Beranda blog Halaman 703

Pemda Se-Indonesia Dihimbau Pastikan Ketersediaan Pangan

0
Pemda Kalsel pantau ketersediaan beras di pasar
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor rutin melakukan pemantauan ketersediaan pangan di pasar rakyat.

Link, Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengimbau pemerintah daerah (Pemda), agar  memastikan ketersediaan pangan dan harganya terjangkau menjelang Ramadan dan Idulfitri 1445 Hijriah.

Menurut Tito, upaya yang dilakukan pemda ini penting, karena capaian pengendalian inflasi secara nasional merupakan agregat dari langkah yang dilakukan pusat maupun daerah.

“Untuk itulah saya kira rapat kali ini terasa istimewa dibanding rapat-rapat hari Senin sebelum-sebelumnya, karena hari ini Bapak Kepala Badan Pangan ini mengundang semua pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah,” kata Tito dalam keterangan resminya seperti dilansir infopublik, Selasa (5/3/2024).

Tito mengatakan, dalam mengendalikan inflasi, pemda didukung oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dipimpin oleh masing-masing kepala daerah. Sementara di tingkat pusat, pemerintah juga memiliki Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP).

Tito berharap, pemda dapat segera melakukan rapat dengan semua pemangku kepentingan, termasuk para pengusaha untuk memperdalam berbagai isu yang dibahas.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), lanjut Tito, inflasi pada Februari 2024 secara tahunan atau  year on year berada di angka 2,75 persen.

Dia melihat angka ini masih terbilang baik, karena pemerintah menargetkan inflasi pada 2024 berada di angka 2,5 persen, dengan angka paling rendah 1,5 persen dan tertinggi 3,5 persen. Angka tersebut dinilai seimbang karena menguntungkan produsen maupun konsumen.

“Kita harus mencari keseimbangan atau balance (harga) antara menyenangkan produsen dan juga menyenangkan konsumen, karena negara kita adalah negara yang juga negara memproduksi,” ujarnya.

Dirinya juga menyebutkan sejumlah komoditas yang perlu menjadi perhatian semua pihak. Berdasarkan indikator perkembangan harga pada minggu kelima Februari 2024, komoditas yang mengalami kenaikan adalah beras, cabai merah, telur ayam ras, minyak goreng, dan daging ayam ras.

Kendati demikian, di masing-masing daerah komoditas yang mengalami kenaikan juga beragam. Selain itu, Tito juga membeberkan daerah dengan inflasi tertinggi. Misalnya di tingkat provinsi, daerah tersebut di antaranya Papua Selatan, Gorontalo, Papua Tengah, Bengkulu, Papua Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, dan Lampung.

“Saya juga punya data kabupaten-kabupaten mana yang terendah dan tertinggi, untuk yang tertinggi-tertinggi ini agar koreksi, lihat apa penyebabnya, dan kemudian segera lakukan rapat-rapat dengan Forkopimda untuk menyelesaikan masalah itu,” pungkas Tito. (spy)

 

Cegah Praktik Tindak Pidana Korupsi, Pemprov Kalsel Gelar Koordinasi Bersama KPK RI

0
Cegah Praktik Tindak Pidana Korupsi, Pemprov Kalsel Gelar Koordinasi Bersama KPK RI
Para Pimpinan SKPD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan diberikan pemahaman dan arahan langsung oleh Ketua Satgas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Wilayah III-1 KPK RI, Maruli Tua Manurung dan tim

Link, Banjarbaru – Para Pimpinan SKPD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan diberikan pemahaman dan arahan langsung oleh Ketua Satgas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Wilayah III-1 KPK RI, Maruli Tua Manurung dan tim. Hal ini sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan terjadinya praktik tindak pidana korupsi di lingkungan Pemprov Kalsel.

Penyampaian materi diberikan pada acara Koordinasi dan Pertemuan Dalam Rangka Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di Lingkungan Pemerintah Provinsi ini tahun 2024, Senin (04/03/2024) di Banjarbaru.

Kegiatan dibuka Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Sekretaris Daerah Provinsi, Roy Rizali Anwar sekaligus menyampaikan sambutannya.

Dalam penjelasannya, Maruli menyebutkan ada dua jenis korupsi yakni petty corruption (korupsi skala kecil) dan grand corruption (korupsi kelas kakap) Petty corruption merupakan bentuk penyalahgunaan wewenang berupa pungutan liar yang diberikan kepada pegawai negeri sipil yang berkaitan dengan jabatan pegawai negeri tersebut ataupun tidak.

Sedangkan grand corruption merupakan korupsi dengan nilai kerugian negara yang fantastis, miliaran hingga triliunan rupiah.

Arahan yang disampaikan kali ini belum kenaan dengan korupsi kelas kecil yang berpotensi terjadi di lingkup pemerintah daerah.

Diingatkan, pada Dinas Sosial, bisa terjadi praktek korupsi terkait dana bantuan bencana alam dan sosial, rekomendasi panti asuhan, surat izin operasional dan tanda daftar untuk panti, dan lainnya.

Begitu juga di Dinas Kesehatan & RSUD Pelayanan di semua layanan kesehatan, Puskesmas, Pustu, RSUD oleh dokter, perawat, petugas farmasi, apotek, lab, admin, dan seluruh nakes.

Begitu juga di Dinas Pendidikan, bisa berupa bantuan untuk guru, pengadaan seragam sekolah, hingga hadiah dapat pembagian raport siswa.

Di Biro Pemerintahan diminta hati-hati dengan pengurusan surat permohonan keramaian, lapor menginap 1 x 24 jam RW5, pengurusan KTP, dan KK kepada petugas Kantor Camat.

“Jadi koordinasi dengan dinas kabupaten kota, buat edaran agar tidak ada pungutan,” pesan Maruli.

Tak terkecuali di Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan, Dinas Perindustrian, dan Dinas Ketenagakerjaan. Disebutkan item-item yang berpotensi terjadi pungutan atau petty corruption ini.

“Korupsi tidak hanya merugikan keuangan daerah, tapi juga keuangan masyarakat,” ujar Maruli.

Sementara itu, Paman Birin dalam sambutannya yang disampaikan Sekdaprov berharap, koordinasi ini dapat menjadi salah satu bagian upaya bersama, dalam menyukseskan agenda pencegahan dan pemberantasan korupsi di negara.

Sehingga apa yang menjadi harapan maupun tujuan bangsa, dapat terwujud. berbagai pembangunan berjalan lancar, kesejahteraan masyarakat meningkat, serta tidak ada penyimpangan, kesalahan administrasi, dan lain sebagainya, yang dapat memicu terjadinya tindak pidana korupsi.

Disampaikan bahwa Pemprov Kalsel, terus berkomitmen melakukan upaya pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi.

Pemprov Kalsel terus berupaya untuk melakukan penguatan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah dan kinerja pelayanan publik.

Penguatan implementasi reformasi birokrasi, pembangunan zona integritas secara berkelanjutan, penguatan kapabilitas APIP, meningkatkan pemenuhan indikator MCP (monitoring center for prevention) dan SPI (survei penilaian integritas).

“Kita bersyukur, upaya-upaya tersebut dapat membuahkan hasil yang membanggakan, dengan keberhasilan meraih berbagai capaian ataupun peningkatan penilaian. seperti nilai SAKIP terus meningkat dengan predikat “A” selama 2 tahun berturut turut. Peningkatan kualitas pelayanan publik, dari kualitas sedang menjadi kualitas tinggi di tahun 2023, dengan nilai 85,77 dan berada di zona hijau dengan kategori ”B”. Terus meningkatnya indeks pelayanan publik, yang hingga kini berada pada kategori ”A” atau sangat baik,” ungkap Paman Birin.

Disebutkan lagi, dari segi reformasi birokrasi, juga mengalami peningkatan, dari predikat ”B” pada tahun 2022 menjadi ”BB” pada tahun 2023, serta berhasil penghargaan meraih implementasi reformasi birokrasi terbaik.

Capaian atau keberhasilan yang diraih selama ini, dijadikan sebagai penyemangat sekaligus pengingat, bahwa kita harus terus konsisten dan terus berupaya untuk mempertahankan

dan meningkatkan kinerja.

Karena berbagai indikator bisa saja berubah atau meningkat, seiring dengan perkembangan dan kemajuan zaman. Seperti terus berupaya

meningkatkan pembangunan zona integritas, terutama pada satuan kerja yang langsung bersentuhan dengan pelayanan masyarakat.

Pembinaan dan pengawasan yang dilakukan secara terus dan berkelanjutan, agar jumlah satuan

kerja yang menerima predikat WBK (wilayah bebas korupsi), dapat ditingkatkan serta satuan kerja yang telah menerima predikat WBK dapat ditingkatkan untuk meraih predikat WBBM (wilayah birokrasi bersih dan melayani).

Upaya selanjutnya yang perlu dilakukan adalah penguatan kapabilitas APIP. Dengan penguatan ini, diharapkan tugas APIP tidak saja menemukan adanya kesalahan dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, dan merekomendasikan perbaikan (early warning system), namun mendorong peningkatan fungsinya sebagai mitra strategis seluruh SKPD.

Sehingga APIP dapat bergerak dengan lebih leluasa, dalam pencegahan korupsi di lingkungan pemerintah daerah. Sehingga setiap potensi kesalahan dapat dicegah, sebelum benar-benar terjadi dan ditemukan oleh aparat pemeriksa eksternal.

Selanjutnya, sebagai instrumen pencegahan korupsi, Paman Birin sangat mengapresiasi program MCP KPK. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk memenuhi setiap indikator dan sub indikator yang telah ditetapkan setiap tahunnya.

Demikian pula dengan nilai survei penilaian integritas (SPI). Sebagai tindak lanjut, telah meminta seluruh jajaran untuk merapatkan barisan, bekerja lebih keras lagi, sehingga tahun depan, nilai survei penilaian integritas naik secara signifikan.

Paman Birin selanjutnya mengajak semua pihak terkait, agar terus memperkuat komitmen, dalam mencegah korupsi.

“Mari terus kita bangun budaya anti korupsi, dalam tata kelola pemerintahan. Besar harapan saya, semoga melalui kegiatan ini, dapat meningkatkan pengetahuan, komitmen, integritas kinerja dan kita, dalam membangun banua, dengan sistem tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, akuntabel dan bersih,” ujarnya. (tri)

LKPD Diserahkan ke BPK-RI, Gubernur Komitmen Transparansi Pengelolaan Keuangan 

0
LKPD Diserahkan ke BPK-RI, Gubernur Komitmen Transparansi Pengelolaan Keuangan 
Penyerahan berkas LKPD oleh Paman Birin kepada Kepala Perwakilan BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan Rahmadi, di Banjarbaru (4/3) siang.

Link, BanjarbaruLaporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2023, diserahkan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor kepada Badan Pemeriksa keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Kalimantan Selatan.

Penyerahan berkas LKPD diserahkan Paman Birin kepada Kepala Perwakilan BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan Rahmadi, di Banjarbaru (4/3) siang.

Selain Pemprov Kalsel, pemerintah kabupaten/kota lainya juga menyerahkan dokumen LKPD seperti Kota Banjarmasin, Kabupaten Barito Kuala, Tabalong, Hulu Sungai Selatan, Tanah Bumbu dan Kabupaten Banjar.

Paman Birin mengatakan, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, disusun untuk memenuhi kewajiban yang telah diamanatkan dalam peraturan Perundang-undangan, antara lain Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, yang aturan turunannya dituangkan dalam Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2019 yang mengatur perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban, serta pengawasan atas pengelolaan keuangan daerah.

Selain itu, pengelolaan keuangan daerah Kalimantan Selatan juga mengacu kepada Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 13 tahun 2022 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Menurut Paman Birin, kebijakan dan program Pemprov Kalsel terus dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah serta tata kelola pemerintahan yang baik.

“Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, khususnya berdasarkan rekomendasi yang diberikan BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan,” katanya.

Dikatakannya, selama proses pemeriksaan laporan keuangan berlangsung, Pemprov Kalsel akan memberikan dukungan penuh agar tim pemeriksa dapat bekerja secara optimal.

“Kami juga mengharapkan rekomendasi yang konstruktif dari bpk untuk perbaikan sistem pengelolaan keuangan daerah kedepannya,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan Rahmadi mengapresiasi atas komitmen yang tinggi dari kepala daerah yang telah menyerahkan Laporan Keuangan lebih cepat dari ketentuan sehingga pemeriksaan terinci LKPD dapat dilaksanakan lebih cepat dari tahun sebelumnya.

Mengingat jika LK diserahkan pada akhir Maret maka proses pemeriksaan LKPD akan bersamaan dengan ada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

Disampaikan Rahmadi, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terinci LKPD tahun 2023 mulai pada 12 Maret.

Dikatakannya, tujuan pemeriksaan BPK atas LKPD adalah untuk memberikan Opini atau pendapat atas tingkat kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan yang didasarkan pada empat kriteria yaitu kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan (adequate disclosures), kepatuhan terhadap peraturan Perundang-undangan dan efektivitas sistem pengendalian intern.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD akan disampaikan paling lambat 60 hari setelah laporan ini diterima sehingga pada awal Mei nanti LHP atas LKPD tersebut akan diserahkan kepada DPRD sebagai bahan dalam menjalankan fungsi pengawasan. Dan juga diserahkan kepada Kepala Daerah sebagai bahan rancangan Perda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD. (tri)

BWS Peringati Hari Air Dunia Dengan Menanam Pohon

0
BWS Peringati Hari Air Dunia Dengan Menanam Pohon
Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III mengadakan penanaman pohon di Taman Irigasi Tapin, untuk memperingati Hari Air Dunia ke-32 Tahun 2024.

Link, Rantau – Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III mengadakan penanaman pohon di Taman Irigasi Tapin, untuk memperingati Hari Air Dunia ke-32 Tahun 2024.

Aksi penanaman pohon dipimpin oleh Gubernur Kalsel Paman Birin melalui Asisten Pemerintahan Dan Kesra Setdaprov Kalsel, Nurul Fajar Desira, diikuti Pj. Bupati Tapin, dan Kepala BWS Kalimantan III, I Putu Eddy Purna Wijaya, S.T., M.T, beserta tamu undangan.

Nurul Fajar Desira menyampaikan apresiasi atas aksi penanaman pohon ini sebagai wujud nyata dalam bersinergi melestarikan alam bagi kehidupan.

Disampaikan Paman Birin, peringatan Hari Air Dunia ke-32 Tahun 2024 yang mengangkat tema Water For Peace atau (Pemanfaatan Air Untuk Perdamaian), menunjukkan bahwa air tidak hanya bermanfaat bagi kehidupan tetapi juga dapat mewujudkan perdamaian.

Paman Birin mengajak untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan kelestarian sumber daya air, dengan cara membuang sampah pada tempatnya, menanam pohon, dan bijak dalam menggunakan air.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, selain dapat terus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan, juga dapat melestarikan kehidupan dan mewujudkan kedamaian di dunia,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III, I Putu Eddy Purna Wijaya, S.T., M.T mengungkapkan, kegiatan penanaman pohon ini merupakan salah satu acara tahunan, dan menjadi salah satu bagian dari rangkaian Hari Air Dunia tahun 2024.

“Hari Air Dunia ke-32 Tahun 2024 yang kita peringati setiap tahunnya, salah satu rangkaian adalah kegiatan penanaman pohon,” sampainya.

Dalam kegiatan ini, 500 bibit pohon ditanam. Dan sejauh ini pihak BWS Kalimantan III sudah menanam lebih dari 4.000 pohon yang tersebar di beberapa tempat, seperti embung di kawasan Pemprov Kalsel, Kebun Raya Banua,dan diberbagai bendungan di Kalsel, termasuk di kawasan Taman Irigasi Tapin. (tri)

Jamaah Padati Haul Ke 4 Habib Ustman Bin Abdurrahman

0
Habib Ustman bin Abdurrahman Alaydrus
Bupati Banjar Saidi Mansur saat menghadiri Haul Ke-4 Habib Ustman bin Abdurrahman Alaydrus di Desa Lumpangi Kecamatan Pengaron, Senin (4/3/2024) pagi.

Link, Martapura – Meski pun berada jauh dari ibukota kabupaten, namun tak menyurut jamaah untuk menghadiri Haul Ke-4 Habib Ustman bin Abdurrahman Alaydrus, di Desa Lumpangi Kecamatan Pengaron, Senin (4/3/2024) pagi.

Habib Abdul Hadi bin Ismail Alaydrus yang juga merupakan cucu Habib Ustman menceritakan, bahwa Habib Utsman bin Abdurrahman Alaydrus ini mempunyai seorang cucu yakni Habib Ustman bin Husin Alaydrus yang merupakan perintis Universitas NU di Bandung dan pendiri yayasan lembaga pendidikan Assalam Bandung.

Lebih jauh ia menyebutkan tentang hadits dari Rasulullah yakni tiga amalan yang tidak terputus pahalanya meski telah meninggal dunia.

“Apabila manusia meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya, kecuali tiga yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak saleh yang berdoa baginya,” tutupnya.

Pelaksanaan haul diawali dengan pembacaan Maulid Simtud Durar oleh rombongan guru Fahmi Zarkasyi dari Sekumpul dan ditutup dengan doa oleh Habib Abdul Hadi bin Ismail Alaydrus.

Sebelumnya, Bupati Banjar H Saindi Mansur menyampaikan peringatan haul yang dilaksanakan adalah sebagai wujud kecintaan dan penghargaan atas jasa yang telah dilakukan oleh almarhum. “Sudah sepatutnya yang hidup berterima kasih kepada beliau yang telah sangat berjasa bagi perkembangan syiar islam di daerah ini,: ujarnya

Menurutnya, dengan dilaksanakannya Haul Habib Ustman menjadi media untuk mengingat akan jasa-jasanya, meskipun almarhum telah tiada tetapi namanya tetap harum dan dan dikenang oleh masyarakat.

“Semoga jemaah yang hadir di haul hari ini mendapatkan keberkahan dan segala hajat yang dipintakan semoga dikabulkan oleh Allah berkat sangka baik dan cinta kita terhadap para Aulia,” harapnya. (wahyu/BBAM)

Amblas pada September 2023 Lalu, PUPRP Segera Tangani Ruas Jalan di Desa Teluk Selong

0
Amblas pada September 2023 Lalu, PUPRP Segera Tangani Ruas Jalan di Desa Teluk Selong
PUPRP Segera Tangani Ruas Jalan di Desa Teluk Selong

Link, MartapuraRuas Jalan Martapura Lama di RT01, Desa Teluk Selong, Kecamatan Martapura Barat yang amblas pada September 2023 lalu segera di tangani Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar.

Jimmy selaku Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPRP Kabupaten Banjar mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan persiapan untuk pelaksanaan tender pengadaan barang dan jasa.

“Karena ada penyesuaian harga satuan, kita terlebih dahulu melakukan review perencanaan harga satuan upah minimum provinsi untuk pekerjaan, dan penyesuaian harga satuan baja,” katanya pada, Senin (4/3/2024).

Berdasarkan hasil diskusi bersama tim perencanaan, lanjut Jimmy lebih jauh, pembahasan perencanaan diharapkan sudah final, sehingga tinggal berproses di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Banjar.

“Kalau sudah final, kemungkinan di April 2024 atau usai lebaran Idul Fitri 1445 Hijrah sudah dapat dilaksanakan pekerjaannya dengan pagu anggaran kurang lebih Rp3,5 Miliar,” ujarnya.

Sedangkan untuk metode penanganannya, beber Jimmy, yakni menggunakan box culvert yang berfungsi seperti jembatan, dan secara kekuatan juga dapat dipastikan.

“Pada badan jalan akan kita gali dengan panjang 60 meter, dan memancangkan mini pile berukuran 20 X 20 Cm dengan panjang 12 meter atau dua sambungan. Selanjutnya merangkai besi beton berbentuk box culvert, serta melakukan rekayasa kestabilan lereng jalan dengan panjang 60 meter lalu kita cor. Setelah umur beton mencukupi baru kita lakukan pengaspalan,” jelasnya.

Perlu diketahui sebelumnya, akibat ruas Jalan Martapura Lama mengalami amblas kurang lebih sepanjang 60 meter, dan lebar 6 meter dengan kedalamannya bervariasi, yakni sekitar 30-40 Cm tak dipasang rambu-rambu atau garis batas aman. Satu unit mobil truk dengan Nomor Polisi (Nopol) B 9609 PCG dari indogrosir terbalik saat melakukan atret di tengah guyuran hujan pada 8 November 2023 lalu.

Beruntung, sopir dan dua kernetnya tak mengalami cedera atau luka-luka dalam insiden tersebut.(zainudin/BBAM)

Kejati Panggil Kadinkes dan Kontraktor Pembangunan Puskesmas

0
pembangunan puskesmas
Kejati Kalsel Panggil Kadinkes dan Kontraktor pelaksana pembangunan Puskesmas Sungai Tabuk 1

Link, Martapura – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan (Kalsel) panggil Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, Yasna Khairina dan kontraktor pelaksana pembangunan UPTD Puskesmas Sungai Tabuk 1, Desa Gudang Tengah, Kecamatan Sungai Tabuk.

Dikonfirmasi terkait perihal tersebut, Kepala Seksi (Kasi) Fasilitas Kesehatan (Faskes) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, Jingga Septyandi memastikan bahwa Kejati Kalsel hanya meminta klarifikasi terkait proyek pembangunan UPTD Puskesmas Sungai Tabuk 1 yang dilakukan pendampingan oleh Tim Pengawas Pembangunan Strategis (PPS) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar.

“Ya benar, sudah ada melakukan pemanggilan dan sudah kita tindaklanjuti dengan memenuhi pemanggilan dari Kejati Kalsel. Bahkan data yang diminta juga sudah kita serahkan,” ujarnya pada, Senin (4/3/2024)

Selain dirinya yang sudah memenuhi pemanggilan terkait pembangunan UPTD Puskesmas Sungai Tabuk 1 dengan nilai kontrak sebesar Rp9.557.784.789,78 dari Kejati Kalsel. Jingga juga menyebutkan bahwa Kepala Dinkes Kabupaten Banjar, Yasna Khairina, Kontraktor CV Sukmaha Borneo Mandiri, dan Pengawas juga sudah memenuhi pemanggilan.

“Jadi, pemanggilan dari Kejati ini hanya meminta klarifikasi saja, bukan terkait keterlambatan pembangunannya,” akunya.

Ditanya apakah proyek pembangunan satu unit rumah dinas (rumdis) dengan dua pintu milik UPTD Puskesmas Sungai Tabuk 1 yang dikerjakan Cv Putra Nusa Borneo dengan nilai kontrak Rp751.095.493,79 juga diminta klarifikasi oleh Kejati Kalsel?

Jingga mengamininya.

“Memang ada beberapa pertanyaan juga terkait pembangunan satu unit rumah dinas dengan dua pintu tersebut. Klarifikasi dan informasi lainnya sudah kita sampaikan ke Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Kalsel,” pungkasnya. (zainudin/BBAM)

10 Orang Jadi Korban Ledakan di Markas Detasemen Gegana

0
ledakan di Markas Detasemen Gegana
Sejumlah petugas diduga melakukan evakuasi korban ledakan Markas Detasemen Gegana Mako Brimob di RS Bhayangkara Surabaya. (Foto: Istimewa)

Link, Surabaya Ledakan terdengar berasal dari Markas Detasemen Gegana, Satbrimob Polda Jatim Jalan Gresik, Krembangan, Surabaya sempat mengejutkan warga sekitar. Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, dari ledakan tersebut tidak ada korban jiwa, tetapi terjadi kerugian materiel, seperti kerusakan mobil dan kantor.

Namun demikian disebutkan dampak ledakan di Markas Detasemen Gegana tersebut  10 korban mengalami luka akibat ledakan bahan peledak yang disimpan di markas tersebut.

“Dampak dari ledakan ini ada korban anggota kami, 10 luka ringan. Kenapa anggota kami jadi korban, karena dari gudang untuk menyimpan bahan peledak ke tempat latihan jaraknya dekat sekitar 10 meter,” ujarnya dalam konferensi pers di Mako Gegana, sebaimana dilansir dari detik.com, Senin (4/3/2024).

Dia menjelaskan bagaimana hal itu bisa terjadi. Pada saat ledakan itu terjadi, ada sebanyak 15 orang anggota Gegana yang sedang melakukan latihan olah TKP pasca-kejadian ledakan.

“Kebetulan anak buah kami ada 15 yang sedang latihan olah TKP pasca-ledakan di kontainer, data center, jaraknya sekitar 10 meter dari gudang. Kami lihat ke TKP tadi kaca-kacanya pecah, efek kaca itu semburan ke dalam mengenai anggota yang sedang latihan. Yang 5 tidak apa-apa, yang 10 kena pecahan kaca. Semuanya luka ringan dan sudah ditangani di RS Bhayangkara,” ujarnya.

Sebelumnya, berdasarkan pantauan detikJatim, ada 2 ambulans Brimob dan 2 ambulans milik Polres Tanjung Perak tiba di RS Bhayangkara, Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Terlihat petugas gabungan dari RS dan kepolisian membawa satu orang diduga korban ledakan dengan kursi roda dan satu orang menggunakan brankar stretcher (kasur darurat rs).

Ledakan sangat keras dari Mako Gegana, Satbrimob Polda Jatim itu terdengar pukul 10.30 WIB hingga radius 3 kilometer. Selain itu, terjadi ledakan susulan sekitar pukul 13.10 WIB.

Salah satu pedagang Sentra Wisata Kuliner (SWK) di depan Mako Brimob, Hartati (38) mengaku mendengar 3 kali ledakan. Dia sebutkan bahwa ledakan yang terdengar paling keras adalah ledakan terakhir.

Tadi saya sedang masak dagangan, terus terdengar ledakan tiga kali, yang paling keras yang terakhir. Saya kira ban trailer meledak. Seumur-umur, 5 tahun saya dagang di sini, baru pertama ini ada ledakan (dari Mako Brimob Polda Jatim). Kaget, takut,” katanya kepada detikJatim.

Ida, salah satu warga Krembangan di lokasi kejadian juga menyampaikan kesaksian. Pada saat ledakan itu terjadi dia melihat kaca rumah sampai bergetar.

“Iya, kaca-kaca rumah bergetar. Suaranya keras sekali,” kata Ida kepada detikJatim.

Dia mengaku saat itu dirinya akan menjemput anaknya pulang sekolah, tiba-tiba suara ledakan terdengar keras.

“Teman-teman yang rumahnya sekitar Ikan Lumba-lumba katanya juga kedengaran keras,” tambahnya.

Sebelumnya Kapolda sudah menyebutkan bahwa ledakan keras di Mako Brimob Jalan Gresik, Krembangan, Surabaya diduga berasal dari sisa bahan peledak di dalam gudang.

“Hari ini tanggal 4 Maret pukul 10.19 WIB di Kantor Subdensi Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jatim itu terjadi ledakan,” kata Imam dalam keterangan yang diterima detikJatim.

Imam mengatakan bahwa sisa temuan bahan peledak ini rencananya hendak dimusnahkan. Namun, bahan peledak ini meledak lebih dulu sebelum didisposal.

“Diduga ledakan ini berasal dari sisa-sisa temuan bahan peledak yang akan dimusnahkan, akan didisposal. Jadi kebetulan Jibom Gegana Polda Jatim ini kita belum memiliki gudang yang standar, jadi sisa-sisa bahan peledak itu disimpan di sebelah kantor gegana dan pagi tadi meledak,” ujarnya. (spy)

Kunjungi Banjarbaru, DPRD Yogyakarta Ingin Pelajari Kedisiplinan Anggota 

0

Link, Banjarbaru – DPRD Kota Banjarbaru terima kunjungan dari DPRD Yogyakarta, untuk mengetahui tentang kedisiplinan anggota DPRD.

Bambang Anjar Jalumurti Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Yogyakarta, mengatakan bahwa tujuan kunjungan ke DPRD Kota Banjarbaru ialah untuk memetik pelajaran berharga tentang, kinerja anggota dewan dan pengelolaan tata tertib.

“Kami dari BK kan punya ketegasan, salah satu tugas fungsi kami adalah menjaga marwah DPRD, sehingga kami berikhtiar untuk mencari referensi-referensi terkait dengan penegakan, terutama tata tertib, kode etik, dengan alat tata beracara,” ujar Bambang, Senin (4/3/2024)

Tak hanya itu, kunjungan kerja ini juga untuk mengevaluasi kedisiplinan anggota Dewan Banjarbaru yang dinilainya sudah bagus.

“Kehadirannya tidak hanya kehadiran tanda tangan tapi kehadiran fisiknya bagus, sampai di angka di atas 80 persen,” katanya.

Selain itu, Bambang juga menyoroti tidak adanya pelanggaran yang tercatat di DPRD Banjarbaru. Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah hal ini disebabkan oleh kedisiplinan yang baik dari anggota dewan atau adanya program yang dilakukan oleh Badan Kehormatan (BK) ataupun oleh pimpinan DPRD Kota Banjarbaru.

“Nah, saya kira ini yang kami coba dapatkan dari Banjarbaru, dan mungkin nanti akan kita juga referensikan karena ternyata di kami ada tata beracara di Banjarbaru kebetulan belum ada,” tambahnya.

Ia menambahkan, kunjungan ini juga menunjukkan pentingnya kesadaran anggota dewan dalam menjaga kinerja dan kedisiplinannya. Menurutnya, aturan tidak hanya menjadi landasan, namun kesadaran anggota dewanlah yang menjadi kunci utama dalam menjaga kinerja yang baik.

“Kunjungan DPRD Yogyakarta ke Banjarbaru tidak hanya menjadi ajang bertukar pengalaman, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas kinerja dan kesadaran anggota dewan di kedua daerah tersebut,” pungkasnya. (wahyu/BBAM)

Sepanjang 2023, 13.485 Kasus Ditangani Oleh DAMKAR

0
Sepanjang 2023, 13.485 Kasus Ditangani Oleh DAMKAR
Apel gabungan sekaligus peringatan HUT DAMKAR ke 105 Tahun 2024, di halaman Kantor Bupati Banjar Martapura, Senin (04/03/2024) pagi.

Link, Martapura – Peran pemadam kebakaran dan penyelamatan telah menjadi krusial dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, terlebih lagi dalam beberapa tahun terakhir.

Hal tersebut disampaikan Sekda Banjar HM Hilman saat membacakan sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, saat apel gabungan sekaligus peringatan HUT DAMKAR ke 105 Tahun 2024, di halaman Kantor Bupati Banjar Martapura, Senin (04/03/2024) pagi.

Diungkapkan Hilman, berdasarkan Laporan Nasional Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tahun 2023, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan telah menangani sejumlah 13.485 kejadian kebakaran di sepanjang 2023.

“Operasi penyelamatan non kebakaran juga juga menjadi fokus utama, sebanyak 24.741 operasi dilakukan pada tahun yang sama,” ungkap Hilman.

Himan mengatakan, Kementerian Dalam Negeri telah berkomitmen untuk meningkatkan profesionalitas dan kesejahteraan aparatur pemadam kebakaran dan penyelamatan di seluruh Indonesia.

“Inisiasi pembentukan jabatan fungsional pemadam kebakaran dan analis pemadam kebakaran serta pengakomodiran jabatan fungsional tersebut untuk diisi oleh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi langkah penting dalam upaya tersebut,”. tambahnya.

Ditambahkannya, pentingnya penguatan aparatur pemadam kebakaran dan penyelamatan juga tercermin dalam peningkatan kapasitas melalui pendidikan dan pelatihan.

“Hingga saat ini ribuan aparatur telah mengikuti pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri dalam lembaga lainnya,” tambahnya.

Dalam apel tersebut dilaksanakan pembacaan sejarah singkat DAMKAR.

Apel gabungan ini diikuti pejabat eselon II, III, IV, pejabat fungsional hasil penyetaraan jabatan administrasi kedalam jabatan fungsional dan karyawan/karyawati lingkup Pemkab Banjar. (wahyu/BBAM)