Tambang Galian C Ilegal Penyebab Banjir Cempaka?

Facebook
Twitter
LinkedIn
aktivitas galian c diduga penyebab banjir bandang

Link, Banjarmasin – Parahnya banjir bandang yang melanda sebagian wilayah Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan diduga terjadi akibat maraknya penambangan Galian C di wilayah Kelurahan Cempaka.

Hal itu diungkapkan Bahaudin Koordinator LSM Kelompok Masyarakat Pemerhati Infrastruktur Banua (LSM KMPIB) Kalimantan Selatan.

“Banjir yang terjadi pada Senin 4 Juli 2022 lalu menjadi yang terparah selama tahun 2022 ini, Itu semua menurut pantauan kami terjadi akibat degradasi lingkungan di kawasan atas akibat aktivitas pembangan Galian C,” ujarnya kepada Linkalimantan.com.

Baha pun menunjuk beberapa titik aktivitas yang dimaksud. Antara lain di kawasan Gunung Kupang, Kelurahan Cempaka dan di kawasan atas perbatasan antara Kelurahan Cempaka-Sungai Ulin.

“Masalah ini sudah kami laporkan ke Polda Kalsel tempo hari bersamaan aksi unjuk rasa KMPIB Kalsel ke Kejati Kalsel,” ujarnya.

Baca Juga  Ngulik Agenda Besar Vivi Zubedi Membawa Produk Lokal Go International (4)

Pada aksi unjuk rasa kami di Kantor Kejati Kalsel kemarin (7 Juli 2022) paparnya, LSM KMPIB Kalsel menyampailan kepada Krimsus Polda Kalsel terkait adanya dugaan aktivitas pertambanhan ilegal berupa tanah Galian C/urugan di Kecamatan Cempaka Banjarbaru.

“Ada dugaan aktivitas tersebut dilakukan secara illegal. Nah, jika memang illegal jelas aktivitas tersebut bertentangan ketentuan Pasal 162.UU No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara,” ungkapnya.

Sementara itu, Kadis Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru Sirajoni saat dikonfirmasi tidak menampik ada aktivitas penambangan Galian C tanpa dilengkapi perizinan.

“Tetapi soal itu bukan lagi kewenangan kami, tetapi menjadi kewenangan Pemprov Kalsel,” ujarnya.

Mendapati hal itu, Sirajoni mengaku sudah menindakalanjuti sejumlah laporan dari masyarakat. Yakni berupa memberikan surat teguran kepada pihak yang melakukan aktivitas penambangan.(spy/wahyu/BBAM/ft dok)