Rabu, Mei 22, 2024

Tahukah Kamu? 4 Hal Ini Ditemukan Oleh Ilmuwan Perempuan Lho

Sepanjang sejarah, perempuan telah berjuang untuk menemukan suara mereka. Tidak mengherankan jika sejumlah besar ilmuwan perempuan sepanjang sejarah diabaikan hanya karena jenis kelamin mereka.

Seperti 4 hal berikut ini yang sebenarnya ditemukan oleh ilmuwan perempuan, namun tidak dianggap oleh masyarakat saat itu, sebagaimana dilansir dari Brightside.

Menstrual Pads – Mary Beatrice Davidson Kenner

Mary Kenner telah menerima lima hak paten sepanjang hidupnya. Dia bukan hanya seorang penemu abad ke-20 yang luar biasa, tetapi juga seseorang yang memegang rekor paten terbanyak yang diberikan kepada seorang perempuan Afrika-Amerika. Pada tahun 1957, Kenner memperjuangkan hak paten pertamanya untuk sabuk sanitasi yang dapat disesuaikan dengan saku serbet anti lembap yang terpasang di dalamnya, sehingga darah menstruasi tidak akan bocor dan menodai pakaian.

“Suatu hari, saya dihubungi oleh sebuah perusahaan yang menyatakan minat untuk memasarkan ide saya. Saya sangat gembira,” kata Kenner. Seorang perwakilan perusahaan pergi ke rumah Kenner untuk bertemu dengannya.

Namun setelah pertemuan itu, mereka tiba-tiba melanggar kesepakatan. Kenner menghadapi diskriminasi rasial yang sama di mana pun dia mencari investasi. Akhirnya, tanpa dukungan finansial, paten Kenner pun berakhir.

BACA JUGA  Ganda Putri Indonesia Menang Lawan Malaysia

Popok Sekali Pakai – Marion Donovan

Marion Donovan adalah salah satu penemu perempuan paling sukses di masanya, setelah menerima total 20 hak paten. Di tahun 40-an saat perempuan hanya memiliki sedikit pilihan untuk bayi mereka, Donovan tanpa sengaja menemukan ide popok sekali pakai dengan memotong tirai shower yang disebutnya dengan boater.

Meski begitu, tidak ada satu pun investor yang tertarik dengan idenya. Donovan pun menjual popok buatannya di Saks Fifth Avenue pada tahun 1949 dan langsung sukses besar. Namun dua tahun kemudian, Donovan menjual perusahaan berikut hak patennya.

Pulsar  — ​​Jocelyn Bell Burnell

Jocelyn Bell Burnell menemukan pulsar pada tahun 1967 saat bekerja sebagai asisten peneliti di Cambridge. Itu menjadi salah satu penemuan astronomi paling menakjubkan di abad ke-20. Jocelyn menunjukkan penemuannya kepada penasihatnya dan tim mulai bekerja sama untuk mempelajari fenomena itu.

Namun, Burnell tidak menerima apa pun untuk penemuannya. Sebaliknya, penasihatnya, Antony Hewish dan Martin Ryle, menerima Hadiah Nobel Fisika pada tahun 1974. Meski tidak mendapatkan Hadiah Nobel, Burnell telah memenangkan banyak penghargaan, termasuk Most Inspirational Living Woman Scientist.

Heliks ganda DNA – Rosalind Franklin

BACA JUGA  Tak Hanya Jadi Minuman Favorit, Ternyata Kopi Bisa Untuk Kecantikan

Rosalind Franklin memberikan kontribusi penting bagi sains. Foto-foto sinar-X DNA-nya mengungkapkan struktur molekul yang sebenarnya sebagai heliks ganda dan meletakkan dasar bagi James Watson dan Francis Crick untuk menyatakan bahwa struktur DNA adalah polimer heliks ganda.

Mereka akhirnya menerima Hadiah Nobel untuk penelitian mereka bersama dengan Maurice Wilkins, rekan Rosalind. Keterlibatan Franklin dalam penelitian DNA dihentikan oleh kematiannya akibat kanker pada tahun 1958. Tetapi rekannya, Aaron Klug, melanjutkan penelitiannya dan akhirnya memenangkan Hadiah Nobel Kimia pada tahun 1982.

Itulah beberapa hal yang sebenarnya ditemukan oleh ilmuwan perempuan. Ini membuktikan bahwa perempuan juga sama hebatnya dengan para pria dan memiliki kesempatan serta hak yang sama untuk meraih kesuksesan. (net)

Sumber: Beautynesia.id

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

TERPOPULER