Gustava Yandi Bersama Lima Pejabat Luar Daerah, Bidik Kursi Esselon II di Pemko Banjarbaru

Facebook
Twitter
LinkedIn

Link, Banjarbaru – Pengisian kursi jabatan kosong di lingkungan pemerintahan sudah seharusnya dilakukan. Nah, dengan pola lelang jabatan, siapa saja yang memiliki persyaratan cukup berpeluang untuk menduduki jabatan yang diinginkan.

Sehubungan dengan kebutuhan tersebut, saat ini Pemko Banjarbaru tengah melaksanakan seleksi untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama 8 satuan kerja pimpinan daerah. Menarik karena diluar dugaan banyak pejabat yang berminat untuk mengikuti seleksi tersebut. Mereka bukan hanya berasal dari pejabat di lingkungan Pemko Banjarbaru tetapi juga dari luar daerah termasuk Pemprov Kalsel.

Dari lembar pengumuman hasil seleksi administrasi yang ditandatangani Sekdako Sayyid Abdullah Alkaff tertanggal  15 Maret 2022, terdapat 6 nama pejabat dari luar. DR H Gustava Yandi yang beberapa waktu lalu difungsionalkan Gubernur Kalsel dari jabatan kepala dinas termasuk dalam lembar lampiran pengumuman tersebut pada kolom BP2PK.

“Kalu Pak Yandi dari awal sudah disebut-sebut memang akan masuk dalam jajaran pejabat di lingkungan Pemko Banjarbaru. Isunya beliau disebut-sebut akan menduduki jabatan sekdako,” ujar salah seorang pejabat yang ikut dalam seleksi tersebut.

Baca Juga  Dinas Pertanian Pastikan Hewan Ternak Bebas PMK

Selain Gustava Yandi, masuk juga nama Gusnanda Effendi yang juga berasal dari Pemprov Kalsel di deretan nama-nama peserta seleksi di kolom Dinas Pendidikan.

Selain nama dua bersaudara tersebut, di kolom calon Sekwan DPRD Kota Banjarbaru terpampang nama Muhammad Muzziburrakhman yang berasal dari Pemkab Batola.

Sementara itu, dari Kabupaten Banjar muncul dua nama, yakni Irwan Jaya di  PUPR dan Noon Zairina Waskita di kolom KP3. Terakhir ada nama pejabat dari Kabupaten Balangan, Hilmi Ariffin di kolom jabatan KP3.

Walikota Banjarbaru HM Aditya Mufty Ariffin saat dikonfirmasi usia acara pisah sambut Kejari Kota Banjarbaru mengatakan, tidak masalah ada pejabat luar daerah ikut dalam lelang jabatan.

“Lelang inikan sifatnya terbuka, jadi siapa saja boleh mendaftar sepanjang syaratnya terpenuhi,” ujarnya.

Terkait, nama-nama pejabat para peserta lelang dari luar Aditya menegaskan dirinya tidak pernah bertemu dengan mereka sebelum.

“Silah saja mengikuti seleksi terbuka, saya tidak mencampuri proses lelang jabatan ini,” katanya. (Wahyu/BBAM)