Selasa, Januari 13, 2026
Google search engine
BerandaGaya HidupLinkLifeStyleShort Getaway Jadi Tren Liburan Favorit Wisatawan Modern

Short Getaway Jadi Tren Liburan Favorit Wisatawan Modern

Link, Banjarbaru – Tren liburan singkat atau short getaway semakin populer di kalangan wisatawan modern. Fenomena ini mengubah cara orang berwisata dari perjalanan panjang menjadi pelarian singkat yang tetap bermakna.

Istilah short getaway merujuk pada liburan singkat yang biasanya berlangsung antara satu hingga beberapa hari. Tujuan utamanya adalah memberi kesempatan bagi pelancong untuk bersantai, menjelajah, dan melepas penat tanpa perlu cuti panjang dari pekerjaan atau kewajiban lain.

Popularitas gaya liburan ini meningkat karena sejumlah faktor. Pekerja dengan jadwal fleksibel kini bisa memanfaatkan akhir pekan atau libur singkat untuk perjalanan singkat tanpa ribet, serta tanpa perlu rencana panjang.

BACA JUGA :  Pemerintah Antisipasi Dampak Fenomena El Nino

Selain itu, short getaway dianggap lebih murah dan mudah direncanakan dibandingkan liburan panjang. Banyak platform perjalanan meluncurkan promo untuk mendorong tren ini wisata ini.

Diantaranya seperti menghadirkan tiket pesawat, hotel hingga pengalaman lokal dengan harga terjangkau. Seringkali diikuti dengan promo atau diskon tertentu lewat platform media sosial yang bekerja sama dengan pelaku industri pariwisata.

Fenomena ini juga mendapat respons dari pelaku industri pariwisata. Operator paket tur kini menawarkan itinerary pendek selama 3-5 hari yang dapat dinikmati tanpa cuti panjang.

Para ahli melihat tren short getaway sebagai bentuk adaptasi gaya hidup modern. Daripada menunggu liburan panjang setahun sekali, wisata singkat secara berkala dianggap lebih efektif dalam meredakan stres kehidupan dan kerjaan.

BACA JUGA :  Pagelaran Seni Budaya Dayak Borneo

Beberapa destinasi kini menjadi favorit short getaway, baik di dalam negeri maupun kawasan luar negeri. Pilihan populer termasuk kota budaya, pantai, wisata kuliner dan kawasan alam yang bisa dijelajahi dalam waktu 2-4 hari.

Tren ini diprediksi akan terus berkembang karena fleksibilitas, kenyamanan, dan nilai pengalaman yang ditawarkan. Short getaway pun kini menjadi pilihan utama banyak wisatawan modern untuk tetap menikmati liburan tanpa harus menunggu cuti panjang.

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU