Dekranasda Kalsel Giat Promosi Produk Unggulan

Facebook
Twitter
LinkedIn
dekranasda kalsel giat promosikan produk unggulan

Link, Banjarmasin – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kalimantan Selatan (Dekranasda Kalsel), Hj Raudatul Jannah kian giat mempromosikan produk-produk unggulan khas Kalsel.

Teranyar, Dekranasda Kalsel menyampaikannya saat Talk Show UMKM bersama Putri Indonesia ( Mustika Ratu ), Pertamina, KKP, dan Bank Indonesia di Teras Halaman Kantor Gubernur, Banjarmasin. Sabtu (23/7)..

Raudatul mengatakan, Kalsel banyak memiliki produk-produk lokal yang asal muasalnya atau akar rumputnya dari adat dan budaya suku banjar dan suku-suku lain.

“Dari adat dan budaya inilah berkembang sehingga ada produk-produk yang hasil olahan seperti kuliner dan kerajinan,” katanya.

Lebih jauh istri Gubernur Kalsel Sahbirin Noor ini menuturkan, untuk kuliner ada banyak jenis dan ragam khas Kalsel yang tersebar dimasing-masing kabupaten kota. Diantaranya ada di Hulu Sungai Selatan dengan kuliner khas Ketupat Kandangan dan Kota Banjarmasin dengan Soto Banjarnya.

“Semuanya enak-enak dan semuanya memang berasa sangat nikmat dilidah. Kalau tidak percaya silahkan dicoba. Dan semua itu sudah ada disekitar kita,” ucapnya bangga.

Lebih lanjut Raudatul menambahkan, selain kulinernya ada juga hasil kerajinan yang beragam disetiap kabupaten kotanya seperti produk bahan kain yaitu kain sasirangan, Kemudian ada anyaman seperti anyaman bamban, anyaman purun, dan anyaman rotan, batu-batu permata, dan kerajinan sisa kayu ulin yang dijadikan benda perabot rumah tangga.

“Nah itu semua ada distand-stand Expo Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia di Siring 0 km. silahkan kunjungi, nikmati dan silahkan beli seperti apa produk khas Kalsel,” katanya.

Baca Juga  Enam Saksi Perkara KONI Banjarbaru Kembali Dipanggil

Disamping itu, istri Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor ini juga menyampakan bahwa pihaknya terus melakukan pembinaan kepada UMKM, dengan melakukan upaya sinkronisasi, koordinasi dan sinergitas.

“Jadi kami menjembatani antara pelaku umkm dengan stakeholder atau dengan mitra yang barangkali bisa menggandeng mereka untuk melakukan pembinaan, penguatan dan permodalan,” ucapnya.

Selain itu, juga sudah melakukan peningkatan kemampuan terhadap para pelaku UMKM dengan cara memberikan pelatihan-pelatihan seperti pelatihan dengan pewarna alami terhadap sasirangan, menggelar lomba desain motif sasirangan agar berkembang inovasi dan kreatifitasnya.

“Jadi semua itu tidak terpaku pada motif-motif yang dulu-dulu saja, tetapi semakin banyak kreatifitas terhadap motif yang tentu saja segmen pasarnya semakin luas,” katanya.

Hjm Raudatul Jannah menambahkan bahwa selain melalui Dekranasda, Tim Penggerak PKK Kalsel kami banyak melakukan upaya pembinaan terhadap UMKM dengan program UP2K dan ini banyak juga tampil pada Expo GBBI ini dengan produk olahan UMKM binaan Penggerak PKK Kalsel.

“Kami ingin masyarakat Kalsel punya kemandirian dalam bidang ekonomi dan punya kelebihan dibidang yang lain. Jangan hanya puas dengan satu tapi kami ingin lebih bangkit lagi inovasi dan kreatifitasnya,”ucapnya.

Sementara, Direktur Pemasaran Ditjen, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Erwin Dwiyana mengaku dampak positif Gernas BBI sangat dirasakan oleh UMKM. Dia pun semakin termotivasi untuk terus memberikan program terbaik bagi UMKM, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.(spy)