Beranda blog Halaman 3

Atlet Muda FPTI Banjarbaru Raih Sembilan Medali, Komisi I DPRD Beri Apresiasi

0
anggota Komisi I DPRD Banjarbaru, Muhammad Fauzan Noor

Link, Banjarbaru – Atlet muda Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Banjarbaru berhasil memboyong sembilan medali di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) kategori Panjat Tebing usia Under 11 (U-11) hingga Under 19 (U-19).

Atas prestasi yang diraih atlet muda FPTI di ajang Kejurprov Kalsel yang digelar pada 21–24 Mei 2026 di Kota Banjarmasin tersebut, anggota Komisi I DPRD Banjarbaru, Muhammad Fauzan Noor, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para atlet dan pembina FPTI Banjarbaru.

Tak hanya itu, politisi Partai NasDem Banjarbaru ini menilai prestasi yang diraih para atlet menjadi bukti bahwa pembinaan atlet muda panjat tebing di Kota Banjarbaru berjalan dengan baik sehingga kerja keras dan latihan rutin para atlet membuahkan hasil yang membanggakan.

“Kami sangat mengapresiasi perjuangan atlet-atlet muda Banjarbaru yang sudah memberikan hasil terbaik di Kejurprov ini. Prestasi ini tentunya menjadi kebanggaan bagi Kota Banjarbaru,” ujarnya pada Selasa (26/5/2026).

Fauzan juga berharap prestasi yang ditorehkan para atlet FPTI dengan memboyong sembilan medali, yang terdiri dari dua medali emas, empat medali perak, dan tiga medali perunggu pada Kejurprov Kalsel, dapat menjadi motivasi bagi para atlet muda lainnya untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan di cabang olahraga (cabor) panjat tebing.

“Kami berharap ada dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Kota Banjarbaru untuk menunjang fasilitas latihan sehingga atlet-atlet muda kita bisa terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” harapnya. (znd/link)

Gubernur dan Wagub Shalat Idul Adha 1447 H Bersama Ribuan Masyarakat di Masjid Raya Sabilal Muhtadin 

0

Link, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan H. Muhidin dan Wakilnya Hasnuriyadi Sulaiman beserta jajaran lingkup Pekerjaan Provinsi, melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 hijrah bersama ribuan masyarakat muslim, Rabu (27/05/2026) di halaman parkir bagian barat Masjid Raya Sabilal Muhtadin Kota Banjarmasin.

Tutup pula Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Hj Fathul Jannah Muhidin dan Ketua BKOW Kalsel drg Ellyana Tresya Hasnuriyadi yang menempati shaf depan kelompok perempuan di bagian belakang.

Shalat yang dimulai sekitar pukul 7.30 wita itu diimami imam Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin Ustadz H Ilham Humaidi sekaligus bertindak sebagai khatib khotbah.

Dalam Khotbahnya, Ustadz Ilham Khumaidi mengingatkan bahwa di hari raya Idul Adha yang mulia ini, tidak ada amalan yang paling disukai dan dicintai oleh Allah SWT, melainkan menyembelih hewan kurban bagi yang mampu.

Hari Raya Idul Adha adalah merupakan hari yang agung, hari yang istimewa, hari yang mulia, hari yang sangat bersejarah, hari yang mengingatkan semua tentang cerita Nabi Ibrahim AS serta keluarganya, yang patut dijadikan renungan dan teladan dalam menjalani kehidupan yang sangat sebentar ini agar termasuk orang yang beruntung.

Diantara teladan yang patut diambil dari kisah Nabi Ibrahim AS adalah keteguhan iman serta kesabaran.

Keimanan dan kesabaran inilah yang menjadikan seorang hamba, mampu menerapkan nilai-nilai syariat islam yang suci ini dalam sebuah kehidupan.

Sementara itu, Gubernur H Muhidin juga mengajak umat muslim di Banua ini, Bersama-sama menyelenggarakan ibadah kurban bagi yang mampu membeli hewan kurban.

“Kalau tidak bisa, niatnya dulu agar suatu saat kita bisa melakukan ibadah kurban, ” ujar gubernur usai melaksanakan shalat Idul Adha.

Selain itu, Gubernur H Muhidin mengajak masyarakat menjadikan momentum hari Raya idul adha, mengingat cerita Nabi Ibrahim AS serta keluarganya, yang patut dijadikan renungan dan teladan dalam menjalani kehidupan.

“Mudah mudahan kita menemuai lagi hari raya tahun akan datang, ” doa gubernur.

Usai pelaksanaan shalat idul Adha, Gubernur H Muhidin dan Wagub Hasnuryadi melakukan penyerahan hewan kurban di ruang induk Masjid Raya Sabilal Muhtadin. (tri)

Pemko Banjarbaru Apresiasi Penyerahan CSR PTAM Intan Banjar 

0

Link, Banjarbaru – Sirajoni, Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, mewakili Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) atas pemberian alokasikan dana CSR sebesar Rp25 juta untuk bedah rumah milik Hamdiah, warga Kemuning, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru.

Di tengah upaya Pemerintah Kota Banjarbaru meningkatkan kualitas hunian warga, kolaborasi bersama PTAM Intan Banjar dinilai menjadi langkah konkret dalam membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman.

“Semoga dengan adanya dana CSR yang diberikan ini, PTAM Intan Banjar terus eksis dan terus memberikan yang terbaik untuk Kota Banjarbaru,” ungkapnya.

Ditambahkan Sirajoni, bantuan tersebut menjadi bukti nyata bahwa program CSR tidak hanya sebatas tanggung jawab perusahaan, tetapi juga hadir sebagai bentuk kepedulian sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Penyerahan bantuan berlangsung di Ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru, Senin (25/5/2026), yang diserahkan langsung oleh Direktur Utama PTAM Intan Banjar, H Syaiful Anwar.

Ia mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kontribusi sosial perusahaan kepada masyarakat melalui program CSR yang berkelanjutan.

“Semoga setiap tahun akan ada terus peningkatan CSR, kami meminta doa agar ke depannya dapat berjalan sesuai visi dan misi PT Air Minum Intan Banjar,” tuturnya.(*)

Semangat Berbagi, Yayasan Abdul Aziz Halaby Salurkan 300 Ekor Sapi Kurban ke Lima Kecamatan

0
Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby selaku Pembina Yayasan Abdul Aziz Halaby lakukan peninjauan proses penyaluran bantuan hewan kurban di titik kumpul, Jalan Bina Satria, Kecamatan Banjarbaru Utara pada Selasa (26/5/2026).

Link, Banjarbaru – Semangat berbagi pada Iduladha 1447 Hijriah kembali ditunjukkan Yayasan Abdul Aziz Halaby dengan menyalurkan 300 ekor sapi kurban kepada masyarakat di lima kecamatan di Kota Banjarbaru, Selasa (26/5/2026).

Pada perayaan Iduladha tahun ini, jumlah hewan kurban yang dibagikan kepada masyarakat meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya, seperti yang diungkapkan Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby selaku Pembina Yayasan Abdul Aziz Halaby usai melakukan peninjauan di titik kumpul sapi kurban yang berada di samping ruas Jalan Bina Satria, Kecamatan Banjarbaru Utara.

“Alhamdulillah tahun ini yayasan kembali memberikan bantuan hewan sapi untuk dikurbankan kepada masyarakat di lima kecamatan yang ada di Kota Banjarbaru,” ujarnya.

Selain dibagikan kepada masyarakat, kata Lisa Halaby lebih lanjut, hewan kurban tersebut juga disalurkan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarbaru dan pihak terkait lainnya, di antaranya Kementerian Agama serta petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Hewan kurban 300 ekor sapi ini dipastikan bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) atau Foot and Mouth Disease. Karena petugas penyuluh pasti datang untuk melakukan pemeriksaan kondisi sapi yang akan dikurbankan. Insya Allah sapi-sapi ini layak dan bebas penyakit,” jelasnya.

Lisa Halaby selaku pengawas yayasan berharap bantuan sapi kurban tersebut dapat dikelola dengan baik oleh setiap RT maupun pengelola agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

“Mudah-mudahan yayasan dapat meningkatkan pemberian bantuan hewan kurban ini ke depannya. Dan masyarakat bisa merasakan kebahagiaan dari bantuan tersebut,” harapnya.

Atas bantuan hewan kurban tersebut, masyarakat pun merasa senang dan bersyukur, seperti yang diungkapkan Faisal mewakili warga RW 04, Kelurahan Cempaka.

“Saya mewakili warga mengucapkan ribuan terima kasih kepada yayasan, khususnya Ibu Wali Kota yang telah menyalurkan bantuan hewan kurban ke Musala Miftahul Jannah untuk masyarakat. Kami sangat senang dan bersyukur pada tahun ini mendapat bantuan sapi kurban,” ungkapnya.

Faisal menilai bantuan tersebut sangat membantu agar warga bisa menikmati daging kurban pada perayaan Iduladha. “Tahun sebelumnya kami belum dapat. Memang dari warga ada yang berkurban melalui perkumpulan. Alhamdulillah ditambah bantuan dari Ibu Wali Kota, jadi bertambah banyak,” pungkasnya. (znd/link)

Komisi I DPRD Dorong Dinkes Maksimalkan Jaminan Layanan Kesehatan Masyarakat

0

Link, Banjarbaru – Komisi I DPRD menyoroti penerapan program Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) yang terintegrasi dengan 6 (enam) Standar Pelayanan Minimal (SPM) saat berkunjung ke Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru pada Senin (25/5/2026).

Sejak program Posyandu Sistem 5 Meja, yakni pendaftaran, penimbangan, pencatatan, penyuluhan, dan pelayanan, tidak diberlakukan lagi dengan terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024, cakupan layanan Posyandu semakin meluas melalui penerapan program Posyandu ILP dan 6 SPM yang mencakup bidang pendidikan, pekerjaan umum, sosial, perumahan rakyat, serta ketenteraman dan ketertiban. Program tersebut diberlakukan secara bertahap sejak 2024 hingga 2025.

Dengan adanya transformasi layanan Posyandu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, dr Eko Subiyanto mengatakan, hal tersebut tentunya menjadi tantangan baru bagi Dinkes Banjarbaru, khususnya dalam memberikan pelatihan kepada tenaga kesehatan di Kota Banjarbaru.

“Enam SPM lebih komprehensif karena bukan hanya kuratif saja, tetapi juga promotif. Dari bayi harus ada imunisasi, hingga usia sekolah dasar (SD), kemudian di sekolah menengah pertama (SMP) sudah masuk tahapan produktif disertai promosi kesehatan lainnya sampai dengan lanjut usia,” ujarnya.

Selain itu, politisi Partai Demokrat ini juga menekankan pentingnya Universal Health Coverage (UHC) untuk memastikan seluruh masyarakat memiliki akses terhadap layanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang berkualitas tanpa mengalami kesulitan finansial.

“Masyarakat pemegang BPJS Mandiri atau eks karyawan perusahaan yang sudah tidak ditanggung lagi diharapkan segera bermigrasi ke BPJS yang dibiayai oleh Pemerintah Kota,” ucapnya.

Dalam kunjungan ke Dinkes untuk memastikan layanan kesehatan bagi masyarakat berjalan maksimal, dr Eko juga menegaskan agar Dinkes Banjarbaru dapat menjamin seluruh layanan kesehatan bagi masyarakat di Kota Banjarbaru.

“Semua layanan terlindungi, baik rawat jalan maupun rawat inap. Tidak terkecuali bagi segmen apa pun, termasuk masyarakat menengah ke bawah. Semua harus terlayani dengan baik,” pungkasnya. (znd/link)

Komisi I DPRD Apresiasi Kinerja Dinkes Banjarbaru

0

Link, Banjarbaru – Guna memastikan layanan kesehatan bagi masyarakat berjalan maksimal, Komisi I DPRD menyambangi Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru pada Senin (25/5/2026).

Berdasarkan hasil kunjungan ke Dinkes, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, dr Eko Subiyanto mengatakan, secara keseluruhan cakupan kinerja Dinkes Banjarbaru sudah sangat baik dengan rata-rata persentase mencapai 100 persen.

Kendati demikian, politisi Partai Demokrat ini tetap memberikan beberapa penekanan yang harus dievaluasi dan ditindaklanjuti Dinkes Banjarbaru, di antaranya terkait cakupan masyarakat usia lanjut (usila) dan masyarakat usia produktif yang mengakses layanan kesehatan di setiap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

“Dinkes Banjarbaru harus menerapkan sistem jemput bola di setiap Puskesmas melalui layanan home care. Hal ini karena keterbatasan mobilitas lansia untuk datang langsung ke pusat layanan kesehatan,” ujarnya.

Sedangkan untuk usia produktif, lanjut dr Eko, setiap bidan di Puskesmas harus melakukan Pemantauan Wilayah Setempat (PWS), sebab kelompok masyarakat usia produktif terbagi dalam beberapa klasifikasi, yakni pelayanan ibu dan anak hingga calon pengantin (catin).

“Khusus catin yang akan memeriksakan diri sebelum menikah ke Puskesmas, tentunya layanan kesehatan ini harus terkoneksi dengan Kantor Urusan Agama (KUA),” katanya.

Tak hanya itu, dr Eko juga menyoroti program eliminasi TBC nasional yang perlu ditingkatkan Dinkes Banjarbaru karena cakupan layanan belum mencapai 90 persen. Puskesmas juga diminta menggeser fokus ke depan pada penemuan kasus baru dan proses penyembuhan pasien TBC.

“Untuk penanganan kasus stunting sudah sangat baik. Angka stunting di Banjarbaru berada di angka 11 persen, yang berarti sudah berada di bawah target nasional sebesar 14 persen. Capaian ini tentunya harus dipertahankan dan kalau perlu ditingkatkan lebih baik lagi,” harapnya. (znd/link)

PTAM Intan Banjar Salurkan CSR untuk Perbaikan RTLH Warga Kemuning

0
Foto: Yds/MedCenBJB
PENYALURAN DANA CSR: Dirut PTAM Intan Banjar (Perseroda), Syaiful Anwar menyerahkan bantuan dana CSR secara simbolis yang langsung diterima Sekda Kota Banjarbaru, Sirajoni bertempat di Ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru pada Senin (25/05/2026).

Link, Banjarbaru – Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Perseroan Daerah Air Minum (PTAM) Intan Banjar menyerahkan bantuan berupa dana sebesar Rp25 juta untuk perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Hamdiah, warga Kemuning, Kecamatan Banjarbaru Selatan.

Penyerahan bantuan dana CSR secara simbolis dilaksanakan Direktur Utama (Dirut) PTAM Intan Banjar (Perseroda), Syaiful Anwar di Ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru, dan langsung diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, Sirajoni pada Senin (25/05/2026).

Dirut PTAM Intan Banjar (Perseroda), Syaiful Anwar

Usai penyerahan bantuan dana CSR secara simbolis, Sekda Kota Banjarbaru, Sirajoni mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa program CSR tidak hanya sebatas tanggung jawab perusahaan, tetapi hadir sebagai bentuk kepedulian sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Semoga dengan adanya dana CSR yang diberikan kepada Ibu Hamdiah ini, PTAM Intan Banjar terus eksis dan memberikan yang terbaik untuk Kota Banjarbaru,” ujarnya.

Sirajoni memastikan, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Banjarbaru akan bertanggung jawab penuh dalam proses pembangunan rumah warga tersebut. “Semoga bisa bermanfaat untuk Ibu Hamdiah agar aktivitas sehari-harinya bertambah semangat dan nyaman,” harapnya.

Tak hanya itu, Dirut PTAM Intan Banjar (Perseroda), Syaiful Anwar juga memastikan, pihaknya telah berkomitmen terus meningkatkan kontribusi sosial untuk masyarakat melalui program CSR yang berkelanjutan.

“Kami berharap ke depannya bisa lebih eksis lagi. Semoga setiap tahunnya akan terus terjadi peningkatan CSR. Kami meminta doa agar ke depannya dapat berjalan sesuai visi dan misi PTAM Intan Banjar, mudah-mudahan bantuan yang disalurkan kepada masyarakat ini berdampak manfaat,” katanya.

Sinergi kuat Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melalui program CSR tidak hanya menjadi harapan baru bagi Hamidah yang mendambakan rumah layak huni, aman, dan sehat. Tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian dan gotong royong antara pemerintah daerah dan perusahaan daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banjarbaru.(znd/link)

Pemprov Kalsel Borong 3 Penghargaan Nasional di Bidang Pendidikan 

0
Oplus_131072

Link, Jakarta – Pemerintah Provinsi Kalsel kembali menorehkan prestasi di bidang pendidikan dengan meraih penghargaan “Apresiasi Hardiknas 2026” pada malam Tasyakuran Hari Pendidikan Nasional 2026 yang digelar oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Lantai 1 Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026) malam.

Pada ajang tersebut, Pemerintah Provinsi Kalsel berhasil meraih 3 (tiga) penghargaan sekaligus, yakni penghargaan sebagai pemerintah daerah dengan residu data pendidikan terendah atau validitas data pendidikan terbaik, serta apresiasi sebagai pemerintah daerah yang berkomitmen dalam Implementasi Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Tahun 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti dan diterima oleh Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman.

Selain itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel juga kembali meraih prestasi dengan menerima penghargaan Terbaik II dalam Pengelolaan Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2025 untuk jenjang pendidikan menengah.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, H. Abdul Rahim.

Capaian ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Kalsel dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat tata kelola data pendidikan, serta mendukung berbagai program nasional demi terwujudnya pendidikan yang lebih maju dan merata bagi masyarakat.

Secara keseluruhan, sebanyak 97 penghargaan dan apresiasi diberikan dalam berbagai kategori. Penghargaan tersebut ditujukan kepada pihak-pihak yang telah mendukung sejumlah program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, di antaranya revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, penyelenggaraan Senam Anak Indonesia Hebat, hingga lomba cerita pendidikan dan wajah pendidikan melalui aktivitas di media sosial.

Usai menerima penghargaan, Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.

Menurutnya, penghargaan yang diterima menjadi motivasi bagi Pemerintah Provinsi Kalsel untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di banua.

“Kami bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, bapak Abdul Rahim yang juga mewakili Gubernur H. Muhidin. Alhamdulillah, Pemerintah Provinsi Kalsel mendapatkan beberapa penghargaan. Tentunya ini menambah semangat kami untuk terus mengabdi kepada Banua Kalimantan Selatan tercinta, khususnya dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu untuk semua,” ujarnya.

Wagub Hasnuryadi juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel maupun kabupaten/kota yang dinilainya telah bekerja keras mendukung kemajuan sektor pendidikan di Kalsel.

“Atasnama Pemerintah Provinsi Kalsel saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di kabupaten/kota. Ini adalah wujud kerja bersama merangkul semua untuk mewujudkan Kalsel yang lebih maju dan mandiri demi Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, H. Abdul Rahim, mengatakan penghargaan yang diraih tidak lepas dari dukungan penuh Gubernur Kalsel, H. Muhidin dan Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi terhadap pembangunan sektor pendidikan di banua.

Abdul Rahim berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di Kalimantan Selatan, termasuk memperkuat dukungan program dan bantuan dari pemerintah pusat.

“Harapannya ke depan pendidikan kita semakin maju lagi, semakin baik, termasuk untuk mendapatkan bantuan-bantuan dari pemerintah pusat,” katanya.

Abdul Rahim juga mengungkapkan bahwa sebelumnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah melakukan kunjungan ke kementerian dan berhasil memperoleh program revitalisasi bagi 20 sekolah di Kalimantan Selatan.

“Alhamdulillah, kemarin saat berkunjung ke kementerian kita mendapatkan revitalisasi untuk 20 sekolah. Ke depan kami juga berencana kembali berkoordinasi dengan Direktorat SMA dan SLB agar bantuan untuk sekolah-sekolah di Kalimantan Selatan semakin bertambah,” ungkapnya.

Menurutnya, dukungan anggaran dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan dan perbaikan sarana pendidikan di Kalimantan Selatan. Saat ini masih terdapat ratusan ruang kelas yang mengalami kerusakan dengan berbagai kategori.

“Untuk ruang kelas yang rusak berat ada sekitar 222 ruang, rusak ringan sekitar 400 ruang, dan rusak sedang mencapai sekitar 1.000 ruang kelas. Mudah-mudahan ke depan sekolah-sekolah kita semakin bagus dan semakin baik sesuai mutu pendidikan yang kami harapkan,” tuturnya.

Malam Tasyakuran Hardiknas 2026 yang mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” turut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Atip Latipulhayat dan Bapak Fajar Riza Ul Haq. Para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Para pejabat di lingkungan Kemendikdasmen dan Kemenko PMK. Para guru, insan pendidikan, serta tamu undangan lainnya. (tri)

Pemprov Kalsel Dukung Penuh Penguatan Digitalisasi Transaksi Keuangan

0

Link, Banjarmasin- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan digitalisasi transaksi keuangan melalui Festival Antasari: Banua QRISTIVAL 2026 yang digelar di halaman eks Kantor Gubernur Kalsel, Banjarmasin, Minggu (24/5/2026).

Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, diwakili oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Subhan Nor Yaumil menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia bersama seluruh mitra perbankan dan penyedia jasa pembayaran yang menghadirkan momentum penting bagi masyarakat Banua dalam memperluas layanan keuangan digital.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyambut baik dan mendukung sepenuhnya inisiatif Bank Indonesia bersama seluruh mitra perbankan dan penyedia jasa pembayaran, yang telah menghadirkan momentum penting ini di tengah masyarakat Banua,” ujar Subhan.

Menurutnya, kick-off Banua QRISTIVAL 2026 menjadi salah satu bentuk sinergi antara otoritas sistem pembayaran, industri perbankan, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam membawa layanan keuangan digital lebih dekat kepada masyarakat. Digitalisasi transaksi dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat inklusi keuangan di daerah.

Ia menegaskan, inklusi keuangan merupakan pintu masuk bagi pelaku usaha mikro, pedagang kecil, hingga ekonomi kreatif untuk berkembang dan naik kelas. Semakin mudah masyarakat melakukan transaksi digital, maka semakin luas pula peluang ekonomi yang terbuka.

“Kami berharap, semangat yang ditumbuhkan dari kawasan ini dapat diperluas ke pasar-pasar tradisional, kawasan wisata, dan pusat-pusat kegiatan masyarakat di seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan,” lanjutnya.

Melalui kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalsel juga mengajak masyarakat untuk aktif mendukung gerakan transaksi digital dengan membiasakan penggunaan QRIS dalam aktivitas sehari-hari, namun tetap waspada dan berhati-hati dalam setiap transaksi.

Gubernur berharap seluruh langkah dan kolaborasi yang dibangun melalui Banua QRISTIVAL 2026 dapat membawa Kalimantan Selatan menjadi daerah yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing.(tri)

Gubernur Terima Kunjungan Konsul Jenderal Australia Bahas Berbagai Peluang Kerja Sama

0

Link, Banjarmasin- Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin menerima kunjungan Konsul Jenderal Australia di Makassar, Indonesia, Todd Dias, di kediaman pribadi Gubernur, Jalan Lingkar Dalam Selatan, Banjarmasin, Jumat (22/5/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus membahas berbagai peluang kerja sama strategis antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Australia.

Gubernur H. Muhidin menyampaikan bahwa Kalimantan Selatan menjadi salah satu wilayah kerja Konsulat Jenderal Australia di Makassar, sehingga terbuka peluang kolaborasi di berbagai bidang pembangunan daerah.

“Hari ini kita kedatangan Konsul dari Australia, yaitu Pak Dias. Beliau datang dalam rangka silaturahmi dan karena wilayah kerja beliau juga mencakup Kalimantan Selatan. Ada beberapa hal yang ditawarkan untuk bisa dikerjasamakan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar H. Muhidin.

Menurut Gubernur, sejumlah program yang ditawarkan di antaranya pembekalan bagi kepala daerah di Australia, dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia, hingga kerja sama pendidikan.

Sementara itu, Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, mengatakan Australia memiliki banyak program yang dapat dimanfaatkan masyarakat Kalimantan Selatan, terutama di bidang pendidikan dan pengembangan kapasitas.

“Australia punya banyak program termasuk untuk masyarakat di Kalimantan Selatan, seperti beasiswa S2 dan S3 ke Australia. Nanti malam saya juga akan bertemu beberapa alumni Australia yang tinggal di Kalimantan Selatan,” kata Todd Dias.

Ia menambahkan, selain program beasiswa, Australia juga menawarkan berbagai kursus singkat untuk meningkatkan kompetensi masyarakat dan aparatur daerah.

Todd Dias juga mengungkapkan ketertarikan pihaknya terhadap pengembangan Geopark Meratus sebagai sarana edukasi internasional bagi generasi muda.

“Kami juga membahas proyek terkait Geopark Meratus, bagaimana kami bisa bekerja sama dengan otoritas Geopark Meratus untuk promosi dan edukasi kepada anak-anak sekolah melalui buku komik,” jelasnya.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal penguatan hubungan kerja sama antara Kalimantan Selatan dan Australia, khususnya dalam bidang pendidikan, pengembangan SDM, dan promosi potensi daerah ke tingkat internasional. (tri)