Minggu, Maret 3, 2024

Piala Dunia U-20, Presiden Minta PSSI Kembali Temui FIFA

Link, Jakarta – Batal menjadi tuan rumah Piala Dunia Sepak Bola U-20 2023, Presiden Joko Widodo instruksikan kepada PSSI untuk melakukan upaya agar Indonesia tetap menjadi tuan rumah.

Instruksi kepada PSSI tersebut disampaikan Kepala Negara usai menerima surat dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), terkait keputusan pembatalan penyelenggaraan Piala Dunia Sepak Bola U-20 2023 di Indonesia.

“Saya membawa surat dari presiden FIFA yang saya langsung berikan kepada Bapak Presiden. Dan tentunya setelah membaca surat tersebut, Bapak Presiden menginstruksikan saya dua hal,” ujar Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk menerima instruksi Presiden Joko Widodo, dalam pertemuan yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 31 Maret 2023.

seperti dilansiri https://www.presidenri.go.id/, Erick menyebut, Presiden menginstruksikan PSSI untuk segera membuat peta biru transformasi sepak bola Indonesia. Instruksi tersebut juga pernah disampaikan Presiden saat pertama kali dirinya menjabat sebagai Ketua Umum PSSI dan menghadap Presiden Jokowi bersama para komite eksekutif (exco) PSSI.

Baca Juga  Piala Dunia U-17 2023, PSSI Klaim Persiapan Sudah 100%

“Bapak Presiden menekankan ini harus segera selesai dan harus segera disampaikan kepada FIFA,” ungkap Erick.

Sedangkan instruksi yang kedua, Presiden meminta Erick Thohir untuk segera membuka pembicaraan kembali dengan FIFA agar Indonesia tetap menjadi bagian keluarga besar FIFA. Menurut Erick, Presiden tidak ingin Indonesia dikucilkan dari ekosistem persebakbolaan dunia.

“Saya juga akan bekerja keras untuk kembali bernegosiasi kepada FIFA untuk menghindari sanksi yang bisa terjadi,” ucap Ketua PSSI yang baru saja dilantik ini.

Erick mengatakan bahwa saat ini FIFA sedang mempelajari dan mempertimbangkan sanksi untuk Indonesia. Erick pun mengaku siap untuk kembali memenuhi undangan FIFA setelah FIFA mengadakan rapat FIFA Council dalam beberapa waktu ke depan.

“Saya tentu bersiap untuk kembali bertemu FIFA,” tutur Erick.(spy)

BERITA POPULER