Senin, Maret 4, 2024

Tempeh atau Tempe Mendoan Tampil di Google Doodle

JAKARTA- Tema Google Doodle hari ini adalah tempeh/tempe mendoan, pada Sabtu (29/10/2022). Ketika pertama kali Anda membuka laman Google, muncul Gambar Google Doodle bertema tempe mendoan.

 

Lantas, mengapa Google tampilkan tempe mendoan hari ini? Keterangan dari laman Google Doodle  ilustrasi yang digunakan adalah karya dari Reza Dwi Setyawan, pria yang menetap di Semarang, Jawa Tengah.

 

Yakni menggambarkan ilustrasi tentang tulisan Google dihiasi makanan tempe termasuk gambar memotong tempe sebelum digoreng menjadi mendoan.

 

Dikutip dari laman Google, Doodle hari ini merayakan Tempe Mendoan dan diilustrasikan oleh artis tamu Reza Dwi Setyawan yang berbasis di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia.

 

Tempeh atau tempe mendoan biasanya terbuat dari kedelai, tetapi dapat dibuat dari banyak kacang-kacangan, biji-bijian,dan kacang-kacangan lainnya dengan proses fermentasi yang sama. Sedangkan mendoan adalah makanan tempe goreng yang berasal dari Eks Keresidenan Banyumas, Jawa Tengah.

 

Kata Mendoan sendiri berasal dari bahasa Banyumasan, yaitu mendo yang berarti setengah matang atau lembek. Dengan demikian, tempe mendoan artinya kegiatan memasak dengan minyak panas yang banyak dengan cepat, sehingga masakan tidak benar-benar matang.

 

Menurut keterangan di situs resmi Google, tempeh pertama kali didokumentasikan pada tahun 1600-an di Desa Tembayat, Klaten, Jawa Tengah, Indonesia dan tercatat dalam Serat Centhini, kompilasi dua belas jilid kisah dan ajaran Jawa, ditulis dalam bentuk syair dan diterbitkan pada tahun 1814.

 

Untuk tempe mendoan sendiri mempunyai jenis tempe yang khusus, dengan ciri bentuk yang tipis. Pengolahan tempe mendoan dapat dilakukan menjadi tiga macam, yaitu mendoan goreng basah, mendoan goreng kering dan juga keripik mendoan.

Baca Juga  Rambut Beruban? Coba 5 Makanan Ini

 

Orang-orang di seluruh dunia biasanya mengonsumsi tempe sebagai pengganti daging, dipadukan dengan nasi dan sayuran.

 

Ini menawarkan berbagai manfaat kesehatan, seperti meningkatkan kesehatan usus dan otak. Kaya akan nutrisi seperti protein, serat, prebiotik, dan vitamin B12, tempeh atau tempe mendoan yang berbahan dasar kedelai yang diproses secara minimal ini menjadi pilihan populer bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia dan muncul di kalangan pencinta kesehatan di seluruh dunia.

 

Berbagai daun dapat digunakan untuk membungkus tempeh selama fermentasi. Daun waru, jati, dan jambu adalah beberapa yang tertua, sedangkan daun pisang adalah yang paling populer di Indonesia.

 

Nama tempe mendoan juga disematkan pada tempe mentah tipis khusus walaupun masih belum digoreng, dengan tujuan untuk memudahkan dalam transaksi jual beli tempe dan juga untuk membedakan dengan jenis tempe yang lain.

 

Ada banyak cara untuk mengonsumsi tempeh, tetapi karena rasanya yang enak, ‘tempe goreng’ atau tempe mendoan telah menjadi hidangan tempe yang paling populer. Tempe mendoan biasanya dipadukan dengan berbagai jenis sambal (ditumbuk dan dibumbui cabai) dan kecap manis (kecap manis yang terbuat dari kedelai yang difermentasi).(spy/net)

 

BERITA POPULER