Beranda blog Halaman 67

Presiden Prabowo Terima Penghargaan Tertinggi “The Bejewelled Grand Cordon of Al Nahda” dari Raja Yordania

0

Link, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima penghargaan “The Bejewelled Grand Cordon of Al Nahda (Order of the Renaissance)” dari Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Raja Abdullah II ibn Al Hussein dalam kunjungan kenegaraannya ke Indonesia, Jumat (14/11/2025), dalam sebuah acara yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta.

The Bejewelled Grand Cordon of Al Nahda (Order of the Renaissance) merupakan salah satu penghargaan tertinggi Kerajaan Yordania Hasyimiah yang diberikan kepada raja, pangeran, dan kepala negara, serta dapat pula dianugerahkan kepada perdana menteri. Penghargaan ini memiliki beberapa tingkatan, dengan Bejewelled Grand Cordon yang merupakan tingkatan tertinggi dan paling bergengsi dari kategori tanda jasa dan kehormatan tersebut.

Penganugerahan ini mencerminkan pengakuan dan penghormatan Raja Abdullah II ibn Al Hussein atas kontribusi Presiden Prabowo dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Yordania, khususnya dalam kerja sama di bidang kemanusiaan, stabilitas kawasan, pertahanan, dan isu-isu global yang menjadi perhatian kedua negara.

Penghargaan The Bejewelled Grand Cordon of Al Nahda (Order of the Renaissance) bukanlah penghormatan sembarangan. Sejumlah tokoh terkemuka dunia dari keluarga kerajaan hingga kepala negara pernah menerimanya. Di antaranya Prince Philip – Duke of Edinburgh yang juga merupakan suami Ratu Elizabeth II, Raja Denmark Frederik X, Ratu Belanda Maxima, Angela Merkel – Kanselir Jerman (2005-2021), hingga Presiden Guinea-Bissau Umaro Sissoco Embaló. Daftar penerima tersebut menegaskan posisi prestisius penghargaan ini dalam diplomasi internasional.

Usai acara penganugerahan, Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan hanya sebuah kehormatan bagi Indonesia, tetapi juga bentuk pengakuan atas peran Presiden Prabowo dalam kepemimpinan global.

“Itu merupakan bentuk penghargaan. Saya kira kebanggaan juga buat kita, Bapak Presiden menerima,” ujar Menlu Sugiono dalam keterangannya kepada awak media.

Penganugerahan yang berlangsung di Istana Merdeka ini semakin memperlihatkan hubungan Indonesia–Yordania yang selama ini dikenal hangat dan saling mendukung, termasuk kerja sama dalam isu Palestina, pendidikan, hingga misi-misi kemanusiaan global. Penghargaan ini juga menghormati posisi Presiden Prabowo sebagai pemimpin yang aktif memperkuat dialog antarbangsa dan menjadikan Indonesia sebagai jembatan penting dalam stabilitas kawasan. (BPMI Setpres)

Mentan Amran Dorong Ekosistem Peternakan Nasional Lewat Penguatan Pembibitan dan Pakan oleh BUMN

0
Mentan Amran Dorong Ekosistem Peternakan Nasional Lewat Penguatan Pembibitan dan Pakan oleh BUMN
Pembangunan Pakan dan Sistem Pembibitan Merupakan Ekosistem Peternakan Nasional Yang Kokoh

Link, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menegaskan pentingnya membangun ekosistem peternakan nasional yang kokoh dan berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan peternak kecil. Salah satu langkah strategis yang sedang didorong adalah pembangunan pakan dan sistem pembibitan nasional yang dikawal oleh BUMN sebagai penyangga utama kebutuhan bibit, dengan dukungan investasi hingga mencapai Rp20 triliun.

Menurut Mentan Amran, penguatan sektor pembibitan oleh BUMN bukan untuk mengambil alih peran peternak rakyat, melainkan untuk memastikan ketersediaan bibit unggul dan pakan yang terjamin bagi peternak kecil di seluruh Indonesia.

“Pembibitan harus di-back up oleh BUMN agar peternak kecil tidak kesulitan bibit dan pakan. Tapi budidaya tetap dilakukan oleh peternak rakyat. Inilah ekosistem yang sehat, saling menopang,” ujar Mentan Amran di Jakarta usai melakukan upacara memperingati Hari Pahlawan di Kantor Pusat Kementan, Jakarta (10/11/2025).

Ia menjelaskan, strategi ini akan membangun rantai nilai yang kuat dari hulu ke hilir. Dengan pembibitan nasional yang kuat di bawah BUMN, kualitas genetik ternak bisa ditingkatkan, produktivitas meningkat, dan risiko kekurangan pasokan dapat ditekan. Sementara itu, peternak kecil tetap menjadi tulang punggung budidaya, memastikan pemerataan ekonomi di pedesaan di seluruh Indonesia.

“Kita ingin agar peternak kecil tidak hanya bertahan, tapi naik kelas. Pemerintah hadir untuk membangun ekosistem, bukan untuk menggantikan peran mereka,” tambah Mentan Amran.

Mentan juga mengungkapkan bahwa rencana investasi sebesar Rp20 triliun diarahkan untuk memperkuat rantai pasok pembibitan, pemeliharaan atau budidaya, serta industri pakan lokal. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun pusat-pusat pembibitan modern, laboratorium genetik, serta fasilitas distribusi bibit dan pakan yang terintegrasi dengan sistem logistik nasional.

Lebih lanjut, Mentan Amran menegaskan bahwa langkah besar ini merupakan bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia berdaulat pangan dan mandiri protein hewani berbasis pulau. Dengan sistem yang terintegrasi, Indonesia diharapkan tak lagi bergantung pada impor bakalan atau bibit unggul dari luar negeri.

“Kalau bibit dan pakan kita kuat, peternakan nasional pasti mandiri. Kuncinya ada pada kolaborasi antara negara, BUMN, dan rakyat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran juga menekankan agar peternak kecil di seluruh Indonesia tidak merasa khawatir terhadap perubahan kebijakan yang tengah dijalankan pemerintah. Menurutnya, seluruh kebijakan ini justru dirancang untuk memperkuat posisi peternak rakyat sebagai pelaku utama di lapangan.

“Peternak rakyat jangan khawatir. Justru sekarang saatnya peternak rakyat bangkit. Pemerintah hadir untuk memastikan mereka tidak sendirian. Kita siapkan dukungan bibit, pakan, teknologi, bahkan akses pembiayaan,” ungkapnya penuh semangat.

Mentan Amran kembali menjelaskan, pemerintah berkomitmen agar proses budidaya tetap di tangan rakyat, sementara BUMN berperan sebagai penyangga strategis untuk memastikan keberlanjutan pasokan dan kestabilan harga di pasar. Kolaborasi ini akan menciptakan model ekonomi baru yang berpihak kepada peternak, sekaligus meningkatkan daya saing sektor peternakan unggas nasional.

“Kita bangun ekosistem, bukan sekadar proyek. Tujuan akhirnya adalah kemandirian, dan itu hanya bisa dicapai kalau peternak kecil ikut tumbuh bersama,” imbuhnya.

Selain mendorong peningkatan produktivitas, Mentan juga menilai program ini akan membuka lapangan kerja baru di berbagai sektor pendukung, seperti logistik, pakan, transportasi, dan pengolahan hasil peternakan.

“Peternakan itu bukan hanya soal ternak, tapi soal martabat ekonomi rakyat. Saat peternak rakyat bangkit, maka ketahanan pangan nasional ikut kuat,” pungkas Mentan Amran.

Muhidin Launching CoE South Kalimantan 2026 di Yogyakarta Bentuk Promosi Wisata Banua

0

Link, Yogyakarta – Ditandai dengan prosesi pemukulan mayang dan pemotongan nasi astakona—tradisi sarat makna sebagai simbol doa dan harapan—Gubernur Kalsel, H. Muhidin, didampingi Ketua Dekranasda Kalsel Hj. Fathul Jannah, secara resmi meluncurkan Calender of Event (CoE) South Kalimantan 2026 di Teras Malioboro 1, Yogyakarta, Jumat (14/11/2025) sore.

Kemeriahan acara mulai terasa saat panggung dibuka dengan tarian modern kolaborasi unsur tradisional antara Kalsel dan Yogyakarta, yang sukses memikat ratusan pasang mata dan menghadirkan euforia tersendiri di sepanjang peluncuran agenda pariwisata Banua tersebut.

Yang tak kalah menarik, acara tersebut juga dimeriahkan oleh peragaan busana sasirangan, di mana Gubernur Kalsel H. Muhidin bersama Ketua Dekranasda Kalsel Hj. Fathul Jannah turut tampil mengenakan busana khas sasirangan dan berjalan di catwalk.

Keduanya kemudian diikuti oleh sejumlah bupati dan wali kota se-Kalsel yang tampil bersama ketua Dekranasda kabupaten/kota masing-masing. Kehadiran mereka disambut tepuk tangan meriah dari para penonton dan pengunjung yang memenuhi area Teras Malioboro.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga 16 November 2025 mendatang ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, pelaku usaha, komunitas, serta masyarakat dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel, H. Muhidin menegaskan bahwa Kalimantan Selatan memiliki kekayaan alam, budaya, dan tradisi yang tidak hanya harus dijaga, tetapi juga harus dikenalkan seluas-luasnya.

Mulai dari keelokan Pegunungan Meratus, Sungai sebagai nadi kehidupan masyarakat Banjar, hingga potensi wisata minat khusus seperti bamboo rafting yang menjadi daya tarik tersendiri di mata wisatawan lokal maupun internasional serta potensi kerajinan, terutama pengrajin intan, permata.

“Pendulangan intan adalah cerita identitas. Cerita yang tidak dimiliki daerah lain, dan inilah yang harus kita tampilkan,” ungkapnya.

Di bidang kuliner dan budaya, Gubernur H. Muhidin menyoroti kekhasan cita rasa Banjar serta kain sasirangan yang telah menjadi ikon nasional.

Selain itu, Gubernur H. Muhidin juga menekankan potensi besar wisata religi di Kalsel, terutama saat Haul Akbar Al-Arif Billah Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul) yang setiap tahun dihadiri juta jamaah.

“Pada momentum Haul, Kalsel menyiapkan area makan gratis selama tujuh hari. Ini bukan sekadar acara, tetapi bentuk budaya luhur masyarakat Banjar dalam memuliakan tamu dan menjaga nilai kebersamaan,” tuturnya.

Gubernur Muhidin juga menegaskan Peluncuran Calendar of Event South Kalimantan 2026 ini menjadi bukti komitmen pemerintah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dalam membangun pariwisata berkelanjutan.

“Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa meridhoi langkah kita dalam memajukan pariwisata dan memperkuat budaya, dan membawa Kalsel—Banua tercinta—menuju panggung dunia,” ujar Gubernur menutup sambutannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Iwan Fitriady, menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2026 Kalsel akan menghadirkan 156 event yang tersebar di 13 kabupaten/kota. Calendar of Event (CoE) 2026 disusun sebagai panduan resmi promosi pariwisata sekaligus instrumen strategis untuk memperkuat posisi Kalsel di tingkat nasional maupun internasional.

“CoE 2026 bukan sekadar daftar kegiatan. Ini adalah komitmen bahwa Kalimantan Selatan siap bersaing dan tampil di panggung global dengan kekuatan budaya, alam, dan kreativitas masyarakatnya,” ujar Iwan.

Iwan menegaskan bahwa tahun ini, Yogyakarta dipilih sebagai lokasi peluncuran CoE karena kota tersebut merupakan pusat budaya, seni, dan kreativitas yang telah diakui dunia.

Sinergi antara Kalimantan Selatan dan DIY diharapkan mampu memperluas jejaring promosi serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas.

“Meluncurkan CoE di Yogyakarta berarti membawa Banua ke ruang yang tepat—ruang di mana budaya dihargai, kreativitas tumbuh subur, dan jejaring promosi dapat berkembang lebih cepat,” tambahnya.

Dengan mengusung tema “Kalsel Goes to the World”, Iwan menegaskan bahwa Kalsel siap menembus pasar global tanpa meninggalkan akar budaya dan kearifan lokal sebagai identitas utama pariwisata Kalsel.

Selain itu, Iwan juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Kementerian Pariwisata RI, pelaku industri pariwisata, sponsor, media, serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami berharap peluncuran CoE 2026 menjadi momentum untuk memperluas jangkauan promosi Kalsel ke pasar internasional, sekaligus memperkuat kerja sama antar-daerah demi kemajuan pariwisata Indonesia,” ungkapnya.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan plakat kepada perwakilan Menteri Pariwisata RI, Agustin Peranginangin, serta kepada Gubernur DIY yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi sebagai simbol komitmen kolaborasi budaya dan pariwisata antara Kalimantan Selatan dan Yogyakarta.

Acara peluncuran ini dihadiri pimpinan Forkopimda seperti Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, Kabinda Kalsel, Brigjen Pol. Nurrullah, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel, Tias Widiarto, Wakil Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Golkar Pangarso Rahardjo Winarsadi.

Selain itu hadir juga Walikota dan Bupati se-Kalimantan Selatan, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, M. Syarifuddin beserta istri, Hj. Masrupah Syarifuddin, tenaga ahli Gubernur dan para pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup Pemerintah Kalsel serta tamu undangan lainnya. (tri)

Google Peringatkan Ancaman WiFi Publik bagi Pengguna Android

0
Google Peringatkan Ancaman WiFi Publik bagi Pengguna Android
Foto: Infografis/Hai IndiHome & First Media, Selamat Hadapi PLN & Jasa Marga!/Arie Pratama

Link, Banjarbaru – Hampir di semua tempat publik seperti restoran hingga bandara memiliki jaringan wifi. Namun Google mengingatkan pengguna HP Android untuk tak menggunakannya.

Dilansir dari cnbcindonesiaa, larangan itu diungkapkan Google dalam laporan Behind the Scenes yang terbit Oktober 2025. Salah satu yang dibahas adalah adanya 94% pengguna Android berisiko menjadi korban serangan pesan teks, yang membuat kerugian finansial dan tekanan emosional pada para korbannya.

Laporan itu juga mengungkapkan 73% responden khawatir soal penipuan seluler dan 84% responden mengatakan penipuan sleuler berbahaya untuk masyarakat.

Google terkait kekhawatiran itu memberikan tips untuk membuat pengguna jauh lebih aman. Yakni dengan menghindari menggunakan Wifi publik.

Phone Arena menuliskan serangan man-in-the-middle bisa terjadi pada mereka yang menjadi korban Wifi publik palsu mirip dengan jaringan asli. Ini adalah gangguan pada komunikasi antar ponsel dan server yang disambungkan seperti situs web bank.

Peringatan Google ini sebelumnya juga pernah diutarakan oleh Transportation Safety Administration (TSA). Lembaga itu mengingatkan menghindari Wifi publik dan stasiun pengisian daya umum.

Untuk tempat charger umum bisa menghubungkan perangkat korban ke port yang telah diretas. Ini akan membuka jalan peretas mencuri informasi pribadi atau memasukkan malware ke dalam perangkat para korbannya.

Ada beberapa cara untuk menghindari kejahatan tersebut. Berikut beberapa tipsnya, dikutip dari Phone Arena, Jumat (14/11/2025):

WiFi Publik
1. Pakai Virtual Private Network (PVN) yang aman

2. Jelajahi situs hanya yang menggunakan ikon gembok di awal bilah dan alamat situs dengan ‘https’

3. Periksa lebih dulu Wifi sebelum benar-benar menghubungkannya. Pastikan memang terhubung dengan jaringan resmi pada lokasi publik yang Anda kunjungi

4. Matikan koneksi otomatis ke Wifi publik atau jaringan yang tidak dikenal

Pengisian Daya Umum
1. Perlu diingat jika pengisian daya paling aman yang menggunakan stopkontak dinding standar. Gunakan charger Anda sendiri untuk mengisi ulang baterai

2. Sebisa mungkin hindari menggunakan pengisian daya umum dan menggunakan power bank

3. Pakai pemblokir data USB antara kabel dan port USB publik untuk memblokir adanya transfer data

4. Jika muncul peringatan pada perangkat saat menghubungkan ke port USB, hanya pilih ‘isi daya saja’ atau ‘tanpa transfer data’

MK Putuskan Polisi Aktif Tak Boleh Jabat Posisi Sipil

0
MK Putuskan Polisi Aktif Tak Boleh Jabat Posisi Sipil
Ekspresi Pemohon Syamsul Jahidin, pada sidang permohonan uji materi, di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (13/11/2025) (Foto: Humas MK)

Link, Jakarta – Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji materi yang diajukan Samsul Jahidin dan Christian Adrian Nusihite, Kamis (13/11/2025). Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Mahkamah konstitusi Suhartoyo, melarang Kapolri menugaskan polisi aktif menduduki jabatan sipil

“Menyatakan frasa atau tidak berdasarkan penugasan dari Kapolri dalam Penjelasan Pasal 28 ayat (3) Undang-Undang Kepolisian bertentangan dengan UUD 1945,” ujar Suhartoyo sebagaimana dilansir dari rri.co.id.

Majelis Haikim Konstitusi juga menyatakan bahwa Penjelasan Pasal 28 ayat (3) UU Kepolisian tidak mempunyai kekuatan Hukum mengikat. MK mengatakan, Undang-Undang Kepolisian yang perbolehkan praktik tersebut menimbulkan ketidakpastian hukum dan melanggar netralitas aparatur negara.

Para Pemohon mengujikan Pasal 28 ayat (3) dan Penjelasan Pasal 28 ayat (3) UU Nomor 2/2002 tentang Polri terhadap UUD 1945. Pasal ini menyebutkan bahwa Anggota Kepolisian dapat menduduki jabatan di luar kepolisian setelah mengundurkan diri atau pensiun.

Penjelasan Pasal 28 ayat (3) UU Polri menyatakan bahwa jabatan di luar kepolisian adalah jabatan yang tidak mempunyai sangkut-paut dengan kepolisian. Atau, tidak berdasarkan penugasan dari Kapolri.

Pemohon uji materi, Syamsul Jahidin mengungkapkan, terdapat polisi aktif menduduki jabatan sipil di luar Polri. Seperti Ketua KPK, Kepala BNN, dan Kepala BNPT.

“Para anggota polisi aktif tersebut menduduki jabatan-jabatan sipil tanpa proses pengunduran diri atau pensiun sebelumnya,” kata dia.

Hal demikian sejatinya bertentangan dengan prinsip netralitas aparatur negara, serta menurunkan kualitas demokrasi dan meritokrasi dalam pelayanan publik.

“Ini merugikan hak konstitusional para Pemohon sebagai warga negara dan profesional sipil untuk mendapat perlakuan setara dalam pengisian jabatan publik,” ucapnya.

Permohonan Perkara Nomor 114/PUU-XXIII/2025 diajukan oleh Syamsul Jahidin dan Christian Adrianus Sihite.

Syamsul Jahidin merupakan mahasiswa doktoral sekaligus advokat. Sedangkan, Christian Adrianus Sihite adalah lulusan sarjana ilmu hukum yang belum mendapatkan pekerjaan yang layak.

Calon Sekda Kabupaten Banjar Diumumkan, Berikut Daftarnya

0
Calon Sekda Kabupaten Banjar Diumumkan, Berikut Daftarnya

Link, Martapura – Sempat tertunda akibat gangguan sistem pada Portal ASN Karier Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN). Akhirnya Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) umumkan tiga nama kandidat terbaik peserta calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar.

Berdasarkan laman https://bit.ly/HASIL AKHIRJPTPSEKDABJR, dari penilaian hasil akhir dari seluruh tahapan Seleksi Lelang Terbuka (Selter) dan kompetitif pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekda Kabupaten Banjar, tiga nama kandidat terbaik peserta calon Sekda Kabupaten Banjar, yakni Dr I Gusti Nyoman Yudiana, Rakhmat Dhany, dan Yudi Andrea.

Setelah Tim Panitia Seleksi (Pansel) menetapkan tiga nama sebagai kandidat terbaik peserta calon Sekda, selanjutnya merupakan hak prerogatif Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk menentukan siapa yang akan mengemban amanah jabatan sebagai Sekda.

Apakah Dr I Gusti Nyoman Yudiana yang saat masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), atau Rakhmat Dhany yang masih menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Banjar, atau mungkin Yudi Andrea yang saat ini mengemban tugas sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Banjar?

Perlu diketahui, kekosongan kursi untuk Jabatan Sekda Kabupaten Banjar ini terjadi setelah Mokhamad Hilman sebagai pejabat definitif Sekda dilantik Wakil Bupati Kabupaten Banjar, Said Idrus Al Habsyie sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Kabupaten Banjar dalam pengambilan sumpah janji jabatan pada 25 Juli 2025 lalu di ruang kelas A BKPSDM Kabupaten Banjar.(zainuddin)

Sanksi TPA Cahaya Kencana Memungkinkan Dicabut, Ini Sebabnya

0
Sanksi TPA Cahaya Kencana Memungkinkan Dicabut, Ini Sebabnya

Link, Martapura – Sanksi Administrasi Paksa Pemerintah (SA.PP) dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI terhadap Unit Pelaksana Teknis Daerah Tempat Pembuangan Akhir (UPTD TPA) Cahaya Kencana di Desa Padang Panjang, Kecamatan Karang Intan memungkinkan untuk dicabut.

Sebab, pasca mendapatkan Sanksi Administrasi Paksa Pemerintah dari KLH RI akibat masih menerapkan metode open dumping, yakni pembuangan sampah secara terbuka di atas lahan seluas 16,5 Hektare tanpa perlakuan khusus. TPA Cahaya Kencana dituntut untuk melakukan revitalisasi dan beralih ke metode controlled landfill.

Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah pada Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) RI, Hanifah Dwi Nirwana mengatakan, bahwa progres revitalisasi TPA Cahaya Kencana sudah dilaporkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar ke KLH RI dan Direktorat Jenderal Sanksi Administrasi Lingkungan Hidup (Ditjen SALH) dan Deputi Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 (PSLB3).

“Progresnya sudah disampaikan kepada kami dan Ditjen SALH yang nantinya akan melihat langsung ke lapangan terkait pemberitaan putusan. Kami juga sudah melaksanakan zoom. Mudah-mudahan TPA Cahya Kencana bisa segera dicabut sanksinya,” ujarnya di tengah kegiatan seremonial pelepasan perdana Refuse-Derived Fuel (RDF) TPS3R KSM Lestari Kelurahan Keraton, Kecamatan Martapura. Jumat (14/11/2025).

Terlebih, papar Hanifah, dari total 343 unit TPA di Indonesia yang mendapatkan sanksi akibat masih menerapkan metode open dumping, hanya sedikit yang berprogres menyelesaikan rekomendasi untuk pemenuhan sanksi.

“Alhamdulillah dengan keseriusan kawan-kawan di Kabupaten Banjar, dan hal itu juga menjadi poin penting dalam menyelesaikan rekomendasi untuk pemenuhan sanksi. Pada prinsipnya sanksinya bisa sih untuk dicabut,” ucapnya.

Kendati demikian, lanjut Hanifah, pihaknya harus melaporkan terlebih dahulu overview atau secara keseluruhan yang memang menjadi syarat untuk mengantongi sertifikat TPA yang tidak lagi menerapkan metode open dumping.

Ditanya apakah memungkinkan proses pencabutan SA.PP TPA Cahya Kencana sebelum akhir tahun? Mengingat pada Desember 2025 mendatang bertepatan dengan pelaksanaan momen 5 Rajab 1447 Hijriah atau Haul ke-21 Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani yang masyhur dengan sebutan Guru Sekumpul.

Hanifah tak menampiknya, dan menyatakan memungkinkan sanksinya untuk dicabut. “Intinya asal diselesaikan dahulu kegiatan revitalisasi semuanya. Dan setelah momen 5 Rajab jangan ada lagi sampah berserakan dan TPS liar. Tolong hal ini menjadi perhatian,” tegasnya.

Pernyataan serupa sebelumnya juga diungkapkan Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar, Akhmad Bayhaqie saat ditemui pada 11 November 2025 kemarin, dan menyatakan skor kepatuhan UPTD TPA Cahaya Kencana mencapai mendekati 90 persen.

“Sehingga memungkinkan pencabutan sanksi. Tinggal pengelolaan Lindi, termasuk Jalan rigid beton yang kemungkinan dalam beberapa pekan ini dapat dirampungkan. Setiap progresnya kami sampaikan ke Ditjen SALH dan Deputi PSLB3 untuk dilakukan verifikasi, dan masa penilaiannya hingga akhir Desember 2025 mendatang,” tutupnya.(zainuddin)

Menghapus Perilaku BABS PUPR Kalsel Bangun 5 Tangki Septik Individu Untuk Warga Mantuil 

0

Link, Banjarmasin- Upaya meningkatkan kualitas sanitasi dan menghapus perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) terus digencarkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Melalui program lintas sektor Pokja Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel berhasil membangun 5 unit tangki septik individu bagi warga di Kelurahan Mantuil.

Program ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memastikan setiap masyarakat memiliki akses sanitasi aman dalam rangka pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) sektor air minum dan air limbah.

Plt Kadis PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, melalui Kasi Penyehatan Lingkungan Permukiman dan Air Minum, Angga Rinaldi Rizal, menjelaskan bahwa pembangunan tangki septik ini bukan sekedar penyediaan infrastruktur, tetapi juga sebagai upaya nyata mengubah perilaku masyarakat menuju lingkungan yang lebih sehat.

“Tangki septik yang dibangun ini sudah menggunakan biofil yg kedap air, dan aman. Harapannya, pembangunan stimulan dari provinsi dapat berlanjut di tahun berikutnya dan diteruskan oleh pemerintah kabupaten/kota,” ujar Angga didampingi PIC Program Pembangunan Tangki Septik Dinas PUPR Kalsel, Nisa Rintiarni, saat meninjau Lokus Pilot Project PKP Tahun 2025 di Mantuil, Banjarmasin, Jumat (14/11/2025).

Ia menegaskan bahwa dukungan ini menjadi bagian penting dalam mencapai target SPM yg sudah di tetapkan oleh pemerintah pusat untuk provinsi dan kabupaten/kota, terutama pada layanan air minum dan sanitasi.

Selain 5 unit yang dibangun di Kelurahan Mantuil, Dinas PUPR Kalsel juga merealisasikan total 8 unit tangki septik individu di wilayah Kota Banjarmasin. Unit lainnya tersebar di Kelurahan Sungai Andai sebagai bagian dari program peningkatan kualitas sanitasi perkotaan.

Angga berharap pada tahun 2026, lebih banyak kegiatan sanitasi bisa kembali dilaksanakan di berbagai wilayah, tidak hanya di Banjarmasin tetapi juga di daerah lain seperti Banua Anam hingga Gema Saijaan Bersujud.

“Kita ingin cakupan sanitasi layak terus berkembang di seluruh Kalsel. Ini langkah kecil namun sangat berdampak bagi kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Pembangunan tangki septik ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur dasar permukiman di Kalsel sekaligus wujud komitmen Pemprov dalam menciptakan lingkungan yang sehat, layak huni, dan bebas BABS bagi seluruh masyarakat. (tri)

Wagub Kalsel Hadiri Rakor Kepala Daerah “Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran Tahun Anggaran 2026”

0

Link, Tangerang – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Kepala Daerah: “Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran Tahun Anggaran 2026” yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, di ICE BSD Hall 3, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (13/11/2025)

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Dalam Negeri, Pimpinan Komisi X DPR RI, Pimpinan Komite III DPD RI, Kepala Kantor Staf Kepresidenan, serta para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota dari seluruh Indonesia.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan serta mendorong percepatan transformasi digital pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk terus mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan peran daerah dan integrasi teknologi dalam sistem pembelajaran.

“Pendidikan merupakan fondasi pembangunan manusia. Melalui revitalisasi satuan pendidikan dan penerapan digitalisasi pembelajaran, kita berharap layanan pendidikan di Kalimantan Selatan semakin merata, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujar Hasnuryadi.

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 menjadi salah satu langkah strategis Kemendikbudristek dalam memperkuat kapasitas sekolah, guru, serta sistem pembelajaran agar lebih responsif terhadap tantangan masa depan, termasuk penguatan kurikulum, sarana prasarana, dan digitalisasi.

Rapat koordinasi yang berlangsung mulai pukul 12.00 WIB tersebut diawali dengan jamuan makan siang dan diakhiri dengan sesi arahan kebijakan dari para pejabat kementerian terkait.

Melalui kehadiran Wakil Gubernur Kalsel pada kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan semakin solid dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meminta pemerintah daerah mengawasi pelaksanaan program Revitalisasi dan Digitalisasi Pembelajaran secara ketat.

Ia menegaskan bahwa penggunaan dana publik, baik yang berasal dari APBN maupun partisipasi masyarakat, harus dilakukan secara bertanggung jawab dan transparan.

“Kami juga mohon dukungan untuk pengawasan dan juga untuk pelaksanaannya, sehingga kita pastikan dana-dana yang dihimpun dari masyarakat dan dana-dana dari APBN itu dapat digunakan dengan sebaik-baiknya dan tidak ada kebocoran, tidak ada penyalahgunaan karena berbagai alasan,” ujar Mu’ti.

Mu’ti menekankan, keberhasilan program kementeriannya sangat bergantung pada partisipasi semua pihak. Itu termasuk pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota.

“Keberhasilan program-program kami ini sangat ditentukan oleh dukungan bapak-ibu sekalian, para gubernur, bupati, wali kota, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan,” terangnya. (tri)

Shogun Season 2 Hadirkan Pemeran dan Sutradara Baru, Cerita Lanjut 10 Tahun

0
Shogun Season 2 Hadirkan Pemeran dan Sutradara Baru, Cerita Lanjut 10 Tahun
Adegan dalam serial 'Shogun' (Foto: IMDb)

Film ‘Shogun Season 2’ akan hadir dengan penulis naskah, sutradara, serta pemeran baru dalam tayangannya. Musim kedua ini, menampilkan beberapa pendatang baru, dilansir dari Variety, Jumat (14/11/2025).

Beberapa di antaranya adalah Asami Mizukawa sebagai Aya, Masataka Kubota sebagai Hyūga, dan Sho Kaneta sebagai Hidenobu. Selain itu, juga ada Takaaki Enoki sebagai Lord Ito dan Jun Kunimura sebagai Gōda.

Mereka bergabung dengan pemeran lama, yakni Hiroyuki Sanada dan Cosmo Jarvis. Selain itu, Fumi Nikaidô, Shinnosuke Abe, Hiroto Kanai, Yoriko Dôguchi, Tommy Bastow, Yuko Miyamoto, Eita Okuno, dan Yuka Kouri juga kembali tampil.

Sutradara dari Musim 1 juga kembali menangani Musim 2. Hiromi Kamata, yang menyutradarai episode 6 Musim 1, dan Takeshi Fukunaga, sutradara episode 7 Musim 1, akan kembali menyutradarai beberapa episode.

Selain itu, Anthony Byrne, Kate Herron, dan Justin Marks, salah satu pencipta seri, juga akan menjadi sutradara di musim ini. Penulis Musim 2 termasuk Rachel Kondo, Justin Marks, Shannon Goss, Matt Lambert, Maegan Houang, Emily Yoshida, Caillin Puente, dan Sofie Somoroff.

Cerita Musim 2 berlatar sepuluh tahun setelah peristiwa di Musim 1. Musim ini melanjutkan saga yang terinspirasi sejarah tentang dua pria dari dunia berbeda yang nasibnya saling terkait.

“Shogun” merupakan serial yang didasarkan pada novel James Clavell tahun 1975. Serial tersebut dibuat untuk televisi oleh Rachel Kondo dan Justin Marks dan diproduksi oleh FX Productions.

Keduanya juga bertindak sebagai produser eksekutif bersama Michaela Clavell, Edward L. McDonnell, Michael De Luca, dan Hiroyuki Sanada. Cosmo Jarvis menjadi co-executive producer bersama Eriko Miyagawa.

Musim pertama “Shogun” memecahkan rekor Emmy dengan meraih 18 piala termasuk penghargaan bagi Sanada sebagai Aktor Utama Terbaik pertama dari Jepang. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Anna Sawai sebagai Aktris Utama Terbaik pertama dari keturunan Asia.

Musim 2 menghadirkan kombinasi pemeran baru, sutradara ternama, dan cerita yang berlanjut. Hal ini diharapkan memberikan pengalaman menonton yang lebih mendalam dan menarik bagi penggemar di seluruh dunia.