Beranda blog Halaman 229

Menteri UMKM Tiba di Kalsel, Akan Hadiri Re-Opening Mama Khas Banjar

0
Menteri UMKM tiba di kalsel, akan hadiri re opening mama khas banjar

Link, Banjarbaru – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman kembali datang ke Kalimantan Selatan dalam rangka kunjungan kerja. Kedatangannya disambut Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H. Isharwanto di VIP Room Lanud Sjamsudin Noor Banjarbaru, pada Selasa (17/6/2025) malam.

Tiba pada Pukul 22.25 WITA, kedatangan Menteri UMKM RI disambut Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H. Isharwanto dan juga didampingi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah, Drs. Gt. Yanuar Noor Rifai dalam penyambutan tersebut.

Tampak terlihat juga jajaran Pimpinan Forkopimda Kalsel yakni Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Rofiqi; Anggota DPR RI, Hj. Mariana; Ketua DPRD Kalsel, Supian HK; Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Suparjo; Anggota Komisi II DPRD Banjarbaru, Emi Lasari dan sebagainya.

Di dalam ruangan, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H. Isharwanto tengah duduk bersama Menteri UMKM Maman Abdurrahman beserta jajaran lainnya itu tengah menikmati sajian Soto Banjar, Bakso, Ayam Goreng dan sebagainya.

Sebagai informasi bahwa agenda kunjungan kerja Menteri UMKM Maman Abdurrahman dijadwalkan akan menghadiri langsung Re-Opening Toko Mama Khas Banjar pada Pukul 14.00 WITA di Jalan Trikora, Banjarbaru, pada Rabu 18 Juni 2025.

Diketahui bahwa sosok Firli Norachim, sang owner Toko Mama Khas Banjar itu divonis lepas (onslag van rechtvervolging) dalam sidang putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Banjarbaru yang digelar pada Senin (16/6/2025) lalu. (tri)

 

Puskesmas Martapura 2 Terbengkalai, Dinas PUPR Berkilah Belum Terima SLF

0
Tak ada dokuman SLF
Genap sudah dua tahun, kondisi bangunan dua lantai UPT Puskesmas Martapura 2, Jalan Pangeran Abdurrahman, Kelurahan Keraton, Kecamatan Martapura hingga kini tak difungsikan lantaran belum ada SLF.

Link, Martapura – Keseriusan Pemkab Banjar untuk memperbaiki bangunan UPT Peskesmas Martapura 2 patut disoal. Nyatanya genap sudah dua tahun, kondisi bangunan di Jalan Pangeran Abdurrahman, Kelurahan Keraton, Kecamatan Martapura hingga kini tak difungsikan pasca mengalami keretakan dan terpaksa di kosongkan pada 19 Juli 2023 lalu lantaran belum dilengkapi Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Yudi Riswandi selaku Kepala Bidang (Kabid) Penataan Ruang dan Pengawasan Bangunan (Wasbang) pada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar saat dikonfirmasi menjelaskan, memang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar sudah mengajukan atau menyampaikan surat permohonan untuk Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

“Untuk mengkaji bangunan tersebut tentunya harus ada konsultan SLF bangunan UPT Puskesmas Martapura 2, dan dokumen kelengkapannya sehingga dapat dilakukan penilaian terkait status SLF bangunan tersebut,” ujarnya pada Selasa (17/6/2025).

Kendati demikian, sudah dua tahun berlalu, kelengkapan data dukung dokumen untuk melakukan analisa terhadap bangunan UPT Puskesmas Martapura 2 yang dibangun CV Aulia Rahman dengan pagu anggaran sebesar Rp2.400.000.000,00 dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 lalu tersebut tak kunjung diterima Dinas PUPRP Kabupaten Banjar.

“Dinas Kesehatan memang meminta penilaian terhadap bangunannya. Tapi dokumen kelengkapan dari Konsultan SLF untuk proses penilaian bangunan masih belum disampaikan. Sehingga apa yang bisa kami nilai,” katanya.

Yudi pun berharap, Konsultan SLF dapat segera memberikan kelengkapan dokumen data dukung bangunan UPT Puskesmas Martapura 2 sehingga dapat dilakukan penilaian.

“Sifatnya kami menunggu dokumen kelengkapannya dari konsultan. Mudah-mudahan konsultan SLF bisa segera menyampaikan sehingga dapat ditindaklanjuti,” harapnya.

Tak hanya itu, ketidaklengkapan dokumen sebagai data dukung pembangunan UPT Puskesmas Martapura 2 ini juga menjadi salah satu faktor dilimpahkannya pengusutan kasus retaknya bangunan Puskesmas Martapura 2 yang sempat bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar hingga sempat dilakukan perpanjangan waku sebelum akhirnya, yakni pada 9 November 2023 lalu dilimpahkan ke ke Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk penyelesaiannya. Meski sebanyak 18 orang termasuk Kepala Dinkes Kabupaten Banjar, Yasna Khairina sudah memenuhi pemanggilan dari Kejari Kabupaten Banjar untuk dimintai keterangan. (zainuddin/BBAM)

Boca Juniors vs Benfica Berakhir Imbang, Skor 2-2

0
Boca Juniors vs Benfica Berakhir Imbang, Skor 2-2
Wasit Cesar Arturo Ramos Palazuelos memberikan kartu merah kepada penyerang Benfica, Andrea Belotti (19) saat melawan Boca Juniors di Piala Dunia Antarklub 2025. (c) AP Photo/Marta Lavandier

Link, Jakarta – Laga panas penuh drama pada pertandingan Boca Juniors vs Benfica  di Hard Rock Stadium, Miami, Selasa (17/6/2025) berakhir imbang 2-2.  Pertandingan ini menjadi tontonan seru setelah Lionel Messi memukau dalam laga pembuka Piala Dunia Antarklub 2025 sehari sebelumnya.

Suasana di stadion berubah layaknya Buenos Aires mini berkat dukungan fanatik suporter Boca Juniors. Mereka memenuhi tribun dengan nyanyian sepanjang laga, menciptakan atmosfer yang membara.

Hasil ini membuat Boca Juniors berada di posisi kedua Grup C, di bawah Bayern Munchen yang sebelumnya menghancurkan Auckland City 10-0. Sementara itu, Benfica harus puas dengan satu poin setelah sempat tertinggal dua gol.

Laga ini juga diwarnai dua kartu merah untuk kedua tim, menambah tensi pertandingan yang sudah panas sejak awal. Kedua tim kini harus bersiap menghadapi laga berikutnya dengan komposisi pemain yang berkurang.

Jalannya Pertandingan

Boca Juniors membuka keunggulan di menit ke-21 melalui gol Miguel Merentiel yang menyambut umpan rendah Lautaro Blanco. Enam menit berselang, Rodrigo Battaglia menggandakan keunggulan dengan sundulan kepala yang memukau.

Benfica yang sempat tertekan akhirnya membalas lewat penalti Angel Di Maria di akhir babak pertama. Gol ini menjadi penyeimbang setelah Nicolas Otamendi dirubung di kotak penalti dan wasit memutuskan penalti usai review VAR.

Situasi semakin memanas ketika Ander Herrera, yang baru saja ditarik karena cedera, mendapat kartu merah saat istirahat akibat protes keras atas keputusan VAR. Di babak kedua, Andrea Belotti juga diusir wasit setelah melakukan tendangan tinggi ke kepala Ayrton Costa pada menit ke-70.

Meski kalah jumlah, Benfica justru tampil lebih agresif. Mereka terus menekan pertahanan Boca Juniors dan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan lewat gol sundulan Otamendi di menit ke-84.

Upaya Boca Juniors untuk bangkit dan menang semakin sulit setelah Nicolas Figal juga mendapat kartu merah pada menit ke-88. Alhasil, laga berakhir imbang 2-2 dengan kedua tim kehilangan satu pemain.

Susunan Pemain

Boca Juniors: Marchesin; Advincula, Figal, Costa, Blanco; Battaglia, Ander Herrera (Belmonta 20′), Zenon, Palacios (Alarcon 65′), Velasco (Gimenez 58′); Merentiel (Zeballos 65′).

Benfica: Trubin; Antonio Silva, Otamendi, Alvaro Carreras; Florentino Luis, Renato Sanches (Kokcu61′), Dahl (Belotti 46′), Aursnes; Di Maria (Prestianni 77′), Bruma (Akturkoglu 61′), Pavlidis.

Flamengo Taklukkan Esperance de Tunis dengan Skor 2-0

0
Flamengo Taklukkan Esperance de Tunis dengan Skor 2-0
Pemain Flamengo, Guillermo Varela (kanan) berebut bola dengan pemain Esperance de Tunis, Chiheb Jebali, dalam laga Piala Dunia Antarklub, Selasa, 17 Juni 2025. (c) AP Photo/Derik Hamilton

Link, Jakarta – Flamengo sukses menaklukkan Esperance de Tunis dengan skor 2-0 pada laga pertama Grup D Piala Dunia Antarklub 2025. Pertandingan digelar di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Selasa (17/6/2025) pukul 08.00 WIB.

Giorgian de Arrascaeta mencetak gol pertama Flamengo pada paruh awal laga. Luiz Araujo menyusul dengan gol kedua yang mengunci kemenangan tim asal Brasil tersebut.

Dengan hasil tersebut, Flamengo menempati peringkat kedua klasemen sementara Grup D dengan tiga poin. Mereka memiliki poin yang sama dengan Chelsea yang berada di puncak.

Penampilan tim asuhan Filipe Luis patut diacungi jempol. Mereka tampil solid dan menunjukkan ambisi besar sejak awal turnamen.

Jalannya Pertandingan

Giorgian de Arrascaeta membuka skor lebih dulu pada menit ke-17. Ia memanfaatkan umpan dari Luiz Araujo dan melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dibendung kiper.

Esperance mencoba memberikan respons lewat serangan balik. Namun, barisan belakang Flamengo bermain rapat dan disiplin.

Pada babak kedua, Pedro sempat hampir menambah keunggulan. Tapi penyelamatan gemilang dari Bechir Ben Said menggagalkan peluang tersebut.

Gol kedua Flamengo datang di menit ke-70 lewat kaki Luiz Araujo. Ia menyambut assist terukur dari Jorginho dan mencetak gol ke pojok kiri bawah gawang.

Esperance tak mampu memberi tekanan berarti hingga laga usai. Flamengo pun menguasai permainan hingga peluit panjang berbunyi.

Susunan Pemain

Flamengo: Agustin Rossi; Guillermo Varela, Leo Ortiz, Leo Pereira, Ayrton Lucas; Jorginho, Erick Pulgar; Luiz Araujo, Giorgian De Arrascaeta, Gerson; Pedro.

Pelatih: Filipe Luis

Esperance de Tunis: Bechir Ben Said; Mohamed Ben Ali, Yassine Meriah, Mohamed Amine Tougai, Mohamed Amine Ben Hamida; Khalil Guenichi, Onuche Ogbelu; Yan Sasse, Chiheb Jebali, Youcef Belaili; Rodrigo Rodrigues.

Pelatih: Maher Kanzari

Prabowo Putuskan Empat Pulau Milik Provinsi Aceh

0
sengketa empat pulau
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat melalui video conference terkait penandatanganan kesepakatan bersama Gubernur Aceh dan Gubernur Sumatra Utara pada Selasa, 17 Juni 2025. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Link, Jakarta – Sengketa kepemilikan empat pulau yang selama ini menjadi pembahasan antara Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, tuntas. Hal itu setelah Presiden Prabowo Subianto memutuskan pulau pulau tersebut secara resmi menjadi bagian dari wilayah Provinsi Aceh.

Keputusan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memimpin rapat melalui video conference terkait penandatanganan kesepakatan bersama kedua gubernur pada Selasa, 17 Juni 2025.

Pulau-pulau yang dimaksud adalah Pulau Mangkir Gadang, Mangkir Ketek, Lipan, dan Pulau Panjang. Penandatanganan “Kesepakatan Bersama Pemerintah Aceh dan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara Mengenai Penyelesaian Permasalahan Pulau Mangkir Gadang,  Mangkir Ketek, Lipan, dan Pulau Panjang” dilakukan oleh Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, disaksikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam rapat resmi di Wisma Negara, Istana Kepresidenan Jakarta.

Dalam sesi video conference tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad melaporkan bahwa keputusan Presiden ini didasarkan pada temuan dokumen lama Keputusan Menteri Dalam Negeri yang menegaskan keempat pulau tersebut berada dalam wilayah Aceh.

“Jadi kami telah membicarakan soal 4 pulau dan alhamdulillah tadi berdasarkan temuan baru dari Pak Mendagri, kita ketemu dokumen lama Keputusan Mendagri tentang kesepakatan dua gubernur yang pada waktu itu ditandatangani oleh Raja Inal Siregar, Gubernur Sumatra Utara, yang menyepakati bahwa 4 pulau itu masuk ke dalam wilayah Aceh, Pak,” terang Dasco.

Presiden Prabowo pun menekankan pentingnya menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Saya kira prinsip bahwa kita satu, karena NKRI saya kira itu selalu jadi pegangan kita, tapi Alhamdulillah kalau memang dengan cepat sudah ada pemahaman bersama penyelesaian saya kira baik sekali,” ucap Presiden Prabowo.

Kepala Negara juga meminta agar penjelasan kepada publik dilakukan secara terbuka dan transparan agar tidak menimbulkan spekulasi. “Suasana kita sangat bagus, jadi kita sangat perlu suatu penerangan terhadap rakyat. Kondisi kita baik, kondisi ekonomi kita baik, pertumbuhan kita baik, produksi pertanian kita baik. Saya lihat kemajuan di semua bidang, jadi kita semua perlu untuk terus menjaga kondisi ini,” tutur Presiden Prabowo.

Melalui keputusan ini menandai babak baru penyelesaian administratif wilayah yang sempat menjadi pembahasan antarprovinsi, sekaligus mencerminkan komitmen Presiden Prabowo untuk menyelesaikan persoalan secara damai dan berdasarkan bukti hukum yang sah. (spy)

Pastikan Penyelenggaraan Haji Lancar, Amirulhaj Kembali ke Tanah Air

0
Amirulhaj
Menteri Agama sekaligus Amirulhaj, Nasaruddin Umar

Link, Jeddah – Usai memastikan penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M berjalan lancar dan stabil, rombongan Amirulhaj Indonesia yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar bertolak ke Tanah Air.

“Kami tidak akan meninggalkan jemaah jika masih ada potensi masalah. Tapi setelah melihat kondisi di lapangan, alhamdulillah, sistem layanan sudah berjalan baik dan tidak ada persoalan yang bersifat prinsipil. InsyaAllah sebentar lagi kami akan kembali ke Tanah Air,” ujar Menag di Bandara King Abdulaziz Jeddah, Selasa (17/6/2025).

Jelang kepulangannya, Menteri Agama sekaligus Amirulhaj, Nasaruddin Umar, menyampaikan sejumlah pesan penting kepada jemaah, terutama terkait stamina, keselamatan, dan spiritualitas menjelang kepulangan.

Ia mengimbau jemaah, khususnya yang tergabung dalam gelombang kedua dan akan bergerak menuju Madinah, agar tidak memaksakan diri melakukan umrah sunnah secara berlebihan. Menurutnya, suhu ekstrem yang mencapai 52 derajat Celsius bisa berdampak serius pada kesehatan jemaah, terlebih yang berusia lanjut.

“Ada jemaah yang umrah sampai 20 bahkan 25 kali. Kami imbau cukup satu atau dua kali saja. Umrah memang berpahala, tapi jangan sampai mengorbankan keselamatan dan kebugaran fisik,” tegasnya.

Amirulhaj juga mengingatkan jemaah untuk mengatur tenaga selama di Madinah, apalagi bagi mereka yang berniat menyempurnakan salat arbain (salat berjamaah 40 waktu di Masjid Nabawi). “Jika merasa kelelahan atau kurang sehat, sebaiknya tidak memaksakan diri. Ibadah tetap penting, tapi menjaga kesehatan juga bagian dari ikhtiar ibadah,” ujarnya.

Terkait data kesehatan jemaah, Menag menyampaikan bahwa jumlah jemaah wafat hingga saat ini tercatat 210 orang. Angka ini menurun dibandingkan periode yang sama pada musim haji 2024 yang mencapai 221 orang. Penurunan ini, kata Menag, mencerminkan perbaikan sistem perlindungan jemaah dan koordinasi layanan kesehatan.

Di akhir pesannya, Menag mengajak jemaah untuk menjadikan pengalaman berhaji sebagai titik balik kehidupan. Ia menekankan pentingnya merawat kemabruran haji melalui perubahan perilaku yang lebih baik setelah kembali ke Tanah Air.

“Terakhir ingin saya sampaikan, mari kita merawat kemabruran haji. Mari perbaiki karakter kita. Sekembalinya kita di Tanah air apakah berubah atau tidak karakternya itu ditentukan oleh kita semua,” pungkasnya. (spy)

Gubernur Hadiri Pembukaan Kejuaraan Menembak Kapolda Kalsel Cup 2025

0

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, H. Isharwanto, menghadiri secara resmi pembukaan Kejuaraan Menembak Kapolda Kalsel Cup 2025 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 yang berlangsung di Lapangan Tembak Teratai, Satbrimob Polda Kalsel, Selasa (17/6/2025) pagi.

Momen pembukaan ditandai secara simbolis melalui penembakan plat baja oleh Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK, sebagai penanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan kejuaraan.

Dengan mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, Kejuaraan ini digelar selama tiga hari, mulai 17 hingga 22 Juni 2025, sebagai ajang yang bertujuan untuk mendorong peningkatan profesionalisme serta kesiapsiagaan personel dalam rangka mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah hukum Polda Kalsel.

Kompetisi ini dibagi dalam beberapa kelas yaitu, Kelas Eksekutif I yang secara khusus diikuti oleh unsur Forkopimda Kalsel.

Kemudian, di Kelas Eksekutif II, sebanyak 72 peserta turut berkompetisi, meliputi Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel, Kasatgaswil Densus 88 Anti Teror Polri, Danrindam VI/Mulawarman, para Kapolres dan Kapolresta jajaran Polda Kalsel, serta para Dandrem dan Danzipur jajaran Korem 101/Antasari.

Lebih lanjut, yaitu Kelas Gabungan TNI-Polri yang melibatkan total 244 peserta. Peserta terdiri dari Perwira Pertama, Bintara, dan Tamtama dari Satgas Polda Kalsel, Korem 101/Antasari, Lanud Syamsudin Noor, Lanal Banjarmasin, BINDA Kalsel, BNNP Kalsel, dan Densus 88 Anti Teror.

Selain itu, Kelas International Practical Shooting Confederation (IPSC), yang diikuti oleh 15 peserta.

Ditemui usai acara pembukaan, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, H. Isharwanto, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap terselenggaranya kejuaraan ini.

“Kami menyambut baik dan mendukung penuh penyelenggaraan Kejuaraan Menembak Kapolda Kalsel Cup 2025 ini. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan keterampilan, ketangkasan, sekaligus mempererat sinergitas antara TNI, Polri, dan unsur terkait lainnya, serta menjalin silaturahmi demi terciptanya keamanan dan ketertiban di Kalsel” pesan Gubernur H. Muhidin.

Acara ini turut dihadiri Forkopimda Kalsel, Wakil Ketua Yayasan Kumala Bayangkari kalsel beserta seluruh pengurus, Perbakin Kalsel serta tamu undangan lainnya. (tri)

Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemprov Kalsel Laporkan Perkembangan Program Strategis

0
Perkembangan program prioritas

Link, Banjarbaru – Mengawali pekan ketiga Juni 2025, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Kepala Dinas Perdagangan yang diwakili Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, Sutikno, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara virtual dalam rangka Pembahasan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 dari Command Center Setda Provinsi Kalsel, di Banjarbaru, Senin (16/6/2025).

Rapat yang dipimpin Sekjen Kementerian Dalam Negeri (Mendagri), Komjen Pol. Tomsi Tohir ini selain membahas Langkah Konkret Pengendalian Inflasi di daerah tahun 2025, sekaligus mengupdate pelaksanaan Program Strategis Nasional Presiden RI Prabowo Subianto dari seluruh daerah di Indonesia. Berdasarkan data di Kementerian Dalam Negeri, masih terdapat beberapa daerah yang belum menyampaikan dukungannya terhadap program-program tersebut.

“Kami ingin ini jadi perhatian serius, masing-masing kepala daerah nanti akan kami undang khusus untuk menjelaskan kenapa, tidak melaksanakan,” ujar Tomsi mengawali arahannya sebelum masuk pada pembahasan Inflasi.

Usai mengikuti rakor, Kabid Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, Sutikno menyampaikan, akan segera melaporkan ke pimpinan perihal masih adanya beberapa kabupaten/kota yang belum menyampaikan usulannya/pelaksaannya terkait ini, agar segera ditindaklanjuti oleh Bupati Walikota-nya.

“Di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG), program 3 juta rumah, Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), dan penyediaan lahan untuk program Sekolah Rakyat, masih ada beberapa kabupaten kota kita yang belum melaporkannya,” ujarnya.

Sementara, kondisi inflasi di Provinsi Kalimantan Selatan hingga saat ini menurut Sutikno, aman dan terkendali.

“Jika melihat pada Mei tadi, year on year-nya berada pada angka 1,25, dibawah angka nasional 1,6. Year of to date Kalsel sama dengan nasional 1,19. Sementara month to month, bila secara nasional 0,37 kita di Kalsel 0,32. Jadi, Kalsel secara umum mengalami deflasi, hampir di semua daerah di Kalsel,” ujar Sutikno.

Ada beberapa catatan lain menurutnya, dari rakor dengan Kemendagri dan instansi lain yang digelar kali ini.

“Kita harus memberi perhatian serius terhadap beberapa harga komoditi di pasaran. Misalnya, Bawang Merah. Di Kalsel kita akui harganya melejit naik, bisa sampai 50-60ribu perkilonya. Begitu juga harga beras. Harusnya kita yang masuk zona 2, harganya Rp13.100 perliter, tapi kenyataannya di pasaran tembus dengan harga Rp13.819. Ini harus menjadi perhatian dari dinas pertanian, dan pengawasan dari Satgas pangan,” ujarnya.

Tak kalah krusial lagi menurut Sutikno, Harga eceran tertinggi (HET) dari Minyak Kita, yang seharusnya Rp15.700, rata-rata malah di jual dengan harga Rp17.500.

“Dari pantauan pasar kemarin, harga sudah sangat jauh dari HET, sehingga nanti kami akan koordinasi dengan stake holder terkait, untuk lebih lagi melakukan pengawasan terhadap harga jual Minyak Kita, dalam rangka pengendalian harga pangan yang ada HET nya,” tutupnya.

Untuk diketahui, rapat yang dihadiri oleh sejumlah kepala daerah dari seluruh Indonesia ini, juga turut diikuti dari Command Center Setdaprov Kalsel, perwakilan Dinas Sosial Kalsel, Kadin Kalsel, Bulog dan BINDA Kalsel. (tri)

Disperkim Kalsel Percepat Penanganan Kawasan Kumuh

0
Percepatan penanganan kawasan kumuh

Link, Banjarmasin – Dalam upaya mempercepat penanganan kawasan kumuh di Kalimantan Selatan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Kalsel menggelar Rapat Koordinasi Kelompok Kerja (Pokja) Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tahun 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan di Banjarbaru dan dihadiri oleh berbagai kepala SKPD terkait di lingkup Pemprov Kalsel, Selasa (17/6/2025).

Rapat dibuka secara resmi oleh Kepala Disperkim Kalsel, Mursyidah Aminy, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mendukung program penanganan kawasan kumuh secara berkelanjutan.

Dalam forum koordinasi ini, Disperkim Kalsel menetapkan Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan sebagai lokasi pilot project penanganan kawasan kumuh tahun 2025.

Lokasi ini dipilih berdasarkan kajian dan hasil diskusi yang menunjukkan bahwa kawasan tersebut termasuk dalam kategori kumuh yang menjadi kewenangan langsung Pemerintah Provinsi.

“Pilot project di Mantuil akan menjadi model penanganan kawasan kumuh yang terintegrasi antar SKPD. Kami ingin program ini menjadi langkah awal menuju pemukiman yang layak, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Mursyidah.

Menurutnya, untuk tahap awal, Disperkim Kalsel akan melaksanakan sejumlah pembangunan fisik, di antaranya Pembangunan jalan lingkungan dan titian, Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 17 unit.

Selain itu, dukungan dari SKPD lain juga mulai disiapkan, seperti Pembangunan 5 unit toilet umum oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalsel, potensi kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dalam program penanggulangan stunting, keterlibatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk edukasi pengelolaan sampah di kawasan padat penduduk

Mursyidah menjelaskan bahwa hasil rapat koordinasi ini juga akan dijadikan dasar untuk menyusun rencana aksi jangka menengah hingga tahun 2029, yang melibatkan kawasan kumuh lain di Kalsel.

“Kita berharap dari rakor ini muncul komitmen bersama antar instansi untuk menyusun roadmap penanganan PKP, sehingga setiap tahun ada kawasan baru yang tertangani secara terencana,” tambahnya.

Melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis data, Disperkim Kalsel ingin memastikan bahwa intervensi pembangunan di kawasan kumuh tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

“Rapat ini menjadi langkah awal dari upaya yang lebih besar untuk mewujudkan permukiman yang layak, aman, dan berkelanjutan di Kalimantan Selatan,” tutupnya. (tri)

Sebanyak 6.287 Non ASN Diproyeksikan Agar Diangkat PPPK Paruh Waktu 

0
Tenaga non ASN akan diangkat jadi PPPK Paruh waktu

Link, Banjarbaru – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel memproyeksikan sebanyak 6.287 orang agar bisa diangkat sebagai PPPK paruh waktu. PPPK paruh waktu diangkat dari tenaga non ASN yang telah tercatat dalam database BKN pada tahun 2022 lalu, dan pernah mengikuti seleksi CPNS maupun PPPK tahun 2024 tahap I dan II, tetapi tidak dinyatakan lolos.

Kepala BKD Kalsel, Dinansyah melalui Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian, Mashudi mengatakan, hasil proyeksi tersebut didapat dari data peserta yang mendaftar CASN dan mengikuti seleksi hingga tahapan seleksi kompetensi hingga selesai.

“Jadi, pada hari Rabu lalu kita laksanakan zoom metting untuk melaksanakan sosialisasi penyusunan Bezzeting ASN dan usulan formasi prioritas tahun 2025 bersama seluruh SKPD lingkup Pemprov Kalsel untuk melihat kondisi data kepegawaian per tanggal 31 Desember 2024. Ini juga berkaitan dengan upaya kita dalam penyelesaian pengusulan PPPK Paruh Waktu,” kata Mashudi, Banjarbaru, Senin (16/6/2025).

Mashudi menambahkan, berdasarkan PermenPAN-RB Nomor 16 tahun 2025, pemerintah daerah diwajibkan menuntaskan penyusunan dan pemetaan. Untuk itu, melalui Bezzeting ini pihaknya, melakukan penyesuaian kebutuhan ASN di setiap SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

“Untuk target kita harapkan secepatnya. Namun, pada Bulan Juli nanti kita akan panggil lagi semua SKPD untuk penyelarasan data Bazzeting ASN ini,” ujarnya.

Lebih jauh, Mashudi menuturkan, melalui Rapat Bazzeting tersebut pihaknya juga telah membahas rencana pengangkatan PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu.

“Ini masih rencana kita, apabila nanti usulan kita diterima oleh KemenPAN-RB. Disini kita menggunakan skema usia, yang artinya apabila ada PPPK paruh waktu yang hampir memasuki usia purna tugas, mereka akan kita prioritaskan untuk diangkat menjadi PPPK penuh waktu,” tukasnya. (tri)