Beranda blog Halaman 116

Kalsel Fokus Tingkatkan Pelayanan Perumahan Rakyat

0
perumahan rakyat
Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Anisa Murni

Link, Banjarbaru – Tantangan pendanaan yang cukup signifikan diakui menjadi hambatan utama dalam mewujudkan target program nasional yakni penyediaan tiga juta rumah dan renovasi perumahan. Kendati demikian Kalsel tetap fokus tingkatkan pelayanan perumahan rakyat, salah satunya melalui sosialisasi kebijakan penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) 2025-2029.

Demikian disebutkan Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Anisa Murni, saat menjadi narasumber sosialisasi kebijakan SPM Perumahan Rakyat di Banjarbaru, Senin (29/9/2027).

“Kita tidak bisa mengandalkan APBD semata. Pendanaan harus inovatif, memanfaatkan berbagai sumber, termasuk kemitraan dengan pihak swasta. Misalnya, dalam pengelolaan fasilitas publik seperti terminal dan infrastruktur lainnya yang bisa dimaksimalkan untuk mendukung pembangunan perumahan,” jelasnya.

Kendati demikian Anisa, menegaskan pentingnya sinergi dan inovasi dalam SPM Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman periode 2025–2029.

Provinsi paparnya, menghadapi tantangan besar dalam mewujudkan target program nasional yakni penyediaan tiga juta rumah dan renovasi perumahan sebagai langkah strategis menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Khususnya di wilayah perdesaan dan kawasan rawan bencana.

“SPM bidang perumahan bukan sekadar target angka. Ini soal bagaimana kita memastikan setiap warga Kalsel mendapat hunian yang layak, aman, dan terjangkau, sesuai visi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Anisa tegas.

Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi efektif antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan koordinasi intens dengan pemerintah pusat.

Lebih jauh, Anisa menyampaikan bahwa fokus strategis Kalsel juga diarahkan pada pembangunan infrastruktur dasar, pengembangan kawasan permukiman terpadu, serta peningkatan pelayanan publik melalui digitalisasi dan reformasi birokrasi. Semua langkah ini ditujukan agar pelaksanaan SPM dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Kita juga harus mampu beradaptasi dengan dinamika pembangunan dan tantangan lingkungan seperti perubahan iklim dan bencana. Penyediaan rumah layak bagi korban bencana menjadi prioritas yang tak bisa ditawar,” katanya.

Sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk menyamakan visi dan memperkuat kapasitas seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi target pembangunan perumahan rakyat selama lima tahun ke depan, sekaligus menegaskan komitmen Kalsel dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui hunian yang berkualitas. (tri)

 

Kodam VI/Mulawarman Serahkan Kodal Korem 101/Antasari ke Kodam XXII Tambun Bungai

0
Kodal Korem 101
Gubernur H. Muhidin Saksikan Penyerahan Kodal Korem 101/Antasari dari Kodam VI/Mulawarman ke Kodam XXII Tambun Bungai

Link, Banjarbaru – Melalui apel penyerahan pasukan, kini Kodal Korem 101/Antasari yang selama ini merupakan bagian dari Komando Daerah Militer (Kodam) Kodam VI Mulawarman yang bermarkas di Kaltim resmi menjadi bagian dari Kodam XXII Tambun Bungai yang bermarkas di Kalimantan Tengah.

Pangdam Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin melakukan prosesi penyerahan pasukan dalam rangka alih Kodal Korem 101/Antasari dari Kodam VI/Mulawarman ke Kodam XXII Tambun Bungai, Senin (29/09/2025) di halaman Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru.

Bertindak selaku inspektur upacara Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha dan Pangdam Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin yang mengawali apel dengan pemeriksaan pasukan.

Turut menyaksikan apel penyerahan pasukan ini, Gubernur Kalsel H Muhidin, Ketua DPRD Kalsel H Supian HK, Kapolda Kalsel Irjenpol Rosyanto Yudha Hermawan, Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, dan forkopimda lainnya, Sekretaris Daerah Provinsi Muhammad Syarifuddin beserta kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel dan pejabat pemerintah kabupaten/kota se Kalsel.

Penyerahan pasukan ditandai dengan pernyataan serah terima dilanjutkan penyerahan Risalah Alih Kodam yaitu  dokumen atau naskah yang berisi rangkuman informasi penting tentang pembentukan, pengalihan wilayah, atau perubahan struktur organisasi Kodam baru, sebagai landasan hukum dan administratif untuk pejabat baru yang akan menggantikan tugas dan tanggung jawab.

Dalam amanatnya Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha menyampaikan, pembentukan Kodam XXII Tambun Bungai ini bertujuan untuk memperkuat sistem pertahanan darat di wilayah Kalimantan.

Sejarah mencatat, Korem 101/Antasari telah menjadi bagian dari pilar utama kekuatan pertahanan wilayah Kalimantan selama ini dan telah menunjukkan kinerja yang sangat luar biasa dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung program ketahanan pangan, penanganan bencana, serta membangun sinergi harmonis dengan forkopimda dan komponen masyarakat lainnya di wilayah ini.

Penyerahan satuan jajaran Korem 101/Antsari ke Kodam XXII Tambun Bungai merupakan langkah awal yang sangat strategis dalam memperkuat struktur pertahanan di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan. Proses ini bertujuan untuk membentuk organisasi yang lebih efektif, efisien, mempercepat respon TNI terhadap dinamika lingkungan strategis yang dinamis dan terus berkembang. (tri)

Indra Sjafri Kembali Tangani Timnas U23 untuk SEA Games 2025

0
Indra Sjafri Kembali Tangani Timnas U23 untuk SEA Games 2025
Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi menunjuk Indra Sjafri sebagai pelatih tim nasional (timnas) Indonesia U23 yang akan berlaga di SEA Games 2025 pada Desember mendatang. Keputusan ini diumumkan melalui konferensi pers yang digelar di Jakarta, Senin (29/9/2025). (Foto InfoPublik/Wandi)

Link, Jakarta – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi menunjuk Indra Sjafri sebagai pelatih tim nasional (timnas) Indonesia U23 yang akan berlaga di SEA Games 2025 pada Desember mendatang. Keputusan ini diumumkan melalui konferensi pers yang digelar di Jakarta, Senin (29/9/2025).

Wakil Ketua Umum PSSI, Zainuddin Amali, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui pertimbangan matang. Menurutnya, keberhasilan Indra Sjafri dalam membawa Indonesia merebut emas SEA Games 2023 menjadi alasan utama penunjukan kembali dirinya. “Kami sudah siap menjadi bagian dari kontingen Indonesia yang akan berlaga di SEA Games 2025. Akhirnya diputuskan yang akan memimpin timnas Indonesia di SEA Games 2025 adalah pelatih kepala Bapak Indra Sjafri,” kata Zainuddin.

Indra Sjafri yang hadir dalam konferensi pers tersebut menyatakan kesiapannya mengemban kembali tugas negara. Ia mengakui bahwa beban target cukup berat, namun ia siap menghadapi tantangan. “Ini tugas negara. Kalau mau nyaman, saya sudah menjadi pahlawan yang mengakhiri penantian 32 tahun meraih medali emas SEA Games. Namun karena ini tugas negara, apapun hasilnya saya siap dengan amanah ini,” ujarnya.

Penunjukan Indra Sjafri kembali mendapat sorotan karena kiprahnya yang terbukti membawa hasil nyata. Pada SEA Games 2023 di Kamboja, timnas U22 yang diasuh Indra berhasil meraih emas setelah menang dramatis lewat adu penalti 5-2 melawan Thailand di partai final. Kemenangan itu mengakhiri puasa emas selama 32 tahun, sejak terakhir kali Indonesia juara pada SEA Games 1991.

Selain sukses di SEA Games, Indra Sjafri juga dikenal sebagai pelatih yang banyak memberi kontribusi bagi timnas kelompok umur Indonesia. Ia pernah membawa timnas U19 menjuarai Piala AFF U19 pada 2013 dan timnas U22 menjuarai Piala AFF U22 pada 2019. Catatan ini membuatnya menjadi salah satu pelatih dengan prestasi paling konsisten di level usia muda.

Zainuddin menegaskan bahwa penunjukan Indra juga merupakan bentuk kesinambungan program pembinaan jangka panjang PSSI. “Indra Sjafri bukan hanya membawa prestasi, tetapi juga dikenal membina pemain muda. Itu yang kami butuhkan untuk timnas U23 menuju SEA Games,” katanya.

Indra sendiri menyebut bahwa fokus utamanya dalam waktu dekat adalah menyusun program latihan dan pemusatan latihan (TC). Ia menekankan pentingnya persiapan yang matang karena persaingan di SEA Games 2025 diprediksi semakin ketat. “Kami akan siapkan tim sebaik mungkin. Mulai dari seleksi pemain, program latihan, hingga simulasi pertandingan uji coba,” ujar Indra.

SEA Games 2025 akan menjadi panggung penting bagi timnas U23 Indonesia. Selain mempertahankan medali emas yang diraih di edisi sebelumnya, tim ini juga diharapkan menjadi cikal bakal pemain inti timnas senior dalam beberapa tahun mendatang.

Penunjukan Indra Sjafri juga mendapat sambutan positif dari kalangan pecinta sepakbola nasional. Banyak yang menilai konsistensi dan kedekatan Indra dengan pemain muda menjadi modal kuat bagi Indonesia untuk mengulang sukses di ajang multi-event dua tahunan tersebut.

Dengan resmi ditunjuknya Indra Sjafri, PSSI berharap persiapan timnas U23 Indonesia menuju SEA Games 2025 dapat berjalan maksimal. Target mempertahankan emas di cabang olahraga paling populer ini pun menjadi prioritas utama kontingen Merah Putih.indonesia (infoublik.id)

Di MAN Kota Banjarbaru Syahrial Sampaikan Materi Wawasan Kebangsaan

0

Link, Banjarbaru – Laksanakan program Dewan Masuk Sekolah (DMS) di MAN Kota Banjarbaru, Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, H Muhammad Syahrial, menyampaikan pentingnya menanamkan wawasan kebangsaan sejak dini, Senin (29/9).

Menurut Syahrial, wawasan kebangsaan harus ditanamkan sejak dini agar generasi muda memiliki cara pandang sebagai bangsa yang utuh. “Wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa terhadap diri dan lingkungannya, yang dilandasi rasa cinta tanah air, persatuan, serta tanggung jawab menjaga keutuhan negara,” jelasnya di hadapan para siswa.

Program DMS kali ini diisi dengan sesi tanya jawab antara siswa dan legislator. Para pelajar antusias melontarkan berbagai pertanyaan, mulai dari peran DPRD dalam pembangunan pendidikan hingga cara menyampaikan aspirasi masyarakat. Beberapa siswa yang berani bertanya mendapat hadiah dari tim DMS sebagai bentuk apresiasi.

Pada kesempatan itu, Syahrial juga menyerahkan plakat simbolis Program DMS kepada pihak sekolah.

Kepala MAN Kota Banjarbaru, Drs Anwar Zarkasi SH MEd menyampaikan apresiasinya atas kehadiran DPRD Banjarbaru. “Pertemuan ini sangat bermanfaat dan disambut antusias oleh siswa maupun guru. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa berlanjut sehingga memberi inspirasi dan motivasi bagi anak-anak,” ungkapnya.

Program DMS merupakan agenda rutin DPRD Banjarbaru untuk mendekatkan fungsi legislatif dengan dunia pendidikan, sekaligus menanamkan nilai kebangsaan di kalangan pelajar. (*)

RSD Idaman Berikan Apresiasi Kepada Unit Kerja Triwulan II

0
RSD Idaman Berikan Apresiasi Kepada Unit Kerja Triwulan II

Link, Banjarbaru – Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan dedikasi, Manajemen Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru menyerahkan penghargaan kepada Unit Kerja/Ruangan Triwulan II Tahun 2025. Penghargaan tersebut diberikan dalam apel pagi pada Senin (29/9/2025) dan berhasil diraih oleh Ruang Cendrawasih.

Selain itu, manajemen juga mengumumkan pemenang Lomba Menghias Ruangan dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia yang diadakan bulan lalu. Ruangan Rehabilitasi Medis meraih juara pertama, diikuti Ruangan Kasuari dan Ruangan Kenari.

Penghargaan dan hadiah lomba diserahkan langsung oleh Direktur RSD Idaman Banjarbaru, dr. Danny Indrawardhana, MMRS. Momentum ini menjadi wujud komitmen RSD Idaman dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan sesuai visinya sebagai rumah sakit pilihan utama masyarakat. (wahyu/*)

Sturman Panjaitan Dorong Pendampingan Petani Perhutanan Sosial Kalsel

0
Sturman Panjaitan Dorong Pendampingan Petani Perhutanan Sosial Kalsel

Link, Banjarbaru – Anggota Komisi IV DPR RI, Sturman Panjaitan, mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk terus memberikan pendampingan kepada petani dan penggarap perhutanan sosial di daerah.

Hal itu disampaikan Sturman saat melakukan kunjungan dan diskusi bersama kelompok usaha perhutanan sosial di Balai Perhutanan Sosial, Banjarbaru, Senin (29/9/2025).

Menurutnya, pendampingan tidak hanya sebatas pada teknis pengelolaan, tetapi juga harus memastikan hasil panen kelompok usaha perhutanan sosial tersalurkan dengan baik.

“Selain itu, kita juga membahas soal permodalan untuk kelompok usaha perhutanan sosial di Kalsel. Apakah dari kementerian atau pemerintah daerah mampu memfasilitasi. Jika tidak, akan kita usulkan kepada Dirjen Perhutanan Sosial,” ujarnya.

Sturman menilai, ada tiga persoalan utama yang hampir merata di seluruh Indonesia terkait perhutanan sosial, yakni pendampingan, pemasaran, dan permodalan. Sejak digulirkan pada 2016, program ini belum sepenuhnya mampu digarap secara optimal oleh masyarakat.

“Kita ingin agar perhutanan sosial bisa benar-benar diberdayakan dan dikelola dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat. Ke depan, kita akan tata kembali agar perhutanan sosial di Kalsel dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Fathimatuzzahra, yang hadir mewakili Gubernur Kalsel, mengungkapkan bahwa Kalsel memiliki 89 unit Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dengan total luas mencapai 98 ribu hektare. Sebagian besar di antaranya masih membutuhkan pendampingan intensif.

“Beberapa kelompok usaha produktif yang telah memperoleh izin perhutanan sosial masih sangat perlu dibina. Tidak semua memahami konsep KUPS yang mereka jalankan, sehingga diperlukan pendampingan dari Dishut Kalsel, Balai Perhutanan Sosial, dan pemerintah kabupaten, terutama dalam aspek pendanaan,” pungkasnya

DKP Kalsel Komitmen Jaga Kelestarian Penyu Laut

0
perlindungan satwa laut penyu
DKP Kalsel musnahkan 900 butir telur penyu hasil sitaan di Perikanan Budidaya dan Kesehatan Lingkungan (PBKL).

Link, Banjarbaru – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian satwa laut dilindungi, khususnya penyu. Bukan hanya menindak tegas pelaku perdagangan ilegal, DKP kini lebih menekankan pentingnya peran masyarakat dalam upaya pelestarian tersebut.

Hal ini disampaikan Kepala DKP Kalsel, Rusdi Hartono, usai memimpin pemusnahan 900 butir telur penyu hasil sitaan di Perikanan Budidaya dan Kesehatan Lingkungan (PBKL). Telur-telur tersebut dinyatakan tidak layak untuk ditetaskan berdasarkan hasil pemeriksaan dari Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Pontianak.

Namun bagi Rusdi, langkah pemusnahan bukan semata soal penegakan hukum. “Melalui kegiatan ini, kami mengajak masyarakat agar tidak memperjualbelikan maupun mengonsumsi telur penyu demi menjaga kelestarian dan keseimbangan ekosistem laut,” ujarnya.

Penyu merupakan spesies penting dalam ekosistem laut. Namun populasinya terus menurun akibat perburuan, perdagangan ilegal, dan kerusakan habitat. Menurut Rusdi, menghentikan konsumsi telur penyu adalah salah satu langkah paling sederhana namun berdampak besar dalam konservasi.

“Keberhasilan menjaga sumber daya kelautan tidak hanya ditentukan oleh regulasi, tetapi juga kesadaran kolektif masyarakat,” tegasnya.

DKP Kalsel memanfaatkan momen pemusnahan telur penyu ini sebagai ajang kampanye konservasi dan edukasi. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Polairud Polri, Polda Kalsel, BPSPL Pontianak, serta instansi terkait lainnya.

Rusdi menggarisbawahi bahwa edukasi publik harus diperluas, terutama kepada masyarakat pesisir yang dekat dengan habitat penyu.

“Kami terus memperluas program edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian penyu dan ekosistem laut,” tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, DKP Kalsel akan terus meningkatkan pengawasan terhadap perdagangan satwa dilindungi, menguatkan sinergi antarinstansi dan komunitas konservasi, menyasar generasi muda lewat kampanye penyadartahuan di sekolah dan komunitas.

Di akhir pernyataannya, Rusdi mengajak semua pihak untuk menjadikan upaya ini sebagai bagian dari gerakan besar pelestarian laut Indonesia.

“Semoga upaya ini mendapat keberkahan dan menjadi bagian dari langkah besar menjaga kelestarian ekosistem laut Indonesia,” pungkasnya. (tri)

Pemerintah Imbau Pengibaran Bendera Setengah Tiang 30 September

0
Pemerintah Imbau Pengibaran Bendera Setengah Tiang 30 September
Pamflet imbauan pemerintah untuk mengibarkan bendera setengah tiang pada 30 September (Foti: Pemkab Buleleng)

Link, Jakarta – Pemerintah mengeluarkan imbauan untuk mengibarkan bendera setengah tiang pada Selasa, (30/9/2025) mendatang. Imbauan ini disampaikan melalui surat edaran resmi dalam rangka memperingati peristiwa Gerakan 30 September 1965 atau G30S/PKI.

Pengibaran bendera setengah tiang bukan hanya simbol penghormatan, tetapi juga sarana mengingat kembali sejarah bangsa. G30S/PKI merupakan gerakan upaya kudeta yang terlibat penculikan dan pembunuhan tujuh jenderal TNI AD pada malam 30 September hingga 1 Oktober 1965.

Imbauan Pengibaran Bendera Setengah Tiang dikeluarkan Kementerian Kebudayaan RI melalui Surat Edaran Nomor 8417/MK.L/TU.02.023/2025. Isinya, mengimbau seluruh masyarakat, instansi pemerintah, serta lembaga pendidikan mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang pada 30 September 2025.

Pengibaran ini merupakan bentuk penghormatan kepada para korban yang gugur dalam peristiwa G30S 1965. Sekaligus refleksi agar generasi penerus bangsa tidak melupakan sejarah kelam tersebut.

Imbauan ini juga dikeluarkan secara rutin setiap tahunnya. Tepatnya pada 30 September.

Dalam surat edaran tersebut juga memuat imbauan untuk mengibarkan bendera satu tiang penuh sehari setelahnyan yakni, pada 1 Oktober 2025. Pengibaran bendera satu tiang penuh ini adalah dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila.

“Setiap kantor instansi pusat dan daerah, kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, satuan pendidikan. Serta seluruh komponen masyarakat Indonesia pada tanggal 30 September 2025 agar mengibarkan bendera setengah tiang,” demikian bunyi poin kelima surat tersebut.

“Dan tanggal 1 Oktober 2025 pukul 06.00 waktu setempat, bendera berkibar satu tiang penuh.” Adapun aturan mengenai tata cara pengibaran bendera setengah tiang tercantum dalam Undang-undang (UU) Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

Dalam Pasal 12 ayat (4) disebutkan bahwa pengibaran bendera setengah tiang dilakukan dengan menaikkan bendera hingga puncak tiang dan menurunkannya hingga setengah tiang. Posisi setengah tiang ditentukan dengan menurunkan bendera hingga sepertiga dari tinggi tiang.

Pengibaran dilakukan mulai pukul 06.00 hingga 18.00 waktu setempat. Aturan ini berlaku bagi instansi pemerintah maupun masyarakat umum yang ikut serta menghormati peringatan nasional.

Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo Catat Investasi Triliunan dan Perkuat Diplomasi Indonesia

0
Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo Catat Investasi Triliunan dan Perkuat Diplomasi Indonesia
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandar Udara Internasional Schipol, Amsterdam, Belanda, pada Kamis, 25 September 2025. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Link, Jakarta – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto telah merampungkan rangkaian kunjungan luar negeri yang telah berlangsung sejak 19 September 2025. Lawatan panjang Presiden ke luar negeri kali ini utamanya untuk menghadiri Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat.

“Bapak Presiden Prabowo Subianto sudah selesai melaksanakan rangkaian kunjungan luar negeri dalam utamanya adalah sidang umum ke-80 PBB. Dan dalam 6 hari ini beliau mengunjungi 4 negara,” ujar Seskab Teddy dalam keterangannya yang disiarkan melalui media sosial resmi Sekretariat Kabinet, pada Sabtu (27/9/2025 dikutip dari BPMI Setpres.

Jepang menjadi negara pertama yang didatangi secara singkat oleh Presiden Prabowo dengan mengunjungi Paviliun Indonesia di Expo Osaka 2025. Menurut Seskab, berdasarkan laporan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, dari ajang lima tahunan tersebut telah tercatat komitmen investasi sebesar USD23,8 miliar atau sekitar Rp380 triliun.

Kemudian di Amerika Serikat, Presiden Prabowo mendapat kehormatan untuk menyampaikan pidato pada urutan ketiga dalam Sidang Umum PBB, setelah Brasil dan Amerika Serikat. Pidato yang disampaikan Presiden Prabowo di hadapan 193 negara anggota PBB tersebut, menurut Seskab banyak mendapatkan apresiasi dan kekaguman dari para pemimpin dunia.

“Berani, tegas, konkret. Ada Presiden Amerika Serikat Anda bisa lihat sendiri, kemudian PM Kanada, kemudian tadi Raja Belanda, kemudian tadi pagi juga Presiden Macron menelpon beliau langsung menyampaikan apresiasi dan kebanggaan beliau atas pidato Bapak Presiden,” tuturnya.

Selain itu, Presiden Prabowo juga bertemu dengan Presiden FIFA Gianni Infantino yang menegaskan dukungan terhadap pengembangan akademi sepak bola muda Indonesia. “Dalam waktu dekat tanggal 9 dan 12 Oktober kalau tidak salah Timnas Indonesia akan tampil di kualifikasi keempat piala dunia. Tidak mudah tapi bukan mustahil untuk Indonesia lolos di piala dunia. Dan kita minta nanti dalam pertandingan tersebut semuanya berjalan sesuai rencana dan netral,” kata Seskab Teddy.

Selanjutnya kunjungan singkat Presiden Prabowo di Kanada turut menghasilkan capaian strategis. Meski kunjungan Kepala Negara ke Kanada tidak bermalam, namun Kepala Negara diterima secara langsung oleh Gubernur Jenderal Mary Simon, serta bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Kanada, Mark Carney. Dalam kesempatan itu, Indonesia dan Kanada resmi menandatangani Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA CEPA).

“Intinya adalah 90,5 persen tarif barang-barang, produk-produk Indonesia akan dihapus oleh Kanada. Dan itu tentunya mendampak positif, sangat positif bagi perdagangan impor Indonesia,” ujar Seskab Teddy.

Dari Kanada, Presiden Prabowo kemudian menuju Belanda, momen kunjungan ini istimewa, karena tidak hanya diterima oleh Raja Willem-Alexander sebagai Kepala Negara Belanda, tetapi juga Ratu Máxima di Istana Huis ten Bosch, Belanda. Pertemuan resmi tersebut menandai penguatan hubungan bilateral kedua negara, termasuk kesepakatan Belanda mengembalikan sekitar 30 ribu benda dan artefak jawa bersejarah, serta fosil dan dokumen milik Indonesia.

“Dan intinya tadi juga disepakati bahwa Pemerintah Belanda akan mengembalikan sebesar, sebanyak 30 ribu fosil, artefak, dokumen-dokumen budaya-budaya milik Indonesia yang disimpan di sini dan nanti prosesnya akan segera, mungkin besok Menteri Kebudayaan akan menyelesaikan itu dan segera dikembalikan kepada Indonesia,” ujar Seskab Teddy.

“Prosesnya mungkin pasti cepat karena tadi Raja Belanda sudah menyepakati itu, dan ini proses pengembalian sebenarnya sudah berjalan lama tapi Alhamdulillah berhasil disepakati tadi dan nanti akan dikembalikan ke Indonesia,” tutupnya. (BPMI Setpres)

Borneo FC Kalahkan Persija 3-1, Kokoh di Puncak Klasemen

0
Borneo FC Kalahkan Persija 3-1, Kokoh di Puncak Klasemen
Duel Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2025/2026. (c) Borneo FC

Link, Kaltim – Borneo FC kembali menunjukkan dominasinya di BRI Super League 2025/2026 setelah menaklukkan Persija Jakarta dengan skor 3-1 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu malam (28/9/2025). Kemenangan ini memastikan Pesut Etam tetap kokoh di puncak klasemen sementara dengan 18 poin, sementara Persija harus puas tertahan di peringkat keempat dengan koleksi 11 poin.

Meski tampil sebagai tim tamu, Persija Jakarta sebenarnya menguasai jalannya pertandingan sejak awal. Serangan cepat yang digalang lini tengah membuat pertahanan Borneo beberapa kali terancam. Peluang pertama datang pada menit ke-3 lewat sundulan Gustavo Almeida, namun kiper Borneo, Nadeo Argawinata, sigap menepis bola. Pada menit ke-20, sepakan jarak dekat Muhammad Rayhan Hannan juga nyaris membuka skor, sayangnya masih melebar tipis.

Borneo FC yang lebih banyak menunggu justru berhasil memanfaatkan serangan balik. Menjelang turun minum, Joel Vinicius melepas tembakan spektakuler dari luar kotak penalti yang menggetarkan gawang Persija. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Di babak kedua, Persija mencoba bangkit. Sundulan Van Basty Sousa pada menit ke-52 hampir menyamakan kedudukan, namun bola berhasil dihalau tepat di garis gawang oleh Muhammad Fajar Fathurrahman. Hanya berselang tiga menit, Borneo menggandakan keunggulan melalui Kei Hirose yang memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Persija.

Menjelang laga berakhir, Douglas Coutinho menambah keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-89 lewat sepakan keras setelah menerima assist dari Fajar Fathurrahman. Persija akhirnya hanya mampu memperkecil skor melalui sundulan Gustavo Almeida di menit 90+8. Pertandingan pun berakhir dengan skor 3-1 untuk Borneo.

Hasil ini menegaskan efektivitas strategi serangan balik Borneo FC yang mampu meredam dominasi permainan Persija. Dengan kemenangan tersebut, Pesut Etam semakin percaya diri dalam menjaga asa meraih gelar juara musim 2025/2026.

Susunan Pemain

Borneo FC: Nadeo Argawinata; Muhammad Fajar, Komang Teguh, Chris Nduwarugira, Caxambu; Rivaldo Pakpahan, Kei Hirose, Maicon Souza; Juan Felipe Villa, Mariano Peralta Bauer, Joel Vinicius

Pelatih: Fabio Lefundes

Persija Jakarta: Andritany; Thales Lira, Jordi Amat, Rizky Ridho, Alan Cardoso; Bruno Tubarao, Fabio Calonego, Van Basty Sousa; Rayhan Hannan, Allano Lima, Gustavo Almeida

Pelatih: Mauricio Souza