Beranda blog Halaman 52

SI MAPAN Menjawab Aspirasi Masyarakat Dengan Sistem Terintegrasi 

0
SI MAPAN Menjawab Aspirasi Masyarakat Dengan Sistem Terintegrasi 

Link, Banjarbaru – Bersamaan pelaksanaan rapat koordinasi (rakor) pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) awal pekan lalu, dilakukan peluncuran aplikasi Smart Parliament System (SI MAPAN). Di hadapan peserta rakor dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, Sirajoni, Sekretaris DPRD Kota Banjarbaru, Arnawaty Sufiatin memaparkan konsep aplikasi ini.

Dikatakan Arnawaty, SI MAPAN merupakan bagian dari agenda penguatan pelayanan publik melalui transformasi digital di lingkungan pemerintah kota, sehingga lebih cepat, mudah dan semakin baik.

Menurutnya, mekanisme penyampaian aspirasi masih menghadapi sejumlah kendala, karena tingkat pemahaman masyarakat terhadap prosedur resmi masih tergolong rendah.

Di sisi lain, aspirasi yang masuk secara formal belum mencapai target yang diharapkan. Selain itu, belum tersedia portal digital khusus aspirasi, sehingga proses dokumentasi dan pengawasan tindak lanjut sering tidak optimal.

“Kami meluncurkan aplikasi SI MAPAN yang telah dirancang untuk menjawab berbagai permasalahan dan aspirasi masyarakat melalui sistem yang lebih terintegrasi, mudah diakses, dan transparan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dipaparkan dia, SI MAPAN adalah platform digital yang memungkinkan masyarakat menyampaikan aspirasi secara daring, memantau status penanganannya, serta memberikan penilaian terhadap layanan itu

Bagi pengelola, sistem menyediakan fitur administrasi memperbarui status aspirasi, memonitor data real time, dan menghasilkan laporan otomatis yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan penyusunan kebijakan.

“Melalui integrasi lewat aplikasi itu, proses pelayanan aspirasi ditargetkan menjadi lebih cepat, terukur, dan akuntabel sehingga layanan kepada masyarakat semakin cepat, tepat dan lebih efisien,” kata Arnawaty. (wahyu)

Wagub Kalsel Hadiri Peringatan Hari Jadi ke-60 Tapin, Apresiasi Capaian Pembangunan dan Pelayanan Publik

0
Wagub Kalsel Hadiri Peringatan Hari Jadi ke-60 Tapin, Apresiasi Capaian Pembangunan dan Pelayanan Publik

Link, Rantau – Peringatan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tapin berlangsung khidmat dan penuh suka cita di halaman Kantor Bupati Tapin, Rantau, Minggu (30/11/2025).

Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin diwakili oleh Wakil Gubernur Hasniryadi Sulaiman, menyampaikan sambutan resmi sekaligus ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Tapin.

Hasniryadi menyampaikan rasa syukur atas nikmat silaturahmi dan kesempatan bersama merayakan hari bersejarah bagi Kabupaten Tapin.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf Gubernur Muhidin beserta Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, yang berhalangan hadir karena tengah melaksanakan tugas di Jakarta.

“Beliau menugaskan ulun untuk mewakili, menyampaikan salam hormat, salam sehat, serta salam sukses. Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kami mengucapkan selamat Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tapin yang kita cintai,” ucap Hasniryadi.

Ia mengapresiasi kontribusi para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pemerintah daerah, serta seluruh warga Tapin yang selama ini bekerja bersama membangun daerah dengan penuh dedikasi.

“Seiring tema hari jadi ke-60 ‘Maju Banuanya, Baiman Warganya’, kami sampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih. Salah satu yang sangat membanggakan adalah peningkatan kualitas layanan publik dan keberhasilan dalam penanganan stunting,” ujarnya.

Hasniryadi juga menekankan pentingnya penguatan inovasi di desa dan kecamatan, serta mendorong tumbuhnya sektor UMKM sebagai motor pergerakan ekonomi daerah. Tapin, menurutnya, memiliki modal kuat untuk terus berkembang menjadi wilayah produktif dan berdaya saing tinggi.

“Ke depan, kita ingin melihat Tapin semakin makmur, warganya sejahtera, anak-anak tumbuh sehat dan berprestasi. Semoga kesejahteraan tidak hanya dirasakan di kota, tetapi juga menjangkau seluruh pelosok desa. Kita juga berharap lingkungan tetap terjaga untuk generasi selanjutnya,” ungkapnya.

Wakil Gubernur kembali mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Tapin yang ke-60 seraya memanjatkan doa agar Tapin terus menjadi daerah yang rukun, maju, solid, dan penuh keberkahan.

“Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa membimbing langkah kita dalam membangun Tapin tercinta. Amin Allahumma Amin,” tutupnya.

BNPB: Korban Jiwa Banjir dan Longsor di Sumut, Sumbar, dan Aceh Capai 442 Orang, Ratusan Masih Hilang

0
BNPB: Korban Jiwa Banjir dan Longsor di Sumut, Sumbar, dan Aceh Capai 442 Orang, Ratusan Masih Hilang
Kondisi banjir yang mlanda sejumlah titik di Kota Padang, salah satunya dikomplek Arai Pinang, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (14/7/2023). (ANTARA/HO-BNPB)

Link, Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto mengatakan memasuki hari keempat penanganan banjir dan longsor di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh, total korban jiwa sebanyak 442, Minggu (30/11/2025).

Dilansir dari bisnis.com, penambahan jumlah korban setelah Satuan Tugas Gabungan dari TNI, Polri, BNPB, dan personel lainnya melakukan penyisiran di tiga provinsi tersebut.

“Jadi korban jiwa untuk Sumatra Utara 217 jiwa yang meninggal dunia. Kemudian 209 yang masih hilang,” kata Suharyanto dilansir akun YouTube @BNPB, Minggu (30/11/2025).

Dia menyebut, korban terbanyak berada di Tapanuli Selatan. Sedangkan sisanya di Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, dan Humbang Hasundutan.

Dia juga melaporkan, pengungsi juga turut bertambah menjadi 3.600 jiwa di Tapanuli Utara. Lalu di Tapanuli Selatan sebanyak 4.661 jiwa yang mengungsi, Sibolga sebanyak 4.456 jiwa, Humbang Hasundutan sebanyak 2.200 jiwa, dan Mandailing Natal 1.378 jiwa.

Dari segi akses transportasi, jalur Tarutung-Sibolga masih proses normalisasi dan baru berhasil ditembus sepanjang 40 km. Suharyanto menyampaikan masih ada warga yang terjebak di antara jalan Sibolga ke Tapanuli Tengah, di mana mereka mengungsi di area tersebut.

Lalu jalan Tarutung-Tapanuli Utara masih lumpuh, di mana personel gabungan membawa logistik ke titik-titik itu. Jalur Mandailing Natal berangsur pulih. Tapanuli Utara ke Tapanuli Tengah hanya bisa diakses melalui jalur udara.

Lalu, Bandara Pinangsori sudah dapat diakses jalur darat sehingga pendistribusian logistik ke Tapanuli Tengah bisa menggunakan jalur udara dan darat. Tapanuli Tengah ke Sibolga sudah bisa ditembus.

Suharyanto menjelaskan bahwa korban jiwa di Aceh menjadi 96 orang, dan 75 masih dinyatakan hilang. Korban jiwa terdampak di 11 kabupaten dan kota.

Dia merincikan jalur transportasi yang masih lumpuh adalah Sumatra Utara-Aceh Tamiang, Banda Aceh-Lhokseumawe, Aceh Utara-Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Bener Meriah, Subusalam, Singkil, dan Aceh Selatan.

Namun, akses komunikasi di Bener Meriah telah lancar, begitupun Aceh Timur, dan Langsa.

Suharyanto menyampaikan bahwa korban Jiwa di Sumatra Barat mencapai 129 orang, 118 masih hilang, dan 16 luka-luka. Wilayah Padang Pariaman juga telah pulih dan banyak warga yang berangsur angsur mengunjungi rumahnya.

Di Agam, katanya, korban jiwa menjadi 87, sedangkan 76 masih dinyatakan hilang. Terdapat 8 kabupaten/kota yang terdampak dan masih menjadi fokus utama.

Jalur Kota Padang Panjang dan Secincin masih putus. Dia mengatakan akses dari Jakarta ke Sumatra Barat menggunakan jalur darat masih bisa diakses.

Adapun sampai saat ini Satgas Gabungan masih mendistribusikan kebutuhan pokok mulai dari makanan, minuman, selimut, tenda keluarga dan tenda pengungsian. Selain itu, sejumlah lokasi telah dipasangi Starlink untuk mempermudah komunikasi. Proses penyaluran akan terus bertambah setiap harinya yang didominasi dari jalur udara.

BMKG Prediksi Curah Hujan 200–400 mm di Kalimantan Selatan pada Desember 2025, Warga Diminta Waspada

0
BMKG Prediksi Curah Hujan 200–400 mm di Kalimantan Selatan pada Desember 2025, Warga Diminta Waspada

Link, Banjarbau – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas I Kalimantan Selatan merilis prediksi curah hujan untuk bulan Desember 2025. Berdasarkan laporan tersebut, mayoritas wilayah Kalimantan Selatan diperkirakan akan berada pada kisaran curah hujan 200–400 milimeter, dengan intensitas hujan tergolong menengah hingga tinggi.

Kepala Stasiun Klimatologi Kalimantan Selatan, Klaus Johannes Apoh Damanik, menyampaikan bahwa masyarakat dan pemerintah daerah perlu tetap waspada menghadapi periode hujan akhir tahun.

“Berdasarkan analisis klimatologis, curah hujan pada Desember 2025 di Kalimantan Selatan diprediksi berada pada kisaran 200 hingga 400 milimeter. Sebagian daerah lainnya juga berpotensi menerima hujan dengan intensitas lebih rendah di rentang 150–200 milimeter,” ujarnya melalui informasi yang disebar kepada masyarakat Kalsel, Sabtu (29/11/2025).

Dalam ringkasan tersebut, sejumlah daerah di Kalimantan Selatan diproyeksikan menerima curah hujan 150–200 mm, termasuk beberapa wilayah di Kabupaten Kotabaru, Tanah Bumbu, dan Tanah Laut. Sementara itu, wilayah dengan potensi hujan lebih tinggi antara 200–300 mm hingga 300–400 mm mencakup sebagian besar Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan seperti Balangan, Banjar, Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Tabalong, Tanah Bumbu, Tanah Laut, Tapin, serta seluruh wilayah Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin.

BMKG menyampaikan bahwa karakteristik hujan pada bulan Desember diprediksi berada dalam kategori Normal (85–115%) hampir di seluruh wilayah Kalimantan Selatan. Artinya, tingkat curah hujan diperkirakan akan berlangsung sesuai pola iklim pada umumnya tanpa indikasi anomali signifikan.

Dijelaskan, hampir seluruh kabupaten/kota berada pada kategori sifat hujan Normal, sehingga aktivitas hujan diperkirakan berjalan sesuai pola klimatologinya. Namun, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan, terutama di daerah yang secara historis rawan banjir dan longsor.

“Kami mendorong koordinasi lintas sektor baik pemerintah daerah maupun masyarakat untuk memperkuat mitigasi. Langkah antisipatif dini akan sangat membantu meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi di puncak musim hujan,” katanya.

Menjelang memasuki curah hujan intensif, BMKG merekomendasikan agar penguatan mitigasi banjir dan antisipasi genangan di wilayah padat permukiman. Pemeriksaan sistem drainase dan aliran sungai secara berkala.

Kewaspadaan warga di area rawan longsor dan bantaran sungai, dan koordinasi aktif pemerintah daerah dengan masyarakat dan relawan kebencanaan.

BNPB Perintahkan Operasi SAR 24 Jam di Sumut, Sumbar, dan Aceh

0
BNPB Perintahkan Operasi SAR 24 Jam di Sumut, Sumbar, dan Aceh
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.

Link, Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto memerintahkan agar operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban banjir dan longsor di tiga provinsi yakni Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Aceh dilakukan selama 24 jam.

Suharyanto mengatakan operasi SAR ini akan dipimpin oleh Basarnas dan dibantu oleh TNI, Polri, dan relawan. Dia juga memerintahkan jajarannya untuk fokus pada percepatan penanganan darurat bencana di Sumut, Sumbar dan Aceh.

Perintah percepatan penanganan bencana ini disampaikan Suharyanto seiring dengan cuaca di wilayah terdampak saat ini mulai membaik.

Dia pun menginstruksikan kepada jajaran untuk memprioritaskan tiga hal antara lain, operasi pencarian dan penyelamatan korban hilang, pemulihan akses komunikasi, dan pendistribusian logistik kepada warga terdampak.

Operasi pencarian dan pertolongan area Sumatra Utara difokuskan ke wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Di Sibolga, tiga orang masih dalam pencarian, sedangkan di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan beberapa orang dilaporkan masih hilang.

“Berjalan pararel bersama operasi SAR, pendistribusian logistik juga akan didorong khususnya ke wilayah yang masih terisolir seperti di wilayah Tapanuli Tengah. Helikopter MI-17 dan dua helikopter lainnya disiagakan untuk mendistribusikan bantuan logistik peralatan dan permakanan di tempat-tempat terpencil,” ujar Haryanto saat memimpin rapat koordinasi di Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Sabtu (29/11/2025) sebagaimana dilansir bisnis.com.

Dia mengatakan proses distribusi bantuan ke Sibolga saat ini masih mengalami kendala, karena jalan akses menuju daerah tersebut masih tidak bisa dilalui akibat beberapa titik jalanan masih tertimbun material longsor.

“Percepatan pendistribusian bantuan logistik ke Sibolga akan dikoordinasikan untuk dilakukan melalui jalur laut atau Pelabuhan Jago-jago dengan pengerahan kapal dari TNI Angkatan Laut,” ujarnya.

Guna pemulihan akses komunikasi, BNPB juga telah mendistribusikan unit-unit starlink ke kabupaten kota terdampak antara lain Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan.

Suharyanto juga memastikan upaya percepatan penanganan darurat bencana di Aceh. Sejak Kamis (27/11), tim BNPB yang dipimpin oleh Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Jarwansyah telah tiba di Bumi Serambi Mekah untuk mengkoordinasikan upaya penanganan darurat.

Berdasarkan laporan tim BNPB Aceh, akses darat di lima kabupaten seperti Aceh Tenggara, Gayo Luwes, Aceh Besar, Aceh Barat, dan Pidie Jaya sudah dapat diakses kembali mulai tadi malam. Distribusi logistik langsung dilaksanakan. Bantuan permakanan, sembako, dan kain sarung mulai dibagikan kepada masyarakat terdampak.

Untuk wilayah yang belum dapat dijangkau melalui akses darat seperti di Aceh Tengah, Aceh Tamiang, Langsa, dan Aceh Timur, BNPB mengerahkan satu pesawat carravan dan enam helikopter yang terdiri dari tiga helikopter TNI (AD, AU, dan AL) serta 3 helikopter BNPB untuk pendistribusian logistik melalui jalur udara. Selain helikopter, BNPB juga menyiagakan kapal cepat untuk pengangkutan logistik khususnya di wilayah Lhokseumawe.

Pemerintah mengupayakan pemulihan komunikasi yang terganggu akibat banjir dan longsor ini dengan mengalokasikan 28 unit starlink dan 33 genset. Paralel dilakukan pembukaan empat dapur umum di bawah koordinasi Kemensos dan penanganan kelangkaan BBM dengan Pertamina.

Sementara itu, BNPB melaporkan bencana banjir yang menerjang Provinsi Sumatra Utara, Aceh dan Sumatra Barat telah menimbulkan ratusan korban jiwa.

Suharyanto mengatakan bahwa jumlah korban jiwa mencapai 174 orang. Kemudian, 79 orang masih hilang dan 12 orang mengalami luka-luka akibat bencana banjir di ketiga provinsi tersebut.

Adapun, Provinsi Sumut tercatat sebagai daerah yang mengalami dampak bencana paling parah. Jumlah korban jiwa dari provinsi tersebut mencapai 116 korban.

Kemudian, Provinsi Sumbar mencatat jumlah korban jiwa mencapai 23 orang, dan Provinsi Aceh mencapai 35 orang yang meninggal dunia.

Komdigi Pulihkan 707 Menara BTS dalam 24 Jam di Tiga Provinsi Terdampak Banjir

0
Komdigi Pulihkan 707 Menara BTS dalam 24 Jam di Tiga Provinsi Terdampak Banjir

Link, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melaporkan sebanyak 707 menara BTS berhasil dipulihkan dalam 24 jam terakhir di wilayah terdampak banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Hingga Sabtu (29/11/2025) pukul 00.00 WIB, sebanyak 707 menara telah kembali beroperasi normal dari sebelumnya 2.463 menara yang mengalami gangguan pada Jumat (28/11/2025),” tulis Komdigi dikutip dari laman resmi pada Minggu (30/11/2025) sebagaimana dilansir bisnisi.com

Dengan pulihnya ratusan menara tersebut, warga di sejumlah kecamatan mulai kembali dapat berkomunikasi dengan keluarga. Dari total BTS yang sudah berfungsi normal, 564 berada di Provinsi Aceh, 112 di Sumatra Utara, dan 31 di Sumatra Barat.

Sebelumnya, terdapat 2.463 menara yang mengalami gangguan akibat banjir. Saat ini, 1.756 menara masih dalam proses perbaikan.

Menara yang masih terdampak tersebar di Aceh sebanyak 975 dari 3.414 menara, Sumatra Utara sebanyak 707 dari 9.612 menara, dan Sumatra Barat sebanyak 74 dari 3.739 menara.

Komdigi menyampaikan bahwa koordinasi intensif dengan operator seluler terus berlangsung untuk mempercepat pemulihan layanan, terutama di titik-titik yang terdampak banjir dan longsor.

Di Sumatra Utara, jalur Rantau–Padang Sidempuan serta Sibolga–Barus–Manduamas telah kembali tersambung setelah sebelumnya terputus akibat longsor.

Sementara itu, di Aceh, jalur backbone Banda Aceh–Bireun dan Samalanga juga telah berhasil dipulihkan.

Pemprov Kalsel Apresiasi Sinergi dengan BI, Ungkap Capaian Ekonomi Strategis Sepanjang 2025

0
Pemprov Kalsel Apresiasi Sinergi dengan BI, Ungkap Capaian Ekonomi Strategis Sepanjang 2025

Link, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan apresiasi atas sinergi strategis bersama Bank Indonesia serta seluruh mitra kerja yang berkontribusi menjaga stabilitas ekonomi daerah sepanjang tahun 2025.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin yang diwakili oleh Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), Subhan Noor Yaumil pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 di salah satu hotel di Banjarmasin, Jumat (28/11/2025) malam.

“Antara Pemerintah Daerah, Bank Indonesia dan seluruh mitra kerja, kita tetap optimistis mampu menjaga kestabilan perekonomian Kalimantan Selatan. Berbagai hasil positif di tahun 2025 merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi bersama,” ujarnya.

Disampaikan bahwa kekuatan kolaborasi antara BI, pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan menjadi fondasi penting dalam pemulihan dan penguatan ekonomi daerah.

Sinergi ini mendorong Kalimantan Selatan mampu menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi di tengah dinamika nasional maupun global.

Gubernur Muhidin dalam sambutannya menyampaikan sejumlah capaian strategis yang berhasil diraih Kalimantan Selatan sepanjang tahun 2025, di antaranya:

Kalimantan Selatan meraih Peringkat Pertama Nasional Indeks Ketahanan Pangan (IKT) 2025 dengan skor 81,98% (10 September 2025).

Keberhasilan ini didorong penguatan ketersediaan pangan, stabilitas harga, serta penanganan wilayah rawan pangan.

Provinsi Kalimantan Selatan dan Kota Banjarmasin masuk nominasi TPID Terbaik tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Kalimantan.

Capaian ini menunjukkan efektivitas inovasi pengendalian inflasi melalui BUMD pangan, kerja sama rantai pasok, program jangkau harga, serta konsistensi tindak lanjut hasil koordinasi TPID.

Di bidang industrialisasi daerah, Kalsel berhasil masuk nominasi BI Award kategori Pemerintah Provinsi Penggerak Ekonomi Digital Terbaik.

Sementara Kota Banjarmasin tercatat sebagai nominasi Championship TP2D terbaik tingkat kabupaten/kota di Kalimantan, menandakan kuatnya sinergi daerah dalam akselerasi ekonomi digital.

Selain itu, pemerintah daerah turut mendorong perluasan transaksi non-tunai serta digitalisasi pengelolaan keuangan daerah untuk meningkatkan transparansi dan pendapatan asli daerah (PAD).

Gubernur juga menegaskan fokus pembangunan jangka menengah menuju target pertumbuhan ekonomi 8,1% pada 2029, serta menjadikan Kalimantan Selatan sebagai gerbang logistik Kalimantan yang berperan dalam visi Indonesia Emas 2045.

Pengembangan sumber pertumbuhan baru melalui hilirisasi sumber daya alam, UMKM, perdagangan, serta percepatan sektor pariwisata – khususnya Geopark Meratus – menjadi prioritas investasi daerah ke depan. Hilirisasi batu bara dan kelapa sawit juga terus diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah ekspor sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

“Dengan dukungan investasi dan kolaborasi yang kuat antara Pemprov Kalsel dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia, kita optimistis mampu membangun pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya

Banua Criterium Challenge 2025 Diikuti 150 Peserta, Dispora Kalsel Targetkan Jadi Event Nasional

0
Banua Criterium Challenge 2025 Diikuti 150 Peserta, Dispora Kalsel Targetkan Jadi Event Nasional

Link, Banjarbaru – Sebanyak 150 peserta dari berbagai daerah mengikuti ajang balap sepeda Banua Criterium Challenge 2025 yang digelar Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan di kawasan Perkantoran Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Sabtu (29/11/2025).

Pelepasan peserta ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel Perbiadin Hapiz, yang diwakili Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel, Budiono, didampingi Kasi Pengembangan Olahraga Rekreasi, Tradisional, dan Layanan Khusus, Rijal Hamid.

Ajang Banua Criterium Challenge 2025 mempertandingkan lima kategori, yaitu Youth, Junior, Women Open, Master A, dan Master B. Para peserta tidak hanya berasal dari kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, namun juga pebalap dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah turut ambil bagian.

Budiono menyampaikan bahwa antusias peserta sangat tinggi dan pelaksanaan criterium di lokasi ini merupakan kali pertama dilakukan secara resmi.

“Ya, hari ini kita di Dispora Provinsi Kalimantan Selatan bersama komunitas sepeda Kalsel, ISSI Kalsel, dan FTI Kalsel melaksanakan Banua Criterium Challenge 2025. Pesertanya sangat antusias, hampir seluruh kabupaten/kota ikut, termasuk dari provinsi lain, seperti Kaltim dan Kalteng,” ujarnya.

Ia menyebutkan, meski event ini berskala lokal, namun kehadiran berbagai daerah menambah kesan kompetisi tingkat nasional.

“Padahal ini event lokal saja, tapi rasanya nasional, karena ada beberapa provinsi ikut serta. Tadi sudah dilepas kategori Youth dan Junior, setelah ini Women Open, Master A, Master B. Mudah-mudahan sebelum jam 12 semua selesai,” tutur Budiono.

Budiono menjelaskan, pelaksanaan criterium di area Kantor Gubernur Kalsel merupakan yang pertama, setelah sebelumnya hanya berupa latihan bersama di lokasi berbeda.

“Untuk criterium ini perdana ya di lokasi ini. Jalannya sangat mulus, jaraknya bisa dilihat langsung, sehingga penonton bisa menyaksikan bagaimana determinasi para atlet dalam perlombaan ini,” ungkapnya.

Tingginya minat peserta dan antusias penonton disebut menjadi modal penting untuk peningkatan kualitas penyelenggaraan di masa mendatang.

“Animo peserta luar biasa. Ke depan harapannya dapat ditingkatkan lagi. Kalau bisa menjadi event nasional, open tournament. Kita bisa mengundang beberapa provinsi atau bahkan atlet nasional,” tuturnya.

Melalui penyelenggaraan event ini, Budiono menegaskan komitmen Dispora Kalsel untuk terus membina prestasi olahraga sepeda.

“Dispora akan selalu memfasilitasi. Insya Allah dengan dukungan kebijakan Pemerintah Provinsi, peningkatan pembudayaan dan prestasi olahraga akan terus kita dorong. Ini menjadi bagian dari rencana pembinaan olahraga sepeda di Kalsel,” tegasnya.

Banua Criterium Challenge 2025 diharapkan mampu menjadi agenda rutin dan berkembang menjadi turnamen berskala nasional yang dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Banua

Wamenkes: Pasien Gawat Darurat Wajib Ditangani Tanpa Rujukan, Penolakan adalah Pelanggaran

0
Wamenkes: Pasien Gawat Darurat Wajib Ditangani Tanpa Rujukan, Penolakan adalah Pelanggaran
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus. (Foto: Humas Kemenkes)

Link, Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa pasien dalam kondisi gawat darurat tetap berhak mendapatkan pelayanan medis tanpa harus menunjukkan surat rujukan. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus.

“Kalau itu kasus emergensi, di mana pun di Indonesia wajib ditolong dan tidak perlu rujukan. Kalau masih ada yang menolak, itu jelas pelanggaran,” kata Benjamin Paulus dalam keterangannya, Sabtu (29/11/2025).

Benjamin menegaskan setiap rumah sakit wajib memberikan penanganan segera kepada pasien dalam kondisi darurat tanpa melihat status kepesertaan wilayah BPJS Kesehatan. Menurutnya, penolakan terhadap pasien gawat darurat merupakan pelanggaran terhadap aturan pelayanan kesehatan.

“Kasus di luar kategori emergensi memang memerlukan prosedur rujukan sesuai ketentuan. Namun kalau dalam kondisi mengancam nyawa, penanganan medis harus menjadi prioritas utama,” ucap Benjamin.

Sementara, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa pemenuhan layanan kesehatan merupakan kewajiban negara. Hal ini juga telah dijamin secara tegas di dalam Undang-Undang Dasar.

“Undang-undang sudah jelas, setiap warga negara berhak mendapatkan layanan kesehatan. Itu adalah kewajiban negara untuk memenuhinya,” kata Budi Gunadi Sadikin.

Menurutnya, setiap warga negara tanpa terkecuali berhak memperoleh pelayanan kesehatan, termasuk masyarakat di wilayah Papua. Menkes menjelaskan, kewajiban tersebut dijalankan pemerintah melalui penugasan kepada Kementerian Kesehatan sebagai pelaksana amanah konstitusi.

Dalam kesempatan itu, Menkes menyoroti capaian Universal Health Coverage (UHC) Indonesia yang kerap diklaim telah mencapai lebih dari 90 persen. Namun berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) capaian UHC Indonesia tercatat sekitar 57 persen.

“Kalau menurut kita UHC sudah 90 persen lebih, tapi menurut WHO baru 57 persen. Ini karena definisi universal health coverage kita berbeda dengan definisi WHO,” ucap Menkes.

Pemerintah Kerahkan 11 Helikopter untuk Percepat Distribusi Bantuan ke Daerah Terdampak Bencana

0
Pemerintah Kerahkan 11 Helikopter untuk Percepat Distribusi Bantuan ke Daerah Terdampak Bencana

Link, Jakarta – Pemerintah terus memperkuat upaya percepatan penanganan bencana di wilayah terdampak melalui dukungan sarana udara berskala besar. Sebanyak 11 helikopter telah dikerahkan dari Jakarta menuju wilayah terdampak.

“Sampai dengan hari ini, pemerintah telah mengirimkan total 11 helikopter TNI dan Basarnas dari Jakarta ke lokasi daerah terdampak bencana,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/11/2025).

Seskab mengungkapkan bahwa sebanyak sembilan helikopter telah berada di lokasi sejak 26 November 2025. Helikopter tersebut secara simultan menjalankan operasi distribusi bantuan serta pemantauan dampak bencana.

“Sembilan helikopter sudah berada di lokasi sejak tanggal 26 November 2025 dan dua helikopter tambahan telah terbang ke Aceh dari Jakarta pagi ini,” katanya.

Seluruh helikopter tersebut difokuskan untuk operasi distribusi logistik secara terus-menerus, terutama menuju daerah-daerah terdalam dan kawasan yang akses daratnya terputus. Seluruh operasi udara dilakukan dengan mengutamakan faktor keselamatan dan kondisi cuaca sebagai pertimbangan utama.

“Helikopter-helikopter ini terbang di lokasi sekitar bencana untuk terus-menerus mendistribusikan logistik, terutama di daerah terdalam serta di daerah yang jalur daratnya terputus. Serta terus memperhatikan faktor cuaca sebagai pertimbangan utama dalam upaya penanganan bencana ini,” tandas Seskab. (BPMI Setpres)