25 Juli, JH Banjarbaru Kembali Ke Tanah Air

Facebook
Twitter
LinkedIn
JH Banjarbaru dijadwalkan 25 Juli pulang

Link, Banjarbaru – Jemaah Haji Kota Banjarbaru dijadwalkan mulai dipulangkan ke Tanah Air pada 25 Juli 2022 dari Bandara Jeddah, menuju Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Sebanyak 66 orang JH Banjarbaru akan mendarat di Bandara Syamsudin Noor pada 26 Juli 2022 sekira pukul 10.45 Wita bersama jamaah haji asal HSS, HST dan Kabupaten Banjar.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru, H. Mahrus mengatakan, JH asal Kota Banjarbaru menyampai di Bumi Lambung Mangkurat diperkirakan pada Selasa (26/7/2022) sekitar pukul 10.45 Wita.

“Alhamdulillah, diperkirakan tanggal 26 Juli 2022 akan tiba di Debarkasi Banjarmasin, mudah-mudahan tidak delay dan kita berdoa agar jamaah haji kloter 2 Kalsel dalam keadaan selamat dan sehat,” tuturnya, Kamis (21/7/2022) malam pada saat pembukaan MTQ Ke XVIII Kota Banjarbaru di Mess L.

Mahrus melanjutkan, jemaah haji yang akan dipulangkan tersebut sudah mulai bersiap-siap, karena sudah selesai melaksanakan segala proses rukun dan wajib haji.

Sebelumnya, jemaah haji Kota Banjarbaru terdata ada 67 calon jemaah haji. Namun dikarenakan sakit, hanya 66 calon jemaah haji yang berangkat ke Mekkah.

Baca Juga  Rumah Yusuf Mansur Digeruduk Warga

“Kemarin saat pemeriksaan karena kesehatan mereka disuruh rujuk ke RS Ulin dan akhir Banjarbaru hanya memberangkat 66 orang,” ucapnya.

Masih kata Mahrus, hingga saat ini Kemenag Kota Banjarbaru tidak ada menerima kabar satu orang pun jemaah haji Kota Banjarbaru mengalami gangguan kesehatan.

Terkait penjembutan jemaah haji, dikatakan Mahrus bagi keluarga tidak diperkenankan menjemput ke Asrama Haji Debarkasi Banjarmasin. Namun, nantinya penjemputan jamaah haji akan dipusatkan di Masjid Agung Al-Munawarah Banjarbaru di Jalan Trikora.

“Kedatangan mereka kami sambut di asrama haji, teknisnya kami akan kordinasi dengan tim haji Kota Banjarbaru. Nanti juga setelah diasrama haji setelah istirahat akan diarahkan ke Masjid Agung mungkin akan diterima kembali oleh pak wali kota,” tuturnya.

Mahrus menambahkan, mengenai prosedur penerimaan jemaah haji, tentunya akan memakai prokes ketat, seperti pengecekan suhu tubuh dan lain-lain.

“Prokes tetap ketat, suhu badan akan dicek, kalau lebih dari 37 derajat celcius akan dilakukan isolasi dan akan diberikan pengobatan bagi jemaah haji, kalau dibawah 37 derajat celcius akan dipersilahkan pulang,” pungkasnya. (juwita/BBAM)