Beranda blog Halaman 285

Terlanjur Terapkan PPN 12 Persen, Komisi II DPRD Gelar RDP

0
Komisi II DPRD Banjar
Komisi II DPRD Banjar akan gelar RDP dengan Perumda PBB terkait penerapan PPN 12 Persen kepada pedagang.

Link, Martapura – Komisi II DPRD Kabupaten Banjar akan segera menggelar Rapat Dengan Pendapat (RDP) dengan Perumda Pasar Bauntung Batuah (PBB) Kabupaten Banjar dan pedagang terkait kerugian akibat penerapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen selama dua pekan untuk retribusi pedagang.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Banjar, Rahmat Saleh memastikan akan segera mengagendakan RDP untuk membahas persoalan tersebut bersama Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) terkait, tak terkecuali Perumda PBB Kabupaten Banjar.

“Sebagai mitra tentu kita akan bantu untuk mencarikan solusinya dan melakukan evaluasi bersama Perumda Pasar. Kalau tidak salah jadwal Bandan Musyawarah (Bamus) akan dilaksanakan pada 7 Mei, jadi rapat bersama dinas terkait dan Perumda Pasar akan kita jadwalkan disana,” ujar, Kamis (24/4/2025).

Ungkapan serupa juga dilontarkan anggota Komisi II DPRD Kabupaten Banjar, Hj Rusmini. Sehingga permasalahan yang dihadapi Perumda PBB Kabupaten Banjar dan pedagang dapat dicarikan solusinya.

“Kita tentunya mendengarkan penjelasan dari mereka (Perumda PBB-red) dahulu, karena solusinya ada di mereka. Seperti apa solusi yang akan disampaikan nantinya, kita bisa memberikan masukan dan saran apabila masih ada didapati kekurangan,” tuturnya.

Jika secara aturan tarif retribusi PPN 12 persen yang terlanjur diterapkan ke para pedagang boleh diganti rugi, lanjut Anggkota Komisi II DPRD Banjar dari Politisi Demokrat Kabupaten Banjar ini, tentu Perumda Pasar akan membayarkannya.

“Tapi, kalau penerapan tersebut berdasarkan aturan yang berlaku sebelum adanya kebijakan baru, masa retribusi yang telanjur dibayarkan dihitung kerugian pedagang. Artinya pedang harus mengikuti aturan yang ada,” ungkapnya.

Seperti diketahui, harmonisasi PPN 12 persen mulai diberlakukan terhitung sejak 1 Januari 2025, Dilain sisi, penerapan PPN 12 persen untuk retribusi tersebut justru menuai pro dan kontra dari kalangan pedagang, sehingga ada yang bersedia dan menolak membayar retribusi dengan tarif PPN 12 persen dan menimbulkan kerugian bagi Perumda Pasar,  sebelumnya akhirnya tarif pajak dikembalikan menjadi 11 persen.

Bahkan, salah satu pedagang sembako di Pasar Kindai Limpuar, Kecamatan Gambut, yakni Hj Via mengaku terpaksa membayar tarif retribusi sebesar 12 persen pasca diberlakukannya aturan tentang Harmonisasi PPN yang sebelumnya hanya 11 persen menjadi 12 persen awal Januari 2025 lalu.

“Kami pedagang kecil kadang-kadang keuntungan bersih yang diperoleh hanya sekitar Rp50.000 atau 20.000 saja, itupun belum tentu. Masa kami dikenakan pajak,” ujarnya pada 6 Januari 2025 lalu.  (zainuddin/BBAM)

Berkontribusi Dalam Peningkatan Kualitas ASN, Gubernur Apresiasi DPW APWI

0

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Adi Santoso, menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (APWI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) periode 2025–2029 yang resmi dilantik di Aula Kampus I Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Kamis (24/4) pagi.

“Saya mengucapkan selamat atas dilantiknya jajaran pengurus DPW APWI Provinsi Kalsel. Amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada bapak dan ibu adalah komitmen bersama dalam pengembangan SDM aparatur sipil negara,” ucap Adi Santoso membacakan sambutan gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur H. Muhidin juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran APWI Kalsel atas kontribusinya dalam peningkatan kualitas ASN.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya, karena bapak dan ibu telah membantu menciptakan aparatur yang lebih profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya peran Widyaiswara dalam menjawab tuntutan transformasi digital, peningkatan pelayanan publik, serta percepatan pembangunan daerah.

“Pelantikan 24 orang pengurus DPW APWI Kalsel ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran strategis Widyaiswara di Banua dan memperkokoh sinergi lintas lembaga demi terwujudnya ASN yang unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi,” tutupnya.

Pelantikan ini sendiri dilakukan secara daring oleh Ketua Umum DPP APWI, Sugihardjo, berdasarkan Surat Keputusan Ketua Umum DPP APWI Nomor KEP-005/DPP-APWI/II/2025 tentang Penetapan dan Pengesahan Struktur Organisasi, Uraian Tugas, dan Susunan Pengurus DPW APWI Kalsel Periode 2025–2029.

Dalam sambutannya secara virtual, Sugihardjo menegaskan bahwa visi dan misi DPW APWI Kalsel telah selaras dengan arah kebijakan DPP APWI. Ia memberikan apresiasi terhadap enam program strategis yang dirumuskan oleh DPW APWI Kalsel, yang dianggap relevan dengan kebutuhan dan tantangan zaman.

“Saya mengapresiasi penjabaran visi dan misi DPW Kalsel ke dalam enam program strategis, mulai dari peningkatan kompetensi, pengembangan organisasi, hingga pengabdian masyarakat. Semuanya sangat kontekstual dengan dinamika saat ini,” katanya.

Sugihardjo juga mengingatkan pentingnya kesiapan dalam menghadapi tantangan global seperti disrupsi teknologi, perang dagang antara Cina dan Amerika Serikat, serta efek kebijakan internasional yang dikenal dengan Trump Effect.

“Tiga hal ini akan sangat mempengaruhi dunia kerja dan pendidikan aparatur ke depan, maka perlu adaptasi berkelanjutan,” pesannya.

Ketua DPW APWI Kalsel periode 2025–2029, Tina Purnamawati, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen dan tanggung jawab besar dalam mengemban peran strategis sebagai Widyaiswara.

“Pelantikan ini bukan hanya sebuah seremoni, tetapi bentuk tanggung jawab yang harus dijalankan dengan integritas dan semangat kolaboratif. APWI Kalsel siap bersinergi demi terwujudnya Smart ASN yang unggul dan profesional,” tegasnya.

Tina juga memaparkan enam program strategis DPW APWI Kalsel, yaitu Program Pembinaan Widyaiswara, Program Peningkatan Kompetensi, Program Pembinaan Organisasi, Program Penelitian dan Pengembangan, Program Kerja Sama antar Lembaga dan Program Pengabdian kepada Masyarakat.

“Keenam program ini menjadi landasan kuat dalam menjawab tantangan ke depan dan mendorong Widyaiswara menjadi agen perubahan yang berdaya saing,” jelas Tina. (tri)

PSM Makassar vs Bali United 0-1, Juku Eja Takluk

0
PSM Makassar vs Bali United. (Foto: Instagram resmi Bali United)

Link, Parepare – Laga PSM Makassar vs Bali United di pekan ke-30 BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Jumat (25/04/2025) malam WIB berlangsung dengan sengit dan menarik. Ada dua gol yang dianulir oleh wasit di pertandingan ini.

Dan hanya satu gol saja yang tercipta. Gol itu dicetak oleh Privat Mbarga.

Hasil ini membuat Bali United mengemas 44 angka dari 30 laga dan mereka naik ke peringkat tujuh klasemen Liga 1 2024/2025. Sedangkan PSM turun ke peringkat delapan dengan koleksi 44 poin.

Jalannya Pertandingan

PSM Makassar langsung menekan Bali United sejak menit pertama. Namun mereka kesulitan untuk membongkar pertahanan sang tamu.

Justru Bali United bisa unggul lebih dahulu pada menit ke-22. Saat itu Serdadu Tridatu melancarkan serangan balik dengan bola panjang ke flank kiri pada Privat Mbarga.

Mbarga kemudian memotong masuk ke tengah kotak penalti. Ia sukses mengecoh Yuran Fernandes sebelum akhirnya melesakkan tembakan keras ke sisi kanan gawang. 0-1!

PSM kemudian terus menggempur pertahanan Bali United. Namun mereka tetap kesulitan membongkar pertahanan Serdadu Tridatu.

Pada menit ke-44, justru Bali United mendapat kans mengancam gawang PSM dari sepakan Privat Mbarga lagi. Namun bola sepakannya dari luar kotak penalti masih bisa disetop kiper.

Setelah itu tak ada gol tercipta sampai turun minum. PSM Makassar 0-1 Bali United.

Di babak kedua PSM Makassar coba langsung menekan pertahanan Bali United. Namun Serdadu Tridatu malah mencetak gol lebih dahulu saat laga berjalan kurang dari satu menit.

Mereka melancarkan serangan balik melalui Kopitovic. Namun golnya tak disahkan wasit karena ia sebelumnya terperangkap offside.

Menit ke-59 Kopitovic nyaris mencetak gol lagi, juga dari serangan balik. Namun bola sepakannya dari dalam kotak penalti masih melebar ke sisi kiri gawang.

Tak lama kemudian PSM bisa mengancam dari sepakan Ricky Pratama dari sisi kanan kotak penalti. Namun bola masih bisa diantisipasi kiper dengan mudah.

Bali United kemudian bisa berbalik menekan pertahanan PSM. Hal ini membuat laga menjadi lebih sengit dan seru.

Pada menit 90+1, PSM nyaris mencetak gol dari kemelut di kotak penalti. Namun bola sepakan Yuran masih bisa diblok kiper Bali United.

Menit 90+7, gol akhirnya kembali tercipta. Bali United sukses menggandakan skor berkat tandukan Jaime Xavier di depan kotak penalti. Ia menyambut bola umpan tendangan bebas Irfan Jaya. Akan tetapi gol tersebut kemudian dianulir setelah pengecekan VAR.

Pada akhirnya tak ada tambahan gol tercipta. PSM Makassar 0-1 Bali United.

Susunan Pemain

PSM Makassar: Arya Pratama; Lasinari, Yuran Fernandes, Aloisio Neto, Victor Luiz, Latyr Fall, Akbar Tanjung, Daisuke Sakai, Rizky Eka Pratama, Nermin Haljeta, Victor Dethan

Pelatih: Bernardo Tavares

Bali United: Adilson Maringa; Made Andhika, Kadek Arel, Elias Dolah, Ricky Fajrin, Kadek Agung, Brandon Wilson, Rahmat Arjuna, Irfan Jaya, Privat Mbarga, Boris Kopitovic

Pelatih: Stefano Cugurra Teco

Borneo FC vs PSIS, Laskar Mahesa Jenar Kalah dengan Skor 2-5

0
Borneo FC vs PSIS, Laskar Mahesa Jenar Kalah dengan Skor 2-5
Borneo FC vs PSIS Semarang, Jumat (25/4/2025) (c) Dok. Borneo FC

Link, Semaang – Menjamu Borneo FC di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (25/4/2025) sore WIB di pekan ke-30 BRI Liga 1 2024/2025, Laskar Mahesa Jenar tumbang dengan skor 2-5

Gol-gol kemenangan Borneo FC dicetak oleh brace Mariano Peralta serta masing-masing satu gol dari Rosembergne Da Silva, Ronaldo Rodriguez, dan Habibi Abdul Jusuf. Sementara PSIS hanya bisa memperkecil kedudukan berkat gol Mochammad Sandy Ferizal dan Joao Vitor.

Kemenangan ini membuat Borneo FC naik ke peringkat enam klasemen sementara BRI Liga 1 dengan raihan 46 poin. Sementara PSIS tertahan di peringkat 16 dengan raihan 25 poin.

Jalannya Pertandingan

Meski berstatus sebagai tim tamu tidak membuat Borneo FC keder di hadapan PSIS. Tim asal Kalimantan itu langsung tancap gas begitu peluit dibunyikan.

Benar saja, baru sembilan menit laga berjalan Borneo sukses membuka keunggulan. Mariano Peralta mencatatkan namanya di papan skor setelah umpan Fajar Fathurrahman ia selesaikan menjadi gol.

Gol tersebut membuat Borneo FC semakin percaya diri. 10 menit berselang, giliran Rosembergne da Silva yang mencatatkan namanya di papan skor usai umpan Mariano Peralta ia konversi menjadi gol, sehingga Pesut Etam unggul 0-2 atas tim tamu.

PSIS benar-benar kewalahan menghadapi serangan beruntun Borneo FC. Di menit ke-39, tim tamu berhasil memperlebar kedudukan menjadi 3-0 berkat gol Ronaldo Rodriguez.

Di penghujung babak pertama, gawang PSIS kembali bobol melalui penalti Habibi Abdul Jusuf yang membuat Borneo FC unggul 0-4 di babak pertama.

Meski unggul empat gol, Borneo FC tidak menurunkan intensitas serangan mereka. Mereka langsung tancap gas di awal babak kedua.

Namun PSIS yang tampil lebih agresif berhasil mencetak gol balasan di menit ke-53 berkat gol Sandy Ferizal yang memanfaatkan umpan dari Tri Setiawan.

Gol tersebut membuat PSIS semakin percaya diri dalam menyerang. 12 menit berselang, giliran Joao Vitor yang memperkecil kedudukan menjadi 2-4 berkat golnya ke gawang Borneo FC.

Kebobolan dua gol, Borneo FC mencoba untuk bangkit. Mereka kembali mendominasi jalannya pertandingan sementara PSIS mengandalkan serangan balik untuk mengancam gawang Borneo FC.

Lagi asik menyerang, gawang PSIS justru kebobolan lagi di penghujung laga. Mariano Peralta sukses mencetak gol keduanya di laga ini sehingga pertandingan ditutup dengan skor 2-5 untuk kemenangan Borneo FC.

Susunan Pemain 

PSIS Semarang : Muhammad Adi Satriyo; Mohammad Haykal Alhafiz, Joao Vitor, Alfeandra Dewangga, Mochammad Sandy Ferizal; Boubakary Diarra, Lucas Barreto, Tri Setiawan; Septian David Maulana, Sudi Abdallah, Gali Freitas

Pelatih: Gilbert Agius

Borneo FC : Nadeo Argawinata; Rosembergne Da Silva, Rivaldo Pakpahan, Kei Hirose; Mariano Peralta, Abibi Abdul Jusuf, Muhammad Sihran

Pelatih: Joaquin Gomez

Dilaksanakan di Balikpapan, Wagub Kalsel Ikuti Peringatan Hari Otonomi Daerah Secara Daring

0

Link, Banjarmasin – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman ikuti Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXIX Tahun 2025 secara daring/virtual pada Jum’at (25/4/2025) pagi.

Upacara Peringatan yang Hari Otonomi Daerah Ke-XXIX tahun 2025 mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045” ini dilaksanakan di Kota Balikpapan dan dipimpin oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Bima Arya Sugiarto sebagai Inspektur Upacara.

Dalam kesempatan ini, Wamendagri Bima Arya menyampaikan arahan tertulis dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, bahwa Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-XXIX ini menjadi momentum untuk sinkronisasi dan evaluasi APBD daerah di Indonesia.

“Kita boleh optimis dan bangga banyak daerah dengan angka yang impresif dan inspiratif, kapasitas fiskal menguat, kepemimpinan yang hebat. Tapi tidak sedikit angka yang menunjukkan bahwa masih banyak daerah yang APBDnya jauh dari kuat dan alokasi APBD nya belum sepenuhnya berpihak pada rakyat. Tahun ke 29 ini adalah saat yang tepat untuk kita evaluasi tentang otonomi daerah,” sampainya.

Evaluasi ini sampai Wamendagri Bima Arya harus dilaksanakan di dua sisi, yakni pada sisi Pemerintah Daerah dan juga sisi Pemerintahan Pusat melalui Kemendagri.

“Di satu sisi kepala daerah harus terus beradaptasi, tapi Kemendagri dan Pemerintah Pusat juga tidak boleh berhenti untuk sinkronisasi dan evaluasi,” ujarnya.

Wamendagri Bima Arya menyampaikan bahwa kepemimpinan kepala daerah harus mengusung cara pandang yang jauh lebih inovatif, lebih kolaboratif untuk menuju kesuksesan fiskal daerah.

“Cara pandang yang jauh lebih inovatif, kolaboratif dan membangun kerjasama dengan semua stakeholders, bermitra dengan swasta, menguatkan pentahelix, berpikir kreatif untuk membangun ekosistem bagi pengembangan ekonomi kreatif atau ‘New Engine of Growth’ menjadi kunci kesuksesan fiskal daerah,”

Lebih lanjut Wamendagri Bima Arya juga menyampaikan Otonomi daerah juga berbeda dengan sistem federal.

“Otda berbeda dengan sistem federal dimana sistem kita adalah kesatuan. Pemerintah pusat melalui Kemendagri melakukan pembinaan, pendampingan, pengawasan dan supervisi untuk memastikan Pemda berjalan maksimal untuk memenuhi pelayanan publik yang baik,” ujarnya.

Melalui peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-XXIX ini, Wamendagri Bima Arya berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.

Selain sebagai inspektur upacara, Wamendagri Bima Arya Sugiarto juga menyerahkan piagam penghargaan kepada kepala daerah yang berprestasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Turut berhadiah secara daring mendampingi Wagub Hasnuryadi Sulaiman, Kepala Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov, Thaufik Hidayat.

Ditemui usai rangkaian upacara selesai, Thaufik menyampaikan bahwa Wamendagri Bima Arya menyampaikan harapan agar Pemda berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan Peringatan Hari Otonomi Daerah ke 29 ini, beliau ingin Pemda se-Indonesia tetap berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Karena memang semangat otda adalah memberikan keleluasaan kepada Pemda untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” sampainya.

Untuk Pemprov Kalsel sendiri ujar Taufik, sudah turut melaksanakan rangkaian Peringatan Hari Otonomi Daerah dalam beberapa bulan terakhir, termasuk melaksanakan penilaian terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), dan hari ini sudah diumumkan hasilnya.

“Untuk Pemprov Kalsel kita terus tingkatkan kinerja kita terkait penyelenggaraan otda, mudah-mudahan ke depan bisa masuk 10 besar. Untuk kabupaten alhamdulillah ada Kabupaten Banjar dan Kabupaten HSS yang masuk di 10 besar untuk Penyelenggaraan Otda. Mudah-mudahan ke depan kita terus meningkatkan kinerja kita, prinsipnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga otomatis nilai untuk indeks LPPD juga akan meningkat,” harapnya. (tri)

Gudang UPTD Farmasi Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp2,9 M

0
Gedung UPTD Farmasi
Gedung UPTD Farmasi Kabupaten Banjar kebakaran.

Link, Martapura – Kerugian besar harus ditanggung Pemkab Bajar, menyusul terbakarnya gudang penyimpanan obat milik Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Instalasi Farmasi Kabupaten Banjar,  Kamis (24/4/2025) malam.

Dampaknya bukan hanya bangunan UPTD Instalasi Farmasi dan obat-obatan saja yang ludes terbakar, distribusi obat-obatan ke 25 Puskesmas dan 2 UPTD terpaksa terhenti untuk sementara waktu.

“Tapi untuk distribusi obat-obatan di April 2025 ini sudah disalurkan lebih dulu. Namun untuk distribusi selanjutnya akan berkoordinasi dengan Dinkes Kalsel,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPT Nurmiati, Jumat 25 April 2025.

Sementara itu dari informasi yang berhasil dihimpun disebutkan insiden kebakaran Gudang yang terletak di Jalan Albasia 4, Kelurahan Jawa, Kecamatan Martapura terjadi sekitar pukul 00.30 WITA.  Gudang itu sendiri menyimpan berbagai jenis obat-obatan vital dan alat kesehatan yang selama ini didistribusikan ke puluhan fasilitas kesehatan di wilayah Kabupaten Banjar.

Nurmiati menyebut, kobaran api pertama kali muncul dari ruang penyimpanan utama yang berisi ratusan jenis obat, baik dalam bentuk sirup maupun tablet. Bahkan, menghanguskan hampir seluruh isi bangunan.

“Sebagian besar obat hangus. Rak obat, AC, plafon hingga sistem CCTV rusak total. Dugaan kebakaran kemungkinan karena korsleting listrik,” ungkapnya Nurmiati sembari menyebutkan total kerugian diperkirakan mencapai Rp.2,9 miliar.

“Kami masih menunggu hasil pendataan akhir, namun angka sementaranya cukup besar,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, tim Inafis dari Polres Banjar, Banjarbaru dan Polda Kalsel masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. (zainuddin/BBAM)

Bupati/Walikota Tidak Hadir Dalam Musrenbang, Ini Kata Muhidin

0

Link, Banjarmasin – Gubernur Kalsel H Muhidin menyentil bupati/walikota yang tidak hadir pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), pada Kamis (24/04/2025) yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Mahligai Pancasila, Banjarmasin.

Sebelum menyampaikan sambutannya, Gubernur yang didampingi Wakilnya Hasnuryadi Sulaiman dan Pj Sekdaprov Muhammad Syarifuddin, melakukan pengecekan satu persatu kepala daerah yang hadir.

“Khusus hari ini, ulun handak ma absen dulu, bupati mana saja yang hadir,” ujar H Muhidin.

Diketahui, dari 13 kabupaten kota yang diundang, hanya tiga daerah se Kalsel yang dihadiri langsung kepala daerahnya yakni Bupati Barito Kuala Bahrul Ilmi, Pj Walikota Banjarbaru Subhan Noor Yaumil, dan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif datang setelah pembukaan acara.

Kabupaten Tabalong, Hulu Sungai Utara, Balangan, Banjar, Tapin, Hulu Sungai Tengah, Tanah Laut dan Banjarmasin, dihadiri wakil bupati/wakil walikota, dan Kabupaten Kotabaru dihadiri sekretaris daerah setempat.

Bupati Batola pun mendapat pujian gubernur atas perhatiannya datang ke Musrenbang ini.

“Inilah Batola, jempol untuk bupati Batola, kalau kekurangan truk sampah dibantu lagi, kalau mau percepat tanda tanganku silahkan, yang lain biar ku lambatkan,” sebut gubernur yang hadir didampingi istri, Ketua TP PKK Kalsel Hj FathulJannah itu.

Setelah mengetahui banyak kepala daerah yang absen, Gubernur H Muhidin pun menanyakan langsung kepada Wakil Menteri Dalam Negeri Indonesia Bima Arya Sugiarto yang hadir saat itu, tentang aturan hukum yang bisa dikenakan.

“Pak wakil menteri, adakah aturan yang tidak mengindahkan undangan (dari gubernur,red) beberapa kali, ada sanksinya,” ujar gubernur yang langsung disambut Wamendagri dengan isyarat jempol.

Tidak saja Gubernur, Wamendagri pun dalam penyampaian arahannya, menyinggung masalah banyaknya kepala daerah yang tidak hadir atau hanya diwakilkan saja.

Komunikasi yang intens antar kepala daerah yakni para bupati/walikota dengan gubernur sangat penting dan diperlukan untuk kelancaran program-program pemerintah, termasuk dalam pertemuan seperti Musrenbang ini.

Musrenbang yang dilakukan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 dan penyerapan masukan dari berbagai pihak.

“Ada aturannya dan Pak Gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat berhak memberikan sanksi,” sampai Bima Arya.

Turut hadir dalam musrenbang, Wakil Ketua DPRD Kalsel Kartoyo sekaligus menyampaikan sambutan dan dokumen pokok-pokok pikiran (pokir), bupati/walikota/wakil bupati/wakil walikota/sekretaris daerah, para kepala Bappeda dan Balitbangda dari 13 kabupaten/kota se Kalsel, kepala BUMD, pimpinan instansi vertikal, akademisi, dan pihak terkait lainnya. (tri)

TP PKK Kalsel Sosialisasikan Gerakan New Posyandu dan SPM

0

Link, Banjarmasin – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin mensosialisasikan Gerakan New Posyandu dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan yang dikenal dengan sebutan Wasaka (Wajib Dasar dan SPM Kalsel) pada siaran langsung Radio Republik Indonesia (RRI) Kalimantan Selatan pada Kamis (24/4/2025)

Dalam talk show yang disiarkan melalui saluran Pro 1 RRI Kalimantan Selatan, pukul 12.00 Wita, Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin didampingi Ketua Bidang IV TP PKK Kalsel, Hj Wasilah menyampaikan bahwa posyandu adalah salah satu lini terdepan dalam mengatasi masalah gizi dan kesehatan ibu dan anak dengan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya makan makanan bergizi seimbang.

”Posyandu saat ini telah bertransformasi layanan lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan bukan hanya tempat pelayanan balita dan ibu hamil, tetapi juga menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan dasar masyarakat lintas usia. Jadi, bagi masyarakat yang memiliki permasalahan dapat mendatangi posyandu terdekat,” kata Hj. Fathul Jannah Muhidin.

Selain itu, Fathul Jannah menuturkan bahwa tidak menutup kemungkinan akan ada tantangan dan kendala yang dihadapi kader tim posyandu dalam menjalankan tugasnya di lapangan.

”Tetapi dengan adanya dinas-dinas terkait dan dukungan semua pihak untuk menekan angka stunting di Kalimantan Selatan kendala tersebut bisa menjadi motivasi lebih untuk kami bekerja dalam mencapai target sasaran,” ucap istri Gubernur Kalsel tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Fathul Jannah mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam mendukung keberhasilan program pencegahan stunting yang dijalankan oleh posyandu dan TP PKK.

”Mari kita bekerja bersama dengan melaksanakan beberapa langkah, dengan rutin datang ke posyandu terdekat dan aktifkan posyandu dan pkk serta bentuk kelompok ibu-ibu yang punya balita, saling memberi informasi, bekerjasama dan merangkul semua,” ajaknya.

Disamping itu, pihaknya juga telah melaunching Rumah Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang berada di kawasan Taman Edukasi Banua di Banjarmasin, dan ia berharap dibukanya fasilitas ini untuk masyarakat umum dapat menjadikan Rumah KIA sebagai tempat rujukan pertama dalam mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan ramah keluarga.

“Mari kita manfaatkan keberadaan Rumah KIA ini dengan sebaik-baiknya. Bukan hanya sebagai tempat pelayanan kesehatan, tapi juga sebagai pusat edukasi dan pemberdayaan keluarga. Karena ibu yang sehat akan melahirkan generasi yang kuat,” tandas Hj. Fathul Jannah.

Sementara itu, Ketua Bidang IV TP PKK Kalsel, Hj Wasilah mengungkapkan, program posyandu atas arahan ibu Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin bagaimana kami mendorong masyarakat memahami dan menggerakkan posyandu untuk senantiasi mengadakan edukasi masyarakat terkiat gizi seimbahng.

”Bahkan kata ibu ketua, dibikin lomba memasak makanan yang cocok untuk balita, ibu hamil dan tentang halaman pekarangan. Jadi Insya Allah dengan arahan ketua kami ada sinergi pokja-pokja yang ada di PKK Provinsi dan turut tim pembina posyandu menggerakan semua untuk penanganan stunting di Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (tri)

Kalahkan Empoli, Bologna ke Final Coppa Italia

0
Kalahkan Empoli, Bologna ke final Coppa Italia
Bologna vs Empoli, Coppa Italia 2024/2025 (c) Massimo Paolone/LaPresse via AP

Link, Jakarta – Kalahkan Empoli, Bologna resmi melaju ke final Coppa Italia pertama mereka dalam 51 tahun setelah menang dengan skor agregat meyakinkan 5-1.

Jumat 25 April 2025 dini hari WIB, kemenangan 2-1 memperkuat keunggulan mereka yang sebelumnya sudah unggul 3-0 pada pertemuan pertama.

Meski sudah memiliki modal besar, pelatih Bologna tetap menurunkan skuad terbaiknya hanya beberapa hari setelah kemenangan dramatis atas Inter Milan yang membawa mereka ke posisi empat besar Serie A.

Start cepat jadi kunci, dengan gol cepat di menit ketujuh yang langsung memperlebar jarak agregat dan menambah tekanan ke kubu Empoli.

Gol pembuka Bologna tercipta dari situasi bola mati. Sepakan pojok yang sempat ditepis jatuh ke kaki Nikola Moro, yang kemudian mengirim umpan lambung ke kotak penalti dan disambut Giovanni Fabbian lewat sundulan dari jarak enam yard.

Empoli sempat memberikan perlawanan lewat upaya segitiga antara Junior Sambia, Ola Solbakken, dan Viktor Kovalenko, yang berhasil mencetak gol balasan memanfaatkan bola muntah.

Namun, dominasi Bologna tetap terasa. Seghetti harus bekerja keras menepis tembakan Charalampos Lykogiannis dan menghentikan peluang matang dari Thijs Dallinga di tiang jauh.

Meski sempat membuang sejumlah peluang melalui Benjamin Dominguez, Bologna akhirnya memastikan kemenangan lewat gol kedua.

Bermula dari sepak pojok, Lykogiannis kembali menunjukkan kualitas umpan silang khasnya dan Dallinga menyambut dengan sundulan terarah ke tiang jauh.

Upaya Empoli untuk mengejar semakin sulit setelah Sambia hampir diusir karena tekel keras terhadap Lykogiannis. Di sisi lain, pertahanan Bologna tetap solid menahan ancaman-ancaman terakhir dari tim tamu.

Dengan hasil ini, Bologna akan menantang AC Milan di partai puncak Coppa Italia. Final ini akan menjadi momen bersejarah bagi Rossoblu, yang terakhir kali tampil di final pada tahun 1974.

Sebanyak 1.234 CPNS dan PPPK Provinsi Terima SK dari Gubernur 

0

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin, serahkan sebanyak 1.234 Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Didampingi Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman dan Pj Sekretaris Daerah Syarifuddin, acara ini berlangsung di Gedung Dr KH Idham Chalid Banjarbaru, Kamis (24/4) siang.

Usai acara, H Muhidin menyampaikan ucapan selamat dan menitipkan harapan kepada 1.234 orang CPNS dan PPPK yang baru saja dilantik, agar semakin rajin bekerja sebagai ASN Pemprov Kalsel.

“Sore ini Alhamdulillah kita melantik bersama-sama CPNS dan PPPK yang berjumlah 1.234 orang. Mudah-mudahan setelah dilantik hari ini semuanya bisa mengikuti aturan yang berlaku untuk seluruh ASN di Pemprov Kalimantan Selatan, dan saya berpesan dan berharap semuanya harus lebih rajin daripada sebelumnya,” sampai H Muhidin.

Sedangkan dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Pj Sekdaprov Kalsel, H Muhidin juga menyampaikan bahwa pertambahan jumlah ASN lingkup Pemprov Kalsel usai kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pemerintahan.

“Dengan diselenggarakannya acara hari ini, berarti pegawai di lingkup Pemprov kalsel bertambah secara jumlah. Pertambahan ini diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kegiatan pemerintahan dan mempercepat pelaksanaan pembangunan,” sampainya.

Lebih lanjut H Muhidin juga menyampaikan bahwa seluruh peserta pelantikan hari ini adalah pemenang, dan untuk itu amanah ini harus diemban dengan baik.

“Hari ini bapak ibu sekalian sudah menjadi pemenang dari ribuan orang yang mengharapkan bisa bekerja di dunia pemerintahan. Kesempatan yang amat berharga ini jangan sampai disia-siakan, karena menjadi seorang ASN bukan sekedar pekerjaan, tapi adalah amanah yg harus diemban dengan penuh dedikasi dan integritas,” pesan H Muhidin.

Di akhir sambutan, H Muhidin juga berpesan agar seluruh ASN dapat menunjukkan kinerja terbaik.

“Saya minta saudara sekalian dapat menunjukkan kinerja terbaik, terus bekerja dan menyesuaikan diri dengan nilai-nilai ASN,” pesannya.

Acara yang diawali Penyerahan SK CPNS dan PPPK ini kemudian dilanjutkan dengan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan Fungsional PPPK di lingkup Pemprov Kalsel.

Adapun jumlah CPNS terdiri dari 104 orang dan 1.130 orang PPPK dengan kontrak per tanggal 1 Maret 2025 hingga 28 Februari 2030.

Turut berhadir pada kegiatan ini, pejabat Instansi Vertikal wilayah Kalsel, Tenaga Ahli Gubernur serta Pejabat Eselon II lingkup Pemprov Kalsel. (tri)