Link,Jakarta – Bencana alam dahsyat menggungcang wilayah Selatan dan Midwest Amerika Serikat. Amukan badai dahsyat dan tornado menewaskan sedikitnya tujuh orang, Kamis (3/4/2025). Para ahli cuaca memperingatkan bencana ini belum berakhir, hujan deras dan banjir besar diperkirakan terjadi beberapa hari ke depan.
Mengutip dari AP News, tornado yang melanda wilayah dari Oklahoma hingga Indiana telah meratakan banyak rumah dan infrastruktur. Gubernur Tennessee, Bill Lee, menyebut kehancuran di Selmer sangat besar, dengan beberapa lingkungan benar-benar musnah.
“Kerusakan ini sangat besar. Yang paling sulit adalah mengetahui bahwa kehidupan orang-orang telah hancur,” kata Lee di kota Selmer yang terdampak parah. “Dalam beberapa kasus, nyawa benar-benar hilang, sementara dalam kasus lain, segala yang mereka miliki terhempas ke pepohonan.”
Lee mengingatkan, masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca buruk yang masih akan berlanjut. Para ahli cuaca memperingatkan bahwa kondisi cuaca akan semakin buruk dan berpotensi menyebabkan bencana lebih besar.
Citra satelit menunjukkan badai petir terus bergerak di jalur yang sama, dengan dampak besar diperkirakan terjadi di Arkansas, Tennessee, dan Kentucky. Pusat badai terletak di sepanjang Sungai Mississippi, dengan lebih dari 1,3 juta orang di Memphis berada dalam zona bahaya.
Salah satu tornado di Arkansas bahkan mengangkat puing-puing hingga setinggi 8 kilometer ke udara. Tim penyelamat masih melakukan pencarian korban di beberapa negara bagian, sementara banyak wilayah mengalami pemadaman listrik akibat kabel yang roboh.
Jalan raya dan rumah warga mengalami kerusakan parah akibat angin kencang, memaksa banyak orang mengungsi ke tempat yang lebih aman. Badai ini diperkirakan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan, dengan curah hujan tinggi yang berisiko menyebabkan banjir bandang.
Para ahli cuaca menyebut badai ini berpotensi menjadi salah satu yang paling parah dalam sejarah. Warga di wilayah terdampak diminta untuk tetap siaga terhadap cuaca ekstrem yang masih berlanjut.
Sumber: RRI