Dewan Usulkan 3 Raperda, Taufik Katakan Ini

Facebook
Twitter
LinkedIn
tiga raperda inisiatif dewan diusulkan melalui paripura

Link, Banjarbaru – Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Banjarbaru dan Pemerintah setempat, usulkan 3 buah rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif dari 3 yang di usulkan oleh Dewan. Salah satunya Pengembangan ekonomi kreatif.

Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarbaru Kamis 25 Agustus 2022 membahas soal usulan tiga Raperda inisiatif dewan. Yakni Raperda tentang Kampung wisata, Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Raperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

Wakil DPRD Taufik Rachman, SH, MH kepada Linkalimantan.com menuturkan salah satu usulan  tersebut bertujuan agar dapat membantu mengembangkan ekonomi kreatif dan kampung-kampung tematik yang ada di Kota Banjarbaru.

“Tujuannya agar lebih menghasilkan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” sebutnya.

Kemudian soal Perlindungan Lahan Pertanian Langan Berkelanjutan, bebernya, tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya penurunan luasan lahan di kemudian hari, akibat maraknya pembangunan di Banjarbaru.

“Karena Wilayah Banjarbaru ini sendiri wajib memiliki lahan pertanian minimal 1000 hektare, dan itu sebenarnya sudah terpenuhi. Dimana luasan lahan tersebut 80% ada di Kelurahan Bangkal sisinya ada daerah Landasan Ulin, inilah yang kita jaga,” sebutnya

Baca Juga  Desa Gunung Ulin Larang Angkutan Batubara Melintas

Dengan adanya usulan insiatif ini , bebernya, pemerintah setempat mudah untuk memberi regulasi subsidi kepada para petani, sehingga mereka lebih bersemangat lagi untuk menjadi petani.

“Dengan adanya bantuan itu harapan kami lahan pertanian tetap bisa dipertahankan,” akhirnya.

Rapat paripurna tersebut telah membahas tiga agenda yakni Penandatanganan Kesepakatan Bersama Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan Tahun Anggaran 2022 dan Penyampaian 3 buah Raperda serta Pengambilan Keputusan Terhadap 2 buah Raperda.

Agenda ini merupakan proses penyempurnaan penyusunan perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2022 bersama dengan tim anggaran pemerintah Kota Banjarbaru. Untuk kemudian dapat ditetapkan sebagai pedoman penyusunan rancangan perubahan APBD Tahun Anggaran 2022.(oetaya/BBAM)