Sabtu, Maret 2, 2024

Keren, Awang Bangkal Barat Bangun Agrowisata

Link, Martapura  –  Pembangunan sektor pariwisata di Kabupaten Banjar erat kaitannya dengan Kecamatan Karang Intan. Itu lantaran di wilayah yang dipimpin Camat M Ilmi ini terdapat ratusan potensi objek wisata, baik yang sudah dikelola dengan baik, maupun yang belum tersentuh.

Dari sekian banyak desa di wilayah Kecamatan Karang Intan yang dikenal dengan destinasi wisatanya, Desa Awang Bangkal Barat merupakan salah satu kawasan yang memiliki sejumlah objek wisata potensial. Kini desa tersebut tengah membangun agrowisata.

“Alhamdulillah, selain dikenal sebagai daerah penyuplai batu gunung, Desa Awang Bangkal juga memiliki kekayaan objek wisata. Terbaru Pak Kades Pajrul Ripani memimpin pembangunan destinasi wisata dengan konsep pertanian dan alam atau Agrowisata,” ungkap Camat Karang Intan M Ilmi kepada Linkalimantan.com, Kamis 23 Februari 2023.

Diungkapkannya, pembangunan wisata berkonsep agrowisata  di Desa Awang Bangkal Barat itu jelasnya, sudah berjalan 50 persen.

Senada dengan itu, Pajrul Ripani, selaku Kepala Desa (Pembakal) Awang Bangkal Barat menambahkan, agrowisata yang dibangun itu diyakini banyak memberikan manfaat positif.

Baca Juga  Saidi Masyur Rombak Lagi Ratusan Pejabatnya

“Luasnya 4 hektare yang dibangun sejak pertengahan Tahun 2022 silam. Saat ini sudah memasuki tahap pembangunan gajebo-gajebo untuk tampat santai para pengunjung, Jika sudah selesai, nanti akan langsung dibuka dan diresmikan,” ujarnya.

Pajrul menyebutkan, gajebo yang disedikan untuk bersantai menikmati pemandangan sekitar dengan konsep alam ini,ada sebanyak 20 unit berukuran 3×3 meter dan 2 unit gajebo ukuran 3×12 meter.

”Rencana akan dibangun lagi gajebo tambahan yang difungsikan sebagai tempat rapat dengan ukuran sekitar 15×20 meter dengan kapasitas 100 orang,” sebutnya.

Agar lebih menarik perhatian, tambah Pajrul, pihaknya juga akan menyediakan wahana lesehan terapung dan kolam pemancingan, karna bagi Pajrul semakin ramai pengunjung, maka akan dapat meningkatkan PADes desanya.

” Untuk pekerja atau karyawan mulai dari juru masak hingga penjaga keamanan di tempat tersebut, kita akan memberdayakan perempuan dari PKK, sedangkan untuk pramusaji dari karang taruna. Diperkirakan ada sekitar 100 pekerja nantinya” pungkasnya.(spy/BBAM)

BERITA POPULER