Beranda blog Halaman 849

Tanggulangi Krisis Air Bersih, Polda Kalsel Bantu Sumur Bor

0
Tanggulangi Krisis Air Bersih, Polda Kalsel Bantu Sumur Bor
Wakapolri Komjen Pol Drs Agus Andrianto didampingi GUbernur Kalsel saat meresmikan sumur bor di Desa Balau, Kecamatan Karang Intang, Kabupaten Banjar.

LINK, MARTAPURA – Didampingi Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor,
Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Drs Agus Andrianto meresmikan penggunaan sumur bor di Desa Balau, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Selasa (3/10) siang.

Sumur bor di Desa Balau merupakan 1 dari 7 sumur bor yang diresmikan Wakapolri Komjen Pol Drs Agus Andrianto.

Wakapolri Komjen Pol Drs Agus Andrianto mengatakan, keberadaan sumur ini merupakan penjabaran apa yang telah dilakukan Kapolri Jenderal Pol Listio Sigit.

“Ini adalah penjabaran dari program Bapak Kapolri juga membangun sumur bor di NTT serta beberapa wilayah di Indonesia lainya yang membutuhkan air bersih,” katanya.

Disebutkan Polda Kalsel berserta jajaran Polres realisasikan program ‘Bantuan Sumur Bor dan Pompa Air Polri Presisi untuk Negeri’ di 19 titik untuk 13 kabupaten/kota yang membutuhkan sumber air bersih dan diresmikan  Wakapolri Komjen Pol Drs Agus Andrianto, Selasa 3 Oktober 2023.

“Dari 19 titik program bantuan sumur untuk 13 kabupaten/kota, pembangunannya sudah direalisasikan di 16 titik lokasi, salah satunya di Desa Balau, Kecamatan Karang Intan ini,” Wakapolri Komjen Pol Drs Agus Andrianto.

Sementara  di tiga titik lokasi lainnya sebutnya, saat ini dalam proses pembangunan dan akan segera direalisasikan.

“Bantuan sumur ini juga ditunjang alat mesin pompa air yang sudah disiapkan dengan jumlah total sebanyak 21 unit, dan 28 unit tandon air,” katanya.

Brigjen Pol Andi Rian R Djajadi juga mengungkapkan, bahwa inisiasi bantuan sumur bor dikarenakan sejumlah daerah di wilayah Provinsi Kalsel tengah didera bencana kekeringan dan kesulitan air bersih dampak fenomen El Nino.

“Wilayah Kalsel saat ini sudah 5 bulan tidak ada turun hujan yang menyebabkan beberapa daerah di Provinsi Kalsel mengalami kesulitan air bersih dan kekeringan, tak terkecuali di Kabupaten Banjar,” katanya.

Setelah mendapatkan titiknya, lanjut Brigjen Pol Andi Rian R Djajadi, Polda Kalsel melalui jajaran Polres melakukan kegiatan pembuatan sumur di 13 kabupaten/kota yang dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan air bersih.

“Alhamdulillah Pak Wakapolri Komjen Pol Drs Agus Andrianto yang kebetulan sudah dua hari berada di Kalsel berkenaan hadir untuk menyaksikan langsung peresmian bantuan sumur bor yang dikerjakan dengan menggandeng beberapa mitra, dan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR),” tuturnya. (zainuddin/BBAM)

Majelis Ta’lim Akhlaqul Musthofa Gelar Peringatan Maulid

0
Majelis Ta’lim Akhlaqul Musthofa Gelar Peringatan Maulid
Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Majelis Ta’lim Akhlaqul Musthofa

LINK, MARTAPURAPeringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Kecamatan Martapura Timur selalu dibanjiri ribuan jamaah. Tak terkecuali di Majelis Ta’lim Akhlaqul Musthofa, Desa Kampung Melayu seperti yang terlihat pada Selasa (3/10/2023) malam.

Ribuan jemaah larut dalam kekhusyuan ketika menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Majelis Ta’lim Akhlaqul Musthofa, Kampung Melayu, Martapura Timur, Kabupaten Banjar.

Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW tersebut juga sekaligus peringatan haul ke 13 Habib Abdullah Al Aydarus, dengan tujuan untuk mengenang semua kebaikan dan jasa yang pernah diberikan oleh almarhum semasa hidupnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh tokoh masyaakat, ulama, Bupati Banjar H Saidi Mansyur dan wakilnya Habib Idrus Al Habsyie, Ketua Umum Rabithah Alawiyah Pusat Habib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf.

Selain itu juga ada para tuan guru, alim ulama, habaib para dzuriat dan keluarga besar Habib Abdullah Al Aydarus yang diperingati haulnya, para pejabat Forkopimcam dan pambakal setempat.

Pembacaan Syair Maulid Habsyi mengawali kegiatan Maulid Nabi akhir zaman. Usai Syair Maulid acara dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan Ketua Umum Rabithah Alawiyah Pusat Habib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf.

Dalam tausiahnya Habib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf mengajak jemaah untuk mengambil hikmah dari perjalanan hidup Rasulallah dan mentauladani perilaku dan akhlak Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan ditutup dengan tahlil dan doa bersama. (zainuddin/BBAM)

Karhutla Hanguskan Perkebunan Warga Jingah Habang

0
Karhutla Hanguskan Perkebunan Warga Jingah Habang
Karhutla menghanguskan perkebunan bunga kenanga di Desa Jingah Habang.

LINK, MARTAPURA Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar bukan hanya terjadi di kawasan rawa, kawasan perkebunan hingga lahan di sekitar perumahan warga pun tak luput dari bencana.

Belum tuntas karhutla di kawasan berawa, belakangan Tim Gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar harus berjibaku dengan kobaran api di kawasan perkebunan Desa Jingah Habang di Kecamatan Karang Intan.

Karhutla yang membakar semak belukar dan pepohonan di Desa Jingah Habang tersebut ditangani oleh tim gabungan dengan sarana yang sudah disiapkan termasuk 2 unit truk tangki.

Tidak hanya tim gabungan sejumlah warga setempat yang memiliki lahan perkebunan dekat dengan lahan yang terbakar juga ikut lakukan penanganan dengan cara manual.

Salah seorang warga Toha, yang melaporkan terjadinya karhutla, sampaikan terima kasihnya kepada BPBD Banjar yang telah merespon cepat laporannya. Karena kebun bunga kenanga miliknya dan kebun sayur milik sang paman selamat dari amukan api.

“Alhamdulillah selamat, karena apinya dipadamkan oleh teman-teman dari BPBD,” ucapnya.

Usai penanganan di Desa Jingah Jabang Ilir tersebut tim gabungan kembali menangani kobaran api pada lahan yang berada di sebelahnya yakni Desa Jingah Habang Ulu. Penanganan karhutla di perbatasan dua desa tersebut berlangsung sekitar 2 jam dengan luasan lahan terbakar sekitar 1 hektare.

”Aksesnya, kami kesulitan masuk ke sini, sempat mutar-mutar, untung ada warga yang bantu,” ucap Rifky personel BPBD Banjar.

Meski sudah padam, tim gabungan yang sudah balik kanan ke posko, sekitar 1 jam kemudian kembali mendapatkan laporan karhutla di lokasi yang sama. Api yang berkobar kembali pada malam hari tersebut, menambah luasan lahan yang terbakar, yakni  bertambah sekitar 2 hektare.

Karhutla juga terjadi di 2 desa lainnya, yakni Desa Sungai Rangas Ulu RT 01 Kecamatan Martapura Barat dan Desa Indrasari Kecamatan Martapura. Di dua desa tersebut lahan yang terbakar masing-masing 2 dan 0,1 hektare. (zainuddin/BBAM)

DPRKPLH Banjar Gelar Sosialisasi Pengelolaan Sampah

0
DPRKPLH Banjar Gelar Sosialisasi Pengelolaan Sampah
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar, Mursal saat kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah

LINK, BANJARPengelolaan sampah dilakukan dengan cara pemilahan melalui sumbernya, baik dari rumah, warung dan perkantoran untuk bisa dimanfaatkan lagi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar, Mursal saat kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah dengan tema Ayo Menabung Sampah ke Bank Sampah, di halaman Kantor Kelurahan Mandarsari, Kecamatan Kertak Hanyar Selasa (3/10/2023) pagi.

Mursal menjelaskan, pemilahan sampah bisa efektif, apabila ada bank sampah yang mengelolanya seperti Bank Sampah Daur’s Purna Praja di Kelurahan Mandarsari ini.

” Sampah seperti sisa makanan atau sampah organik, plastik dan kertas  bisa dimanfaatkan melalui bank sampah untuk dapat diolah lebih lanjut,” jelasnya.

Mursal memperkirakan, tiap orang menghasilkan sampah setengah kilogram perhari. Dengan jumlah penduduk di Kecamatan Kertak Hanyar 42 ribu jiwa menghasilkan sampah sekitar 22 ton perhari yang harus di angkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

”Nantinya sampah-sanpah yang diangkut oleh DPRKPLH merupakan residu atau sisa dari yang sudah dipilah akan membantu Pemerintah Daerah dalam mengelola sampah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena masih ada sampah yang bernilai ekonomis,”ungkapnya.

Mursal berharap kepedulian masyarakat dalam mengelola sampah dalam hal memilah sampah akan semakin meningkat dan akan muncul bank sampah lain yang mengikuti Bank Sampah Daur’s Purna Praja.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan donasi untuk anak yatim piatu, transaksi bank sampah dan pembagian doorprize bagi nasabah  yang beruntung.

Turut hadir Camat Kertak Hanyar Gusti M Noviar Hidayat, Lurah Mandarsari juga sebagai Direktur Bank Daur’s Nuri Ansari, Ketua TP PKK Kecamatan dan unsur Forkopimcam. (tri)

Wakapolri Resmikan Sumur Bor di Desa Balau

0
Wakapolri Resmikan Sumur Bor di Desa Balau
Didampingi Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor, Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Drs Agus Andrianto meresmikan penggunaan sumur bor di Desa Balau, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Selasa (3/10) siang

LINK, BANJAR – Didampingi Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor, Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Drs Agus Andrianto meresmikan penggunaan sumur bor di Desa Balau, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Selasa (3/10) siang.

Sumur bor di Desa Balau merupakan 1 dari 7 sumur bor yang diresmikan Wakapolri Komjen Pol Drs Agus Andrianto.

Wakapolri Komjen Pol Drs Agus Andrianto mengatakan, keberadaan sumur bor ini merupakan penjabaran apa yang telah dilakukan Kapolri Jenderal Pol Listio Sigit.

“Ini adalah penjabaran dari program bapak Kapolrim Bapak Kapolri juga membangun sumur bor di NTT serta beberapa wilayah di Indonesia lainya yang membutuhkan air bersih,” katanya.

Dikatakanya, pembangunan sumur bor ini bertujuan untuk memberikan akses air bersih yang lebih baik kepada warga

Dalam situasi kemarau seperti saat ini, kebutuhan akan air bersih menjadi lebih mendesak. Oleh karena itu, sumur bor yang dibangun diharapkan memiliki kapasitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat sekitar.

Dirinya juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi membantu masyarakat dalam hal apapun khususnya dalam menanggulangi krisis air bersih.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan Paman Birin mengucapkan terima kasih atas bantuan sumur bor yang digagas Polda Kalsel.

Menurut Paman Birin, dengan adanya bantuan sumur ini akan sangat membantu masyarakat.

Paman Birin mengatakan, Pemprov Kalsel juga telah membangun sumur bor dan berkomitmen akan menambah sumur bor untuk membantu masyarakat mengtasai krisis air bersih.

“Di sini ada Ketua DPRD Kalsel, tentunya kita perlu dukungan beliau juga dalam hal anggaran, semoga sumur bor bisa bertebaran di banua,” ucap Paman Birin saat berbincang secara virtual dengan masyarakat.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian mengatakan, dirinya membangun 19 sumur bor di 13 kabupaten kota untuk membantu masyarakat yang mengalami krisis air bersih.

Menurutnya, saat ini sudah 16 sumur bor yang terbangun dan 3 masih dalam proses pembangunan.

Sementara pada hari ini diresmikan 7 titik secara virtual yang tersebar di Kabupaten Tanah Laut, Banjar, Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah dan Kota Banjarbaru.

Rusmidah salah satu masyarakat di desa Balau mengucapkan terima kasih atas bantuan sumur bor. Menurutnya, daerahnya dalam beberapa bulan terakhir mengalami kesulitan air bersih.

Dirinya berharap, program seperti dapat terus diterus dilakukan agar daerah lainya tidak lagi mengalami krisis air bersih. (tri)

Wakapolri Terima Gelar Kehormatan Warga Banjar

0
wakapolri terima gelar kehormatan warga banjar
Gubernur Kalimantan Selatan selaku Presiden Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Sa-Dunia, H Sahbirin Noor menganugerahi gelar kehormatan warga Banjar kepada Wakil Kepala Polisi Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Agus Andrianto di Gedung Mahligai Pancasila, Senin (2/10) malam.

LINK, BANJARMASIN – Ditandai dengan prosesi tapung tawar dan mengenakan pakaian adat Banjar, Gubernur Kalimantan Selatan selaku Presiden Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Sa-Dunia, H Sahbirin Noor menganugerahi gelar kehormatan warga Banjar kepada Wakil Kepala Polisi Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Agus Andrianto di Gedung Mahligai Pancasila, Senin (2/10) malam.

Prosesi penganugerahan Wakapolri menjadi warga Banjar ditandai dengan pemakaian pakaian adat Banjar oleh Paman Birin.

Selanjutnya, KH. Muhammad Wildan Salman atau Guru Wildan memimpin prosesi tapung tawar kepada Wakapolri.

Usai prosesi, Paman Birin ini mengatakan, suatu kebanggaan baginya,dimana seorang perwira tinggi Polri, berada dalam keluarga besar Banjar dan sekaligus menjadi bagian dari Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB).

“Untuk itu, saya selaku Ketua Umum Pengurus Pusat KBB Sa Dunia, mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung dalam kerukunan bubuhan banjar kepada bapak Wakapolri,” kata Paman Birin.

Paman Birin menuturkan, perhimpunan KBB ini akan membuahkan manfaat dan kebaikan bagi negeri ini, karena KBB terbentuk bukan untuk menonjolkan suku bangsa Banjar, tetapi dari kerukunan KBB inilah urang Banjar yang bertebaran dari Sabang sampai Merauke, bahkan hingga kawasan Asia Tenggara, mengikatkan diri untuk memelihara persatuan dan kesatuan dalam NKRI.

“Organisasi kerukunan bubuhan banjar, telah terbentuk diberbagai provinsi di Indonesia. Bahkan juga sudah membentuk KBB Sa- Dunia. dengan demikian, organisasi ini mewadahi keluarga besar banjar dalam lintas negara,” ucapnya.

Paman Birin menambahkan, penyebaran urang Banjar ini menjadi kebanggaan ,karena inilah pertanda dan bukti bahwa urang Banjar bisa diterima oleh suku bangsa dari manapun.

“Selain menyebar di mana mana, suku banjar juga turut memberikan kontribusi untuk bangsa indonesia, sejak di zaman perjuangan hingga masa kemerdekaan sekarang ini,” katanya.

Paman Birin juga berharap, karakter suku Banjar yang terkenal religius, ramah, suka menolong, hormat dan menghargai suku lain, akan selalu tumbuh dalam jiwa dan raga seluruh urang Banjar dimanapun berada.

“Oleh karena itu, maka kita semua berkewajiban untuk memelihara dan mempertahankan nilai nilai positif yang menghiasi sikap dan perilaku urang banjar, yang selalu mendapat tempat dan diterima dalam pergaulan dan interaksi dengan suku bangsa lainnya,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Paman Birin bersama keluarga besar KKB siap menjaga NKRI.

“Kita keluarga besar banjar siap menjaga nkri, cinta damai, dan siap menjadi mercu suar untuk kerukunan, ketertiban dan ketenteraman,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Polisi Republik Indonesia, Komjen Agus Andrianto menyampaikan ucapan terimakasih atas penghargaan yang telah diberikannya kepadanya.

“Terimakasih atas penghargaan tersebut. Kami merasa terhormat dan berbangga diri karena diterima sebagai anggota kehormatan warga kerukunan buhan Banjar,” katanya.

Agus berharap, dirinya dapat memberikan kontribusi kepada warga banjar dan seluruh masyarakat di Indonesia dalam menjaga keutuhan NKRI.

“Berbeda-beda namun tetap satu jua,” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut tokoh-tokoh Bubuhan Banjar diantaranya H. Husin Nafarin, Gusti Rusdi Effendi, Guru Supian, Taufik Arbain, Ahmad Solhan, dan Rusbandi.

Tampak hadir juga Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK, sejumlah pimpinan Forkopimda Kalsel lainnya seperti Kapolda Irjen Andi Rian, Kajati Kalsel. Disamping itu juga hadir pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kalsel. (tri)

Presiden Pimpim Ratas Soal Mitigasi El Nino Hingga Karhutla

0
Presiden Pimpim Ratas Soal Mitigasi El Nino Hingga Karhutla
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas (ratas) bersama jajarannya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 3 Oktober 2023, untuk membahas soal mitigasi dampak fenomena cuaca El Nino. Foto: BPMI Setpres/Lukas

Link, Jakarta- Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas ( ratas ) bersama jajarannya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 3 Oktober 2023, untuk membahas soal mitigasi dampak fenomena cuaca El Nino.

Dalam ratas tersebut, Presiden Jokowi dan jajaran membahas mulai dari soal kekeringan, ketersediaan air bersih, situasi pertanian, hingga antisipasi dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Intinya, arahan Yang Terhormat Bapak Presiden ada tiga hal, yaitu pertama pemetaan persoalan secara komprehensif, yang kedua fokus untuk strategi tersedianya air, dan yang ketiga daerah sentra produksi pangan agar dicek terus menerus untuk kecukupan air,” ujar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta selepas ratas.

Terkait dengan karhutla, Siti menjelaskan bahwa berdasarkan data per 2 Oktober 2023, terdapat 6.659 titik panas (hot spot) dengan peluang 80 persen menjadi titik api atau fire spot. “Areal yang terbakar sudah terekam 267.000 hektare dan perkiraan saya dengan situasi bulan September kemarin dan Oktober, kelihatannya masih akan bertambah,” imbuhnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah melalui berbagai kementerian/lembaga telah melakukan sejumlah langkah seperti pemadaman dan teknik modifikasi cuaca (TMC) di sejumlah provinsi yang menjadi titik rawan terjadinya karhutla. Menteri LHK memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada pencemaran asap lintas batas atau transboundary haze ke negara tetangga.

“Sejauh ini tidak ada transboundary haze ke Malaysia. Jadi kalau dibilang bahwa di Malaysia tidak ada hot spot, kalau lihat datanya citra satelinya di sana juga ada,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menjelaskan bahwa jajarannya telah melakukan dukungan pelaksanaan operasi darat maupun udara dalam mengatasi karhutla. Untuk operasi udara, pihaknya mengerahkan 35 helikopter yang terdiri atas 13 helikopter patroli dan 22 helikopter water bombing, utamanya di daerah-daerah yang menjadi prioritas penanganan karhutla.

“Jadi ada enam provinsi prioritas yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatra Selatan, Riau, dan Jambi. Itu menjadi enam provinsi prioritas kebakaran hutan dan lahan,” ujar Suharyanto.

Selain itu, BNPB juga telah melakukan teknologi modifikasi cuaca sebanyak 244 kali dengan jumlah garam yang disebar mencapai 341.580 kilogram. Selama dua bulan terakhir, BNPB terus melaksanakan TMC di sejumlah provinsi antara lain Riau, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, Jawa Barat, Jambi, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, dan Sumatra Selatan.

Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyampaikan bahwa puncak El Nino masih akan bertahan hingga akhir Oktober, kemudian pada November mulai terjadi transisi dari kemarau ke musim hujan. Menurutnya, El Nino diprediksi moderat hingga akhir tahun, melemah di Februari-Maret, dan berakhir di bulan Maret.

“Namun, alhamdulillah karena adanya angin monsun dari arah Asia sudah masuk ini mulai November, jadi kita akan insyaallah mulai turun hujan di bulan November. Artinya pengaruh El Nino akan mulai tersapu oleh hujan sehingga diharapkan kemarau kering itu insyaallah berakhir secara bertahap, ada yang sebelum November tapi sebagian besar mulai November, ada yang lebih mundur lagi,” jelasnya.

Dari sisi pangan, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi menyampaikan bahwa komoditas pangan sementara ini masih cukup baik meskipun terjadi penurunan produksi utamanya di sektor tanaman pangan yang terdampak El Nino. Untuk meningkatkan stok cadangan beras pemerintah (CBP), ia melanjutkan, pemerintah melakukan impor agar harga di pasar tetap terkendali.

“Jadi untuk menekan harga di pasar, kita coba siasati dengan membanjiri produk. Mudah-mudahan ini cukup efektif kita lakukan, bersinergi dengan kementerian/lembaga lain utamanya Kemendag (Kementerian Perdagangan), juga dengan Bapanas (Badan Pangan Nasional),” ungkapnya. (tri)

Antisipasi Dampak El Nino, Gebernur Panen Raya dan Tanam Padi

0
Antisipasi Dampak El Nino, Gebernur Panen Raya dan Tanam Padi
Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor bersama Wakapolri, Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto melakukan panen raya padi dan tanam ulang padi di areal persawahan di Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar pada selasa (3/10) pagi.

Link, Martapura – Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor bersama Wakapolri, Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto melakukan panen raya padi dan tanam ulang padi di areal persawahan di Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar pada selasa (3/10) pagi.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung Gerakan Nasional Menanam Padi sebagai langkah antisipasi terhadap dampak fenomena El-Nino di Indonesia.

Dalam sambutannya, Paman Birin menyebut bahwa beberapa waktu yang lalu Pemprov Kalsel telah sukses melakukan panen padi dan menanam kembali.

“Beberapa waktu lalu, Pemerintah Provinsi Kalsel berhasil menggelar panen padi yang kemudian diikuti dengan penanaman padi sebagai bagian dari Gerakan Nasional Menanam Padi, sebagai upaya dalam penanganan dampak El-Nino di Kalsel” Ungkap Paman Birin.

Paman Birin juga menyatakan, keberhasilan sektor pertanian khususnya dimusim kemarau dan ditengah adanya fenomena El-Nino tidak lepas dari peran berbagai pihak.

“Panen raya dan tanam ulang padi ini tidak terlepas dari peran berbagai pihak, mulai dari petani sebagai ujung tombak, kemudian pemerintah daerah dan pemerintah kabupaten/kota, para penyuluh, serta peran penting dan strategis dari jajaran TNI dan Polri, Keberhasilan ini juga ditandai dengan pemberian beberapa penghargaan kepada Provinsi Kalsel.” Kata Paman Birin.

Dalam Kesempatan tersebut Paman Birin menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang turut terlibat dalam pencapaian sektor pertanian tersebut.

“Saya juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua yang terlibat dan menjadi penyemangat kita untuk terus memajukan sektor pertanian ini, meskipun dihadapakan pada musim kemarau dan fenomena El-Nino,” ungkap Paman Birin.

Sementara itu, Wakapolri, Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto menyampaikan pesan dari Presiden Indonesia, Joko Widodo, yang secara konsisten mengingatkan tentang krisis pangan yang mengancam hampir diseluruh negara.

“Lebih dari 20 negara bahkan telah melarang ekspor pangan mereka ke negara lain. Oleh karena itu, jika kita mampu memanfaatkan hasil alam kita dengan sebaik-baiknya, kita memiliki potensi menjadi salah satu negara yang dapat memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri dan juga berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan pangan global.” tutur Wakapolri.

Wakapolri menegaskan bahwa upaya Gubernur Kalsel dalam memajukan sektor pertanian dan pangan di daerah ini memiliki dampak positif yang tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Kalsel, tetapi juga berdampak pada kebutuhan pangan di tingkat nasional dan internasional.

“Paman Birin telah membuktikan komitmennya untuk mengatasi tantangan krisis pangan dengan upaya nyata dalam pengembangan pertanian di Kalsel. Ini bukan hanya prestasi lokal, tetapi juga pencapaian yang berdampak pada tingkat nasional dan global,” terang Wakapolri.

Acara diakhiri dengan penyerahan bantuan pertanian secara simbolis oleh Wakapolri, Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto, yang didampingi oleh Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor atau Paman Birin kepada masyarakat dan kelompok tani.

Tampak hadir, Bupati Banjar, Saidi Mansyur, Wakil Bupati Banjar, H Said Idrus dan Forkopimda Kabupaten Banjar. (tri)

Enam Dusun di Karang Intan Inginkan Pemekaran Desa

0
Enam Dusun di Karang Intan Inginkan Pemekaran Desa
Warhamni, tokoh masyarakat Karang Intan yang juga Anggota DPRD Kabupaten Banjar dari Dapil 2 Kabupaten Banjar.

LINK, MARTAPURA – Enam dusun anak Desa Abirau dan Desa Pulau Nyiur, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalsel inginkan mandiri dan tuntut pemakaran desa.

Masyarakat yang berhuni di enam dusun anak dari dua desa (Desa Abirau dan Desa Pulau Nyiur) inginkan pemekaran desa. Keinginan tersebut sudah berlangsung sejak awal Tahun 2020 lalu. Namun hingga saat ini belum juga terealisasi.

Warhamni, Anggota DPRD Kabupaten Banjar dari Daerah Pemilihan Banjar 2 menyebutkan keinginan masyarakat tersebut telah disampaikan kepada dirinya.

“Keinginan mereka sudah disampaikan ke saya. Sebagai wakil rakyat tentu saya akan mendukung keinginan masyarakat itu. Tetapi masalahnya hal itu terhalang kebijakan moratorium pemekaran desa,” ujar Politisi partai Nasdem Kabupaten Banjar ini disela-sela resepsi perkawinan di Desa Sungai Asam, Karang Intan,  Minggu 1/9-2023.

Atas keinginan masyarakat itulah sebut Warhamni, dirinya telah menyampaikan perihal tersebut kepada kepala daerah.

“Tetapi ya itu tadi, karena ada moratorium pemekaran desa maka prosesnya tidak berjalan,” katanya.

Menurut politisi yang dikenal dekat dengan warga ini, di enam desa tersebut memang terdapat masalah administrasi kependudukan.

“Di sana KTP nya campur-campu. Dalam satu dusun ada yang ber-KTP Desa Abirau da nada yang ber-KTP Desa Pulau Nyiur,” katanya.

Untuk diketahui enam dusun yang diamksud adalah Dusun Batu Tiris, Dusun Pinang, Dusun Guntung Dalam, Dusun Kuranji, Dusun Pulau Gadung dan Dusun Balimas.

Saat ini para tokoh masyarakat di enam dusun tersebut juga sudah membentuk Tim Persiapan Pemekaran Desa. (spy)

Urus Anggaran Perjadin Wakil Ketua DPRD ke Jakarta

0
Urus Anggaran Perjadin Wakil Ketua DPRD ke Jakarta
Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Banjar, Akhmad Zaky Hafizie

Link, MartapuraAnggaran Perjalanan Dinas (Perjadin) DPRD Kabupaten Banjar belakangan menjadi perhatian serius kalangan dewan. Utamanya terkait Standar Harga Satuan Regional (SHSR) pada kegiatan Perjalan Dinas (Perjadin) dengan sistem Lump sum.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banjar, Akhmad Zaky Hafizie terbang ke Jakarta untuk menyamakan persepsi dan Implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 53/2023 perubahan dari Perpres Nomor 33/2020.

“Perpres itu mengatur tentang Standar Harga Satuan Regional (SHSR) pada kegiatan Perjalan Dinas (Perjadin) dengan sistem Lump sum,”  ungkap Politisi Senior PPP Kabupaten Banjar ini kepada sejumlah pewarta, Senin (2/10/2023).

Keberangkatan saya ke Jakarta tambahnya untuk memenuhi undangan. Disana ada pertemuan dengan Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Seluruh Indonesia (ADKASI) untuk menindaklanjuti terkait bagaimana implementasi Perpres Nomor 53 tersebut.

Terlebih, lanjut Akhmad Zaky Hafizie, dalam pertemuan tersebut menghadirkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Setelah pertemuan tersebut baru kita dapat mengetahui bagaimana gambaran implementasinya. Sehingga saat melaksanakan kegiatan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat menimbulkan dugaan penyelewengan anggaran kegiatan Perjadin,” ucap Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banjar ini.

Sedangkan mengenai usulan anggaran kegiatan Perjadin DPRD Kabupaten Banjar sebesar Rp10 Miliar, papar Akhmad Zaky Hafizie, sudah diketok digelaran rapat paripurna.

Seperti diberitakan sebelumnya, DPRD Kabupaten Banjar dikabarkan telah mengusulkan kenaikan biaya kegiatan Perjadin pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran (TA) 2023.

Bahkan pada 27 September 2023 kemarin, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Banjar, Aslam tak menampiknya, dan menjelaskan pihaknya masih menunggu Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar terkait bagaimana sistem perhitungannya.(zainuddin/BBAM)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

Workshop

Menekan Angka Kematian Neotal, RSD Idaman Gelar Workshop Resusitasi Neonatus 

0
Link, Banjarbaru - Melalui Lembaga Diklat, Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru sukses menyelenggarakan kegiatan Workshop Resusitasi Neonatus. Kegiatan yang berlangsung di Aula Besar...
El Nino

Kementan Perkuat Mitigasi Hadapi Potensi El Nino Mulai April

0
Link, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan kesiapan menghadapi potensi El Nino ekstrem yang diperkirakan mulai berdampak pada April . Berbekal pengalaman menghadapi El...
Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Cepat di Sulut dan Malut

0
Link, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat merespons kejadian yang terjadi di Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara, khususnya di Kota Bitung, Kota...