Kopi Asal Indonesia Merajai di Pasaran Mesir

Facebook
Twitter
LinkedIn
kopi banjarbaru ke mancanegara

Link, Banjarbaru – Diluar dugaan, Kopi Indonesia ternyata saat ini merajai di pasaran Mesir. Jenis komoditi lainnya pun di pasaran negeri yang dijuluki pusat peradaban dunia pertama ini juga tak kalah mentereng. Kini komoditi unggulan dari Kalimantan Selatan menjadi salah satu incaran investasi dari para pengusahanya.

Hal itu terungkap saat Wakil Kepala Perwakilan Duta Besar Indonesia untuk Mesir Muhammad Aji Surya berkunjung ke kantor Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Senin (20/6) pagi.

Berkunjung ke Kalsel, Muhammad Aji Surya membawa dua pengusaha Mesir yakni Mr. Yamani Itswani CEO Egypt Mediterranean Services dan Mr. Hafez Hussein CEO Hafez Fresh Produce Fruit untuk melihat potensi Kalimantan Selatan.

Mesir Muhammad Aji Surya mengatakan, kedatangan para pengusaha Mesir tersebut guna menjajaki peluang kerja sama potensial. Utamanya kerjasama di bidang pertanian, perternakan, perkebunan maupun kerjasama lainnya.
“Sejauh ini potensi ekspor ke Mesir masih sangat menjanjikan. Itu karena pasar ekspor di sana masih bisa dikembangkan. Hal ini ditambah lagi kemudahan persyaratan untuk ekspor,” ungkapnya.
Produk perkebunan Indonesia utamanya komoditas kopi Indonesia saat ini merajai pasaran di Mesir dengan volume ekspor asal Indonesia mencapai 70 persen.

Baca Juga  PT AM Intan Banjar Sesuaikan Tarif Air Bersih

“Hubungan kerjasama bilateral di bidang perkebunan antara Indonesia-Mesir persentasinya terus meningkat. Dari grafik persentasi, kerjasama antar negara kita dengan mereka di masa pandemic Covid-19 lalu angkanya menunjukkan grafik kenaikan 56 persen,” ujarnya.
Di tempat yang sama Gubernur Kalsel Paman Birin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar yang menyambut kedatangan Wakil Kepala Perwakilan Duta Besar Indonesia untuk Mesir mengatakan, bahwa Kalsel memilki banyak sumber daya di berbagai sektor terutama di perkebunan, peternakan, pertanian dan pertambangan.
Sekda Roy mengatakan, kehadiran pengusaha asal Mesir bisa dimanfaatkan sebaik baik oleh pengusaha di banua untuk meningkatkan perekonomian.
“Banyak peluang dengan hadirnya pengusaha Mesir, harapan kita kerjasama ini bisa meningkatakan ekonomi Kalsel,” katanya.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani menambahkan, pada pertemuan tersebut pihaknya juga telah mempertemukan pengusaha asal negrinya pesepakbola tajir Mohammed Salah Mesir dengan pengusaha di banua.
“Ada beberapa komoditi yang diperlukan mereka. Yakni beras, kopi, teh gaharu, kerajinan rotan, rempah-rempah dan kerajinan manik-manik,” ungkapnya.(spy)