Beranda blog Halaman 1220

Penjualan Obat Sirup Untuk Anak Disetop Sementara

0
obat sirup untuk anak dilarang beredar

Link, Banjarbaru – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah mengeluarkan surat edaran tentang penghentian sementara penjualan obat jenis sirup untuk anak di apotek.

Instruksi ini berkaitan dengan kewaspadaan dan pencegahan dini atas temuan gangguan ginjal akut terutama yang dialami oleh anak. Terkait informasi ini, para pemilik apotek di Kota Banjarbaru mengaku sudah mengetahui hal tersebut. Namun, beberapa diantaranya masih menjual obat sirup tersebut.

Sekretaris Apoteker, Selvia mengatakan, bahwa apotek Omira II masih menjual berbagai produk obat sirup, karena telah mendapat surat edaran dari distributor bahwa obat yang diproduksi sudah dinyatakan aman.

“Ada surat edaran dari pihak distributor bahwa kandungan yang ada dalam sirup mereka sudah aman. Jadi kami tetap menjualnya,” tuturnya kepada linkalimantan.com pada Kamis (20/10/2022).

Pelanggan yang datang mencari obat sirup kata Selvia, masih banyak seperti biasa. Tak sedikit pula dari mereka yang menanyakan keamanan kandungan dari obat sirup yang dijual.

“Kami sudah meyakinkan bahwa obat yang kami jual ini aman dan ada suratnya. Sehingga kami yakin untuk menjual ke pasien,” tuturnya.

Sementara itu, asisten apoteker Al-Azhar, Rizal mengaku, sudah mengingatkan para pelanggan akan surat edaran dari Kemenkes tersebut.

“Sudah kami ingatkan tapi banyak yang mencari obat sirup dengan kandungan Paracetamol. Namun, jika ada yang mencari obat sirup maka kami sarankan ke obat tablet,” ucapnya.

Rizal menambahkan, terkait stok obat sirup di apoteknya merupakan stok lama, lantaran stok yang baru masih ditahan oleh pihak pengiriman.

Diketahui, sebagaimana rilis resmi dari  BPOM berikut empat nama obat sirup yang disebutkan terkontaminasi kandungan dietile glikol (DG) dan etilen glikol (EG), Promethazine Oral Solution, Kofexmalin Baby Cough Syrup, Makoff Baby Cough Syrup dan Magrip N Cold Syrup

“Keempat produk tersebut diproduksi oleh Maiden Pharmaceuticals Limited, India,” terang Badan POM dikutip dari laman resminya, Rabu (19/10).

Namun masyarakat diimbau untuk tidak buru-buru panic. Sebab Badan POM memastikan keempat produk tersebut tidak terdaftar di Badan POM. Sehingga dipastikan tidak ada produknya di Indonesia (juwita/why/BBAM)

Kesenjangan Pendidikan Hingga Stunting Dipertanyakan BEM Se-Kalsel

0
kesenjangan pendidikan jadi isu BEM-Kalsel

Link, Banjarbaru – Ratusan mahasiswa dari perguruan tinggi se Banjarmasin-Banjarbaru yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se- Kalimantan Selata, sambangi Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.

Kedatangan mahasiswa bertujuan bertemu dengan Sahbirin Noor Gubernur Kalimantan Selatan, dengan tuntutan mengenai izin tambang, putusnya jalan nasional di Satui. Mengenai kesehatan dengan angka stunting masih tinggi, kesenjangan pendidikan.

Namun, keinginan mereka untuk bertemu Gubernur Kalsel pupus. Dikarenakan, Gubernur sedang ada agenda yang tak dapat ditinggalkan dan tidak dapat memenuhi undangan para demonstran tersebut.

“Gubernur mana!! Kami ingin memberikan tuntunan hanya dengan Gubernur,” teriak Mahasiswa demonstran.

Bentuk kekecewaan ini disampaikan Koordinator Lapangan Aksi, Satrio Ajie Bramanto mengaku kecewa tidak ditemui Gubernur Kalsel, padahal pihaknya sudah melayangkan surat, namun tak kunjung ditemui.

“Terkait tawaran untuk diskusi, kami sebelumnya melakukan konsolidasi dari itu kami bersepakat tidak ada perwakilan, kami hanya ingin berdiskusi tanpa membawa hal yang macam-macam,” tegasnya, Kamis (20/10/2022)

Mahasiswa terus menyuarakan tuntutan mereka, salah satunya adalah mengenai pendidikan di Kalsel yang dianggap mengalami kesenjangan. Terlihat dari, pendidikan yang hanya fokus di dalam kota saja.

“Pendidikan terlalu fokus dengan kota, sehingga ada kesenjangan pendidikan di Kabupaten kabupaten lain,” ungkap demonstran.

Sementara itu, Nurul Fajar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat yang sekaligus mewakili Gubernur Kalsel untuk bertemu dan berdiskusi dengan mahasiswa. Pihaknya, langsung menghadirkan bidang-bidang yang sesuai dengan tuntutan mahasiswa.

“Kami menghadirkan sesuai dengan tuntutan mere, seperti Kepala Dinas Kesehatan, Balai Jalan Nasional, Dinas Lingkungan Hidup, dan lain-lain,” ujar Fajar.

Ia mengungkapkan, pihaknya sudah menjelaskan apa saja dari tuntutan mahasiswa itu. Seperti mengenai krisis hutan yang ada di Kalsel, pihaknya menjelaskan bahwa bentuk kerja Pemprov dalam menghadapi lahan kritis tersebut dengan membuat program revolusi hijau, dan sudah dijalankan.

“Selain itu, para mahasiswa ini pun menuntut mengenai stunting di Kalsel yang masih tinggi. Kami pun menjelaskan, penyebab kenapa Kalsel masih tinggi dalam hal stunting, dan menjadi isu utama yang harus segera diselesaikan,” jelasnya.

Tentunya, semua tuntutan para Mahasiswa tersebut diapresiasi oleh Pemprov dan akan menjadi PR untuk kedepannya. (wahyu/BBAM)

Apel Hari Santri Nasional 2022 Digelar di Tebu Ireng

0
Apel Hari Santri dipusatkan di Tebu Ireng, Jawa Timur

Link, Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menggelar Apel Nasional Hari Santri 2022 yang akan dipusatkan di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur pada Sabtu (22/10).

Ketua umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf akan menjadi pembina upacara dan juga akan memberikan amanat dalam Apel Nasional Hari Santri 2022.

Dari rilis agenda Upacara Hari Santri yang diterima Republika.co.id dari Ketua PBNU Bidang Keagamaan KH Ahmad Fahrurrozi pada Kamis (20/10) diagendakan prosesi upacara Nasional Hari Santri Nasional 2022 akan dimulai pukul 06.50 WIB.

Pengasuh Ponpes Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz rencananya akan memberikan sambutan pembuka sebagai tuan rumah pada upcara Nasional Hari Santri. Upacara Nasional Hari Santri akan dipimpin oleh Kasatkornas Banser sedangkan pembina apel Ketua umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf

Paduan suara SMA A Wahid Hasyim juga diagendakan akan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mars Syubanul Wathon. Sementara itu Sekjen PBNU Saifullah Yusuf diagendakan akan membacakan teks Pancasila. Setelah apel selesai, akan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang Musabaqoh Syarh Qawaid Fiqhiyyah dan penyerahan piagam santri Tebuireng berprestasi oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI NU). Upacara Nasional Hari Santri 2022 juga akan diikuti oleh jajaran PWNU, PCINU dan PCNU se-Indonesia dengan melalui daring.(spt/net/ft: ist)

Suber: https://www.republika.co.id/

Masjid Istiqlal, Masjid Nasional RI

0
masjid istiqlal awal dibangun hingga pasca renovasi salah satu masjid kebanggan RI

Link, Jakarta – Masjid Istiqlal (arti harfiah: Masjid Merdeka) adalah masjid nasional negara Republik Indonesia yang terletak di bekas Taman Wilhelmina, di timur laut Lapangan Medan Merdeka yang di tengahnya berdiri Monumen Nasional (Monas), di pusat ibu kota Jakarta.

Masjid ini merupakan salah satu dari 10 masjid terbesar kapasitasnya di dunia yang dapat menampung lebih dari 200.000 jemaah. Di seberang timur masjid ini berdiri Gereja Katerdral Jakarta.

Ide pendirian Masjid Istiqlal pertama kali dicetuskan oleh Mentri Agama RI pertama, KH. Wahid Hasyim dan beberapa ulama saat itu.

Setelah kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, tercetus cita-cita untuk membangun sebuah masjid yang mampu menjadi simbol bagi Indonesia.

Pada tahun 1953, KH. Wahid Hasyim bersama H. Agus Salim, Anwar Tjokroaminoto dan Ir. Sofwan dan dibantu sekitar 200 tokoh Islam pimpinan KH. Taufiqorrahman mengusulkan untuk mendirikan sebuah yayasan.
Kemudian pada tanggal 7 Desember 1954 didirikanlah yayasan Masjid Istiqlal yang diketuai oleh H. Tjokroaminoto untuk mewujudkan ide pembangunan masjid nasional tersebut.

Selanjutnya, H. Tjokroaminoto menyampaikan rencana pembangunan masjid pada presiden Ir. Soekarno. Usulan tersebut mendapatkan sambutan hangat dan akan mendapat bantuan sepenuhnya dari Presiden RI pertama itu.
Saat itu, Ir. Soekarno juga sekaligus diangkat menjadi kepala bagian teknik pembangunan Masjid Istiqlal dan ketua dewan juri untuk menilai sayembara maket Istiqlal.

Dikutip dari detiknews, sumber lain menyebutkan, ide pembangunan sebuah masjid besar di ibukota sudah muncul bahkan sebelum Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dibacakan.

Bung Karno menyebut suatu waktu di tahun 1944 sejumlah ulama dan pemimpin Islam menemuinya di Pegangsaan Timur 56 yang saat itu merupakan rumah kediamannya. Ulama-ulama tersebut mengajaknya mendirikan sebuah masjid besar di Jakarta.

Para ulama memberi jaminan pada Bung Karno bahwa mereka bisa mengumpulkan biaya pembangunan. Mereka bahkan menyebut sudah ada dana awal sebesar 500 ribu.

Selain itu sudah banyak calon donatur yang menyatakan komitmen untuk memberi sumbangan dalam bentuk kayu, genteng, kapur, dan bahan-bahan bangunan lainnya.

Bung Karno saat itu menyatakan ide pembangunan tak bisa dieksekusi hanya dengan sumber daya terbatas seperti yang dikutip dari buku biografi Friedrich Silaban. Saat itu, Soekarno membayangkan masjid besar yang nantinya dibangun harus kuat.

“Marilah kita membuat Masjid Jami yang bisa tahan seribu tahun dan marilah kita agar supaya mendirikan Masjid Jami yang tahan seribu tahun itu, janganlah berpikir dalam istilah kayu dan istilah genteng, jangan kita membikin masjid yang seperti masjid di Cianjur atau Cipanas atau Sukabumi atau kota-kota kecil. Ini Masjid Jami kota Jakarta.”

Menurut Bung Karno, sebuah masjid besar di ibukota tak bisa sekedar dibangun dengan kayu dan genteng yang dikemudian hari bisa rubuh diterjang lapuk.

“Marilah kita membuat Masjid Jami yang benar-benar tahan cakaran masa, seribu tahun, dua ribu tahun, dan untuk itu kita harus membuatnya dari besi, dari beton, pintunya dari perunggu, dari batu pualam, dan lain-lain sebagainya.”

Pasca kemerdekaan pun persiapan pembangunan menyita waktu. Penetapan pemenang rancangan bangunan baru terjadi pada 1956. Saat pengumuman pemenang 3 April 1956 malam di Istana Negara diadakan juga pemungutan sumbangan-sumbangan secara sukarela.

Suasana pertemuan mencapai klimaksnya setelah Bung Karno maju ke mimbar untuk mengumumkan nyonya Ali Sastroamidjojo atau Titi Roelia akan menyumbangkan suatu nyanyian. Suara Nyonya Ali akan dibeli pengusaha Agus Musin Dasaad, pemilik Dasaad Musin Concern sebesar Rp 100 ribu.

Pembangunan Masjid Istiqlal baru benar-benar bisa terwujud lima tahun setelah rancangan ditetapkan.(spy/net)

Mencari Berkah Dari Tradisi Baayun Maulid

0
tradisi baayun maulid

Link,Banjarbaru-Prosesi Baayun Maulid di selenggarakan di Museum Lambung Mangkurat Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Dengan tema “Melestarikan Tradisi Sebagai Aset Khasanah Negeri”, diikuti 155 peserta, pada Kamis (20/10/2022).

Baayun Maulid merupakan kegiatan mengayun bayi atau anak sambil membaca syair maulid. Baayun Maulid dilaksanakan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW setiap tanggal 12 Rabiul Awal. Tradisi ini dilaksanakan oleh masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan.

Dari pantauan Linkalimantan.com, Bayi-bayi mungil ini nampak menikmati ayunan yang menggantung dan berjejer di halaman Museum Lambung Mangkurat. Musik rebana mengalun merdu mengiringi prosesi Baayun Maulid.

Orang tua sang bayi berada di depannya, dengan tangan menengadah memanjatkan doa dan lantunan syair-syair Maulid Habsyi. Untuk mengikuti tradisi Baayun Maulid. Tradisi yang sudah mengakar kuat di masyarakat Banjar.

Itu tadi adalah suasana yang ada dalam tradisi Baayun Maulid sejak pagi d itempat tersebut. Berbondong-bondong orang tua membawa sang buah hati dari bayi, balita, hingga yang sudah duduk di bangku sekolah pun ikut diboyong.

Deretan ayunan yang terbuat dari kain sarung panjang atau tapih bahalai terlihat menggantung. Meskipun terlihat sederhana, namun kain ayunan ini cukup kokoh karena terdiri dari tiga lapis kain dan selendang.

Tak hanya itu saja, di atas ayunan juga tergantung berbagai hiasan seperti wadai khas Banjar, pisang, kue cincin, janur dan lain-lain. Bayi-bayi tersebut tersenyum manis, tenang menikmati gerakan ayunan meski beberapa kali sempat terdengar tangisan dari bayi di tengah acara.

Sesuai dengan namanya kata Baayun artinya ayunan, sedangkan kata Maulid artinya kelahiran Nabi Muhammad. Sehingga Baayun Maulid berarti mengayun sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Melalui tradisi ini warga berharap anak-anak mereka bisa berakhlak mulia, seperti yang dimiliki Nabi Muhammad SAW.

Untuk mengikuti Baayun Maulid ada piduduk atau syarat upacara seperti kopi maupun susu tanpa gula, ketan, telur, beras, kelapa, dan lainnya.

Baayun Maulid ini dulunya memiliki nama Baayun anak, yang merupakan tradisi leluhur. Kemudian saat masuknya Islam budaya tersebut dimodifikasi menjadi Baayun Maulid.

Orang tua salah satu peserta, Siti Zubaidah mengatakan, kegiatan Baayun Maulid ini sudah menjadi kebiasaan yang selalu ia ikuti setiap tahunnya.

“Tiap tahun selalu ikut Baayun Maulid disini. Untuk mendapat keberkahan dari Maulid Nabi,” tuturnya.

Menurut Zubaidah, dengan mengikuti kegiatan Baayun Maulid diharapkan agar anaknya yang diayun selalu dalam keadaan sehat, tidak sakit-sakitan.

“Kita punya hajat masing-masing. Semoga anak yang diikutkan menjadi Sholeh, Sholehah, dan mendapat keberkahan,” ucapnya. (juwita/BBAM)

Paman Birin Ikut Ramaikan Prosesi Baayun Maulid

0
Paman Birin Ikut Ramaikan Prosesi Baayun Maulid
Paman Birin Ikut Ramaikan Prosesi Baayun Maulid

Link, Banjarbaru – Diiringi lantunan shalawat dan syair maulid, Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau akrab disapa Paman Birin Baayun Maulid yang diselenggarakan di Museum Lambung Mangkurat di Banjarbaru pada Kamis (20/10) pagi.

Paman Birin yang sudah disiapkan tempat baayun dengan berbagai hiasan oleh panitia selepas membuka acara langsung dipersilahkan duduk di atas tapih bahalai. Diiringin lantunan syair maulid dan shalawat nabi, Paman Birin diayun secara bersamaan oleh Wartono dan Muhammadun.

Selepas diayun, Paman Birin pun secara spontan meminta Wartono, Muhammadun untuk diayun bergantian. Paman Birin menyampaikan rasa bangga tradisi Baayun Maulid terus dilestarikan di Banua.

“Saya menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada panitia yang terus melestarikan budaya Baayun Maulud di Banua kita tercinta. Mari kita bersama-sama terus lestarikan,” pesan Paman Birin.

Sebagaimana yang disampaikan panitia Baayun Maulud, tahun ini diikuti 155 peserta yang terdiri dari bayi hingga usia tua.

Untuk peserta termuda bayi berusia 11 hari dan tertua seorang nenek berusia 83 tahun. Dengan peserta terjauh dari Kabupaten Tabalong.

“Alhamdulillah minat untuk Baayun Maulid ini melebih target 150 peserta. Ini sebagai bentuk upaya Museum Lambung Mangkurat untuk terus melestarikan budaya dari turun menurun,” kata H. Rusmiati, Ketua Panitia.

Baayun Maulid itu juga didengarkan tausiyah Ustaz Hendry Atmaja. Rangkaian kegiatan, usai dipanjatkan doa kepada Allah SWT dan dengan diiringin lantunan shalawat, para peserta diayun secara bersama-sama.

Pembangunan Jalur SUTT Jalur Sungai Durian – Tarjun Dimulai

0
Pembangunan SUTT diawali dengan inventarisasi lahan yang akan dibebaskan

Link, Batulisin – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) mulai melakasanakan pembebasan lahan untuk pembangunan tapak tower jalur SUTT 150kV Sungai Durian – Tarjun.

Jalur SUTT 150kV Sungai Durian – Tarjun ini, merupakan terpanjang terdiri dari 291 tower yang melintasi 4 Kecamatan dan 17 Desa. Tak hanya untuk memenuhi pasokan listrik di Kotabaru, pembangunan jalur ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk menunjang pengambangan Ibu Kota Nusantaran (IKN).

Pembebasan lahan dilakukan per kecamatan yang wilayahnya terlintasi jalur. Di awali pra inventarisasi atau identifikasi awal kepemilikan melalui sosialisasi kepada masyarakat didampingi aparat desa/ kelurahan.

“Identifikasi awal merupakan tahap pertama yang harus dilakukan untuk mengetahui siapa pemilik lahan yang terkena, untuk selanjutnya kita undang sosialisasi sehingga tepat sasaran,” kata Haris Nasution, Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) KLT 4.

Harapannya, kata Haris, dari kegiatan identifikasi awal ini diperoleh kepemilikan lahan yang benar, sehingga dapat dilanjutkan tahapan selanjutnya, yakni pengecekan lahan bersama pemilik didampingi aparat setempat dan validasi bukti kepemilikan warga.

“Pelaksanaan pembangunan jalur ini didukung penuh oleh pemda, kecamatan hingga desa yang wilayahnya terlintasi. Yang mana pembangunan ini dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat disekitarnya,” pungkas Haris.(rdt)

Pimpinan DPRD Banjar Segel Pintu Ruang Paripurna

0

Link, Martapura – Berulang kali Rapat Paripurna DPRD Banjar tak memenuhi kuota forum (korum), membuat Pimpinan DPRD Banjar berang dan menyegel ruang paripurna.

Pimpinan DPRD Banjar, HM Rofiqi dan Ahmad Zacky Hafizi merasa geram dengan seringkalinya rapat paripurna tidak kourum.

“Kami hari ini sepakat menyegel pintu ruangan Rapat Paripurna DPRD Banjar. Karena tidak ada manfaatnya ruangan itu,” ujar Ketua DPRD Banjar HM Rofiqi didampingi Waket DPRD Banjar Ahmad Zacky Hafizi, usai menyegel dengan memasang rantai bergembok di pintu ruang paripurna, Kamis 20 Oktober 2022.

Kronologi penggembokan pintu sendiri dilakukan karena rapat paripurna yang membahas tiga agenda Raperda Kabupaten Banjar tidak kourum

“Ini kejadian yang sudah sekian kalinya terjadi. Sangat memalukan. Lebih baik kita segel ruangannya,” ujarnya.

Rofiqi pun menegaskan Rapat Paripurna DPRD itu digelar menggunakan uang negara.

“Kalau seperti ini terus, sama saja menghabiskan uang negara. Ini kan sangat memalukan dan serasa menepuk muka sendiri,” katanya.

Penyegelan pintu hari ini sebut politisi Partai Gerindra Kabupaten Banjar ini, merupakan warning.

“Nanti kalau hal ini terulang kembali, kami akan mencor pintu ini secara permanen,” ujarnya.

Sementara itu, rapat paripurna hari ini membahas tiga Raperda Kabupaten Banjar. Diantaranya Raperda tentang penambahan modal untuk PT BPR.
Namun paripurna gagal terlaksana karena pesertanya tetap tidak memenuhi kourum meskipun sempat discore dua kali.

“Setelah discore dua kali jumlah anggota DPRD Banjar yang ada hanya 23 anggota. Sedangkan syarat kourum minimal 30 anggota atau 2/3 dari total anggota. Alhirnya saya pun mengambil keputusan, rapat paripurna hari ini tidak bisa dilaksanakan,” ujar Zacky yang menjadi pimpinan rapat.(spy)

Sering Didatangi APH, Jembatan Batu Ampar Dikritik Warga

0
Sering Didatangi APH, Jembatan Batu Ampar Dikritik Warga

Link, Banjarbaru – Keberadaan Jembatan Batu Ampar Kelurahan Cempaka, Kota Banjarbaru beberapa kali didatangi aparat penegak hukum (APH). Namun anehnya kondisi jembatan yang disebut-sebut sudah direhabilitasi tersebut sama sekali tidak berubah.

Jembatan Batu Ampar yang diperbaiki Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarbaru pada Tahun 202i kembali dikritik warga.

Jembatan yang dibangun Tahun 2020 dan direhab Tahun 2021 tersebut dinilai warga masih di anggap mengancam keselamatan para penggunanya.

Hal tersebut terjadi lantaran tiang utama  baja bagian bawah jembatan, tidak secara keseluruhan berada pada oprit jembatan yang baru di lakukan cor beton itu.

“Meski dua oprit cor beton sudah dibangun, namun tetap saja penyanggah jembatan    tiang utama masih berada pada pondasi  Ulin yang dulu, ini berbahaya karena pondasi itu sudah lama sekali tidak diganti,” ungkap Muhammad, warga Batu Ampar setempat kepada Linkalimantan.com Rabu 19 Oktober 2022.

Seharusnya beber Yani–warga lainnya–pondasi  Ulin yang ada itu bisa dilakukan pergantian lalu untuk oprit cor beton dibuat secara maksimal juga dilakukan tidak setengah-setengah.

“Seperti kita lihat bahwa oprit cor beton tepat pada bagian bawahnya tidak terlalu padat. Seharusnya dipadatkan saja karena fungsi oprit dibangunkan untuk menahan air kalau kaya gini, jika arus tergerus air deras maka bisa goyang lagi jembatannya,” sebutnya.

Tidak hanya itu pada pekerjaan jembatan ini juga seharusnya tidak hanya memperbaiki bagian opritnya saja, tetapi lantai pada jembatan harus diganti.

“Lantai ini sudah lama tidak ada pergantian harusnya bisa di beton saja sehingga tidak menghawatirkan warga yang melintasinya,” jelasnya.

Di bagian lain, warga pun menyinggung APH terlihat beberapa kali menyambangi jembatan tersebut.

“Sudah lumayan lama. Beberapa orang yang mengaku aparat melihat jembatan tersebut. Tetapi kami tidak tahu maksudnya apa?” ungkap warga. (oetaya/BBAM)

Himbauan Untuk Masyarakat Dalam Penanganan DBD

0
himbauan untuk masyarakat agar terhindar dbd

Link, Banjarbaru – Demam Berdarah (DBD) masih menjadi momok di lingkungan masyarakat, khususnya masyarakat yang kurang perhatian terhadap lingkungan mereka.

Di Kota Banjarbaru, kasus DBD masih terbilang tinggi karena dari hasil survei lapangan masih banyak masyarakat belum sadar menjaga lingkungan mereka. Dari itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru menghimbau kepada masyarakat agar menjaga lingkungan mereka dengan menerapkan 3M (Menguras, Menutup, dan Mendaur Ulang), atau pemberantasan sarang nyamuk (psn).

“DBD ini kan sudah menjadi endemis, dan setiap tahun pasti ada saja kasusnya. Sehingga untuk mengurangi kasus, perlunya kesadaran masyarakat agar lingkungan mereka tidak jadi tempat berkembang biak nyamuk,” ungkap Erni Syafrida, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Banjarbaru.

Ia mengungkapkan, bahwa pihaknya sering terjun kelapangan langsung memantau lingkungan. Tentunya, memberikan arahan kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan agar terhindar dari nyamuk.

“Kami pun mempunyai program yaitu satu rumah satu jumantik, sehingga tugas jumantik ini nantinya mengecek apa-apa saja yang dapat menyebabkan tempat bersarangnya nyamuk,” tambahnya.

Diketahui saat survei, pihaknya mendapati angka bebas jentik di Kota Banjarbaru masih rendah. Sebagai contoh, pada September pihaknya survei di Kelurahan Sungai Besar dari 100 rumah yang mereka survei, 67 persen masih banyak ditemukan jentik-jentik.

“Kami dapati, paling banyak itu di ban bekas, dispenser, bak mandi dan drum. Sehingga kami menyarankan agar membuang air yang menggenang, menutup drum dan lain-lain,” pungkasnya.

Sekadar informasi, untuk data DBD di Kota Banjarbaru berdasarkan Insiden Rate (IR) per Kelurahan Tahun 2022, pada data terakhir September 2022. Didapatkan data tertinggi kasus DBD terdapat di Kelurahan Loktabat Selatan dengan angka 65,03. Disusul dengan, Kelurahan Landasan Ulin Tengah dengan angka 64,62. (wahyu/BBAM)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

El Nino

Kementan Perkuat Mitigasi Hadapi Potensi El Nino Mulai April

0
Link, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan kesiapan menghadapi potensi El Nino ekstrem yang diperkirakan mulai berdampak pada April . Berbekal pengalaman menghadapi El...
Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Cepat di Sulut dan Malut

0
Link, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat merespons kejadian yang terjadi di Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara, khususnya di Kota Bitung, Kota...

YouTube Longgarkan Syarat Monetisasi, Kreator dengan 500 Subscriber Kini Bisa Raup Cuan

0
Link, Banjarbaru - YouTube resmi melonggarkan syarat monetisasi melalui program afiliasi YouTube Shopping, membuka peluang lebih luas bagi kreator kecil dan menengah. Dalam pengumuman...