BBM Naik, Tarif Angkot di Banjarbaru Naik

Facebook
Twitter
LinkedIn
tarif angkot naik

Link, Banjarbaru – Dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kini mulai terasa. Salah satunya tarif angkutan kota (angkot) di wilayah Kota Banjarbaru juga naik.

 

Kenaikan harga BBM yang diumumkan Presiden RI Joko Widodo sejak 3 September 2022 kemarin, sudah mulai terasa dampaknya. Supir angkot pun mulai menaikkan tarif perjalanan. Alasannya tentu saja menyesuaikan harga BBM.

 

“Besaran kenaikan tarif angkot bervariasi yakni Rp 1.000 untuk jarak tempuh dekat dan Rp 5.000 untuk jarak tempuh jauh. Sekarang tarifnya menjadi Rp 6.000 sebelumnya hanya Rp 5.000 untuk jarak dekat. Sementara untuk jarak jauh naik menjadi Rp 15.000 di mana sebelumnya hanya sebesar Rp 10.000,” tutur Dardiansyah, salah satu supir angkot.

Baca Juga  Presiden Umumkan Kenaikan BBM, Pertalite Rp10.000

 

Ia mengaku keberatan dengan kenaikan BBM kali ini. Dan berharap agar pemerintah mencabut keputusan tersebut.

 

“Pasti sangat keberatan. Biasa isi paling banyak Rp 50.000 sekarang Rp100.000 lebih, itu baru BBM saja,” ucapnya.

 

Sebelumnya, pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi. Pertalite yang semula Rp7.650 per liter, naik menjadi Rp10.000 per liter.

 

Kemudian, untuk Solar bersubsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter. Kenaikan juga terjadi pada jenis pertamax yakni dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter. (juwita/BBAM)