Beranda blog Halaman 83

Sassuolo Tundukkan Cagliari 2-1, Jay Idzes Tampil Solid di Lini Belakang

0
Sassuolo Tundukkan Cagliari 2-1, Jay Idzes Tampil Solid di Lini Belakang
Foto: Enrico Locci/Getty Images

Link, Jakarta – Sassuolo meraih kemenangan penting saat bertandang ke markas Cagliari di Stadion Unipol Domus, Jumat (31/10/2025) dini hari WIB. Dalam laga Serie A tersebut, Jay Idzes tampil solid di jantung pertahanan dan membantu timnya menang 2-1.

Sejak menit awal, Cagliari tampil menekan. Namun, barisan belakang Sassuolo yang dikomandoi Idzes mampu menjaga pertahanan dengan rapat. Hingga babak pertama berakhir, skor tanpa gol tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Sassuolo justru berhasil memecah kebuntuan lebih dulu. Armand Lauriente membuka keunggulan lewat eksekusi tendangan bebas indah pada menit ke-54 yang tak mampu dibendung kiper Cagliari.

Tim tamu semakin menjauh di menit ke-65 melalui Andrea Pinamonti, yang memanfaatkan kerja sama apik rekan-rekannya untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Cagliari sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Sebastian Esposito pada menit ke-73, namun upaya mereka untuk menyamakan skor selalu kandas. Jay Idzes tampil sigap dalam menghalau bola-bola berbahaya dan menjaga kestabilan pertahanan tim.

Hingga peluit akhir, Sassuolo mampu mempertahankan keunggulan 2-1. Tambahan tiga poin ini membawa mereka naik ke peringkat 10 klasemen sementara Serie A dengan koleksi 13 poin. Sementara itu, Cagliari tertahan di posisi ke-14 dengan sembilan poin dari sembilan pertandingan.

Susunan Pemain

Cagliari: Elia Caprile, Ze Pedro, Adam Obert, Gabriele Zappa (Mattia Felici 62′), Michael Folorunsho (Gianluca Gaetano 62′), Michel Adopo (Luca Mazzitelli 84′), Matteo Prati, Riyad Idrissi, Marco Palestra, Sebastiano Esposito (Zito Luvumbo 83’u), Gennaro Borrelli (Leonardo Pavoletti 76′)

Sassuolo: Aro Muric, Fali Cande, Jay Idzes, Woyo Coulibaly, Sebastian Walukiewicz, Nemanja Matic, Ismael Konate (Edoardo Iannoni 85′), Kristian Thorstvedt (Aster Vranckx 74′), Andrea Pinamonti (Luca Moro 74′), Armand Lauriente (Alieu Fadera 74′), Cristian Volpato (Walid Cheddira 85′)

Jampidum Setujui Keadilan Restoratif Kasus Pencurian di Tapin

0
Jampidum Setujui Keadilan Restoratif Kasus Pencurian di Tapin
Jaksa Agung Tindak Pidana Umum Asep Nana Mulyana (Foto: Kejagung)

Link, Banjarbaru – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Asep Nana Mulyana menyetujui permohonan penyelesaian perkara melalui mekanisme keadilan restoratif. Persetujuan ini diberikan terhadap kasus pencurian dari Kejaksaan Negeri Tapin, Kalimantan Selatan.

Menurut Asep Nana Mulyana perkara tersebut telah memenuhi syarat penerapan keadilan restoratif. Ia menyebut keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan pengakuan tersangka dan adanya perdamaian dengan korban.

“Perkara yang diselesaikan atas nama Tersangka Herman bin Saberan dari Kejari Tapin. Tersangka telah melanggar pasal 362 KUHP tentang Pencurian,” kata Jampidum, Selasa (28/10/2025) sebagaimana dilansir RRI.co.id.

Asep menjelaskan kronologi peristiwa pencurian tersebut terjadi pada 12 Agustus 2025 sekitar pukul 06.30 WITA. Saat itu, tersangka melintas di depan kios milik korban bernama Arif Rahman dan berniat mengambil rokok di dalam kios tersebut.

“Tersangka melintas di depan kios Korban Arif Rahman dan berniat mengambil rokok di dalam kios tersebut,” ujarnya.

Tersangka kemudian mengambil rokok dan uang tunai sebesar Rp200 ribu sebelum meninggalkan lokasi kejadian. Akibat perbuatannya, korban mengalami kerugian sekitar Rp4,8 juta dan melaporkannya ke pihak berwenang.

Menindaklanjuti laporan itu, Kepala Kejari Tapin Arya Wicaksana menginisiasi penyelesaian perkara melalui mekanisme keadilan restoratif. Proses ini dilakukan setelah dilakukan mediasi antara tersangka dan korban dengan hasil damai.

“Tersangka mengakui perbuatannya serta meminta maaf kepada korban dan dimaafkan. Saksi Korban meminta agar proses hukum yang dijalani oleh Tersangka dihentikan,” ujarnya.

Setelah kesepakatan perdamaian tercapai, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Tyas Widiarto mendukung penghentian penuntutan. Ia kemudian mengajukan permohonan persetujuan ke Jampidum untuk mengesahkan proses penyelesaian perkara tersebut.

“Permohonan tersebut disetujui pada Selasa 28 Oktober 2025,” katanya mengakhiri.

Tutup Pelatihan Integritas, Gubernur Bangga KPK RI Tunjuk Provinsi Kalsel Pertama di Indonesia 

0

Link, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan meminta seluruh Kepala SKPD, baik Dinas, Badan maupun Biro bersedia komitmen untuk menjadikan pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memiliki Integritas tinggi dalam menjalankan tugasnya, dengan menandatangani Pakta Integritas.

Hal ini disampaikan Gubernur H. Muhidin, usai menutup Pelatihan Integritas Lembaga Eksekutif Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, di Ballroom Hotel Rattan In Banjarmasin, Kamis (30/10/2025)

Apresiasi luar biasa juga disampaikan Gubernur H. Muhidin kepada KPK RI, atas bimbingan dan arahannya dalam pelatihan kali ini, mengingat hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK tahun 2024, Kalimantan Selatan masih berada di zona merah, yang artinya masih berada dalam kategori rentan korupsi.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada KPK RI beserta jajaran, karena telah melaksanakan pelatihan ini di Kalimantan Selatan. Bahkan luar biasa, untuk tingkat Provinsi, Kalimantan Selatan merupakan pemda pertama di Indonesia yang dilaksanakannya pelatihan Integritas ini, semoga ini menjadi role model bagi daerah lain, meski Kalsel ada catatan merah. Namun dapat meningkatkan Indeks Integritasnya,” ucap Gubernur H. Muhidin didampingi Kepala Inspektorat Provinsi Kalimantan Selatan, usai kegiatan.

Gubernur H. Muhidin juga meminta seluruh kepala Dinas, Badan maupun Biro, yang mengikuti pelatihan Integritas ini, untuk bersedia menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen, bahwa benar-benar memiliki integritas dalam setiap langkah yang dilakukan dalam menunaikan tugasnya.

“Jika melanggar perjanjian yang tertuang dalam Pakta Integritas itu, maka yang bersangkutan harus siap di nonjob-kan,” tegas Gubernur H. Muhidin, yang berharap Kalimantan Selatan untuk tahun 2025 ini, tidak lagi masuk dalam zona merah, namun setidaknya zona kuning terkait Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK RI.

Sementara itu, Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Yonathan Demme Tangdilintin, dalam pelatihan Integritas di Kalsel ini, mengaku bangga karena seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sangat baik.

“Kami mengapresiasi gubernur, wakil gubernur, serta seluruh Kepala SKPD yang menjadi peserta dalam, telah menunjukkan komitmennya dalam mengikuti pelatihan ini dengan sangat baik. Karena sesuai dengan komitmen untuk meningkatkan integritas di pemerintahan,” ucap Yonathan.

Diakhir pelatihan Integritas yang berlangsung selama 2 (dua) hari 29-30 Oktober 2025 ini, Gubernur Kalsel H. Muhidin mendampingi Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK, Yonathan Demme Tangdilintin, menyerahkan penghargaan kepada peserta yang dinilai terbaik selama pelatihan. Ada 3 (tiga) kategori yang diapresiasi, yakni; sebagai peserta pre-test terbaik dan tercepat, yang diraih oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, Galuh Tantri Narindra. Kategori peserta dengan Postes Terbaik dan Tercepat, ynag diraih oleh Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr. Among Wibowo. Serta, kategori Peserta Terbaik, yang juga diraih oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, Galuh Tantri Narindra.

Dalam kesempatan ini pula, Gubernur Kalsel H. Muhidin juga berharap, pelatihan Integritas seperti ini akan kembali dilaksanakan di Pemerintah Provinsi Kalsel yang mengikutsertakan pejabat dari esselon 3 dan 4, agar nilai-nilai integritas juga tertanam hingga ke pejabat dibawahnya.

Diakhir pelatihan Integritas yang berlangsung selama 2 (dua) hari 29-30 Oktober 2025 ini, Gubernur Kalsel H. Muhidin mendampingi Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK, Yonathan Demme Tangdilintin, menyerahkan penghargaan kepada peserta yang dinilai terbaik selama pelatihan. Ada 3 (tiga) kategori yang diapresiasi, yakni; sebagai peserta pre-test terbaik dan tercepat, yang diraih oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, Galuh Tantri Narindra. Kategori peserta dengan Post Test Terbaik dan Tercepat, ynag diraih oleh Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr. Among Wibowo. Serta, kategori Peserta Terbaik, yang juga diraih oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, Galuh Tantri Narindra.

Acara penutupan pelatihan Integritas kali ini, selain dihadiri seluruh peserta beserta pasangan, yang berjumlah 40 orang yang merupakan Kepala Dinas, Badan dan Biro lingkup Pemprov Kalsel, juga dihadiri Kepala Satuan Tugas Akademi Integritas, Direktorat Pendidikan Dan Pelatihan Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi, Swasti Putri Mahatmi, Kepala Satuan Tugas Penindakan Direktorat Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi, Agus Kurniawan, Kepala Satuan Tugas Pencegahan Direktorat Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi, Maruli Tua serta Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalsel. (tri)

Jalan Menuju Pencerahan, Bukan Arena Persaingan

0

Bismillahirrahmanirrahim
Ujian hidup ini bukan arena persaingan, bukan tentang siapa yang lebih dulu sampai ke garis finish, melainkan tentang bagaimana kita memahami perjalanan yang diberikan khusus untuk kita.

Safariyansyah, Budayawan Spiritualis
Mencari yang Hilang Memelihara yang Terlupakan

Melanjutkan kajian soal kehidupan, kali ini Ngaji Dialog di Beranda Lestari kediaman DR Mada Teruna seorang Birokrat Spiritualis mebahas lebih detail lagi tentang ujian dalam menjalani kehidupan. Berikut nukilannya.

Setiap kita melihat seseorang lebih sukses. Apa yang dirasakan? Iri kah? Takut tertinggal kah? Merasa tidak cukup baik kah? Ini semua karena mengira bahwa hidup ini adalah kompetisi dalam sebuah arena persaingan (padahal ini ujian).

Dalam ujian, tidak ada yang lebih cepat menang. Satu-satunya hal yang penting adalah; Apakah kau berhasil memahami soal yang diberikan kepada mu atau tidak.

Tuhan tidak sedang memperbandingkan hidup mu dengan hidup orang lain. Dia tidak menilai siapa yang lebih cepat kaya, siapa yang lebih dulu menikah, atau siapa yang paling populer. Dia menilai, apakah kau bisa menyelesaikan ujian mu dengan benar. Tetapi lihatlah dunia ini betapa banyak orang yang justru sibuk berlari tanpa tujuan mengejar kehidupan orang lain, seolah-olah ada standar tunggal yang harus mereka ikuti. Mereka lupa, bahwa setiap jiwa datang dengan ujian yang berbeda dengan soal yang telah disesuaikan denganı jiwanya masing-masing

Bayangkan, seseorang yang memiliki ujian tentang kesabaran tápi dịa justru sibuk meniru mereka yang ujianrıya tentang kekayaan. Nah, apa yang terjadi? Dia frustas! Stress, tidak pernan merasa cukup, dan selalu merasa gagal. Padahal dia sedang berusaha menjawab soal yang sebenarnya bukan miliknya.

Ini seperti seorang yang mencoba berenang atau seorang pemanah yang mencoba menerangkan pertandingan tinju. Bukan karena mereka hendak memilik bakat, tapi karena mereka berada di arena yang salah. Dan begitulah kebanyakan manusia. Mereka tersesat dalam kompetisi yang bahkan tidak dimaksudkan untuk mereka sejak awal

Lalu bagaimana dengan mu? Apakah kau sedang berusaha menjawab soal Yang memang ditulis untuk mu? Atau kau masih sibuk meniru mentah-mentah dari jawaban orang lain?

Setiap orang memiliki ritme yang berbeda. Ada yang diuji dengan kemiskinan di awal hidup nya, ada yang diuji dengan kesepian di tengah usianya, adapula yang diuji dengan kejayaan rang ternyata menjadi bumerang.

Jika kau terus membandingkan diri mu dengan mereka yang ujiannya tidak sama, maka selama Itulah kau akan terus merasa gagal, kau akan terus merasa tidak cukup. Padahal yang salah bukanlah diri mu, melainkan “cara mu melihat kehidupan in” (ujian mu telah dirancang sempurna untuk mu, tapi jika kau terus membandingkan, terus meniru (mencontek), kau akan selamanya merasa tidak cukup baik).

Palam ujian hidup ini yang terpenting bukan siapa yang bisa sampai duluan, tapi siapa yang memahami soal yang diberikan. Oleh karena itu seseorang yang memiliki kedalaman batın tidak hanya cerdas dalam berpikir, tetapi juga bijak dalam meriyikapi kehidupan.

Pemahaman mendalam bukan sekadar akumulası wawasan, tetapi kemampuan menangkap makna tersembunyi di balik setiap peristiwa.  la menuntut kejernihan hati, ketajaman intuisi dan kebijaksanaan dalam bertindak.

Dalam tradisi spiritual, pencerahan dipandang sebagai cahaya yang menerangi jalam menuju keseimbangan dan ketenangan batın, membebas kan manusia dari kebingungan serta membawa kedamaian dalam setiap langkahnya.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al Quran Surat Albaqarah disebutkan;

“Dia (Allah) memberikan hikmah kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan barang siapa diberi hikmah, maka sungguh ia telah diberi kebaikan yang banyak (melimpah).

Pencerahan sejati adalah anugerah berupa hikmah, bukan kemenangan dalani kompetis: (persaing an)

Palam ayat in menjelaskan bahwa hikmahitu apa? Hikmah adalah cahaya yang menembus batas-batas pemikiran dangkal, membimbing seseorang memahami hakikat di balik setiap peristiwa. la bukan sekadar penguasaan konsep, tetapi kemampuan melihat keteraturan dalam ketetapan. Meresapi  makna di balık kejadian, dan menemukan keseimbangan antara kebijaksanaan dan kerendahan hati.

Tidak selalu berakar pada semua pemahaman melahirkan kebijaksanaan, tetapi kebijaksanaan berakar pada kedalaman makna dan kejernihan hati. Anugerah ini mengangkat seseorang menuju kesadaran yang lebih tinggi, membebaskannya dan belenggu ego, dan menuntunnya pada jalan kebaikan yang hakiki

AFWAN
WASSALAM

Kementan dan TNI AL Bersinergi Wujudkan Swasembada Kedelai Nasional

0
Kementan dan TNI AL Bersinergi Wujudkan Swasembada Kedelai Nasional
Kegiatan Panen Ketahanan Pangan TNI AL Tahun 2025 yang Dilaksanakan di Provinsi Lampung.

Link, Lampung – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) memperkuat sinergi strategis dalam mewujudkan swasembada kedelai nasional. Kolaborasi ini tidak hanya ditandai dengan panen kedelai unggul Garuda Merah Putih di Lampung Utara, tetapi juga rencana besar pengembangan lahan kedelai hingga 10.000 hektare di wilayah binaan TNI AL.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa kedelai merupakan salah satu komoditas pangan yang menjadi prioritas pemerintah untuk segera diwujudkan kemandiriannya.

“Masalah pangan adalah masalah strategis. Pangan kita termasuk padi, jagung, kedelai, ayam, telur, minyak goreng, dan seterusnya. Yang belum swasembada adalah kedelai dan ini adalah tugas berat,” kata Mentan Amran usai kegiatan panen raya kedelai Garuda Merah Putih di Permukiman TNI Angkatan Laut (Kimal) di Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara pada Rabu (29/10/2025) bersama Menteri Pertahanan, Kepala Staf Kepresidenan, Kepala Staf TNI Angkatan Laut, dan jajaran.

Oleh karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) dan TNI AL akan berkolaborasi untuk mengembangkan kedelai di lahan binaan TNI AL seluas 10.000 hektare. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mewujudkan swasembada kedelai.

Mentan Amran menilai langkah ini sebagai momentum kebangkitan kedelai nasional yang sebelumnya bergantung pada impor. Dengan produktivitas varietas unggul yang mencapai 3–4 ton per hektare, ia optimistis kerja sama strategis antara Kementan dan TNI AL dapat mempercepat pencapaian swasembada kedelai

”Kedelai Garuda Merah Putih ini luar biasa, produksinya 4 ton per hektare. Kita sudah sepakat dengan Pak Kasal untuk kita kembangkan di lahan 10 ribu hektare. Kami dari Kementan siapkan benihnya, alat mesin pertanian, dan sarana produksi lainnya,” ungkapnya.

Sementera itu, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa sinergi pertahanan dan pangan merupakan langkah strategis membangun kemandirian bangsa. Ia menyebut, setiap matra TNI memiliki peran dalam program swasembada nasional.

“Hari ini kita memulai langkah besar menuju swasembada kedelai yang dikawal oleh TNI. TNI AD ditugaskan menjadi penunjang swasembada beras, TNI AL sebagai motor penggerak swasembada kedelai, sementara TNI AU turut memberikan dukungan lahan. Jadi kita tidak hanya berbicara stabilitas, tapi juga produksi untuk mendukung pembangunan ekonomi,” ujar Menhan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Muhammad Ali, menambahkan komitmen dari jajarannya untuk mewujudkan ketahanan pangan. ”Keterlibatan TNI Angkatan Laut dalam kegiatan panen kedelai merupakan komitmen untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. TNI Angkatan Laut melalui program Pemberdayaan Wilayah Pertahanan berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dan stakeholder dalam berbagai program,” terangnya.

Seperti diketahui, berdasarkan Hasil Survei Ubinan 2024 oleh Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata produktivitas kedelai nasional sebesar 16,23 kuintal per hektare atau sekitar 1,623 ton per hektare. Tercatat, produksi kedelai dalam negeri berkisar 200-350 ribu ton atau baru memenuhi 10 persen dari kebutuhan.

Kolaborasi Kementan bersama TNI AL menjadi langkah nyata pemerintah dalam membangun kedaulatan pangan. Dari Lampung Utara, semangat swasembada kedelai dapat menjalar ke berbagai daerah, menjadikan Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga berdaulat di bidang pangan secara berkelanjutan

DPRD Banjarbaru Bentuk Tim Pansus Rampungkan Tiga Raperda Inisiatif Pemko

0

Link, Banjarbaru – DPRD Kota Banjarbaru bentuk Tim Panitia Khusus (Pansus), guna kebut penyelesaian tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru. Pansus ini dibentuk usai rapat paripurna pada Kamis (30/10/2025).

Usai pimpin rapat di ruang Graha Paripurna dengan agenda Pemandangan Umum dan Jawaban Walikota Banjarbaru Terhadap Pemandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap tiga Raperda, yakni Raperda Tentang Ketenagakerjaan, Raperda Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH), dan Raperda tentang Garis Sempadan Sungai. Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera mengatakan semua fraksi sepakat untuk dibahas ketahap selanjutnya.

“Secara mayoritas fraksi di DPRD sepakat menyetujui, Insya Allah akan dibahas sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku. Secara internal kita sudah menetapkan teman-teman yang akan menjadi pimpinan Tim Pansus tiga Raperda tersebut,” ujarnya.

Jika tiga Raperda inisiatif eksekutif tidak dapat dirampungkan legislatif sebelum akhirnya tahun, papar Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera. Maka penyelesaiannya pembahasan tiga Raperda tersebut harus dirampungkan sesuai masa berlaku Tim Pansus.

“Jika tidak ada halangan akhir tahun ini diselesaikan. Kalau belum selesai akan dilanjutkan sesuai batas akhir pembentukan Tim Pansus. Tapi tetap kita upayakan secepatnya disahkan jadi Perda,” katanya.

Mengingat, lanjut Politisi Golkar ini lebih jauh, tiga Raperda inisiatif eksekutif tersebut dipandang sangat penting untuk pembangunan di Kota Banjarbaru agar lebih baik lagi kedepannya.

“Seperti Raperda Ketenagakerjaan, karena memang diperlukan standarisasi khususnya bagi para pekerja dan calon pekerja yang ada di Kota Banjarbaru untuk melindungi hak-hak mereka dalam sebuah Perda. Karena itu kami sepakat agar segera bisa dihadirkan sebagai Perda,” ucapnya.

Mewakili Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby. Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, H Marhain Rahman, menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan, masukkan, dan saran yang telah disampaikan Fraksi-fraksi di DPRD Kota Banjarbaru.

“Isi pembahasan tiga Raperda ini sebenarnya sudah selaras, dan tinggal melakukan beberapa perbaikan demi kemajuan pembangunan Pemko serta kesejahteraan masyarakat di Kota Banjarbaru,” tuturnya.

Selain menyampaikan harapan besar agar pembahasan tiga Raperda dapat diselesaikan lebih cepat. Pejabat definitif Staf Ahli Wali Kota Banjarbaru Bidang Hukum dan Politik menilai isi tiga Raperda tersebut memang sangat penting untuk segera disahkan.

“Seperti Raperda Garis Sempadan Sungai dan danau, selama ini kita belum punya Perda untuk mengatur hal tersebut, sehingga kawan-kawan di lapangan baik di tingkat kelurahan agak kebingungan untuk mengatasi permasalah yang muncul di kawasan sempadan sungai, seperti lahannya digunakan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan lahirnya Raperda tersebut, tambah H Marhain, aktivitas masyarakat menggunakan lahan sempadan sungai dapat diatasi, seperti melakukan larangan, penindakan hingga penegakan hukum secara humanis. “Begitu juga terkait adanya Raperda Ketenagakerjaan dan Raperda RPPLH untuk mengatasi permasalah lingkungan di Kota Banjarbaru,” pungkasnya.(zainudin/BBAM)

Konser ONE OK ROCK ‘DETOX’ Tour 2026 Jakarta Pindah ke Indonesia Arena GBK

0
Konser ONE OK ROCK ‘DETOX’ Tour 2026 Jakarta Pindah ke Indonesia Arena GBK
ONE OK ROCK, band rock ternama asal Jepang (foto: laman resmi ONE OK ROCK)

Link, Banjarbaru – Band rock Jepang, ONE OK ROCK memindahkan, lokasi konsernya di Jakarta untuk ‘DETOX’ Asia Tour 2026. Pertunjukan yang semula dijadwalkan di Beach City International Stadium berpindah lokasi Indonesia Arena, Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno.

Perpindahan ke Indonesia Arena yang berkapasitas 16.500 kursi ini dilakukan atas permintaan penggemar. Relokasi ini bertujuan untuk mengatasi kekhawatiran terkait potensi gangguan cuaca di venue outdoor tersebut.

Sebelumnya, terjadi gangguan cuaca pada konser DAY6 tahun 2025 dan pembatalan konser Bring Me The Horizon tahun 2023 pada venue tersebut. Vokalis BMTH, Oliver Sykes mengungkapkan, pembatalan tersebut akibat kondisi panggung yang membahayakan penonton, kru, dan personel BMTH.

Perubahan yang diumumkan oleh Third Eye Management melalui platform X diharapkan dapat memastikan keselamatan pertunjukan. Sementara itu, Konser ‘DETOX’ Asia Tour 2026’ di Jakarta akan tetap dilaksanakan pada 16 Mei 2026 mendatang.

ONE OK ROCK sendiri adalah band rock populer asal Jepang yang dibentuk pada tahun 2005. Kini, band tersebut beranggotakan Taka (vokalis), Toru (gitaris), Ryota (basis), dan Tomoya (drummer).

Nama band ini terinspirasi dari kata ‘one o’clock’, yakni waktu ketika para anggotanya berlatih musik setiap akhir pekan. Mereka memilih berlatih pukul satu dini hari karena biaya sewa studio lebih murah pada jam tersebut.

Nama ‘O’CLOCK’ kemudian berubah menjadi ‘O’KROCK’, yang akhirnya disederhanakan menjadi ONE OK ROCK. Ini disebabkan dalam bahasa Jepang tidak ada perbedaan pengucapan antara huruf ‘R’ dan ‘L’.

Komet 3I/ATLAS, Tamu dari Luar Tata Surya, Melintas Dekat Matahari Akhir Oktober 2025

0
Komet 3I/ATLAS, Tamu dari Luar Tata Surya, Melintas Dekat Matahari Akhir Oktober 2025
Animasi ini menunjukkan hasil observasi Komet 3I/ATLAS saat ditemukan pada 1 Juli 2025. Teleskop survei ATLAS yang didanai NASA di Chili pertama kali melaporkan bahwa komet tersebut berasal dari ruang antarbintang (Foto: NASA)

Link,Jakarta – Sebuah penemuan astronomi yang menarik telah terungkap. Komet 3I/ATLAS, objek ketiga yang diketahui berasal dari luar tata surya, saat ini sedang melintas di lingkungan kosmik.

Para astronom telah mengkategorikan objek ini sebagai antarbintang karena bentuk jalur orbitnya yang hiperbolik. Ini berarti ia tidak mengikuti jalur orbit tertutup mengelilingi Matahari.

Ketika orbit 3I/ATLAS dilacak mundur ke masa lalu, jelas terlihat bahwa komet tersebut berasal dari luar tata surya. Kabar baiknya, Komet ini sama sekali tidak menimbulkan ancaman bagi Bumi dan tetap berada pada jarak yang jauh.

Jarak terdekatnya dengan Bumi adalah sekitar 1,8 Satuan Astronomi (sekitar 270 juta kilometer atau 170 juta mil). 3I/ATLAS diperkirakan akan mencapai titik terdekatnya dengan Matahari (perihelion) pada tanggal 30 Oktober 2025.

Jarak komet tersebut dengan matahari diperkirakan sekitar 1,4 Satuan Astronomi (210 juta kilometer atau 130 juta mil). Titik ini menempatkannya sedikit di dalam orbit Planet Mars.

Saat ini, para astronom di seluruh dunia sedang menyelidiki ukuran dan sifat fisik komet antarbintang ini. 3I/ATLAS seharusnya tetap terlihat oleh teleskop berbasis darat hingga September 2025.

Setelah itu, ia akan melintas terlalu dekat dengan Matahari sehingga sulit untuk diamati. Namun, komet ini diperkirakan muncul di sisi lain Matahari pada awal Desember 2025, memungkinkan untuk pengamatan lanjutan.

Tinjau Pertandingan Porprov, Wagub Kalsel Serahkan Medali Cabor Panjat Tebing 

0

Link, Pelaihari – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan sekaligus Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman menyerahkan secara langsung medali kepada para juara cabang olahraga panjat tebing dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan Tahun 2025 yang berlangsung di Kabupaten Tanah Laut, pada Rabu (29/10/2025).

Penyerahan medali tersebut menjadi salah satu momen istimewa di awal penyelenggaraan Porprov yang akan dibuka 1 hingga 14 November 2025. Tampak Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman didampingi Kadispora Kalsel, Febriadin Hapiz.

Dalam kesempatan itu, Wagub Hasnuryadi memberikan apresiasi tinggi kepada para atlet yang telah menunjukkan semangat dan kemampuan terbaiknya di arena pertandingan.

“Saya bangga melihat semangat para atlet panjat tebing yang luar biasa. Kalian adalah contoh generasi muda Kalimantan Selatan yang tangguh, disiplin, dan pantang menyerah,” sampai Wagub Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman di lokasi kegiatan.

Usai menyerahkan medali, Wagub Kalsel juga menyaksikan pertandingan cabang olahraga kickboxing serta berfoto bersama atlet gulat dan atlet renang Kalimantan Selatan yang ikut berlaga di Porprov XII. Wagub berharap semangat juang dan sportivitas yang ditunjukkan para atlet dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Banua.

“Porprov ini bukan hanya soal medali, tapi tentang membangun karakter, semangat kebersamaan, dan kebanggaan daerah. Pemerintah Provinsi akan terus mendukung pembinaan olahraga agar lahir lebih banyak atlet berprestasi dari Kalsel,” tambahnya.

Porprov XII Kalsel 2025 diikuti ribuan atlet dari 13 kabupaten dan kota, mempertandingkan puluhan cabang olahraga. Kabupaten Tanah Laut sebagai tuan rumah mendapat apresiasi atas kesiapan fasilitas dan antusiasme masyarakat dalam menyukseskan gelaran olahraga dua tahunan ini.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi dan seluruh pihak, Porprov XII diharapkan tidak hanya mencetak prestasi, tetapi juga mempererat semangat persaudaraan dan kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan. (tri)

1.664 Honorer Dikukuhkan Sebagai PPPK Paruh Waktu, 1200 Belum Terakomodir

0
PPPK Paruh Waktu
Buoati Banjar Saidi Mansur kukuhkan ribuan PPPK Paruh Waktu

Link, Martapura – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar mengukuhkan 1.664 tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu pada Kamis (30/10/2025). Namun sayangnya 1200 honorer lainnya dinyatakan masih belum terakomodir.

Bertempat di teras kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Jalan Sekumpul Ujung. Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur mengukuhkan 1.664 tenaga honorer menjadi PPPK paruh waktu.

“Hal ini tentu menjadi perhatian kita bersama untuk memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya tenaga kontrak di Kabupaten Banjar menjadi PPPK paruh waktu. Mudah-mudahan nantinya dapat ditingkatkan menjadi PPPK penuh waktu. Karena gaji yang diterima PPPK paruh waktu masih sama saat jadi tenaga honorer,” ujarnya.

Tak hanya itu, berkaca dari beberapa keributan yang terjadi pada Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), khususnya pada Dinas Sosial (Dinsos). Saidi Mansyur berharap kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari tingkat tertinggi hingga ke bawah harus menjunjung tinggi loyalitas.

“Saya bersama Pak Wakil Bupati berharap apabila ada permalasahan atau miskomunikasi dapat segera diselesaikan. Hal ini kami ingatkan kepada mereka (ASN-red) karena kami juga tidak bisa mengawasi dalam penuh waktu, dan hal ini tentunya demi kebaikan mereka juga kedepannya,” pesan Bupati.

Saidi Mansyur juga mengakui, saat ini masih ada terdata satu ribu lebih tenaga honorer di Kabupaten Banjar yang masih belum terakomodir untuk ditetapkan sebagai PPPK paruh waktu.

“Kita juga sudah berbincang dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Tapi kita tunggu dahulu formasi dari kementerian, dan kami tentu tidak akan mengurangi satu pun formasi yang ada. Karena hal ini sangat diharapkan para honorer di Kabupaten Banjar, terlebih yang sudah mengabdi puluhan tahun,” tuturnya.

Sedangkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Banjar, Nor Azizah menyebutkan, 1.664 tenaga honorer yang ditetapkan menjadi PPPK paruh waktu terdiri dari 1.543 tenaga teknis, 88 tenaga guru, dan 33 tenaga kesehatan (nakes).

“Yang masih belum terakomodir sebanyak 1.200 tenaga honorer, dikarenakan sebelumnya yang bersangkutan mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan tidak ada formasinya. Jadi kita masih melakukan mapping data dan menunggu informasi dari pusat untuk langkah selanjutnya,” katanya.

Ditanya apakah Staf Tenaga Ahli Fraksi dari DPRD Kabupaten Banjar juga bisa ditetapkan sebagai PPPK paruh atau penuh waktu?

Pejabat definitif Kepala Bidang Pengembangan Karir dan Mutasi (Kabid PKM) pada BKPSDM Kabupaten Banjar ini mengaku secara teknis tidak mengetahui, dan menyarankan melakukan konfirmasi ke Kepala Sub Bagian yang membidangi di BKPSDM.

“Karena kami hanya menerima data dari SOPD yang valid dilengkapi surat pernyataan pertanggung jawaban mutlak sehingga dapat kami akomodir sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya. (zainuddin)