Beranda blog Halaman 616

SDM Aparatur Menjadi Aspek Penting Tujuan Reformasi Birokrasi

0
SDM Aparatur Menjadi Aspek Penting Tujuan Reformasi Birokrasi
Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor melalui Sekretaris Daerah Roy Rizali membuka Rapat Koordinasi Regional Kalimantan Bidang Organisasi dan Kepegawaian

Link, Banjarmasin – Buka acara Rapat Koordinasi Regional Kalimantan Bidang Organisasi dan Kepegawaian, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor melalui Sekretaris Daerah Roy Rizali, menyampaikan tentang penguatan aspek-aspek penting untuk mencapai tujuan reformasi birokrasi.

“Ada aspek-aspek penting yang perlu dilakukan penguatan untuk mencapai tujuan reformasi birokrasi, yaitu aspek-aspek kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan dan sumber daya manusia aparatur,” sampai Paman Birin, Rabu (29/5/2024)

Paman Birin juga tak lupa menyampaikan apresiasinya dan berharap rakor ini dapat menghasilkan poin-poin penguatan sektor birokrasi informasi dan SDM ASN.

“Saya berharap, rakor ini dapat menghasilkan poin-poin penguatan sektor birokrasi informasi dan SDM ASN, dan dapat menjadi pedoman serta acuan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan transparan,” harap Paman Birin.

Pada acara yang dihadiri Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Kepala Biro Organisasi, Kepala Badan Kepegawaian dan SDM se-Kalimantan ini, Paman Birin menyampaikan sejumlah prestasi Pemprov Kalsel dalam pelaksanaan reformasi birokrasi.

Diantaranya Indeks Tata Kelola Pemerintahan Tertinggi di Indonesia tahun 2023, Nilai Kategori A untuk Sistem Akuntabilitas Instansi Pemerintah, Pengendalian Tingkat Inflasi Terendah di Regional Kalimantan, Indeks BerAKHLAK Tertinggi tahun 2023, dan Angka Kemiskinan Terendah Kedua se-Indonesia.

Sementara itu, Kepala Biro Organisasi, Galuh Tantri Narindra, ditemui usai acara menyampaikan bahwa kegiatan yang seharusnya dilaksanakan di tahun 2020 ini juga bertujuan untuk mencari alternatif penyelesaian terkait beragam permasalahan yang dihadapi, khususnya di bidang organisasi dan kepegawaian di Kalimantan, yang umumnya memiliki tipologi permasalahan yang sama.

“Kita mendatangkan narasumber yang membidangi ragam persoalan tersebut, sehingga rekan-rekan yang berhadir bisa menyampaikan uneg-unegnya. Dimana kemudian kita akan mendiskusikan bagaimana alternatif penyelesaian untuk permasalahan tersebut, khususnya di regional Kalimantan,” sampainya.

Tantri juga menyampaikan bahwa sudah dilaksanakan diskusi, seperti tentang penyelesaian persoalan tenaga Non-ASN, rekrutmen CASN, pemberian TPP dan pelaksanaan reformasi birokrasi yang baik.

“Dengan kegiatan ini, kita berharap kita melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik, dan tidak ada perbedaan di regional Kalimantan. Bersama-sama untuk membangun Kalimantan,” harapnya.

Kepala BKD Provinsi Kalsel, Dinansyah yang juga berhadir menyampaikan harapannya untuk mendapatkan mendapat masukan-masukan dari peserta yang berasal dari regional lain di Kalimantan dan juga narasumber.

“Mudah-mudahan permasalahan yang dihadapi BKD Kalsel selama ini, dapat diberikan jawaban oleh para narasumber, dan juga teman-teman peserta,” sampainya.

Sejumlah narasumber yang dihadirkan pada kegiatan ini adalah, Pelaksana Harian Direktur Fasilitasi Kelembagaan dan Kepegawaian Perangkat Daerah Dirjen Otda serta Kepala Bagian Kelembagaan dan Analisis Jabatan, Biro Organisasi dan Tatalaksana dari Kemendagri.

Kemudian juga Kepala Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin serta Kepala Biro Organisasi Provinsi Jawa Timur. (tri)

Pedagang Pasar Tradisional Antusias Ikuti Tera Ulang

0
Pedagang Pasar Tradisional Antusias Ikuti Tera Ulang
Pedagang Pasar Taibah Martapura, sambut antusias kegiatan Tera Ulang Pasar UTTP Tradisional yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar, Rabu (29/5/2024)

Link, Martapura- Pedagang Pasar Taibah Martapura, sambut antusias kegiatan Tera Ulang Pasar UTTP Tradisional yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar, Rabu (29/5/2024).

Kegiatan dipimpin Kepala DKUMPP Banjar I Gusti Made Suryawati, diketahui meningkatnya antusias para pedagang dari tera ulang sebelumnya juga tidak terlepas dari UU No 1 Tahun 2022 Tentang Hubungan Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah, kegiatan penteraan kali ini digratiskan.

Kepala DKUMPP Banjar I Gusti Made Suryawati menjelaskan, bulan Mei sengaja dipilih sebagai pelaksanaan kegiatan sekaligus memeriahkan Hari Metrologi Sedunia yang jatuh pada 20 Mei lalu.

“Berdasarkan hasil pelaksanaan tera selama 15 hari, jumlah alat ukur, takar timbang yang sudah ditera oleh DKUMPP Kabupaten Banjar di pasar tradisional sebanyak 2.797 unit, dan kami berkomitmen bahwa unit Metrologi Legal DKUMPP terus memberikan layanan terbaik guna mewujudkan visi misi Bupati Banjar yang Maju, Mandiri, Agamis dan Tertib Ukur,” ujar Made.

Sementara itu Manajer Area Pasar Perumda PBB Humaidi menyampaikan, ucapan terimakasih kepada DKUMPP Banjar yang telah memfasilitasi pedagang untuk mentera alat ukur timbangan kali ini yang diberikan secara gratis.

Yuli Fahrudin perwakilan pedagang mengutarakan kegiatan sangat bermanfaat agar alat ukur/takar timbang yang digunakan sesuai dengan standar yang berlaku dan menghindari kecurangan yang terjadi saat transaksi jual beli. (wahyu/BBAM)

Anggaran Program Stunting Besar, Angka Stunting Meningkat

0
angka stunting
DPRD Kabupaten Banjar pun mengagendakan RDP gabungan Komisi II dan Komisi IV untuk membahas masalah angka stunting.

Link, Martapura – Upaya Pemkab Banjar untuk menekan angka stunting dengan menggunakan anggaran cukup tinggi, ternyata tidak sepadan dengan hasilnya. Pasalnya, dibanding tahun 2022 angka stunting di tahun 2023 justru meningkat.

Berdasarkan data pada Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), angka balita berpotensi stunting di Kabupaten Banjar terus terjadi peningkatan. Berada di angka 26,4 persen pada 2022, di 2023 kasus potensi stunting terjadi peningkatan sebesar 30,1 persen. Tepatnya, prevalensi stunting bertambah sebesar 3,7 persen.

Mendapati kenyataan tersebut, DPRD Kabupaten Banjar pun mengagendakan Rapat Dengan Pendapat (RDP) gabungan Komisi II dan Komisi IV dengan menghadirkan Dinkes, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB), Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD), serta Bappedalitbang Kabupaten Banjar pada Rabu (29/5/2024).

“Intinya kami ingin ada evaluasi permalasahan meningkatnya angka stunting tersebut, terlebih Pemkab Banjar telah mendapatkan DAK dan DAU 2024 untuk program stunting ini total sebesar Rp118 miliar,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar, H Gusti Abdurrahman (Antung Aman).

Namun sayangnya ketika banyak instansi terkait berhadir dalam gelaran RDP gabungan dengan agenda membahas tentang penanganan stunting dan anggaran stunting 2023 – 2024, namun  Kepala Dinkes Kabupaten Banjar, Yasna Khairina justru absen. Tentu saja hal itu membuat anggota dewan yang berhadir kecewa.

“Semua Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait hari ini berhadir, kecuali Kepala Dinkes Kabupaten Banjar. Karena itu kita tunggu Kepala Dinkes untuk berhadir. Kalau perlu sampai subuh,” ujarnya.

Menanggapi perihal tersebut, Sekretaris Dinkes Kabupaten Banjar, Gusti M Kholdani mengungkapkan, Kepala Dinkes Kabupaten Banjar memang mengetahui terkait agenda RDP gabungan di DPRD.

“Kepada Dinkes Kabupaten Banjar, Yasna Khairina tidak bisa berhadir karena mendapatkan penugasan dari Bupati untuk menghadiri rapat kerja kesehatan di Kota Banjarmasin. Karena itu saya bersama bidang terkait yang mewakili,” jelasnya.  (zainuddin)

Pelatihan Saran Dinda di Sungai Lulut Diikuti 30 Remaja

0
Pelatihan Saran Dinda di Sungai Lulut Diikuti 30 Remaja
Sebanyak 30 remaja Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Sungai Tabuk, ikuti Pelatihan Pemulasaran Jenazah di Kalangan Pemuda (Saran Dinda)

Link, Martapura – Sebanyak 30 remaja Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Sungai Tabuk, ikuti Pelatihan Pemulasaran Jenazah di Kalangan Pemuda (Saran Dinda) yang digelar Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar melalui Bidang Kepemudaan, Senin (27/5/2024).

Kabid Kepemudaan Disbudporapar Banjar Muhari mengapresiasi antusias pemuda pemudi Kelurahan Sungai Lulut yang ingin mempelajari cara pemulasaran jenazah. Menurutnya pelatihan ini penting untuk bekal bagi generasi muda kedepan melanjutkan apa yang dilakukan para orang tua sebelumnya.

“Pekerjaan yang didominasi oleh kalangan orang tua menjadi perhatian bersama untuk dapat mengajak kaum muda bisa berlatih dalam mengurus jenazah,” ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan Lurah Sungai Lulut Hudan Azzuhry yang menyambut baik kegiatan tersebut. Diakuinya pemulasaran jenazah tentu dapat menambah skill dan kemampuan bagi pemuda pemudi di bidang keagamaan dan bisa menjadi regenerasi guru dalam memandikan jenazah.

“Semoga mampu memberikan kontribusi positif dalam menjalankan nilai–nilai agama dengan tetap berpegang kepada adat istiadat dan budaya,” harapnya.

Diketahui, Mei mendatang Saran Dinda akan menyasar remaja yang berada di Kecamatan Sambung Makmur, Kabupaten Banjar. (wahyu/BBAM)

Fantastik, Nilai Kerugian Negara Korupsi Timah Rp300 T

0
korupsi timah
Jaksa Agung ST Burhanuddin menyebut kerugian negara akibat korupsi tata niaga timah lebih dari Rp271 triliun.

Link, Jakarta – Fantastik, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyebut kerugian negara di kasus korupsi tata niaga timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah tahun 2015-2022, melebihi penghitungan sementara yang sebelumnya mencapai Rp271 triliun.

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyebut nilai kerugian negara kasus tahun 2015-2022 tersebut mencapai Rp300 triliun.

“Perkara timah ini hasil penghitungannya cukup lumayan fantastis, yang semula kita perkirakan Rp 271 triliun dan ini adalah mencapai sekitar 300 triliun. Kami dapat menyampaikan pembukaannya bahwa angka Rp300 triliun ini masuk dalam kualifikasi kerugian negara,” kata ST Burhanuddin dalam konferensi pers, Rabu (29/5).

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah menyebut angka kerugian tersebut merupakan hasil akhir perhitungan yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Febrie mengatakan, angka itu akan dimasukkan ke dalam dakwaan sebagai kerugian negara dan bukan semata-mata kerugian keuangan ataupun potensi kerugian negara.

Sebelumnya, Kejagung menyebut berdasarkan perhitungan ahli lingkungan IPB Bambang Hero Saharjo nilai kerugian ekologis akibat korupsi timah mencapai Rp271 Triliun.

Ia menjelaskan perhitungan tersebut dilakukan sesuai ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri LHK Nomor 7/2014 tentang kerugian akibat pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup.

Dalam kasus ini, kata dia nilai kerusakan lingkungan terdiri dari tiga jenis yakni kerugian ekologis sebesar Rp183,7 triliun, ekonomi lingkungan sebesar Rp74,4 triliun dan terakhir biaya pemulihan lingkungan mencapai Rp12,1 triliun.

Kejagung telah menetapkan total 21 tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata niaga timah di IUP PT Timah. Mulai dari Direktur Utama PT Timah 2016-2021, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani hingga Harvey Moeis sebagai perpanjangan tangan dari PT Refined Bangka Tin. (spy)

Jemaah Diimbau Perbanyak Manasik di Hotel dan Batasi Ziarah

0
perbanyak manasik
PPIH Daker Makkah, mengimbau jemaah haji Indonesia perbanyak manasik setibanya di Kota Makkah.

Link, Makkah – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah, mengimbau jemaah haji Indonesia perbanyak manasik setibanya di Makkah kota kelahiran nabi ini. Manasik menjadi kunci agar jemaah dapat memiliki ilmu guna mencapai haji mabrur.

Hal ini disampaikan Kepala Daker Makkah Khalilurrahman usai bertemu jemaah haji asal embarkasi Surabaya (SUB) di kawasan Misfalah, Makkah. “Mengingat puncak haji masih jauh, masih sekitar dua sampai tiga minggu lagi, maka kami mengimbau agar jemaah perbanyak manasik haji di hotel pemondokan,” pesan Khalil sebagaimana dikutip dari laman Kementrian Agama, Rabu 29 Mei 2024.

“Mengapa demikian? Karena (manasik) adalah modal mendapat haji mabrur, perlu mengetahui ilmunya. Karena orang yang beribadah tanpa ilmu, ibadahnya tertolak,” tegasnya.

Dalam rangka pembinaan jemaah haji, Daker Makkah juga telah menyiapkan para konsultan dan pembimbing ibadah untuk menyampaikan materi manasik ke seluruh sektor.

Kedua, Khalilurrahman meminta jemaah untuk menjaga kondisi fisik. Salah satunya dengan membatasi pelaksanaan ziarah dan umrah sunnah. “Karena puncak haji masih lama, agar jemaah haji tidak melaksanakan ziarah yang itu di luar kota perhajian,” pesan Khalil.

“Jemaah haji fokus menjaga kesehatan sebelum puncak haji. Utamakan kesehatan jiwa agar bisa melaksanakan haji sehat walafiat dan menjadi haji mabrur,” sambungnya.

Ia juga mengimbau, di tengah cuaca panas yang melanda kota Makkah, jemaah cukup beribadah di hotel masing-masing saja. “Cuaca panas (di Makkah) bisa mencapai 45 derajat bahkan 50 derajat di puncak haji, maka kami menghimbau tetap mereka melaksanakan ibadah fardhu cukup di masjid di hotel tempat pemondokan,” kata Khalil.

“Jemaah jangan memaksakan diri shalat di Masjidil Haram. Keselamatan jemaah harus diutamakan jangan hanya mengikuti keinginan dan perasaan,” tandasnya. (spy)

Atasi Konflik Palestina, Menlu RI Desak Solusi Dua Negara

0
solusi dua negara
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mendesak negara-negara Eropa, untuk mendorong implementasi two-state solution atau solusi dua negara guna mengatasi konflik Palestina-Israel.

Link, Jakarta – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mendesak negara-negara Eropa, untuk mendorong implementasi two-state solution atau solusi dua negara guna mengatasi konflik Palestina-Israel.

Desakan itu disampaikan Menlu Retno dalam pertemuan antara beberapa negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OIC), dengan beberapa negara anggota Uni Eropa (UE) dan beberapa negara Eropa lainnya di Brussel, Belgia (26/5/2024).

“Pertemuan itu sangat penting artinya di tengah semakin memburuknya situasi di Palestina dan semakin tidak diindahkannya keputusan-keputusan Mahkamah Internasional oleh Israel. Pertemuan tersebut saya gunakan untuk melakukan appeals terhadap negara-negara Eropa agar solusi dua negara dapat diimplementasikan,” kata Menlu Retno dalam pernyataan persnya, seperti dilansir laman Kemlu, Selasa (28/5/2024).

Dalam pertemuan tersebut, Menlu  Retno menyampaikan tiga appeals (seruan).

Pertama, gencatan senjata segera dan secara permanen harus terus didorong. Semua pihak harus berusaha agar Israel mematuhi keputusan Mahkamah Internasional dan menghentikan aksi militer di Rafah agar pengiriman bantuan kemanusiaan dapat dilakukan.

“Dalam kaitan ini, saya menekankan peran Dewan Keamanan PBB menjadi sangat penting. Hal ini sengaja saya sampaikan mengingat beberapa negara yang hadir dalam pertemuan adalah anggota Dewan Keamanan PBB, seperti Inggris, Algeria, UAE dan Slovenia,” kata Retno.

Kedua, terus memberikan dukungan kepada UNRWA atau Lembaga Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat, karena peran UNRWA sangat penting untuk mencegah situasi kemanusiaan semakin memburuk.

Ketiga, pentingnya pengakuan terhadap Palestina dan dukungan untuk keanggotaan Palestina di PBB. Semua negara perlu menggunakan pengaruh masing-masing agar veto mengenai keanggotaan Palestina di PBB tidak terjadi lagi di DK PBB.

Keanggotaan Palestina di PBB akan membantu Palestina dalam membangun negaranya.

Selain tiga hal tersebut,  Retno juga menekankan pentingnya kesatuan Palestina dan mendukung reformasi yang dilakukan pemerintah Palestina karena hal ini akan berkontribusi mewujudkan solusi dua negara.

Pertemuan ini sangat penting guna mendorong implementasi two-state solution dan menegaskan bahwa two-state solution adalah satu-satunya opsi yang tepat. Seperti diketahui, akhir-akhir ini PM Israel Benjamin Netanyahu berulang kali menyampaikan bahwa solusi dua negara sudah tidak ada lagi.

Dalam diskusi terbuka selama pertemuan, Menlu RI mencatat beberapa hal perlu digarisbawahi.

Pertama, semua yang hadir berkomitmen untuk mewujudkan two-state solution sebagai satu–satunya cara untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel.

Kedua, negara-negara OKI menyampaikan penghargaan kepada Norwegia, Spanyol dan Irlandia atas keputusan mereka mengakui Palestina.

OKI mendorong agar negara-negara Eropa lain ikut mengakui negara Palestina. Ketiga, semua sepakat mengenai pentingnya memberdayakan Otoritas Palestina (Palestinian Authority) dan mendukung reformasi yang dilakukan Otoritas Palestina. Keempat, semua sepakat untuk terus mengupayakan kelancaran bantuan kemanusiaan.

Dari  pihak OKI, pertemuan dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Saudi Arabia, Jordan, Mesir, Indonesia, Algeria, Turki, Bahrain dan Wakil Menteri Luar Negeri dari UAE. Sebagian besar negara-negara tersebut tergabung dalam OIC Contact Group. Perdana Menteri Palestina yang baru juga hadir di dalam Pertemuan.

Di sela-sela pertemuan, Menlu RI mengadakan pertemuan bilateral dengan High Representative / Vice President European Commission, Menlu Spanyol, Menlu Irlandia, Menlu Norwegia, Menlu Luksemburg, dan Perdana Menteri Palestina untuk membahas isu Palestina dan kerja sama bilateral.

Sementara itu, berdasarkan laporan Palestinian Central Bureau of Statistics (PCBS) atau Biro Pusat Statistik Palestina,  jumlah korban tewas Palestina akibat genosida Israel telah mencapai angka lebih 35 ribu jiwa dengan lebih dari 84 ribu korban luka-luka.

Militer Israel dilaporkan telah membunuh sedikitnya 36.161 warga Palestina. PCBS mencatat bahwa 35.709 korban jiwa berada di Jalur Gaza, sementara 514 korban jiwa terdapat di Tepi Barat. Mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak. (spy)

Audiensi Bersama Bupati, Duta dan Kader Digital Kabupaten Banjar Sampaikan ini

0

Link, Martapura – Bupati Banjar Saidi Mansyur terima audiensi Duta dan Kader Digital Kabupaten Banjar di Mahligai Sultan Adam lantai 1 Martapura, Selasa (28/5/2024) pagi.

Audiensi disambut hangat Bupati Banjar H Saidi Mansyur dan sangat mengapresiasi duta dan kader digital Kabupaten Banjar untuk mengikuti bimbingan teknis (Bimtek).

“Beda desa beda kultur dalam menerapkan digitalnya, semoga para kader ini dapat membawa harum nama desa masing-masing,” harap Saidi.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Syahrialludin mengatakan, Kabupaten Banjar termasuk yang mendapatkan kegiatan digital desa dari 1.650 se-Indonesia, yakni 20 desa 8 kecamatan. Kegiatan ini lanjut Syahrial merupakan program dari Kementerian Desa untuk membantu desanya dalam rangka pelayanan kepada masyarakat dengan konsep digitalisasi dan informasi.

“Semuanya berbasis digital, kita lihat potensi di desa itu misal berkaitan dengan sampah ada istilahnya cerdas lingkungan dikelola dengan baik untuk bisa menghasilkan pendapatan seperti kompos dan sebagainya,” jelasnya.

Ia berharap setelah selesai mengikuti Bimtek para kader dapat memiliki program di desa masing-masing.

Duta Digital Kabupaten Banjar Hamdiani menjelaskan, tujuan audiensi dalam rangka mengikuti Bimtek sekaligus menyampaikan kegiatan-kegiatan yang dilakukan desa cerdas. Tujuan dari Bimtek sendiri sambungnya, adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas kader agar sepulangnya nanti para kader bisa mengimplementasikan kegiatan-kegiatan yang sudah didapatkan.

“Bimtek akan dilaksanakan selama 10 hari di Jakarta, diikuti 20 kader digital dan 2 pendamping duta digital,” tutupnya.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Kepala DKISP Banjar HM Aidil Basith dan Kabag Pemerintahan Setda Banjar. (wahyu/BBAM)

SKPD Pemprov Terima Penghargaan Perkantoran Ramah Lingkungan 

0

Link, Banjarbaru – Beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemprov Kalsel terima penghargaan Perkantoran Ramah Lingkungan 2023 di Gedung Idham Chalid Banjarbaru, Senin (28/5/2024).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor atau Paman Birin, melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Adi Santoso. Penyerahan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap SKPD yang telah menunjukkan komitmen dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dalam pengelolaan kantor ramah lingkungan.

Hal ini sejalan dengan inisiatif Paman Birin melalui Dinas Lingkungan Hidup Kalsel untuk mewujudkan Kalsel yang hijau, asri, dan berkelanjutan.

Membiasakan pola perilaku dalam aktivitas perkantoran terutama dalam hal efisiensi penggunaan daya listrik, air, pengelolaan sampah dan pemanfaatan sampah sebagai ruang terbuka hijau menjadikan perhatian penting.

Melalui penilaian Perkantoran Ramah Lingkungan tersebut mendorong setiap SKPD lingkup Kalsel untuk melakukan aksi nyata mendukung penyerapan emisi karbon dan mengurangi emisi gas rumah kaca.

Penilaian tersebut dilakukan oleh tim penilai yang terdiri dari berbagai SKPD yang ditetapkan melalui surat keputusan Gubernur.

Adapun penilaian kriteria ini terdiri dari 6 komponen penting yaitu kebijakan dan dukungan pimpinan, Pengelolaan sampah, efisiensi energi , ruang terbuka hijau, kenyamanan, keindahan, estetika, dan pengadaan barang peralatan kantor dan ramah lingkungan serta penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

Dalam Penghargaan Perkantoran Ramah Lingkungan kepada SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) lingkup Pemprov Kalsel tahun 2023 Peringkat pertama, dengan nilai akhir 75,57 yang masuk dalam kategori baik, diraih oleh Dinas Kehutanan Kalsel.

Diikuti oleh peringkat kedua, yang diperoleh oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, dengan nilai 60,81, yang juga masuk dalam kategori cukup baik.

Sedangkan peringkat ketiga, dengan nilai 60,46, juga masuk dalam kategori cukup baik, diperoleh oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel.

Selanjutnya, terdapat delapan SKPD lainnya dengan nilai di kisaran 50 hingga 60, yang juga masuk dalam kategori cukup baik. Sementara itu, terdapat 21 SKPD dengan nilai antara 30 dan 50, serta sembilan SKPD yang belum berpartisipasi dalam program perkantoran ramah lingkungan.

Dalam sambutan tertulisnya Paman Birin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Adi Santoso, memberikan apresiasi yang tinggi kepada instansi-instansi yang telah menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.

“Kegiatan ini sangat baik sekali, dapat menginspirasi dan memotivasi kita semua untuk terus berkomitmen dalam menjaga dan melestarikan lingkungan, dimulai dari kawasan perkantoran tempat dimana kita bekerja dan mengabdi,” ujar Paman Birin

Lebih lanjut, Paman Birin menyampaikan bahwa kantor-kantor yang menerima penghargaan pada hari ini telah menunjukkan bahwa menjaga lingkungan tidak hanya mungkin dilakukan, tetapi juga memberikan manfaat yang besar, baik bagi operasional maupun bagi aparatur di dalamnya.

“Penggunaan energi yang efisien, pengelolaan limbah yang baik, serta penerapan praktik-praktik hijau dalam kehidupan sehari-hari adalah langkah nyata menuju masa depan yang lebih baik,” jelasnya.

Kepada para penerima penghargaan, Paman Birin mengucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya. Ia berpesan agar mereka terus berinovasi dan menjadi contoh yang baik bagi kita semua.

“Semoga pencapaian ini menjadi langkah-langkah besar lainnya dalam menjaga dan melestarikan lingkungan,” tuturnya.

Sementara itu dalam laporan panitia penyelenggara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana menyampaikan bahwa upaya pengurangan emisi gas rumah kaca harus dilakukan oleh setiap orang.

“Menghadapi isu global dan dampak perubahan iklim, maka pola hidup dan perilaku ramah lingkungan menjadi kunci penting,” ujar Hanifah

Lebih lanjut, Hanifah menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalsel telah mengambil langkah signifikan melalui penerbitan Peraturan Gubernur Kalsel No. 97 Tahun 2020 tentang Perkantoran Ramah Lingkungan.

“Melalui kebijakan ini, semua pegawai ASN di Kalimantan Selatan dituntut untuk memahami dan menghadapi tantangan perubahan iklim yang terjadi,” terang Hanifah.

Selain itu, ia menerangkan bahwa penilaian tersebut memberikan insentif bagi SKPD untuk lebih proaktif dalam melindungi lingkungan hidup.

“Melalui penilaian perkantoran ramah lingkungan, kami mendorong setiap SKPD di Kalsel untuk bertindak secara konkret dalam mendukung upaya penyerapan karbon dan pengurangan emisi gas rumah kaca,” terang Hanifah.

Tidak hanya itu, Hanifah menyebutkan bahwa tahun ini Pemerintah Kalsel akan mengikutsertakan instansi vertikal yang berkedudukan di Kalsel dalam program ini.

“Penyelarasan dengan program nasional mendorong kami untuk mengubah konsep program kami menjadi lebih luas dan berorientasi pada mitigasi perubahan iklim,” ujar Hanifah

Dalam upaya penyelarasan dengan program nasional, program perkantoran ramah lingkungan di Kalsel bertransformasi menjadi program perkantoran rendah karbon dan berketahanan iklim.

Konsep ini memungkinkan perkantoran di lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel untuk ikut serta dalam Proklim, dalam kategori untuk komunitas yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.

Acara ditutup dengan penyerahan penghargaan oleh Gubernur Kalsel kepada para instansi penerima penghargaan serta penyerahan secara simbolis bunga anggrek menjadi simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan.

Penyerahan Penghargaan Perkantoran Ramah Lingkungan tersebut dihadiri oleh para Asisten Gubernur dan seluruh Kepala SKPD lingkup Kalsel. (tri)

Gubernur Rayakan HLUN ke 28 Bersama Lansia Banua

0

Link, Banjarmasin – Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-28, disambut suka cita oleh para lansia Banua. Terlihat,Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor bersama Hj. Raudatul Jannah, Ketua TP PKK Kalsel berbaur bersama para lansia Banua di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Selasa (28/5).

Bertajuk “Lansia Sehat, Lansia Berdaya, Banua Kuat” peringatan hari lansia ini digelar Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel dan Dinas Sosial ini dalam rangka mendukung program pemerintah pusat yakni lansia terawat, Indonesia bermartabat.

Diawali dengan penampilan paduan suara atau vokal grup dari para kader lansia yang membawakan lagu Indonesia Raya, Mars Lansia hingga Mars Bergerak. Para lansia tampak energik dan penuh kebahagiaan dalam bernyanyi untuk menghibur seluruh tamu undangan yang hadir.

Paman Birin berharap, agar lansia dapat menikmati hari tuanya dengan penuh rasa syukur, kebahagiaan dan keceriaan dalam melanjutkan perjalanan hidup.

“Hari lanjut usia selalu kita peringati setiap tahun dan mendapat perhatian secara khusus, karena bangsa kita adalah bangsa yang sangat menghargai terhadap orang tua. Bangsa Indonesia selalu menekankan dan mengutamakan ikatan kekeluargaan berlandaskan pada nilai-nilai luhur keagamaan dan budaya, yang menghargai peran serta kedudukan lansia dalam keluarga maupun masyarakat,” kata Paman Birin

Dikatakan Paman Birin, masyarakat usia lanjut merupakan kelompok yang perlu diperhatikan secara khusus dan harus memperoleh jaminan dalam pemeliharaan kesehatan dan kesejahteraan.

“Upaya peningkatan kesejahteraan lansia bertujuan untuk memperpanjang usia harapan hidup dan masa produktif, terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan usia lanjut, terpeliharanya sistem nilai budaya dan kekerabatan, serta mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Paman Birin.

Untuk itu, Paman Birin mengimbau agar semua pihak baik instansi pemerintah maupun non pemerintah serta seluruh masyarakat, agar memberikan perlindungan terhadap lanjut usia untuk mendapatkan hak-haknya, seperti hak kemandirian, hak berpartisipasi, hak perawatan dan hak harga diri.

“Mari kita sejahterakan dan kita layani lanjut usia dengan sebaik-baiknya, karena ini perbuatan yang mulia. Rawatlah lansia dimanapun mereka berada, dengan perawatan yang sebaik mungkin, baik bagi lansia yang tinggal di lingkungan panti, maupun lansia di lingkungan keluarga kita masing-masing. Dan yang terpenting, para orang tua kita atau lansia mendapatkan kesehatan terutama selalu riang gembira dalam menghadapi usia lanjut,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Provinsi Kalsel, Hj Raudatul Jannah atau Acil Odah mengatakan, rangkaian HLUN ke-28 kali ini diawali dengan senam bersama, pemeriksaan kesehatan tidak menular serta seminar kesehatan.

“Tujuannya adalah para lansia bisa panjang umur, sehat, mandiri dan bahagia. Bagaimanapun juga, mereka pernah muda, wujud perhatian kita terhadap mereka bisa memberikan semangat kepada mereka, apapun itu kita harus memperhatikan dan menyayangi mereka. Intinya, mereka bisa menjadi lansia yang sehat dan terutama bahagia,” jelas Acil Odah.

Sementara itu, salah satu lansia Hj Idah Faridah asal Banjarmasin, menceritakan pengalamannya yang sudah 10 tahun berada di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera tersebut.

“Untuk peringatan HLUN ke-28 yang sekarang bisa dikatakan luar biasa, bagus sekali dan sukses dari sebelumnya, lebih asoy lah gitu. Untuk keadaan di panti saya sudah 10 tahun di sana, Alhamdulillah enak semua, diperhatikan dan gratis,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut turut diserahkan bantuan sosial dan penghargaan secara simbolis dari Paman Birin dan Acil Odah berupa souvenir, tongkat tripod, walker serta kursi roda. (tri)