Beranda blog Halaman 1231

Ada Pameran Artefak Nabi Muhammad SAW di Banjarbaru

0
Artefak peninggalan Rasulullah

Link, Banjarbaru – Bertepatan dengan bulan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kota Banjarbaru berkesempatan menjadi tempat pameran artefak bersejarah peninggalan Nabi Muhammad SAW.

Sejumlah artefak bersejarah peninggalan Nabi Muhammad SAW dan sahabat, dipamerkan di Gedung Le Olang di samping Hotel Ratu Elok Kelurahan Sungai Besar, Kota Banjarbaru. Pameran diselenggarakan tanggal 7 – 17 Oktober 2022.

Sedikitnya akan ada 45 artefak peninggalan Rasulullah dipamerkan dalam pameran tersebut, yang mayoritas merupakan barang yang biasa dikenakan oleh Nabi dan para sahabat Nabi sehari-hari.

Ketua Penyelenggara Pemeran Artefak Peninggalan Rasulullah dan Sahabat Nabi, Imam Muktik Syafi’i berkata bahwa saat ini, barang yang datang baru 30 artefak karena terkendala transportasi pengiriman.

“Pameran kali ini, adalah yang terlengkap karena semua koleksinya kami datangkan dari Madura,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dipilihnya Kota Banjarbaru adalah melihat dari keagamisan masyarakatnya. Terlebih lagi, Banjarbaru berada ditengah-tengah antara Kabupaten Banjar dan Banjarmasin.

“Kemarin di Banjarmasin juga ada, tetapi banyak gedung yang sudah dipesan orang dan juga berbarengan dengan MTQ Nasional XXIX,” jelasnya.

Pameran artefak peninggalan Rasulullah dan para sahabar ini sudah berkeliling di beberapa wilayah Indonesia. Namun, masyrakat yang ingin melihat harus  membayar Rp 100 ribu untuk dewasa dan Rp 50 ribu untuk anak-anak atau pelajar.

Menurutnya dari awal buka masih belum terlihat antusiasme masyarakat, sebab pameran dibuka dari Jumat (7/10/2022).

Dalam pameran tersebut menampilkan gamis, imamah, rambut dan jenggot Nabi, pedang, tongkat dan lain-lain peninggalan dari Rasulullah dan para sahabat Nabi.(wahyu/BBAM)

Gubernur Gelar Paman Birin Cup Sumpitan

0
atlet sumpitan disiapakn

Link, Banjarmasin – Sebanyak 120 atlet panahan tradisional dan sumpitan dari 9 Kabupaten/Kota se- Kalimantan Selatan ikut tanding di Festival Olahraga Tradisional (Panahan dan Dumpitan) II Paman Birin Cup Tahun 2022 di lapangan SKB Mulawarman Banjarmasin, Sabtu dan Minggu, tanggal 8 -9 Oktober 2022.

Festival olahraga dibuka Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel, Hermansyah sekaligus menyampaikan sambutan, Sabtu (08/10/2022). Menurut Paman Birin, tujuan festival dimaksudkan untuk menjaring atlet-atlet berbakat di Banua ini di bidang panahan tradisional dan sumpitan.

Mereka diharapkan nantinya mampu bersaing di Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) ke VII tahun mendatang di Provinsi Jawa Barat.

“Diadakannya festival ini sebagai bukti keinginan kita bersama membudidayakan dan menyemarakkan olahraga tradisional dan menggelorakan olahraga tradisional ini,” kata Paman Birin sebagaimana sambutan tertulis.

Untuk kegiatan, panitia menyediakan hadiah untuk pemenang lomba di dua cabang sekitar Rp50 juta. Khusus lomba sumpitan, kali ini diikuti sedikitnya 90 atlet yang dibagi dalam kategori 25 meter untuk pria dan 20 meter untuk atlet wanita.

Sedangkan kategori di lomba panahan yang dimulai Minggu (09/20/2022), dibagi atas 70 meter untuk pria dan 60 meter untuk wanita. Sumpit merupakan senjata tradisional yang digunakan untuk berburu maupun dalam pertempuran terbuka pada masa dulu yang penggunaannya dengan cara ditiup.

Sekarang, olahraga tradisional ini banyak mendapat perhatian masyarakat, terutama kalangan generasi muda yang tergabung dalam Persatuan Sumpitan Kalimantan Selatan (PSKS). Sementara itu, Sekretaris PSKS, Bhaktiansyah bertekad akan mengukir prestasi di cabang sumpitan pada Fornas VII di Jabar nanti.

“Komunitas sumpitan Kalsel punya angan-angan besar untuk menjadikan olahraga asli leluhur ini diakui secara nasional di Republik Indonesia dan menjadi pusat olahraga sumpitan di tanah air,” ujarnya. (why)

Ayoo Saksikan Yuti Mahrita Mini Soccer

0
yuti mahrita mini soccer

Link, Banjarbaru – Setelah sukses menggelar kejuaran badminton di Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, kini Yuti Mahrita beralih ke Kejuaran Mini Soccer.

Bertajuk Yuti Mahrita Mini Soccer, kejuaran olah bola kaki tersebut digelar di  Lapangan Mini Soccer, Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru.

“Sesuai janji kami untuk memajukan dunia olahraga, setelah kejuaran badminton di Cempaka beberapa waktu lalu, kini kami menggelar kejuaran tersebut,” ujar Yuti Mahrita didampingi H Febriyan Alfin Fahriza, kepada Linkalimantan.com, di sela-sela pertandingan, Sabtu 8 Oktober 2022.

Selain untuk memajukan olahraga mini soccer sebut Alfin—demikian H Febriyan Alfin Fahriza—akrab disapa, turnamen yang digelar kali ini juga dalam rangkan memperingati Hari Sumpah Pemuda 2022.

“Sebenarnya kegiatan kami laksanakan tidak terlepas dari banyaknya permintaan dari masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Alfin yang juga seorang petani milenial ini menambahkan, dengan kegiatan tersebut pihaknya mengharapkan pemuda yang ada di Banjarbaru dapat selalu memberikan hal yang positif kepada masyarakat sekitar.

“Antusias masyarakat sungguh di luar ekspektasi. Karena itulah, maka kompetisi pun kami bagi di dua lapangan. 10 tim bermain di lapangan Landasan Ulin dan 10 tim lagi bermain di Lianganggang,” jelasnya seraya menyebut kompetisi dilaksanakan selama 2 hari.

Alfin membeberkan pertandingan-pertandingan yang akan dilakukan mereka tidak hanya berhenti sampai disini saja. Nantinya kedepan kegiatan serupa dan lebih besar juga di gelarnya.

“Sedangkan untuk hadiah, kami menyiapkan hadiah sebesar Rp10 juta sebagai uang pembinaan,” tandasnya.(oetaya/BBAM)

HUT TNI di Banjarbaru, Jajal Fun Bike 15 Kilometer

0
paman birin lepas peserta fun bike

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor melepas peserta Fun Bike dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-77 Tahun 2022, Sabtu (8/10/2022).

Fun bike bertempat di Mako Rindam VI Mulawarman, Jl. A. Yani KM. 26,5 Landasan Ulin Banjarbaru, Kalsel, dengan tema TNI Adalah Kita.

“Dengan mengucapkan Bismillah Fun Bike hari ini resmi dilepas,” tutur Gubernur yang akrab disapa Paman Birin.

Dengan menempuh jarak sekitar 15 kilometer, kegiatan fun bike tersebut diikuti kurang lebih 2.500 pesepeda dari TNI, Polri dan komunitas sepeda di Kalsel.

Komandan Rindam VI Mulawarman, Kolonel Inf Freddyno Janen Silalahi mengatakan, bersepeda ini digelar untuk mengajak masyarakat berolahraga bersama dan memperkenalkan institusi TNI.

“Kegiatan ini murah meriah dan menyehatkan. Sekaligus memperkenalkan institusi TNI, terutama Rindam VI Mulawarman,” ucapnya.

Ia berharap sehingga melalui momen tersebut dapat mempererat silaturahmi, soliditas TNI, Polri kepada masyarakat serta Pemda dan Instansi Lainnya.

“Sehingga tetap solid dalam melaksanakan semua kegiatan kita,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas CCS Guntung Payung, Sumangat mengaku, sangat mengapresiasi kegiatan rangkaian HUT TNI ke-77  ini.

“Semoga TNI semakin maju, semakin bermasyarakat untuk menjaga NKRI agar semakin aman,” harapnya.

Dari pantauan di lapangan terlihat ada banyak hadiah Dorprize yang di perebutkan para peserta, dimana hadiah utamanya merupakan satu buah sepeda motor. (juwita/BBAM)

Peringati HUT, PMI Gelar Karnaval Jalan Santai

0
PMI Banjar menggelar karnaval

Link, Martapura – Peran Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjar selama ini tidak diragukan lagi. Utamanya dari program yang telah dijalankan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Seperti menyediakan stok darah untuk siapa saja yang membutuhkan dalam keadaan darurat.

 

“Melaksanakan pelayanan sosial, kesehatan masyarakat, transfusi darah, pembinaan generasi muda dalam kepalangmerahan dan lainnya. Itu semuanya tugas mulia yang menjadi keseharian PMI,” ujar  Bupati Banjar H Saidi Mansyur saat melepas karnaval jalan santai dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PMI ke-77 yang digelar di Halaman Kantor Bupati, Martapura, Sabtu (8/10/2022) pagi.

 

Pelepasan karnaval yang di ikuti ratusan pelajar SMP dan SMA, ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Bupati Banjar di iringi Drum Band Pesantren Hidayatullah Keraton Martapura.

 

“Pada masa pandemi PMI Kabupaten Banjar telah banyak berkontribusi dan membantu pemerintah daerah. Utamanya dalam hal evakuasi ketika ada korban Covid-19 serta para relawan juga berkontribusi memberikan bantuan psiko sosial,” katanya.

 

Ia berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk semakin mengokohkan semangat kebersamaan dan juga berkomitmen membantu sesama dengan tulus ikhlas dengan berpegang teguh pada 7 prinsip dasar gerakan internasional palang merah dan bulan sabit merah yaitu kemanusiaan, kesamaan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, kenetralan dan kesemestaan tanpa berpihak pada golongan politik, ras, suku atau agama tertentu.

 

Tak lupa pula di momen HUT ke-77 PMI dirinya mengajak semua untuk merapatkan barisan bersinergi membulatkan tekad, satukan niat dan langkah dalam bekerja untuk kemanusiaan.

 

Ketua PMI Banjar Sunarto menjelaskan, peserta yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut tidak terhitung jumlahnya dari PMI tingkat kabupaten maupun kecamatan.

 

Rute karnaval jalan santai dimulai dari halaman Kantor Bupati Banjar menuju Jalan A Yani, Jalan Sultan Adam dan finish di Stikes Intan Martapura.(zainuddin/BBAM)

Bupati: Manis Street Food Festival Sudah Izin Gubernur

0
Manis Street Food Festival Sudah SeIzin Gubernur

Link, Martapura – Gelaran MTQ Nasional ke 29 yang dilaksanakan Pemprov Kalsel, dimanfaatkan maksimal oleh Pemkab Banjar. Yakni dengan menggelar Manis Street Food Festival.

Manis Street Food Festival  digelar sebagai bentuk menggaungka terhadap kegiatan Provinsi Kalsel yang menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXIX 2022, Sabtu (8/10/2022). Namun hal itu justru membuat Pemprov Kalsel tersinggung dan mengirimkan nota protes ke Bupati Banjar.

Menanggapi nota protes tersebut, Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengatakan pihaknya sudah minta izin kepada Gubernur Kalsel.

“Ulun sudah izin sama Pak Gubernur (Sahbirin Noor, red.). Pembukaan (Manis Food Festival) rencana akan dilakuka Hari Minggu besok dan dilaksanakan hingga 19 Oktober 2022 mendatang, Panggung diisi acara lingkup peserta stand saja, lomba-lomba kecil, games dan hiburan musik tradisional atau islami.,“  tegas Bupati Banjar H Saidi Mansyur sebagaimana dilansir https://kbk.news/, Sabtu, 8 Otober 2022..

Acara Manis Street Food Festival papar Saidi, adalah bentuk apresiasi terhadap apa yang sudah digaungkan dan bahkan di himbau pemerintah Provinsi Kalsel untuk ikut serta memeriahkan serta  menyambut MTQ Nasional XXIX 2022.

Menurutnya, lokasi Manis Street Food Festival Ditempatkan di CBS, karena merupakan tempat strategis untuk membuat event. Apalagi kegiatan yang digelar Pemkab Banjar ini diikuti para  peserta dari SKPD dan tidak profit oriented (tidak ambil keuntungan).

 

Sebelumnya, Pemprov Kalsel menyiapkan surat nota protes ke Pemkab Banjar terkait MTQ Nasional XXIX Expo yang digelar Pemprov Kalsel ditandingi atau isaingi Pemkab Banjar, Sabtu (7/10/2022).

Nota protes Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini disampaikan melalui Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Birhasani saat dihubungi media ini melalui sambungan telepon.

“Nota protes kami sampaikan ke Bupati dan Sekda Banjar terhadap pendirian stand di Alun Alun Ratu Zalecha Martapura, dan suratnya menunggu tanda tangan Pak Roy (Sekda Prov Kalsel). Padahal kami dapat izin Pemkab Banjar, bahkan mendapat dukungan dari tokoh ulama Martapura Guru Wildan untuk MTQ Nasional XXIX 2022 di lokasi itu,” jelas Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel ini, Sabtu (7/10/2022).(spy)

MTQ Expo, Pemprov Siapkan Nota Protes ke Bupati Banjar

0
Nota protes akan dilayangkan pemprov ke Pemkab Banjar

Link, Martapura – MTQ Nasional XXIX Expo yang semula dipusatkan di Alun-Alun Ratu Zalekha, Martapura belakangan sedikit bermasalah. Karena Pemkab Banjar juga mendirikan stand di ruang terbuka hijau tersebut.

Pemprov Kalsel menyiapkan surat nota protes ke Pemkab Banjar terkait MTQ Nasional XXIX Expo yang digelar Pemprov Kalsel ditunpangi stand milik Pemkab Banjar, Sabtu (7/10/2022).

“Kami akan sampaikan nota protes Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini disampaikan melalui Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan kepada Bupati dan Sekda Banjar,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Birhasani saat dihubungi media ini melalui sambungan telepon, sebagaimana dilansir https://kbk.news/, Sabtu, 8 Otober 2022.

Nota protes kami sampaikan ke Bupati dan Sekda Banjar ungkap Birhasani, sebagai respon dari pendirian stand di Alun Alun Ratu Zalecha Martapura.

“Suratnya menunggu tanda tangan Pak Roy (Sekda Prov Kalsel). Padahal kami dapat izin Pemkab Banjar, bahkan mendapat dukungan dari tokoh ulama Martapura Guru Wildan untuk MTQ Nasional XXIX 2022 di lokasi itu,” jelas.

Menurut Birhasani, sebelumnya Pemprov Kalsel akan menggelar MTQ Nasional XXIX 2022 di Lapangan Dr Murjani di Banjarbaru, namun untuk meningkatkan perekonomian di Kabupaten Banjar pihaknya memilih digelar di Kota Martapura.  Hal itu sesuai dengan rekomendasi tokoh agama.

“Sebelumnya ada wacana MTQ Nasional XXIX 2022 Expo digelar di Murjani Banjarbaru, namun setelah mendapat dukungan ulama Martapura Guru Wildan, maka kita pastikan digelar di RTH Ratu Zalecha Martapura,” jelasnya.

Hanya saja ini dalam perjalanannya tidak sesuai harapan sebutnya lebih jauh, padahal semula Pemkab Banjar menyatakan dukungannya.

“Tetapi di lapangan event kami yang diserahkan ke EO, ditandingi Pemkab Banjar dan berada di lokasi yang sama. Karena itu nota protes tentu akan kami keluarkan,” pungkas Birhasani.

Sementara itu, hingga saat ini belum ada tanggapan Pemkab Banjar dengan adanya nota protes di Pemprov Kalsel ini. Kemudian juga tanggapan Ketua DPRD Banjar H Muhammad Rofiqi masih belum ada dan belum bisa dihubungi.(spy)

Anang Rosadi Kritik Pembangunan JPO Banjarbaru Mubazir

0
Proyek JPO Banjarbaru dinilai mubazir

Link,  Banjarbaru – Proyek pembangunan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) kembali menuai kritikan. Kali ini  kritikan datang dari Pengaman Pembangunan Kalsel  Ir.Anang Rosadi.

Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan 2004 – 2009 ini, proyek yang dibangun menggunakan dana sebesar Rp5 miliar itu lebih baik dihentikan karena mubazir.

“Karena tidak menjadi prioritas dan terkesan mubazir,” ungkapnya, kepada Linkalimantan.com awal pekan tadi.

Anang Rosadi yang juga Ketua LSM Masyarakat Memperdulikan Fungsi Sungai (Mamfus) membeberkan, karena di Jakarta saja JPO saat ini sudah banyak digantikan dengan namanya zebra cross traffic person.

“Jadi cross traffic person ini sistemnya ketika orang mau nyeberang, terlebih dahulu mereka melakukan pemencetan  lampu penyeberangan. Perlu diketahui bahwa perilaku orang-orang kita juga kurang suka naik tangga kalau ada jalan pintas jadi lebih baik proyek itu off aja,” bebernya

Lebih bijak ujar Anang lebih lanjut, anggaran sebesar Rp5 milyar itu digunakan untuk menanggulangi permasalahan banjir yang sampai saat ini belum tertanggulangi.

“Itu solusi yang saya sampai akan Karena  di Kota Banjarbaru ini baru saja sebentar hujan, beberapa diwilayahnya banjir. Kondisi inikan sangat memprihatinkan. Apalagi Banjarbaru sudah resmi menjadi Ibu Kota Kalsel, tentu hal seperti itu tidak kita inginkan,” bebernya.

Dirinya juga meminta Wali Kota Banjarbaru agar lebih cerdas untuk membuat program sehingga tepat sasaran dan lebih memberikan manfaat bagi masyarakatnya.

“Ya pemimpin menurut saya janganlah mencari – cari proyek. Karena  banyak yg lebih prioritas dan jangan menipu  nurani dengan akal yang penuh nafsu. Agar  kepemimpinan dan keberkahan datang,” lanjutnya.

Pada pemberitaan sebelumnya kritikan yang menyebutkan bahwa  pembangunan JPO ini dinilai mubajir disampaikan dilontarkan Anggota Komisi III Di DPRD Banjarbaru, Nurkhalis.

selain Anggota DPRD Banjarbaru, kritik juga dilontarkan sejumlah masyarakat sekitar proyek tersebut. Selain pekerjaannya mengganggu kelancaran, proyek tersebut dinilai tidak transparan. salah satu indikasinya tidak dilengkapi dengan papan proyek.(oetaya/BBAM)

Lakukan Reboisasi Paman Birin Tanam Pohon di Kiram

0
paman birin tanam pohon

Link, Banjar – Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau akrab disapa Paman Birin tak henti-hentinya menggelorakan gerakan revolusi hijau dengan menanam pohon.

Seperti pada Jumat (7/10) pagi usai giat aksi bersih-bersih di kawasan Kiram Kabupaten Banjar, Paman Birin mengajak seluruh SKPD lingkup Pemprov Kalsel untuk menanam pohon penghijauan.

Secara simbolis pun, Paman menyerahkan bibit pohon kepada sejumlah Kepala SKPD yang selanjutnya ditanam secara teratur di sekitar kawasan Kiram, tak jauh dari lokasi atau venue pembukaan MTQ Nasional. Paman Birin pun tak segan-segan mencangkul dan menutup tanaman dengan tanah.

“Ayo, kita terus menanam dan menanam. Revolusi hijau di Kalsel terus kita lakukan,” ajak Paman Birin.

Gerakan Revolusi Hijau diprakarsai dan dicetuskan oleh  Gubernur Kalsel Sahbirin Noor sejak 2017 silam yang dijalankan Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel. Revolusi hijau adalah gerakan masif melakukan penanaman untuk mengurangi lahan kritis di Kalsel yang luasnya mencapai 500 ribu hektar lebih. Ditargetkan dengan gerakan revolusi hijau dapat mengurangi lahan kritis seluas 30 ribu hektar per tahunnya.

Sejauh ini dampak gerakan revolusi hijau berhasil melakukan rehabilitasi di lahan kritis seluas 108 ribu hektar. Menjelang MTQ Nasional yang rangkaian kegiatan 10-19 Oktober dengan jadwal pembukaan pada 12 Oktober 2022 oleh Presiden Jokowi, kawasan sekitar venue pembukaan dan penutupan di Kiram Park terlihat asri dan hijau.

Diketahui, selain puncak acara di Kiram Park, setidaknya ada 8 venue atau titik lomba yang akan menjadi tempat MTQ tersebar di Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin. Yakni di Masjid Agung Al-Karomah Martapura Kabupaten Banjar, Masjid Bambu KH Abdul Qadir Hasan Kabupaten Banjar.

Lalu di Masjid Nurul Iman Kota Banjarbaru, aula serba guna Mesjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin.
Kemudian, Masjid Jami Banjarmasin, aula Ideham Khalid Kompleks Perkantoran Pemprov Kalsel di Kota Banjarbaru, Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Kota Banjarbaru, auditorium Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin di Kota Banjarbaru, aula Institut Agama Islam Martapura Kabupaten Banjar, dan Madrasah Tahfiz Darussalam Martapura Kabupaten Banjar. (why)

MTQ Nasional, Tarif Parkir Tak Boleh Lebih Dari Rp3000

0
Parkir di kawasan CBS tarifnya dibatasi Rp2000 - Rp3000

Link, Martapura – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke 29 sebentar lagi digelar. Kabupaten Banjar menjadi salah satu wilayah yang ditunjuk sebagai venue diselenggarakannya event akbar tersebut.

Nah, sehubungan dengan hal itu, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Bauntung Batuah (PBB) Martapura belakangan sibuk menyiapkan berbagai fasilitas untuk mensukseskan event nasional itu. Parkir kendaraan salah satunya.

“Kawasan Pasar Batuan dan Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura menjadi salah satu venue penting dalam rangkaian MTQ Nasional yang akan dimulai 10 Oktober mendatang. Untuk itu, kami juga sudah mempersiapkan pelayanan parkir yang memadai,” Direktur Perumda Pasar Bauntung Batuah, Rusdiansyah, melalui Kepala Bagian Humas, Gusti Andriansyah kepada Linkalimantan.com, Jumat, 7 Oktober 2022.

Soal parkir sebut Andre, pihaknya akan mengenakan sanksi apabila tarif parkir yang dikenakan lebih dari Rp2.000 – Rp3.000.

“Apalagi sengaja memanfaatkan perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke 29 di kawasan Pasar Batuah dan Cahaya Bumi Selamat (CBS), Kabupaten Banjar, kami pasti akan menjatuhkan sanksi kepada pengelola parkirnya,” katanya.

Sebagai tindaklanjut agar tidak terjadi demikian sebut Andre lebih lanjut, pihaknya telah memasang himbauan dititik strategis lokasi pasar atau pun di sejumlah tempat penyelenggaran.

“Seluruh kawasan sudah kami pasangi spanduk himbauan termasuk di Cahaya Bumi Selamat sampai Alun-Alun Martapura,” ujarnya.

Agar mudah dipahami dan ditaati, ia menegaskan, penetapan tarif retribusi jasa layanan parkir ini juga telah tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 44 Tahun 2014.

“Ini juga atas perubahan Perbup kedua Nomor 61 Tahun 2019 tentang Tarif Jasa Pelayanan Fasilitas Pasar,” papar Andri.

Apalagi, dirincikannya, zona CBS dan kawasan pasar merupakan kewenangan Perumda Pasar Bauntung Batuah dalam pengelolaan parkir.

“Idealnya untuk tarif sesuai Perbup khusus roda dua hanya dikenakan Rp2.000. Sedangkan, roda empat seperti mobil Rp3.000,” bebernya.

Apabila masih saja tak menghiraukan atau pun tetap berlaku curang hingga mengenakan tarif sebesar Rp5.000, kata dia, siap-siap menerima sanksi dan dapat melaporkan ini kepada Perumda Pasar Bauntung Batuah (PBB) selaku pengelola parkir resmi pada perhelatan acara MTQ Nasional yang digelar di Kabupaten Banjar.

“Kalau di wilayah pasar bisa langsung lapor ke Perumda PBB. Namun, selama MTQ berlangsung kami akan memploting setiap titik dengan menyediakan pusat informasi baik di depan kantor atau pun di CBS Martapura,” pungkasnya.(oetaya/BBAM) 

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

El Nino

Kementan Perkuat Mitigasi Hadapi Potensi El Nino Mulai April

0
Link, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan kesiapan menghadapi potensi El Nino ekstrem yang diperkirakan mulai berdampak pada April . Berbekal pengalaman menghadapi El...
Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Cepat di Sulut dan Malut

0
Link, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat merespons kejadian yang terjadi di Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara, khususnya di Kota Bitung, Kota...

YouTube Longgarkan Syarat Monetisasi, Kreator dengan 500 Subscriber Kini Bisa Raup Cuan

0
Link, Banjarbaru - YouTube resmi melonggarkan syarat monetisasi melalui program afiliasi YouTube Shopping, membuka peluang lebih luas bagi kreator kecil dan menengah. Dalam pengumuman...