Dampak Banjar di Martapura Mulai Parah

Facebook
Twitter
LinkedIn

Link, Martapura – Dampak banjir di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Martapura Kota dan Martapura Timur mulai parah. Utamanya titik-titik perkampungan yang berhuni di pinggiran Sungai Martapura. Luapan sejak dua hari lalu sudah memasuki rumah-rumah warga.

Muhammad Ramli selaku Camat Martapura, menyebut bencana banjir yang terjadi akibat tingginya intensitas curah hujan tersebut sudah merendam sejumlah desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Martapura.

“Sejumlah desa dan kelurahan yang terdampak banjir, yakni Desa Tunggul Irang Ulu, Tunggul Irang Ilir, Bincau, Bincau Muara, Labuan Tabu, Desa Jawa Laut, Pasayangan Barat, Keraton, Tanjung Rema, Pemasiran, Komplek Perumahan Berkat Alam Sekumpul, Lutfia Tunggal, Sungai Sipai, Cindai Alus, Karang Putih, Tungkaran Keramat, Kelurahan Jawa, dan Desa Tambak Baru Ulu, Tambak Baru Tengah, dan Tambak Baru Ilir yang berada di bantaran Sungai Martapura,” bebernya.

Muhammad Ramli menjelaskan, sejumlah desa dan kelurahan tersebut mulai terdampak banjir sejak 18 Maret 2022 lalu, dengan ketinggian air bervariasi mulai dari 20 Cm hingga 50 Cm.

Baca Juga  Hujan Sejak Subuh Cempaka Banjir Lagi

“Untuk data pasti jumlah unit rumah dan KK yang terdampak banjir masih dalam proses. Tapi kami memperkirakan ribuan rumah di wilayah Kecamatan Martapura terdampak banjir. Tapi, tenaga kesehatan dari Puskemas sudah turun ke lapangan memberikan bantuan kesehatan untuk warga terdampak banjir. Pihak Pemerintah Desa (Pemdes) pun sudah berusaha memberikan bantuan untuk warga yang terdampak cukup parah, karena desa sendiri memiliki anggaran tanggap bencana yang bersumber dari alokasi Dana Desa (DD),” pungkasnya.

Sementara itu walau pun masih minim, bantuan sembako dari warga untuk warga mulai mengalir. Namun karena jumlahnya masih sangat terbatas, para relawan pun mengaku harus mendatangani warga-warga yang benar-benar layak mendapatkan bantuan.(spy)