Kadishub Banjarbaru Sampaikan Instansinya Diaudit Inspektorat

Facebook
Twitter
LinkedIn
Angkutan pelajar gratis jadi objek audii inspektorat

Link, Banjarbaru – Program Angkutan Pelajar Gratis (APG) Dishub Kota Banjarbaru sepertinya menyimpan persoalan istimewa. Paling tidak hal itu teridikasi dari informasi yang disampaikan Kadishub Kota Banjarbaru Marhain Rahman terkait kedatangan Inspektorat Kota Banjarbaru.

“Saya diberitahu jika kedatangan mereka (Inspektorat Kota Banjarbaru, red.) untuk melakukan pemeriksaan beberapa program yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2021 lalu,” ujar mantan Kastpol-PP Banjarbaru ini kepada Linkalimantan.com, Kamis 30 Juni 2022, di ruang kerja Skertaris Dishub Banjarbaru.

Disampaikannya, jika pihak inspektorat terlebih dahulu telah melakukan pemeriksaan kepada para sopir yang jumlahnya 65 orang.

“Setelah pemeriksaan para sopir telah selesai, kini giliran kami yang diperiksa,” ungkapnya.

Lebih jauh Marhain mengungkapkan sejauh ini dirinya tidak mengetahui hasil pemeriksaan yang dilakukan inspektorat kepada para supir.

“Sampai saat ini saya tidak tahu pasti apa yang didapat dari audit tersebut. Termasuk auditnya juga tentang apa. Jujur hingga saat ini berkasnya saja saya belum melihat,” katanya.

Baca Juga  Perkara KONI, Penyidik Kembali Panggil Saksi

Kadishub membeberkan, memang sebelum kedatangan inspektorat kekantornya dan melakukan pemeriksaan kepada para supir kemaren, seminggu yang lalu dirinya sudah terlebih dahulu dipanggil.

“Saya dipanggil berkenaan dengan kegiatan Angkutan Pelajar Geratis (APG) dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) ada yang mau di audit pihak Inspektorat. Materi auditnya disebutkan  terkait Bahan Bakar Minyak BBM, pada anggaran tahun 2021 yang lalu,” akunya.

Saat ditanya latar belakang audit yang dilakukan Inspektorat Kota Banjarbaru tersebut, Marhain enggan berkomentar.

“Yang paling menerti dengan masalah ini ya Kepala Bidang  Sarana dan Prasarana Transportasi Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, Adi Surya Noor. Silahkan konfirmasi ke sana,” ujarnya. (oetaya/BBAM)