Beranda blog Halaman 882

Rawan Karhutla Pemko Gelar Dialog Bersama Masyarakat

0

Link, Banjarbaru – Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru menjadi, wilayah yang rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Tentunya, dari Karhutla tersebut banyak masyarakat yang terdampak dari kebakaran tersebut.

Dari itu, Pemerintah Kota (Pemko) melalui Kecamatan Liang Anggang mengadakan dialog dan audiensi bersama Wali Kota Banjarbaru. Dialog ini, bertujuan mendengarkan aspirasi masyarakat yang terdampak karhutla dan mencari solusi dalam penanggulangannya.

Wilayah yang paling terdampak dan rawan Karhutla adalah Liang Anggang dan Landasan Ulin, sehingga hari ini diadakan sosialisasi bersama tokoh masyarakat, Forum RT RW dan LPM,” ujar H M Aditya Mufti Arifin, Wali Kota Banjarbaru, Kamis (31/8/2023).

Ia mengatakan, pihaknya menerima masukan dan saran dari masyarakat mengenai solusi penanganan karhutla.

“Tadi ada masyarakat yang memberikan solusi seperti mempergunakan kanal-kanal yang telah tersedia, atau menggunakan kantong air,” tambahnya.

Sementara Zaini, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru mengatakan bahwa prediksi BMKG puncak panas terjadi di September.

“Puncak panas itu terjadi di Bulan September, namun November masih ada panas,” ujar Zaini.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, saat ini pihaknya berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov). Telah melakukan pembasahan lahan di beberapa tempat, salah satunya ada membuka embung di Guntung Damar Landasan Ulin.

“Pagi tadi bersama dengan Pemprov membuka embung untuk pembasahan, kurang lebih ada 1 hektar lahan yang dialiri air embung tersebut,” jelasnya 

Zaini, menginformasikan saat ini sudah 471,039 hektar lahan yang terbakar. Untuk wilayah terluas adalah di Kecamatan Landasan Ulin, yaitu 227, 86 hektar. (wahyu/BBAM)

Kasus ISPA Alami Kenaikan Akibat Kabut Asap

0

Link, Banjarbaru – Kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (Ispa), di Kota Banjarbaru meningkat di Bulan Agustus 2023. Meningkatkan kasus ini, seiring terjadi akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang menyebabkan kabut asap.

Erni Syafrida, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, mengatakan walaupun mengalami peningkatan namun tidak signifikan. Karena salah satu faktor ISPA, adalah kabut asap.

“Dari analisis kami, walaupun mengalami kenaikan tetapi masih bisa terkendali,” ujarnya.

Ia menyebut, pada bulan Juni ada 2713 kasus dan mengalami kenaikan pada Juli sebanyak 2793 kasus. Sementara, untuk Agustus naik signifikan menjadi 3635 kasus ISPA di Kota Banjarbaru.

“Data ini tentunya kami dapatkan dari, seluruh puskesmas yang ada di Kota Banjarbaru,” tambahnya.

Tak lupa Ia menghimbau kepada masyarakat, agar menjaga imunitas tubuh dengan meminum vitamin. Selain itu, masyarakat dihimbau agar memakai masker saat berkegiatan di luar rumah.

“Bila tidak ada keperluan mendesak, aktivitas dari luar ruangan bisa dikurangi. Dan jangan lupa meminum vitamin, untuk menjada imutas,” pesannya.

Dalam kondisi kekeringan seperti ini, tak hanya menyakit ISPA yang bisa menyerang masyarakat. Namun, ada beberapa penyakit yang perlu diwaspadai pada musim kemarau dan kekeringan seperti saat ini.

“Penyakit yang perlu diwaspadai adalah Penuakit Infeksi Saluran Pencernaan (PISP), seperti diare, demam tifoid, Hepatitis A dan E,” tambahnya.

Untuk, mengantisipasi hal tersebut masyarakat dihimbau agar menjaga kesehatan dengan mencuci tangan di air mengalir, serta menjaga kebersihan makanan. Minum air secukupnya agar tidak dehidrasi, terutama dalam kecukupan air bersih dalam aktifitas sehari-hari. (wahyu/BBAM)

Nasdem Siapkan Muhammad Rifky Maulana di Pilkada Banjarbaru

0
Nasdem Siapkan Muhammad Rifky Maulana di Pilkada Banjarbaru
Ketua NasDem Provinsi Kalimantan Selatan H Mansyur

Link, Banjarbaru – Panggung pemilihan kepala daerah (Pilkada) memang masih cukup lama, dimana rencananya Pilkada akan digelar serentak pada Tahun 2024 setelah Pemilu 2024. Namun Partai Nasasional Demokrat (NasDem) Kalsel sudah menyiapkan beberapa kandidatnya.

Ketua NasDem Provinsi Kalimantan Selatan H Mansyur menegaskan partainya telah mempersiapkan kadernya untuk maju pada Pilkada Banjarbaru Tahun 2024 mendatang.

“Kami telah menyiapkan salah satu kader terbaik kami atas nama Muhammad Rifky Maulana untuk maju di Pilkada Banjarbaru,” ungkap Mansur usai Puncak Peringatan Harjad Kabupaten Banjar Ke-73, Rabu 30 Agustus 2023.

Menurut Mansur, Muhammad Rifky Maulana yang juga salah satu putranya tersebut dinilai sudah mumpuni untuk bersaing dalam perebutan kepemimpinan di Kota Banjarbaru. apalagi yang bersangkutan lahir dan besar di Kota Banjarbaru.

“Maulana memang kita akan calonkan di Banjarbaru namun hanya sebagai wakil saja, itu wacana kita dulu,” ungkapnya.

Adapun nantinya Maulana berapasangan dengan siapa pihaknya sudah meminta kepada Wali Kota Banjarbaru petahana, tetapi tidak tahu lagi kedapannya

“Keputusannya nanti masih menunggu sikap Wali Kota saja mau atau tidaknya,” lanjutnya.

Sementara untuk pencalonan Saidi Mansyur di Kabupaten Banjar itu tetap akan berpasangan dengan Wakil yang ada.

“Adapun jika seandainya anak dari Gubernur Kalimantan Selatan ingin berapasangan dengan Saidi kita belum tahu, tetapi yang jelas tadi beliau menitipkan anaknya untuk maju sebagai DPR-RI. Mudah-mudahan masyarakat Kabupaten Banjar paham untuk menjadikan anak beliau DPR-RI,” akhirnya. (oetaya/BBAM)

Ketua Komite SMAN 1 Karang Intan Tak Tahu Ada Alumni Ijazahnya “Tersandera”

0

Link, Martapura – Ketua Komite SMAN 1 Karang Intan, Kecamatan Karang Intan, Warhami mengaku tak tahu ada penahanan ijazah beberapa  alumni karena tidak bisa melunasi uang komite.

Ketua Komite SMAN 1 Karang Intan Warhamni, mengaku tidak mengetahui jika ada alumni sekolahan tersebut tidak bisa mendapatkan ijazahnya karena tersandera uang komite. Kendati Anggota Fraksi Nasdem DPRD Kabupaten Banjar ini tidak menampik jika di SMAN 1 Karang Intan memang ada uang komite berupa infak.

“Saya tidak tahu, dan memang saya Ketua Komite di SMAN 1 Karang Intan. Jika ada siswa yang tidak dapat membayar infak, mestinya mereka mendatangi saya untuk diselesaikan,” ujarnya sebelum rapat paripurna digelar pada, Kamis (31/8/2023).

Politisi NasDem Kabupaten Banjar ini juga mengaku, hingga saat ini pihak sekolah masih belum ada pemberitahuan terkait adanya penahanan ijazah terhadap siswa yang tidak membayar infak.

“Secara aturan tidak boleh menahan ijazah anak yang tidak membayar infak tersebut. Karena itu, terkait informasi ini akan segera saya konfirmasi ke pihak sekolah,” janjinya.

Tak hanya itu, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Banjar ini memastikan, terkait iuran berupa infak tersebut sebelumnya sudah mendapat kesempatan dari seluruh orang tua murid.

“Memang, rencananya infak ini sebesar Rp700.000. Tapi, setelah direalisasikan hanya sebesar Rp300.000 atau menyesuaikan dengan kemampuan mereka. Ditambah, pembayaran infak ini tidak mesti saban bulan dilakukan. Buktinya setelah direalisasikan, diakhir tahun infak yang diberikan anak-anak sekolah hanya sekitar 60 persen,” jelasnya.

Anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) II ini memastikan, infak yang diberikan para siswa tersebut ditentukan guna menunjang kegiatan belajar para siswa-siswi, dan tidak ada unsur paksaan.

“Secara umum, orang tua pasti menyadari bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah. Untuk mewujudkan sekolah yang berprestasi dari berbagai sisi, tentunya membutuhkan kesadaran orang tua. Karena sekolah ini merupakan rumah kedua bagi para anak-anak didik kita. Artinya, semua fasilitas yang diberikan di sekolah seperti yang ada di rumah mereka,” pungkasnya.(Zainuddin/BBAM)

Hasil Timnas Indonesia U17 vs Korea Selatan: Skor 0-1

0

Linkalimantan.com- Menghadapi Timnas Korea Selatan U17, Timnas Indonesia U17 menelan kekalahan di laga uji coba, yang digelar di Stadion Patriot, Bekasi (30/8/2023) dengan skor 1-0.

Kekalahan ini menjadi bahan pembelajaran yang penting bagi anak asuh Bima Sakti untuk menyambut gelaran Piala Dunia U17 2023.

Gol satu-satunya yang tercipta di laga ini dicetak oleh Baek Gaon di pertengahan babak kedua.

Babak Pertama

Sejak peluit babak pertama dimainkan, Korea Selatan tampil menyerang.

Di menit ke-10, Korea Selatan melalui sontekan Jin Tae-ho mengancam gawang Indonesia namun beruntung bola masih melebar.

Dominasi Korea Selatan terus berlanjut. Namun lini pertahanan Indonesia cukup disiplin sehingga serangan-serangan Korea Selatan tidak berjalan maksimal.

Menjelang akhir babak pertama, Indonesia berhasil keluar dari tekanan dan mengancam melalui serangan-serangan balik. Namun skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua

Timnas Indonesia U17 tampil beda setelah babak pertama. Selama 10 menit pertama babak kedua, Indonesia membuat Korea Selatan keteteran. Namun koordinasi antar penyerang tidak maksimal sehingga peluang-peluang yang diciptakan tidak terlalu mengancam gawang Korea Selatan.

Setelah 10 menit babak kedua, Korea kembali mengendalikan jalannya pertandingan. Hasilnya di menit ke-66 Korea Selatan berhasil membobol gawang Indonesia. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Korea Selatan.

Gol ini membuat jalannya pertandingan menjadi semakin seru. Korea mencoba untuk menambah keunggulan sementara Indonesia mencoba untuk menyamakan kedudukan.

Di menit ke-77, Indonesia mendapatkan hukuman penalti setelah pemain Korea Selatan dijatuhkan di kotak terlarang. Beruntung, Lee Jaehwan yang menjadi eksekutor tnedangannya mengenai mistar gawang dan tidak masuk

Di menit ke-80, Indonesia melakukan  melalui serangan balik, Achmad Zidan melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti namun hanya mengenai samping gawang.

Hingga akhir pertandingan, Skor 1-0 bertahan untuk kemenangan Korea Selatan.

Sebanyak 251 Stand Meriahkan Kalsel Expo 2023

0

Link, Banjarbaru – Kalsel Expo 2023, yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selata di Lapangan Murjani Kota Banjarbaru diikuti ratusan pelaku usaha. Pada kesempatan ini Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor langsung membuka secara resmi acara besar tersebut, Rabu (30/8/2023).

Gelaran Kalsel Expo 2023 yang akan berlangsung dari tanggal 30 Agustus – 3 September 2023 tersebut, resmi di buka dengan ditandai pemotongan pita bunga oleh Paman Birin didampingi Habib Ali Bin Muhammad Al Haddad, Kapolda Kalsel dan sejumlah pejabat lainnya.

Dalam sambutannya, Paman Birin berharap hadirnya kembali Kalsel Expo tersebut, benar-benar berdampak bagi masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM yang ada di Kalimantan Selatan.

“Sehingga, adanya Kalsel Expo ini tidak hanya sekedar acara tahunan semata, tetapi masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya, ” ujar Paman Birin.

Terlebih menurut Paman Birin, acara Kalsel Expo 2023 diikuti tidak hanya peserta dari daerah lain, melainkan juga dari mancanegara yakni Belanda.

“Untuk itu, saya meminta do’anya kepada seluruh masyarakat Banua, bahwa pemerintah saat ini tengah berjuang agar Geopark Meratus dapat diakui dunia Internasional (UNESCO),” tambahnya.

Menurutnya, setelah nanti ada pengakuan ditingkat internasional, bukan tidak mungkin Kalsel akan menjadi tujuan destinasi wisata dari berbagai negara. Terlebih saat ini, Kalsel memiliki tagline baru yakni Kalsel Babussalam.

“Kalsel Babussalam berarti Kalimantan Selatan pintu keselamatan. Yang artinya, Kalsel siap menjadi gerbang Ibu Kota Negara, dan siap menjadi garda terdepan dalam membangun Indonesia” tuturnya lagi.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Kalsel Expo 2023, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Ir. H. Nurul Fajar Desira, CES., dalam laporannya mengatakan, tujuan adanya Kalsel Expo adalah untuk memberikan gambaran hasil pembangunan yang telah dicapai oleh pemerintah saat ini.

“Tidak hanya itu, melalui Kalsel Expo ini, juga dapat kita mempromosikan produk-produk unggulan dan potensi daerah serta produk baru dalam negeri khususnya produk UMKM yang ada di Kalimantan Selatan,” ungkap Fajar.

Menurutnya, pada pagelaran Kalsel Expo 2023, setidaknya ada 251 stand dari dinas/badan lingkup pemerintah Kalsel, pemerintah kabupaten/kota se Kalsel, instansi pusat, dan dari provinsi lain seperti ProvinsiJawa Barat.

“Nantinya ada berbagai hiburan setiap hari, lomba-lomba, musik, dan tari budaya Kalsel dan pada hari puncak penutupan akan menghadirkan artis ibu kota yakni Mario G Klau,”tutupnya.

Usia membuka Kalsel Expo 2023, Paman Birin pun menyempatkan berkunjung di sejumlah stand. Mulai dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalsel, Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel hingga stand Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalsel. (tri)

Ada Kintung di Puncak Harjad Ke-73 Kabupaten Banjar

0
Ada Kintung di Puncak Harjad Ke-73 Kabupaten Banjar
Ada Kintung di Puncak Harjad Ke-73 Kabupaten Banjar

Link, Martapura – Puncak peringatan puncak Hari Jadi ke 73 Kabupaten Banjar dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan bertema tradisional. Diantaranya tari parody Legenda Nisan Berdarah hingga permainan musik tradisonal Kintung.

Pertunjukkan musik tradisional Kintung di Hari Jadi ke 73 Kabupaten Banjar menjadi momen langka yang tersaji. Grup Kintung asal Desa Bincau Muara, Kecamatan Martapura dan Grup Kintung Desa Kelampaian Ilir Kecamatan Astambul, tampil memukau.

Gusti Jadri (64) Ketua Pengurus Grup Kintung “Bina Bersama” Bincau Muara menuturkan, grup musiknya tersebut berdiri sekitar tahun 2.000 an, dan masih eksis hingga sekarang meskipun jarang ditampilkan kecuali pada even-even tertentu.

Dijelaskannya, alat musik tradional tersebut biasanya dimainkan pada saat selesai musim tanam atau musim kemarau yang dipercaya sebagian orang bisa mendatangkan turunnya hujan.

“ Dulukan tidak ada irigasi yang mengairi pertanian, jadi seperti minta hujan baik setelah musim tanam atau kemarau. Biasa dimainkan ditengah sawah pada malam hari,” ucapnya.

Musik Kintung sendiri merupakan salah satu kesenian musik tradisional dari Suku Banjar, Kalimantan Selatan. Musik ini berasal dari daerah Kabupaten Banjar, yaitu di Desa Sungai Alat, Astambul dan Bincau, Martapura.

Masa dahulu alat musik ini dipertandingkan. Dalam pertandingan ini bukan saja pada bunyinya, tetapi juga hal-hal yang bersifat magis, seperti kalau dalam pertandingan itu alat musik ini bisa pecah atau tidak dapat berbunyi dari kepunyaan lawan bertanding.

Bahan untuk membuat alat musik kintung ini adalah bambu. Bentuknya seperti angklung dari Jawa Barat. Untuk mengatur bunyi tergantung pada rautan bagian atasnya hingga melebihi dari seperdua lingkaran bambu.

Rautan itu makin ke atas semakin mengecil sebagai pegangannya. Sedang bagian bawahnya tetap seperti biasa. Panjangnya biasanya dua ruas, dan buku yang ada di bagian tengahnya (dalam) dibuang agar menghasilkan bunyi.

Pengaturan bunyi biasanya tergantung pada rautan bagian atasnya. Semakin dibuang atasnya itu akan menimbulkan nada yang lebih tinggi.

Biasanya bambu yang digunakan untuk membuat alat musik ini tidak sembarang bambu artinya harus dipilih secara cermat, terutama yang dapat mengeluarkan bunyi yang bagus dan juga tidak mudah pecah.

Musik Kintung termasuk alat musik pentatonis, boleh dikatakan pula sejenis alat musik perkusi. Karena cara membunyikannya dihentakkan pada sebuah potongan kayu yang bundar. Alat musik Kintung ini berjumlah 7 buah dan masing-masing mempunyai nama, yaitu : Hintalu randah, hintalu tinggi, tinti pajak, tinti gorok, pindua randah, pindua tinggi dan gorok tuha. (trisna/BBAM)

Sinopsis Film The Equalizer 3 Yang Tayang Mulai Hari Ini

0

Linkalimantan.com-The Equalizer 3 merupakan film thriller yang disutradarai Antoine Fuqua. Ini adalah sekuel dari The Equalizer 2. Atau seri terakhir dari trilogi The Equalizer.

Film ini menceritakan kisah seorang mantan agen rahasia bernama Robert McCall, yang diperankan oleh Denzel Washington. Sebagai mantan pembunuh dalam tugas rahasianya, McCall menginginkan kehidupan yang damai dan tenang.

Namun, McCall tidak bisa lepas dari bayang-bayang yang berhubungan dengan masa lalunya. Meski ia berada di negeri asing sekalipun.

McCall lalu memiliki teman baru di Italia. Sang teman sedang berada dalam tekanan bos kejahatan di sana.

McCall memutuskan untuk ikut campur sebagai bentuk kepeduliannya. Ia melindungi temannya dan membantu melawan mafia.

Turun tangannya Robert kali ini membuat ia bertekad untuk melakukan pembunuhan kembali untuk mengendalikan pemerintah.

McCall mencoba membantu orang yang tertindas untuk menemukan kedamaian hidupnya. Keputusannya tersebut membuat ia kembali pada aksi pembunuhan.

Tak hanya menampilkan aksi laga, The Equalizer 3 juga membawa pesan tentang keadilan dan kesetaraan di masyarakat. Berikut sederet pemerannya.

Pemeran Film:

  • Denzel Washington (Robert McCall)
  • Dakota Fanning (Emma Collins)
  • Eugenio Mastrandrea (Gio Bonucci)
  • David Denman (Frank Conroy)
  • Sonia Ben Ammar (Chiara Bonucci)
  • Remo Girone (Enzo Arisio)
  • Gaia Scodellaro (Aminah)
  • Andrea Scarduzio (Vincent Quaranta)
  • Andrea Dodero (Marco Quaranta)
  • Salvatore Ruocco (Vincent’s right hand man, Salvatore)

The Equalizer 3 tayang di sejumlah bioskop di Indonesia seperti Cinema 21, CGV, dan Cinepolis pada Rabu, 30 Agustus 2023. (net)

Harjad Kabupaten Banjar, Gubernur Ajak Sambut IKN

0

Link, Martapura – Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor, menghadiri Puncak Peringatan Hari Jadi (harjad) Ke-73 Kabupaten Banjar di RTH Ratu Zalecha pada Rabu (30/8).

Bersama Bupati H. Saidi Mansyur dan Wakil Bupati H. Said Idrus beserta isteri, kehadiran Paman Birin disambut tarian sinoman hadrah.

Dalam sambutannya, Paman Birin mengapresiasi capaian pembangunan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banjar, dalam beberapa tahun terakhir.

“Kita akui, sejak berdiri hingga sekarang, telah banyak kemajuan pembangunan di Kabupaten Banjar,” sampainya.

Paman Birin mengajak kepada Kabupaten Banjar dan Kabupaten/Kota lainnya di Kalimantan Selatan, untuk bersiap-siap menyambut hadirnya IKN di Provinsi Kalimantan Timur.

Bersiap-siap dalam arti menjadi daerah penyangga IKN. Bersiap disegala bidang, utamanya peningkatan SDM.

“Jadi, kita harus bersiap menjadi daerah penyangga IKN, kita harus dapat berkontribusi dalam menjadikan Kalimantan Selatan sebagai Pintu Gerbang Ibu Kota Nusantara,” harapnya.

Sementara Bupati Banjar, H Saidi Mansyur dalam sambutannya menyampiakan pencapaian pencapaian penting yang telah diraih dimasa kepemimpinannya. Dengan kerja keras dan tekad bulat untuk mewujudkan Kabupaten Banjar yang Maju Mandiri dan Agamis (MANIS).

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua DPRD Prov. Kalsel. Bersama Anggota Forkopimda atau yang mewakili.

Sementara itu, puncak peringatan Harjad ke 73 Kabupaten Banjar  juga turut disaksikan secara dekat oleh masyarakat.

Selain menikmati hidangan gratis yang disiapkan panitia, warga juga punya masukan tersendiri bagi pemerintah daerah agar daerah sebagai tempat tinggalnya semakin maju. Seperti yang diutarakan Henda, salah satu warga asal Desa Bincau Kecamatan Martapura, usai menikmati hidangan gratis bersama tiga rekannya.

Ia mengaku senang bisa hadir pada peringatan puncak hari jadi kali ini. Ia juga berharap pelayanan yang diberikan oleh jajaran pemerintah daerah kepada masyarakat kedepannya semakin baik.

“ Lebih ke pelayanan aja sih, misalnya pelayanan kesehatan dan kependudukkan lebih dipermudah lagi,” harapnya. (tri)

Skripsi Tak Lagi Wajib Untuk S1, Ini Aturan Baru Mendikbudristek

0
Skripsi Tak Lagi Wajib Untuk S1, Ini Aturan Baru Mendikbudristek
Mendikbudristek Nadiem Makarim (Foto: Kemendikbudristek)

Link, Jakarta – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengeluarkan aturan mahasiswa S1 atau D4 tidak lagi wajib dikenakan skripsi sebagai syarat kelulusan. Peraturan terbaru ini diluncurkan dalam Merdeka Belajar Episode 26: Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi, Selasa (29/8/2023).

Dikutip dari detikEdu, syaratnya, prodi mahasiswa bersangkutan sudah menerapkan kurikulum berbasis proyek maupun bentuk lain yang sejenis. Sedangkan bagi mahasiswa yang belum menjalani kurikulum berbasis proyek, maka syarat lulus kuliahnya yaitu tugas akhir yang juga tidak harus berbentuk skripsi.

Bentuk lainnya yaitu prototipe, proyek, maupun bentuk sejenis lainnya. Tugas akhir ini juga dapat dikerjakan secara individu maupun berkelompok.

“Tugas akhir bisa berbentuk macam-macam. Bisa berbentuk prototipe. Bisa berbentuk proyek. Bisa berbentuk lainnya. Tidak hanya skripsi atau disertasi. Bukan berarti tidak bisa tesis atau disertasi, tetapi keputusan ini ada di masing-masing perguruan tinggi,” kata Nadiem

Nadiem menjelaskan seharusnya setiap kepala prodi punya kemerdekaan untuk menentukan bagaimana cara mereka mengukur standar capaian kelulusan mahasiswa. Untuk itu, kini standar terkait capaian lulusan ini tidak dijabarkan secara rinci lagi di Standar Nasional Pendidikan tinggi.

“Perguruan tinggi dapat merumuskan kompetensi sikap dan keterampilan secara terintegrasi,” ucapnya.

Ia menuturkan pada aturan sebelumnya, kompetensi sikap dan pengetahuan dijabarkan terpisah dan secara rinci. Untuk itu, mahasiswa sarjana dan sarjana terapan itu wajib membuat skripsi.

Mahasiswa magister pun wajib menerbitkan makalah di jurnal ilmiah terakreditasi, sementara doktor wajib menerbitkan makalah di jurnal internasional bereputasi.

“Tetapi di dunia sekarang, ada berbagai macam cara untuk menunjukkan kemampuan atau kompetensi lulusan kita. Bapak-bapak dan Ibu-ibu di sini sudah mengetahui bahwa ini mulai aneh, kebijakan ini, legacy (sebelumnya) ini. Karena ada berbagai macam program, prodi, yang mungkin cara kita menunjukkan kemampuan kompetensinya dengan cara lain,” imbuhnya.

Nadiem mencontohkan kompetensi seseorang di bidang teknikal tidak lantas tepat diukur dengan penulisan karya ilmiah. Ia menjelaskan Kemendikbudristek pun meresponsnya dengan perbaikan Standar Nasional Pendidikan Tinggi dengan sifat framework (kerangka). Harapannya, tiap prodi dapat lebih leluasa menentukan syarat kompetensi lulusan lewat skripsi ataupun bentuk lainnya.

“Dalam akademik juga sama. Misalnya kemampuan orang dalam konservasi lingkungan, apakah yang mau kita tes itu kemampuan mereka menulis atau skripsi secara ilmiah? Atau yang mau kita tes adalah kemampuan dia mengimplementasi project di lapangan? Ini harusnya bukan Kemendikbudristek yang menentukan,” katanya.

Perbedaan Standar Kompetensi Lulusan yang Baru dan Lama

Aturan Baru

  • Kompetensi tidak dijabarkan secara rinci lagi
  • Perguruan tinggi bisa merumuskan kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terintegrasi
  • Tugas akhir bisa berbentuk prototipe, proyek, atau bentuk lainnya, tidak hanya skripsi, tesis, atau disertasi
  • Jika program studi sarjana atau sarjana terapan sudah menerapkan kurikulum berbasis proyek atau dalam bentuk sejenis, maka tugas akhir tidak lagi bersifat wajib
  • Mahasiswa program magister, magister terapan, doktor, maupun doktor terapan wajib diberi tugas akhir, tetapi tidak wajib terbit di jurnal

Aturan Lama

  • Rumusan kompetensi sikap, pengetahuan umum, dan keterampilan umum dijabarkan terpisah dan secara rinci
  • Mahasiswa sarjana atau sarjana terapan wajib membuat skripsi
  • Mahasiswa magister atau magister terapan wajib menerbitkan makalah di jurnal ilmiah terakreditasi
  • Mahasiswa doktor atau doktor terapan wajib menerbitkan makalah di jurnal internasional bereputasi. (net)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

Kesenjangan Imunisasi

Kesenjangan Imunisasi Masih Tinggi, Daerah Diminta Kejar Target 2026

0
Link, Jakarta - Upaya melindungi anak Indonesia melalui imunisasi masih menghadapi tantangan besar. Hingga 2025, cakupan imunisasi bayi, baduta, dan anak usia sekolah di...
Satgas PKH

Satgas PKH Setor Rp11,42 Triliun, Pemerintah Perkuat Penertiban Kawasan Hutan

0
Link, Jakarta - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan menyaksikan penyerahan denda administratif dan hasil penyelamatan keuangan negara sebesar Rp11,42...
Sekumpul

Tata Kawasan Sekumpul, Pemkab Banjar Akan Perbaiki Drainase di Kelurahan Sekumpul

0
Link, Martapura - Menindaklanjuti kondisi drainase di Gang Taufik, Kelurahan Sekumpul yang tidak berfungsi secara optimal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Pekerjaan Umum...