur Kalsel Paman Birin dan Tuan Guru Wildan Salman menekan tombol serine menandai mulai dibangunya Rumdin Gubernur dan Gedung DPRD Kalsel di Perkantoran Gubernur di Kota Banjarbaru.

Link, Banjarbaru – Pembangunan Gedung DPRD dan Rumah Dinas (Rumdin)Gubernur Kalsel dimulai, yakni dengan ditandainya serimoni ground breaking (peletakan batu pertama) yang dilakukan Gubernur Kalsel H Sahbirin Nor didampingi Ketua TP PKK Kalsel Hj Raudatul Jannah.

“Pembangunan infrastruktur baik itu jembatan, jalan atau pun infrastruktur lainnya harus senantiasa berorientasi pada hajat hidup orang banyak,” ujar Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin saat menyampaikan kata sambutan usai peletakan batu pertama Gedung DPRD Provinsi Kalsel dan Rumdin Gubernur Kalsel, Rabu (05/06).

Di masa yang akan datang, Paman Birin berharap, dengan pemindahan pusat ibu kota negara ke Kalimantan Timur, infrastruktur seperti pembangunan jalan kereta api atau pun angkutan massal lainnya di kawasan Kalimantan, termasuk Kalimantan Selatan dapat menjadi kenyataan.

“Insya Allah, karena pusat pemerintahan akan ada di Kalimantan Timur, ulun meyakini pada saatnya akan terwujud. Angkutan massal seperti kereta api bisa saja sampai Malaysia atau Brunai, insya Allah akan kabul hajat kita,” ucap Paman Birin penuh harap.

Beberapa hari lalu Paman Birin juga bercerita saat dirinya meninjau lokasi jalan bebas hambatan Batulicin-Banjarbaru yang sudah kelihatan prospeknya dan insya allah dalam beberapa bulan akan tersambung.

“Janjinya kepala PUPR itu bulan Agustus jalan ini akan bersambung, kita akan terus mendorong supaya jalan ini cepat selesai sehingga akan terjadi konektivitas antar wilayah di masyarakat. Dan ini juga akan berdampak pada peningkatan perekonomian rakyat,” tambahnya.

Tidak hanya gedung DPRD atau pun Rumdin Gubernur Kalsel, nantinya, menurut Paman Birin di tahun 2024 akan ada beberapa kantor dinas yang juga akan di bangun di kawasan perkantoran Gubernur Kalsel, diantaranya kantor Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, KPU, Bawaslu dan lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kalsel Ir. Ahmad Solhan dalam laporannya menyampaikan, luas daerah kawasan gedung DPRD ini kurang lebih 2,9 hektare dengan mengadopsi desain modern serta mengadaptasi kearifan lokal “Rumah Adat Gajah Baliku” dengan penerapan Green Building.

“Dengan keterbatasan anggaran pemerintah saat ini, maka pembangunan gedung DPRD tahun 2024 ini pelaksanaan pekerjaannya hanya sampai pondasi dan struktur dengan nilai kontrak Rp48,7 Miliar,” ujarnya.

Menurutnya, nantinya pembangunan tersebut akan dikerjakan selama 225 hari kalender yang akan dikerjakan PT. Wiratama Graha Raharja perusahaan asal Surabaya Jawa Timur.

Sementara pembangunan Rumdin Gubernur dan Fasilitas Pendukung lainnya, pengerjaan pondasi dan struktur bangunan akan dikerjakan dalam waktu 225 hari kalender dengan nilai kontrak Rp. 29 miliar oleh PT. Putra Hari Mandiri.

“Tahun 2025 mendatang, akan dibangun rumah jabatan ketua DPRD Kalsel dan gedung Komando Daerah Militer X Lambung Mangkurat di kawasan ini. Dan semoga Ground Breaking dan peletakan batu pertama ini, dapat membawa dampak yang baik untuk pembangunan serta kesuksesan  infrastruktur di Kalimantan Selatan,” tutupnya.

Seusai menekan sirene sebagai tanda dimulainya pembangunan Paman Birin menuju lokasi peletakan batu pertama gedung rumah jabatan gubernur Kalsel yang letaknya tidak jauh dari lokasi sebelumnya. (tri)

Sebelum Puncak Haji, Jemaah Diminta Tetap di Kota Makkah

0
Kota Mekkah
PPIH Arab Saudi mengimbau jemaah agar tidak keluar Kota Makkah sebelum puncak haj.

Link, Makkah – Menjelang datangnya puncak haji, jemaah haji diminta untuk tidak keluar Kota Mekkah. Himbauan tersebut dituangkan dalam surat edaran yang ditujukan kepada seluruh Jemaah haji.

Surat edarah yang yang diterbitkan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tersebut, seiring dengan kebijakan Pemerintah Saudi yang semakin memperketat pemeriksaan di check point pintu masuk Kota Makkah.

Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda

“Karenanya, demi keselamatan dan kenyamanan jemaah, PPIH melalui perangkat kloter, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) dan petugas lainnya mengimbau jemaah agar tidak keluar Kota Makkah sebelum puncak haji,” terang Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda dalam keterangan resmi Kemenag di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (05/06/2024).

“Jemaah yang melaksanakan ziarah ke luar kota perhajian dikhawatirkan akan mendapatkan kendala saat masuk kembali ke Kota Makkah karena pemeriksaan ketat di check point pintu masuk kota,” sambungnya.

Selain itu,lanjut Widi, ketika ke luar hotel atau ke Masjidil Haram, jemaah agar senantiasa membawa identitas pengenal berupa smart card, gelang identitas atau paspor, sehingga ketika ada pemeriksaan oleh aparat Saudi, dapat menunjukkan identitas lengkapnya, terutama ketika jemaah terpisah dari rombongan.

“Mengingat cuaca panas, saat ke luar hotel, jemaah agar selalu mengenakan alat pelindung diri (APD) berupa topi lebar, payung atau kaca mata hitam untuk menghindari sinar UV matahari, membawa air minum agar tidak dehidrasi,” ucap dia.

Hingga Selasa, 04 Juni 2024 pukul 21.00 Waktu Arab Saudi (Was) atau Rabu, 05 Juni 2024 pukul 01.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), jemaah haji yang sudah tiba di Tanah Suci berjumlah 178.324 orang yang terbagi dalam 454 kelompok terbang.

“Jemaah yang wafat berjumlah 43 orang, dengan rincian, wafat di Embarkasi 3 orang, di Madinah 16 orang, di Makkah 22 orang, dan di Bandara 2 orang. Seluruh jemaah wafat akan dibadalhajikan,” pungkasnya.

Hari ini, Rabu 5 Juni 2024 terdapat 17 kelompok terbang, dengan jumlah jemaah haji 6.742 orang, akan diterbangkan ke Jeddah, dengan rincian sebagai berikut:
1. Embarkasi Surabaya (SUB) sebanyak 742 jemaah/2 Kloter
2. Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) Sebanyak 1.226 Jemaah/3 Kloter
3. Embarkasi Makassar (UPG) sebanyak 900 jemaah/2 Kloter
4. Embarkasi Solo (SOC) sebanyak 1.080 jemaah/3 Kloter
5. Embarkasi Batam (BTH) sebanyak 350 jemaah/1 Kloter
6. Embarkasi Kertajati (KJT) sebanyak 440 jemaah/1 Kloter
7. Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) Sebanyak jemaah 1.320/3 Kloter
8. Embarkasi Balikpapan (BPN) sebanyak 324 jemaah/1 Kloter
9. Embarkasi Medan (KNO) sebanyak 360 jemaah/1 Kloter. (spy)

FKP 2024 RSD Idaman Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat 

0

Link, Banjarbaru- Melibatkan seluruh elemen masyarakat, Forum Konsultasi Publik (FKP) yang diisi juga oleh Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru digelar di Aula Gawi Sabarataan, Pemko Banjarbaru, Selasa (4/6/2024).

RSD Idaman memaparkan, hasil tindak lanjut peningkatan layanan sepanjang satu tahun terakhir.

FKP kali ini turut melibatkan instansi terkait dalam mendukung pelayanan rumah sakit milik pemerintah satu-satunya di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan. Berbagai masukan dari berbagai pihak juga turut menghiasi jalannya kegiatan FKP kali ini.

Direktur RSD Idaman Banjarbaru, dr.Danny Indrawardhana berkesempatan lebih dulu memaparkan berbagai masukan-masukan yang didapat dari FKP tahun sebelumnya. Mulai dari fasilitas rumah sakit hingga kehadiran dokter spesialis jantung anak.

“Secara prinsip salah satunya (yaitu) dokter jantung anak, kemudian soal fasilitas dan menjadi PR kita yaitu soal farmasi,” ujarnya.

Menurut Danny, banyak hal-hal yang didapat dari FKP yang menjadi masukan dan harus ditindaklanjuti oleh manajemen rumah sakit.

“Serta terus menerus kita evaluasi,” cetusnya.

Adapun paparan Danny dalam FKP 2024 seperti layanan-layanan yang menjadi tindak lanjut FKP tahun 2023 lalu, yang didapat dari masukan masyarakat dan tindak lanjut manajemen rumah sakit.

“Kami juga menyampaikan layanan-layanan kita yang terbaru, beberapa yang baru dan saat ini sudah eksis memberikan pelayanannya,” tutupnya. (wahyu)

Polres Banjar Amankan 52 Tersangka Narkoba Selama Operasi Antik Intan 

0

Link, Martapura – Polres Kabupaten Banjar menggelar Konferensi Pers, hasil operasi Antik Intan 2024. Operasi Antik Intan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung sejak 17 Mei- 30 Mei 2024.

AKBP M. Ifan Hariyat Taufik Kapolres Banjar, saat konferensi pers mengatakan ada sebanyak 44 laporan polisi. Dari laporan tersebut didapatkan, 52 tersangka diantaranya 49 laki-laki dan 3 perempuan.

“Untuk target operasi telah terpenuhi oleh Polres Banjar, ada 5 tersangka yang diamankan. Yaitu MA, AI, AM, AN, dan AR,” ungkap Kapolres, Rabu (5/6/2024).

Ia menambahkan, rentan umur pelaku rata-rata diatas 20 tahun, dan dibawah 50 tahun. Sampai saat ini belum ditemukan tersangka, yang berada dibawah umur.

“Pelaku tidak ada yang dibawah umur, karena rata-rata pekerjaan pelaku ini kebanyakan adalah karyawan swasta,” tambahnya.

Dari tersangka, didapatkan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 110.53 gram. Selain itu, ada extasi sebanyak 26 butir, zinet/carnophen 820 butir, dan psikotropika 1775 butir.

“Dari 110,53 gram sabu-sabu tersebut bisa diuangkan sebanyak Rp 165.795.000. dan bisa menyelamatkan sebanyak 885 jiwa,” pungkasnya.

Sedangkan untuk pasal yang disangkakan yaitu pasal 114 Ayat 2 Sub pasal 112 Ayat 2 UU RI NO 35 Tahun 2009. Tentang secara tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan 1 jenis sabu subsider secara tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika 1 jenis sabu, diancam dengan hukuman minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. (wahyu/BBAM)

Intervensi Serentak Pencegahan Stunting Akan Dilaunching Pemkab Banjar

0

Link, Martapura – Pencegahan stunting sangat penting dilakukan melalui intervensi spesifik, sensitif dan kolaboratif. Untuk itu, pemerintah Kabupaten Banjar melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) menggelar Rapat koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting, di Aula Barakat lantai 2, Martapura, Senin (3/6/2024) siang.

Rakor dibuka Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi didampingi Kepala Dinsos P3AP2KB Dian Marliana dan Kepala Bappedalitbang Nashrullah Shadiq. Dihadiri para kepala SKPD, Kemenag, camat, lurah, kepala Puskesmas, koordinator penyuluh KB, ketua APDESI kecamatan, Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa serta sejumlah undangan.

Habib Idrus menyampaikan, ini didasari atas arahan Wakil Presiden RI tentang pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting menjadi gerakan bersama berkelanjutan, yang bertujuan untuk memastikan cakupan layanan pengukuran lebih luas, deteksi dini masalah gizi dan kesehatan serta intervensi yang tepat sasaran.

“Oleh karena itu, dalam pelaksanaan intervensi serentak pencegahan stunting diperlukan kerja sama dan kolaborasi semua unsur termasuk masyarakat untuk menanggulangi masalah ini secara efektif,” ajaknya.

Habib Idrus yang juga Ketua TPPS Banjar mengatakan melalui rakor ini, semua pihak dapat merumuskan rencana aksi bersama yang bisa dilakukan baik dari intervensi sensitif, spesifik dan kolaboratif.

Di sisi lain Kepala Dinkes Yasna Khairina didampingi Kepala Dinsos P3AP2KB Banjar Dian Marliana mengungkapkan rencana intervensi serentak pencegahan stunting di Kabupaten Banjar dilaunching pada 10 Juni 2024 di salah satu posyandu di Kecamatan Kertak Hanyar.

“Intervensi yang dilakukan nantinya adalah melakukan pengukuran atau penimbangan itu 100 persen. Diharapkan melalui intervensi serentak kali ini kita bisa mendapatkan pengukuran tersebut di semua sasaran,” tambahnya.

Yasna menuturkan, berdasarkan data yang ada sebanyak 573 posyandu sudah memiliki antropometri (alat ukur) untuk memantau berat badan, panjang badan dan status gizi balita. Namun ada 11 posyandu tambahan yang memang masih belum punya.

“Solusinya nanti dari posyandu yang berdekatan bisa meminjamkan atau puskesmas di desanya bisa meminjamkan antropometri cadangan,” tutupnya. (wahyu/BBAM)

Kesiapan Pengamanan Pilkada 2024 Didukung Penuh Oleh Gubernur 

0

Link, Banjarmasin – Dalam rangka kesiapan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel menggelar rapat koordinasi lintas sektoral, Selasa (04/06/2024) di Galaxy Hotel Banjarmasin.

Dalam rakor bertajuk “Operasi Mantap Praja Intan 2024” ini, Polda Kalsel melibatkan Pemerintah Provinsi Kalsel, Korem 101 Antasari, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kejaksaan Tinggi Negeri, dan DPRD.

Turut mengikuti rakor, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Sekretaris Daerah Provinsi setempat Roy Rizali Anwar, Kapolda Kalsel Irjenpol Winarto, Komandan Korem 101 Antasari Brigjen TNI Ari Ariyanto, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel Mukri, Ketua KPU Andi Tenri Sompa, Ketua Bawaslu Aries Mardiono, Kepala BIN Daerah Kalsel Nurullah, Kepala Badan Kesbangpol Kalsel, Heriansyah dan sejumlah pejabat utama jajaran Polda Kalsel.

Pada kesempatan itu, Kapolda menyampaikan empat pesan penting terkait pelaksanaan pemilihan gubernur/wakil gubernur, walikota/wakil walikota dan bupati/wakil bupati nantinya di Kalsel.

Pesan pertama, kepada TNI-Polri, pemerintah daerah, penyelenggara dan pengawas pemilu, dan pemangku kepentingan lainnya, diajak untuk membangun komunikasi yang baik, efektif dan efisien dalam pengamanan pilkada nanti.

Kemudian, Kapolda Kalsel mengajak peningkatan deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan di masyarakat.

Ketiga soal profesionalisme dan integritas yang harus dikunjungi tinggi dalam melaksanakan tugasnya.

Terakhir, pelatihan dan kesiapan untuk memastikan seluruh personil yang terlibat dalam operasi ini memiliki kemampuan yang memadai.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Paman Birin dalam sambutannya yang disampaikan Sekdaprov menyebutkan rakor lintas sektoral ini menjadi momentum bagi semua pihak untuk memastikan kesiapan Provinsi Kalsel dalam menghadapi Pilkada 2024.

Perlu disadari ujar Paman Birin, bahwa penyelenggaraan Pilkada tahun ini di Kalsel, memiliki tantangan tersendiri. Sebagai daerah yang memiliki dinamika sosial, politik, dan budaya yang kompleks, semua pihak harus menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar proses demokrasi ini dapat berjalan aman, damai, dan lancar.

Paman Birin mengapresiasi upaya seluruh stakeholder terkait termasuk jajaran kepolisian yang akan mengamankan jalannya Pilkada 2024.

Upaya pengamanan ini menjadi sangat penting untuk menjaga situasi Kalsel menjelang, saat dan pasca pilkada nanti.

Paman Birin yakin dengan kesiapan dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan, akan dapat terwujud Pilkada yang aman, damai, dan bermartabat, serta Pilkada yang mencerminkan kedewasaan masyarakat Kalsel dalam berdemokrasi.

Rasa optimis Paman Birin ini didasarkan pengalaman selama ini, dimana masyarakat Kalsel terbukti mampu menjaga situasi tetap kondusif dalam berbagai momen, seperti pilpres/pileg, dan agenda penting lainnya.

Pemprov Kalsel ujar Paman Birin lagi, sepenuhnya mendukung langkah langkah dari pihak kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan penyelenggaraan Pilkada serentak nanti.

Diingatkan, pilkada yang aman, damai, dan bermartabat, membutuhkan sinergi dan koordinasi yang kuat antar lembaga pemerintah, penyelenggara pilkada, aparat keamanan serta pihak terkait lainnya.

“Jangan sampai ada celah yang dapat dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengganggu jalannya pesta demokrasi,” pesan Paman Birin

Selain itu, perlu didorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga situasi kondusif selama pilkada berlangsung. Masyarakat adalah garda terdepan dalam mengawal proses demokrasi. Oleh karena itu diajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa waspada cerdas dan bijak dalam menyikapi berbagai informasi dan situasi yang dapat memicu perpecahan.

“Saya yakin dengan semangat persatuan, kolaborasi, dan koordinasi yang kuat, Pilkada tahun 2004 di Kalimantan Selatan akan berlangsung dengan lancar aman dan damai,” ujar gubernur.

Di kegiatan yang sama, Danrem 101 Antasari Brigjen TNI Ari Ariyanto menegaskan kesiapan jajarannya untuk turut mensukseskan dan mengamankan seluruh tahapan pilkada nantinya.

“TNI siap mendukung Pilkada di Kalimantan Selatan agar berjalan dengan aman dan damai. Korem juga mengarahkan kekuatan gelar pasukan sebanyak 2.041 personil yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se Kalsel,” ujar Danrem.

Rakor ini menurutnya, mempunyai makna yang strategis sebagai upaya untuk saling berkoordinasi, berkomunikasi dalam pelaksanaan tugas serta sebagai bahan evaluasi untuk memantapkan kesiapan operasi dalam rangka pengamanan Pilkada 2024.

Satu hal yang penting dalam pesta demokrasi lanjutnya, yaitu terpenuhinya hak-hak masyarakat dalam pelaksanaan Pilkada yaitu pemilihan kepala daerah yang baik, jujur, serta terpilihnya kepala daerah yang berkompeten.

Melalui rakor ini, dapat dievaluasi berbagai permasalahan dan mengevaluasi kinerja sekaligus sharing informasi dan pengalaman sehingga diharapkan dapat menghasilkan kerjasama untuk memperbaiki segala kekurangan yang ada. (tri)

Persiapan Turdes dan Harjad ke 74 Kalsel Terus Dimatangkan

0

Link, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan terus matangkan persiapan Hari Jadi (harjad) ke 74 Provinsi Kalsel tahun 2024. Hal ini terlihat dari rapat lanjutan yang digelar oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, di Ruang Rapat Aberani Sulaiman, Kantor Gubernur Kalsel, pada Selasa (4/6) pagi.

Terdapat dua agenda utama dibahas dalam rapat tersebut, yaitu mengenai rencana kegiatan Turdes (turun ke desa) Paman Birin tahun 2024. Serta, progres serta tindak lanjut rapat-rapat sebelumnya terkait persiapan pelaksanaan rangkaian Hari Jadi Provinsi Kalsel, yang akan digelar bulan Agustus mendatang.

Dalam arahannya selaku pimpinan rapat, Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, menyampaikan bahwa sesuai arahan Gubernur Kalsel, Paman Birin, Turdes tahun 2024 akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Sesuai arahan Gubernur Turdes tahun 2024 akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat, beliau ingin memastikan program turdes ini benar-benar menyentuh masyarakat dan memberikan manfaat langsung bagi mereka,” jelas Roy.

Lebih lanjut, Roy mengatakan bahwa rapat ini akan membahas beberapa konsep tema turdes, pengusulan rute dan tempat-tempat yang dilewati dan yang akan dikunjungi akan disesuaikan dengan tema yang akan diusung.

“Kita akan membahas beberapa konsep tema turdes, kemudian pengusulan rute dan tempat-tempat yang dilewati dan yang akan dikunjungi akan disesuaikan dengan tema yang akan diusung” terangnya.

Roy menekankan pentingnya kesesuaian kegiatan turdes dengan tugas dan fungsi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Hal ini bertujuan agar Turdes dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Turdes harus bisa memberikan dampak positif yang konkret bagi masyarakat desa yang dikunjungi. Oleh karena itu, setiap kegiatan harus sesuai dengan fungsi dan tugas masing-masing SKPD,” ujar Roy.

Selain itu, Roy menyampaikan beberapa persiapan pelaksanaan Harjad Provinsi Kalsel ke 74 juga terus dimatangkan. Berbagai kegiatan telah direncanakan untuk memeriahkan hari jadi provinsi yang jatuh pada tanggal 14 Agustus mendatang.

“Persiapan Harjad Provinsi Kalsel ke 74 terus kita matangkan. Kita ingin hari jadi tahun ini menjadi momen yang istimewa bagi seluruh masyarakat Kalsel,” kata Roy.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Kalsel, H. Berkatullah menekankan pentingnya persiapan matang dalam pelaksanaan turdes yang akan digelar selama 6 hari 6 malam ke seluruh kabupaten di Kalsel.

Persiapan ini termasuk penyediaan sarana dan prasarana yang memadai untuk menghadapi medan berat di beberapa daerah.

“Medan yang berat di beberapa daerah perlu diantisipasi dengan sarana dan prasarana yang memadai, agar pelaksanaan turdes dapat berjalan lancar dan meminimalkan risiko yang mungkin timbul,” terangnya.

Berkatullah menjelaskan bahwa koordinasi antar SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) juga menjadi faktor penting dalam persiapan turdes. Masing-masing SKPD perlu memastikan kesiapan personel, logistik, dan peralatan yang dibutuhkan selama turdes.

“Kita ingin turdes kali ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat di seluruh Kalsel, oleh karena itu, persiapan yang matang sangat penting untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan acara,” terang Berkatullah.

Selain itu, beberapa rencana kegiatan juga disampaikan oleh sejumlah perwakilan SKPD terkait, bersama dengan desain dan konsep yang diusulkan oleh Event Organizer (EO) yang bertanggung jawab atas Hari Jadi Kalsel, serta daftar kegiatan yang akan digelar untuk memeriahkan acara tersebut.

Rapat lanjutan ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga hari-H, dengan tujuan utama untuk memastikan bahwa semua persiapan berjalan sesuai rencana dan siap untuk menyambut Hari Jadi 2024 dengan optimal.

Rapat dihadiri oleh Para Staf Khusus Gubernur, Staf Ahli, Para Asisten, Pimpinan SKPD lingkup Kalsel, Ketua PWI, EO pelaksana serta tamu undangan lainnya. (tri)

Gubernur Apresiasi Kinerja Polda Dalam Pengungkapan Narkoba di Banua

0

Link, Banjarmasin – Polda Kalimantan Selatan melakukan pemusnahan barang bukti narkoba, dari pengungkapan tindak pidana narkotika Ditresnarkoba hasil Ops Antik Intan 2024, di Aula Mathilda Polda Kalsel, Selasa (4/6/2024). Atas kinerja tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor atau Paman Birin, melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Khatimah mengapresiasi jajaran Polda Kalsel.

“Pemusnahan ini tentunya membuat kita bergembira karena puluhan dan bahkan hingga ratusan ribu warga Kalsel bisa terselamatkan, di sisi lain kita juga prihatin karena banyaknya barang bukti ini bahwa peredaran narkoba di Banua belum bisa dihentikan,” sampai Paman Birin melalui Husnul Khatimah.

Paman Birin berharap, seluruh pihak agar lebih aktif dan bersinergi dalam mencegah dan memberantas peredaran narkoba di Banua.

“Mari kita galakan pemberantasan narkoba di Banua, dengan semangat ‘Hajar Narkoba’ untuk menyelamatkan Kalsel dari peredaran Narkoba, jangan sampai generasi kita hancur karena Narkoba,” lanjutnya.

Sementara itu, Kapolda Kalsel melalui Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Kelana Jaya mengatakan, perang terhadap peredaran narkoba terus dikuatkan dengan harapan semua pihak dan masyarakat dapat terlibat berkontribusi memberikan informasi.

“Selain penegakan hukum, tentunya upaya pencegahan juga penting dimana masyarakat dapat melindungi diri sendiri dan orang disekitarnya dari godaan mengonsumsi narkoba,” ucapnya.

Untuk diketahui, barang bukti yang dimusnahkan yakni 14.399,67 gram Sabu, 407 setengah butir XTC, 35,64 gram serbuk XTC, dan 411,68 gram Ganja, pemusnahan ini juga menghadirkan 32 orang tersangka yang merupakan dari 22 kasus. (tri)

Inflasi Kalsel Stabil dan Terkendali, Pemprov Tetap Waspada

0

Link, Banjarbaru- Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Kalimantan Selatan Sulkan, mewakili Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengikuti Rapat Koordinasi (Rakoor) Pengendalian Inflasi dalam rangka Pembahasan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2024 dipimpin oleh Mendagri RI secara virtual di Command Center Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru pada Selasa (4/6) pagi.

Rakor ini turut dihadiri oleh perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalsel, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalsel, Dinas Sosial (Dinsos) Kalsel dan sebagainya.

Di layar virtual, Plt. Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir memimpin rakoor inflasi daerah se-Indonesia tersebut.

Berdasarkan catatan BPS bahwa inflasi bulan ke bulan (0,03%), tahun ke tahun (2,84%) dan tahun kalender (1,16%).

Sementara di wilayah Kalimantan, inflasi tertinggi adalah Kalimantan Tengah (0,22%) dan deflasi terdalam yaitu Kalimantan Selatan (0,01%).

Setiap minggu, Tomsi menyebut bahan pokok yang selalu mengalami gejolak dan perlu diatasi segera. Seperti bawang merah/putih, cabe merah, gula pasir, telur ayam ras, minyak goreng, daging dan cabe rawit.

“Seluruh Gubernur agar mengagendakan rapat bersama untuk mengatasi itu. Dan saya juga berharap Direktur Kementan dapat memberikan paparan solusi untuk mengatasi problem mingguan itu. Biar bahan pokok kita terkendali,” tegasnya.

Sementara itu Gubernur Paman Birin melalui Kadis Perdagangan Sulkan bersyukur bahwa angka inflasi di daerahnya terkendali dengan stabil, walau ke depannya tetap mewaspadai harga sembako.

“Hari ini saya mewakili Pak Gubernur Kalsel atau Paman Birin mengikuti rakor inflasi secara virtual. Alhamdulillah, angka inflasi secara nasional mengalami penurunan dari angka 3% menjadi 2,84%. Khusus Kalimantan Selatan di angka 2,63%, artinya jauh di bawah angka nasional,” ungkap Sulkan sesuai rakor inflasi.

Hal itu, menurutnya berkat kerja keras dari tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Selatan di bawah komando Gubernur Paman Birin.

Sesuai Paman Birin, pihaknya berupaya mengendalikan stabilitas inflasi daerah.

“Sesuai arahan Paman Birin, kita terus berupaya untuk selalu menjaga stabilitas terkait harga-harga di Kalsel. Ada kecenderungan perkembangan harga menurun, yaitu Indeks Perkembangan Harga (IPH) minus 0,4% dan satu Kabupaten HSU mengalami penurunan di angka 4,40%,” bebernya.

Menurut Sulkan, kita perlu mewaspadai harga yang fluktuatif seperti bawang merah/putih dan telur ayam ras. Secara keseluruhan, ia menyebutkan wilayah Kalsel dalam kondisi terkendali.

Dalam tinjauan inflasi di Kalimantan Selatan berada pada angka 2,63% di bawah Provinsi Kalteng dan Provinsi Jateng. Hal itu disampaikan oleh Pudji Ismartini, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) tentang tinjauan inflasi dan indeks perkembangan harga minggu ke-5 Mei 2024.

“Untuk inflasi dan indeks perkembangan harga untuk minggu ke-5 Mei. Baru saja BPS merilis angka inflasi untuk bulan itu, perbandingan antara bulan dan tahun tersebut. Berdasarkan kelompok pengeluaran deflasi yaitu makanan, minuman dan tembakau. Dan penyumbang terbesar adalah beras dengan angka 0,16%,” ungkap Pudji.

Kemudian, komoditas lainnya yang memberikan andil deflasi pada bulan Mei itu adalah tarif angkutan antarkota. Karena, ia menjelaskan masa lebaran telah dilewati sehingga tarif angkutan antarkota mulai meningkat, seperti angkutan darat, angkutan udara hingga kereta api.

“Komoditas bawang merah dan cabe merah masih mengalami inflasi dengan angka 0,05%. Adapun sebaran inflasi menurut wilayah, sebanyak 24 provinsi mengalami inflasi dan sisanya 14 provinsi mengalami deflasi,” terangnya.

Adapun Direktur Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan RI), Dr Inti Pertiwi Nashwari mengungkapkan beberapa opsi bentuk keterlibatan Champion dalam pengembangan kawasan Bawang Merah di wilayah minus/defisit. Ia mengatakan, nantinya Champions akan berperan sebagai mentor atau pembina untuk petani lokal setempat dalam membudidayakan bawah merah di wilayah defisit.

“Pemda menyiapkan calon lahan dan calon petani untuk selanjutnya dibina,” ujarnya.

Hal itu juga disampaikan Isti Pertiwi tentang langkah-langkah pengamanan pasokan produksi komoditas pertanian. Sehingga kedepannya, Champions sebagai offtaker (pedagang besar), supplier (kerjasama dengan pemda) dan investor (sistem sewa atau bagi hasil lahan pemda) dengan pengelola. (tri)