Beranda blog Halaman 832

Ribuan Warga Meriahkan Kirab Santri di Martapura

0
ribuan warga meriahkan kirab santri 2023
Ribuan santri dan santriwati dari 13 ponpes se Kabupaten Banjar turut serta dalam memeriahkan kirab santri 2023 di Martapura.

Link, Martapura – Sebanyak 1.000 santri dan santriwati dari 13 pondok pesantren ikut ambil bagian dalam kirab santri tahun 2023 yang digelar oleh Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) bekerjasama dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banjar, di Martapura, Rabu (25/10/2023) malam.

Kirab santri dengan tema “Jihad Santri Jayakan Negeri” dilepas oleh Bupati Banjar H Saidi Mansyur, bergerak mulai dari halaman Kantor Bupati tersebut berlangsung cukup meriah. Selain tampilan apik marching band, kirab santri juga menampilkan hasil kreativitas menarik seperti, replika hewan unta, baitullah, masjid, busana muslim berbahan daur ulang serta atribut lainnya.

Pemandangan cukup menarik tersebut tak ayal membuat Jalan Ahmad Yani di sekitar garis start dipenuhi ribuan penonton, bahkan sepanjang jalan yang dilewati peserta, seperti Jalan Sasaran, Pangeran Abdurrahman hingga Pangeran Hidayaullah.

Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengatakan, kirab santri yang digelar menjadi sarana untuk memperkenalkan pondok pesantren yang ada di Kabupaten Banjar kepada masyarakat luas. Kirab santri juga menjadi salah satu syiar islam yang diharapkan menjadi sarana untuk merekatkan persatuan dan kesatuan para santri dan umat.

Kirab juga sebagai salah satu cara mengikuti teladan baik perjuangan para pendahulu, syuhada dan para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia. “ Kami berharap para santri menjadi pilar kekokohan penerus cita-cita bangsa, yang harus terus mengembangkan pribadinya. Santri tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri tetapi juga bagi masyarakat luas,” harapnya.

Muhammad Hulaifi koordinator santri dari Pondok Pesantren Salafiah Syech Muhammad Arsyad Al Banjari Desa Dalam Pagar Ulu Kecamatan Martapura Timur mengatakan, pada kirab ini pihaknya menghadirkan replika berupa hewan unta. Untuk menyelesaikan replika hewan padang pasir tersebut diperlukan waktu sekitar 1 minggu dengan cara gotong royong santri bersama dewan guru.

“ Malam ini kami turun 100 santri, targetnya insyallah mudahan kami juara,” ucapnya optimis dan diamini oleh santri lainnya.

Peringatan hari santri di Alun Alun Ratu Zalecha Martapura sendiri hingga kini masih berlangsung dan akan di tutup pelaksanaannya pada 28 Oktober 2023. (zainuddin/BBAM)

10 COTA Ikuti Sidang Pertimbangan Izin Pengangkatan Anak

0
sidang pipa untuk rekomendasi cota

Link, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan menggelar sidang Pertimbangan Izin Pengangkatan Anak (PIPA) pada Selasa (24/10).

Bertempat di Aula Peradaban Dinas Sosial, sidang diikuti seluruh perwakilan dari tim Pertimbangan Izin Pengangkatan Anak (PIPA)

Sidang PIPA ini diikuti oleh 10 Calon Orang Tua Angkat (COTA) beserta dengan Calon Anak Angkat (CAA) yang berasal dari Kabupaten Tabalong, HST, Kotabaru, Banjarbaru serta Kota Banjarmasin.

Tim yang hadir dari Dinas Sosial Pemprov Kalsel, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kalsel, Dinas Kesehatan Kalsel, Lembaga Perlindungan Anak Daerah (LPAD) Kalsel, Disdukcapil Banjarmasin, PPRSAR “Mulia Satria”.

Kemudian juga hadir dari Kanwil Kemenag Kalsel, Unit PPA Polda Kalsel, Pengadilan Tinggi Negeri Banjarmasin, Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin, Kanwil Hukum dan HAM, Biro Hukum Pemprov, Biro Kesra Pemprov serta Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Kalsel.

Sidang yang dipimpin Selamat Riadi, S. Sos, M. AP, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Kalsel bertujuan untuk mendapatkan rekomendasi penetapan pengangkatan anak dan selanjutnya berproses di pengadilan untuk mendapatkan putusan.

Berdasarkan pandangan dan saran dari semua pihak anggota tim, sidang pengajuan COTA memutuskan bahwa memberikan rekomendasi penetapan COTA dengan catatan untuk memperbaiki dan melengkapi berkas yang kurang

“Alhamdulilah. Sidang Tim PIPA telah kita laksanakan dengan cermat dan memutuskan memberikan rekomendasi penetapan COTA dengan catatan untuk melengkapi persyaratan yang masih kurang,” kata Selamat Riadi.

Pun telah memberikan rekomendasi, Selamat Riadi mengungkapkan selanjutnya COTA untuk melakukan proses persidangan penetapan di pengadilan. (tri)

Miliki Peran Penting, Paman Birin Gelar Rakor Bersama 156 Camat

0
rakor bersama 156 camat

Link, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi Bidang Pemerintahan se- Kalimantan Selatan Tahun 2023 bersama Camat di Provinsi Kalsel di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Selasa (24/10).

Rapat Koordinasi ini diikuti oleh seluruh camat dari 156 kecamatan di Kalsel. Rapat Koordinasi Bidang Pemerintahan dengan Tema “Strategi Optimalisasi Peran Tugas dan Wewenang Camat di Prov. Kalsel Tahun 2023 dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Sulkan.

Dalam sambutan tertulisnya, Paman Birin mengatakan, kegiatan rapat koordinasi merupakan langkah strategis yang perlu dilakukan guna meningkatkan efektivitas kinerja pemerintahan daerah, dengan fokus khusus pada peran penting yang diemban oleh para camat di wilayah Kalimantan Selatan.

“Peran camat sangatlah penting, mengingat tanggung jawab mereka yang sangat sentral dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kecamatan. Oleh karena itu, rapat ini diharapkan mampu menjadi sarana untuk merumuskan rekomendasi kebijakan guna mengoptimalkan peran serta fungsi,” katanya

Paman Birin menambahkan, bahwa tantangan-tantangan yang dihadapi oleh para camat dalam menjalankan tugas dan wewenang mereka sangat kompleks berupa kendala administratif, hambatan struktural, maupun berbagai permasalahan lain yang menghambat optimalisasi peran camat. Terlebih, fenomena digitalisasi layanan publik dalam sektor pemerintahan yang semakin mengutamakan pemanfaatan teknologi informasi juga menambah kompleksitas tantangan yang dihadapi.

“Oleh karena itu, diperlukan upaya yang terintegrasi dan komprehensif dalam menghadapi tantangan tersebut, dengan mengutamakan efisiensi dan efektivitas dalam segala aspek, mulai dari keuangan hingga waktu pelayanan,” ucapnya.

Paman Birin menjelaskan, salah satu isu aktual yang perlu mendapat perhatian adalah terkait pelaksanaan dana desa dan dana kelurahan yang mengamanatkan camat sebagai Pembina dan Pengawas (Binwas) dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Dari hal tersebut, aspek yang menjadi perhatian adalah fungsi pembinaan dan pengawasan yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Hal ini menunjukkan adanya kebutuhan untuk meninjau kembali mekanisme pembiayaan dalam kerangka pembinaan dan pengawasan ini,” ungkapnya.

Selain itu juga, Paman Birin juga menyampaikan, situasi dan kondisi di Kalsel, camat juga sering dihadapkan pada isu kompleks terkait penanganan bencana di wilayah kerja masing-masing. Namun, seringkali terjadi ketidakjelasan terkait delegasi kewenangan dalam hal ini, sementara koordinasi tumpuan penanganan bencana berada di tingkat kecamatan.

“Untuk itu diperlukan definisi dan penafsiran yang jelas mengenai peran serta tanggung jawab dalam penanganan bencana, serta penguatan wewenang yang mendukung kinerja para camat,” katanya.

Tak lupa, dalam kesempatan tersebut ia menyampaikan, menyongsong tahun politik tahun 2024, peran camat dalam mengawasi proses demokratisasi juga sangat penting dan para camat diharapkan dapat menjaga netralitas dalam pelaksanaan tugas, terutama dalam mengawasi jalannya pemilihan kepala daerah, pemilihan legislatif, dan pemilihan presiden.

“Kita tidak menginginkan ada kejadian atau laporan terkait keterlibatan camat dalam keberpihakan politik yang dapat merusak integritas pemerintahan daerah,” pesannya.

Paman Birin pun berharap, dengan mempertimbangkan isu-isu tersebut, diperlukan komitmen bersama, untuk bekerjasama guna membangun strategi yang efektif dalam menghadapi tantangan ini.

“Sinergi dan koordinasi yang baik di antara semua pihak akan menjadi kunci keberhasilan dalam memastikan bahwa peran camat sebagai ujung tombak pelayanan publik dapat berjalan dengan efektif dan efisien,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Biro Pemerintahan Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Kalsel, M. Fitri Hernadi mengatakan, rakor ini dilaksanakan guna meningkatkan efektifitas kinerja Pemerintah Daerah, dengan fokus khusus pada peran penting yang diemban oleh para camat di wilayah Kalimantan Selatan.

“Jadi seluruh camat dari 156 kecamatan di Kalsel kita undang untuk berhadir disini. Kita juga menghadirkan narasumber dari Kepala Sub Direktorat Dit. Dekon TPKS Kementerian Dalam Negeri yaitu Bapak Edi Cahyono dan Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, Bapak H Apriansyah,” jelas Fitri. (tri)

Ada Kafe di Banjarbaru Terang-terangan Sediakan Miras

0
kafe di banjarbaru terang-terangan sediakan miras

Link, Banjarbaru – Kota Banjarbaru, yang kini menjadi Ibukota Kalimantan Selatan tentunya membawa dampak besar untuk Kota Banjarbaru sendiri. Sektor perekonomian salah satunya yang dirasakan kian pesat.

Perkembangan ekonomi di Kota Banjarbaru kian pesat. Diantaranya dengan bertambahnya tempat-tempat usaha seperti kafe dan tempat hiburan. Namun sayang, hal itu dibarengi dengan merebaknya usaha jual beli miras atau minuman beralkohol.

Seperti, yang didapati oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Banjarbaru, pada giat penertiban, Rabu (25/10/2023). Sebuah Kafe yang berada tepat di depan Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru dengan terang-terangan menjual minuman keras (miras).

“Sore ini kami bersama TNI/Polri, lakukan penertiban tempat penjualan minuman keras,” ujar Hidayaturrahman, Kepala Satpol-PP Kota Banjarbaru.

Bukan tak beralasan, pihaknya menertibkan tersebut karena di Kota Banjarbaru saat ini tidak boleh ada usaha yang menjual belikan miras. Sesuai dengan isi Peraturan Daerah (Perda) No 5 Tahun 2006, yang mengatur tentang minuman beralkohol.

“Saat ini di Banjarbaru sesuai dengan Perda, tidak ada izin usaha jual beli miras,” tambah Dayat.

Ada 256 botol miras yang disita oleh Satpol-PP, dengan berbagai merk ternama. Atas temuan tersebut, pihaknya akan memanggil pengelola kafe “Avatar” untuk dimintai keterangan.

Sementara, Sugianto pengelola kafe Avatar yang merupakan anak dari management Caviar Resto di Banjarmasin itu, mengaku bahwa mereka memiliki izin. Namun izin tersebut, hanya izin usaha berupa Rumah Minum/Kafe. Tetapi, Ia tak menampik jika pihaknya tidak memiliki izin untuk berjualan miras.

“Kami memiliki izin operasional, namun untuk penjualan miras kami tidak memiliki izin, kami hanya mengantongi izin dari Bea Cukai,” ucap Sugi.

Menurutnya, saat ini bukan hal tabu di wilayah Trikora banyak yang menjual miras. Namun, pihaknya meminta Pemerintah bertindak adil akan hal tersebut, jika satu ditutup maka yang lain juga harus ditutup.

Mengenai pemanggilan, pihaknya akan tetap memenuhi panggilan tersebut. (wahyu/BBAM)

Lagi, Jalan Martapura Lama Ambles Cukup Parah

0
Jalan Martapura Lama
Jalan Martapura Lama di wilayah Desa Sungai Rangas, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Kalsel kembali ambles.

Link, Martapura – Jalan Martapura Lama, Kabupaten Banjar rentan terjadinya ambles. Hingga kini persoalan tersebut masih kerap terjadi. Ironis, karena titik ambles ruas jalan yang berada di pinggiran Sungai Martapura tersebut berpindah-pindah.

Belum tuntas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang  Provinsi Kalimantan Selatan merehabilitasi amblesnya Jalan Martapura Lama di Desa Sungai Batang, Kecamatan Martapura Barat, kini menyusul masalah yang sama di ruas jalan yang sama.

Jalan Martapura Lama, yang terletak di Desa Sungai Rangas Ulu, Kecamatan Martapura Barat, tepatnya di depan SMAN 3 Martapura, mengalami kerusakan yang parah, Rabu (25/10/2023).

Dari pantauan di lapangan, nampak jalan poros provinsi yang terletak di bantaran Sungai Martapura tersebut mengalami ambles kurang lebih sepanjang 7 meter. Di titik jalan retak dipasang police line sebagai penanda kepada pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintas.

Sebelumnya, jalan tersebut sempat diperbaiki oleh instansi terkait dengan menutup jalan ambles dengan aspal. Namun tidak bertahan lama, beberapa hari pasca diaspal jalan kembali mengalami kerusakan, bahkan lebih parah.

Oleh karena itu, Kapolsek Martapura Barat Iptu Andi Pratikno, mengimbau agar pengguna jalan yang melintasi jalan tersebut lebih berhati-hati dan mengurangi kecepatan.

Dirinya menyebutkan, dalam waktu dekat pihaknya akan membuatkan spanduk imbauan untuk dipasangkan disekitar jalan rusak tersebut.

“Karena kondisi jalan yang rusak dan bergelombang tersebut, tentunya pengguna jalan yang melintasi jalan tersebut agar bisa lebih berhati-hati lagi,” pungkas Iptu Andi Pratikno. (zainuddin/BBAM)

Wujudkan Sekolah Ramah Anak DP2KBPMP2A Undang Penjaga Sekolah dan Kantin 

0
Sekolah ramah anak

Link, Banjarbaru- Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru terus berupaya meningkatkan sekolah ramah anak. Salah satunya, dengan melaksanakan bimbingan teknis sekolah ramah anak.

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pengendalian Masyarakat, Perempuan dan Perlintasan Anak (DP2KBPMP2A) Kota Banjarbaru melaksanakan bimbingan teknis sekolah ramah anak. Yang mana, dalam acara ini diikuti tidak hanya guru dan Kepala Sekolah, namun juga ada penjaga sekolah, dan penjaga kantin.

“Tujuannya, kami ingin yang namanya sekolah ramah anak tidak hanya diketahui oleh kepala sekolah, guru dan siswanya saja, tetapi kalau bisa semua komponen yang ada di sekolah turut melaksanakan apa yang namanya sekolah ramah anak,” ujar Siti Masliani, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A).

Melihat saat ini di Kota Banjarbaru, untuk kekerasan pada anak secara umum menurut data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA) naik dua kali lipat. Terutama terjadi di lingkungan sekolah, namun dalam kasus kekerasan di sekolah tidak dalam bentuk fisik.

“Di sekolahan juga terjadi kekerasan, namun kekerasan tersebut lebih kepada bullying, atau verbal, sedangkan untuk data saat ini belum bisa kami sampaikan,” tambahnya.

Sementara itu, Abdul Malik Staf Ahli Walikota menyampaikan sangat menyambut baik adanya bimbingan teknis tersebut. Hal tersebut, selain untuk meningkatkan kualitas pendidik, namun juga meningkatkan perlindungan terhadap anak.

“Aga anak-anak terhindar dari narkoba kemudian terhindar upaya-upaya pembullyan,” ungkapnya, 

Ia mengatakan, bahwa sekarang sudah dilakukan upaya-upaya melalui sekolah-sekolah yang ada di Banjarbaru. Baik dalam, meningkatkan kemampuan dari segi kualitas pendidikan, ada juga upaya untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana.

“Contohnya ada beberapa lokasi sekolah yang sekarang sudah di renovasi, kemudian ada juga sekolah-sekolah yang sudah dapat perhatian dari pemerintah untuk meningkatkan kemampuan para guru untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak,” jelas Abdul.

Sedangkan untuk sarana prasarana penunjang seperti, adanya kantin sekolah yang sehat, agar anak-anak terhindar dari makanan yang menyebabkan menurunnya kesehatan. (wahyu/BBAM)

DKUMPP Banjar Tera Ulang Timbangan Emas

0
pedagang emas gembira timbangannya dilakukan tera ulang.
DKUMPP Kabupaten Banjar menyasar para pedagang emas di Blok Niaga Pasar Batuah Martapura untuk melakukan tera ulang timbangan emas milik pedagang.

Link, Martapura – Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar menyasar para pedagang emas di Blok Niaga Pasar Batuah Martapura untuk melakukan tera ulang alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP).

“Kegiatan tera ulang ini menjadi intens kami untuk mengintervensikan visi misi Bupati khususnya pada sisi Agamisnya karena Kabupaten Banjar bisa dilihat dari bagaimana muamalah kita dalam hal perdagangan, dimana teman- teman kita para pedagang bersifat jujur karena itu semua merupakan sebuah perwakilan dari ciri masyarakat Kabupaten Banjar yang Agamis,” ujar Kencana Kepala DKUMPP Kabupaten Banjar Kencana Wati, Rabu (25/10/2023) pagi.

Kencana menambahkan, untuk pelaksanaan terakhir yang ke 24 nantinya digelar di Pasar Kindai Limpuar Kecamatan Gambut. Dari hasil tera ulang yang dilakukan Kencana menyebut rata-rata semua sudah sangat bagus.

“Untuk tera ulang ada tahapannya yakni pembinaan kemudian pengawasan atau menunggu laporan. Sementara ini kami bekerja pembinaan dulu, nanti bila ada temuan pada timbangan atau alat ukur  atau pedagang yang tak melakukan tera ulang, atau contoh menjurus ke pidana maka kami akan bekerjasama dengan pihak Polres Banjar,” jelas Kencana.

Kencana mengimbau kepada para pedagang agar lebih meningkatkan intensitas kejujurannya.Jika merasakan keraguan atas alat timbangnya bisa menghubungi pihaknya yang selalu siap melakukan pembinaan, tanpa harus di kegiatan seperti di pasar tersebut.

Salah seorang pedagang emas di Pasar Niaga Martapura Ahong mengatakan, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh DKUMPP Banjar. Menurutnya ini memberikan manfaat positif kepada pedagang agar memastikan timbangan dan alat ukurnya sesuai standar dan berfungsi dengan baik.

” Ini penting agar ketika melakukan jual beli emas tidak ada selisih beratnya.  Pada kegiatan ini ulun (Red=saya) berinisiatif mengikutinya karena sisi manfaat yang akan ulun dapatkan serta menjadikan transaksi jual beli sesuai dengan akidah Islam dengan prosedur yang benar dalam perkara timbangan,” ungkap Ahong. (zainuddin/BBAM)

Letjen Agus Subiyanto Gantikan Jenderal Dudung Abdurachman

0
Letjen Agus Subiyanto
Presiden Jokowi menyematkan lencana kepada KSAD Jenderal Agus Subiyanto, Rabu (25/10/2023), di Istana Negara, Jakarta. (Foto: Humas Setkab/Rahmat) Read more: https://setkab.go.id/presiden-jokowi-lantik-agus-subiyanto-jadi-ksad/

Link, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo kembali melakukan reshuffle cabinet. Selain melantik Andi Amran Sulaiman sebagai Mentri Pertanian, presiden juga melantik Letnan Jenderal (Letjen) Agus Subiyanto sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Presiden RI Jokowi melantik Letnan Jenderal (Letjen) Agus Subiyanto sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/10/2023). Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 89/TNI Tahun 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Darat.

“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi sumpah prajurit,” ujar Presiden mendiktekan sumpah jabatan kepada Agus.

Agus dilantik menggantikan pendahulunya Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang tengah memasuki masa pensiun. Dengan pelantikan ini, Agus yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil KSAD memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat yaitu menjadi jenderal.

Tampak hadir dalam acara pelantikan tersebut antara lain, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. (tri)

Amran Sulaiman Kembali Duduki Jabatan Mentan

0
Amran Sulaiman mentri pertanian gantikan SYL
Presiden Jokowi memberikan ucapan selamat usai melantik Mentan Andi Amran Sulaiman, Rabu (25/10/2023), di Istana Negara, Jakarta. (Foto: Humas Setkab/Rahmat) Read more: https://setkab.go.id/presiden-jokowi-lantik-andi-amran-sulaiman-sebagai-mentan/

Link, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melantik Andi Amran Sulaiman sebagai menteri pertanian (mentan) di Istana Negara, Rabu (25/10/2023) pagi.

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 101/P Tahun 2023 tentang Pengangkatan Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Maju Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2019-2024.

Usai pembacaan Keppres yang dilakukan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Nani Purwati tersebut, Presiden Joko Widodo kemudian memimpin pembacaan sumpah jabatan yang ditirukan oleh Amran Sulaiman.

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada UUD 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Amran.

Amran Sulaiman dilantik sebagai Mentan menggantikan Syahrul Yasin Limpo yang mengundurkan diri awal bulan ini. Sebelumnya, Amran pernah juga menjabat sebagai Mentan pada Kabinet Kerja di bawah pemerintahan Presiden Jokowi periode pertama sejak 2014 hingga 2019.

Penunjukan ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan Jokowi. Itu karena Amran sebelumnya juga pernah menempati posisi menteri pertanian pada periode 2014-2019.

Hadir dalam pelantikan ini, antara lain, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. (tri)

Pemdes Sungai Alat Bangun Perpustakaan di Halaman SDN

0
pemdes sungai alat bangun gedung serba guna di lahan sekolahan
Pemdes Sungai Alat, Kecamatan Astambul membangun gedung perpustakaan di lahan SDN Sungai Alat 1.

Link, Martapura – Halaman SDN Sungai Alat 1 yang tak begitu luas belakangan kian terlihat sempit. Itu karena ada aktivitas pembangunan berkonstruksi Rumah Banjar. Belakangan diketahui Pemerintah Desa (Pemdes) Sungai Alat-lah yang memiliki pekerjaan tersebut.

Berdasarkan papan nama proyek, di halaman SDN Sungai Alat 1 yang berada di RT02 Desa Sungai Alat. Pemdes Sungai Alat akan melakukan pembangunan sarana prasarana perpustakaan milik desa selama 65 hari kalender yang bersumber dari Dana Desa (DD) APBN Tahun Anggaran (TA) 2023 sebesar Rp251.600.000,00-.

Dikonfirmasi terkait perihal tersebut, Kepala Desa (Kades) Sungai Alat, Puadi membenarkannya.

“Bangunannya akan difungsikan sebagai gedung perpustakaan, dan gedung serbaguna, dan dapat juga difungsikan sebagai tempat pengungsian saat bencana banjir. Konsep bangunannya Rumah Banjar dengan atap sirap,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui via telepon pada, Selasa (24/10/2023).

Ditanya bagaimana bisa proyek Pemdes Sungai Alat dapat dilaksanakan di atas lahan SDN Sungai Alat 1?

Puadi memastikan bahwa lahan tersebut merupakan aset desa, dan rencananya sebagian lahan akan dihibahkan ke pihak sekolah.

“Jadi sekolahan tersebut berdiri diatas lahan yang menjadi aset desa. Kemungkinan pada November 2023 ini, terkait proses hibah lahan ke pihak sekolah akan kembali kami bahas bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk menyepakatinya,” ucapnya.

Sebab, lanjut Puadi lebih jauh. Akibat status lahan masih milik desa, pihak sekolah kesulitan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah seperti yang terjadi pada tahun lalu.

“Sebelumnya SDN Sungai Alat 1 sempat akan mendapatkan bantuan pembangunan dua unit ruang kelas. Namun, karena hibah masih berproses, akhirnya gagal terlaksana,” katanya.

Perlu diketahui, selain mengalokasikan anggaran untuk pembangunan gedung perpustakaan dengan kontruksi kayu seluas luas 8 X 12 Meter persegi. Pemdes Sungai Alat ternyata juga sudah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan buku sebesar Rp30 Juta, dan pengadaan rak bukunya pada 2022 lalu.

Dimana upaya tersebut untuk mendukung program Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

“Perpustakaan ini selanjutnya akan kami pasangkan WiFi yang dapat diakses anak-anak yang membaca buku di perpustakaan. Pembangunan gedung perpustakaan ini juga dilaksanakan di 277 desa lainnya,” pungkasnya. (zainuddin/BBAM)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

Tata Kawasan Sekumpul, Pemkab Banjar Akan Perbaiki Drainase di Kelurahan Sekumpul

0
Link, Martapura - Menindaklanjuti kondisi drainase di Gang Taufik, Kelurahan Sekumpul yang tidak berfungsi secara optimal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Pekerjaan Umum...
Menteri LH

Menteri LH: Wali Kota Banjarbaru Harus Meraih Adipura untuk Masyarakat

0
Link, Banjarbaru - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq bersama Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, melakukan peninjauan praktik pengelolaan sampah rumah...
Tata Kelola Pemerintahan

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Pemkab Banjar Gelar FKP 2026

0
Link, Martapura - Wujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar...