Kekosongan Pejabat Esselon II Pemkab Banjar Terancam Bertambah

Facebook
Twitter
LinkedIn

Link, Martapura – Kekosongan jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Banjar sepertinya akan kembali bertambah. Ini menyusul hasil rekomendasi panitia seleksi terbuka yang merekomendasikan 37 pejabat calon untuk mengisi jabatan kosong dimasing-masing jabatan. Nah dari angka tersebut, tiga pejabat diantaranya merupakan pejabat Esselon II di lingkungan Pemkab Banjar.

Ketiga pejabat tersebut adalah, DR Ir Hj Galuh Tantri Narindra ST yang direkomendasikan pansel diurutan ke tiga pada calon Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalsel.

Kemudian ada lagi calon pejabat Kepala Dinas Kesehatan tercantum nama Dr Diauddin Mkes diurutan paling atas. Hal yang sama juga direkomendasikan pansel pada Ahmad Soulhan ST MT sebagai calon Karo Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Propinsi Kalsel.

Rekomendasi yang ditandatangani Prof DR H Sutarto Hadi MSi MSc sebagai ketua pansel tersebut, tertuang dalam berita acara No 800/015/pansel.JPT/2022 tanggal 07 April 2022.

Di bagian lain, dari beberapa informasi yang didapat di lingkungan Sekretariat Kantor Gubernur Kalsel didapatkan informasi jika pada dalam waktu dekat ini Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor akan kembali melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama.

“Sudah cukup lama kan kosong. Ya kalau tidak ada aral Kamis, 15 April 2022 ini ada pelantikan. Kalau hari Jumatkan tanggal merah,” ujar sumber tersebut.

Baca Juga  BPK Berharap Laporan Keuangan Selalu WTP

Jika hal itu benar dan ketiga pejabat tersebut ikut dilantik, maka kekosongan pejabat di jajaran Pemkab Banjar bertambah. Sebelumnya posisi Kadis PUPR dan Kadisdik Pemkab Banjar sampai hari ini tak kunjung diduduki pejabat definitive.

Menanggapi hal itu, Sekda Banjar M Hilman dikonfirmasi melalui saluran Whatsapps menyebut keberhasilan tiga pejabat Pemkab Banjar yang telah berhasil menembus tiga besar dimasing-masing jabatan, merepakan prestasi yang harus sukuri.

“Alhamdulillah, sebelumnya saya ucapkan selamat dan semoga sukses. Hasil ini membuktikan bahwa pembinaan dan pengembangan karier ASN di Kabupaten Banjar telah bisa menciptakan ASN yang professional dan berkelas. Sehingga mampu bersaing dengan ASN dari Provinsi kasel dan kabupaten/kota lainnya,” tulisnya.

Terkait kekosongan jabatan, Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan Pemkab Banjar ini menyebutkan akan melaksanakan seleksi atau lelang jabatan.

“Akan akan laksanakan seleksi yang kompetetif. Diharapkan dari sana akan  didapatkan pejabat terbaik yang sesuai dengan tusinya,” tulisnya. (spy)