Beranda blog Halaman 242

Spanyol vs Prancis, Matador ke Final UEFA Nations League

0
Spanyol vs Prancis, Matador ke Final UEFA Nations League
Spanyol vs Prancis di semifinal Euro 2024 / Reuters-Michaela Stache

Link, Jakarta – Spanyol berhasil mengamankan tiket final setelah mengalahkan Prancis dengan skor 5-4 pada semifinal UEFA Nations League di MHP Arena, Stuttgart, Jerman, Jumat (6/6) dini hari WIB.

Kemenangan ini membawa Spanyol selangkah lebih dekat untuk menjadi negara pertama yang berhasil mempertahankan gelar Nations League.

La Furia Roja akan bertemu dengan Portugal untuk memperebutkan gelar UEFA Nations League, Senin (9/6) dini hari WIB.

Meski sempat unggul telak 4-1, Spanyol harus berjuang keras menghadapi perlawanan sengit Prancis yang nyaris menyamakan kedudukan. Namun pengalaman dan mental juara La Roja terbukti lebih kuat dalam menghadapi tekanan di menit-menit akhir pertandingan yang menegangkan ini.

Jalannya Pertandingan

Spanyol langsung tampil agresif sejak menit-menit awal dengan berbagai peluang berbahaya.

Theo Hernandez menjadi ancaman konstan bagi pertahanan Spanyol dengan melepaskan tembakan yang meleset, diblokir, dan mengenai mistar gawang dalam 12 menit pertama.

Nico Williams akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-22 setelah menerima umpan dari Mikel Oyarzabal yang berhasil menahan Ibrahima Konate.

Winger Athletic Bilbao itu tidak menyia-nyiakan kesempatan ketiga dan menjebol gawang Mike Maignan dengan tembakan keras.

Keunggulan Spanyol berlipat ganda tiga menit kemudian melalui aksi cemerlang Oyarzabal dan Mikel Merino. Kedua pemain Real Sociedad itu melakukan kombinasi one-two yang memungkinkan Merino menyelesaikan peluang dengan tenang, meninggalkan Maignan tanpa peluang untuk menyelamatkan gawangnya.

Babak kedua dimulai dengan Spanyol menambah keunggulan melalui penalti Lamine Yamal setelah Adrien Rabiot melanggar pemain muda Barcelona itu.

Yamal dengan percaya diri mengirim bola ke arah berlawanan dengan gerakan Maignan untuk mencetak gol ketiga La Roja.

Pedri kemudian memperlebar keunggulan menjadi 4-0 setelah melakukan kombinasi apik dengan Williams.

Gelandang Barcelona itu dengan mudah mengalahkan Maignan setelah menerima umpan balik dari Williams, membuat posisi Prancis semakin terjepit.

Namun Les Bleus menunjukkan karakter juara dengan memulai comeback spektakuler melalui penalti Kylian Mbappe yang berhasil menipu Unai Simon.

Yamal kemudian menambah gol kelima Spanyol dengan melewati Clement Lenglet sebelum mencetak gol, sementara Prancis terus berjuang melalui gol debut Rayan Cherki, bunuh diri Dani Vivian, dan sundulan Randal Kolo Muani yang membuat pertandingan berakhir 5-4.

Meski ketegangan meningkat di menit-menit akhir, Spanyol berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dan memastikan tempat mereka di final menghadapi Portugal.

Susunan Pemain

Spanyol: Unai Simon; Porro, Le Normand (Vivian 77′), Huijsen, Cucurella; Zubimendi, Pedri (Fabian Ruiz 64′), Merino (Gavi 91′); Yamal, Nico Williams (Olmo 64′), Oyarzabal (Aghehowa 77′).

Prancis: Maignan; Kalulu (Gusto 63′), Konate, Lenglet, Hernandez (Lenglet 72′); Kone, Rabiot; Dembele (Kolo Muani 76′), Olise (Cherki 63′), Doue (Barcola 63′), Mbappe.

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur Dukung Kampanye Zero Plastik 

0
Kampanya zero Plastik

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalsel, H. Muhidin, melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Adi Santoso, menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan mendukung kampanye zero plastik, sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025.

Pernyataan tersebut disampaikan usai memimpin Apel Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Kamis (5/6/2025).

Gubernur H. Muhidin, menegaskan bahwa kampanye pengurangan penggunaan plastik sejalan dengan arahan Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq.

“Pemprov Kalsel mendukung penuh pesan Menteri Lingkungan Hidup untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga bumi, salah satunya dengan gerakan zero plastik,” ujar Gubernur H. Muhidin sebagaimana disampaikan oleh Adi Santoso.

Lebih lanjut, Gubernur H. Muhidin juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian lingkungan, khususnya dengan memilah sampah dari rumah tangga secara disiplin. Menurutnya, kebiasaan kecil tersebut dapat memberikan dampak besar terhadap pengurangan volume sampah yang mencemari lingkungan.

Selain itu, Gubernur turut menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi yang digagas Dinas Lingkungan Hidup, yakni program penukaran sampah dengan sembako dan bingkisan menarik. Program ini dinilai mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah secara kreatif dan bertanggung jawab.

“Kami sangat mendukung trobosan ini. Selain mengurangi sampah, program ini juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Pada Kesempatan yang sama, Plt.Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, Fathimatuzzahra, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan telah dimulai sejak beberapa waktu lalu, diawali dengan aksi bersih-bersih sampah dan penanaman pohon.

Fathimatuzzahra menjelaskan Aksi tersebut melibatkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan instansi vertikal di wilayah masing-masing.

“Seluruh instansi berpartisipasi aktif dalam aksi bersih sampah yang dilakukan secara serentak. Hari ini menjadi puncaknya, dengan pelaksanaan apel yang merupakan bagian dari arahan Kementerian Lingkungan Hidup RI,” ujar Fathimatuzzahra.

Selain apel, puncak peringatan juga dirangkai dengan kegiatan tukar sampah plastik menjadi sembako. Program ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat karena selain bernilai edukatif, juga memberikan manfaat langsung.

“Kegiatan ini bertujuan mengubah mindset masyarakat bahwa sampah di sekitar kita, jika dikelola dengan baik, bisa memiliki nilai ekonomi,” jelasnya.

Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, juga menggandeng sejumlah mitra pengelola sampah seperti Bank Sampah Induk (BSI) Baiman dan BSI Sekumpul untuk mendukung kelancaran program ini.

Melalui kampanye berkelanjutan ini, Pemerintah Provinsi Kalsel berharap mampu menumbuhkan kebiasaan baru di tengah masyarakat dalam mengelola sampah, mulai dari rumah tangga, dan secara perlahan mampu mengurangi timbunan sampah di wilayah Kalsel.

“Diharapkan kegiatan ini tidak berhenti di momentum peringatan saja, tetapi bisa dilakukan secara terus-menerus agar pengurangan sampah dapat terlaksana secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Sementara itu, Dalam apel peringatan yang digelar secara khidmat, sambutan Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, dibacakan oleh Gubernur Kalimantan Selatan melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Adi Santoso.

Dalam pesannya, Menteri Hanif menekankan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan ajakan kolektif untuk mengambil tindakan nyata dalam menghadapi tantangan lingkungan global.

“Tema tahun ini, Hentikan Polusi Plastik, bukan hanya slogan, tapi seruan moral yang menuntut aksi konkret. Kita menghadapi bom waktu ekologis yang nyata,” tegas Hanif.

Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan, produksi plastik global saat ini telah menembus 400 juta ton per tahun, namun ironisnya, kurang dari 10% yang berhasil didaur ulang. Di Indonesia, situasinya juga mengkhawatirkan. Data tahun 2023 menunjukkan timbunan sampah nasional mencapai 56,6 juta ton, dengan hampir 20% berupa sampah plastik. Jika tidak ditangani serius, seluruh Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Indonesia diprediksi akan penuh pada 2028.

Menghadapi kondisi tersebut, pemerintah telah menetapkan target ambisius: 100% pengelolaan sampah pada 2029. Upaya ini akan ditempuh melalui pendekatan hulu-hilir, seperti pelarangan impor scrap plastik, pembatasan plastik sekali pakai, pembangunan infrastruktur pengolahan sampah, hingga penguatan tanggung jawab produsen melalui skema Extended Producer Responsibility (EPR).

“Ini saatnya kita bergeser dari retorika menuju tindakan. Setiap individu, komunitas, dan pelaku industri harus terlibat aktif,” tutup Hanif.

Dalam acara tersebut juga dilakukan serah terima secara simbolis bantuan CSR dari PT Adaro Indonesia berupa kendaraan roda tiga pengangkut sampah kepada PD Pasar Bauntung Banjarbaru oleh Gubernur Kalsel didampingi perwakilan PT. Adaro Indonesia.

Acara ini turut dihadiri oleh Tenaga Ahli Gubernur, para Asisten, Kepala SKPD Provinsi Kalimantan Selatan, perwakilan BUMN, BUMD, serta tamu undangan lainnya. (tri)

Timnas Indonesia vs China, Garuda Menang dengan Skor 1-0

0
Timnas Indonesia vs China, Garuda Menang dengan Skor 1-0
Timnas Indonesia vs Timnas China di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Kamis (5/6/2025) (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Link, Jakarta – Timnas Indonesia memetik kemenangan dalam lanjutan pertandingan grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Berhadapan dengan Timnas China, Skuad Garuda menang dengan skor tipis 1-0.

Gol Timnas Indonesia dicetak oleh Ole Romeny lewat penalti di akhir babak pertama.

Dengan kemenangan ini, Timnas Indonesia naik ke peringkat ketiga grup C. Sementara China turun ke dasar klasemen dan dipastikan gagal ke Piala Dunia 2026.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ini berjalan dengan tempo sedang. Kedua tim sama-sama berhati-hati dalam membangun serangan mereka.

Peluang berbahaya pertama Timnas Indonesia dilesakkan oleh Egy Maulana. Namun sayang tembakannya masih melebar dari gawang China.

Beberapa menit berselang, Ole Romeny berhasil melewati adangan bek China lalu melepaskan tembakan, namun bola berhasil ditangkap kiper China karena tembakan itu terlalu lemah.

China bisa dikatakan bertahan dengan rapat di laga ini. Sesekali mereka melepaskan serangan balik, namun mereka kesulitan menciptakan peluang bersih ke gawang Indonesia.

Di menit ke-40, Timnas Indonesia mendapatkan hadiah penalti setelah Ricky Kambuaya dijatuhkan di kotak terlarang. VAR yang memeriksa insiden itu memastikan bahwa Skuad Garuda mendapatkan penalti.

Ole Romeny ditunjuk sebagai algojo berhasil menuntaskan tugasnya dengan baik. Sehingga skor berubah menjadi 1-0 dan skor ini bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, China melakukan pergantian pemain. Jiang Guangtai dan Liu Chengyu masuk menggantikan Han Pengfei dan Xu Haoyang.

Di babak kedua ini, China tampil lebih terbuka. Mereka tampil lebih ngotot untuk menyelamatkan diri dari kekalahan.

Di menit ke-47, Wang Yudong melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang berhasil digagalkan oleh Emil Audero.

Skuad Garuda tidak tinggal diam. Pasukan Patrick Kluivert itu juga meladeni permainan terbuka China sehingga terjadi jual beli serangan di antara kedua tim.

Di menit ke-79, Timnas Indonesia mendapatkan peluang emas. Mendapatkan umpan dari Beckham Putra, Kevin Diks melepaskan tembakan keras yang bisa ditepis oleh kiper China.

Di sisa babak kedua, jual beli serangan berlanjut, China terus tampil agresif untuk menyamakan kedudukan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 bertahan untuk kemenangan Timnas Indonesia.

Susunan Pemain

Timnas Indonesia: Emil Audero; Justin Hubner, Jay Idzes, Rizky Ridho; Calvin Verdonk, Joel Pelupessy, Thom Haye, Yakob Sayuri; Ricky Kambuaya, Egy Maulana Vikri; Ole Romeny

Pelatih: Patrick Kluivert

Timnas China : Dalei Wang; He Tao Hu, Chen Jie Zhu, Peng Fei Han, Zexiang Yang; Hao Yang Xu, Shangyuan Wang, Serginho, Yong Jin Cao; Yudong Wang, Yuning Zhang

Pelatih: Branko Ivanovic

Orang Bijak Mengendalikan Emosi

0

Bismillahirrahmanirrahim
Hidup ini singkat dan hanya orang bijak yang benar-benar memahaminya. Mengendalikan emosi menjadi salah satu kunci dalam meraih kesuksesan sejati.

Safariyansyah, Budayawan Spiritualis
Mencari yang Hilang Memelihara yang Terlupakan

Pada sesi nukilan materi membongkar jati diri pada Kajian di Beranda Lestari kediaman DR Mada Teruna sang Birokrat Spiritualis kalin, menyimpulkan selain  tidak membuang buangnya untuk hal-hal yang tidak penting, mengendalikan emosi menjadi salah satu hal penting dalam sepak terjang para orang bijak.

Mereka tidak pernah menunda untuk melakukan hal yang tak penting, karena mereka tahu bahwa waktu yang hilang tidak akan pernah kembali. Sedangkan orang bodoh mereka hanya sadar ketika semuanya sudah terlambat.

Orang bijak mengendalikan emosi, orang bodoh diperbudak emosi. Orang bijak paham bahwa emosi adalah pedang bermata dua. Jika dibiarkan liar, ia akan menghancurkan segalanya, tapi jika dikendalikan ia menjadi kekuatan yang tak terkalahkan.

Orang bijak tahu kapan harus marah, kapan harus tenang, dan kapan harus melepas. Sebaliknya orang bodoh adalah budak emosinya sendiri, mereka marah tanpa alasan dan hancur karena hal kecil. Orang bodoh hidup dengan mentalitas reaktif, mereka membiarkan setiap hal kecil mempengaruhi mereka. Perasaan mereka seperti roller coaster (naik turun tanpa kendali), mereka sering membuat keputusan bodoh hanya karena tidak bisa mengontrol (mengendalikan) emosi mereka.

Orang bijak sebaliknya, mereka memegang kendali penuh atas diri mereka sendiri. Mereka tahu bahwa emosi hanyalah bagian dari diri, mereka tetap tenang, bahkan di tengah badai, dan itulah yang membuat mereka selalu menang dalam situasi apa pun.

Jika kau merasa emosi mu selalu menguasaI mu, mungkin saatnya kau belajar dari orang bijak, karena hidup yang dikuasa emosi itu bukanlah hidup, melainkan itu adalah penjara.

Ingatlah kebijaksanaan bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya. Ia adalah hasil dari usaha, pembelajaran, dan keberanian untuk berubah. Kebodohan di sisi lain adalah pilihan.

Kau memilih untuk tetap berada di tempat yang sama, atau kau memilih untuk bangkit dan tumbuh. Semuanya terserah Anda!!

AFWAN
WASSALAM

Polda Kalsel Gelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II

0
Panen raya jagung serentak

Link, Martapura – Kepolisian Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar panen raya jagung serentak kuartal II dalam rangka mendukung swasembada pangan tahun 2025 di lahan pertanian di Jalan Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar, Kamis (5/6/2025).

Panen raya jagung di Kalsel langsung dipimpin oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan didampingi Ketua DPRD Kalsel, Danrem, dan Forkopimda Kalsel.

“Jadi hari ini dari lahan seluas 7,8 hektare itu, Polda Kalsel berhasil memanen lebih dari 41 ton jagung, dengan tingkat produktivitas mencapai 5,38 ton per hektare. Panen raya ini menjadi bagian dari gerakan panen serentak nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dari Bengkayang, Kalimantan Barat,” kata Rosyanto.

Ia mengucapkan rasa syukur atas keberhasilan panen ini, yang merupakan buah dari kerja sama lintas sektor dan riset mendalam terhadap potensi lahan rawa.

“Kami mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif. Ini bukan kerja sehari dua hari, melainkan hasil observasi panjang dan sinergi bersama banyak pihak, termasuk Universitas Lambung Mangkurat,” ungkapnya

Menurutnya, transformasi ini menjadi bukti nyata bahwa lahan marginal seperti rawa sekalipun bisa disulap menjadi lumbung pangan, jika ditangani dengan tekad dan strategi yang tepat.

Keberhasilan ini bukan hanya soal panen, tapi juga tentang semangat gotong royong dan kolaborasi. Langkah Polda Kalsel ini memperlihatkan bahwa institusi keamanan juga bisa menjadi pelopor pembangunan sektor pertanian memperluas makna pengabdian kepada masyarakat.

“Saat ini, kawasan pertanian tersebut memiliki potensi luas hingga 30 hektare, yang diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai pusat pertanian baru di Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Dengan capaian ini, Polda Kalsel menegaskan bahwa menjaga negeri tidak hanya lewat senjata, tetapi juga melalui cangkul dan bibit. Sebab, ketahanan pangan adalah benteng utama kedaulatan bangsa. (tri)

PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia Siap Menghadapi China

0
PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia Siap Menghadapi China
Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Link, Jakarta – PSSI merilis daftar resmi 23 pemain Timnas Indonesia yang akan tampil dalam laga menghadapi China pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis (5/6/2025).

Ramadhan Sananta juga tetap berada dalam skuad. Dia akan jadi opsi di lini depan, jika Ole Romeny tidak dalam performa terbaiknya.

Dari 30 pemain yang sebelumnya dipanggil dalam pemusatan latihan, tujuh di antaranya harus terdepak dari daftar akhir. Dua pemain, kiper Maarten Paes dan gelandang Marselino Ferdinan—dicoret karena terkena sanksi akumulasi kartu.

Lima nama lain dicoret atas pertimbangan teknis, termasuk Pratama Arhan. Pemain yang dikenal dengan lemparan ke dalam jarak jauhnya ini merupakan andalan di era Shin Tae-yong, namun tak masuk dalam rencana Kluivert.

Persaingan di posisi bek kiri yang begitu ketat membuat Arhan kalah bersaing dari Calvin Verdonk, Dean James, serta Yance Sayuri yang juga bisa bermain di sisi tersebut.

Nasib serupa dialami oleh Asnawi Mangkualam. Mantan kapten Timnas Indonesia itu tersingkir dalam persaingan di posisi bek kanan dan wingback, yang kini dihuni oleh Kevin Diks dan Yakob Sayuri.

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia vs China

Kiper: Ernando Ari, Emil Audero, Nadeo Argawinata

Bek: Jay Idzes, Justin Hubner, Mees Hilgers, Rizky Ridho

Gelandang: Thom Haye, Ricky Kambuaya, Ivar Jenner, Joey Pelupessy, Nathan Tjoe-A-On, Beckham Putra

Pemain Sayap dan Bek Sayap: Yance Sayuri, Calvin Verdonk, Dean James, Kevin Diks, Yakob Sayuri

Penyerang: Ramadhan Sananta, Ole Romeny, Stefano Lilipaly, Rafael Struick, Egy Maulana Vikri

Proyek Jalan dan Drainase TPA Cahaya Kencana Berproses di ULP

0
Proyek Jalan dan Drainase
Proyek Jalan dan Drainase TPA Cahaya Kencana berproses di ULP Banjar.

Link, Martapura – Pekerjaan Jalan dan Drainase TPA Cahaya Kencana ternyata masih dalam tahap persiapan/konsultasi ke Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Banjar terkait mekanisme PBJ.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Kabag PBJ), H Ahyar Rahmatullah membenarkan bahwa DPRKPLH sudah melakukan konsultasi ke Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Banjar terkait mekanisme PBJ.

“Mereka (DPRKPLH-red) ada melakukan konsultasi untuk proses tender cepat terkait rencana pembangunan jalan dan drainase di TPA Cahaya Kencana. Kami tentunya siap mendampingi,” ujarnya pada Rabu (4/6/2025).

Karena ada beberapa metode untuk sistem PBJ, lanjut Ahyar, UKPBJ Kabupaten Banjar sudah memberikan penjelasan terkait metode mana yang akan mereka gunakan, apakah melalui sistem etalase e-Katalog Versi 6 Bina Marga (BM), atau melalui sistem e-purchasing.

“Kami siap mendampingi dan memfasilitasi. Kalau DPRKPLH sudah siap, tinggal menyiapkan dokumen persiapan pengadaannya. Jadi semua tergantung mereka apakah ingin prosesnya cepat atau tidak. Sebab, kalau sudah berproses pada sistem paling lama satu pekan sudah keluar nama penyedia pemenang tendernya,” jelasnya.

Perlu diketahui, sejak menerima surat sanksi Administrasi Paksa Pemerintah dari Kementerian Lingkungan Hidup (LH) Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 28 Januari 2025 lalu akibat menerapkan metode open dumping, yakni pembuangan sampah secara terbuka di atas lahan seluas 16,5 Hektare tanpa perlakuan khusus. DPRKPLH Kabupaten Banjar terus melakukan pembenahan terhadap 35 item pengerjaan yang harus dilakukan revitalisasi sesuai instruksi Kementerian LH. Namun, salah satu item pengerjaan, yakni pembangunan jalan dan drainase tak mampu dirampungkan sesuai batas waktu yang ditentukan.

Di bagian lain, Revitalisasi TPA Cahaya Kencana di Desa Padang Panjang, Kecamatan Karang Intan yang menerapkan metode open dumping beralih menjadi controlled landfill rampung dikerjakan pada 31 Mei 2025. Namun, item pengerjaan jalan include drainase tak mampu dikejar.

Meski upaya revitalisasi selama 120 hari kalender sudah berakhir pada 31 Mei 2025. Namun, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar mengklaim pengerjaan jalan include drainase yang bakal menggelontorkan dana sekitar Rp2,7 Miliar sudah berproses di ULP (Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa) sembari menunggu balasan permohonan perpanjangan waktu dari Kementerian Lingkungan Hidup (LH) untuk merampungkan item pengerjaan jalan rigid include drainase.

“Untuk pengerjaan jalan rigid include dengan drainase saat ini tengah berproses di ULP,” klaim Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sampah dan Limbah TPA Cahaya Kencana, Adi Winoto pada 21 Mei 2025 lalu. (zainuddin/BBAM)

Pemko Banjarbaru Sampaikan Rancangan KUPA dan PPAS TA 2025

0
Penyampaian KUPA dan PPAS TA 2025
(ft/medcen bjb)

Link, Banjarbaru – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru, menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025 pada rapat Paripurna DPRD Kota Banjarbaru, Kamis (06/5/2025).

Pj. Sekda Sirajoni menjelaskan bahwa rancangan perubahan KUA dan PPAS disusun berdasarkan perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan dilakukan untuk menyesuaikan dengan perkembangan kebijakan nasional dan provinsi.

“Pergeseran anggaran telah dilakukan sebelumnya sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 terkait efisiensi belanja negara dan daerah,” ujar Sirajoni.

Pendapatan daerah diproyeksikan mengalami penyesuaian dari target awal Rp1,486 triliun menjadi Rp1,475 triliun. Penyesuaian ini mencakup kenaikan pendapatan asli daerah sebesar Rp438,6 miliar dan penurunan pendapatan transfer dari pusat menjadi Rp1,037 triliun.

“Perubahan ini sudah disusun dengan baik, oleh TAPD bersama DPRD Kota Banjarbaru,” tambahnya.

Dalam perubahan ini juga, belanja daerah diproyeksikan meningkat dari Rp1,613 triliun menjadi Rp1,875 triliun, dengan alokasi terbesar pada belanja operasi dan belanja modal yang mengalami kenaikan signifikan. Belanja transfer juga mengalami penyesuaian untuk mendukung pembangunan kompleks batalyon di Kabupaten Tanah Bumbu melalui bantuan keuangan khusus kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Akibat penyesuaian tersebut, terjadi defisit anggaran sebesar Rp399,1 miliar yang akan ditutup melalui penerimaan pembiayaan daerah dari sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA).

Sirajoni juga menegaskan pentingnya sinkronisasi kebijakan perencanaan daerah dengan arah pembangunan nasional dan provinsi, serta penyesuaian pendapatan dan belanja sesuai dengan potensi dan kebutuhan riil daerah.

Sementara itu, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera Ketua DPRD Kota Banjarbaru mengatakan untuk pembahasan KUPA PPAS ini, akan segera diselesaikan.

“Karena memang ada arahan dari Kemendagri tentang percepatan, maka paling lambat itu Juli sudah selesai sesuai dengan kesepakatan,” ungkap Rizky. (wahyu)

Jelang Iduladha Harga Bapokting di Pasar Sentral Antasari Normal

0
Disdag kalsel sidak harga bapokting pasar sentral antasari

Link, Banjarmasin- Bersama Dinas Pasar Kota Banjarmasin, Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Kalsel melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) harga bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Sentral Antasari, dalam rangka menjelang Hari Raya Idul Adha.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan stok kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Sulkan, menyampaikan bahwa secara umum harga-harga bahan pokok di Pasar Sentra Antasari masih dalam kondisi yang normal dan terkendali.

“Tadi sudah dilakukan pengecekan harga, khususnya untuk bahan pokok penting di Kalsel, terutama di Pasar Sentra Antasari. Hasilnya, harga-harga masih dalam kondisi normal dan ketersediaan barang juga cukup,” ujar Sulkan, Kamis (5/6/2025).

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tidak ditemukan lonjakan harga yang signifikan, termasuk pada komoditas yang biasanya fluktuatif.

“Untuk harga bawang merah dan bawang putih, pedagang menjual di kisaran Rp35.000,00 per kilogram, ini masih termasuk harga normal. Sementara harga cabai rawit bervariasi antara Rp35.000,00 hingga Rp50.000,00 per kilogram,” jelasnya.

Sulkan juga menyoroti harga minyak goreng kemasan merek “Minyak Kita” yang dijual di kisaran Rp17.000,00 per liter. Walaupun sedikit di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), harga tersebut masih dianggap wajar di tingkat konsumen.

“Kalau untuk minyak goreng, memang ada sedikit diatas HET, tapi secara umum masih dalam batas normal. Harga sayur-sayuran hijau juga relatif stabil dan bahkan cenderung murah,” tambah Sulkan.

Dinas Perdagangan memastikan akan terus melakukan pemantauan secara berkala, terutama menjelang momen-momen penting seperti hari raya, guna menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok di pasar tradisional. (tri)

Rugikan Petani dan Konsumen, Negara Tak Akan Tinggal Diam

0
lindungi konsumen dan petani
Mentan Amran Sulaiman (Foto: Ismadi Amrin/InfoPublik)

Link, Jakarta –  Pemerintah akan bertindak tegas terhadap praktik-praktik yang merugikan petani dan konsumen, termasuk dugaan permainan harga dan manipulasi stok pangan oleh mafia. Jangan ada segelintir orang ingin merusak negara kita. Kita harus kolaborasi, negara harus kuat, negara tidak boleh kalah dari mafia.

Hal itu ditegaskan, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sebagaimana dikutip dari Infopublik, di Jakarta Selatan, Rabu (4/6/2025).

Amran menyatakan bahwa Kementan bersama Satgas Pangan dari Mabes Polri tengah mendalami indikasi permainan besar di balik fluktuasi harga beras dan distribusi pangan di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta.

“Kami sudah koordinasi dengan Mabes Polri, segera turun. Jangan biarkan konsumen dan produsen itu menjerit. Kita harus dampingi,” katanya.

Sebelumnya Amran mengungkapkan, berdasarkan data Food Station Tjipinang dan penelusuran di lapangan ditemukan kecurigaan manipulasi data stok di PIBC.

“Harga beras di tingkat petani penggilingan turun. Itu sesuai BPS, bukan data saya. Tapi harga di konsumen itu naik. Artinya apa? Ada yang tidak benar. Yang kedua adalah data dari Cipinang kita dapatkan, ada yang tidak normal. Yang biasanya masuk keluar beras itu 1.000-3.500 ton per hari, tetapi ada satu hari selama lima tahun, satu hari keluar 11.000 ton,” ungkapnya.

Amran juga menyebutkan bahwa selama ini middleman (tengkulak) meraup keuntungan besar dibandingkan dengan pendapatan petani.

“Kita hitung-hitungan, petani itu dapatnya kira-kira Rp1,5 juta per bulan per orang. Kalau selisih harga dari petani ke konsumen sebesar Rp2.000, kemudian produksi kita 21 juta ton sampai bulan Mei ini, artinya apa, pendapatan middleman itu Rp42 triliun,” jelasnya.

Ditegaskannya, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, para petani harus terus dipenuhi kebutuhannya untuk mendongkrak produktivitas pertanian. Oleh karena itu, pemerintah harus selalu hadir dan bersama petani.

“Pupuk ditambah, HPP (harga pembelian pemerintah) dinaikkan, dilakukan pendampingan, irigasi diperbaiki. Setengah mati kita jaga petani. Mereka tidak boleh dibiarkan jalan sendiri. Kita harus dampingi mereka,” tegasnya. (spy)