Sabtu, Februari 24, 2024

Warga Korban Banjir Rindukan Kunjungan Pemerintah

Link, Martapura – Warga korban kebajiran di Desa Tunggul Hiran hingga Bincau Muara Kecamatan Martapura Kota, Kabupaten Banjar merindukan perhatian pemerintah.

Sudah dua pekan sebagian warga korban banjir di Desa Tunggul Hirang dan Desa Bincau terdampak banjir. Namun sampai saat ini mereka merasa belum ada perhatian dari pemerintah.

“Kunjungan apalagi bantuan dari pemerintah sampai saat ini belum ada. Tidak tahu kemana pemerintahnya, mungkin pemerintah hilang,” ujar perempuan baya warga Desa Bincau, Minggu (5/2).

Menurut perempuan baya yang mengaku datang dari kondangan tersebut, di kampungnya lebih dari 100 unit rumah warga yang terendam banjir. Bahkan di dalam rumah kedalaman air sudah mencapai 1 meter.

Ditanya apakah tidak ingin mengungsi? Perempuan baya tersebut mengaku sampai saat ini belum ada niatan untuk mengungsi. Pun dengan pemerintah, warga pun seakan tak lagi berharap bantuan.

Baca Juga  Ketua DPRD Pertanyakan Penamaan Taman CDS

Sementara itu, Irwan Bora, Anggota DPRD Kabupaten Banjar mengaku prihatin dengan beredarnya video yang menggambarkan ketidakpercayaan masyarakat dengan pemerintah.

“Ini realita yang semestinya tidak perlu terjadi. Apalagi Desa Bincau, Tunggul Hirang dan Desa Labuan Tabu itu berada di wilayah Kecamatan Martapura Kota. Dekat sekali dengan pusat pemerintahan Kabupaten Banjar,” ujarnya usai mengikuti telekonferen Partai Gerindra di Kantor DPC Partai Gerindra, Kabupaten Banjar, Senin 6/2 20023.

IOrwan bora pun menegaskan, jika memang pemerintah tidak memberikan rasa keperduliannya dengan warga korban banjir pihaknya akan membuka dapur umum.

“Sesuai arahan Ketua DPC Partai Gerindra, jika situasi memang mengharuskan pihaknya membuka dapur umum maka hal itu akan dilakukan,” ujarnya. (spy)

BERITA POPULER