Beranda blog Halaman 878

Coffee Morning Paman Birin Soroti Karhutla

0
coffee morning

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor memimpin rapat atau coffee morning di ruang rapat H Aberani Sulaiman, Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel di Banjarbaru, pada Senin (04/09) pagi.

Acara coffee morning yang dipandu Plt. Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel Hermasyah tersebut diikuti seluruh pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Dalam Coffee Morning itu, sejumlah pimpinan SKPD menyampaikan paparan pada instansi masing-masing.

Diantaranya mulai dari Kepala Biro Ekonomi Hj Raudatul Jannah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel Syamsir Rahman, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel R. Suria Fadliansyah, Kepala Kesbangpol Heriansyah, Kepala Diskominfo Muslim, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Berkatullah, Kadis Dukcapil Zulkipli, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Sulkan serta sejumlah pejabat lainnya.

Dalam arahannya, Paman Birin mengatakan agenda Coffee Morning tersebut memiliki beberapa agenda, yakni realisasi fisik dan keuangan, capaian pendapatan, dan indeks kepuasan masyarakat perangkat daerah.

Menurutnya, realisasi keuangan ABPD sampai dengan bulan Juli 2023 sudah mencapai sebesar 3,59 tirliun dari pagu anggaran 8,81 triliun.

Dan kemudian persentase serapan keuangan mencapai 44,27%, dan persentase serapan fisik mencapai 49,16%.

“Saya minta kepada para kepala SKPD untuk lebih tajam lagi melakukan pengawasan terhadap PPTK nya, sehingga anggaran ini benar-benar terealisasi dan dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat. Untuk itu, saya meminta para kepala SKPD yang masih memiliki pekerjaan fisik yang belum dikerjakan agar dilakukan percepatan,” ujar Paman Birin.

Paman Birin pun mengingatkan agar para kepala SKPD untuk bekerja sungguh-sungguh, agar dapat mewujudkan visi-misi Kalsel Maju yang telah ditetapkan dan terus menggelorakan bergerak yakni berjuang gelorakan rakyat.

Tidak hanya itu, Paman Birin juga menyoroti terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang belakangan terjadi di wilayah Kalsel, sehingga berdampak pada banyaknya asap yang menyebar di masyarakat.

“Terlebih di ring 1 bandara, jangan sampai Pak Presiden datang lagi ke Banua karena asap. Kita harus mampu menangani ini, dan kepada stakeholder terkait agar koordinasi dengan para kepala daerah untuk memberikan himbauan kepada masyarakatnya, sehingga ini berdampak pada penyebaran titik api dapat kita tekan,” tambahnya lagi. (tri)

Kalsel Expo 2023 Raih Transaksi Sebanyak Rp 7,6 Miliar

0
transaksi expo kalsel

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor resmi menutup Kalsel Expo 2023 di Lapangan Dr. Murjani Banjarbaru pada Minggu (3/8) malam. Pada penutupan itu, Paman Birin tampak hadir didampingi istri Hj. Raudatul Jannah yang juga Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan.

Digelar sejak 30 sampai 3 September, di Lapangan Murjani perputaran transaksi sebanyak Rp 7,6 miliar yang diikuti 251 stand. Paman Birin menyebutkan, Kalsel Expo 2023 memberikan manfaat cukup besar karena ada transaksi dua kali lipat lebih besar dan hal ini cukup menguntungkan pelaku UMKM.

Dalam sambutannya Paman Birin berharap, besarnya transaksi yang diperoleh sekarang, bisa meningkat di tahun depan, sehingga lebih memberikan manfaat yang lebih besar bagi pelaku UMKM di Banua.

Paman Birin mengatakan, perputaran transaksi Expo Kalsel 2023 sungguh luar biasa sebesar Rp7,6 miliar.

“Perputaran transaksi Expo Kalsel mencapai Rp7,6 miliar. Kalsel Expo diharapkan di tahun depan lebih meriah lagi,” ujar Paman Birin.

Disampaikan Paman Birin, Expo Kalsel 2023 juga tidak lain untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi dan serta pengendalian inflasi di Banua.

“Alhamdulillah ekonomi di Kalsel sudah sangat bagus dan inflasi terkendali,” terangnya.

Selain itu, Paman Birin mengungkapkan juga, Kalsel Expo 2023 membawa manfaat bagi masyarakat Banua.

“Insya Allah pada tahun 2024 mendatang lebih meriah dan lebih menggelorakan Kalsel Expo,” kata Paman Birin.

Pada penutupan Kalsel Expo 2023 itu, Gubernur Paman Birin dan Ketua TP PKK Hj. Raudatul Jannah menyerahkan hadiah berbagai lomba selama pelaksanaan Kalsel Expo 2023. Mulai dari lomba memasak, lomba mewarnai, lomba stand terbaik antar instansi Pemprov Kalsel, stand antar pemerintah kabupaten/kota se-Kalsel serta stand terbaik antar instansi vertikal.

Untuk stand terbaik kategori SKPD Provinsi yakni juara 1 Dinas Kehutanan Kalsel, juara 2 Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel dan juara 3 RSUD Ulin.

Lalu, stand terbaik kabupaten/kota yaitu, juara 1 Pemko Banjarbaru, juara 2 Pemkab Balangan, dan Juara 3 Pemkab Batola.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Kalsel Expo 2023, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Nurul Fajar Desira mengatakan, jumlah peserta 251 peserta meningkat hampir 14 persen.

“Dari jumlah peserta 251 peserta ini mendatangkan 165 ribu pengunjung, dan tentunya 2 kali lipat dari tahun kemarin,” jelasnya. (tri)

Kawasan Tahura Sultan Adam Mandiangin Kebakaran Hebat

0
penampakan asap dari tahura sultan adam
Penampakan kabut asap di kawasan Tahura Sultan Adam Mandiangin, yang terlihat jelas dari jauh. (foto: headline9.com)

Link, Martapura – Dari sekian banyak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), terbakarnya kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Mandi Angin, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar menjadi yang terhebat.

Kabut asap Senin 4 September 2023 terlihat menyelimuti kawasan Tahura Sultan Adam Mandiangin. Ternyata di kawasan yang belakangan dibenahi dengan dana besar tersebut mengalami kebakaran hebat.

“Tahura Mandingain kebakaran,” tulis seorang warga setempat kepada pewarta memberi khabar, Senin 4 September 2023 sore.

Informasi tersebut semakin menyakinkan karena asap dari kobaran api yang membakar kawasan Tahura terlihat dari daerah Sungai Ulin, Kota Banjarbaru.

Sementara di udara, tampak 2 unit helikopter pembawa air mondar-mandir disekitaran kawasan Tahura Sultan Adam.

Dibagian lain, puluhan petugas Damkar Provinsi Kalsel dan Dinas Kehutanan serta dinas terkait melakukan pemadaman api menggunakan mobil tangki dan juga ranting pohon.

Selain itu, para pedagang yang berjualan di Kawasan Tahura Sultan Adam bersama dengan aparat Polsek Karang Intan, bergegas mengevakuasi barang-barang milik warga, dari kulkas dan alat elektronik lainnya, menghindari kebakaran.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Fathimatuzzahra enggan berkomentar.

“Enggak-enggak. Gak bisa orang lagi berkabung, ini lagi proses pemadaman,” ucapnya saat memantau api di daerah Kolam Belanda sebagimana dilansir headline9.com.

Salah seorang petugas juga meminta agar berita kebakaran Tahura tersebut tidak untuk dimuat ke dalam berita, tanpa alasan yang jelas.

Di tempat berbeda, Dayah (60) warga setempat menjelaskan, kebakaran tersebut diketahui olehnya sebelum pukul 12.00 wita.

“Tadi sebelum tengah hari, sampai ini belum padam, dan di sini sering terjadi,” ucapnya.

Dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Warsita mengatakan, pihaknya juga telah menerjunkan 1 unit mobil tanki beserta 4 orang anggota.

“Kami sudah menerjunkan 1 regu beserta 1 unit tangki,” pungkasnya. (why/BBAM)

Operasi Zebra Intan 2023 Polres Banjarbaru Prioritas 7 Pelanggaran

0

 Link, Banjarbaru – Operasi Zebra Intan 2023, di wilayah Kota Banjarbaru akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai dari tanggal 4 hingga 17 September 2023.

Dari itu, jajaran Polres Banjarbaru menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan “Zebra Intan 2023” di Lapangan Hijau Mako Polres Banjarbaru, Senin (04/09/2023) pagi. Operasi Zebra tersebut merupakan salah satu Operasi rutin yang dilakukan oleh Polri untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas guna mengurangi angka kecelakaan serta pelanggaran di jalan.

Kusumah, dalam sambutannya mengatakan pentingnya Operasi Zebra dalam menjaga keselamatan dan ketertiban lalu lintas.

“Keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di jalan raya, merupakan suatu hal yang harus kita jaga dan kelola dengan baik. Hampir sebagian besar aktivitas masyarakat menggunakan prasarana jalan sebagai bagian penting dalam kesehariannya, selain itu moda transportasi jalan juga merupakan kunci dalam tumbuhnya roda perekonomian suatu bangsa,” ujarnya.

Ia melanjutkan, dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap prasarana jalan, berbanding lurus dengan kompleksitas permasalahan tentang jalan, seperti semakin banyaknya titik-titik kemacetan lalu lintas, tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan. Dimana hal ini disebabkan oleh kelalaian masyarakat pengguna jalan itu sendiri, dikarenakan rendahnya tingkat kepatuhan dan kesadaran masyarakat terhadap hukum perundang-undangan terkait lalu lintas.

“Untuk menjawab tantangan tersebut, maka Polda Kalimantan Selatan termasuk Polres Banjarbaru menyelenggarakan “Operasi Zebra Intan-2023″ dengan mengedepankan kegiatan edukatif, persuasif serta humanis didukung penegakan hukum (gakkum) secara elektronik baik statis maupun mobile dan teguran simpatik,” jelasnya.

Target dan tujuan “Operasi Zebra Intan-2023” yang akan dilaksanakan nanti adalah meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas guna mewujudkan situasi Kamseltibcar Lantas di wilayah hukum Polres Banjarbaru serta melakukan gakkum lantas dengan ETLE mobile dan teguran terhadap 7 (tujuh) prioritas pelanggaran.

“Adapun 7 prioritas pelanggaran itu antara lain pengemudi atau pengendara kendaraan bermotor (Ranmor) yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi atau pengendara Ranmor yang masih dibawah umur, pengemudi atau pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu, pengemudi atau pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm atau tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt), pengemudi atau pengendara Ranmor dalam pengaruh atau mengkonsumsi alkohol, pengemudi atau pengendara ranmor yang melawan arus serta pengemudi atau pengendara Ranmor yang melebihi batas kecepatan,” tuturnya.

Selain penegakan hukum, Operasi ini juga akan diikuti dengan berbagai program edukatif dan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya disiplin dalam berlalu lintas. Polri juga akan melibatkan unsur instansi terkait lainnya dalam mensukseskan kegiatan Operasi.

Masyarakat diimbau untuk berpartisipasi aktif dalam upaya menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib selama pelaksanaan Operasi Zebra Intan-2023 berlangsung. Kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas adalah kunci untuk mengurangi angka kecelakaan dan pelanggaran, serta meningkatkan keselamatan semua pengguna jalan. (wahyu)

Di Beruntung Baru Karhutla Terjadi Dekat Pemukiman

0
karhutla di beruntung baru
Tim Gabungan BPBD Kabupaten Banjar fokus memadamkan karhutla di dekat pemukiman Desa Tamba Padi, Kecamatan Beruntung Baru.

Link, Martapura – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) belakangan bukan hanya terjadi di kawasan-kawasan tak berpenduduk. Di Kecamatan Gambut dan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, Kalsel karhutla justru terjadi di kawasan yang berdekatan dengan pemukiman warga.

Karhutla di Desa Tambak Padi Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, Minggu (3/9/2023) siang benar-benar merepotkan Tim Gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar dalam upaya memadamkan api. Itu karena kobaran karhutla mendekati pemukiman warga.

Setelah mendapatkan laporan, Tim Gabungan BPBD) Kabupaten Banjar langsung menuju lokasi. Tim gabungan terdiri dari BPBD, TNI, Polri dan sejumlah relawan lakukan penanganan dilengkapi dengan 1 unit truk tangki, 1 mesin alkon dan 3 roll selang.

Tim gabungan berupaya maksimal memadamkan api dengan fokus pada titik api yang dekat dengan rumah penduduk dan berhasil memadamkannya.

”  Alhamdulillah api yang mendekati rumah warga bisa dipadamkan,” ucap Pamula salah satu personel BPBD Banjar.

Hembusan angin yang cukup kencang lanjut Pamula, juga menjadi kendala tim gabungan untuk melakukan pemadaman. Api bahkan semakin menyebar dan menjadi beberapa titik. Sementara penanganan yang berhasil dipadamkan sekitar 1 hektare.

” Angin cukup kencang jadi kendala, kami mengutamakan titik api yang dekat dengan rumah warga, sementara yang jauh dan tersebar di beberapa titik masih menyala,” katanya.

Sekedar informasi, di wilayah Kabupaten Banjar tidak sedikit kawasan-kawasan pemukiman yang masih di keliling lahan terlantar. Semak belukar menjadi vegetasi dominan dan sangat entan terbakar dimasa musim kemarau datang. (zainuudin/BBAM)

7 Ilmuwan Perempuan Yang Teliti Studi Tentang Kehidupan Di Bumi

0
ilmuwan perempuan
Ilmuwan perempuan pakar simpanse Jane Goodall (Foto: AP/)

Studi tentang kehidupan di bumi memang tak bisa sembarangan dan memerlukan penyelidikan terhadap berbagai aspek. Dari perilaku, perkembangan, anatomi, fisiologi, taksonomi, ekologi, bahkan evolusi.

Oleh karena itu, kemajuan berbagai bidang ilmu kehidupan di bumi tak bisa dipisahkan dari karya-karya peneliti yang kini sudah tidak terhitung jumlahnya. Namun, ternyata ilmuwan perempuan masih menyumbang sebagian kecil dari jumlah keseluruhannya.

Untuk itu, yuk simak 7 ilmuwan perempuan yang teliti studi tentang kehidupan di Bumi dikutip dari laman Ensiklopedia Britannica. Berikut ini daftarnya:

7 Ilmuwan Perempuan yang ‘Menguak Rahasia’ Kehidupan di Bumi

  1. Maria Anning

Maria Anning disebut sebagai pemburu fosil dan ahli anatomi amatir asal Inggris. Meski amatir, ia dipuji karena penemuan spesimen dinosaurus ikonik-nya yang membantu perkembangan awal bidang paleontologi.

Penggaliannya juga membantu karir banyak ilmuwan Inggris untuk mencari berbagai spesimen. Melalui spesimen yang ditemukan, para ilmuwan bisa mempelajari dan menyusun bagian penting dari sejarah geologi Bumi.

Beberapa ilmuwan juga mencatat bahwa fosil yang ditemukan oleh Anning mungkin berkontribusi terhadap teori evolusi yang dikemukakan oleh naturalis Inggris, Charles Darwin.

  1. Rachel Carson

Rachel Carson adalah tokoh terkemuka dalam sejarah gerakan lingkungan hidup Amerika. Ia adalah ahli biologi yang tulisannya terkenal tentang pencemaran lingkungan dan sejarah alam serta laut.

Dari tahun 1946-1952, Carson bekerja sebagai ahli biologi akuatik di Biro Perikanan Amerika Serikat. Selama bekerja, ia menulis buku berjudul Under the Sea-Wind (1941) dan The Sea Around US (1951) yang memenangkan Penghargaan Buku Nasional.

Karyanya yang paling terkenal adalah Silent Spring (1962) yang kemudian menjadi buku terlaris dan menarik perhatian pada konsekuensi jangka panjang dari pencemaran lingkungan.

  1. Margaret Bryan Davis

Margaret Bryan Davis adalah ahli biologi perilaku dan paleoekologi asal Amerika Serikat. Ia adalah sosok yang melakukan penelitian perintis tentang palinologi (studi tentang serbuk sari dan spora tanaman).

Hal itu bermula sejak tahun 1950-an ketika Davis menjadi mahasiswa di Universitas Kopenhagen. Ia mempelajari sampel serbuk sari yang disimpan selama periode interglasial (periode relasi hubungan antara zaman es) di Greenland.

Dari belajar ia mengembangkan pendekatan baru terhadap interpretasi catatan serbuk sari ketika bekerja di Universitas Michigan. Karyanya memberikan wawasan penting mengenai pengaruh faktor lingkungan seperti iklim terhadap struktur komunitas biologis.

  1. Sylvia Alice Earle

Sylvia Alice Earle adalah ahli kelautan dan penjelajah Amerika yang mempelajari ganggang laut. Selain itu ia juga menulis buku dan membuat film dokumenter yang membantu meningkatkan kesadaran akan bahaya penangkapan ikan berlebihan dan polusi laut.

Namun perannya yang paling terkenal adalah saat ia memimpin tim aquanaut perempuan pertama untuk melakukan ekspedisi bawah laut pada tahun 1970. Ekspedisi itu merupakan bagian dari eksperimen Tektite II yang merupakan proyek untuk menjelajahi laut dan menguji kelangsungan habitat perairan serta dampak kesehatan dari tinggal lama di struktur bawah air.

Ekspedisi itu memakan waktu dua minggu, Earle akhirnya menyaksikan secara langsung dampak dari pencemaran terhadap terumbu karang. Hal ini sebagai sejarah karena saat ini perempuan akhirnya memasuki bidang yang biasanya dikelola laki-laki.

  1. Wangari Maathai

Politisi Kenya dan aktivis lingkungan Wangari Maathai adalah perempuan kulit hitam Afrika pertama yang memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 2004. Maathai termotivasi oleh gagasan bahwa perempuan desa dapat meningkatkan kualitas hidup mereka dan lingkungan dengan menanam pohon.

Pada tahun 1977, ia mendirikan Gerakan Sabuk Hijau yang berfokus pada konservasi lingkungan, penanaman pohon, dan hak-hak perempuan. Tahun 2023, gerakan ini telah menanam lebih dari 50 juta pohon.

Maathai juga seorang pembela hak asasi manusia, pencegahan AIDS, dan isu-isu perempuan. Ia sering menyampaikan keprihatinannya pada pertemuan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

  1. Jane Goodall

Jane Goodall yang merupakan ahli etologi yang mempelajari perilaku hewan dari Inggris. Goodall terkenal karena penelitiannya tentang simpanse di Taman Nasional Gombe Stream, Tanzania. Perjalanan dimulai pada tahun 1950 ketika ia memutuskan untuk meninggalkan sekolah dan pergi ke Afrika.

Saat itu, ia menekuni minatnya dalam studi perilaku hewan saat bekerja dengan Louis Leakey. Perjalannya berlanjut hingga Goodall mendirikan kampus di Gombe Stream Game Reserve untuk mempelajari populasi simpanse di daerah tersebut.

Pekerjaan ini mencapai puncaknya pada gelar PhD dalam bidang etologi dari Universitas Cambridge. Ia adalah salah satu dari sedikit orang yang menerima gelar doktor tanpa terlebih dahulu memperoleh gelar sarjana.

  1. Margaret Morse Nice

Margaret Morse Nice adalah ahli etologi dan ahli burung Amerika Serikat yang melakukan studi lapangan. Hasil studinya berpengaruh terhadap burung di Amerika Utara termasuk burung pipit (Melospiza melodia).

Kecintaannya terhadap alam terbentuk sejak kecil saat ia tinggal di Oklahoma. Kala itu ia sempat membaca surat di koran lokal yang mendukung pembukaan musim berburu untuk burung merpati pemurung (Zenaida macroura) di bulan September.

Setelah membacanya, ia memulai penelitian tentang perilaku bersarang burung tersebut. Hasilnya ia menunjukkan bahwa burung sebenarnya bersarang pada bulan Oktober bukan September seperti yang ia baca di surat kabar.

Pengalaman ini membuatnya ingin mempelajari burung-burung. Bersama sang suami ia menulis penelitian berjudul The Birds of Oklahoma.

Penelitian itu berisi survei komprehensif dengan jumlah 122 halaman berisi berbagai spesies burung yang ia temui. Penelitian ini akhirnya diterbitkan dalam bentuk buku pada tahun 1924 dan edisi revisinya dirilis pada tahun 1931.

Setelah buku pertama terbit, Nice kemudian menulis lebih dari 250 makalah ilmiah, ribuan review, dan buku lainnya. Di antaranya adalah The Watcher at the Nest (1939) dan Development of Behavior in Precocial Bird (1962). (net)

sumber: Detik.com

Bansos Daging dan Telur Ayam Akan Disalurkan ke KRS

0
bansos daging dan telur ayam untuk krs

Jakarta- Pemerintah akan memberikan bantuan sosial (bansos) pangan berupa daging dan telur ayam kepada 1,4 juta keluarga rentan stunting (KRS). Bansos akan disalurkan pada September hingga November mendatang.

Sebagaimana dilansir dari CNNIndonesia.com Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan pemberian bansos pangan itu telah disetujui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Dananya sekitar Rp400 miliar. Sudah disetujui pak presiden,” kata Arief di sela-sela acara ASEAN Investment Forum 2023 di Jakarta, Minggu (3/9).

Arief mengatakan masing-masing KRS akan mendapatkan daging ayam satu kilogram (kg) dan 10 butir telur.

Di lain sisi, bansos ini diharapkan juga bisa menyerap daging dan telur ayam dari peternak. Pasalnya peternak selama ini langsung memotong ayam jika terjadi kelebihan stok.

“Biasanya kalau supply dan demand enggak seimbang, ayamnya di-cutting. Hari ini kita mau bilang enggak usah di-cutting, kita pakai saja, diserap untuk program pemerintah,” katanya.

Bansos pangan daging dan telur ayam ini akan melengkapi bansos beras yang akan dibagikan kepada 21,35 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dengan total anggaran Rp8 triliun.

Setiap KPM masing-masing akan mendapatkan 10 kg beras per bulan atau 30 kg beras selama September hingga November 2023. (net)

Haul ke 28 Habib Ali bin Hasan Al Habsyie Berlangsung Khidmat

0
Pelaksanaan peringatan haul ke 28 Habib Ali bin Hasan Al Habsyie berlangsung khidmat

Link, Martapura – Pelaksanaan peringatan haul ke 28 Habib Ali bin Hasan Al Habsyie berlangsung khidmat. Turut hadir Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyie, para kepala SKPD, habaib, tokoh ulama dan ribuan jemaah, di kediaman Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Jawa Martapura, Sabtu (2/09/2023) malam.

Pelaksanaan haul diawali dengan pembacaan Maulid Simtud Durar, dilanjutkan lantunan ayat suci Al quran, zikir, tahlil dan diakhiri dengan doa.

Habib Umar Al Habsyie selaku perwakilan keluarga sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut serta membantu pelaksanaan haul sehingga berjalan sukses dan lancar.
Juga kepada undangan serta jemaah yang telah berkenan hadir dalam peringatan haul.

Dalam tausiahnya Habib Hasan bin Thahir Alaydrus dari Tarim Hadramaut mengemukakan tentang amalan zikir yang dilakukan ulama salafus saleh. Ia mengajak jemaah untuk senantiasa melazimkan zikir setiap hari minimal 320 kali.

” Orang yang mengamalkan zikir setiap hari minimal 320 kali akan digolongkan Allah sebagai ahli zikir. Bahkan ulama besar setiap harinya bisa mengamalkan zikir 12 ribu hingga 120 ribu kali. Ini merupakan amalan yang besar yang bisa mendekatkan seseorang kepada Allah SWT,” ungkapnya.

Habib Ali bin Hasan Al Habsyie lanjutnya adalah seorang ahli zikir yang membuat beliau bisa dekat dengan Allah SWT dan Rasulullah SAW. Peringatan haul ini menurutnya juga merupakan salah satu cara mengirimkan doa dan balas jasa anak-anak untuk mengenang dan meneladani perilaku almarhum.

Dalam pembacaan manaqib oleh Habib Abdullah bin Hamid Al Habsyie diceritakan, bahwa Habib Ali lahir di Hadramaut 1894. Semenjak kecil sudah dibekali dengan ilmu-ilmu agama dan pernah belajar di Rubath Tarim asuhan Habib Abdullah bin Umar Assyatiri.

Habib Ali adalah sepupu dari Habib Zein Al Habsyie yang merupakan ayah angkat Guru Zaini (Guru Sekumpul). Sebagai ulama sepuh kala itu Habib Ali mendukung dan selalu menghadiri majelis Guru Zaini baik di Keraton maupun Sekumpul serta majelis ulama-ulama besar Martapura.

” Ada cerita menarik tatkala Habib Ali wafat pada tahun 1996, sudah tersedia perlengkapan pakaian dan peralatan untuk dimandikan dan dikuburkan. Habib Ali tidak mau merepotkan anak dan cucunya. Bahkan beliau berwasiat sebelum di semayamkan di liang lahat sudah harus dibayarkan untuk upah para penggali kubur sehingga tidak dianggap sebagai hutang nantinya,” tutupnya. (tri)

Inflasi, Presiden Instruksikan Strategi Jangka Pendek dan Panjang

0
pengendalian inflasi
Presiden Joko Widodo dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2023 yang digelar di Istana Negara Jakarta, pada Kamis, 31 Agustus 2023. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

Link, Jakarta – Presiden Joko Widodo instruksikan jajaran pemerintah daerah (pemda) melakukan pengendalian inflasi melalui dua strategi utama yaitu strategi jangka pendek dan panjang.

Presiden meminta agar pemda terbuka dalam mengintegrasikan data stok neraca pangan daerah masing-masing. Hal itu menjadi strategi jangka pendek untuk mengendalikan inflasi.

“Penting data-data seperti ini diintegrasikan sehingga basis pengambilan keputusan itu ada pegangannya yaitu data. Koordinasi antardaerah, mana yang kelebihan, mana yang kurang segera disambungkan sehingga saya titip jangan ego daerah itu dikedepankan karena kita ini NKRI,” ucap Presiden dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2023 yang digelar di Istana Negara Jakarta.

Selain itu, Presiden juga mendorong pemda untuk meningkatkan cadangan pangan guna menjaga stabilitas stok dan harga bahan pangan daerah. Apabila terjadi permasalahan di lapangan, Kepala Negara meminta setiap daerah saling berkoordinasi untuk memecahkan permasalahan tersebut.

“Negara ini negara yang sangat besar. Daerah itu harus bergerak terlebih dahulu. Pak tapi ini harus dibantu sebelum satu bulan. Oke. Tapi jangan baru (terjadi) langsung teriaknya ke pusat. Harus ada cadangan pangan di daerah, itu harus ada,” katanya.

Di samping itu, Presiden mengatakan bahwa pemda dapat mengoptimalkan fiskal daerah dengan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk mengintervensi pasar. Hal tersebut dimaksudkan agar angka inflasi daerah dapat terkendali, bahkan menurun secara bertahap.

“Bapak, Ibu gubernur, bupati, dan wali kota juga bisa menggunakan anggarannya untuk mengintervensi pasar. Dengan itulah kita harapkan inflasi kita akan terkendali dengan baik dan pelan-pelan akan turun karena tadi target dari Pak Menko (Perekonomian) maupun Gubernur BI tahun depan 2,5 persen plus minus 1 (persen),” lanjut Presiden.

Sementara untuk strategi jangka panjang, Presiden meyakini penguatan sarana prasarana pertanian dapat menjadi salah satu kunci pengendalian inflasi. Menurutnya, setiap tahun permasalahan inflasi selalu ada pada komoditas bahan pangan yang relatif sama.

“Kalau setiap tahun problem di inflasi selalu cabai, selalu cabai rawit, cabai merah, daging ayam, ya itu yang diselesaikan. Daging ayam bolak-balik setahun masa muncul masalah terus. Cari investor, bikin peternakan di provinsi atau daerah Bapak, Ibu semuanya,” ujarnya. (spy)

Memasuki September Karhutla di Kabupaten Banjar Kian Menjadi

0
karhutla di kabupaten banjar kian menjadi
Memasuki September 2023 Karhutla di wilayah Kabupaten Banjar kian menjadi.

Link, Sungai Tabuk – Memasuki bulan September 2023 kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Banjar kian menjadi. Lahan-lahan pertanian pasca panen hinga semak belukar menjadi sasaran kebakaran.

Karhutla di Kabupaten Banjar memasuki September 2023 kian marak terjadi. Cuaca panas menyengat ditambah kencangnya angin terkadang membuat tim gabungan kewalahan dalam memadamkan karhutla. seperti yang terjadi di Desa Tajau Landung Kecamatan Sungai Tabuk, Sabtu (2/8/2023) siang.

Angin kencang menjadi kendala bagi tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Tajau Landung Kecamatan Sungai Tabuk, Sabtu (2/8/2023) siang.

Akibat angin kencang tersebut, kobaran api yang membakar semak belukar, purun dan pepohonan sulit untuk dikendalikan dan semakin cepat membesar.

” Kendala tiupan angin kencang yang mengakibatkan api cepat membesar,” tulis Pusdalops_PB dalam laporannya.

Tim gabungan BPBD Banjar dan relawan kecamatan setempat berupaya untuk memadamkan api dengan peralatan yang disiapkan, antara lain 1 unit mobil pick up, 3 roll selang dan 1 Alkon.

Penanganan karhutla dilakukan sejak pukul 15.46 Wita, namun hingga 17.50 Wita api tak kunjung padam dan semakin merembet.

Meski usai penanganan oleh tim gabungan, status api hingga sore tadi dilaporkan belum padam. Sementara luasan lahan yang terbakar sudah mencapai sekitar 11,59 hektare.

Di lokasi yang berbeda, tim gabungan terdiri dari BPBD, DPKP dan warga setempat juga melakukan penanganan karhutla yang membakar semak belukar di Jalan Guntung Ujung Kecamatan Gambut.

Karhutla yang terjadi di lokasi tersebut mendekati permukiman warga. Untungnya api bisa dikendalikan dengan luasan lahan yang terbakar sekitar 0,5 hektare. (zainuddin/BBAM)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

Tata Kawasan Sekumpul, Pemkab Banjar Akan Perbaiki Drainase di Kelurahan Sekumpul

0
Link, Martapura - Menindaklanjuti kondisi drainase di Gang Taufik, Kelurahan Sekumpul yang tidak berfungsi secara optimal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Pekerjaan Umum...
Menteri LH

Menteri LH: Wali Kota Banjarbaru Harus Meraih Adipura untuk Masyarakat

0
Link, Banjarbaru - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq bersama Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, melakukan peninjauan praktik pengelolaan sampah rumah...
Tata Kelola Pemerintahan

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Pemkab Banjar Gelar FKP 2026

0
Link, Martapura - Wujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar...