Beranda blog Halaman 289

Bersamaan, Pacitan dan Kolaka Timur Diguncang Gempa Bumi

0
Kolaka Timur gempa
Gempa bumi yang tercatat oleh seismometer (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)

Linkalimantan.com – Di waktu yang hampir bersamaan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan gempa bumi mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur dan Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Gempa bumi bermagnitudo (M) 3,7 mengguncang wilayah Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Pacitan merupakan wilayah terdekat pusat gempa.

Pihak BMKG menginformasikan hal tersebut melalui Twitter, @infoBMKG, Sabtu (12/4/2025). Gempa terjadi pada pukul 08:51:53 WIB.

“(Pusat gempa berada di, red) 81 kilometer tenggara Pacitan,” kata postingan BMKG, dikutip RRI. “Kedalaman 18 kilometer”.

Pusat gempa berada pada koordinat 8,84 derajat LS, dan 111,42 BT. Unggahan BMKG tersebut belum menginformasikan tentang wilayah mana saja yang merasakan getaran gempa.

Unggahan BMKG menekankan, infomasi ini mengutamakan kecepatan. “Sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” ujar unggahan Twitter BMKG.

Gempa bumi mengguncang Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara, Sabtu (12/4/2025). Gempa ini bermagnitudo (M) 3,2.

BMKG mengunggah kabar tersebut melalui Twitter @infoBMKG. Gempa ini terjadi pada pukul 06:45:41 WIB tadi.

“Pusat gempa berada di 2 km barat laut Loea, Kolaka Timur,” kata unggahan BMKG, dikutip RRI. “Kedalaman 5 kilometer”.

Pihak BMKG menjelaskan, koordinat pusat gempa berada pada 4,07 derajat LS, dan 121,81 derajat BT. BMKG memastikan pusat gempa berada di darat.

Data BMKG menggambarkan, getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu. “Dirasakan (MMI) II-III Kolaka Timur,” ucap unggahan BMKG. (spy)

99,89% Kuota Haji Reguler 2025 Telah Terisi

0
kuota haji reguler 2025
Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Muhammad Zain

Link, Jakarta – Menjelang berakhirnya Tahap II Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1446 H 17 April 2025, tercatat 203.088 jemaah reguler yang melunasi biaya haji. Dengan demikian 99,89 kuota haji reguler 2025 dari total 203.320 jemaah sudah terisi.

Dikutip dari laman Kemeang RI disebutkan, Indonesia tahun ini mendapat 221.000 kuota, terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Untuk kuota haji reguler, terbagi atas: 190.897 jemaah haji reguler yang berhak lunas sesuai urutan porsi; 10.166 jemaah haji reguler prioritas lanjut usia; 685 pembimbing ibadah pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU); dan 1.572 petugas haji daerah (PHD).

“Dari 203.320 kuota haji reguler, sampai hari ini tercatat sudah ada 203.088 jemaah yang melunasi biaya haji. Artinya, 99,89 kuota haji reguler 2025 sudah terisi,” sebut Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Muhammad Zain di Jakarta, Sabtu (12/4/2025).

Mereka yang melunasi terdiri atas 178.602 jemaah berhak lunas tahun ini, baik pada pelunasan tahap I maupun tahap II. Selain itu, ada 22.628 jemaah yang awalnya masuk dalam cadangan, 1.512 petugas haji daerah atau (PHD), dan 346 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

“Kami harap waktu pelunasan yang masih tersisa empat hari hingga 17 April ini bisa dioptimalkan oleh jemaah untuk melunasi biaya haji regulernya sehingga seluruh kuota bisa segera terserap,” sebutnya.

Selain pelunasan, Direktorat Layanan Haji Dalam Negeri juga terus mengurus kesiapan dokumen jemaah. Proses ini diperlukan sebagai bagaian dari tahapan pengurusan visa jemaah melalui e-Hajj.

Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag telah menerbitkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1446 H. Jemaah haji Indonesia dijadwalkan akan mulai masuk asrama haji pada 1 Mei 2025. Sehari berikutnya, jemaah haji reguler 2025 asal Indonesia secara bertahap akan mulai diberangkatkan ke Tanah Suci dari embarkasi masing-masing. (spy)

Retak, DPRD Minta APH Usut Gedung SDN Sungkai 1

0
retak
Bangunan dua lantai SDN Sungkai 1, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar retak dan berpotensi ambruk.

Link, Martapura – DPRD Kabupaten Banjar melalui Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar minta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas bangunan dua lantai Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sungkai 1, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar retak dan berpotensi ambruk.

Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar, Hj Anna Rusiana usai mengetahui proyek pembangunan gedung dua lantai SDN Sungkai 1, Kecamatan Simpang Empat dilaksanakan tidak sesuai dengan peraturan Standar Nasional Indonesia (SNI) tentang bangunan gedung, dan membahayakan keselamatan siswa.

“Kalau saya lihat di pemberitaan, Dinas Pendidikan (Disdik) katanya sudah menganggarkan sebesar Rp2,1 Miliar untuk melakukan rekonstruksi bangunan sekolah yang retak dan hampir ambruk tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui via telepon pada, Jumat (11/4/2025) sekitar pukul 20.00 Wita.

Politisi Gerindra Kabupaten Banjar ini pun lantas mempertanyakan mengapa bangunan dua lantai yang menggelontorkan dana ratusan tersebut bisa berpotensi ambruk?

“Kenapa jadi berpotensi ambruk? Dalam proses pembangunannya tentu penuh perhitungan dan harus sesuai spesifikasinya, tentunya tetap berkoordinasi dengan Dinas PUPRP Kabupaten Banjar,” katanya.

Karenanya, Anna meminta agar APH dapat mengusut tuntas terkait proses pembangunan gedung sekolah dua lantai yang berpotensi ambruk tersebut.

“Usut tuntas proses pembangunan pertamanya, bukan hilang begitu saja. Kita meminta pertanggungjawabannya, dan selama ini bagaimana pengawasannya,” ucapnya.

Tak hanya itu, Anna juga mempertanyakan kebijakan Disdik Kabupaten Banjar yang kembali menganggarkan proses rekonstruksi yang nilainya mencapai Rp2,1 Miliar.

“Apakah tidak menimbulkan kecemburuan terhadap sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan dan harus dilakukan perbaikan di wilayah Kabupaten Banjar. Karena nilainya cukup besar,” tegasnya.

Mengingat, sejak awal Komisi IV DPRD sudah meminta kepada Kepala Disdik Kabupaten Banjar, Liana Penny untuk menyajikan data terkait sejumlah sekolah yang memang masuk skala prioritas untuk dilakukan rekonstruksi dan rehabilitasi.

“Kita akan segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan melakukan sidak (Inspeksi mendadak) ke sekolah yang retak berpotensi ambruk untuk mengetahui apa penyebab sebenarnya, dan dimana saja letak kekurangan Disdik dalam mengawasi infrastruktur sekolah yang mengalami kerusakan parah,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang didapat pewarta, proyek pembangunan awal lantai dasar SDN Sungkai 1 selesai dibangun pada 2017, selanjutnya dilakukan peningkatan atau penambahan bangunan lantai II pada 2018, sebelum akhirnya retak dan berpotensi ambruk pada 2023 lalu.

Bahkan, dari hasil analisis Tim Profesional Ahli (TPA) Kabupaten Banjar yang melibatkan Tim Ahli Bangunan Gedung dari Universitas ULM, ada lima poin yang menyebabkan keretakan pada bangunan dua lantai SDN Sungkai 1, Kecamatan Simpang Empat.

Diantaranya; semua elemen yang dievaluasi, baik kolom, balok, dan sloof dengan menggunakan sistem pengujian Ultrasonic Pulse Velocity dan Hammer, menunjukkan bahwa mutu beton tidak memenuhi ketentuan yang disyaratkan dalam peraturan SNI yaitu 17 MPa untuk bangunan umum dan 21 MPa untuk bangunan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK).

Bahkan, berdasarkan analisis struktur bawah, daya dukung fondasi eksisting tidak memenuhi syarat aman, fondasi tersebut tidak mampu memikul pembebanan yang bekerja. Serta perbedaan elevasi lantai akibat displacement dan deformasi pada struktur bawah pondasi, serta kuat tekanan beton tak memenuhi syarat teknis juga memicu kuat keretakan elemen struktur.(zainuddin/BBAM)

PPN 12 Persen Jadi Alasan Perumda Pasar Alami Kerugian

0
PPN 12 persen
Perumda PBB sebut menaikan tarif pajak dari 11 persen menjadi 12 persen. Sebab, rata-rata pedagang di kawasan paras tradisional tergolong kelas ekonomi menengah ke bawah.

Link, Martapura – Penerapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen berdasarkan Undang Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, Perumda Pasar Bauntung Batuah (PBB) klaim alami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Direktur Perumda PBB Kabupaten Banjar, Rusdiansyah mengungkapkan perubahan aturan baru dari PPN 11 % menjadi 12 % tersebut, Perumda PBB Kabupaten Banjar harus kembali melakukan sosialisasi penyesuaian tarif pajak, yang berdampak pada kerugian Perumda, karena harus menanggung kekurangan atas pembayaran pajak.

“Karena di lapangan terjadi pro dan kontra, sehingga hanya sebagian kecil pedagang saja yang mau membayar. Bisa dikatakan terjadi kerugian atas kekurangan pembayaran pajak mencapai puluhan juta. Tentu permasalahan ini juga akan kita sampaikan ke Komisi II DPRD Kabupaten Banjar,” ucap Rusdi yang belum bisa mendetailkan kerugian yang diterima.

Kendati demikian, di tengah perjalanan, pemerintah pusat kembali mengeluarkan kebijakan baru, yakni, kenaikan tarif PPN dari 11 persen menjadi 12 persen hanya diterapkan pada barang dan jasa mewah, bukan pada barang dan jasa lainnya yang umumnya digunakan masyarakat.

Disisi lain, terhitung sejak 8 Januari 2025, Perumda PBB Kabupaten Banjar sudah melakukan kegiatan sosialisasi hingga menerapkan kenaikan tarif pajak untuk retribusi para pedagang.

“Kurang lebih selama dua minggu kita terapkan PPN 12 persen. Tapi, karena ada peraturan baru sehingga kami kembalikan tarifnya ke 11 persen atau seperti awal sebelumnya,” ujar Rusdiansyah.

Rusdi mengakui, sebelumnya Perumda PBB Kabupaten Banjar juga berat menaikan tarif pajak dari 11 persen menjadi 12 persen. Sebab, rata-rata pedagang di kawasan paras tradisional tergolong kelas ekonomi menengah ke bawah.

“Rata-rata ekonomi pedagang yang kita kelola bukan menengah ke atas tapi sebaliknya. Kita juga berat untuk menaikan tarif PPN 12 persen sebelumnya, karena dasarnya kuat, mau tidak mau kita harus mengikutinya, ini bukan keinginan kita,” ucapnya. (zainuddin/BBAM)

BKN Tetapkan Jadwal Pelaksanaan CAT PPPK Tahap 2 

0

Link, Banjarbaru- Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menetapkan jadwal pelaksanaan seleksi CAT bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 2 yang akan dilaksanakan pada 17 April sampai 16 Mei 2025.

Plh. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Selatan Noryadi melalui Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian Mashudi mengatakan bahwa penetapan tanggal secara umum pelaksanaan seleksi CAT PPPK tahap 2 ini pun telah diterima oleh pihak BKD Kalsel.

Meskipun begitu, pihaknya masih menunggu informasi khusus lebih lanjut dari BKN terkait tanggal pastinya pelaksanaan tes CAT bagi peserta PPPK tahap 2 di lingkup Pemprov Kalsel.

“BKN telah menetapkan tanggal pelaksanaan seleksi CAT PPPK tahap 2 yakni tanggal 17 April sampai 16 Mei. Namun, untuk peserta PPPK tahap 2 lingkup Pemprov Kalsel kita masih menunggu tanggal pasti pelaksanaannya, diantara tanggal 17 April-16 Mei tersebut, semoga tanggal pastinya bisa kita terima secepatnya, dan bisa kita informasikan kepada calon peserta,” kata Mashudi, Banjarbaru, Jum’at (11/4/2025).

Sembari menunggu informasi lanjutan dari BKN, Mashudi pun mengimbau kepada peserta seleksi PPPK tahap 2 lingkup Pemprov Kalsel untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin dan tetap jaga kesehatan agar siap mengikuti pelaksanaan tes CAT yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

“Kami mengimbau agar calon peserta jaga kesehatan, dan selalu belajar dengan giat dan rajin, insya Allah hasil yang akan didapat nanti juga akan maksimal. Tidak lupa juga untuk mengecek kelengkapan saat akan mengikuti tes nanti seperti KTP, dan nomor tes, bagi yang tidak punya KTP bisa siapkan kartu keluarga. Pada saat tes juga jangan buru-buru mengerjakannya, karena nasib itu bergantung pada usaha diri masing-masing,” tuturnya.

Terkait lokasi pelaksanaan, Mashudi menjelaskan, bahwa BKD Kalsel telah menetap Gedung Idham Chalid di kawasan Kantor Gubernur Provinsi Kalsel di Banjarbaru sebagai lokasi pelaksanaan tes CAT PPPK tahap 2 Pemprov Kalsel.

Untuk gedung, lanjut Mashudi, sudah dikoordinasikan oleh pihak BKN kepada Pemprov Kalsel dan disetujui untuk digunakan sebagai lokasi tes CAT PPPK tahap 2.

“Jadi, gedung itu sudah disetujui untuk digunakan antara tanggal 17 April-16 Mei nanti. Jadi akan digunakan baik sebelum hari H atau setelah hari H untuk pelaksanaan tes baik bagi peserta tes dari Pemprov Kalsel, maupun dari kabupaten/kota, dan instansi vertikal lainnya,” jelas Mashudi.

Pada kesempatan ini dia juga mengimbau kepada calon peserta untuk terus memantau website ataupun akun media sosial resmi BKD Kalsel untuk mendapatkan info lanjutan terkait tanggal pasti pelaksanaan tes CAT bagi PPPK tahap 2 di lingkup Pemprov Kalsel.

“Untuk informasi lebih lanjut nanti bisa dilihat di website dan IG BKD Kalsel, ataupun bisa langsung datang ke kantor BKD Kalsel untuk menanyakan secara jelasnya,” tukas Mashudi. (tri)

Bantuan Tanggap Darurat Diserahkan Untuk Terdampak Banjir Rob Tapin

0
Bantuan Tanggap Darurat Diserahkan Untuk Terdampak Banjir Rob Tapin

Link, Tapin – Dinas Sosial Provinsi Kalsel menyalurkan bantuan tanggap darurat, kepada warga yang terdampak banjir rob di Kabupaten Tapin. Bantuan disalurkan menyusul laporan kondisi banjir, yang diterima dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Tapin.

Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai didampingi Kepala Bidang Penanganan Bencana Achmadi turun langsung untuk menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji, family kit, selimut, kids wear, tenda keluarga, kasur, dan tenda gulung.

“Alhamdulillah sesuai dengan arahan pak Gubernur, kita langsung menyalurkan bantuan untuk Kabupaten Tapin. Terdapat beberapa desa terdampak akibat banjir rob ini,” kata Rifai, Tapin, Jumat (11/4/2025).

Dijelaskan Rifai, banjir rob tersebut terjadi akibat fenomena alam naiknya permukaan air laut yang menyebabkan gelombang pasang tinggi. Meski umumnya terjadi di wilayah pesisir, dampaknya turut dirasakan warga yang bermukim di dataran rendah di beberapa desa di Kecamatan Candi Laras Selatan dan Kecamatan Bakarangan.

Berdasarkan data yang dihimpun, adapun rincian wilayah terdampak yaitu Kecamatan Candi Laras Selatan: Desa Sungai Rutas RT 01 : 17 KK, RT 02 : 92 KK, Desa Pabaungan Hilir RT 02 : 7 KK, RT 03 : 5 KK, RT 04 : 10 KK, RT 05 : 6 KK, RT 06 : 1 KK, RT 07 : 7 KK, Desa Pabaungan Pantai RT 01 : 12 KK, RT 02 : 12 KK. Kecamatan Bakarangan: Desa Masta, RT 002 RW 002: 10 KK atau 11 rumah terdampak.

Adapun ketinggian air yang menggenangi pemukiman warga bervariasi antara 5 hingga 20 cm. Beberapa rumah bahkan mengalami genangan langsung, terutama di wilayah Desa Masta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan dalam kejadian ini.

“Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan bantuan cepat kepada masyarakat saat terjadi bencana,” tambah Rifai.

Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan Dinsos Kabupaten Tapin dan segera menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat yang terdampak. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga sambil menunggu kondisi benar-benar pulih.

Sementara itu Achmadi, selaku Kepala Bidang Penanganan Bencana menyebutkan saat ini debit air dilaporkan sudah mulai mengalami penurunan. Warga secara bertahap kembali melaksanakan aktivitas seperti biasa, meski tetap diimbau untuk waspada terhadap potensi banjir susulan akibat pasang air laut yang bisa kembali terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Pemprov Kalsel serta Pemkab Tapin masih terus memantau perkembangan kondisi di lapangan serta menyiapkan langkah-langkah antisipatif jika terjadi peningkatan kembali debit air,” kata Achmadi.

Dengan adanya kejadian ini, masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap fenomena banjir rob yang kini semakin sering terjadi akibat perubahan iklim dan pasang surut air laut yang tidak menentu. (tri)

Indonesia – Turki Sepakat Perkuat Hubungan Bilateral

0
Indonesia – Turki
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Turkiye, Recep Tayyip Erdoğan, di Istana Kepresidenan Turkiye, Ankara, pada Kamis, 10 April 2025. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Link, Jakarta – Indonesia – Turki akhirnya sepakat untuk memperkuat hubungan bilateral. Kesekapatan tersebut merupakan salah satu dari sekian kesepakatan strategis yang dibahas dalam pertemuan antara Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Presiden Republik Turkiye, Recep Tayyip Erdoğan, di Istana Kepresidenan Turki, Ankara, pada Kamis, 10 April 2025.

Dalam pernyataan pers bersama usai pertemuan bilateral, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pertemuan dengan Presiden Erdoğan berlangsung hangat dan penuh semangat kemitraan.

“Kita bertekad untuk meningkatkan kerja sama ini. Pertemuan berlangsung dengan hangat, produktif, penuh persaudaraan, penuh persahabatan dan keinginan untuk terus meningkatkan kemitraan,” ujar Presiden Prabowo.

Salah satu hasil utama dari pertemuan Indonesia – Turki tersebut adalah komitmen kedua negara untuk memperluas akses pasar dan menghapus hambatan-hambatan perdagangan. Presiden Prabowo menekankan pentingnya kekuatan ekonomi dalam meningkatkan posisi tawar negara-negara berkembang di kancah global.

“Kita harus bersama-sama berkembang sebagai kekuatan ekonomi. Hanya dengan kekuatan ekonomi, suara kita bisa didengar di dunia ini,” tegasnya.

Untuk itu, Presiden Prabowo mengatakan bahwa kedua negara sepakat agar para menteri perdagangan segera menyelesaikan preferential trade agreement. Hal tersebut sebagai langkah awal menuju Turkiye-Indonesia Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

Di bidang investasi, kedua pemimpin juga menyepakati penyelesaian bilateral investment treaty dalam waktu dekat. Presiden Prabowo turut mengundang perusahaan-perusahaan Turkiye untuk berpartisipasi dalam pengembangan sektor strategis di Indonesia.

“Saya juga mengundang perusahaan Turkiye untuk bersama-sama ikut serta dalam pembangunan industri baterai, energi terbarukan, industri pertahanan dan tekstil kelas atas. Saya terbuka agar Turkiye ikut dalam pembangunan infrastruktur energi di Indonesia,” ujarnya.

Presiden Erdoğan pun menyampaikan komitmen pemerintahannya untuk terus meningkatkan hubungan di seluruh kerangka internasional seperti PBB, G20, D8, dan MIKTA. Turkiye juga menghargai posisi Indonesia terhadap isu Palestina.

“Pada masa mendatang kami akan terus bekerja bersama Indonesia dalam hal rekonstruksi Gaza dan juga dalam mempertahankan hak Palestina,” ucap Presiden Erdoğan. (spy)

Ribuan Jemaah Haul Guru Banjar Indah Di Tungkaran

0
Guru Banjar Indah
Ribuan jemaah hadiri Haul Ke-1 Guru Banjar Indah di Desa Tungkaran, Martapura.

Link, Martapura – Ribuan Jemaah padati kawasan Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura. Mereka berasal dari berbagai penjuru daerah untuk menghadiri  Haul ke-1 KH Syaifuddin Zuhri yang masyhur dikenal sebagai Guru Banjar Indah, Kamis (10/4/2025) malam.

Kegiatan haul Guru Banjar Indah yang lahir pada 20 Oktober 1952 di Desa Dalam Pagar, Kecamatan Martapura Timur tersebut juga dihadiri Wakil Gubenur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Hasnuryadi, para tokoh pemuka agama, habaib, Pejabat Utama (PJU) Polres Banjar, camat, dan aparat dari pemerintahan desa (Pemdes), serta rombongan Maulid Darun Nasyi’in Lawang Malang.

Selepas salat Maghrib, lantunan syair Maulid Habsyie pun bergemuruh di Desa Tungkaran, pertanda rangkaian kegiatan haul Guru Banjar Indah dimulai.

Didampingi Wakapolres Banjar Kompol Faisal Amri Nasution. Kapolres Banjar AKBP Dr Fadli memprediksi pelaksanaan haul dihadiri sekitar 10.000 orang jemaah yang datang dari berbagai daerah, yakni dari Kota Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar.

“Untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan para jamaah, Polres Banjar menerjunkan 128 personel yang disiagakan di beberapa titik strategis untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas, pengamanan lokasi, serta pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan bersama para relawan,” ujarnya.

AKBP Dr Fadli juga mengungkapkan, pelaksanaan haul merupakan momentum penuh berkah, doa, refleksi, serta mempererat ukhuwah islamiyah, sekaligus sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok ulama besar yang telah memberikan banyak kontribusi dalam dakwah Islam di Kalimantan Selatan.(zainuddin/BBAM)

Jelang Ditutup, Kuota Haji Reguler 1446 H Sudah Terisi 99 %

0
kuota haji regular 1446 H

Link, Jakarta – Menjelang ditutupnya pelunasan biaya haji tahap ke-2 kuota haji reguler 1446 H/2025 telah terisi 99 % dari 203.320 total kuota. Hal itu diungkapkan  Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Muhammad Zain mengatakan, hingga penutupan hari ini, kuota haji reguler yang sudah terisi hampir 99 %.

“Ada 201.012 jemaah yang sudah melunasi biaya haji reguler hingga sore ini,” jelas Muhammad Zain di Jakarta, Kamis (10/4/2025).

“Dari 203.320 total kuota, 98,86 % sudah terisi. Masih ada lima hari pelunasan semoga semua akan terpenuhi,” harapnya.

Indonesia tahun ini mendapat 221.000 kuota, terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.
Untuk kuota haji reguler, terbagi atas: 190.897  haji regular 1446 H yang berhak lunas sesuai urutan porsi; 10.166 jemaah haji reguler prioritas lanjut usia; 685 pembimbing ibadah pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU); dan 1.572 petugas haji daerah (PHD).

Muhammad Zain merinci, bahwa mereka yang melunasi terdiri atas 177.798 jemaah berhak lunas tahun ini, baik pada pelunasan tahap I maupun tahap II. Selain itu, ada 21.504 jemaah yang awalnya masuk dalam cadangan, 1.498 petugas haji daerah atau (PHD), dan 212 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah.

“Kami harap sisa waktu pelunasan setelah lebaran ini bisa dioptimalkan oleh jemaah untuk melunasi biaya haji regulernya sehingga seluruh kuota bisa segera terserap,” sebutnya.

Selain pelunasan, Direktorat Layanan Haji Dalam Negeri kini juga sudah mengurus kesiapan dokumen jemaah. Proses ini diperlukan sebagai bagian dari tahapan pengurusan visa jemaah melalui e-Hajj.

“Dokumen jemaah secara bertahap juga sudah kita proses. Sehingga, jika proses penerbitan visa melalui e-Hajj sudah dibuka, maka kita sudah bisa langsung memprosesnya,” tandas Muhammad Zain. (spy)

Videotron Rp1,5 M di Sungai Tabuk Blank Display

0
Videotron
Videotron senilai Rp1,5 M di Sungai Tabuk milik Pemkab Banjar alami blank display.

Link, Martapura – Awal tahu 2025 dioperasikan kini Videotron senilai Rp1,5 M milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar di perempatan ruas jalan di Desa Sungai Tabuk Kota, Kecamatan Sungai Tabuk sudah rusak. Seperempat layar alami  blank display.

Dikonfirmasi terkait perihal tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea mengaku sudah mengetahui permasalahan tersebut, dan menyatakan kondisi blank display bukan kerusakan permanen, melainkan hanya gangguan sistem.

“Videotron itu tidak rusak, cuma error sistem saja. Namanya juga alat elektronik, kadang bermasalah terutama karena listrik,” ujarnya pada Kamis (10/4/2025).

Selain terjadi error sistem, Yudi Andrea juga mengungkapkan bahwa sudah beberapa kali mengalami gangguan, salah satunya akibat disambar petir pada musim penghujan.

“Kadang disambar petir, masalah listrik, atau kesalahan format file yang dikirim. Tapi kita selalu berkomunikasi dengan pihak vendor,” bebernya.

Tak hanya itu, ia juga menjelaskan alasan mengenai kondisi videotron yang mengalami error sistem yang masih belum dilakukan perbaikan.

“Saat ini teknisi dari vendor sedang berada di kampung halaman karena libur Idul fitri, sehingga perbaikan belum bisa dilakukan secepatnya. Tapi permasalahan ini sudah disampaikan dan segera akan ditindaklanjuti,” katanya.

Tak hanya di Kecamatan Sungai Tabuk, ia juga mengungkapkan bahwa error sistem juga terjadi yang di samping ruas Jalan Sekumpul akibat disambar petir.

“Hal-hal seperti ini biasa terjadi. Kita rutin melakukan pengecekan ke lapangan setiap bulan,” ucapnya.

Perlu diketahui, saat ini Pemkab Banjar memiliki empat unit videotron yang tersebar di beberapa titik strategis, yakni di Sekumpul, Simpang 4 Pasar Batuah, Simpang 4 Sungai Tabuk, dan di bundaran pancasila gambut dengan total anggaran pengadaan yang digelontorkan sekitar Rp6 Miliar. Sedangkan untuk biaya pemeliharaan sebesar Rp40 Juta per tahun.

“Kami upayakan semua tetap berjalan baik, karena ini aset penting dalam mendukung penyebaran informasi publik,” tutupnya. (zainuddin/BBAM)