BerandaSosial BudayaLink HealthKomisi I DPRD Apresiasi Kinerja Dinkes Banjarbaru

Komisi I DPRD Apresiasi Kinerja Dinkes Banjarbaru

Link, Banjarbaru – Guna memastikan layanan kesehatan bagi masyarakat berjalan maksimal, Komisi I DPRD menyambangi Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru pada Senin (25/5/2026).

Berdasarkan hasil kunjungan ke Dinkes, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, dr Eko Subiyanto mengatakan, secara keseluruhan cakupan kinerja Dinkes Banjarbaru sudah sangat baik dengan rata-rata persentase mencapai 100 persen.

Kendati demikian, politisi Partai Demokrat ini tetap memberikan beberapa penekanan yang harus dievaluasi dan ditindaklanjuti Dinkes Banjarbaru, di antaranya terkait cakupan masyarakat usia lanjut (usila) dan masyarakat usia produktif yang mengakses layanan kesehatan di setiap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

BACA JUGA :  DPRD Banjarbaru Sampaikan Rekomendasi LKPJ, Beberapa Dinas Dapat Sorotan

“Dinkes Banjarbaru harus menerapkan sistem jemput bola di setiap Puskesmas melalui layanan home care. Hal ini karena keterbatasan mobilitas lansia untuk datang langsung ke pusat layanan kesehatan,” ujarnya.

Sedangkan untuk usia produktif, lanjut dr Eko, setiap bidan di Puskesmas harus melakukan Pemantauan Wilayah Setempat (PWS), sebab kelompok masyarakat usia produktif terbagi dalam beberapa klasifikasi, yakni pelayanan ibu dan anak hingga calon pengantin (catin).

“Khusus catin yang akan memeriksakan diri sebelum menikah ke Puskesmas, tentunya layanan kesehatan ini harus terkoneksi dengan Kantor Urusan Agama (KUA),” katanya.

BACA JUGA :  BRF 2025 Ketua DPRD Banjarbaru Berharap Dapat Meningkatkan Perekonomian

Tak hanya itu, dr Eko juga menyoroti program eliminasi TBC nasional yang perlu ditingkatkan Dinkes Banjarbaru karena cakupan layanan belum mencapai 90 persen. Puskesmas juga diminta menggeser fokus ke depan pada penemuan kasus baru dan proses penyembuhan pasien TBC.

“Untuk penanganan kasus stunting sudah sangat baik. Angka stunting di Banjarbaru berada di angka 11 persen, yang berarti sudah berada di bawah target nasional sebesar 14 persen. Capaian ini tentunya harus dipertahankan dan kalau perlu ditingkatkan lebih baik lagi,” harapnya. (znd/link)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BACA JUGA