Poktan Membangun Guntung Manggis Panen Perdana Padi Baroma

Facebook
Twitter
LinkedIn

Link, Banjarbaru Plt  Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru  Nor Fadillah, bersama rombongan melakukan penen perdana padi varietas Baroma di areal Poktan Kelurahan Guntung Manggis.

Dalam rangka peningkatan produktivitas tanaman padi serta pendapatan petani,  Kelompok Tani Membangun Kelurahan Guntung Manggis ini, bekerjasama dengan PT Pupuk Kaltim dan  Dinas DKP3 Kota Banjarbaru mengadakan, dem-area penanaman padi unggul varietas Baroma seluas 1 Ha, di lahan milik Nuryamin salah satu anggota Kelompok Tani Membangun.

“Dan Alhamdulillah setelah dilakukan pengambilan sampel ubinan diperoleh hasil timbangan ubinan 5,3 kg. Sehingga dikonversi produktivitas menjadi 8,4 ton/ Ha,” ujar Nor Fadillah

Hasil tersebut dininali  tinggi jika dibanding rata-rata hasil panen padi di wilayah Kota Banjarbaru. Dalam pelaksanaan budidaya tidak sedikit pula hambatan yang dihadapi, termasuk dalam hal pengendalian hama dan penyakit.

Hama padi yang menjadi prioritas pengendalian adalah hama tikus dan burung. Sehingga petani harus ekstra menjaga padinya agar bisa panen sesuai yang diharapkan.

Baca Juga  Hutan Pinus Mentaos Hadirkan Spot Prewedding

Pelaksanaan dem- area tersebut tidak terlepas juga dari bimbingan penyuluh wilayah Guntung Manggis oleh Dorpi Helwina Siahaan,  mantri tani Kecamatan Landasan ulin Sudarta, , dan juga support dari Kepala BPP Landasan Ulin Wahyu Junaidi,  beserta KJF BPP Landasan Ulin.

Pada pertemuan tersebut sangat bermanfaat bagi petani, dan kesempatan tersebut dimanfaatkan petani untuk menyampaikan permasalahan untuk sama sama mencari solusi pemecahannya.

“Harapan kedepan areal areal pertanian padi khususnya di wilayah Kecamatan Landasan Ulin yang seluas 65 Ha dan luas tanaman padi Kota Banjarbaru seluas kurang lebih 1500 Ha pada umumnya  bisa menerapkan penanaman padi 2 kali setahun dan  tetap bisa eksis meskipun kecil tapi bisa menjadi unggulan pertanian Kota Banjarbaru yang mempunyai produktivitas tinggi.” Lanjutnya.(diba/BBAM)