Link, Martapura – Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) mendapatkan pelaksanaan training center yang dibuka oleh Wakil Bupati Banjar, Said Idrus Al Habsyie, pada Sabtu (13/6/2026) siang.
Bertempat di salah satu hotel di Kota Banjarbaru, kegiatan training center dalam rangka mematangkan persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang akan digelar pada 18–26 Juni 2026 di Kabupaten Barito Kuala secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Banjar, Said Idrus Al Habsyie.
Diikuti 61 peserta yang terdiri atas kafilah, pelatih, pembimbing, serta pengurus LPTQ Banjar, pada kesempatan tersebut Said Idrus mengatakan, pelaksanaan training center sebagai tahapan strategis untuk memantapkan kesiapan teknis, mental, dan spiritual menjelang pelaksanaan MTQ di Barito Kuala.

“Training center bukan sekadar agenda pemusatan latihan, tetapi untuk memperkuat kemampuan dalam membangun mental juara, dan tampil optimal saat membawa nama Kabupaten Banjar di tingkat provinsi,” katanya.
Tak hanya itu, Said Idrus juga berpesan kepada seluruh kafilah, pelatih, pembimbing, dan pengurus LPTQ Banjar agar tetap menjaga kesehatan dan stamina selama mengikuti rangkaian latihan. “Kemampuan terbaik tidak dapat ditampilkan apabila kondisi fisik tidak terjaga dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah, dan menunjukkan kualitas yang tidak hanya tercermin dari kemampuan membaca, menghafal dan memahami Al-Quran, tetapi juga melalui sikap, akhlak dan etika yang baik selama mengikuti perlombaan.
“Kafilah Kabupaten Banjar harus mampu menunjukkan keunggulan yang utuh. Bukan hanya unggul dalam bacaan dan hafalan Al-Quran, tetapi juga menjadi teladan dalam adab, sopan santun dan perilaku selama mengikuti perlombaan,” harapnya.
Pada kesempatan tersebut, Said Idrus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LPTQ Banjar yang telah konsisten melakukan pembinaan terhadap generasi Qurani, dan menyampaikan komitmen Pemkab Banjar dalam mendukung program pembinaan untuk melahirkan peserta berprestasi dan berkarakter.
“Hasil akhir merupakan ketetapan Allah SWT. Namun ikhtiar, kerja keras dan persiapan yang matang adalah tanggung jawab kita bersama. Saya berharap seluruh peserta dapat memberikan kemampuan terbaiknya untuk mengharumkan nama Kabupaten Banjar,” tutupnya.(znd/link)

