Beranda blog Halaman 530

Ancaman Kekeringan Membuat Petani Khawatir Gagal Tanam

0
ancaman kekeringan
Meski petani tetap menanam kembali bibit padi namun ancaman kekeringan sudah didepan mata.

Link, Martapura – Setelah petani mengalami gagal tanah beberapa bulan lalu, kini petani mengawatirkan hal yang sama. Jika sebelumnya gagal tanam lantaran banjir, kali ini justru sebaliknya ancaman kekeringan sudah mulai terasa seperti yang dialami Poktan di Desa Melayu Tengah, Kecamatan Martapura Timur.

“Menanam benih padi ditengah cuaca panas saat ini memiliki resiko gagal tanam akibat kekeringan. Jika benih padi bantuan dari dinas ini tidak ditanam, takutnya kami petani yang disalahkan,” keluh Ketua Poktan Desa Melayu Tengah, Ghazali Saleh pada 20 Agustus 2024 kemarin.

Rasa kebingungan Ghazali pun semakin menyelimuti. Sebab, jika benih padi tidak segera dilakukan penanaman, maka dirinya tak dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarganya.

“Mau tidak mau saya harus menanam benih ini, walaupun ancaman kekeringan sudah didepan mata,” akunya yang nampak pasrah.

Menanggapi permasalahan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar Warsita mengungkapkan, bahwa bantuan benih padi yang disalurkan tersebut merupakan bibit unggul,

“Cuma tiga bulan sudah bisa dipanen, dan bibit ini cocok ditanam pada musim seperti saat ini,” ujarnya.

Sedangkan terkait keluhan para petani mengenai kondisi lahan pertanian yang mulai mengering, lanjut Warsita menjelaskan, Dinas Pertanian Kabupaten Banjar sudah mengusulkan sebanyak 173 mesin pompa air ke pemerintah pusat.

“Jadi tidak hanya lahan pertanian yang dekat dengan sumber air saja. Namun, untuk lahan pertanian yang jauh dari sumber mata air juga kami usulkan untuk bantuan khusus mesin pompa air dalam,” ucapnya.

Dikonfirmasi melalui pesan singkat via WhatsApp pada Rabu (21/8/2024). Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Dinas Pertanian Kabupaten Banjar Imelda Rosanty memastikan bantuan benih padi tersebut tiba saat kondisi cuaca masih sering hujan, dan sebagian lahan pertanian masih tergenang. Bukan pada saat kemarau.

“Untuk solusi jangka pendeknya, kalau ada sumber air bisa dilakukan pengairan dengan mesin pompa air. Jika petani tidak memiliki mesin pompa air, Dinas Pertanian Kabupaten Banjar atau Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) siap memfasilitasinya dengan meminjamkan mesin pompa air,” tutupnya. (zainuddin/BBAM)

Jokowi Apresiasi Kerja Keras KPU Dalam Melaksanakan Pemilu

0
kerja keras KPU sukseskan pemilu
Presiden Joko Widodo menghadiri Rapat Konsolidasi Nasional dalam rangka Kesiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024, yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada Selasa, 20 Agustus 2024. Foto: BPMI Setpres/Rusman

Link, Jakarta – Presiden Jokowi mengapresiasi kerja keras Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang berhasil menyelenggarakan Pemilu 2024 dengan sukses.

“Saya menyampaikan penghargaan, sangat menghargai, sangat menghormati kerja keras KPU dari pusat sampai daerah yang telah sukses berhasil menyelenggarakan seluruh tahapan pilpres dan pemilu legislatif di tahun 2024 secara aman, tertib, dan lancar,” ujar Jokowi saat menghadiri Rapat Konsolidasi Nasional dalam rangka Kesiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024, yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada Selasa, 20 Agustus 2024.

Jokowi mengakui tantangan besar yang dihadapi dalam penyelenggaraan pemilu serentak terbesar dalam sejarah Indonesia. Meski baru saja menyelesaikan tugas besar tersebut, KPU harus segera bersiap menghadapi Pilkada serentak di 508 kabupaten/kota dan 37 provinsi.

“Ada sebanyak 203 juta pemilih di daftar pemilih sementara atau tepatnya 203.920.554 pemilih,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Jokowi menekankan pentingnya belajar dari berbagai masalah yang muncul pada Pemilu sebelumnya. Mulai dari pendaftaran pemilih yang tidak akurat, masalah distribusi logistik, hingga gangguan pada proses penghitungan suara.

“Saya hanya ingin menekankan, masalah-masalah di masa lalu jangan sampai terulang lagi,” tegasnya.

Selain itu, Dia juga menyoroti pentingnya pengawasan dan transparansi dalam proses pemilihan. Hal tersebut penting untuk mencegah kecurangan dan penegakan hukum dalam proses pemilu.

Presiden Jokowi pun mengajak seluruh elemen penyelenggara pemilu untuk bekerja sama demi kesuksesan Pilkada 2024. Melalui persiapan yang matang dan kerja keras, Presiden optimis bahwa pilkada serentak pertama yang akan diikuti oleh lebih dari 203 juta pemilih ini dapat berlangsung dengan sukses dan membawa legitimasi yang kuat dari masyarakat.

“KPU adalah pengawal utama kualitas demokrasi elektoral, jadi tolong laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, dengan penuh dedikasi, dengan seluruh kehormatan dan integritas,” tuturnya. (spy)

Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara Sasar 1000 Wanita Usia Subur

0

Link, Banjarmasin – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara, dibuka oleh Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Hj Raudatul Jannah, di Mahligai Pancasila pada Rabu (21/8).

“Saya mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak baik pemerintah, organisasi, dokter, narasumber dan semua pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar,” sampai Acil Odah.

Acil Odah juga mengungkapkan bahwa, tindakan pemeriksaan dini yang merupakan tindakan preventif atau pencegahan ini lebih efektif dan efisien dalam usaha mengurangi atau menurunkan angka penderita kanker.

“Tanpa mengesampingkan kuratif dan rehabilitatif (pengobatan dan pemulihan), tujuan dari kegiatan ini selain untuk bersilaturahmi, adalah juga untuk meningkatkan kualitas hidup dan derajat keluarga, dengan cara mencegah penyakit sebelum datangnya penyakit. Pencegahan lebih utama,” sampai Acil Odah.

Di Kalsel sendiri ujar Acil Odah, angka kejadian dua jenis kanker ini cukup tinggi, yakni 15 orang terdeteksi kanker serviks dan 14 orang kanker payudara pada tahun 2023.

Sehingga upaya deteksi dini menjadi penting untuk mengurangi mortalitas dan morbiditas.

Dengan sasaran 1.000 orang wanita usia subur yang sudah menikah, namun ternyata diikuti lebih banyak dari sasaran, Acil Odah mengaku senang karena para wanita di Kalsel sudah mulai sadar dengan kesehatan.

“Dua jenis kanker ini adalah kanker yang paling menyakitkan baik bagi pasien maupun keluarga. Melihat antusias peserta yang jumlahnya melebihi sasaran, ulun merasa senang, karena ini berarti kesadaran para wanita dan ibu di banua kita akan kesehatan diri juga sudah mulai meningkat,” ujar Acil Odah.

Acil Odah juga menyatakan siap untuk terus mendukung program kesehatan serupa demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat banua.

“Semua wanita dengan berbagai profesi tidak luput dari bayang-bayang penyakit ini. Saya berharap fasilitasi kesehatan seperti ini dapat dilaksanakan terus menerus secara berkelanjutan. Kami selaku TP PKK selalu berkenan dan siap bekerjasama dan bergerak mengkampanyekan pentingnya pencegahan kanker dalam bentuk sosialisasi kepada masyarakat Kalsel Babussalam,” sampai Acil Odah.

Sementara itu, Plh Kepala Dinas Kesehatan, Nurul Ahdani dalam laporan kegiatan menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan masih dalam rangkaian Peringatan Hari Jadi Provinsi Kalsel ke-74.

Deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara yang diadakan dengan sasaran 1.000 wanita usia subur yang sudah menikah ini dilaksanakan dengan metode IVA test dan Sadanis (periksa payudara klinis).

Kegiatan ini juga dilaksanakan bekerjasama dengan Ikatan Bidan Indonesia Kalsel, Yayasan Kanker Indonesia Kalsel, Ikatan Dokter Indonesia Kalsel, Biofarma dan Amanah Premier Clinic.

Pada kesempatan ini, Acil Odah juga menyerahkan bingkisan kepada perwakilan peserta yang berasal dari masyarakat umum, dan organisasi wanita di Kalsel seperti Persit Kartika Chandra Kirana, PD Bhayangkari dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini. (tri)

ELH: Tunggu Tabligh Akbar Persembahan Yayasan Selanjutnya 

0

Link, Banjarbaru – Yayasan Abdul Azis Halaby, menjadi fondasi religi keluarga besar Hj Erna Lisa Halaby (ELH). Ada sejak 2017, jauh hari sebelum ELH memutuskan masuk dalam hiruk-pikuk dunia politik, sejumlah kegiatan berbasis sosial keagamaan dilaksanakan. Satu diantaranya tabligh akbar menghadirkan mubaligh kondang.

“Alhamdulillah, Tablig Akbar Bersama Gus Miftah malam ini yang kelima kali dilaksanakan Yayasan Abdul Azis Halaby,” kata Lisa Halaby -sapaan akrab ELH- sesaat sebelum dimulainya tablig akbar, Selasa (20/8/2024) malam di Lapangan Fasum Komplek Wella Mandiri, Jalan Golf, Kelurahan Syamsuddin Noor, Kecamatan Landasan Ulin.

Sebelum Tabligh Akbar Bersama Gus Miftah mengusung tajuk ‘Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan’, menurut Lisa Halaby, tablig akbar digelar Yayasan Abdul Azis Halaby menghadirkan Ustaz Hadi Hidayat, Mamah Dede, Ustaz Das’ad Latif, dan Guru Bakhiet.

“Mudah-mudahan, kami bersama Yayasan Abdul Azis Halaby dapat terus memfasilitasi pelaksanaan kegiatan keagamaan di Kota Banjarbaru. Salah satunya tabligh akbar bersama Gus Miftah pada malam hari ini,” kata Lisa Halaby di hadapan ribuan jemaah yang memadati lokasi seluas lapangan sepak bola tersebut.

“Hanan Attaki,” teriak sejumlah jemaah yang berada di depan panggung. Teriakan bernada harap, kegiatan serupa kembali dilaksanakan yayasan beralamat di Jalan Intan Raya, Kelurahan Loktabat Utara, Banjarbaru Utara ini.

“Insya Allah, mudahan-mudahan pada tabligh akbar berikutnya kami bisa mengundang Ustadz Hanan Attaki,” jawab Lisa spontan disambut riuh tepuk tangan jemaah.

Kepada ribuan jemaah yang hadir malam itu, Lisa Halaby juga menyampaikan ikhwal yayasan yang di dalamnya ia sebagai pembina. Termasuk nama yang diadopsi dari nama sang ayah, Abdul Azis Halaby. “Ayah berasal dari Syiria. Di sana ada kota bernama Halab. Karena itu lah nama ayah saya menggunakan Halaby,” ujarnya.

Selain menggelar kegiatan tabligh akbar, kata Lisa lebih lanjut, Yayasan Abdul Azis Halaby juga menyelenggarakan Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) Halaby dan SD Al Halaby Islamic School dengan jumlah peserta didik saat ini mencapai 570 anak.

Tak hanya untuk anak-anak, ada juga kelas belajar Al Quran untuk orang dewasa yang umumnya orang tua dari para santri. “Alhamdulillah, di Yayasan Abdul Azis Halaby, tidak memungut biaya SPP,” kata Lisa Halaby. (wahyu)

Kalsel Cetak Rekor MURI Kain Sasirangan Terpanjang di Dunia 

0

Link, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalsel kembali mencetak rekor Museum Rekor Indonesia (MURI), kali ini adalah rekor kain sasirangan terpanjang di dunia. Kain khas Banjar ini dibentangkan sepanjang 5,7 kilometer pada kegiatan Meratus Geopark Great Culture Carnival di kawasan Perkantoran Gubernur Kalsel pada Selasa (20/8).

Bunyi sirine pertama terdengar, para pejabat hadir dan sejumlah volunteer berkumpul di 5 titik lokasi dalam persiapan untuk pembentangan kain sasirangan. Sirine kedua, menandakan semua kontingen mengangkat kain di atas kepala dan selesai, ketika sirine ketiga berbunyi.

Dengan mobil golf cart, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel sekaligus Ketua Dekranasda Kalsel Hj. Raudatul Jannah atau Acil Odah didampingi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Roy Rizali Anwar, Ketua Harian Geopark Meratus, Hanifah Dwi Nirwana beserta rombongan melintasi rute kawasan kantor Gubernur Kalsel meliputi jalan Kantor Pengadilan Tinggi (PN) Banjarmasin, Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Kantor PUPR Kalsel, BPBD Provinsi Kalsel hingga BPOM Provinsi Kalsel.

Setelah keliling melihat dari dekat pembentangan kain sasirangan, Direktur Operasional MURI Yusuf Ngadri menyerahkan piagam pemecahan rekor. Tampak menyaksikan dalam penyerahan itu Ketua PWI pusat Hendry Ch Bangun.

Selanjutnya Acil Odah pun secara resmi membuka Meratus Geopark Great Culture Carnival.

Event yang digelar sebagai bagian memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalsel ke-74 dan Porwanas ke-14 di Kalsel ini juga dimeriahkan beragam even dan lomba. Antara lain kirab karnaval, sajian tarian dan kesenian daerah, UMKM Ekspo, dan pameran biodiversity. Juga hiburan artis Ibu Kota Padi Reborn

“Dengan dukungan yang luar biasa dari banyak pihak. Lewat sasirangan ini sebagaimana ungkapan rasa cinta dan bangga kita kepada warisan budaya Kalimantan Selatan agar tetap lestari hingga kini dan nantinya,” ucap Acil Odah.

Dengan rasa bangga, Acil Odah menjelaskan bahwa Sasirangan merupakan kain tradisional yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada tahun 2013 lalu. Tak hanya itu, Kain Sasirangan juga telah resmi tercatat sebagai Indikasi Geografi milik Kalimantan Selatan (Kalsel) dari Kemenkumham dengan status hak cipta.

“Kini telah hadir di kawasan Perkantoran Gubernur Kalsel sebanyak 5.684 orang dari berbagai entitas yang terlibat dalam pembentangan Kain Sasirangan khas Banjar,” terang Acil Odah.

Pembentangan ini pun melibatkan sejumlah SKPD Pemprov Kalsel, instansi vertikal, TNI dan lembaga sekolah dari pesantren, baik itu SMP/SMA serta kelompok masyarakat.

Hal itu, bagi Acil Odah sebagai momentum rasa cinta dalam pelestarian Kain Sasirangan khas Banjar tersebut yang merupakan sebagai warisan budaya tak benda (WBtB) Geopark Meratus.

“Kain Sasirangan dibentangkan sepanjang 5,7 Kilometer dengan membentuk Kelayangan Dandang yang merupakan permainan tradisional khas Banjar,” terangnya.

Lantas, Acil Odah berharap agar terus mempopulerkan kain sasirangan ini supaya tetap lestari melalui kolaborasi dan bersinergi antar instansi. Atas semaraknya warna dan corak kain sasirangan, dirinya bangga atas hasil kerajinan ibu-ibu rumah tangga di Banua.

“Tentu saja ini mendukung para pengrajin kita di 13 Kabupaten/Kota, terlebih untuk ibu-ibu rumah tangga. Dan kain sasirangan ini telah dikenal secara Nasional, Alhamdulillah. Sering saya sampaikan di luar provinsi ketika kunjungan kerja,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Operasional Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Yusuf Ngadri menyampaikan bahwa saat ini kain sasirangan bertransformasi sebagai pakaian hidup sehari-hari. Sebagai busana, menurutnya itu merupakan inovasi baru dari kain sutra, katun dan bahan sintetis.

“Sebagai pemeliharaan dan pelestarian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan telah membangkitkan dan menyadarkan kita sebagai warisan budaya dalam Harjad Provinsi Kalsel ke-74 sekaligus perayaan Geopark Meratus,” ungkap Yusuf.

Jelang siang, Yusuf Gandri menceritakan bahwa pihaknya telah melakukan verifikasi dengan penilaian dan mencatat kain sasirangan.

“Kami laporkan dari tim MURI bahwa panjang Kain Sasirangan itu terbentang sekitar 5,7 Km terdiri dari 107 motif dan dibentangkan oleh 6127 orang,” beber dia.

Dengan itu, Yusuf Gandri menyatakan dan mengukuhkan secara resmi bahwa mencatat sebagai Rekor Dunia MURI. Tepuk tangan bergemuruh, petasan warna-warni hiasi panggung Meratus Geopark Great Culture. (tri)

Padi Apung di Sungai Tabuk Dipanen Perdana

0

Link, Martapura – Padi apung di Desa Pinang Lama Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar dipanen perdana oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (20/8/2024).

Hasil dari panen perdana tersebut membuktikan bahwa padi apung dapat diterapkan di wilayah Kalimantan Selatan, khususnya di daerah rawa dan air pasang surut.

Menurut Plh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel Imam Subarkah, program padi apung ini menjadi solusi bagi para petani yang terkendala kekurangan lahan penanaman padi.

“Panen padi apung telah dilaksanakan di beberapa kabupaten seperti HSS, Barito Kuala, Balangan, HST, HSU, Banjar, dan Tanah Bumbu. Kali ini panen padi apung dilakukan di desa Sungai Tabuk karena di sana terdapat banyak lahan yang sering terendam akibat musim hujan, sehingga cocok untuk penanaman padi apung,” ungkapnya.

Oleh karena itu, padi apung yang ditanam di kabupaten Banjar pada program panen perdana ini mencapai 5,3 ton dengan luas lahan 0,1 hektar. Ini membuktikan bahwa padi apung dapat menjadi alternatif pengganti lahan pertanian yang sempit dan membantu produksi pangan di daerah yang terkendala.

“Kegiatan uji coba ini mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat di Desa Sungai Pinang Lama. Kelompok tani di desa tersebut bahkan meminta agar alokasi program padi apung diperbanyak pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

Saat ini, permintaan untuk program ini masih terbatas pada sekitar 70 stream. Namun, pada tahun berikutnya diharapkan permintaan akan semakin besar. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah kabupaten sangat dibutuhkan untuk mendukung program ini.

Dalam menjalankan program padi apung, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel berharap agar setiap kabupaten dapat mengembangkan program ini dan memanfaatkan lahan rawa yang selama ini hanya terbengkalai.

“Dengan begitu, program padi apung di Kalimantan Selatan akan semakin berkembang dan memberikan manfaat yang baik bagi petani,” katanya. (tri)

Ribuan Jemaah Tabligh Akbar Yayasan Abdul Azis Halaby Bersama Gus Miftah Dibalut Kegembiraan

0

Link, Banjarbaru – Ribuan Jemaah memadati Tabligh Akbar Yayasan Abdul Azis Halaby Bersama Gus Miftah yang digelar di Fasum Besar Perumahan Wella Mandiri, RT 15, Kelurahan Syamsuddin Noor, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru Selasa (20/8) malam.

Seperti yang sudah diprediksi Jemaah Tabligh Akbar bersama Gus Miftah persembahan Yayasan Abdul Azis Halaby melimpah ruah hingga memenuhi space-space kosong di sekitar Fasum Besar Perumahan Wella Mandiri, RT 15, Kelurahan Syamsuddin Noor, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.

Tampil dengan jok-joknya, Gus Miftah begitu menghipnotis ribuan Jemaah yang sesekali tertawa serentak.

Di sela-sela materi tausiah tetang ikhlas, Gus Miftah sesekali menyampaikan pesan penting untuk Bakal Calon Walikota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby (ELH).

“Ibu Lisa nanti kalau hajatnya Kabul, jadilah Ibu Lisa sebagai Walikota yang iklas untuk menyenangkan rakyatnya. Dan untuk menyenangkan rakyat, idealnya seorang pemimpin itu harus selesai dengan kepentingan pribadinya,”

“Tenang saja Ibu Lisa, undang-undangnya pemimpin itu harus membuat senang, jangan buat rakyat menderita. Pendeknya untuk membuat senang rakyat, seorang pemimpin itu idealnya pemimpin kaya, bukan seorang baru kaya,” pesan Gus Miftah yang langsung direspon ELH yang juga Pimpinan Yayasan Abdul Azis Halaby dengan mengatupkan kedua belah telapak tangannya di dada.

Suasana kembali begitu ramai ketika Gus Miftah mengajak seluruh Jemaah bersalawat untuk bersama-sama berterimakasih kepada Presiden Jokowi yang telah memimpin Indonesia 10 tahun, sambil menyalakan flash handphone masing-masing.

Tak sampai itu saja, Gus Miftah dalam syair-syair spontan nya juga mendoakan Lisa Halaby untuk Banjarbaru.

Sementara itu, warga mengaku sangat terpuaskan bisa bertatap muka secara langsung dengan Gus Miftah.

“Selama ini kan hanya bisa mengikuti pengajian beliau melalui youtube saja. Sekarang bisa menghadiri secara langsung tabligh akbar bersama Gus Miftah,” ungkap Rudy, warga Kota Banjarbaru.

Di bagian lain, ELH mengaku sangat senang bisa membuat gembira warga Kota Banjarbaru utamanya para Jemaah Gus Miftah yang ada di Kota Banjarbaru.

“Alhamdulillah, atas seijin Allah Tabligh Akbar bersama Gus Miftah ini bisa memuaskan warga Kota Banjarbaru,” ujarnya. (wahyu)

Pemko dan DPRD Kebut Raperda Perubahan APBD TA 2024

0

Link, Banjarbaru – Baru saja disampaikan pada rapat paripurna sebelumnya, Senin (19/8/2024) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD TA 2024 dikebut untuk dirampungkan.

Selasa (20/8/2024), rapat paripurna DPRD Kota Banjarbaru beragenda pemandangan umum fraksi-fraksi atas raperda tersebut. Dipimpin Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Fadliansyah Akbar, rapat paripurna dihadiri Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono.

Dalam sambutannya, Wartono menyampaikan apresiasi atas semua dukungan dari semua fraksi terhadap raperda ini. “Ini membuktikan bahwa Pemerintah Kota Banjarbaru dan DPRD telah sepemikiran dan memiliki tekad kuat untuk mewujudkan Kota Banjarbaru Juara,” ujarnya.

Dipaparkan dia, dilihat dari komposisi APBD tahun ke tahun menunjukan ketergantungan daerah terhadap dana transfer pusat terus berkurang. Data lima tahun terakhir, angka ketergantungan terhadap dana transfer terus menurun sebesar 65 – 64 persen. “Ini berarti tingkat kemandirian Pemko Banjarbaru meningkat 34 – 37 persen,” ujarnya.

Yang juga menurun dalam lima tahun terakhir, kata Wartono, adalah angka kemiskinan, 4,40 persen pada 2021 menjadi 4,17 persen pada 2024. (wahyu)

Warga Sambut Antusias Tabligh Akbar Yayasan Abdul Azis Bersama Gus Miftah

0
Yayasan Abdul Azis Halaby hadirkan Gus Miftah
Warga Perumahan Wella Mandiri, RT 15, Kelurahan Syamsuddin Noor, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru gotong royong mempersiapkan panggung Tabligh Akbar persembahan Yayasan Abdul Azis Halaby bersama Gus Miftah.

Link, Banjarbaru – Setelah sukses memuaskan warga Kota Banjarbaru dengan menghadirkan Ustadz Adi Hidayat, kini Yayasan Abdul Azis Halaby kembali hadir untuk memenuhi kerinduan warga Kota Banjarbaru akan siraman rohani dari Gus Miftah.

Digelar di Fasum Besar Perumahan Wella Mandiri, RT 15, Kelurahan Syamsuddin Noor, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru Selasa (20/8) malam, persiapan tabligh akbar bersama Gus Miftah pun terasa istimewa. Salah satunya ratusan warga setempat terlibat langsung dalam persiapan hajatan tersebut.

Sekadar diketahui, sejak beberapa hari sebelum acara, suasana perumahan tampak hidup dengan semangat gotong royong warga. Ratusan orang terlibat langsung dalam persiapan, mulai dari membersihkan area hingga memasang peralatan yang diperlukan. Tugiman, seorang tokoh masyarakat yang juga bertindak sebagai koordinator ring satu acara, mengungkapkan bahwa ratusan warga turut berperan aktif dalam kegiatan ini.

“Persiapan sudah dimulai sejak beberapa hari lalu, terutama untuk membersihkan dan menata lapangan yang akan digunakan sebagai lokasi utama acara,” ujar Tugiman. Pada sore hari menjelang acara Tabligh Akbar persembahan Yayasan Abdul Azis Halaby bersama Gus Miftah, kegiatan semakin padat dengan pemasangan karpet yang akan digunakan sebagai tempat duduk bagi jamaah.

Antusiasme warga begitu terlihat dari banyaknya yang terlibat dalam persiapan. Tugiman memprediksi bahwa acara ini akan dihadiri puluhan ribu jamaah. “Kita memperkirakan jumlah jamaah yang hadir bisa mencapai puluhan ribu,” tambahnya.

Tak hanya persiapan di area lapangan, warga juga bahu-membahu mengatur tempat parkir yang diprediksi akan dipenuhi kendaraan para jamaah. Di sisi lain, puluhan pedagang kaki lima sibuk menata lapak dagangan mereka di lokasi yang telah disediakan panitia di belakang lapangan.

Dengan tingginya antusiasme dan keterlibatan warga, Tabligh Akbar Gus Miftah di Perumahan Wella Mandiri ini dipastikan akan berlangsung meriah dan penuh kehangatan kebersamaan. (wahyu)

Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD, AMARAH Geruduk KPU

0
Amarah demontrasi
Koordinator aksi Florentino Mario menyerukan aspirasi terkait dugaan ijazah palsu oknum anggota DPRD Kalsel ke KPU Kalsel.

Link, Banjarmasin – Janji Aliansi Mahasiswa untuk Rakyat dan Demokrasi (Amarah) untuk mengawal kasus dugaan ijazah palsu Anggota DPRD Kalsel terpilih pada Pileg 2024 lalu, benar-benar diwujudkan. Puncaknya, aliansi tersebut menggelar aksi unjuk rasa di Kantor KPU Kalsel, Selasa (20/8) sekitar pukul 10 WITA.

Koordinator aksi Florentino Mario mengatakan beberapa waktu lalu pihaknya juga sudah mendatangi KPU Kalsel untuk mempertanyakan persoalan tersebut. namun sayangnya kala itu para komisioner KPU sedang tidak berada di tempat.

“Aksi di kantor KPU Kalsel Jalan Ahmad Yani KM 3 Banjarmasin ini kami gelar untuk menindaklanjuti kasus dugaan ijazah palsu oleh salah satu anggota DPRD Kalsel terpilih periode 2024-2029,” ungkapnya.

AMARAH menduga anggota DPRD Kalsel terpilih HY saat mendaftar bacaleg menggunakan ijazah palsu.

Namun sayangnya, aksi yang dikuti ratusan aktivis yang dilengkapi berbagai atribut demo berbagai tulisan tidak tidak diperbolehkan memasuki halaman Kantor KPU Kalsel. Mereka hanya diperbolehkan menyampaikan aspirasinya di trotoar di depan Kantor KPU Kalsel.

“KPU sepertinya sengaja menghindar. Tidak ada alasan tidak mengetahui, karena sebelum aksi kami sudah menyampaikan pemberitahuan ke KPU Kalsel dan kepolisian. Tetapi saat aksi untuk menyampaikan aspirasi,  komisioner KPU Kalsel tidak ada,” katanya.

Sementara itu, Kasub Bagian Perencanaan KPU Kalsel Titik Rizki Fitrianty tampil untuk menjumpai para pendomo mengakui komisioner KPU Kalsel sedang tidak berada di Kantor KPU Kalsel.

Sebagai penggantinya Titik pun membacakan pernyataan Komisioner KPU Kalsel yang antara lain menyatakan pihaknya mengapresiasi aksi tersebut.

Dijelaskannya, apa yang sudah dilakukan KPU Kalsel terhadap Caleg HY sudah sesuai dengan aturan yang ada. Dimana dari hasil verifikasi administrasi tidak menunjukkan ada dokumen yang palsu.

“Saat pendaftaran bacaleg, KPU melakukan verifikasi administrasi dan hasilnya dinyatakan memenuhi syarat. Hal itu dipertegas lagi dengan tidak adanya tanggapan masyarakat terhadap yang bersangkutan di tahapan tanggapan masyarakat terhadap daftar calon sementara,” katanya. (tri)