Beranda blog Halaman 568

Sektor Pariwisata Jadi Andalan Pemerintah Dalam Mengentaskan Kemiskinan di Daerah

0
Sektor Pariwisata Jadi Andalan Pemerintah Dalam Mengentaskan Kemiskinan di Daerah
Destinasi Wisata Hutan PinusKota Banjarbaru Kalimantan Selatan

Link,Jakarta – Pemerintah terus berupaya mengembangkan berbagai potensi destinasi wisata di berbagai wilayah di Indonesia. Selain untuk menciptakan lapangan kerja, destinasi wisata juga menjadi salah satu andalan pemerintah dalam pengentasan kemiskinan di daerah.

Demikian disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Frans Teguh, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Minggu (14/7/2024). “Pemerintah saat ini dan ke depan memberi perhatian khusus terhadap sektor pariwisata sebagai salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa potensi pengembangan sektor pariwisata di sejumlah wilayah sangat besar. Sehingga, pihaknya pun terus mendorong penyebaran destinasi serta kualitas destinasi juga terus ditingkatkan.

Bukan hanya Bali dan Jawa, menurut Frans, pengembangan potensi destinasi wisata tersebar hampir merata di Tanah Air. “Tentu peran dari pemerintah baik itu pemerintah daerah maupun juga kementerian pariwisata perlu bersama-sama mendongkrak sektor pariwisata,” ujarnya.

Pemerintah, lanjutnya, saat ini sangat serius dengan berbagai kebijakan untuk mendorong ada banyak destinasi-destinasi baru yang tersebar. “Jadi, tidak hanya terkonsentrasi di Bali atau di Pulau Jawa, tapi juga daerah lain punya potensi pasar yang mempunyai kemampuan untuk mendistribusikan penyebaran pertumbuhan wisatawan,” ucap Frans.

“Tentu, kita perlu belajar dari Bali,, ya. Karena sejak beberapa tahun kontribusinya 45 persen terhadap kinerja kepariwisataan nasional kita,” ujarnya menambahkan.

Salah satu strategi Kemenparekraf misalnya dengan mendorong lima destinssi super prioritas. Ia menyebut, selain Bali pemerintah saat ini sudah menetapkan lima destinasi super prioritas.

“Mulai dari Danau Toba, Borobudur, Lombok, Labuan Bojo Flores, dan Manado. Tidak hanya itu, kita juga punya destinasi prioritas yang lain ya,” katanya.

Ia melanjutkan, di antara destinasi prioritas lain, misalnya Bahari Wakatobi, Raja Ampat, atau juga di Sabang, Nias,dan juga wisata-wisata budaya yang lain. “Jadi, itu antara lain yang punya kemampuan untuk terus dikembangkan,” ucap Frans.

Untuk itu, ia berharap sektor pariwisata ke depan bisa meningkatkan lagi pendapatan bagi masyarakat. “Melalui pemerintah daerah bisa kita ciptakan lapangan pekerjaan dan bisnis di daerah-daerah,” katanya.

Ia pun beryukur Indonesia dengan kekayaan alam dan budayanya yang melimpah, memiliki potensi besar untuk mengurangi kemiskinan melalui sektor pariwisata. “Kita ingin menggunakan secara optimal agar sumber daya pariwisata ini bisa menciptakan peluang-peluang kesempatan kerja dan bahkan juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Frans Teguh.

Sebanyak 300 Orang Telah Mendaftar Mengikuti Proses Seleksi Capim KPK

0
KPK Cegah 4 Orang Ke Luar Negeri Terkait Penggeledahan di Pemkot Semarang
Ilustrasi Gedung KPK.

Link,Jakarta – Sebanyak 300 orang mendaftar untuk mengikuti proses seleksi calon pimpinan (capim) dan calon anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Data itu berdasarkan pendaftaran yang diterima Pansel KPK hingga Minggu (14/7/2024) pukul 16.45 WIB.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Anggota Pansel KPK Ivan Yustiavandana. Ivan menjelaskan 300 orang yang mendaftar terdiri dari 170 orang mendaftar sebagai capim KPK.

Serta, 130 orang mendaftar sebagai calon anggota Dewas KPK. “Jumlah calon pimpinan sebanyak 170 orang dan jumlah calon Dewas sebanyak 130 orang,” kata Ivan saat dikonfirmasi, Senin (15/7/2024).

Ivan mengungkapkan, data tersebut kemungkinan masih akan terus berkembang. Hal ini mengingat pendaftaran capim KPK dan calon anggota Dewas KPK baru akan ditutup pada malam nanti.

Pansel Capim KPK akan membuka pendaftaran calon pimpinan dan calon anggota Dewas KPK mulai 26 Juni sampai dengan 15 Juli 2024. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran dapat dilihat melalui media cetak, media elektronik.

Laman resmi Komisi Pemberantasan Korupsi kpk.go.id. Serta, laman resmi Kementerian Sekretariat Negara setneg.go.id

Spanyol Juara Piala Eropa 2024, Kalahkan Inggris 2-1

0
Spanyol Juara Piala Eropa 2024, Kalahkan Inggris 2-1
Spanyol Juara Piala Eropa 2024, Kalahkan Inggris 2-1 (Photo by Odd ANDERSEN / AFP)

Link, Jakarta – Spanyol juara Piala Eropa 2024 setelah mengalahkan Inggris 2-1 di Olympiastadion, Berlin, Senin (15/7/2024) dini hari. Pemain pengganti Mikel Oyarzabal menjadi penentu kemenangan dengan golnya menit 86.

Spanyol unggul duluan melalui gol Nico Williams ketika babak kedua baru berlangsung dua menit alias menit 47. Gol Williams berkat umpan Lamine Yamal.

Striker timnas Inggris, Cole Palmer membuat kejutan dengan gol penyeimbang ketika baru tiga menit menjadi pemain pengganti. Pada menit 70, pemain produktif Chelsea itu masuk menggantikan Kobbie Mainoo.

Tiga menit kemudian atau menit 73 ia mencetak gol yang membuat skor menjadi 1-1. Gol terjadi berkat kerja sama tiga pemain, yakni Bukayo Saka, Judel Bellingham dan Cole Palmer.

Diimulai dari Saka yang melakukan penekanan kearah kotak penalti, ia mengumpan pada Belliham. Belliham kemudian mengumpan pada Palmer di belakangnya hingga jadi gol.

Lalu Mikel Oyarzabal membuat kejutan  untuk Spanyol yang masuk ke lapangan menggantikan Alvaro Morata. Ia membuat gol dengan meneruskan umpan Cucurella.

Sebelumnya, babak pertama Final Piala Eropa antara timnas Spanyol vs Inggris berakhir 0-0. Timnas Spanyol tampil mendominasi pertandingan hingga 72 persen penguasaan bola dibanding Inggris yang hanya 28 persen.

Matador juga membuat lima kali shots dan sekali shots on target sementara Inggris hanya sekali tiga kali shots dan sekali shots on target  Timnas Inggris lebih menekankan strategi serangan balik dalam laga itu.

Tampak Luke Shaw lebih banyak mengawal pergerakan Lamine Yamal. Dalam pertandingan 45 menit pertama tak tampak serangan berbahaya.

Kapten timnas Inggris Harry Kane memperoleh kartu kuning yang pertama karena dianggap  mengganjal pemain Spanyol Fabian Ruiz menit 25. Sementara itu Dani Olmo dari Spanyol dapat kartu kuning karena  melakukan pelanggaran keras terhadap Declan Rice.

ELH Weekend Bertemu Dengan Ribuan Warga 

0
ELH Weekend Bertemu Dengan Ribuan Warga 
ELH Weekend Bertemu Dengan Ribuan Warga 

Link, Banjarbaru – Antusiasnya warga Kota Banjarbaru untuk mengenal lebih dekat calon pemimpin Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby (ELH) semakin tampak nyata, salah satu bukti dengan banyak undangan warga untuk bersilaturahmi bakal calon wali Kota Banjarbaru 2024-2029 tersebut.

Minggu (14/7/2024) diketahui ada lima lokasi berbeda disambangi Lisa Halaby bersama tim pemenangan ELH, mulai menapak pagi hingga beranjak sore hari.

Berawal pagi sekitar pukul 08.30 Wita, Pembina Yayasan Abdul Aziz Al Halaby, Lisa Halaby mengibarkan bendera start pawai pekan Muharram 1446 Hijriyah yang diikuti para santri dan orang tua santri di Tempat Pendidikan Qur’an (TPQ) Al Halaby di Komplek Sofia Residence Kelurahan Loktabat Utara Kecamatan Banjarbaru Utara.

Tak lama setelah membuka resmi pekan Muharram 1446 Hijriyah dan mengibarkan bendera pawai Muharram, Lisa Halaby bergeser di lokasi pelaksanaan Sehat Bersama Hj Erna Lisa Halaby di seberang Masjid Nurul Kahroba Kelurahan Loktabat Utara, yang diikuti kurang lebih 100 peserta.

Di lokasi ini diadakan pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat-obatan secara gratis, bahkan peserta yang berasal dari warga pada empat Rukun Tetangga (RT) setempat mendapatkan bingkisan berupa dua susu kotak ukuran 1000 ml, gula rendah kalori, sosis, energen, dan berbagai snack.

“Tadi periksa tensi darah, normal. Terus, mengeluhkan sakit kaki terasa bengkak diberi obat oleh petugas kesehatan Terima kasih ibu Lisa Halaby atas layanan kesehatan gratis dan obatnya,” kata Dodi, warga Kelurahan Loktabat Utara.

Berikutnya, setelah menyaksikan pemberian layanan pemeriksaan kesehatan bagi warga di lokasi itu, Lisa Halaby silaturahmi warga pada tiga lokasi berbeda antara lain pukul 11.00 Wita di Kelurahan Bangkal RT 7 RW 7 Kecamatan Cempaka, kemudian pukul 15.00 Wita maulid bersama ibu-ibu majelis taklim gabungan dari beberapa kelurahan di Kecamatan Cempaka bertempat di Jalan Kertak Baru Kelurahan Cempaka RT 02 RW 08.

Penutup kegiatan pada Minggu (14/7/2024) sore pukul 17.00 Wita sosialisasi dan silaturahmi dengan warga di kawasan Gang Keluarga RT 02 RW 01 Kelurahan Loktabat Selatan Kecamatan Banjarbaru Selatan. (wahyu)

Inovasi Germas Cinta Banua Raih Penghargaan Tingkat Nasional

0
Germas Cinta Banua
Melalui inovasi Inovasi Germas Cinta Banua, Pemprov Kalsel Raih Penghargaan Tingkat Nasional

Link, Jakarta – Penghargaan tingkat nasional kembali diraih Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel). Kali ini perhargaan diperoleh dari inovasi yang digagas Dinkes Pemprov Kalsel yaitu Gerakan Remaja Sehat, Ceria, Inovatif, Tangguh dan Aktif Bangun Negeri Bersama (Germas Cinta Banua).

Penghargaan tersebut langsung diterima Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Raudatul Jannah melalui Kepala Seksi Promosi Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat dan Kesehatan Jiwa, Syarkiah pada 10-12 Juli 2024 di Bogor dalam Pertemuan Koordinasi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Program Prioritas Nasional.

Dikesempatannya, Kadinkes Kalsel Raudatul Jannah mengucapkan syukur dan terima kasih atas raihan penghargaan peringkat tiga tingkat nasional dengan inovasi Germas Cinta Banua.

“Kami sangat bangga inovasi Germas Cinta Banua berhasil meraih prestasi tingkat nasional. Penghargaan ini diraih berkat dukungan semua pihak agar program ini dapat berjalan tepat sasaran,” kata Raudatul Jannah, Minggu (14/7/2024).

Ia mengatakan pelaksanaan promosi kesehatan melalui Implementasi Germas Cinta Banua di Kalsel menyasar di sekolah dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku warga sekolah dalam melaksanakan budaya hidup sehat dan terciptanya lingkungan sekolah sehat dan bersih melalui pemberdayaan warga sekolah menuju masyarakat Kalsel yang sehat, mandiri dan maju.

“Program ini kemaren sudah kita laksanakan ditiga sekolah di tiga Kabupaten/kota. Hasilnya pun sangat disambut antusias oleh para siswa. Bahkan ada komitmen bersama untuk mewujudkan sekolah sehat dan siswa sehat, ceria, inovatif, tangguh dan aktif,” ujarnya.

Adapun tujuan dari implementasi inovasi tersebut yaitu meningkatkan kualitas kesehatan melalui proses penyadartahuan yang menjadi awal dari kontribusi individu-individu dalam menjalani perilaku kehidupan sehari-hari yang bersih dan sehat.

Selanjutnya, memberdayakan siswa, guru dan warga sekolah untuk mau melakukan pola hidup bersih dan sehat untuk menciptakan sekolah sehat. Meningkatkan PHBS dan mengimplementasikan Germas di tatanan sekolah. (tri)

Sepenggal Memori Menuju Kampung Halaman di Atas Kapal Pelni

0
Kapal Pelni
Suyatno, memerlihatkan foto dalam dek kapal saat ia dan keluarga pulang menjengguk kampung halaman di Sragen, Jateng menggunakan KM Kelimutu milik PT Pelni (Persero). (foto: ist/klik)

“Itu yang tidak ditemui di moda transportasi lain. Di dalam Kapal Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni)  terjalin komunikasi dan silaturahmi antar penumpang. Akrab, bahkan ada yang sampai jadi seperti saudara”

Oleh: Rudiyanto

Ratusan calon penumpang Kapal Pelni sudah memadati depan ruang tunggu keberangkatan Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan saat Suyatno, istri, dan dua anak laki-lakinya tiba satu jam sebelum tengah malam. Melihat itu, pria berperawakan tinggi ini bergegas memanggul tas berukuran jumbo di atas pundak kiri, satu kardus berukuran sedang dijinjing di tangan kanan. Satu kardus yang lain dibawa sang istri. Di belakang, dua anak laki-lakinya menggiring sembari menolah-noleh memerhatikan tiap sudut gelap pelataran gedung dermaga.

Setengah terburu-buru, Suyatno berharap masih ada ruang kosong menempatkan barang-barang bawaannya tak jauh dari pintu masuk ruang tunggu. Ini, agar saat pintu ruang tunggu terbuka, mereka dapat segera merangsek ke dalam.

“Kalau bisa sedekat mungkin dengan pintu masuk. Karena jika tidak, tak dapat tempat duduk di dalam ruang tunggu,” kata Suyatno menceritakan kembali penggalan memori saat kepulangan pertamanya ke kampung halaman di Sragen, Jawa Tengah pada 1993 silam.

Terus bertambah, kian padat, karena bersamaan mereka, para calon penumpang tujuan yang sama, Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang tak henti berdatangan. Sedangkan pintu ruang tunggu lazimnya baru akan dibuka dua jam sebelum jadwal keberangkat. Tertera dalam tiket yang dibeli di satu-satunya agen penyedia tiket di Martapura, Kabupaten Banjar kala itu, kapal milik PT Pelni akan berlayar pukul 04.30 Wita.

Kepadatan calon penumpang berangsur berkurang sesaat setelah petugas membuka pintu masuk ruang tunggu. Berdesakan di antara para penumpang lain yang juga berusaha ingin masuk lebih dulu, Suyatno menunjukkan empat tiket kepada petugas. Dua tiket dewasa dengan palet warna hijau dan dua tiket anak-anak dengan palet warna merah.

Rampung diperiksa, deretan tempat duduk tak jauh dari pintu keberangkatan berdinding kaca, bergegas mereka hampiri. Tujuannya sama, agar dapat lebih dulu keluar dari ruang tunggu, lebih dulu masuk kapal, dan lebih dulu mendapatkan tempat tidur di dalam kapal.

Kurang dari dua jam dalam penantian di ruang tunggu, marine horn menggema pendek berjeda satu kali. Tak lama setelahnya, haluan kapal berwarna dominan putih coklat setinggi sembilan meter, dengan kapastias tampung maksimal 1.000 penumpang, perlahan tampak dari balik kaca ruang tunggu.

“KM Kelimutu. KM-nya itu apa pak?” begitu Suyatno menirukan anak keduanya yang saat itu duduk di kelas 4 SD, membaca tulisan yang ada pada bagian samping haluan kapal. “Kapal Motor” jawabnya kepada sang anak.

Dari balik dinding kaca ruang tunggu, bersama dua anaknya, Suyatno yang merupakan perantau program transmigrasi sebagai buruh sadap karet pada perkebunan milik negara di Danau Salak, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar sejak 1977 ini menyaksikan proses bongkar muatan, juga turunnya penumpang melalui tangga pada samping kapal. Tangga yang juga akan segera mereka naiki.

Melihat jumlah penumpang yang turun dari atas Kapal Pelni terus berkurang, mereka bergegas kembali ke tempat duduk, menghampiri sang istri yang lebih memilih duduk menunggu barang bawaan di atas kursi; satu tas besar berisi pakaian, dan dua kardus berisi oleh-oleh.

“Ayo Mak…! Sedilit meneh munggah kapal (Tak lama lagi naik kapal-red)” katanya kepada sang sang istri yang segera berdiri dan meraih satu kardus. Sedangkan Suyatno sudah siap dengan tas besar di atas pundak kiri dan satu kardus di tangan kanan. Mereka lantas merapat menuju pintu keluar ruang tunggu.

Tak lama setelahnya, pintu keluar ruang tunggu terbuka. Namun, untuk dapat lebih dulu sampai ke dalam dek di atas kapal, bukan hal gampang di tengah jejal ratusan penumpang. Terlebih lagi Suyatno juga harus tetap menjaga dua anaknya. Di tengah kondisi saling berdesakan antara sesama penumpang tersebut, ada saja penumpang yang berteriak dengan nada tinggi meminta penumpang lain mengalah karena ada ibu yang sedang menggendong bayinya.

Sampai di atas kapal, para penumpang mulai berhamburan, mencari tempat tidur sesuai dek yang tertera dalam tiket. Tak terkecuali Suyatno yang menyisir dek dua untuk mencari tempat tidur yang belum terisi. Untungnya tak lama tempat yang dicari ditemukan.

***

Suasana di atas Kapal Pelni selama pelayaran berlalu begitu monoton. Sebagian besar penumpang hanya menghabiskan waktu dengan tidur-tiduran. Namun tak sedikit pula yang memilih keluar, sekadar melihat-lihat pemandangan laut dan menghirup udara segar. Suyatno dan dua anaknya termasuk yang sering keluar masuk dek selama pelayaran.

Lamanya perjalanan di atas kapal, membuat penumpang tak mungkin mengandalkan hanya dari jatah ransum. Banyak penumpang yang membawa bekal makanan sebagai persiapan penempuh pelayaran panjang. Roti, makanan ringan, atau mi instan adalah bekal umum dibawa para penumpang sebagai bekal dalam perjalanan. Mereka umumnya saling menawarkan dan berbagi makanan.

Perlu waktu hingga 24 jam sebelum kapal bersandar di dermaga tujuan. Ini diakui Suyatno yang saat ini berusia 75 tahun, sangat melelahkan. Namun hasrat bertemu dengan orang tua dan sanak saudara di kampung halaman, mengalahkan letih di perjalanan. Lamanya waktu tempuh, membuat interaksi antar penumpang di dalam kapal tak mungkin dapat dihindari. Ini sekaligus menjadi perajut tali silaturahmi.

“Itu yang tidak ditemui di moda transportasi lain. Di dalam kapal terjalin komunikasi dan silaturahmi antar penumpang. Akrab, bahkan ada yang sampai jadi seperti saudara. Saya ingat penumpang yang kala itu berada di sebelah kami, namanya Ibu Sri. Kami bahkan sempat singgah dan menginap di rumahnya di Boyolali sebelum pulang ke Sragen,” kata Suyatno.

Hingga jelang tahun 2000, Suyatno dan keluarga masih menggunakan Kapal Pelni sebagai moda transportasi utama saat menjengguk kampung halaman. Meski pulang kampung bukan lah rutintas tahunan yang mereka lakukan. “Biasanya saat masa libur sekolah. Jika tidak salah ingat, terakhir pulang ke Jawa naik kapal Pelni tahun 1999. Kapal Egon,” ujarnya.

Bagi para pendatang seperti Suyatno, keberadaan kapal Pelni krusial sebagai moda transportasi utama kala ingin pulang menjenguk sanak dan teman lama di kampung halaman. Setidaknya hingga periode 2000-an. Karena setelah itu, kapal Pelni trayek Banjarmasin – Semarang tak ada lagi. Pemberangkat penumpang hanya ada via Pelabuhan Kumai di Kalimantan Tengah.

“Terakhir jika tidak salah ada pemberangkatan penumpang menuju Semarang tahun 2011. Kapalnya Egon. Ada penyesuai trayek kapal Pelni dilakukan pemerintah. Dalam hal ini Kementerian Perhubungan. Dan kami di Cabang Banjarmasin, tentu harus melaksanakan itu,” kata Subhan, Kepala Cabang PT Pelni Banjarmasin dikonfirmasi, Kamis, 11 Juli 2024.

Tak lagi melayani pemberangkat penumpang, PT Pelni Banjarmasin, kata Subhan, saat ini  fokus pada pengelolaan bisnis jasa logistik. “Yang kami layani saat ini salah satunya pengangkutan Semen Conch dari Banjarmasin menuju Morowali di Sulawesi Tengah,” katanya.

Sumber: www.klikkalimantan.com 

Gaji Guru Honorer SDN Madurejo 2 Sudah Dibayarkan

0
gaji guru honorer
Sekretaris Disdik Kabupaten Banjar Tisnohadi Harimurti

Link, Martapura – Sempat heboh karena gaji belum dibayarkan, kini Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar pastikan gaji guru honorer di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Madurejo 2, Kcematan Sambung Makmur  sudah diselesaikan.

Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar Tisnohadi Harimurti, yakni keterlambatan gaji honorer terkendala proses laporan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada periode sebelumnya yang masih belum selesai.

“Karena itu terjadi keterlambatan pembayaran gaji untuk tenaga honorer, ditambah bendahara yang mengelola anggaran dana BOS mengundurkan diri. Sekarang sudah ada bendahara penggantinya dan gaji para guru honorer yang belum terbayarkan selama enam bulan sudah dicairkan,” ujarnya pada Jumat (12/7/2024).

Tisnohadi berharap permalasahan serupa agar tidak terulang, serta mengimbau satuan pendidikan agar berkoordinasi dan mengkonsultasikan sejumlah permasalahan yang terjadi di sekolah, khususnya terkait pencairan dana BOS.

“Jika mengalami kendala saat proses pencarian dana BOS, satuan pendidikan bisa berkonsultasi ke Tim Pendamping. Begitu juga antara Kepala Sekolah (Kepsek) dan para guru harus saling berokoordinasi sehingga tidak terjadi miskomunikasi, terlebih fungsi Kepsek sebagai pembina pada satuan pendidikan tersebut,” imabuanya.

Begitu juga terkait masalah informasi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPK) yang tidak diterima para guru tenaga honorer, lanjut Tisnohadi, Kepsek sebenarnya juga sudah menyampaikan secara lisan informasi tersebut, hanya saja terjadi miskomunikasi.

“Kami juga sudah menyampaikan informasi tersebut baik melalui luar jaringan (luring) ataupun dalam jaringan (daring), serta melalui Koordinator Wilayah (Korwil). Kami berharap komunikasi dengan guru terjalin dengan baik,” ucapnya.

Selain memanggil pihak terkait, Kepala Bidang (Kabid) SD Disdik Kabupaten Banjar, Darmina Budiyanti juga sudah terjun langsung untuk melakukan klarifikasi guna menyelesaikan permasalahan tersebut.

Dengan telah diselesaikannya permasalahan tersebut, sehingga Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar pun membatalkan menggelar inspeksi mendadak (Sidak) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak terkait. (zainuddin)

Gembiranya ELH Turut Mengawah Bersama Warga

0
ELH mengawah bersama warga
ELH Bakal Calon Walikota Banjarbaru 2024/2029 mengawah bersama warga Kelurahan Cempaka.

Link, Banjarbaru – Bakal Calon Walikota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby (ELH) mengaku sangat bahagia ketika berkesempatan berbaur dengan warga Kota Banjarbaru. Terlebih ketika dirinya mendapat kesempatan dari warga untuk turut terlibat dalam kegiatan masakan secara massal.

“Alhamdulillah, hari ini saya sangat gembira bisa berbaur dengan ribuan warga Kota Banjarbaru. Terlebih saat di Cempaka, saya diberi kesempatan warga untuk turut serta mengawah bersama mereka,” ungkap ELH dengan raut wajah gembira.

Rasa itu sebutnya, jarang sekali didapatkannya. Walau mengawah (memasak) bersama warga itu bukan hal baru bagi dirinya.

“Pokoknya, mengawah kali ini benar-benar membuat saya sangat senang. Apalagi banyak cerita yang saya dapat dari para ibu-ibu saat itu bagi saya sangat mahal. Dari urusan ibu rumah tangga hingga urusan bersosial masyarakat disampaikan kepada saya,” katanya.

Lebih dari itu sebutnya, sebagian besar para ibu-ibu itu memberi semangat untuk bisa memenangi Pilkada Walikota Banjarbaru 2024 ini.

“Mendapat semangat luar biasa dari sesama perempuan jelas menambah energi positif bagi kami untuk berjuang lebih semangat lagi dalam menjaani proses menuju puncak Pilkada pada pencoblosan November 2024 nanti,” katanya.

Terpisah, Atun, salah satu warga Cempaka mengaku sangat tersanjung bisa memasak bersama calon pemimpinnya.

“Rasanya ingin sekali cepat-cepat coblosan Walikota saja dan memberikan suara untuk Ibu Lisa. Pokoknya kami akan berada dibarisan beliua,” katanya.

Pun demikian, dari empat acara besar yang ikuti ELH, tergambar keinginan Warga Kota Banjarbaru mendukungnya memenangi Pilkada Kota Banjarbaru 2024 kian meluas.

“Saat ini rombongan para perwakilan warga yang ingin bersilaturahmi dengan ELH kian banyak. Bahkan jauh-jauh hari mereka (warga) terlebih dahulu memberi khabar ingin bersilaturahmi,” ungkap Koordinator Tim Pemenangan ELH, Drs Wahyuddin.

Sebaliknya tambah Ujud—demikian politisi Partai Golkar ini akrab disapa—pihaknya harus mengatur jadwal sedemikian rupa agar untuk mengatur pertemuan dengan ELH.

“Siang hingga malam hari kegiatan LH kian hari kian padat. Baik menghadiri undangan silaturahmi dengan warga maupun menerima rombongan tokoh-tokoh masyarakat yang datang ke Posko Tim Pemenangan,” ungkapnya. (wahyu)

Pemutakhiran Data Pemilih Pantarlih Coklit Paman Birin

0
Pemutakhiran Data Pemilih Pantarlih Coklit Paman Birin
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin didampingi istri, Hj Raudatul Jannah atau Acil Odah menerima petugas Pencocokan dan Penelitian (Coklit)

Link, Banjarmasin – Guna memutakhirkan data pemilih pada Pilkada 2024, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin didampingi istri, Hj Raudatul Jannah atau Acil Odah menerima petugas Pencocokan dan Penelitian (Coklit) atau Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) Martapura Timur (Martim) Kabupaten Banjar, Minggu (14/07/2024) di rumah dinasnya di Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Selain kedua petugas atas nama Ahmad Hifni dan Nazela itu turut mendampingi, anggota KPU Provinsi Kalsel, KPU dan Bawaslu Kabupaten Banjar, dan panitia pengawas kecamatan (Panwascam) dan PPK Martapura Timur.

Paman Birin pun mengimbau masyarakat agar memberikan data-data yang diperlukan Pantarlih atau petugas coklit untuk keperluan pilkada tanggal 27 November 2024 nanti.

“Pantarlih kalau datang segera dibantu memberikan data yang diperlukan untuk membantu kesuksesan pilkada dan jangan lupa datang ke TPS pada saatnya,” ajak Paman Birin.

Paman Birin dan Acil Odah pun menyampaikan terima kasih kepada petugas yang telah melakukan pemutakhiran data di tempatnya dan mendoakan mereka bisa melaksanakan tugas dengan baik dan lancar sesuai jadwal.

Sementara itu, anggota KPU Kalsel, Arif Muhyar mengatakan, kegiatan coklit ini untuk memastikan masyarakat yang memiliki hak pilih tercatat untuk pilkada nantinya.

“Kita ingin memastikan semua yang punya hak pilih dapat terdaftar sebagai pemilih, masyarakat umum maupun pejabat publik,” ujarnya.

Untuk keperluan pendataan ini, Paman Birin dan Acil Odah pun memberikan data-data yang ditanyakan petugas coklit disertai dokumen berupa KTP dan Kartu Keluarga sesuai domisili yakni Jalan Kertak Baru, Kampung Keramat RT 1 Teluk Selong, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar.

Paman Birin, Acil Odah dan puterinya atas nama Noor Azizah Zaimah, masuk dalam daftar pemilih di TPS 1 kampung Keramat Martapura Timur Kabupaten Banjar. (tri)

Gempa Terkini M4,8 Guncang Tahuna Sulawesi Utara

0
Gempa M4,5 Guncang Kabupaten Tambrauw, Papua Barat,
Ilustrasi gempa bumi. ANTARA

Link, Sulut – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,8 mengguncang wilayah Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Minggu (14/7/2024). Gempa bumi tersebut terjadi pada pukul 16:10 WIB.

Berdasarkan informasi dari akun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) lokasi gempa pada koordinat 5.56 lintang utara. Atau 125.16 bujur timur.

“Pusat gempa berada 219 kilometer barat laut Tahuna, dengan kedalaman 34 kilometer. Dan tidak berpotensi tsunami,” tulis keterangan BMKG.

BMKG dalam keterangannya juga menyebut informasi ini mengutamakan kecepatan. Sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

“Hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut. Terkait dampak gempa yang terjadi,” tulisnya menambahkan.