Minggu, Maret 3, 2024

Selain Rasanya Manis, Ternyata Jagung Manis Punya Banyak Khasiat Lho

Jagung manis banyak digunakan dalam berbagai olahan makanan termasuk juga camilan. Tak hanya rasanya yang enak ternyata khasiat juga banyak, lho!

Jagung manis termasuk salah satu sayuran yang paling banyak digunakan dalam makanan-makanan sehari-hari. Mulai dari sayur-sayuran, makanan utama atau bahkan makanan manis sebagai camilan.

Warnanya yang kuning cerah dengan rasa yang manis memuat banyak orang menyukai jagung manis. Ternyata, layaknya sayuran yang lain, jagung manis juga memiliki nutrisi dan komponen mineral yang lengkap.

Konsumsi jagung manis secara rutin sangat direkomendasikan oleh ahli kesehatan untuk mendapatkan khasiat. Mulai dari mencegah kanker hingga menyehatkan kulit ternyata bisa didapatkan melalui konsumsi jagung manis.

  1. Mencegah konstipasi

Jagung memiliki kandungan serat yang tinggi mencapai 19 gram pada sebonggol jagung berukuran sedang. Kadar seratnya yang tinggi ini dapat memenuhi 18,4% kebutuhan serat harian.

Serat yang terkandung dalam jagung dapat membantu mengatasi konstipasi dengan memperbaiki pergerakan saluran pencernaan. Bahkan jagung juga dinilai dapat membantu mencegah kanker usus besar.

  1. Memaksimalkan pertumbuhan

Kandungan vitamin dan mineral pada jagung manis ternyata tak kalah lengkap dengan sayuran atau buah-buahan lainnya. Jagung manis memiliki kandungan vitamin B seperti thiamin dan niacin alami yang cocok untuk membantu pertumbuhan.

Selain itu jagung manis juga memiliki asam folat yang baik untuk dikonsumsi ibu hamil guna membantu pertumbuhan bayi di dalam kandungan. Kandungan thiamin dan niacin pada jagung manis ini juga dapat membantu menjaga kesehatan saraf dan otak agar tetap tajam.

  1. Mencegah kanker

Ahli gizi mengatakan bahwa jagung dapat dikonsumsi sebagai makanan untuk membantu mencegah kanker. Hal ini lantaran jagung memiliki kandungan antioksidan yang baik untuk menjaga sel-sel tubuh.

Kadar antioksidan pada jagung manis cukup miliki khasiat membantu melawan radikal bebas yang masuk dan menyerang tubuh. Kandungan antioksidan pada jagung ini berasal dari fitokimia yang terkandung secara alami dan aman untuk dikonsumsi.

  1. Mengatasi anemia
Baca Juga  Selain Enak 5 Makanan Dan Minuman Ini Bisa Cegah Bau Mulut

Salah satu mineral yang terkandung dalam jumlah yang baik di dalam jagung adalah zat besi. Zat besi dibutuhkan oleh penderita anemia untuk membantu memproduksi sel darah merah dan menggantikan sel-sel yang telah rusak.

Tanda-tanda anemia yang dapat dirasakan secara langsung misalnya mudah kelelahan, merasa lesu hingga seringkali pusing ketika bergerak terlalu cepat. Jika kamu memiliki tanda-tanda anemia, sebaiknya perbaiki intensitas konsumsi jagung manis.

  1. Menyehatkan mata dan kulit

Warna jagung manis yang kuning terang ternyata menjadi indikasi bahwa sayuran ini memiliki beta-karoten di dalamnya. Beta karoten dibutuhkan oleh tubuh untuk memproduksi vitamin A yang dibutuhkan beberapa organ secara spesifik.

Misalnya seperti menjaga kesehatan mata dan kulit secara menyeluruh. Tetapi konsumsi vitamin A yang terlalu banyak juga dapat memberikan efek negatif sehingga tetap harus diperhatikan konsumsinya.

  1. Mengendalikan diabetes

Kegagalan tubuh untuk menyesuaikan kebutuhan insulin dan mengendalikan gula darah di dalam tubuh dikenal dengan penyakit diabetes. Ketika sudah mengalami diabetes, penyakit ini tak dapat disembuhkan dan hanya bisa dikendalikan.

Selain suntik insulin atau obat-obatan, jagung manis menjadi salah satu asupan yang dapat membantu mengendalikan diabetes. Secara alami jagung manis dapat membantu meningkatkan atau menurunkan kadar gula darah pada batas yang aman.

  1. Menjaga kesehatan jantung

Selain menjaga kesehatan kadar gula darah, jagung manis juga dapat mengendalikan kolesterol di dalam tubuh. Asam lemak omega 3 yang ada pada jagung manis dibutuhkan untuk menurunkan kolesterol buruk dan menjaga kesehatan kardiovaskular.

Hasilnya jantung akan lebih sehat dan aliran darahnya terjaga dengan lebih baik. Konsumsi jagung manis juga dinilai dapat mencegah penyumbatan pada pembuluh darah jantung dan mencegah risiko jantung coroner. (net)

Sumber: Detikfood

BERITA POPULER