Jalan Desa Paran Balangan Amblas Parah

Facebook
Twitter
LinkedIn
amblas, jalur Jalan Desa Paran terganggu

Link, Paringin – Ruas Jalan Desa Paran, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan kondisinya kian memprihatinkan. Kini kondisi di salah satu titik ruas jalan tersebut amblas kian parah.

Kondisi ruas jalan di Desa Paran, Kecamatan Pringin, Kabupaten Balangan yang amblas pada Senin (5/9/2022) kemarin, kini kondisinya kian parah. Akibatnya arus lalu lintas pun sangat terganggu. Masyarakat pun dibuat khawatir.

“Pertama kali amblas pada Senin lalu, kondisi jalan ini tak sedalam sekarang,” ungkap Muhamad Famid, Sekretaris Desa Paran sebagimana dilansir Klikkalimantan.com, Rabu 7 September 2022.

Famid pun menjelaskan, jika poros jalan tersebut sangatlah penting. Mengingat fungsinya sebagai jalur penghubung antar Kecamatan Paringin, Juai, dan Halong.

“Salah seorang warga yang rumahnya dekat dengan ruas jalan mengatakan, jalan amblas jalan tambah parah tadi malam sekitar pukul 22.00 Wita,” ujarnya ditemui sejumlah awal media.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kata Famid, kondisi ruas jalan beraspal itu mengalami penurunan hingga kedalaman satu meter lebih atau sekitar 130 Cm. Ambrolnya siring kayu penahan jalan, membuat amblasnya jalan badan jalan kian parah.

Baca Juga  Wakil Ketua MPR, Silaturahmi Ke Guru Bakhiet

Kian parahnya kerusakan jalan tersebut menurut dia, dipicu kondisi tanah yang basah akibat diguyur hujan seharian. Apalagi ternyata sebelum amblas, kondisi aspal sudah retak. Atas kejadian ini, ia berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan agar tidak bertambah parah. “Takutnya nanti ada korban, dan kalau tambah parah hingga tidak bisa di lewati, jalan alternatif menuju Kecamatan Juai Halong jauh sekli jarak nya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (kabid) Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel, Yasin Thoyib mengaku baru mengetahui perihal amblasnya jalan. “Nanti petugas kita ke sana melakukan survei lapangan, untuk mengetahui langkah apa yang harus diambil sebagai antisipasi awal,” ungkapnya.

Mengenai perbaikan, Yasin Thoyib mengakui kemungkinan tidak bisa dilakukan dalam tahun ini. Sedangkan untuk tahun depan masih harus melihat ketersediaan anggaran terlebih dahulu. “Akan kami bawa rapat dulu dengan pimpinan terkait penanganan lebih lanjut,” kata Yasin. (spy)