Beranda blog Halaman 537

Puncak Peringatan Harjad ke 74 Kalsel Disaksikan Ribuan Masyarakat 

0

Link, Banjarmasin – Puncak peringatan Hari Jadi (Harjad) ke 74 Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), yang digelar di halaman Kantor Gubernur di Kawasan Nol Kilometer Jalan Sudirman Banjarmasin turut disaksikan ribuan masyarakat Kalimantan Selatan dari berbagai kalangan, Rabu (14/8/2024).

Selain unsur forkopimda dan pejabat lingkup Pemprov Kalsel serta kabupaten/kota, hadir tamu dari mancanegara, yakni India dan Jepang, turut berpartisipasi memerintahkan rangkaian peringatan puncak harjad tahun ini dengan tema “Niat Diganggam, Barakat Dikatam, Kalsel Babussalam”.

Mengawali acara, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin didampingi istri Hj.Raudatul Jannah SKM M.Kes muncul di panggung utama dengan atribut motor trail yang biasa digunakan untuk kegiatan turun ke desa (turdes) setiap tahun.

Paman Birin dan Acil Odah lalu disambut para pemain kesenian Mamanda sebelum duduk di kursi bersama tamu, ulama, tokoh dan undangan lainnya.

Drama musikal dan tari yang tampil apik dan memukau, menjadi pembuka acara yang disaksikan juga Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan (Dirjen PDP), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT), Sugito dan Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., menjabat sebagai Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (PKTL). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) serta pejabat dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Pada kesempatan itu, disampaikan penghargaan Kementerian Desa, PDTT kepada Gubernur Kalsel atas komitmen dan kerja keras dalam mendorong percepatan pembangunan desa sehingga seluruh desa di Kalsel berstatus mandiri, maju dan berkembang.

Dilanjutkan penyerahan penghargaan Pemprov Kalsel ke bupati walikota se-Kalsel oleh gubernur, penghargaan kepada kepala SKPD, dan lain-lain.

Dalam sambutannya, Paman Birin menyebut, banyak pembangunan yang telah dilakukan bersama sebagai hasil gotong royong yang baik dari pemerintah daerah, DPRD, bupati walikota di Kalsel, dan lainnya.

Sekitar 8 tahun mendapat amanah sebagai gubernur ujarnya, Paman Birin mengakui telah bahu membahu membangun Banua ini dan diantara banyak hasil pembangunan, saat ini masyarakat dapat melihat berdirinya dengan kokoh, tugu nol kilometer di Banjarmasin.

Selain itu, terbangunnya jalan bebas hambatan dari Kabupaten Tanah Bumbu menuju Banjarbaru dan jalan ini akan dilalui peserta kirab kemerdekaan tahun ini.

Setelah menyampaikan sambutannya, dilakukan pemotongan nasi Astakona oleh gubernur Paman Birin didampingi Acil Odah dan diberikan kepada Wakil Gubernur H Muhidin, TGH Wildan Salman, dan Ketua DPRD Kalsel H Supian HK.

Seremonial peringatan puncak harjad diakhir dengan tausiah yang disampaikan TGH Wildan Salman dan menutup dengan doa.

Selanjutnya, Paman dan Acil Odah melakukan opening Festival Pasar Terapung 2024 yang ditandai dengan membunyikan meriam bambu.

Para acil-acil jukung (sebutan untuk pedagang pasar terapung) yang lengkap dengan atribut merah putih, memadati kawasan Nol kilometer Siring Sungai Martapura, menjajakan buah-buahan, sayur mayur dan hasil pangan lainnya.

Klimaks acara, saat ditampilkan atraksi pesawat gantole oleh dua kapten yang mengitari area puncak peringatan hari jadi itu.
Pesawat pertama membawa banner bertuliskan “Dirgahayu Provinsi Kalimantan Selatan ke 74” dan kedua membawa dragon banner sepanjang 600 meter.

Terakhir, dilakukan penyerahan cinderamata mata kepada tamu mancanegara oleh Paman Birin dan kunjungan ke stand pameran “Kampung Banjar”.

Di lokasi itu juga, tersedia makanan dan kue khas daerah secara gratis yang disiapkan SKPD lingkup Pemprov Kalsel untuk pengunjung warga Banua. (tri)

Jumlah Poktan di Kabupaten Banjar Alami Peningkatan di 2023

0

Link, Martapura – Jumlah kelompok Tani (Poktan) yang terbentuk di 20 Kecamatan di Kabupaten Banjar pada 2023 alami peningkatan dibanding 2022 lalu. Tercatat di Dinas Pertanian Kabupaten, ada berbagai klasifikasi Poktan seperti Poktan Kelas Pemula, Lanjut, Madya, dan Utama.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar Warsita melalui Hj Retno Sri Murwani selaku Kepala Bidang (Kabid) Penyuluhan Pertanian mengatakan, jumlah Poktan yang terbentuk pada 2023 mengalami peningkatan, yakni sebanyak 2.310 Poktan yang tersebar di 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Banjar.

“Kalau jumlah Poktan pada 2022 lalu hanya sebanyak 2.256 Poktan dengan berbagai klarifikasi. Jadi, saban tahunnya dimulai Oktober kita mengadakan revitalisasi kelas untuk kemampuan Poktan apakah mengalami peningkatan terkait kemandiriannya dengan campur tangan dinas dan penyuluh sehingga skornya naik,” ujarnya pada Selasa (13/8/2024).

Jika skor Poktan mengalami penurunan, papar Retno, tandanya upaya penyuluhan dan pembinaan yang diberikan mengalami kegagalan, dan hal tersebut mestinya tidak boleh terjadi.

“Memang sebelumnya nilai Poktan ada terjadi penurunan yang disebabkan beberapa faktor, seperti faktor Poktan warisan, petaninya meninggal dunia, generasi selanjutnya tidak ingin melanjutkan dan lain sebagainya. Hal ini juga tidak dapat kita hindari,” akunya.

Untuk mendorong Poktan agar lebih mandiri dan mengalami peningkatan, maka dapat dilakukan melalui program Youth Entrepreneurship dan Employment Support Services (YESS) yang akan berakhir pada Juli 2025 mendatang.

“Jadi kami mendorong petani milenial agar masuk kedalam Poktan, tak terkecuali masuk dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) gun memperbaiki kualitas Poktan dan Gapoktan pada era digitalisasi saat ini. Sehingga kualitas Poktan dan Gapoktan saban tahunnya mengalami peningkatan kemandirian. Tentunya ada reward juga,” katanya.

Hj Retno juga mengakui, pengembangan kemandirian Poktan lebih mudah dibandingkan pengembangan kemandirian Gapoktan, terlebih mengenai legalitas atau badan hukumnya. Sehingga diperlukan petani milenial yang masuk dalam kelompok tersebut.

“Karena itu jumlah Gapoktan pada 2023 dan 2022 tidak mengalami penambahan, yakni hanya sebanyak 178 Gapoktan se-Kabupaten Banjar. Karena Gapoktan merupakan gabungan kelompok petani yang sudah ada, sedangkan Poktan bisa dibentuk dengan kumpulan sekitar 15 hingga 20 orang petani yang memiliki satu kepentingan untuk usaha tani,” ungkapnya.

Padahal, tambah Hj Retno, jika petani masuk dalam Poktan dan Gapoktan mereka bisa mendapatkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (RDKK) dan kegiatan dari Kementerian Pertanian (Kementan). Terlebih jika berbadan hukum.

“Kalau mereka berbadan hukum, tentu dapat dengan mudah mengakses bantuan yang bersumber dari APBD II atau kabupaten. Karena kabupaten lah yang lebih mengetahui kondisi sekitar. Kalau tidak berbadan hukum mereka hanya dapat mengakses APBD I dan pusat dengan kuota terbatas.

“Alasan mereka takut kena pajak, karena itu terus kita dorong dan motivasi mereka agar berbadan hukum. Sedangkan mengenai data pada 2024, baik terkait jumlah Poktan, Gapoktan, dan petani milenial kita yang tersebar di 20 kecamatan, serta jumlah kenaikan klasifikasi petani akan rampung pada November atau Desember 2024 mendatang,” pungkasnya. (zainudin/BBAM)

“RAKAT BERSAMA” Jadi Tema Pilihan Pada Harjad ke 74 Kabupaten Banjar 

0

Link, Martapura – Bupati Banjar H Saidi Mansyur bertugas sebagai pembina pada Upacara Hari Jadi (Harjad) ke 74 Kabupaten Banjar, di RTH Ratu Zaleha, Rabu (14/8/2024).

Tahun ini, Harjad Kabupaten Banjar diperingati dengan tema “RAKAT BERSAMA”. Tema ini merupakan perwujudan dari komitmen bersama untuk terus bergerak maju, mengatasi tantangan dan mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan serta inklusif bagi masyarakat.

“Tema ini juga mengingatkan kita bahwa keberhasilan pembangunan adalah hasil kerja keras dan gotong royong seluruh komponen masyarakat Kabupaten Banjar,” katanya.

Dirinya berpesan untuk tidak boleh lengah karena Kabupaten Banjar masih menghadapi berbagai tantangan, yang memerlukan kerjasama dan inovasi.Tantangan infrastruktur di wilayah-wilayah terpencil masih menjadi prioritas yang harus diatasi.

“Hari Jadi Kabupaten Banjar ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong serta menjaga persatuan, memperkuat komitmen kita dalam membangun Kabupaten Banjar yang lebih maju, sejahtera dan berdaya saing,” pesan Saidi.

Turut hadir Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al-Habsyi, Ketua TP PKK Banjar Hj Nurgita Tiyas, Sekda HM Hilman, Forkopimda, para camat, kepala SKPD, ASN dan PTT lingkup Pemkab Banjar, tokoh agama, tokoh masyarakat, pramuka dan pelajar SMP dan SMA sederajat.

Usai Upacara dilakukan penyerahan bantuan untuk korban bencana angin puting beliung, alat dan mesin pertanian, bantuan hibah 35 unit mesin kapal perikanan, benih, pakan dan sarana budidaya oleh Bupati didampingi Wabup Banjar kepada para penerima bantuan.

Selain itu Bupati Banjar juga menyerahkan piagam penghargaan kepada insan pertanian berprestasi yaitu Sigit Triyanto sebagai Penyuluh Pertanian Teladan Terbaik I dari Kecamatan Karang Intan sekaligus mewakili Balai Penyuluh Pertanian Karang Intan yang sudah meraih predikat menjadi BPP Terbaik I Tingkat Kabupaten Banjar, menerima 2 piagam dan 1 unit sepeda motor operasional. Baihaki sebagai Penyuluh Pertanian Swadaya Teladan Terbaik I dari Kecamatan Sambung Makmur dan mewakili Kelompok Tani “Karya Abadi” Kecamatan Sambung Makmur sebagai Terbaik I kategori Poktan Ternak Sapi Berprestasi tingkat Kabupaten Banjar menerima 2 penghargaan. Noor Hikmah penerima dana hibah kompetitif Program Yess dengan nilai 50 juta rupiah bidang usaha peternakan itik petelur.

Penyerahan piagam penghargaan kepada Desa Sungai Landas Kecamatan Karang Intan sebagai Juara I Lomba Desa tingkat Kabupaten Banjar tahun 2024.

Penyerahan plakat, piagam penghargaan dan uang pembinaan penilaian kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Terbaik tingkat Kabupaten Banjar tahun 2024 yaitu Juara I BUMDesa Berlian Desa Pasayangan Selatan Kecamatan Martapura, Terbaik II BUMDesa Makmur Bersama Desa Bawahan Selan Kecamatan Mataraman, Terbaik III BUMDesa Sejahtera Desa Mandikapau Timur Kecamatan Karang Intan. Penyerahan piagam penghargaan energi tahun 2024 bidang efisiensi energi kategori perangkat daerah yaitu Juara 1 Kecamatan Telaga Bauntung, Terbaik II Kecamatan Beruntung Baru dan Terbaik III Kecamatan Gambut.

Terakhir Penyerahan piagam penghargaan kepada Bupati Banjar oleh Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan sebagai pemerintah daerah yang melaksanakan pengalihan pengelolaan pengembangan angkutan perkotaan skema BTS. (wahyu/BBAM)

Cari Solusi Terbaik PUPR Kalsel Temui Warga Desa Keliling Benteng Tengah

0
Cari Solusi Terbaik PUPR Kalsel Temui Warga Desa Keliling Benteng Tengah

Link, Banjarbaru – Menindak lanjuti keluhan warga Desa Keliling Benteng Tengah, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar akibat debu dan kerusakan jalan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan telah melakukan pertemuan dengan pihak warga guna mencari solusi terbaik.

“Kami sudah melakukan pertemuan tadi siang dengan warga untuk mencari solusi terbaik, agar jalan desa tersebut cepat selesai diperbaiki. Kami juga meminta maaf atas dampak yang dirasakan oleh masyarakat,” kata Kadis PUPR Kalsel, Ahmad Solhan melalui Kepala Seksi Pembinaan Teknis Jalan dan Jembatan Dedi Hidayat di Banjarbaru, Selasa (13/8/2024).

Dedi mengatakan, pihaknya akan menggenjot perbaikan jalan yang rusak dari jembatan Bahandang hingga jalan desa Keliling Benteng Tengah yang menjadi kewenangan Provinsi. Adapun jalan yang menjadi akses pekerjaan PUPR provinsi merupakan jalan kabupaten Banjar, sehingga perlu kolaborasi dan inovasi bersama agar pembangunan jalan berjalan lancar.

“Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kerusakan kembali dan meminimalisir terjadinya debu,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Ia menyampaikan Dinas PUPR Kalsel bersama dengan kontraktor akan menyampaikan kepada para sopir pembawa material agar mengurangi kecepatan mobilnya saat melintasi pemukiman warga sekitar.

Selain itu, jalan yang masih dalam pengerasan juga akan dibasahi agar debu tidak terbang dan mengganggu kehidupan sehari-hari warga.

“Solusi tersebut diharapkan dapat mengurangi dampak yang dirasakan oleh masyarakat. Meskipun pengerjaan perbaikan jalan ini akan memakan waktu, namun kerja sama dan saling menghargai antara kabupaten dan provinsi, serta antar warga dan petugas, akan membuat pekerjaan ini berjalan dengan baik dan sukses,” tutupnya.(tri)

PT MAS dan BBP Berikan Ratusan Paket PMT Untuk Posyandu dan Posbindu 

0

Link, Martapura – Sebanyak 106 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita, ibu hamil dan lansia diberikan PT Mitra Agro Semesta (MAS) dan PT Banjar Bumi Persada (BBP). Hal itu guna mendukung posyandu dan posbindu di wilayah operasional kerjanya salah satunya di Desa Pasiraman, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Senin (12/8/2024).

Paket PMT tersebut diserahkan oleh Kepala Departemen External Relation Oktaviano Catur Arya yang pada saat itu didampingi oleh Supervisor Community Development Ali Syahadah Raushanfikri kepada kader posyandu Flamboyan yang disaksikan secara langsung Kepala Desa Pasiraman H. Muhammad Noor.

Dapat diketahui bahwa dukungan tersebut merupakan program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM) / CSR di bidang kesehatan.

“Semoga paket PMT berupa 3 jenis macam buah, susu 400 gr untuk Ibu Hamil, dan biskuit untuk ibu hamil dapat membantu tercapainya penurunan angka stunting dan anak-anak yang berat badannya kurang di Kabupaten Banjar serta diharapkan program ini bisa diikuti oleh perusahaan-perusahaan lain. Kami berkomitmen dukungan ini bisa dilakukan secara continue di setiap bulannya”, Terang Catur Arya sapaan akrabnya.

Catur menuturkan, dalam program PPM/CSR di bidang kesehatan pihaknya menargetkan 9 posyandu dan posbindu yang akan disupport.

“Tahun 2024, di bidang kesehatan sebanyak 9 posyandu dan posbindu di wilayah operasional kerja yang akan kami support”, imbuhnya.

Sementara Kepala Desa Pasiraman H. Muhammad Noor sampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada PT. MAS dan PT. BBP yang telah peduli dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di desa yang dipimpinnya.

“Saya menyambut baik adanya support ini sehingga dapat memaksimalkan kegiatan posyandu yang berada di masing-masing kader serta membangun sinergitas dalam peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak”, tutupnya.

Diketahui, peran posyandu dan posbindu sebagai sarana layanan bidang kesehatan dasar sangat berpengaruh dalam mendukung upaya pencapaian keluarga sadar gizi yang merupakan kebutuhan dasar bagi manusia sejak janin dalam kandungan bayi, balita, remaja hingga lanjut usia. (wahyu/BBAM)

Pengawasan Ruang Laut di IKN Diperkuat

0
ruang laut
Dirjen PSDKP Pung Nugroho Saksono

Link, IKN – Pengawasan terhadap kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) belakangan ini terus diperkuat. Bukan hanya kawasan darat, ruang laut pun kian diperkuat. Salah satunya melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) denga menambah Pangkalan Pengawasan di Kabupaten Penajem Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Pung Nugroho Saksono, saat hadir mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono kunjungan kerja ke IKN, Selasa (13/8/2024) menjelaskan, rencananya akan ada penambahan satu pangkalan di Kotabaru untuk mengawasi Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II.

“IKN di ALKI II dapat terawasi dengan ada nya rencana tambahan 1 pangkalan di Kotabaru. Hal itu juga sebagai upaya merespon dinamika pengawasan di lapangan, tentu kami punya kepentingan untuk peningkatan pengawasan yang saat ini hanya setingkat Satuan Pengawasan SDKP,” ujar Ipunk.

Ipunk juga menjelaskan ada sejumlah isu strategis terkait dengan pengawasan di sekitar IKN seperti pencemaran perairan, pemanfaatan ruang laut, termasuk kabel/pipa bawah laut hingga isu nelayan tradisional dan pantura.

“Kegiatan menangkap ikan oleh nelayan Pantura di wilayah perairan Kalimantan Selatan utamanya kapal ikan jenis JTB dari Jawa Tengah terjadi penolakan oleh nelayan Kalsel. Hal ini menjadikan permasalahan yang dapat timbul kekerasan sampai dengan tindakan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh nelayan Kalsel kepada kapal ikan JTB asal Jawa Tengah,” ujarnya.

Seperti diketahui, di wilayah pengawasan Stasiun PSDKP Tarakan yang membawahi Satwas SDKP Balikpapan telah berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel terkait pengkondisian kedua nelayan tersebut.

“Kami terus mempersiapkan unsur-unsur perangkat pengawasan serta sarana dan prasarana pendukung untuk memperkuat dalam rangka upaya pemberantasan dan penanggulangan Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing,” ujarnya.(spy)

Catat! Visi, Misi Bakal Paslon Pilkada Harus Sesuai RPJPD

0
Bakal Paslon Pilkada 2024
KPU tegaskan dokumen naskah Visi dan Misi Bakal Paslon Pilkada Harus Sesuai RPJPD.

Link, Martapura – Bakal Pasangan Calon (Paslon) yang mendaftar pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 wajib memuat dokumen Naskah Visi, Misi dan Program sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).

Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu sekaligus sebagai Wakil Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat (Parmas), dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Provinsi Kalsel Nida Guslaili Rahmadina sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2024 dan Undang-undang (UU) Pilkada Nomor 10 Tahun 2016.

“Pada tahapan penyerahan dokumen pendaftaran bakal Paslon, sesuai dengan PKPU Nomor 8 Tahun 2024 Pasal 20 dan Pasal 102, bahwa naskah visi, misi, dan program itu menjadi sebuah syarat wajib untuk diserahkan. Bahkan pada UU Pilkada Nomor 10 Tahun 2016 disebutkan dengan jelas, bahwa Kepala daerah terpilih wajib melaksanakan program sesuai dengan RPJP,” ungkapnya.

Didampingi Ketua KPU Kabupaten Banjar M Nor Aripin. Nida Guslaili memastikan KPU Provinsi Kalsel akan terus mendorong pemerintah kabupaten/kota agar dapat merampungkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) RPJPD.

“Kami sudah menyampaikan surat ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) kabupaten/kota. Jika dalam dokumen naskah visi, misi, dan program tidak mengacu pada Perda RPJPD, tentunya akan berdampak pada indikator penelitian,” katanya.

Ditanya apakah boleh bakal Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Banjar dalam memuat dokumen naskah visi, misi, dan programnya hanya mengacu pada rancangan akhir RPJPD yang sudah disampaikan di rapat paripurna. Sebab Raperda RPJPD Kabupaten Banjar 2025-2045 masih belum dirampungkan?

Nida Guslaili hanya mengungkapkan yang penting Juknis sudah dirancang. “Mau seperti apa nantinya itukan bukan kewenangan kami. Yang jelas dalam indikator penelitian kami harus memastikan ada atau tidaknya dokumen tersebut,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Divisi Teknis dan Penyelenggara KPU Kabupaten Banjar Abdul Muthalib merasa bersyukur dengan telah dilaksanakan sosialisasi yang melibatkan Bappedalitbang Kabupaten Banjar.

“Alhamdulillah Kepala Bappedalitbang Kabupaten Banjar Nashrullah Shadiq hari ini sudah memaparkan rancangan akhir yang tentunya sudah disampaikan ke pihak legislatif dan eksekutif pada kegiatan sosialisasi hari ini,” ujarnya.

Kendati demikian, Divisi Teknis dan Penyelenggara KPU Kabupaten Banjar yang akrab disapa Ajis tetap berharap Raperda RPJPD 2025-2045 tersebut dapat dirampungkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar pada Minggu ke empat Agustus 2024 mendatang untuk menjadi Perda.

“Karena sesuai PKPU Nomor 8 tahun 2024, penyampaian dokumen naskah visi, misi dan program Paslon harus sesuai dengan RPJPD,” ucapnya. (zainuddin/BBAM)

Beruntun, Karhutla Terjadi di Desa Sungai Batang

0
Desa Sungai Batang
Tim Gabungan saat berupaya memadamkan Karhuta di Desa Sungai Batang, Martapura Barat, Kabupaten Banjar.

Link, Martapura – Teriknya cuaca belakangan ini membuat kawasan-kawasan langganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai terjadi. Diantaranya lahan dan semak belukar di kawasan Desa Sungai Batang, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar.

Dalam sepekan ini lahan di Desa Sungai Batang telah mengalami dua kali karhutla. yakni terjadi pada Senin (12/8/2024) dan Selasa (13/8/2024).

Beruntung kedua peristiwa tersebut berhasil dijinakkan tim gabungan. Sehingga karhutla tidak meluas seperti yang terjadi pada tahun-rahun sebelumnya.

Api yang membakar semak belukar tersebut persis berada di tepi jalan, sehingga tim gabungan cukup mudah memadamkan api dengan menggunakan air dari mobil tangki.

Proses pemadaman api oleh tim gabungan terdiri dari BPBD Banjar, EBR, PMI, BPK Kombat, BPK Kula dan relawan lainnya berhasil memadamkan api sekitar 1 jam lebih penanganan dan berakhir pukul 13.15 Wita.

Penanganan cepat yang dilakukan oleh tim gabungan membuat luasan lahan yang terbakar bisa diminimalisir sekitar 20 meter persegi.

Ketua Regu 4 Gerry mengatakan, tim gabungan langsung menggunakan air yang ada di mobil tangki untuk pemadaman, lantaran tidak menemukan sumber air yang memadai di sekitar lokasi.

“Tadi ada semacam tempat penampungan air, tapi airnya sedikit, surut tidak bisa digunakan. Jadi kita gunakan air yang ada di mobil tangki,” tutupnya.

Sementara dari pantauan di lapangan, lahan-lahan pertanian di desa tersebut banyak yang tidak tergarap. Akibatnya semak belukar menjadi dominan di lahan-lahan petak sawah. (wahyu/BBAM)

Permasalahan Anggaran, Pengadaan Seragam Satlinmas Dikeluhkan 

0

Link, Martapura – Kelurahan Gambut keluhkan pengadaan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) atau seragam Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banjar sebut hanya permasalahan anggaran.

Pernyataan itu diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Linmas Satpol PP Kabupaten Banjar Yudi Hartana saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (12/8/2024).

“Itu cuma permasalahan anggaran saja. Kemarin, alokasi satuannya hanya sekitar Rp600.000 dengan jenis kain dan motif warna hijau yang diusulkan. Namun, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 11 Tahun 2023 tentang Sarana dan Prasarana Bagi Satgas Linmas dan Satlinmas, seragam dan atribut dilakukan perubahan,” ujarnya.

Terlebih, lanjut Yudi menjelaskan, pengadaan PDL Satlinmas memang sudah menjadi kewenangan Satpol PP, dan kecamatan serta kelurahan hanya sekedar mengusulkan saja.

“Itu sudah tertuang dalam Permendagri. Jika ingin penambahan anggaran juga cukup satu pintu di Satpol PP. Kita juga sudah bagikan akhir Juli dan pemesanan seragam lengkap dengan aksesorisnya di e-Katalog,” katanya.

Jika jumlah seragam Linmas yang dibagikan masih kurang, papar Yudi lebih jauh, tentunya Satpol PP Kabupaten Banjar akan kembali mengusulkan untuk penambahan seragam Linmas.

“Memang idealnya dalam satu RT itu ada dua orang yang mendapatkan seragam Linmas. Tapi anggaran yang ada masih tidak cukup, karena itu kita usulkan untuk melakukan penambahan PDL baru lagi, tentunya harus dikoordinasikan lagi dengan Bupati Kabupaten Banjar,” ucapnya.

Tak hanya itu, meski masa pelaksanaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 sudah dekat. Namun Yudi tetap berkomitmen akan mengakomodir terkait kekurangan seragam Linmas tersebut.

“Tapikan pengadaan seragam Linmas ini tidak hanya untuk Pilkada saja. Namun juga untuk banyak kegiatan lainnya guna menciptakan keamanan, ketertiban dan ketentraman di masyarakat. Bahkan bisa ikut serta dalam kegiatan yang dilaksanakan Satpol PP Kabupaten Banjar,” pungkasnya. (zainudin/BBAM)

Gubernur Kalsel Komitmen Kembangkan Pariwisata Banua

0
Pariwisata banua
Mewakili Gubernur Kalsel, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Khatimah tegaskan Pemprov Kalsel komitmen pengembangan wisata banua.

Link, Banjarmasin – Gubernur Kalsel H Sahbirin Nor yang akrab disapa Paman Birin menegaskan Pemprov Kalsel berkomitmen penuh dalam mengembangkan potensi pariwisata Banua.

Dihadapan peserta Seminar Festival Wisata Budaya Internasional (FWBI) 2024 diantaranya; perwakilan delegasi dari beberapa negara seperti Tibet, India, Mesir, Meksiko dan Prancis, Paman Birin, melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Khatimah mengatakan seminar ini menjadi kesempatan emas untuk memperluas wawasan dan memperkaya pemahaman tentang keanekaragaman budaya, baik dari dalam negeri dan mancanegara.

“Ini merupakan momentum yang berharga bagi kita semua, jadikan ini sebagai wadah untuk berkolaborasi, belajar dan membangun jaringan yang lebih luas,” ujar Paman dalam sambutan tertulis pada pembukaan seminar FWBI 2024 di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Selasa (13/8).

Pemprov Kalsel tegasnya, berkomitmen penuh dalam mengembangkan potensi pariwisata  Banua, dengan membangun kerjasama antara pemerintah Kabupaten/Kota serta menggandeng masyarakat dan kelompok adat setempat untuk mendorong pengembangan seni dan kerajinan lokal.

“Dalam mengembangkan sektor pariwisata banua, Pemprov Kalsel memegang teguh prinsip keberlanjutan, karena kami menyadari bahwa alam dan budaya Kalsel adalah warisan yang tak ternilai dan harus dijaga untuk anak cucu kita,” ungkapnya.

Paman berharap, melalui kegiatan ini dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Banua yang memiliki kekayaan alam dan budaya yang sangat layak untuk di ekspose.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel melalui Bidang Pemasaran Muhammad Noor mengatakan FWBI ini merupakan kali kedua dilaksanakan.

Untuk diketahui, Seminar Festival Wisata Budaya Internasional ini turut dimeriahkan dengan penampilan dari delegasi Tibet yang membawakan tarian tradisonal Tibet.

Selain itu, juga ada pemberian cinderamata dari Pemprov Kalsel diserahkan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Khatimah kepada Ketua Sience dan Research NGO UNESCO untuk Asia, Amanah Asri.

Seminar ini pun turut menghadirkan narasumber seperti Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kalsel, Endri, Ketua Sience dan Research NGO UNESCO untuk Asia, Amanah Asri, Perwakilan Delegasi India, Jayaranjan, dan Ketua Unit Urusan Internasional ISI Yogyakarta. (tri)