Beranda blog Halaman 344

Isnaniah Raih PDHI Award 2025 dengan Inovasi Sigap Menawan

0
Isnaniah Raih PDHI Award 2025 dengan Inovasi Sigap Menawan
Dokter Muda Asal Sulawesi Barat, Isnaniah Bagenda Meraih PDHI Award 2025 Kategori Public Service Government.

Link, Jakarta – Nama Isnaniah Bagenda mencuat di dunia kesehatan hewan setelah meraih PDHI Award 2025 kategori Public Service Government. Dokter hewan muda asal Sulawesi Barat ini sukses menciptakan layanan kesehatan hewan yang terpadu dan berkelanjutan, berkat inovasi briliannya bernama Sigap Menawan (Sistem Penanganan Cepat dan Terpadu Melalui Layanan Kesehatan Hewan).

Isnaniah, yang merupakan alumni IPB University, tak pernah menyangka akan mendapatkan penghargaan bergengsi ini. Ia mengaku awalnya hanya mengoleksi dokumentasi kegiatan pelayanan kesehatan hewan yang telah dilakukannya sejak 2009.

“Saya awalnya tidak tahu soal PDHI Award. Tapi begitu mendapatkan informasi mengenai ajang award ini, saya coba kumpulkan foto-foto dan video dari kegiatan lapangan, mulai dari layanan aktif dan pasif di puskeswan hingga inovasi Sigap Menawan yang juga merupakan syarat dari award tersebut. Saya pikir, bagaimana agar semua yang telah dilakukan bisa bermanfaat bagi orang lain, lalu dengan ijin ketua PDHI cabang Sulselbar saya coba ikut,” ujarnya, Minggu (12/1/2025) sebagaimana dilansir dari pilarpertanian.com.

Usaha Isnaniah tidak sia-sia. Dokumentasi kegiatan pelayanan kesehatan hewan, terutama di pelosok daerah, serta aplikasi inovatif yang ia buat, menarik perhatian banyak pihak, termasuk dewan juri PDHI Award 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam menggerakkan pelayanan kesehatan hewan bersama tim puskeswan di wilayahnya

“Saya bekerja di layanan kesehatan hewan pemerintah, sehingga semua kegiatan lapangan kita coba kemas dalam bentuk dokumentasi sederhana. Sebelumnya, ia juga pernah mendapatkan penghargaan Dokter Hewan Terbaik tingkat Provinsi Sulawesi Barat pada 2023 dan membawa Puskeswan menjadi terbaik 1 pada lomba Puskeswan tingkat provinsi SulBar.

Sigap Menawan: Inovasi Berbasis Keberlanjutan

Inovasi Sigap Menawan yang digagas Isnaniah merupakan bentuk kelanjutan dari kerja sama antara Indonesia dan Australia melalui proyek percontohan di Polewali Mandar beberapa tahun lalu. Meski proyek tersebut telah berakhir, Isnaniah dan timnya berinisiatif melanjutkan program itu dengan modifikasi dan pengembangan.

“Tetapi setelah program ini berhenti, banyak petugas yang sudah dilatih juga berhenti. Kami hanya melanjutkan apa yang sudah ada, SDM yang sudah terlatih lalu diberi nama Sigap Menawan. Alhamdulillah, program ini mendapat respons positif dari masyarakat dan diakui oleh PDHI sebagai inovasi yang memberikan manfaat besar,” jelasnya. Inovasi ini juga pernah bersaing dengan inovasi dari rumah sakit umum Daerah pada 2023 pada lomba inovasi yang diadakan oleh Balitbangren setempat dan meraih juara 2.

Isnaniah juga mengungkapkan rasa syukurnya atas pelatihan yang pernah ia dapatkan melalui bimbingan teknis dari Kementerian Pertanian. “Saya bersyukur bisa mengikuti berbagai Bimtek dari Kementerian Pertanian, yang membantu memperluas wawasan dan kemampuan kami dalam menjalankan program ini,” ujarnya.

Penghargaan PDHI Award 2025 yang diterima Isnaniah menjadi bukti bahwa inovasi, kerja keras, dan dedikasi bisa membawa perubahan besar, bahkan dari pelosok negeri. Isnaniah berharap Sigap Menawan dapat terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak dokter hewan serta masyarakat untuk mendukung kesehatan hewan yang berkelanjutan.

Pengusaha Vietnam Siap Investasi Besar di Peternakan Sapi, Mentan Dukung Penuh

0
Pengusaha Vietnam Siap Investasi Besar di Peternakan Sapi, Mentan Dukung Penuh
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Saat Menerima Kunjungan Chairman TH Group Vietnam Madam Thai Huong di Jakarta.

Link, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menerima kunjungan Madam Thai Huong, Chairman dari TH Group Vietnam, dalam rangka menjajaki peluang investasi di sektor industri susu Indonesia. Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (13/02) sore di Jakarta ini menjadi langkah awal bagi kerja sama strategis antara TH Group Vietnam dan pihak Indonesia ke depannya.

Dalam sambutannya, Mentan Amran menegaskan bahwa Indonesia memiliki kebutuhan susu dan daging sapi yang cukup besar. Saat ini, produksi susu segar dalam negeri hanya mampu memenuhi sekitar 20% dari kebutuhan nasional, dengan defisit mencapai 4,9 juta ton. Angka ini semakin meningkat dengan adanya program makan bergizi gratis dari pemerintah baru, yang menambah kebutuhan sebesar 3,6 juta ton susu segar.

“Indonesia harus bisa meningkatkan kapasitas produksi susu dan daging sapi, yaitu sekitar 4,9 juta ton untuk susu segar dan 0,83 juta ton untuk daging sapi. Dengan tambahan kebutuhan dari program makan bergizi gratis, kekurangan produksi menjadi 8,5 juta ton untuk susu segar dan 0,88 juta ton untuk daging sapi,” ungkap Mentan Amran.

Guna mengatasi tantangan tersebut, pemerintah Indonesia berkomitmen penuh untuk mendukung investasi luar negeri di sektor susu, khususnya dengan mitra terpercaya seperti TH Group Vietnam. Mentan Amran menegaskan bahwa pemerintah siap memberikan berbagai insentif kebijakan, mulai dari pembebasan bea impor untuk ternak dan peralatan industri susu, hingga skema pendanaan dengan bunga kompetitif serta asuransi usaha peternakan.

Sebagai bentuk fasilitasi, Kementerian Pertanian telah menyiapkan tiga lokasi strategis yang dapat digunakan untuk investasi peternakan susu skala besar, yaitu Wajo-Sidrap, Sulawesi Selatan; Barito Utara-Barito Selatan, Kalimantan Tengah, dan Poso (Lembah Napu), Sulawesi Tengah.

Selain penyediaan lahan, pemerintah juga memastikan infrastruktur pendukung seperti akses jalan, listrik, air bersih, serta layanan kesehatan dan pendidikan bagi pekerja di kawasan peternakan.

“Keberhasilan investasi industri susu tidak hanya bergantung pada lahan, tetapi juga infrastruktur yang memadai. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk membangun akses jalan yang lebih baik, memastikan pasokan listrik yang stabil, serta menyediakan fasilitas kesehatan dan pendidikan bagi pekerja di sektor ini,” jelas Mentan Amran.

Pemerintah saat ini terus mendorong masuknya investasi luar negeri untuk peternakan sapi. Upaya ini dilakukan sebagai salah satu langkah strategis dalam mewujudkan swasembada pangan. Pada tahun ini, Kementan menargetkan untuk bisa mendatangkan 200 ribu ekor sapi perah dan 200 ribu ekor pedaging.

Dengan pertemuan ini, diharapkan kerja sama investasi antara Indonesia dan TH Group Vietnam dapat segera terealisasi, sehingga mampu meningkatkan produksi susu dalam negeri dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

AC Milan vs Hellas Verona, Skor 1-0

0
Serie A 2024/2025: AC Milan vs Hellas Verona, Skor 1-0
Aksi Tijjani Reijnders dalam laga Serie A antara AC Milan vs Hellas Verona, Minggu (16/2/2025). (c) AP Photo/Luca Bruno

Link, Jakarta –  Laga pertandingan AC Milan vs Hellas Verona berakhir dengan skor tipis 1-0 dalam laga giornata 25 Serie A 2024/2025 yang dihelat di San Siro, Minggu (16/2/2025) dini hari WIB.

Setelah tak ada gol yang tercipta hingga turun minum, Milan baru bisa memastikan kemenangan di babak kedua lewat gol yang dicetak Santiago Gimenez.

Berkat hasil ini, Milan pun berhak naik ke peringkat tujuh klasemen dengan poin 41. Di sisi lain, Verona kini menduduki peringkat 15 dengan poin 23.

Jalannya Pertandingan

Milan mencoba mendominasi permainan sejak awal. Namun, tuan rumah kesulitan untuk membongkar pertahanan Verona yang bermain disiplin. Tak ada gol yang tercipta di sepanjang babak pertama.

Memasuki babak kedua, Sergio Conceicao memasukkan Alex Jimenez, Rafael Leao, hingga Christian Pulisic untuk menambah daya gedor. Permainan Milan pun menjadi semakin agresif.

Milan akhirnya sukses memecah kebuntuan di menit ke-75. Kerja sama apik Jimenez dan Leao diakhiri dengan sundulan Gimenez yang berbuah gol. Milan pun unggul 1-0.

Tak ada gol tambahan yang tercipta di sisa waktu. Skor 1-0 untuk kemenangan Milan menjadi hasil akhir laga ini.

Susunan Pemainona

Milan: Maignan; Walker (Jimenez 46′), Thiaw, Gabbia, Hernandez; Fofana (Pulisic 68′), Reijnders; Musah, Joao Felix (Terracciano 88′), Sottil (Leao 46′); Gimenez (Abraham 82′).

Pelatih: Conceicao.

Verona: Montipo; Valentini, Coppola, Dawidowicz, Tchatchoua, Duda, Niasse (Bernede 84′), Bradaric (Oyegoke 84′); Kastanos (Lazovic 62′); Suslov (Cisse 84′), Sarr (Mosquera 68′).

Pelatih: Zanetti.

Timnas Indonesia U-20 Tersingkir dari Piala Asia U-20 2025

0
Timnas Indonesia U-20 Tersingkir dari Piala Asia U-20 2025
Timnas Indonesia U-20 tersingkir di fase grup Piala Asia U-20 2025. (Dok. AFC)

Link, Jakarta – Timnas Indonesia U-20 tersingkir dari Piala AsiaU-20 2025 usai dikalahkan Timnas Uzbekistan U-20 dengan skor1-3 pada matchday 2 Grup C Piala Asia U-20 2025 di Shenzhen Youth Football Training Base Centre Stadium, Minggu (16/02/2025) malam WIB.

Permainan Timnas Indonesia U-20 membaik dibandingkan laga sebelumnya. Mereka bisa memberikan perlawanan pada Timnas Uzbekistan U-20 tapi skuad Garuda masih memiliki sejumlah kelemahan.

Gol Indonesia U-20 dicetak Jens Raven. Sementara gol Uzbekistan U-20 dicetak oleh Mukhammadali Urinboev, Abdugafur Haydarov, dan Saidumarkhon Saidnurullayev.

Dengan demikian, Indonesia U-20 pun tak lolos dari Grup C dan tersingkir dari Piala Asia U-20 2025. Sedangkan Uzbekistan memegang tiket lolos ke babak berikutnya.

Jalannya Pertandingan

Timnas Uzbekistan U-20 mendominasi penguasaan bola di awal-awal laga. Mereka mencoba untuk menembus pertahanan Timnas Indonesia U-20 dari kedua sisi sayap.

Namun mereka masih kesulitan untuk masuk ke kotak penalti skuad Merah Putih. Pasukan Indra Sjafri bertahan dengan apik.

Pada menit ke-12 Indonesia langsung mencoba mengancam dengan tembakan jarak jauh dari Toni Firmansyah. Namun bola bisa diantisipasi dengan mudah oleh kiper Uzbekistan.

Pada menit ke-21, gol akhirnya tercipta. Uzbekistan mencetak gol dari sundulan Urinboev. Ia menanduk bola umpan crossing dari sisi kiri lapangan di tiang jauh dan mengembalikan bola ke sisi kanan gawang. 0-1.

Namun keunggulan itu cuma bertahan sementara. Indonesia U-20 menyerang dari kanan melalui Ama Ola, yang kemudian memberikan umpan terobosan pendek pada Jens Raven di kotak penalty. Jens kemudian melepas tendangan datar ke tiang jauh dan sukses berbuah gol meski sempat coba diblok satu bek lawan. 1-1!

Duel kemudian berjalan sengit. Timnas Indonesia U-20 mendapat kepercayaan diri untuk menekan Uzbekistan. Kedua tim pun saling serang.

Peluang kemudian diciptakan oleh Indonesia pada menit ke-39 dari sepakan Ama Ola. Ia menendang bola dari luar kotak penalti dengan kaki kiri. Sayangnya bola melengkung terlalu melebar dari target.

Pada akhirnya tak ada gol tambahan tercipta sampai turun minum. Indonesia U-20 1-1 Uzbekistan U-20.

Di babak kedua, Timnas Indonesia U-20 langsung ditekan oleh Timnas Uzbekistan U-20. Alhasil dalam tempo dua menit saja gawang Merah Putih langsung kebobolan.

Abdugafur Haydarov melepas tembakan keras kaki kiri di halfspace kiri kotak penalti usai mendapat umpan tumit dari Daler Tukhsanov. Bola bersarang ke sisi kanan atas gawang Ikram. 1-2.

Indonesia kemudian coba mengancam balik dari sepakan Evandra Florasta. Dari depan kotak penalty, ia berbalik dan melepas tembakan kaki kiri. Namun bola masih mengarah tepat ke kiper.

Pada menit ke-63, Uzbekistan mencetak gol lagi. Dari sepak pojok di sisi kiri gawang, Saidumarkhon Saidnurullayev bisa menanduk bola dengan bebas di depan kotak penalti. Tak ada satu pun pemain lawan yang mengawalnya. 1-3.

Menit ke-70 Indonesia mengancam dari sepakan kaki kanan Arlyansyah di dalam kotak penalti usai mendapat umpan tarik dari Dony Tri. Namun bola sepakannya masih melebar dari sasaran.

Pada menit ke-88 Indonesia hampir kebobolan. Kesalahan lini pertahanan membuat Uzbekistan bisa merebut bola dan Saidnurullayev hampir bisa mencetak gol dengan tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalty. Untungnya bola sepakannya masih melambung.

Menit ke-90 Indonesia mendapat peluang emas dari set piece. Bola free kick dari flank kiri diarahkan ke tiang jauh dan bisa disambut oleh Aulia Rahman dengan kaki kirinya. Sayangnya bola terlalu lemah dan bisa diamankan kiper dengan mudah.

Pada akhirnya tak ada tambahan gol tercipta. Timnas Indonesia U-20 1-3 Timnas Uzbekistan U-20.

Susunan Pemain

Indonesia U-20: Ikram Al Giffari; Kadek Arel, Alfharezzi Buffon, Fava Sheva, Dony Tri, Muhammad Iqbal; Evandra Florasta, Tony Firmansyah; Jens Raven, Marselino Ama Ola, Muhammad Ragil

Pelatih: Indra Sjafri

Uzbekistan U-20: Muhammadyusuf Sobirov; Saidkhon Khamidov, Azizbek Tulkunbekov, Bekhruz Djumatov, Dilshod Abdullaev; Ravshan Khayrullaev, Mukhammadali Urinboev; Daler Tukshanov, Saidumarkhon Saidnurullayev, Asilbek Jumaev, Abdugafur Haydarov

Pelatih: Nishonov Farhod

Kuota Haji Khusus Tersisa 1.838, 21 Februari Terakhir Pelunasan

0
perpanjangan pelunasan bipih
Jemaah Haji 2023 asal Embarkasi Banjarmasin saat akan diberangkatkan. (ft:dok)

Link, Jakarta – Kuota Haji Khusus Tahun 2025 sebagian telah terisi. Dari total dari total kuota 17.680 jemaah kini masih tersisa 1.838 jemaah. Untuk memaksimalkan serapan Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) membuka kembali perpanjang waktu konfirmasi keberangkatan dan pelunasan biaya perjalanan bagi jemaah haji khusus hingga 21 Februari 2025.

Tahap pertama konfirmasi keberangkatan dan pembayaran setoran lunas Bipih Khusus 1446 H/2025 M dibuka pada 24 Januari sampai 7 Februari 2025 Pukul 15:00 WIB. Sampai penutupan, ada 11.232 jemaah yang melakukan konfirmasi keberangkatan dan pembayaran setoran lunas Bipih Khusus. Selain itu, ada 3.235 jemaah yang melakukan pelunasan dengan status cadangan.

“Sebanyak 3.235 jemaah haji khusus yang awalnya berstatus cadangan saat melunasi Bipih, telah ditetapkan statusnya menjadi masuk kuota Jemaah Haji Khusus 1446 H/2025 M. Sehingga, sisa kuota Haji Khusus menjadi 1.838 Jemaah,” terang Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Nugraha Stiawan di Jakarta, Minggu (15/2/2025).

“Karena masih ada sisa kuota, kita buka perpanjangan konfirmasi keberangkatan dan pelunasan Bipih khusus, dari 17 sampai 21 Februari 2025,” sambungnya.

Nugraha Stiawan menjelaskan, sesuai Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Tata Cara Pengisian Kuota Haji Khusus Tahun 1446 H/2025 M, pada tahap perpanjangan, pengisian sisa kuota haji khusus diperuntukkan bagi:

  1. Jemaah Haji Khusus yang saat konfirmasi dan pelunasan pengisian kuota mengalami kegagalan sistem;
    b. Pendamping Jemaah Haji Khusus lanjut usia;
    c. Jemaah Haji Khusus yang terpisah dari mahram atau keluarga;
    d. Jemaah Haji Khusus penyandang disabilitas dan pendampingnya; dan
    e. Jemaah Haji Khusus pada urutan berikutnya.

“Konfirmasi dan pembayaran setoran lunas Bipih Khusus tahap perpanjangan ini dibuka pada 17 – 21 Februari 2025 mulai pukul 08.00 sampai 15.00 WIB pada Bank Penerima Setoran (BPS) Bipih Khusus tempat setoran awal,” jelas Nugraha Stiawan .

“Bagi Jemaah Haji Khusus yang masuk dalam daftar berhak melakukan konfirmasi dan pembayaran setoran lunas Bipih Khusus tetapi terdaftar pada PIHK yang izinnya dinyatakan tidak berlaku, maka pelunasan Bipih Khususnya dilakukan pada PIHK yang izinnya aktif dengan melakukan proses perpindahan PIN antar PIHK sesuai dengan pilihan Jemaah Haji Khusus pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi domisili Jemaah,” tandasnya. (spy)

Pemprov Kalsel Promosikan Kuliner Ikan Khas Daerah di Anjungan TMII

0

Link, Jakarta – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan setempat, menggelar kegiatan promosi kuliner ikan khas daerah di Anjungan Kalsel Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta pada Sabtu (15/02/2025)

Kegiatan dan hadiri Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq, Gubernur Kalsel H Muhidin dan istri Hj. Fathul Jannah, Plh Sekretaris Daerah Provinsi, Muhammad Syarifuddin, dan unsur dari DPRD Kalsel, Direktur TMII, Kepala Cabang Bank Kalsel di Jakarta, dan para kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Kegiatan dibuka Gubernur H Muhidin dan dalam sambutannya mengatakan bahwa acara ini bukan sekadar ajang kuliner, tetapi juga bagian dari upaya untuk melestarikan budaya, memperkenalkan kekayaan kuliner banjar, dan membangun kebanggaan terhadap warisan daerah Banua tercinta.

Dikatakan, Provinsi Kalsel dikenal memiliki tanah yang kaya akan budaya dan tradisi, termasuk dalam hal kuliner. Ikan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat banjar, baik sebagai sumber pangan maupun sebagai identitas kuliner yang unik.

Patin baubar, haruan masak habang, pais patin, iwak karing, dan berbagai hidangan berbahan dasar ikan lainnya bukan hanya menggugah selera, tetapi juga menyimpan nilai historis dan

filosofi mendalam tentang kebersamaan, kearifan lokal, serta keberlanjutan sumber daya alam.

Oleh karena itu, H Muhidin mengajak seluruh masyarakat Kalsel yang berada di Jabodetabek dan Bandung Raya, untuk turut serta mempromosikan dan melestarikan kuliner khas daerah ini.

“Kita harus memastikan bahwa kuliner

ikan khas daerah aman untuk dikonsumsi, halalan thayyiban, serta memenuhi standar kesehatan dan kualitas terbaik, sehingga semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Gubernur H Muhidin lalu mengajak semua pihak agar manfaatkan momentum promosi kuliner ikan khas daerah Provinsi Kalsel ini sebagai

ajang silaturahmi, mempererat

persaudaraan, serta membangun jaringan yang lebih kuat sesama putra-putri Banua.

“Semoga acara ini semakin memperkaya kecintaan kita terhadap warisan kuliner daerah serta memperkuat rasa bangga kita sebagai bagian dari Kalimantan Selatan,” ujar H Muhidin sekaligus membuka kegiatan.

Turut hadir, Kepala Badan Penghubung Kalsel, Ketua Pengurus Pusat Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB), Pengurus KBB Jabodetabek, Pengurus KBB Bandung Raya, perkumpulan mahasiswa Kalsel di Jakarta, SMK Satya Bhakti 2 Jakarta, Komite SMK Satya Bhakti 2 Jakarta, TK Nusantara Jakarta, Kelompok Solidaritas Galuh Bungas, Komunikasi Gajah Balambang, dan Forum Seni Daerah TMII.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel, Rusdi Hartono dalam laporannya menyebutkan, kegiatan promosi kuliner ikan khas daerah Provinsi Kalsel ini bertujuan untuk memperkenalkan aneka masakan ikan khas di Banua tingkat nasional seperti ketupat kandangan ikan haruan, nasi kuning ikan haruan, wadai ipau, dan ikan haruan.

Selain itu, juga untuk mendukung gerakan memasyarakatkan makan ikan melalui demo memasak ikan olahan hasil perikanan.

Tidak kalah penting ujar Rusdi, kegiatan promosi kuliner ikan khas daerah ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi masyarakat Kalsel di kawasan Jabodetabek dan Bandung Raya. (tri)

LSM SEKUTU Segera Laporkan PT MMB ke Kapolda Kalsel

0
LSM SEKUTU
Ketua LSM SEKUTU Aliansyah dan tim saat investigasi aktivitas pertambangan di pinggir sungai Desa Kintap.

Link, Banjarbaru – LSM Sabahat Anti Kecurangan Bersatu (SEKUTU) segera melaporkan PT Monggo Maju Bersama (MMB) ke Kapolda Kalsel. Pasalnya, perusahaan tambang yang berkantor di Kota Banjarbaru tersebut didapati melakukan aktivitas pertambangan illegal di Desa Kintap, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan, tepatnya di dipinggir sungai di Kilometer 92 Batu Anting, Desa Kintap, Tanah Laut.

“Aktivitas pertambangan PT MMB jelas-jelas menyalahi aturan dengan menambang di pinggir sungai. Parahnya lagi limbahnya dibuang ke aliran sungai yang menghubungkan Riam Adungan dengan Sungai Kingap Kabupaten Tanah Laut yang bermuara di Sungai Satui Kabupaten Tanah Bumbu,” ujar Ketua LSM SEKUTU H Aliansyah kepada Linkalimantan.com melalui telpon, Minggu, 16 Februari 2025.

[videopress 0ZRzgxRb]

Lebih konyol lagi ungkap aktivis yang digelari Raja Demo ini, aktivitas tambang yang jelas-jelas bukan hanya merusak ekosistem lingkungan dan merugikan masyarakat sekitar ini bisa berjalan dengan nyamannya.

“Karena itulah, dengan bukti-bukti yang kami dapatkan di lapangan, kami akan menyurati Kapolda Kalsel untuk segera menghentikan aktivitas illegal tersebut,” ujar Ali yang juga mengisyaratkan juga akan menembuskan laporannya ke tingkat yang lebih tinggi lagi.

Lebih ironis lagi ungkap Ali, Direktur PT MMB tersebut ternyata HS yang ditenggarai terlibat dalam kasus dugaah pelecehan seksuan anak dibawah umur yang viral di Kota Banjarbaru.

Lebih lanjut Aliansyah mengungkapkan, aktivitas tambang yang dilakukan PT MMB menyebabkan dangkalnya sungai yang menjadi jalur transportasi air bagi masyarakat untuk membawa bahan-bahan hasil kebun untuk dipasarkan. Selain itu, sungai tersebut juga sebagai sumber mata pencaharian warga seperti mencari ikan.

Limbah yang diduga dari aktivitas pertambangan membuat pendangkalan sungai

“Ada tiga desa yang menerima dampak kerugian langsung akibat aktivitas tambang illegal itu. yakni Desa Kintap Puri, Kinta Pura dan Desa Pasir Putih,” kata pendiri LSM SEKUTU ini.

Ditambahkannya, material limbah dari tambang ini kan, dibuang ke sungai, sehingga sungai mengalami pendangkalan. Perahu-perahu milik warga untuk mengangkut hasil kebun dan lain-lain sudah susah bahkan tidak bisa melewati aliran sungai tersebut.

Warga sebutnya, selama ini mengaku merasakan ketakutan dan was-was jika mereka terlalu banyak berbicara dan protes soal aktivitas tambang ini. Sebab mereka menduga adanya tambang tersebut tentunya mendapatkan bekingan aparat. (spy)

Pastikan Industri Berkelanjutan, Pemprov Kalsel Gelas Rakor Teknis Perindustrian 

0

Link, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, melalui Kepala Dinas Perindustrian Kalimantan Selatan, Abdul Rahim, secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Teknis Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025 di Victoria River View Hotel Banjarmasin, Sabtu (15/2) pagi.

Rakor ini mengusung tema “Pertumbuhan Ekonomi Melalui Hilirisasi dan Industrialisasi yang Berkelanjutan” dan bertujuan untuk menyinkronkan, menyelaraskan, serta membangun sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Abdul Rahim, Gubernur Kalsel H. Muhidin menegaskan pentingnya Rakor ini sebagai langkah strategis dalam memastikan pembangunan industri yang berkelanjutan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

“Rakor ini menjadi momentum penting untuk menyusun kebijakan yang berpihak pada kemajuan industri di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Salah satu isu utama yang dibahas dalam Rakor tersebut adalah hilirisasi industri guna meningkatkan nilai tambah produk lokal dan memperkuat daya saing industri di pasar domestik maupun internasional.

Selain itu, Rakor ini juga menyoroti percepatan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang diharapkan mampu menarik lebih banyak investasi dan mempercepat pemerataan pembangunan.

“Dengan adanya KEK, kita ingin membuka peluang investasi yang lebih luas serta menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pengembangan industri halal juga menjadi perhatian utama dalam Rakor ini. Pemerintah menargetkan seluruh produk industri di Kalimantan Selatan bersertifikat halal pada tahun 2026.

“Untuk memastikan produk kita dapat bersaing di pasar internasional, kita harus tahu dengan jelas bahan baku mana saja yang perlu disertifikasi halal. Ini adalah langkah penting dalam membuka peluang pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Abdul Rahim juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam mendukung pengembangan industri di Kalimantan Selatan.

“Sinergi antara pemerintah dan pelaku industri sangat penting agar kebijakan yang kita buat benar-benar berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia berharap Rakor ini dapat menghasilkan rumusan kebijakan industri yang dapat diterapkan secara efektif di masa depan. “Mari kita satukan tekad dan semangat untuk membangun Kalimantan Selatan yang lebih bersinar,” tutupnya. (tri)

Bertajuk SENTHOLAYS, HUT ke 50 Smaven Mendapat Apresiasi Gubernur

0

Link, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin mengapresiasi pelaksanaan ulang tahun ke-50 SMA Negeri 7 (Smaven) Banjarmasin yang selalu berupaya dalam menghasilkan peserta didik untuk terus berkarya, berkreasi dan berinovasi.

Hal ini disampaikan Gubernur H. Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Khatimah saat memperingati HUT Smaven ke-50 dengan tema SENTHOLAYS (SMAVEN IN THE OLD WAYS) di Banjarmasin (15/2/2025).

Dalam sambutan tertulis itu, H. Muhidin mengatakan, Smaven merupakan salah satu sekolah di Kalsel yang telah banyak mencetak sumber daya manusia unggul dari generasi ke generasi.

“Eksistensi ini harus tetap kita jaga bersama, dengan semangat, kekompakan, dan keharmonisan antara seluruh unsur penyelenggara pendidikan dan peserta didik,” sampai H. Muhidin.

Pada kesempatan pula, H. Muhidin mengungkapkan, event dengan tema seperti ini membuka kesempatan para peserta disik untuk berkarya, berkreasi, dan berinovasi.

“Karena setiap peserta didik harus memiliki ruang untuk menyalurkan minat dan bakatnya, baik dalam hal akademis maupun non-akademis,” ujarnya.

H. Muhidin pun berharap, event SENTHOLAYS ini dapat mendorong peningkatan kreativitas dan kekompakan di antara sesama peserta didik, sehingga menciptakan kekompakan dan dampak positif dikemudian hari.

“Di usia yang ke-50, Smaven Banjarmasin sudah melewati banyak dinamika dan perubahan kultur dari generasi ke generasi. Setiap suka dan duka dalam proses penyelenggaraan pendidikan kiranya menjadi pengalaman untuk berbenah lebih baik lagi, demi mencetak generasi-generasi terbaik bagi banua,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Smaven Banjarmasin, Edi Haryanta mengatakan, tema yang diangkat kali ini adalah SENTHOLAYS (SMAVEN IN THE OLD WAYS).

“Ini sepenuhnya keputusan para peserta didik, kita disini hanya memberi ruang dan mengarahkan. Tujuannya agar mereka bisa lebih mandiri dan kreatif dalam berinovasi mengembangkan diri. Dan berharap, semakin menjadikan peserta didik Smaven Banjarmasin semakin baik dan berprestasi lagi kedepannya,” ungkapnya.

Acara turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan Prov Kalsel, Ketua Komite SMAN 7 Banjarmasin, para Kepala Sekolah SMA dan Ikatan Alumnus SMAN 7 Banjarmasin. (tri)

Penghematan APBN Tahap Pertama Rp 300 Triliun, Ini Rinciannya

0
penghematan apbn
Presiden Prabowo Subiyanto

Link, Jakarta – Presiden Prabowo Subiyanto mengumumkan pemerintahannya akan melakukan penghematan penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dalam beberapa tahapan. Penghematan penggunaan anggaran ini sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 Tahun 2025.

“Penghematan putaran pertama mencapai Rp300 triliun, sementara putaran kedua Rp308 triliun. Jadi, totalnya kita punya anggaran Rp750 triliun,” kata Prabowo dalam pidato perayaan HUT ke-17 Partai Gerindra di SICC, Bogor, Sabtu (15/2/2025).

Sementara itu, Komisi I-XIII DPR menyetujui pemangkasan anggaran dalam rapat rekonstruksi efisiensi belanja pada (11/2/2025). Keputusan ini didasarkan surat pimpinan DPR Nomor B/2157/PW.11.01/2/2025 mewajibkan setiap komisi menggelar rapat kerja untuk pengesahan anggaran.

Efisiensi anggaran ini akan menjadi dasar penyusunan belanja pemerintah pusat tahun 2026. Berikut daftar lengkap K/L yang telah disetujui DPR untuk efisiensi anggaran:

Berikut Daftar Terbaru Kementerian/Lembaga Terkena Penghematan Anggaran
Komisi I
Kementerian Pertahanan: Efisiensi sebesar Rp26,9 triliun, dengan pagu anggaran Rp166,26 triliun.
Mabes TNI: Efisiensi sebesar Rp3,68 triliun (pagu tidak tersedia).
TNI AD, AL, dan AU: Efisiensi sebesar Rp5,16 triliun, Rp6,07 triliun, dan Rp3,63 triliun.
Kementerian Kominfo: Efisiensi sebesar Rp3,84 triliun, dengan pagu anggaran Rp7,73 triliun.
BSSN: Efisiensi sebesar Rp538,63 miliar, dengan pagu anggaran Rp1,32 triliun.
Lemhannas: Efisiensi sebesar Rp58,11 miliar, dengan pagu anggaran Rp187,07 miliar.
Bakamla: Efisiensi sebesar Rp334,81 miliar, dengan pagu anggaran Rp1,08 triliun.
Wantannas: Efisiensi sebesar Rp15,84 miliar, dengan pagu anggaran Rp54,66 miliar.

Komisi II
KemenPANRB: Efisiensi sebesar Rp184,9 miliar, dengan pagu anggaran Rp392,98 miliar.
Kementerian ATR/BPN: Efisiensi sebesar Rp2,01 triliun, dengan pagu anggaran Rp6,45 triliun.
KPU RI: Efisiensi sebesar Rp843,2 miliar, dengan pagu anggaran Rp3,06 triliun.
Bawaslu RI: Efisiensi sebesar Rp955 miliar, dengan pagu anggaran Rp2,41 triliun.
BKN: Efisiensi sebesar Rp195,1 miliar, dengan pagu anggaran Rp798,34 miliar.
LAN: Efisiensi sebesar Rp91,4 miliar, dengan pagu anggaran Rp328,48 miliar.
ANRI: Efisiensi sebesar Rp93,1 miliar, dengan pagu anggaran Rp293,79 miliar.
Ombudsman RI: Efisiensi sebesar Rp91,6 miliar, dengan pagu anggaran Rp255,59 miliar.
IKN: Efisiensi sebesar Rp1,15 triliun, dengan pagu anggaran Rp14,4 triliun.
Kemendagri: Efisiensi sebesar Rp2,17 triliun, dengan pagu anggaran Rp4,79 triliun.
DKPP: Efisiensi sebesar Rp34,05 miliar, dengan pagu anggaran Rp89,27 miliar.
BNPP: Efisiensi sebesar Rp128,7 miliar, dengan pagu anggaran Rp267,13 miliar.

Komisi III
Komisi Yudisial: Efisiensi sebesar Rp74,7 miliar, dengan pagu anggaran Rp184,52 miliar.
Mahkamah Agung (MA): Efisiensi sebesar Rp2,28 triliun, dengan pagu anggaran Rp12,68 triliun.
Mahkamah Konstitusi (MK): Efisiensi sebesar Rp226,1 miliar, dengan pagu anggaran Rp611,47 miliar.
Kejaksaan Agung: Efisiensi sebesar Rp5,43 miliar, dengan pagu anggaran Rp24,27 triliun.
Polri: Efisiensi sebesar Rp20,58 triliun, dengan pagu anggaran Rp126,62 triliun.
KPK: Efisiensi sebesar Rp201 miliar, dengan pagu anggaran Rp1,23 triliun.
PPATK: Efisiensi sebesar Rp109,8 miliar, dengan pagu anggaran Rp354,6 miliar.
BNN: Efisiensi sebesar Rp998,6 miliar, dengan pagu anggaran Rp2,45 triliun.

Komisi IV
Kementerian Pertanian: Efisiensi sebesar Rp10,28 triliun, dengan pagu anggaran Rp26,37 triliun.
Kementerian Kelautan dan Perikanan: Efisiensi sebesar Rp2,12 triliun, dengan pagu anggaran Rp6,22 triliun.
Kementerian Kehutanan: Efisiensi sebesar Rp1,21 triliun, dengan pagu anggaran Rp5,15 triliun.
Badan Karantina Indonesia: Efisiensi sebesar Rp395,88 miliar, dengan pagu anggaran Rp1,42 triliun.
Badan Pangan Nasional: Efisiensi sebesar Rp160,9 miliar, dengan pagu anggaran Rp329,95 miliar.

Komisi V
Kemen PU: Efisiensi sebesar Rp81,38 triliun, dengan pagu anggaran Rp110,95 triliun.
Kemenhub: Efisiensi sebesar Rp17,87 triliun, dengan pagu anggaran Rp31,45 triliun.
Kementerian PKP: Efisiensi sebesar Rp3,66 triliun, dengan pagu anggaran Rp5,27 triliun.
Kemendes: Efisiensi sebesar Rp1,03 triliun, dengan pagu anggaran Rp2,19 triliun.
Kementerian Transmigrasi: Efisiensi sebesar Rp47,39 miliar, dengan pagu anggaran Rp122,41 triliun.
BMKG: Efisiensi sebesar Rp1,42 triliun, dengan pagu anggaran Rp2,82 triliun.
BASARNAS: Efisiensi sebesar Rp486,09 miliar, dengan pagu anggaran Rp1,49 triliun.

Komisi VI
Kemenkop: Efisiensi sebesar Rp155,82 miliar, dengan pagu anggaran Rp473,31 miliar.
BP Batam: Efisiensi sebesar Rp744,8 miliar, dengan pagu anggaran Rp1,99 triliun.
BPKS: Efisiensi sebesar Rp27,4 miliar, dengan pagu anggaran Rp53,49 miliar.

Komisi VII
BSN: Efisiensi sebesar Rp79,60 miliar, dengan pagu anggaran Rp223,86 miliar.
TVRI: Efisiensi sebesar Rp455,7 miliar, dengan pagu anggaran Rp1,54 triliun.
RRI: Efisiensi sebesar Rp170,90 miliar, dengan pagu anggaran Rp1,07 triliun.
Kementerian UMKM: Efisiensi sebesar Rp242,90 miliar, dengan pagu anggaran Rp463,85 miliar.
Kementerian Pariwisata: Efisiensi sebesar Rp603,80 miliar, dengan pagu anggaran Rp1,48 triliun.

Komisi VIII
Kementerian Agama: Efisiensi sebesar Rp12,32 miliar, dengan pagu anggaran Rp78,55 triliun.
Kementerian Sosial: Efisiensi sebesar Rp970,00 miliar, dengan pagu anggaran Rp79,59 triliun.
Kemen PPPA: Efisiensi sebesar Rp146,89 miliar, dengan pagu anggaran Rp300,65 miliar.
BNPB: Efisiensi sebesar Rp470,90 miliar, dengan pagu anggaran Rp1,43 triliun.
Badan Penyelenggara Haji: Efisiensi sebesar Rp71,11 miliar, dengan pagu anggaran Rp179,74 miliar.
BPJPH: Efisiensi sebesar Rp191,06 miliar, dengan pagu anggaran Rp436,81 miliar.

Komisi IX
Badan Gizi Nasional: Penghematan sebesar Rp200,20 miliar, dengan pagu anggaran Rp71 triliun.

Komisi X
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah: Efisiensi sebesar Rp7,27 triliun, dengan pagu anggaran Rp26,27 triliun.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi: Efisiensi sebesar Rp6,78 triliun, dengan pagu anggaran Rp49,82 triliun.
Kementerian Kebudayaan: Efisiensi sebesar Rp1,09 triliun, dengan pagu anggaran Rp1,27 triliun.
Perpusnas: Efisiensi sebesar Rp278,85 miliar, dengan pagu anggaran Rp441,82 miliar.
BRIN: Efisiensi sebesar Rp1,42 triliun, dengan pagu anggaran Rp4,41 triliun.
BPS: Efisiensi sebesar Rp1,59 triliun, dengan pagu anggaran Rp4,11 triliun.

Komisi XI
BPKP: Efisiensi sebesar Rp471,49 miliar, dengan pagu anggaran Rp1,81 triliun.
Bappenas: Efisiensi sebesar Rp1 triliun, dengan pagu anggaran Rp968,05 miliar.
LKPP: Efisiensi sebesar Rp49,6 miliar, dengan pagu anggaran Rp117,11 miliar.
Kementerian Keuangan: Efisiensi sebesar Rp8,99 triliun, dengan pagu anggaran Rp44,20 triliun.

Komisi XII
Kementerian ESDM: Efisiensi sebesar Rp1,65 triliun, dengan pagu anggaran Rp3,90 miliar.
Kementerian LH: Efisiensi sebesar Rp325,17 miliar, dengan pagu anggaran Rp754,60 miliar.
Kementerian Investasi/BKPM: Efisiensi sebesar Rp271,20 miliar, dengan pagu anggaran Rp410,68 miliar.
BIG: Efisiensi sebesar Rp143 miliar, dengan pagu anggaran Rp209,28 miliar.
BAPETEN: Efisiensi sebesar Rp47,7 miliar, dengan pagu anggaran Rp109,02 miliar.

Komisi XIII
Kementerian Hukum: Efisiensi sebesar Rp1,67 triliun, dengan pagu anggaran Rp3,38 triliun.
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan: Efisiensi sebesar Rp4,49 triliun, dengan pagu anggaran Rp11,46 triliun.
Kementerian HAM: Efisiensi sebesar Rp60,47 miliar, dengan pagu anggaran Rp113,84 miliar.
Kementerian Sekretariat Negara: Efisiensi sebesar Rp517,58 miliar, dengan pagu anggaran Rp2,38 triliun.
Komnas HAM dan Perempuan: Efisiensi sebesar Rp59,95 miliar, dengan pagu anggaran Rp100,57 miliar.
LPSK: Efisiensi sebesar Rp144,5 miliar, dengan pagu anggaran Rp122,27 miliar.
BNPT: Efisiensi sebesar Rp153,41 miliar, dengan pagu anggaran Rp275,14 miliar.
BPIP: Efisiensi sebesar Rp191,60 miliar, dengan pagu anggaran Rp182,82 miliar.
Setjen DPD: Efisiensi sebesar Rp422,55 miliar, dengan pagu anggaran Rp881,10 miliar.
Setjen MPR: Efisiensi sebesar Rp224,31 miliar, dengan pagu anggaran Rp744,88 miliar. (spy/sumber:RRI)