Beranda blog Halaman 55

PMII Martapura Desak DPRD Lakukan Pembatasan Ritel Modern

0
PMII Martapura Desak DPRD Lakukan Pembatasan Ritel Modern

Link, Martapura – Keberadaan Ritel Modern berpotensi matikan usaha kecil masyarakat. Organisasi Kepemudaan (OKP) Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Martapura gelar audiensi di DPRD Kabupaten Banjar. Rabu (26/11/2025).

Jaya selaku Ketua Koordinator Lapangan PC PMII Martapura mengatakan, keberadaan ritel modern di Kabupaten Banjar perlu dilakukan pembatasan karena kian menjamur.

“Keberadaan ritel modern di Kabupaten Banjar sudah sangat banyak. Khusus di wilayah Sekumpul saja dalam kurun waktu satu tahun sudah ada sekitar tiga ritel modern berdiri dengan jarak kurang dari 1 Km. Dampaknya dapat mematikan usaha masyarakat kecil yang berdekatan,” ujarnya.

Sebab, papar Jaya lebih jauh, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sudah pasti tidak dapat bersaing dengan ritel modern yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang.

“Sehingga pelaku usaha kecil jelas kalah bersaing. Kami dari PMII menyarankan agar pemerintah dapat membantu usaha masyarakat kecil,” katanya.

Menanggapi beberapa tuntutan tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora memberikan apresiasi kepada Organisasi Kepemudaan (OKP) dari PMII yang telah menyampaikan beberapa tuntutan, diantaranya terkait menjamurnya keberadaan ritel modern di Kabupaten Banjar.

“Pertumbuhan ritel modern ini memang perlu dilakukan pembatasan, karena seakan tidak terkontrol lagi. Hal ini menjadi bahan evaluasi bagi DPRD untuk menyampaikan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar untuk mencarikan solusinya,” ucapnya.

Kembali dimasukkan dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026 untuk pembahasannya. Politisi Gerindra Kabupaten Banjar ini memastikan akan segera melaksanakan Badan Musyawarah (Bamus) untuk mengagendakan pembahasan Rencana Peraturan Daerah (Raperda) Ritel Modern yang kini berganti nama menjadi Raperda Penataan dan Pembinaan Toko Swalayan.

“Tempo hari memang Raperda-nya sempat tertunda di sahkan. Hari ini segera saya laporkan ke kawan di DPRD agar segera melakukan pembahasan bersama Pemerintah Daerah (Pemda). Mungkin satu dua hari nanti akan saya sampaikan hasilnya,” tuturnya.

Irwan Bora juga menilai pertumbuhan ritel modern di Kabupaten Banjar sangat berpotensi untuk mematikan UMKM dan menjadi atensi bagi pemerintah untuk mencarikan solusinya.

“Kasian Pedagang Kaki Lima (PKL), dan ini menjadi problem kita bersama. Tapi di sisi lain masyarakat sendiri juga lebih senang berbelanja di ritel modern,” ucapnya.

Ditanya apakah Raperda Ritel Modern yang gagal disahkan jadi Peraturan Daerah (Perda) pada 10 Juli 2024 lalu akan dilakukan pembahasan ulang?

Irwan Bora seperti belum dapat memastikan. “Kami akan melakukan rapat koordinasi terlebih dahulu terkait bagaimana untuk mensiasati agar tidak ada lagi dikeluarkan izin terkait ritel modern,” ungkapnya.

Selain menyampaikan tuntutan terkait pembatasan pertumbuhan terhadap ritel modern, PC PMII Martapura juga meminta DPRD agar melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke SPBU untuk memastikan kualitas pertalite di Kabupaten Banjar, dan meminta DPRD dalam bekerja nyata demi kepentingan masyarakat.(zainuddin)

BMKG Kalsel Gelar Program MOSAIC 2025 untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Cuaca dan Bencana

0
BMKG Kalsel Gelar Program MOSAIC 2025 untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Cuaca dan Bencana

Link, Banjarbaru – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan adaptif masyarakat terhadap kondisi cuaca. Dalam hal ini Stasiun Meteorologi melaksanakan kegiatan Masyarakat Indonesia Siaga dan Adaptif Informasi Cuaca (MOSAIC) Tahun 2025.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin, Ota Welly Jenni Thalo, menjelaskan bahwa MOSAIC merupakan program edukasi yang bertujuan membangun masyarakat yang tanggap dan mampu merespon informasi cuaca secara tepat.

Tidak hanya menyampaikan prakiraan cuaca, tetapi juga mempersiapkan publik dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, termasuk mengajak publik lebih memahami informasi cuaca serta dampaknya.

“Mosaik itu masyarakat Indonesia siaga dan adaptif terhadap informasi cuaca. Tujuannya adalah peningkatan pemahaman informasi cuaca sekaligus meminimalisir dampak hidrometeorologi. Ke depan, bukan hanya hujan atau suhu yang kami sampaikan, tetapi juga informasi berbasis dampak serta bagaimana seharusnya respon masyarakat,” ujar Ota di salah satu hotel di Banjarbaru, Rabu (26/11/2025).

Menurutnya, Kalimantan Selatan telah memasuki puncak musim hujan pada periode November hingga Februari, sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Salah satu dampak yang paling berpotensi terjadi ialah banjir, terutama pada kawasan dengan karakteristik wilayah yang didominasi aliran sungai dan tanah yang mulai jenuh air.

“Wilayah kita dikenal dengan seribu sungai. Dengan kondisi tanah yang jenuh, hujan intensitas rendah hingga sedang pun bisa menyebabkan genangan. Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai maupun lereng harus lebih waspada,” ujarnya.

BMKG juga mengingatkan pengalaman banjir besar pada 2021 akibat fenomena siklon tropis, yang menjadi pelajaran penting terkait pentingnya kesiapsiagaan berbasis informasi cuaca.

Ota menegaskan, penyebaran informasi cuaca berbasis dampak tidak dapat berjalan sendiri. BMKG bekerja sama dengan berbagai stakeholder, mulai dari instansi kelautan, KSOP, Disnav, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai garda terdepan penyebarluasan informasi ke masyarakat.

“Kolaborasi ini berperan penting. BMKG mengeluarkan informasi, BPBD dan instansi terkait meneruskannya hingga ke tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa. Kami juga ingin melihat respon masyarakat; apakah ketika ada potensi banjir masyarakat bersiap mengungsi, menjauh dari kawasan rawan, dan mengambil langkah mitigatif,” katanya.

Program MOSAIC diharapkan menjadi penggerak perubahan perilaku masyarakat terhadap informasi cuaca tidak hanya mengetahui, tetapi memahami dan bertindak cepat untuk mengurangi risiko bencana.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis BMKG dalam mendorong terwujudnya masyarakat Kalimantan Selatan yang lebih tanggap bencana, khususnya menghadapi musim hujan yang sedang berada di puncaknya

PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Martapura Lama Jelang Nataru dan 5 Rajab

0
PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Martapura Lama Jelang Nataru dan 5 Rajab

Link, Banjarbaru – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta kegiatan keagamaan besar seperti 5 Rajab, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel melakukan percepatan rehabilitasi dan pemeliharaan ruas jalan Martapura lama dari Simpang Empat Sungai Tabuk hingga Martapura.

Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib melalui Kabid Bina Marga, Robby Cahyadi di ruang kerjanya, Banjarbaru, Rabu (26/11/2025).

Robby menjelaskan bahwa penanganan dilakukan sebagai bentuk persiapan pemerintah terhadap peningkatan mobilitas masyarakat saat masa libur panjang dan pelaksanaan kegiatan keagamaan yang diperkirakan akan menarik ratusan ribu jamaah dari berbagai daerah.

“Dasarnya adalah persiapan Natal dan Tahun Baru, serta kegiatan keagamaan seperti 5 Rajab dan kegiatan kumpul masyarakat lainnya,” ujarnya.

Robby mengungkapkan, ruas Banjarmasin–Martapura dari Simpang Empat Sungai Tabuk menuju Martapura sempat viral karena kondisi kerusakan badan jalan. Untuk itu, pihaknya telah mengambil langkah cepat melalui perbaikan setempat (patching) di beberapa titik yang mengalami kerusakan cukup berat.

“Kerusakan setempat pada badan jalan sudah kita tangani dengan patching. Selain itu, ada paket pekerjaan yang sudah berjalan sejak 2025 dan ada paket baru pada anggaran perubahan, termasuk pemeliharaan dan overlay,” jelasnya.

Ia memastikan bahwa penanganan terus dilakukan hingga seluruh ruas tersebut dalam kondisi aman dan nyaman untuk dilalui masyarakat.

“Ruas Banjarmasin–Martapura dari Simpang Empat Sungai Tabuk sampai Kota Martapura yang kemarin viral, sudah tertangani,” tegas Robby.

Selain ruas Martapura lama, PUPR Kalsel juga memperhatikan akses pendukung kegiatan 5 Rajab lainnya, termasuk jalur alternatif selain Jalan A. Yani menuju Jejangkit.

“Terkait daerah Jejangkit, terutama di sekitar jembatan, saat ini masih dalam proses penyelesaian paket pekerjaan. Di sana juga ada kolaborasi dengan pemerintah desa dan TNI melalui program TMD. Jadi kita menunggu penyelesaian pekerjaan mereka agar penanganan lanjutan bisa dilakukan,” ungkapnya.

Robby memastikan koordinasi lintas sektor terus berjalan intensif agar seluruh pengerjaan dapat rampung tepat waktu sebelum puncak kegiatan 5 Rajab.

“Ini masih tahap koordinasi di lapangan untuk menyelesaikan paket pekerjaan dari kawan-kawan TNI. Mudah-mudahan secepatnya diselesaikan,” pungkasnya

DPRKPLH Maksimalkan PJU dan PJL pada Momen 5 Rajab Mencapai 90 Persen

0
DPRKPLH

Link, Martapura – Upaya Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar dalam memaksimalkan Penerangan Jalan Umum (PJU) dan Penerangan Jalan Lingkungan (PJL) di kawasan pusat kegiatan pelaksanaan Momen 5 Rajab 1447 Hijriah atau Haul ke-21 Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani sudah mencapai 90 persen.

Diantaranya, di ruas Jalan Sekumpul, Jalan Pendidikan, Tanjung Rema, Indrasari, Gunung Ronggeng, Desa Muara Bincau, Muhibin, dan di kawasan Stadion Demang Lehman. Bahkan revitalisasi PJU di kawasan ruas Jalan Ahmad Yani Km37 menuju Masjid Agung Al Karomah Martapura juga tengah dilaksanakan DPRKPLH Kabupaten Banjar hingga 3 Desember 2025 mendatang.

Kepala Bidang Kawasan Permukiman (Kabid KP) DPRKPLH Kabupaten Banjar, Ali Ilyas mengatakan, berdasarkan hasil survei pada 21 November 2025 malam, untuk proses pemeliharaan PJU dan PJL di ring 1 atau Kawasan Sekumpul hampir mencapai 90 persen.

“Untuk beberapa titik bohlam lampu yang masih belum menyala di ring 1 akan segera kita perbaiki. dan terkait pemasangan kWh multiguna dibeberapa titik ruas jalan, tempat parkir, dan gang kecil bedasarkan hasil kesepakatan dalam rapat bersama Tim Induk Sekumpul saat ini juga tengah berproses,” ujarnya pada Selasa (25/11/2025).

Tak hanya itu, Ali Ilyas juga mengungkapkan bahwa DPRKPLH Kabupaten Banjar telah melakukan pemeliharaan PJU di wilayah Kecamatan Karang Intan, yakni di Desa Padang Panjang sebanyak 15 titik.

“Begitu juga untuk di Desa Sungai Alang Kecamatan Karang Intan, dan di ruas Jalan Pangeran Abdurrahman hingga Jalan Menteri Empat akan segera diperbaiki. Hingga hari H mungkin masih banyak laporan permintaan yang akan kami terima, yang jelas kalau ada jaringan kami pasti bisa kami tindak lanjuti,” katanya.

Sedangkan untuk wilayah yang tidak ada jaringan dari DPRKPLH Kabupaten Banjar, papar Ali Ilyas, kemungkinan pada tahun depan dapat dilakukan pemasangan baru dengan dukungan anggaran baik bersumber dari APBD, Pokok Pikiran (Pokir) Dewan, hingga aspirasi.

“Pada Sabtu malam kita juga sudah melakukan perbaikan PJU di kawasan Dermaga Air Santri, Desa Murung Kenanga yang memang menjadi kawasan vital. Sedangkan untuk lampu sorot dermaga sudah sangat baik tinggal dilakukan penambahan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar,” ucapnya.(zainuddin).

Sekdaprov Kalsel Lepas ASN Purna Tugas sebagai Bentuk Penghargaan Atas Pengabdian

0
Sekdaprov Kalsel Lepas ASN Purna Tugas sebagai Bentuk Penghargaan Atas Pengabdian

Link, Banjarbaru – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin, menghadiri acara pelepasan anggota Korpri Provinsi Kalsel yang memasuki masa purna tugas pada tahun 2025.

Pada kesempatan tersebut, Sekdaprov menyampaikan bahwa pelepasan ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah kepada para Aparatur Sipil Negara yang telah menuntaskan masa baktinya. Ia menegaskan bahwa sesuai ketentuan, setiap ASN memiliki masa pengabdian yang pada akhirnya akan berakhir, dan momen purna tugas menjadi penanda selesainya amanah yang telah dijalankan dengan penuh dedikasi.

“Jadi sesuai aturan, setiap ASN mempunyai masa untuk mengakhiri tugasnya. Karena itu hari ini kita melepas para anggota Korpri yang memasuki purna tugas. Atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan selama ini untuk kemajuan Banua, kami bersama pemerintah menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya,” kata Syarifuddin, Banjarbaru, Rabu (26/11/2025).

Ia juga berharap para ASN yang purna tugas tetap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui berbagai aktivitas dan pengalaman yang dimiliki, meski tidak lagi berada dalam struktur pemerintahan.

Pemprov Kalsel menegaskan komitmennya untuk selalu memberikan penghargaan kepada para ASN yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan loyalitas.

Sementara itu anggota Korpri yang turut dilepas, Zakly Asswan, menyampaikan rasa haru dan kebanggaannya setelah menuntaskan masa pengabdian sebagai ASN. Ia mengaku bersyukur dapat menyelesaikan tugas dengan baik serta mendapatkan dukungan dari rekan kerja maupun pimpinan selama bertugas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa menyelesaikan amanah ini. Banyak kenangan, banyak pengalaman, dan tentu banyak pelajaran yang saya dapat selama berdinas. Terima kasih kepada pemerintah dan seluruh rekan-rekan yang telah memberikan dukungan selama ini,” ujar Zakly.

Ia berharap generasi ASN berikutnya dapat terus menjaga integritas, disiplin, dan semangat melayani masyarakat sehingga kinerja pemerintah daerah semakin baik ke depannya

Bupati Melantik Yudi Andrea Sebagai Sekda Kabupaten Banjar yang Baru

0
Bupati Melantik Yudi Andrea Sebagai Sekda Kabupaten Banjar yang Baru

Link, Martapura – Bertempat di Aula Wisma Sultan Sulaiman Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). H Yudi Andrea dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar yang baru pada Selasa (25/11/2025) pagi.

Pengambilan sumpah janji jabatan H Yudi Andrea sebagai Sekda Kabupaten Banjar yang baru langsung dilakukan Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur.

Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur mengatakan tugas Sekda sangat beragam, sehingga harus segera melakukan koordinasi dengan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) terkait, begitu juga sebaliknya agar roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan visi misi, yakni Maju, Mandiri, dan Agamis (Manis).

“Tidak hanya internal, koordinasi juga harus dilaksanakan dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, serta pihak eksternal lainnya guna mendukung pencapaian visi misi serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” ujarnya.

Saidi juga mengingatkan, bahwa Sekda sebagai jembatan koordinasi utama antara unsur pemerintahan, dan berharap komunikasi dapat dijalankan dengan baik dan meminimalisir ego sektoral kedepannya.

“Kita harus merapatkan barisan untuk menanggapi berbagai isu, baik isu kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan hal lainnya sehingga kedepannya dapat dijalankan dengan baik,” harapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kekosongan kursi untuk Jabatan Sekda ini terjadi setelah Mokhamad Hilman sebagai pejabat definitif Sekda dilantik Wakil Bupati Kabupaten Banjar, Said Idrus Al Habsyie sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Kabupaten Banjar dalam pengambilan sumpah janji jabatan pada 25 Juli 2025 lalu di ruang kelas A BKPSDM Kabupaten Banjar.

Tak hanya itu, saat dibuka pendaftaran selama dua pekan, yakni terhitung dari 2 – 15 Oktober 2025. Proses seleksi lelang terbuka (Selter) untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekda Kabupaten Banjar terkesan sepi peminat sehingga hasil Selter belum dapat diumumkan pada 16 Oktober, dan terpaksa dilakukan perpanjangan waktu hingga 22 Oktober untuk menjaring minimal lima pelamar.

Bahkan, saat memasuki tahap pengumuman tiga nama kandidat terbaik peserta calon Sekda. Portal ASN Karier Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) tiba-tiba mengalami permasalahan teknis hingga jadwal pengumuman pada 10 November ditunda dan baru diumumkan pada 14 November 2025 malam. (zainuddin/link)

Gusti Rizky Resmikan Fasilitas Kran Air Siap Minum Pertama di SMA Banjarbaru

0
Gusti Rizky Resmikan Fasilitas Kran Air Siap Minum Pertama di SMA Banjarbaru

Link, Banjarbaru – Hadir pertama di SMAN 3 Banjarbaru, fasilitas kran air siap minum diresmikan Gusti Rizky, Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Selasa (25/11/2025). Fasilitas ini merupakan jawaban atas aspirasi siswa, guru, dan kepala sekolah.

“Pada momen peringatan HUT PGRI di SMAN 3 Banjarbaru, saya sekalian meninjau fasilitas keran air minum yang merupakan aspirasi siswa dan guru pada kegiatan Dewan Masuk Sekolah. Alhamdulillah, hari ini kita melihat fasilitasnya sudah terpasang dan bisa digunakan,” ujar Gusti Rizky.

Ia menegaskan, fasilitas ini terwujud melalui kolaborasi antara Pemko Banjarbaru dan CSR PTAM Intan Banjar. “Ini hasil kolaborasi bersama Pemko Banjarbaru dan CSR PTAM Intan Banjar. Mudah-mudahan adik-adik dapat memanfaatkan dan menjaga fasilitas ini dengan baik,” tambahnya.

Sebelumnya, aspirasi terkait kebutuhan air minum siap konsumsi disampaikan oleh siswa dan guru secara langsung kepada Ketua DPRD saat kegiatan Dewan Masuk Sekolah. Gusti Rizky menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi tersebut hingga terealisasi.

Kepala SMAN 3 Banjarbaru, Rahmah, menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan kepada sekolah. “Terima kasih kepada Ketua DPRD Banjarbaru atas apresiasi dan dukungan berupa fasilitas keran air siap minum ini. Ini sangat membantu tumbuh kembang peserta didik, mendukung generasi sehat dan cerdas,” ujarnya.

Rahmah berharap, fasilitas ini memberi energi positif bagi siswa untuk belajar lebih optimal. “Semoga membawa manfaat dan berkah bagi peserta didik kami sehingga mereka belajar lebih giat dan sukses di masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, siswa M. Tzar Adrian Sofiadi menyampaikan rasa terima kasih karena aspirasinya benar-benar diperhatikan. “Terima kasih karena aspirasi kami waktu kegiatan Dewan Masuk Sekolah didengar Ketua DPRD. Jujur saya sangat terbantu karena bisa menghemat uang jajan,” ucapnya.

Kirana Syifa Anggaeni, siswi kelas XII, juga merasakan manfaat nyata. “Alhamdulillah keran air minum sudah dicoba dan rasanya enak. Ini sangat membantu karena kami bisa isi ulang minum secara gratis dan mudah,” ungkapnya.

Peresmian ini diharapkan menjadi langkah awal peningkatan fasilitas kesehatan dan kenyamanan di sekolah-sekolah Kota Banjarbaru. Kegiatan dihadiri oleh Kepala SMAN 3 Banjarbaru beserta dewan guru dan staf tata usaha dan siswa-siswi, juga dihadiri Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, Ririk Sumari. (*)

Jawab Tantangan Zaman Gubernur Tegaskan Mewujudkan Pendidikan Berkualitas 

0

Link, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pendidikan berkualitas di Banua sebagai upaya menciptakan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan zaman.

Komitmen tersebut ditandai melalui penandatanganan kesepakatan bersama dengan 13 kepala daerah se-Kalsel pada Rapat Koordinasi Pendidikan se-Kalimantan Selatan, yang digelar di salah satu hotel di Banjarmasin, Selasa (25/11/2025) malam.

Muhidin hadir didampingi Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, Bunda PAUD Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, serta Ketua BKOW Kalsel, Hj. Ellyana Trisya Hasnuryadi.

Dalam sambutannya, Muhidin menyampaikan bahwa dunia pendidikan saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan besar, seperti digitalisasi, perubahan kurikulum, percepatan teknologi, serta dinamika sosial-ekonomi yang menuntut adaptasi cepat.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemprov Kalsel memfokuskan pembangunan pendidikan pada beberapa prioritas, di antaranya pengentasan Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui program Wajib Belajar (Wajar) 13 Tahun, mulai dari PAUD hingga SMA/sederajat. Perbaikan sarana dan prasarana sekolah agar tidak ada sekolah yang terhambat aktivitasnya karena kerusakan fasilitas. Pemetaan digitalisasi pendidikan guna mendorong pemerataan serta peningkatan kualitas pembelajaran di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

“Ini adalah tugas kita bersama. Saya meminta Dinas Pendidikan baik provinsi maupun kabupaten/kota untuk terus memantau kebutuhan pendidikan, mulai dari sarana prasarana hingga fasilitas pendukung agar kita dapat bersama-sama mewujudkan pendidikan yang berkualitas,” tegas Muhidin.

Pada kesempatan tersebut, ia juga meminta perhatian pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), terkait besaran tunjangan guru yang bertugas di daerah pelosok.

“Sebagai orang yang pernah bertugas sebagai guru, saya merasakan langsung bagaimana kecilnya tunjangan di daerah terpencil. Kami memohon kepada Dirjen GTK Kemendikbudristek RI agar tunjangan guru di pelosok dapat ditingkatkan. Jangan disamakan dengan guru di kota. Mereka pantas mendapat tunjangan yang layak demi kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Pada momentum Rakor tersebut, Gubernur Muhidin juga menyerahkan sejumlah penghargaan kepada pemerintah kabupaten/kota yang berhasil menerapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan, meningkatkan rata-rata lama sekolah, serta penghargaan kepada para guru dari berbagai sekolah di Kalsel. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Pemprov Kalsel atas dedikasi mereka dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Kalimantan Selatan. (tri)

The Blues Permalukan Barcelona 3-0 di Stamford Bridge

0
The Blues Permalukan Barcelona 3-0 di Stamford Bridge
Momen gol bunuh diri Jules Kounde dalam laga Liga Champions antara Chelsea vs Barcelona, Rabu (26/11/2025). (c) AP Photo/Kin Cheung

Link, Jakarta – Chelsea menampilkan performa terbaik mereka di Liga Champions musim ini setelah menaklukkan Barcelona dengan skor telak 3-0 di Stamford Bridge, Rabu (26/11/2025) dini hari WIB. Kemenangan besar ini bukan hanya mengamankan tiga poin penting, tetapi juga menjadi selisih gol terbesar sepanjang sejarah pertemuan kedua tim.

Sejak pertandingan dimulai, intensitas langsung meningkat. Chelsea sempat mencetak gol cepat, namun VAR menganulirnya karena handball. Barcelona hampir membalas melalui peluang Ferran Torres, tetapi penyelesaian jarak dekatnya gagal berbuah gol.<

Ritme cepat mewarnai duel dua raksasa Eropa ini. Chelsea berupaya menguasai permainan, sementara Barcelona bertumpu pada transisi cepat dan aksi Lamine Yamal yang beberapa kali mengancam lini belakang tuan rumah. The Blues kembali dibuat frustrasi setelah sundulan Enzo Fernández yang memanfaatkan bola mati dari Estêvão dianulir karena offside.

Tekanan tanpa henti Chelsea akhirnya membuahkan hasil. Umpan tarik Marc Cucurella menciptakan kekacauan di kotak penalti Barcelona, membuat Ferran Torres dan Jules Koundé berebut bola yang justru berakhir menjadi gol bunuh diri untuk membawa Chelsea unggul 1-0.

Kesulitan Barcelona semakin bertambah ketika Ronald Araújo menerima kartu kuning kedua akibat tekel keras pada Cucurella. Bermain dengan 10 pemain memaksa tim tamu tampil lebih defensif di babak kedua.

Lima menit setelah jeda, Chelsea kembali mencetak gol lewat Andrey Santos, namun lagi-lagi dianulir VAR karena offside Alejandro Garnacho. Meski demikian, dominasi penuh tetap milik Chelsea. Estêvão kemudian memperlihatkan aksi solo ciamik sebelum melepaskan penyelesaian memukau untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Upaya Barcelona mengubah permainan lewat masuknya Marcus Rashford dan Raphinha tidak membuahkan hasil. Chelsea tetap tampil nyaman, mengontrol tempo, dan terus menciptakan peluang berbahaya.

Liam Delap menutup pesta gol Chelsea setelah menerima umpan matang Enzo Fernández dan menuntaskannya dengan tembakan ke tiang jauh. Gol ini menjadi yang pertama bagi sang striker muda di Liga Champions.

Hasil impresif ini menegaskan dominasi Chelsea yang kini hanya menelan satu kekalahan dalam 10 pertemuan terakhir melawan Barcelona. Kemenangan ini juga memperpanjang tren positif The Blues menjadi enam laga tanpa kekalahan, sementara Barcelona harus bersiap menghadapi kemungkinan turun ke babak play-off untuk menjaga asa lolos ke fase gugur Liga Champions.

Susunan Pemain

Chelsea: Robert Sanchez; Malo Gusto, Wesley Fofana, Trevoh Chalobah, Marc Cucurella; Reece James, Moises Caicedo; Estevao, Enzo Fernandez, Alejandro Garnacho; Pedro Neto.

Pelatih: Enzo Maresca.

Barcelona: Joan Garcia; Jules Kounde, Ronald Araujo, Pau Cubarsi, Alejandro Balde; Eric Garcia, Frenkie de Jong; Lamine Yamal, Fermin Lopez, Ferran Torres; Robert Lewandowski.

Pelatih: Hansi Flick.

Tips Aman Mendaki Gunung yang Penuh Tantangan

0
Tips Aman Mendaki Gunung yang Penuh Tantangan
Dua pendaki saling membantu saat mendaki gunung (Foto: Freepik)

Link, Banjarbaru – Mendaki gunung vulkanik mungkin bisa menjadi pengalaman yang sangat menentang dan memukau karena pemandangan yang eksotis. Namun, di balik keindahannya gunung berapi biasanya memiliki potensi bahaya yang tidak bisa disepelekan.

Tidak heran apabila keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pendakian terutama di gunung vulkanik. Melansir berbagai sumber berikut adalah tipsnya.

1. Periksa Status Aktivasi Gunung

Sebelum mendaki gunung vulkanik, sebaiknya kamu dapat memeriksa terlebih dahulu status aktivitasnya melalui sumber resmi. Pada umumnya gunung yang sedang berstatus waspada atau siaga harus dihindari karena risiko erupsi dan keluarnya gas berbahaya.

2. Gunakan Peralatan yang Tepat

Mendaki gunung vulkanik jelas memerlukan perlengkapan khusus karena medannya yang berbeda jika dibandingkan gunung biasa. Anda perlu menggunakan sepatu trekking yang terbuat dari sol kuat untuk bisa menghadapi bebatuan tajam.

3. Hindari Area Kawah

Kawah gunung berapi mungkin terlihat indah dari jauh. Namun nyatanya sangat berbahaya untuk didekati karena suhunya yang cukup ekstrem dan kemungkinan keluarnya gas beracun.

Ada beberapa retakan tanah yang kerap menjadi perangkap gas panas yang mungkin tidak terlihat secara langsung oleh mata. Pastikan Anda selalu mematuhi batas aman dan telah ditetapkan oleh petugas atau papan peringatan di jalur pendakian.

4. Bawa Bekal Secukupnya

Gunung vulkanik biasanya memiliki sedikit sumber air karena struktur tanahnya yang kering dan berpasir. Pastikan untuk selalu membawa cukup air atau menjaga tubuh agar tetap terhidrasi.