Beranda blog Halaman 818

Si Habar Manis Permudah Pelayanan Informasi Daerah

0
aplikasi si habar manis

Link, Martapura- Berkembangnya teknologi, membuat masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi apapun itu. Seperti di Kabupaten Banjar, ada aplikasi Si Habar Manis yang buat oleh Muhari, bertujuan untuk mempermudah stakeholder dan masyarakat dalam mendapatkan informasi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar.

Si Habar Manis adalah sebuah platform pelayanan informasi publik melalui diseminasi informasi dalam satu aplikasi digital yang dibuat Muhari dalam tugasnya sebagai peserta Diklat Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) angkatan 6 yang sedang berjalan hingga Desember 2023.

Muhari mengatakan, aplikasi tersebut mempunyai 3 manfaat, yakni meningkatkan kinerja ASN melalui penyebaran informasi yang cepat sebagai landasan dalam pengambilan kebijakan secara tepat. Membantu pimpinan dan daerah lainnya dalam mengakses perangkat informasi yang diinginkan dan juga untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan informasi daerah.

“ Pembuatan aplikasi si Habar Manis ini merupakan tugas dari diklat Pelatihan Kepemimpinan Administrator yang saat ini sedang dilakukan sampai bulan Desember mendatang,” ucapnya, Kamis (9/11/2023).

Muhari berharap, aplikasi ini bermanfaat, baik kepada pemerintah daerah dalam peningkatan kinerja ASN Kabupaten Banjar dan informasi kegiatan yang bisa diakses langsung oleh masyarakat.

Terpisah, Bupati Banjar H Saidi Mansyur sangat menyambut baik dengan adanya platform pelayanan informasi publik melalui diseminasi informasi.

“ Saya mendukung aksi perubahan dengan adanya aplikasi si Habar Manis ini untuk mendukung perubahan, semoga dengan aplikasi ini dapat memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi,” tuturnya. (wahyu/BBAM)

Nikmat dan Cobaan Tak Lepas Dari Kehidupan Kita

0

Bismillahirrahmannirrahim
Dalam keseharian kehidupan kita, dimana manusia dalam kehidupan ini dengan segala sesuatunya yang terjadi, dari mulai tidur, bangun tidur, sampai tidur lagi tidak lebih daripada dua hal. Dua hal itu adalah nikmat dan cobaan.


Safariyansyah, BUDAYAWAN SPIRITUAL
Catatan di Beranda Kota Martapura

Dalam kehidupan kita tidak akan terlepas dari yang namanya nikmat dan cobaan. Apapun profesinya, tidak akan terlepas dari dua hal itu. Tak terkecuali para politisi yang saat ini memulai perannya dalam teater politik lima tahunan, yakni Pemilu.

Tak berbeda dengan profesi lain, seorang politikus dalam keseharian kehidupan dengan segala sesuatunya yang terjadi, dari mulai tidur, bangun tidur, sampai tidur lagi tidak lebih daripada dua hal.

Pertama, kita sedang memperoleh nikmat Allah yang kita harus mensyukuri  nikmat itu. Kedua, kita sedang mendapatkan cobaan Allah yang kita harus sabar menghadapi cobaan itu.
(Semua yang kita alami dan semua kejadian yang ada di sekeliling kita,” hampir kedua hal itu”).

Nikmat yang mengharuskan kita untuk bersyukur atau  atau kita sedang menghadapi musibah/bencana yang mengharuskan kita untuk bersabar.

Allah selalu memerintahkan kita untuk mengenang nikmat-nikmatnya. Banyak orang terkadang ketika mendapat suatu cobaan/kesulitan / kesusahan dia mengeluh kepada Allah seakan-akan Allah tidak pernan memberikan dia kenikmatan.

Padahal dalam Alquran banyak sekali yang memerintahkan kita untuk merenungkan, mengingat nikmat itu.

Dalam sebuah riwayat yang artinya: Demi Allah. Allah tidak menginginkan sesuatu dari hambanya kecuali agar mereka mengingat nikmatnya agar kemudian Allah tambah nikmat itu untuk mereka atau mereka minta ampunan (kala Allah)

Ayat yang berkaitan dengan nikmat, supaya kita melihat bagaimana Allah memberikan kepada kita nikmat yang tidak mampu dihitung.

Surat Al Maidah: 7.
Artinya: Dan Ingatlah karunia (nikmat) Allah kepada mu dan perjanjian-Nya yang telan diikat-Nya dengan kamu, ketika kamu mengatakan: Dan Ingatlah karunia (nikmat) Allah kepada mu dan perjanjian-Nya yang telah diikat-Nya dengan kamu, ketika kartu mengatakan: “Kami dengar dan kami taat,”Dan bertawakallah kepada Allah, sesungguhnya Allah mengetahui isi hati (mu).

AFWAN
WASSALAM

 

PLTS Terapung Cirata Terbesar di Asia Tenggara

0
PLTS Terapung Cirata diresmikan
Presiden Joko Widodo meninjau pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung Cirata yang terletak di Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, pada Kamis, 9 November 2023. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

Link, Purwakerta – Indonesia kini memiliki salah satu pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung terbesar di kawasan Asia Tenggara bahkan dunia. PLTS Terapung Cirata tersebut  terletak di Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat.

“Hari ini merupakan hari yang bersejarah karena mimpi besar kita untuk membangun pembangkit energi baru terbarukan (EBT) dalam skala besar akhirnya bisa terlaksana,” kata Presiden Joko Widodo dalam sambutannya saat meresmikan PLTS Terapung Cirata 192 MWp, pada Kamis, 9 November 2023.

PLTS Terapung Cirata yang berada di atas Waduk Cirata ini memiliki kapasitas 192 megawatt peak (MWp). Selain PLTS, di kawasan waduk ini juga telah ada pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dengan kapasitas 1.000 megawatt.

“Ke depan kalau dimaksimalkan bisa menambah kurang lebih 1.000 megawatt peak. Jadi nanti tenaga airnya bisa untuk energi hijau juga,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara menjelaskan bahwa pembangunan PLTS tersebut merupakan hasil kerja sama antarkementerian bersama PLN, serta kolaborasi dengan perusahaan dari Persatuan Emirat Arab (PEA). Dengan teknologi yang telah ada, Presiden meyakini seluruh potensi energi baru terbarukan di Indonesia dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Saya ingin nantinya seluruh potensi energi baru terbarukan yang ada di Indonesia bisa kita manfaatkan dan saya yakin pasti bisa karena sekarang teknologinya sudah ada, misalnya di pembangkit surya ini juga ada pembangkit angin,” lanjutnya.

Presiden menyadari dalam prosesnya nanti banyak tantangan yang akan dihadapi, misalnya dari segi cuaca ataupun lokasi potensi EBT yang jauh dari pusat perekonomian. Namun demikian, Presiden Jokowi optimistis tantangan tersebut akan dapat diatasi dengan sejumlah solusi taktis.

“Tantangan lokasi potensi energi baru terbarukan yang jauh dari pusat, kebutuhan listrik juga bisa kita atasi. Kita bisa bangun solusinya dengan transmission line yang nantinya setiap potensi EBT di Sumatra, di Kalimantan dan Sulawesi bisa kita salurkan ke pusat-pusat ekonomi,” ucapnya.

Turut mendampingi Presiden dalam peresmian tersebut antara lain Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Negara Urusan Perdagangan Luar Negeri PEA Thani bin Ahmed Al Zeyoudi, Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Pj Bupati Purwakarta Benni Irwan, dan Chief Executive Officer (CEO) Masdar Mohamed Jameel Al Rahami. (tri)

Kasus Puskesmas Martapura 2 Dilimpahkan ke Inspektorat 

0

Link, Martapura – Perkembangan kasus retaknya Puskesmas Martapura 2, memasuki babak baru.

Fajar Gigih Wibowo Kepala Seksi Intelijen pada Kejaksaan Negeri Banjarbaru, mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan. Bahwa ditemukan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK), pembangunan Puskesmas Martapura 2 belum ditemukan. 

“Terkait pengumpulan data sudah ditindaklanjuti oleh inspektorat dan BPKP. Jadi kami mengambil kesimpulan untuk melimpahkan kasus ini ke inspektorat,” ungkap Gigih, Kamis (9/11/2023).

Selain SPMK yang belum ditemukan, masih banyak kesalahan administrasi lainnya. Seperti tidak adanya Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan terkait dokumen-dokumen penting lainnya belum dilengkapi.

“Kami juga mengacu pada MoU Kemendagri Jaksa agung dan Polri, untuk penyelesaian masalah itu harus melalui Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP),” tambahnya.

Sementara itu, Riza Dauly Kepala Inspektorat Kabupaten membenarkan jika kasus Puskesmas Martapura 2 Dilimpahkan ke Inspektorat.

“Iya benar, kasus tersebut sudah dilimpahkan ke APIP, dan sekarang sedang dilakukan audit,” ujar Riza.

Perlu diketahui, pasca bangunan UPT Puskesmas Martapura 2 yang dikerjakan CV Aulia Rahman dengan pagu anggaran Rp2.400.000.000,00 bersumber dari APBD 2018 tersebut mengalami keretakan, seluruh pelayanan dan sejumlah fasilitas penunjang kesehatan di UPT Puskesmas Martapura 2 terpaksa dipindahkan sementara ke gedung ruko tiga lantai di Jalan Veteran, Kelurahan Keraton, samping RSUD Ratu Zalecha Martapura, guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Untuk mengetahui penyebab keretakan, dan upaya penanganan jangka pendek dan jangka panjang bangunan tersebut, Dinas PUPRP Kabupaten Banjar masih menunggu hasil penelitian yang dilakukan dosen Program Studi Teknik Sipil dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), yakni Prof Dr Ir Rusdiansyah ST MT selaku Tim Penilai Ahli (TPA) yang tergabung dalam tim analisis bangunan gedung Kabupaten Banjar. (wahyu/BBAM)

Film Horor Yang Paling Ditunggu, Berikut Sinopsis Film Sijjin

0
sinopsis film sijjin

Film sijjin merupakan film horor yang paling ditunggu dan mulai tayang pada hari ini, Kamis 9 November 2023. Sijjin diadaptasi dari serial horor Turki berjudul Siccin yang dirilis pada 2014.

Versi serial film ini cukup populer dan disebut-sebut sebagai salah satu film yang paling menakutkan. Film Siccin versi Indonesia diproduksi di bawah naungan rumah produksi Rapi Film.  Produksi film melibatkan arahan dari sutradara terkenal Hadrah Daeng Ratu.

Ia sebelumnya dikenal lewat sejumlah judul film horor populer, mulai dari Jaga Pocong (2018), Makmum (2019), Aku Tahu Kapan Kamu Mati (2020), hingga Perjanjian Gaib (2023).

Sementara itu, skenario Sijjin akan ditangani oleh Lele Laila. Ia sebelumnya pernah menulis skenario Danur (2017) dan sekuel-sekuelnya, Asih (2018), hingga KKN di Desa Penari (2022).

Film Sijjin menceritakan tentang ilmu hitam dan guna-guna. Ceritanya berfokus pada tokoh Irma yang nekat mendatangi dukun karena dibutakan oleh cinta.

Namun, ilmu hitam yang digunakan oleh sang dukun ternyata sangat berbahaya hingga mengancam nyawa Irma.

Melansir laman IMDb, berikut sinopsis lengkap film Sijjin.

Irma yang jatuh cinta kepada sepupunya yang bernama Galang. Rasa cinta Irma terhadap Galang sudah muncul sejak lama, namun cintanya tersebut tak bisa terwujud.

Hal ini karena Galang sudah menikah dengan wanita lain bernama Nisa dan telah memiliki anak. Irma rupanya tidak bisa melupakan cintanya begitu saja walau Galang sudah memiliki seorang istri.

Ia tetap terobsesi dengan Galang dan berusaha mencari cara agar ia bisa menjadi satu-satunya wanita di kehidupan Galang. Irma kemudian memutuskan untuk memilih jalan sesat dan mendatangi seorang dukun.

Dukun itu pun bersedia mengirimkan santet kepada Nisa dan mengatakan bahwa wanita itu akan mati dalam waktu lima malam. Sejak saat itu, berbagai teror mengerikan dimulai di kehidupan rumah tangga Galang.

Kediaman Galang menjadi sangat mencekam dan membuat Nisa merasa tidak nyaman. Gangguan mistis hingga kesurupan terjadi bertubi-tubi dan membuat Galang kewalahan.

Dengan semua teror yang dialami keluarga Galang, Irma tampaknya semakin dekat dengan tujuannya. Tetapi, Irma telat menyadari bahwa apa yang ia lakukan menimbulkan konsekuensi berbahaya. Tindakannya ternyata mengundang petaka untuk dirinya sendiri. (net)

Pertikawan Regional Kalimantan 2023 Diikuti 670 Peserta

0
pertikawan regional 2023

Link, Banjar – Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan) Regional Kalimantan tahun 2023 Dengan moto “Satya Ku Darmakan, Darma Ku Baktikan” dan tema “Aksi Bersama untuk Lingkungan yang Berkelanjutan dan Hutan Lestari” beserta selogan “ULIN yaitu Unggul Lesatari Inspiratif,”. Acara ini diikuti sebanyak 670 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Kalimantan, perkemahan tersebut dilaksanakan dari tanggal 8 hingga 12 November 2023 mendatang.

Gubernur Kalsel yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Kwarda Kalsel, H. Sahbirin Noor Pertikawan Regional Kalimantan tahun 2023 di Bumi Perkemahan Kiram Kab. Banjar pada Kamis (9/11) pagi

Dalam sambutannya Paman Birin berbagi pengalaman masa lalu sebagai anggota pramuka, mengingat perjalanan dan berbagai pelajaran berharga yang didapatkan selama menjadi bagian tersebut, Paman Birin juga memberikan semangat kepada para peserta untuk menikmati setiap momen dalam keanggotaan pramuka, karena menurutnya, pengalaman tersebut akan membentuk karakter dan memberikan bekal yang berarti untuk kehidupan mendatang.

“Melihat adik-adik seperti ini, saya teringat masa-masa saya masih menjadi anggota pramuka, sama seperti kalian, menjadi anggota pramuka sejak SD, SMP, hingga SMA.” kenang Paman Birin.

Lebih lanjut, Paman Birin menyoroti Isi Dasa Darma Pramuka, mengungkapkan pandangannya bahwa filosofi ini yang membuat Pramuka menjadi generasi tangguh. Beliau menggali makna dari setiap prinsip dasa dharma, memaparkan bagaimana nilai-nilai tersebut telah membentuk landasan kuat bagi keberhasilan dan ketangguhan para anggota Pramuka.

“Jaka pribahasa orang Banjar ‘Taguh’ Kulit sampai ketulang-tulang, generasi yang tidak pernah menyerah, generasi terampil jujur dan yang luar biasa yaitu generasi yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa itulah Pramuka.” ujar Paman Birin.

Selain itu, Kegiatan Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan) merupakan wadah yang strategis untuk melakukan pembinaan generasi muda bidang lingkungan hidup dan kehutanan, semangat pramuka harus jadi yang terdepan dan teladan bagi generasi muda lainnya.

“Tujuan besar dengan adanya kegiatan ini akan memunculkan generasi muda yang kuat dalam menjalankan aksi kepramukaan yang mengabdikan dirinya dalam kegiatan bakti lingkungan dan kelestarian hutan juga mengaungkan kampanye peduli lingkungan,” tambah Paman Birin.

Sebelumnya, dalam laporannya Ketua Panitia Penyelenggara Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan) Regional Kalimantan Tahun 2023 yang disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana akan ada beberapa program siap giat.

“Kami menyajikan beragam kegiatan yang tidak hanya menarik, tetapi juga edukatif, dengan fokus pada tema lingkungan dan budaya keberlanjutan. Termasuk di antaranya adalah kegiatan perkemahan program Saka Kalpataru, program Saka Wanabakti, pelatihan kepemimpinan anak muda, gladian Dewan Saka, kunjungan wisata, pameran, bazar UMKM, workshop, dan bakti masyarakat.” ungkap Hanifah.

Hanifah Dwi Nirwana menekankan bahwa seluruh pihak terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini bekerja secara gotong royong.

“Semangat gotong royong menjadi kunci kesuksesan acara ini. Semua pihak terlibat, termasuk dinas terkait, UPT KLHK, KLHK Pusat, TNI, dan Polri, bekerjasama dengan baik. Kolaborasi yang kuat, pertukaran ide yang positif, dan semangat kebersamaan peserta membantu mewujudkan harapan acara sesuai dengan slogannya.” Kata Hanifah.

Sementara itu, Dirjen PTKL KLHK, Hanif Faisol Nurofiq selaku pimpinan Saka Wana Bakti dan Saka Kalpataru tingkat nasional mengatakan Pertikawan merupakan kegiatan lima tahunan yang diselenggarakan enam regional di Indonesia.

“Pertikawan merupakan perhelatan yang diadakan setiap lima tahun di enam regional di Indonesia, melibatkan regional Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bali dan Nusa Tenggara, Sulawesi dan Maluku, serta Papua.” ucap Hanif.

Hanif Faisol Nurofiq juga mengatakan tentang suksesnya acara Pertikawan tahun 2018 regional Kalimantan yang diselenggarakan di Pantai Lamaru Kota Balikpapan Provinsi Kaltim.

“Pertikawan tahun 2018 di regional Kalimantan telah sukses diselenggarakan di Pantai Lamaru Kota Balikpapan, Provinsi Kaltim. Untuk penyelenggaraan tahun ini, kami memilih lokasi yang tidak kalah menarik, yaitu Kiram Park, yang merupakan bagian dari Geopark Meratus.”Ungkap Hanif

Selain itu, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan dunia tengah menghadapi krisis lipat tiga (three planetary crisis) yakni perubahan iklim, biodiversity loss, dan polusi mengata. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat tanpa kecuali, harus aware dan dapat meningkatkan adaptasi dalam kaitannya dengan ketahanan iklim.

“Untuk itu, pada kesempatan ini, saya juga mengajak kakak-kakak pramuka sekalian untuk menyukseskan agenda Indonesia’s Folu Net Sink 2030. Folu Net Sink 2030 adalah sebuah kondisi yang ingin dicapai melalui penurunan emisi GRK dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan dengan kondisi di mana tingkat serapan sama atau lebih tinggi dari tingkat emisi pada tahun 2030. Adapun, proyeksi target Folu Net Sink 2030 adalah angka net sink – 140 juta ton co2eq atau emisi negatif sebesar 140 juta ton CO2eq,” harapnya.

Diharapkan melalui kegiatan Pertikawan ini, para pramuka akan menjadi pionir dan tauladan yang menerapkan prinsip-prinsip perlindungan sumber daya alam dan ekosistem serta melakukan hidup ramah lingkungan hingga ke generasi berikutnya. Mulailah dari diri sendiri, dan mulailah dari saat ini.

“Saya minta tekad kita bersama untuk menjaga lingkungan dan hutan tetap lestari dan berkelanjutan.
Gerakan pramuka menamkan rasa cinta bangga tanah air, satu keyakinan dari generasi pramuka adalah generasi yang unggul dan tangguh. Isilah dengan kegiatan yang positif,” pungkasnya.

Acara diakhiri dengan pemukulan gong oleh Gubernur Kalsel, Paman Birin didampingi Ketua Kwartir Daerah, Hj. Raudatul Jannah, Dirjen PKTL KLHK, Hanif Faisol Nurofiq, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana sebagai tanda Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan) Regional Kalimantan tahun 2023 secara resmi dibuka, Sesaat setelah itu, dilangsungkan Defile Kontingen Parade Borneo dari Kwartir Daerah yang berpartisipasi dalam acara Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan) Regional Kalimantan tahun 2023. (tri)

Kalsel Gelar Simposium Bentuk Kesiapan Sebagai Penyangga IKN

0
Simposium

Link, Banjarmasin – Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur merupakan proyek strategis nasional, yang di lakukan Pemerintah Pusat dalam upaya pemerataan pembangunan di Indonesia.

Sebagai penyangga pembangunan IKN Kalimantan Selatan memastikan dan menyatakan kesiapannya sebagai daerah penyangga sekaligus pintu gerbang IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel menggelar Simposium Nasional bertajuk Konektivitas dan Sinergitas Kalimantan dalam Persiapan IKN, bertempat di Mahligai Pancasila Banjarmasin, bekerjasama dengan Banjarmasin Post dan dihadiri sekitar 700 peserta dari berbagai instansi baik secara luring dan daring. Kamis (9/11)

“Sebagai provinsi yang akan menjadi tuan rumah IKN, kita Kalimantan memiliki peran dan tanggung jawab yang besar dalam mensukseskan pembangunan ini,” ucap Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dalam sambutan secara daring.

Paman Birin mengungkapkan, dalam mendukung pembangunan IKN, diperlukan juga sinergisitas antara Pemerintah Daerah bersama berbagai elemen masyarakat guna menggali potensi dari berbagai sektor khususnya sektor pangan, pariwisata, umkm dan ekonomi krearif yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah.

“Maka dari itu, semoga melalui simposium ini dapat merumuskan langkah konkret dalam mewujudkan sinergi dan optimalisasi potensi daerah masing-masing serta berbagai peluang dan tantangan yang akan muncul, sehingga Kalsel beserta seluruh provinsi di kalimantan dapat menjadi mitra dan pendukung Ibu Kota Nusantara,” jelasnya.

Paman Birin juga memberikan apresiasi kepada kepala daerah, para akademisi dan praktisi yang telah berkontribusi dalam mensuksekan simposium ini guna menggali berbagai gagasan terkait aspek konektivitas dan sinergi antarwilayah di Kalimantan dalam persiapan IKN.

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Prov. Kalsel, M Muslim mengatakan para narasumber berasal dari Otorita IKN, Kementerian PUPR, kepala daerah dan SKPD 4 provinsi di Kalimantan (Kalteng, Kaltara, Kalbar dan Kaltim), media massa, PWI, akademisi, mahasiswa, asosiasi, serta pengusaha.

“Intinya, Somposium ini diharapkan mampu mewujudkan sinergitas pembangunan infrastruktur Kalimantan dalam mempersiapkan IKN,” katanya.

Muslim menambahkan, dalam Simposium Nasional, lima Gubernur di Kalimantan juga akan menyampaikan sambutan dan pernyataan komitmen dalam menyambut IKN.

“Semoga simposium ini dapat menciptakan momentum untuk timbulnya inisiatif-inisiatif lintas sektor yang mendukung persiapan IKN,” harap Muslim. (tri)

Pemberian Bantuan Beras Diperpanjang Hingga Juni 2024

0
bantuan beras
Presiden Joko Widodo menggelar rapat bersama sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju yang membahas soal perpanjangan penyaluran bantuan pangan pada Senin, 6 November 2023, di Istana Merdeka Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Rusman

Link, Jakarta – Pemerintah akhirnya memperpanjang bantuan beras hingga Juni 2024. Keputusan tersebut diambil setelah Presiden Joko Widodo menggelar rapat bersama sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju yang membahas soal perpanjangan penyaluran bantuan pangan di Istana Merdeka Jakarta.

“Jadi tadi sudah diputuskan harusnya bantuan beras itu sampai September, Oktober, November, diperpanjang sampai Desember kemudian Januari, Februari, lanjut nanti sampai portal kedua tahun 2024 Maret, April, Mei, Juni,” ujar Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam keterangannya kepada awak media usai mengikuti rapat pada Senin 6 November 2023 lalu..

Zulkifli juga mengatakan, stok beras pemerintah yang ada saat ini masih dalam kondisi aman. Menurutnya, beras impor untuk stok beras pemerintah akan terus masuk hingga bulan Januari mendatang.

“Sehingga stok beras kita akan mencapai jumlahnya hampir 2 juta ton. Jadi aman soal stok,” ungkap Zulkifli.

Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan terpisah mengatakan bahwa penyaluran bantuan beras (pangan) sudah sesuai dengan target yang ditentukan. Penyaluran di bulan September 2023 sudah mencapai 94,95 persen, bulan Oktober mencapai 94,89 persen, dan bulan November mencapai 18,45 persen.

“Dan kita masih ada di bulan Desember. Jadi bulan September yang tersalur sekitar 201 ribuan, demikian pula di bulan Oktober,” ucap Airlangga.

Airlangga juga mengatakan bahwa Bulog membutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp19,1 triliun. Tambahan anggaran tersebut terdiri dari tahap pertama sebesar Rp7,9 triliun, tahap kedua Rp8,4 triliun, serta anggaran untuk distribusi dan lain-lain sebesar Rp2,8 triliun.

“Tadi arahan Bapak Presiden bahwa Menteri Keuangan diminta untuk segera melunasi tagihan Bulog yang sudah terakumulasi sebesar Rp16 triliun,” tutur Airlangga.

Sedangkan terkait insentif yang akan diberikan, Airlangga mengatakan bahwa pemerintah akan menanggung bea masuk dengan tarif spesifik 450 kilo. Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP) tersebut nantinya akan diberikan oleh Kementerian Keuangan.

“Nanti Badan Pangan akan menyiapkan itu untuk BMDTP yang nanti akan diberikan oleh Kementerian Keuangan,” ujar Airlangga. (tri)

Antisipasi Rawan Pangan DKPP Banjar Susun FSVA

0
inovasi penanggulangan rawan pangan
DKPP Kabupaten Banjar terus berupaya melakukan berbagai inovasi demi penanggulangannya.

Link, Martapura – Rawan pangan masih menjadi masalah krusial yang dihadapi banyak daerah, termasuk Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Untuk itu Dinas ketahanan pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar terus berupaya melakukan berbagai inovasi demi penanggulangannya.

“ Salah satu fokus pembangunan saat ini diarahkan pada penanganan masalah kerawanan pangan dan pengentasan kemiskinan salah satunya adalah penanganan desa-desa rawan pangan,” ujar Kepala Dinas DKPP Kabupaten Banjar H Ahmadi usai rapat koordinasi Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) tahum 2023, di Aula Bauntung Bappedalitbang Banjar, Rabu (8/11/2023).

Dikatakan Ahmadi, kerawanan pangan dapat terjadi secara berulang pada waktu tertentu karena alasan ekonomi atau kemiskinan. Dapat juga akibat keadaan darurat seperti bencana alam maupun bencana sosial.

Penyusunan FSVA atau juga dikenal dengan peta ketahanan dan kerentanan pangan bertujuan untuk memberikan informasi dan inspirasi bagi pengambil kebijakan dalam rangka intervensi atau penanganan ketahanan dan keamanan pangan.

Narasumber koordinasi penyusunan peta ketahanan dan ketahanan pangan Muhammad Hamdani menjelaskan, ada 6 indikator yang berpengaruh dalam penentuan desa rawan pangan.

Pertama rasio luas baku lahan sawah terhadap wilayah desa, kedua rasio jumlah sarana dan prasarana ekonomi terhadap jumlah rumah tangga, ketiga rasio jumlah penduduk dengan tingkat kesejahteraan terendah terhadap jumlah penduduk desa, keempat desa yang tidak memiliki akses penghubung memadai baik melalui darat air maupun udara, kelima rasio jumlah rumah tangga tanpa akses air bersih terhadap jumlah rumah tangga desa.

“ Dan keenam rasio jumlah tenaga kesehatan terhadap jumlah penduduk desa,” jelasnya.

Setelah dilakukan pembahasan satu persatu sesuai indikator yang berpengaruh terhadap kerentanan dan kerawanan pangan, maka rakoor menyepakati untuk melakukan sejumlah hal guna menmbantu desa rawan pangan menjadi desa tahan pangan. (wahyu/BBAM)

Pembangunan Perpustakaan Pemdes Sungai Alat Tak Kantongi PBJ

0
pembangunan perpustakaan desa
Pembangunan perpustakaan milik Pemdes Sungai Alat, Kecamatan Astambul ternyata belum kantongi PBG.

Link, Martapura – Pembangunan perpustakaan milik Pemerintah Desa (Pemdes) Sungai Alat, Kecamatan Astambul ternyata belum kantongi Persetujuan Pembangunan Gedung (PBG).

Kepala DPMPTSP Kabupaten Banjar, Yudi Andrea melalui Siti Baidah selaku Kepala Bidang (Kabid) Perizinan Tertentu, yakni sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, sebelum dilakukan pembangunan mestinya pihak terkait mengurus terkait PBG terlebih dahulu.

“Karena itu, saat dalam gelaran Rapat Dengan Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD yang dihadiri Dinas Pendidikan (Disdik), Camat Astambul, Kades Sungai Alat, serta stakeholder terkait lainnya. Kami dari Dinas Perizinan menyarankan agar mereka mengajukan PBG-nya, meski bangunan Perpustakaan tersebut milik pemerintah,” ujarnya saat ditemui pada 7 November 2023 belum lama tadi.

Ditanya apakah saat ini Pemdes Sungai Alat sudah mengajukan PBG untuk pembangunan gedung Perpustakaan milik Pemdes yang berdiri di atas lahan Sekolah Dasar Negeri Sungai Alat 1?

Siti Baidah memastikan hingga saat ini Pemdes Sungai Alat masih belum mengajukan input PBG didalam sistem.

“Mungkin mereka menyelesaikan persoalan status lahannya terlebih dahulu. Karena bangunan Perpustakaan tersebut berdiri di lahan sekolah yang berstatus pinjam pakai,” katanya.

Ditempat berbeda, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Banjar, Abdul Razak menjelaskan, berdasarkan hasil RDP pada Kamis pekan lalu, bahwa Pemdes Sungai Alat disarankan agar menyelesaikan persoalan status lahannya terlebih dahulu, dan menyelesaikan terkait PBG Perpustakaan yang dilaksanakan Pemdes.

“Berdasarkan hasil rapat yang dihadiri Inspektorat, Dinas Perizinan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Disdik, Satpol PP, dan Camat Astambul, Pemdes mengaku siap untuk menyelesaikan status tanahnya, dan kemarin sudah dilakukan pengukuran,” katanya saat dikonfirmasi pada, Rabu (8/11/2023).

Sebab, lanjut Politisi Golkar ini lebih jauh, lahan SDN Sungai Alat 1 berstatus pinjam pakai.

“Karena desa mau membangun, maka desa mengambil luasan lahan seukuran dengan bangunan Perpustakaan milik desa, karena lahannya memang aset milik desa. Selanjutnya, lahan yang ada dihibahkan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Pendidikan,” beber Abdul Razak.

Setelah persoalan status lahannya selesai, lanjut menambahkan. Maka, Pemdes akan segera menyelesaikan terkait PBG Perpustakaan milik desa tersebut.(zainuddin/BBAM)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

BPS Bersama PLN Martapura Bahas Pelaksanaan Sensus Ekonomi dan Penguatan Integrasi Data Lintas Sektor

0
Link, Martapura - Dukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta penguatan integrasi data lintas sektor, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar dan PLN Unit Layanan...

Perkuat Sinergi Pembangunan Ekonomi, KADIN Lakukan Audiensi dengan Bupati Banjar

0
Link, Martapura - Perkuat sinergi pembangunan ekonomi, pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) melakukan audiensi dengan Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur, bertempat di...
Bupati Tulungagung

KPK Tetapkan Bupati Tulungagung sebagai Tersangka Kasus Pemerasan dan Gratifikasi

0
Link, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tulungagung periode 2025–2030 berinisial GSW sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan...