Beranda blog Halaman 1212

Festival Pasar Terapung Masuk Dalam Kharisma Even Nusantara

0
Festival pasar terapung lok baintan bagian dari even kharismatik nusantara

Link, Martapura – Ratusan sampan (jukung) dihiasi berbagai pernak pernik tampak menyemarakan kegiatan Festival Pasar Terapung, di dermaga Pasar Terapung Lok Baintan, Minggu (30/10) pagi.

Terpilih sebagai bagian dari tiga kegiatan Kharisma Even Nusantara, Pasar Terapung Lok Baintan, Kabupaten Banjar, Minggu 30 Oktober 2022, pagi tampak meriah. Ya, karena di objek peninggalan budaya nenek moyang ini sedang digelar Festival Pasar Terapung.

Staf Ahli Kemenparekraf Dadang Rizky Rahmad mengatakan, kegiatan seperti Pasar Terapung merupakan giat pariwisata yang tak lepas dari peran promosi di dalamnya.

“Karena itu kami mengajak semua aspek untuk mempromosikan pariwisata. Termasuk peran media dalam pemberitaan terkait kegiatan Pasar Terapung ini dengan mengajak wisatawan untuk hadir di kegiatan tersebut,” ujarnya saat pembukaan acara yang diselenggaran di Dermaga Pasar Terapung Lok Baintan.

Dadang pun menegaskan, jika kegiatan tersebut merupakan salah satu objek dalam membangkitkan sisi ekonomi daerah, dengan kunjungan wisatawan.

 

Sementara itu, Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengatakan, even tahunan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Banjar kali ini dilaksanakan dengan konsep hybrid mengangkat tema ” Semangat Menggenggam Tradisi Budaya Sungai Masyarakat Banjar”.

Saidi juga merinci berbagai rangkaian kegiatan di festival pasar terapung ini yang bisa disaksikan oleh para pengunjung.

“Rangkaian kegiatan Festival Pasar Terapung Lok Baintan, seperti penampilan formasi jukung, lomba fotografi, live musik dan bazar ekonomi kreatif,” jelas Saidi.

Dirinya menambahkan, kegiatan diharapkan kembali meningkatkan pariwisata dan ekonomi kreatif serta seluruh potensinya, sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Selatan khususnya Kabupaten Banjar.

Selain dihadiri Staf Ahli Kemenparekraf dan Bupati Banjar, Festival Pasar TErapung juga dihadiri Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dan Jenderal Global Geopark Network (GGN) yang sekaligus Ketua Dewan Unesco Global Geopark (UGGP) DR. Guy Martini.

Kedatangan Guy Martini bersama tim delegasi Unesco ini dalam rangka kegiatan advisory mission dan pra penilaian Geoprak Nasional Meratus menuju Unesco Global Geopark Meratus dengan mengunjungi sejumlah geosite Meratus.(spy)

Update Korban Tragedi Halloween Itaewon

0
tragedi itaewon

Linkalimantan.com-Korban tewas Halloween di Itaewon bertambah menjadi 151 orang per pukul 10.14 waktu Korea Selatan, hari Minggu (30/10/2022).

Dari korban yang meninggal, 19 orang merupakan orang asing. Detik.com yang mengutip laporan Yonhap menyebutkan warga asing yang jadi korban berasal dari Iran, Uzbekistan, China, dan Norwegia.

Korban tewas tersebut kebanyakan perempuan. Kepala pemadaman kebakaran Yongsan, Choi Seong Beom mengatakan 97 orang yang tewas merupakan perempuan dan 54 orang berjenis kelamin laki-laki. Proses identifikasi juga terus dilakukan hingga saat ini.

Sementara itu, 82 orang mengalami cedera. Saat ini para korban tersebar di sejumlah rumah sakit di kota Seoul, Korea Selatan.

Menurut laporan, remaja dan warga berusia 20 tahun banyak yang menjadi korban. Sebanyak 355 laporan hilang masuk ke pemerintah Seoul setelah kejadian tersebut.

Laporan orang hilang tersebut diteruskan pada kepolisian setempat untuk dilakukan tindak lanjut. Seoul juga telah menugaskan 60 staf pada lebih dari 50 rumah sakit negara tersebut untuk membantu korban.

Belum diketahui dengan pasti penyebab tragedi tersebut. Namun banyak spekulasi yang bermunculan terkait alasan kejadian di kawasan Itaewon terjadi.

MBC melaporkan saksi menyebut kerumunan orang muncul akibat selebriti muncul pada salah satu gang di kawasan tersebut. Sementara itu ada juga yang menyebutkan insiden terjadi karena obat-obatan terlarang. Namun pihak kepolisian membantah kabar itu dan mengatakan masih melakukan investigasi.

Saat insiden terjadi pada Sabtu malam (29/10/2022) waktu setempat, 848 personel termasuk 346 petugas pemadam kebakaran dikerahkan. Pihak kepolisian juga berencana melakukan penyelidikan pada bar dan kelab malam di daerah itu untuk mencari tahu kemungkinan adanya pelanggaran peraturan keselamatan. (why)

DLH Banjarbaru Siapkan Revegetasi Lahan Pemukiman

0
kawasan pemukiman menjadi salah satu yang disasar DLH untuk program revegetasi di Kota Banjarbaru

Link, Banjarbaru – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarbaru, belakangan ini disibukkan dengan rangkaian kegiatan revegetasi lahan kritis yang ada di wilayah Kota Banjarbaru. Areal-areal pemukiman menjadi salah satu objek yang disasar.

“Kota Banjarbaru ini kan saat ini menjadi salah satu wilayah yang sangat cepat perkembangannya. Salah satunya pertambahan jumlah penduduk yang diiringi dengan meningkatnya kawasan pemukiman yang dipastikan memberikan dampak degradasi fungsi alami permukaan bumi,” ujar Kadis LH Kota Banjarbaru Sirajoni kepada Lingkalimantan.com.

Degradasi fungsi alami permukaan tanah yang saya maksud jelas Sirjon—demikian pejabat ini akrab disapa—salah satunya adalah berkenaan dengan kemampuan serapan air dari permukaan bumi dalam menampung air hujan.

“Intinya semakin banyak permukaan tanah yang dijadikan pemukiman maka porositas tanah berkurang. Pada gilirannya ada pengurangan serapan air hujan pada permukaan tanah. Nah, ini semua kan harus dicarikan solusinya agar hilangnya fungsi serapan air bisa diminimalisir. Karena itulah revegetasi di areal-areal pemukiman menjadi sangat penting,” ujarnya.

Di wilayah Kota Banjarbaru sendiri paparnya lebih jauh, banyak kawasan-kawasan yang semula merupakan area serapan air kini berubah menjadi kawasan pemukiman.

“Kebetulan, kawasan-kawasan tersebut banyak terdapat di wilayah Kecamatan Cempaka. Seperti di sekitaran Gunung Kupang, laju pertumbuhan sektor property begitu cepat. Satu sisi di wilayah itu bencana banjir paling sering terjadi,” katanya.

Kembali ke program revegetasi lahan jelas Sirjon lebih jauh, pihaknya sudah beberapa bulan belakangan ini terus melakukan pendekatan-pendekatan dengan para pengusaha property.

“Karena bagaimana pun juga lahan-lahan yang berubah fungsi itukan kepemilikannya dalam penguasaan mereka. Artinya kita bisa menanam tepat sasaran jika sudah ada kesamaan dalam penataan areanya,” katanya.

Memang secara aturan, pengembang diwajibkan menyediakan 30 persen dari totol lahan dikembangkan untuk kawasan ruang terbuka hijau. Tetapi angka itu tidak akan bisa meksimal menggantikan luas permukaan dalam fungsinya untuk penyerapan air hujan.

“Tidak ada jalan lain selain menanam pohon-pohon atau kami istilahkan revegetasi di dalam areal tersebut. Memang tidak akan bisa menggantikan volume serapan air hujan semula, namun paling tidak bisa meminimalisir dampak negatifnya,” jelasnya.

Harapannya, sebut Sirjon, melalui penedekatan dan kerjasama dengan para pengembang property program revegetasi bisa dimaksimalkan. (spy)

Gunakan Lapangan Murjani, Siapkan Uang Sewa Rp5 juta/hari

0
berbagai kegiatan di Lapangan Murjani

Link, Banjarbaru – Lapangan Murjani Kota Banjarbaru, ternyata menjadi salah satu objek yang diklaim memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kota Banjarbaru.

Dari sekian banyak objek pungutan PAD yang ada di wilayah Kota Banjarbaru, Lapangan Murjani salah satunya. Dalam pengelolaannya lapangan dinamai dengan salah seorang tokoh banua tersebut dipusatkan pada Bagian Umum Sekretariat Balai Kota Pemko Banjarbaru.

Kepada Linkalimantan.com, Kepala Bagian Umum Banjarbaru Sartono menegaskan, keberadaan fasilitas umum tersebut nyata dalam menyumbang PAD hingga ratusan juta rupiah.

“ Tahun 2022 ini, pendapatan dari Lapangan Murjani saat ini saja sudah mencapai Rp 310 Juta. Penghasilan itu didapat dari hasil orang yang menyewa,” ungkapnya kepada Linkalimantan.com Rabu 26 Oktober 2022.

Sartono membeberkan, untuk biaya sewa telah dipatok seharga Rp 5 Juta per harinya.

“Untuk aturan yang menyewa boleh siapa saja, asal ada bertanggung jawab,” sebutnya.

Disampaikannya, hasil dari dana yang terkumpul langsung diserahkan ke kas Pemko Banjarbaru.

“Jadi itu langsung masuk kas daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, mantan pejabat Disperkim Kota Banjarbaru ini menjelaskan, pihaknya hanya sebagai pengelola fasilitas umum tersebut.

“Tetapi untuk masalah perizinan hiburan, bukan kami yang mengeluarkan, tetapi pihak kepolisian. Bagian Umum Pemko Banjarbaru hanya menyewakan saja,” tandasnya.

Untuk diketahui, Lapangan Murjani bisa dikatakan sebagai alun-alunnya kota Banjarbaru.  Lokasinya tepat berseberangan dengan Balaikota. Merupakan lapangan dengan multi fungsi. Kadang sebagai tempat upacara, di hari yang lain berubah menjadi arena balap Road Race.

Di hari yang lain lagi menjadi tempat digelarnya event berskala lokal maupun nasional seperti pameran Banjarbaru Fair, pameran Book Fair, dll.

Suasana di Murjani mulai hidup di sore hari. Karena di sore har, Lapangan Murjani akan menjadi tempat tongkrongan yang menyenangkan bagi aneka komunitas.

Selain itu, Murjani juga akan menjadi tempat para anak muda mengekspresikan bakatnya, baik musik, olahraga, seni tari, dan lain-lain tanpa ada yang mengganggu.

Setiap sore di sekitarnya selalu tersedia kuliner yang enak-enak, baik lesehan maupun duduk, seperti pentol bakar, gorengan, jagung bakar, roti bakar, pisang keju, dan lain lain.(oetaya/wahyu/BBAM)

Belum Tuntas, Kursani Gugat Pemprov Kalsel Rp15 M

0
Kursani dan Andri menggugat Pemprov Kalsel Rp15 M

Link, Banjarbaru–Tumpang tindih kepemilikan lahan di wilayah Kota Banjarbaru hingga kini belumlah tuntas. Terbukti, masih saja muncul proses gugat menggugat kepemilikan lahan. Salah satunya lahan yang sekarang menjadi area perkantoran Pemprov Kalsel.

Adalah Kursani yang mengklaim di Kebun Raya Banua Pemprov Kalsel terdapat lahan miliknya seluas 10.030 meter per segi. Kini dirinya menyerahkan masalah tersebut ke wilayah hukum melalui  Andri Ariyanto, sebagai kuasa hukumnya untuk menggugat Pemprov Kalsel.

“Masalah yang dihadapi klain saya itu sudah terjadi sejak tahun 2006 silam. Tetapi sampai saat ini masih belum juga selesai,” ungkap Andri Ariyanto Kepala Linkalimantan.com Sabtu 29 Oktober 2022.

Akibat permasalahan tersebut Andri telah melayangkan gugatan kepada Pemerintah Provinsi Kalsel, DPRD Kalsel, Mendagri, KPK, hingga Presiden RI.

“Gugatan juga sudah kami sampaikan ke Pengendalian Negeri Banjarbaru pada tanggal 28 Oktober 2022, saat ini kami tinggal menunggu kapan di sidangkan,” katanya.

Andri menjelaskan sebelum dilakukan gugatan pihaknya sudah pernah melakukan  pertemuan dengan Humas Pemprov Kalsel. Pada saat itu mereka mengakui bahwa  tanah milik kliennya memang berada di Perkantoran Gubernur Kalsel, tepatnya  dalam bagian lahan kebun raya banua.

“Tetapi saat kami minta kejelasan, pihak pemprov tidak bisa apa-apa karena hingga saat ini alasannya tidak bisa menganggarkan untuk pembebasan lahan tersebut,” jelasnya.

Andri menambahkan sebelum putusan inkrah di pengadilan pihaknya masih tetap menunggu itikad baik dari Pemprov Kalsel untuk menyelesaikan masalah itu.

“Adapun itikat baik yang kami maksud yakni  pertama meminta Pemprov Kalsel dapat segera membayarkan ganti rugi sebesar Rp.15.045.000.000 dengan luas tanah 10.030 m² pembebasan tanah milik a.n Kursani secepatnya,” ujarnya.

Kemudian lanjutnya, apabila tidak dapat membayar ganti rugi, maka pemprov segera mengembalikan tanah a.n Kursani kepada ahli waris dan wajib membayarkan sewa tanah sebesar Rp. 1.920.000.000.

“Biaya sewa ini muncul katena telah lahan itu sudah digunakan, dimanfaatkan dan dikomersilkan selama kurun waktu kurang lebih 16 tahun hingga sekarang,” katanya. (oetaya/BBAM)

Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan Gelar Razia Gabungan

0
lapas narkotika karang intan gelar razia narkotika

Link, Banjar – Guna mencegah penyalahgunaan dan peredaran Narkoba di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menggelar razia gabungan Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal), Kamis (28/10/2022).

Razia gabungan Satops Patnal tersebut diikuti Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), TNI, dan Kepolisian, sebagai salah satu upaya Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GNPN), sekaligus menjaga agar lingkungan di Lapas tetap kondusif.

“Razia gabungan Satops Patnal ini merupakan bagian dari upaya kita untuk menjaga stabilitas dan kondusivitas di lingkungan Lapas, serta pencegahan P4GN yang menjadi tugas kita bersama,” ujar Wahyu Susetyo selaku Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan.

Wahyu mengungkapkan, kegiatan ini juga sebagai upaya untuk memastikan bahwa warga binaan dan petugas di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Kegiatan ini sebagai upaya deteksi sedini terkait kemungkinan adanya penyalahgunaan Narkoba pada warga binaan dan pegawai Lapas, dengan cara melakukan penggeledahan kamar hunian. Serta tes urine, sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia,” ucapnya.

Usai memimpin kegiatan Apel bersama, Wahyu Susetyo langsung memberikan arahan kepada Kepala Divisi Pemasyarakatan, Sri Yuwono.

Berdasarkan hasil kegiatan razia gabungan di kamar hunian di blok A, B dan C, didapati sejumlah barang yang dapat menimbulkan kerawanan dan mengganggu kemanan lapas. Diantaranya berbagai senjata tajam modifikasi, pemantik api, palu, dan barang yang dilarang lainnya. Sedangkan terkait hasil tes urine, semuanya negatif.

Di tempat yang sama, Kakanwil Kemenkumham Kalsel Lilik Sujandi mengungkapkan, razia gabungan tersebut sebagai informasi awal, dan merupakan upaya untuk mengoptimalkan pemberantasan narkotika di dalam Lapas, utamanya terhadap jaringan yang terkoneksi kepada narapida ataupun petugas.

“Kerjasama ini penting kami bangun untuk saling memberikan informasi antara kami dan BNN, yang akan memberikan dampak penanggulangan yang lebih efektif, termasuk juga program rehabilitasi kepada warga binaan yang menjadi pengguna,” pungkasnya. (zainudin/BBAM)

Pra Popnas Tim Sepakbola Kalsel Kalahkan Banten

0
tim sepakbola kalsel menang

Link, Banjarmasin – Tim sepakbola Kalsel mampu mengalahkan Banten 2-0 dalan laga Pra Popnas Zona III di Stadion 17 Mei Banjarmasin pada Sabtu (29/10) sore.

 

Pada lanjutan penyelenggaraan Pra POPNAS di cabang olahraga sepakbola berlangsung menarik pada pertandingan di hari kedua antara tuan rumah Kalsel melawan tim sepakbola Banten.

 

Pertandingan yang dimainkan di stadion 17 Mei Banjarmasin, kedua tim sama-sama berambisi untuk menang karena akan menentukan langkah selanjutnya di fase penyisihan group yang dihuni Kalsel – Banten – Kaltara dan Jateng.

 

Pertandingan yang dimainkan kedua tim dalam tempo tinggi menghasilkan gol bagi tuan rumah melalui titik penalti setelah terjadinya pelanggaran.

 

Eksekusi berhasil di lakukan pemain bernama Akhmad Rofhal Akhwan dan hingga babak pertama selesai tetap bertahan untuk keunggulan tuan rumah. Memasuki babak ke dua permainan kedua tim tetap berjalan dalam tempo tinggi sehingga wasit memberikan kartu merah kepada pelatih Banten, Tawakkal yang memprotes sangat berlebihan Dimata inspektur wasit.

 

Pada babak kedua brace di bukukan Akhmad Rofhal Ahwan setelah melesakkan tendangan dari jarak jauh dari luar kotak penalti tanpa bisa dijangkau penjaga gawang Banten. Hingga berakhirnya pertandingan babak ke dua, keunggulan Kalsel tetap bisa dipertahankan.

 

Dengan kemenangan ini, tuan rumah Kalsel memastikan lolos ke babak semifinal dengan mengumpulkan nilai enam hasil dua kali menang. Di partai terakhir, Kalsel tinggal menghadapi salah satu tim unggulan Jateng.

 

Pelatih Cabor Sepakbola Pra POPNAS Kalsel, Edy Justo P pun sangat bersyukur anak anak didiknya mampu melewati salah satu pertandingan kunci untuk berbicara ke babak selanjutnya ” Ya Alhamdulillah lah, salah satu target dan batu sandungan sudah kami lewati, mudahan menghadapi Jateng bisa berjalan sesuai keinginan ” ungkap Edy Justo. (why)

Ahmad Dhani Hingga Fadli Zon Pernah Beli Barang Antik Milik Kolektor Banjarbaru

0
pameran barang antik

Link, Banjarbaru – Pecinta koleksi benda tua dan zaman dulu (jadul) berkumpul menggelar pameran. Termasuk mobil dan kendaraan tua, serta benda antik lainnya ditampilkan di Pameran Banjarbaru Tempo Dulu tepatnya di lapangan Murdjani Banjarbaru.

Salah satu Kolektor barang antik Banjarbaru Waljuni mengatakan, sudah melakoni  hobi ini kurang lebih 32 tahun, atau sejak usianya 17 tahun sewaktu masih duduk di bangku SMA.

“Kemudian saat kuliah di Bandung, hobi saya ini semakin bertambah. Karena di sana memang banyak koleksi jadul baik alat pemutar musik, dan lainnya banyak dijual dipasar-pasar yang hobi mengoleksi barang antik,” tuturnya.

Ia menyampaikan, ada beberapa kategori barang yang dikoleksinya. Seperti barang analog yang digunakan oleh orang jadul sehari-hari.

“Yang bentuknya mekanik misalnya, tape, kipas angin, radio, kemudian ada piringan hitam,” ucapnya saat ditemui di Pameran Banjarbaru Tempo Dulu.

Waljuni menyukai barang-barang jadul terutama di bidang alat pemutar musik mulai dari jaman flute, gitar, piringan hitam, Turn Table, video kaset, kaset pita, radio kaset, radio tabung bahkan alat musik seperti piano klasik menjadi koleksinya.

“Juga ada motor hingga mobil antik, jam antik, piring antik, melamin antik dan masih ada lagi. Banyak barang antik kita yang digunakan sebagai properti syuting prewedding, video klip, film, bahkan iklan seperti gudang garam merah,” tuturnya.

Tak hanya mengoleksi, Waljuni juga menjual barang antik kepada kolektor lain melalui media sosial. Seperti piringan hitam yang tergolong langka bisa berharga Rp25 juta hingga Rp30 juta.

“Saya pernah jual 20 kali ke Ahmad Dhani. Biasanya Ahmad Dhani mencari radio, tape dan piringan hitam,” ucapnya.

Selain Ahmad Dhani, Waljuni juga kerap berkomunikasi dan pernah menjual barang antik kepada Andre Taulany dan Fadli Zon.

“Kita sering kontak-kontakan. Kalau Fadli Zon spesifik memang hanya piringan hitam saja,” tuturnya.

Ia mengaku, penjualan barang antik tersebut bisa tembus hingga ratusan juta rupiah.

“Barangnya memang sudah tak ternilai lagi, namun kenangannya yang memunculkan masa-masa indah itulah yang kita cari. Sehingga kolektor mau membeli berapa pun harganya,” ucapnya. (juwita/BBAM)

Tempeh atau Tempe Mendoan Tampil di Google Doodle

0
Tempeh atau Tempe Mendoan Tampil di Google Doodle
Google doodle hari ini mengangkat tema tempe mendoan. (Google)

Link, Banjarbaru – Tema Google Doodle hari ini adalah tempeh/tempe mendoan, pada Sabtu (29/10/2022). Ketika pertama kali Anda membuka laman Google, muncul Gambar Google Doodle bertema tempe mendoan.

Lantas, mengapa Google tampilkan tempe mendoan hari ini? Keterangan dari laman Google Doodle  ilustrasi yang digunakan adalah karya dari Reza Dwi Setyawan, pria yang menetap di Semarang, Jawa Tengah.

Yakni menggambarkan ilustrasi tentang tulisan Google dihiasi makanan tempe termasuk gambar memotong tempe sebelum digoreng menjadi mendoan.

Dikutip dari laman Google, Doodle hari ini merayakan Tempe Mendoan dan diilustrasikan oleh artis tamu Reza Dwi Setyawan yang berbasis di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia.

Tempeh atau tempe mendoan biasanya terbuat dari kedelai, tetapi dapat dibuat dari banyak kacang-kacangan, biji-bijian,dan kacang-kacangan lainnya dengan proses fermentasi yang sama. Sedangkan mendoan adalah makanan tempe goreng yang berasal dari Eks Keresidenan Banyumas, Jawa Tengah.

Kata Mendoan sendiri berasal dari bahasa Banyumasan, yaitu mendo yang berarti setengah matang atau lembek. Dengan demikian, tempe mendoan artinya kegiatan memasak dengan minyak panas yang banyak dengan cepat, sehingga masakan tidak benar-benar matang.

Menurut keterangan di situs resmi Google, tempeh pertama kali didokumentasikan pada tahun 1600-an di Desa Tembayat, Klaten, Jawa Tengah, Indonesia dan tercatat dalam Serat Centhini, kompilasi dua belas jilid kisah dan ajaran Jawa, ditulis dalam bentuk syair dan diterbitkan pada tahun 1814.

Untuk tempe mendoan sendiri mempunyai jenis tempe yang khusus, dengan ciri bentuk yang tipis. Pengolahan tempe mendoan dapat dilakukan menjadi tiga macam, yaitu mendoan goreng basah, mendoan goreng kering dan juga keripik mendoan.

Orang-orang di seluruh dunia biasanya mengonsumsi tempe sebagai pengganti daging, dipadukan dengan nasi dan sayuran.

Ini menawarkan berbagai manfaat kesehatan, seperti meningkatkan kesehatan usus dan otak. Kaya akan nutrisi seperti protein, serat, prebiotik, dan vitamin B12, tempeh atau tempe mendoan yang berbahan dasar kedelai yang diproses secara minimal ini menjadi pilihan populer bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia dan muncul di kalangan pencinta kesehatan di seluruh dunia.

Berbagai daun dapat digunakan untuk membungkus tempeh selama fermentasi. Daun waru, jati, dan jambu adalah beberapa yang tertua, sedangkan daun pisang adalah yang paling populer di Indonesia.

Nama tempe mendoan juga disematkan pada tempe mentah tipis khusus walaupun masih belum digoreng, dengan tujuan untuk memudahkan dalam transaksi jual beli tempe dan juga untuk membedakan dengan jenis tempe yang lain.

Ada banyak cara untuk mengonsumsi tempeh, tetapi karena rasanya yang enak, ‘tempe goreng’ atau tempe mendoan telah menjadi hidangan tempe yang paling populer. Tempe mendoan biasanya dipadukan dengan berbagai jenis sambal (ditumbuk dan dibumbui cabai) dan kecap manis (kecap manis yang terbuat dari kedelai yang difermentasi).(spy/net)

Jalan Provinsi Tidak Boleh Dilalui Angkutan Batubara dan Sawit

0
M Yasin Toyib: Jalan propinvi tidak boleh dilalui angkutan batubara dan sawit

Link, Kalimantan – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) katakan dengan tegas bahwa jalan provinsi tidak boleh dilalui oleh angkutan batu bara.

Pernyataan larangan angkutan batubara dan sawit menggunakan jalan provinsi itu, sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Provinsi (Pemprov) sudah sangat jelas melarangnya.

Aturan yang dimaksud Yasin adalah Perda Provinsi Kalimantan Selatan No 3 Tahun 2012 tentang Perubahan atas Perda Provinsi Kalimantan Selatan No 3 Tahun 2008 tentang Pengaturan Penggunaan Jalan Umum dan Jalan Khusus untuk Angkutan Hasil Tambang dan Hasil Perusahaan Perkebunan.

“Selain truk pengangkut batu bara, truk pengangkut sawit juga tidak diperbolehkan,” ungkap Kepala Bidang Bina Marga PUPR Provinsi, saat ditemui diruang kerjanya Selasa 25 Oktober 2022.

Yasin menyampaikan, untuk    pengawasan pada jalan tersebut itu dilakukan oleh pihak Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan.  Sedangkan penindakannya itu ada di Sat Lantas.

“Kami sudah membua satgas untuk menjaga jalan itu agar tidak dilalui oleh truk tersebut, ” sebutnya.

Dijelaskannya juga dikarenakan wilayah Kalimantan Selatan ini cukup besar maka untuk pengawasan yang ada di daerah kabupaten, dilakukan oleh Dishub daerah dan Lantas di Kabupaten.

“Setiap daerah kabupaten yang ada di Kalsel sudah didelegasikan Dishub Provinsi untuk melakukan pengawasan,” jelasnya.

Memang jika pada aturan tersebut ada yang diperbolehkan pangakut batubara melintas, tetapi itu hanya untuk truk batu bara pekerja jalan saja.

“Secara aturan seperti itu, selain itu tidak boleh apalagi kalau truk pengakut batubara tersebut dari tambang ilegal,” tandasnya.(oetaya/BBAM)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

DPRD

DPRD Rampungkan Tiga Raperda Menjadi Perda, Bupati Berikan Apresiasi

0
Link, Martapura - DPRD Kabupaten Banjar merampungkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna dengan agenda pengambilan keputusan dan...
Pemerintah

Pemerintah Jamin Harga BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Naik hingga Akhir 2026

0
Link, Jakarta - Pemerintah memastikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan harga hingga akhir tahun 2026. Kabar baik ini disampaikan Menteri...
KLA 2026

Persiapkan Penilaian KLA 2026, Pemkab Banjar Gelar E-Monev Intern

0
Link, Martapura – Evaluasi pelaksanaan program sekaligus mempersiapkan proses penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menggelar rapat Monitoring dan Evaluasi (E-Monev)...